cover
Contact Name
Wahyudi
Contact Email
transient@elektro.undip.ac.id
Phone
+628122823417
Journal Mail Official
transient@elektro.undip.ac.id
Editorial Address
Jl. Prof. Sudharto, SH – Tembalang, Semarang Jawa Tengah 50275
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
TRANSIENT: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : 26850206     DOI : -
Core Subject : Engineering,
TRANSIENT: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro (e-ISSN:2685-0206) diterbitkan oleh Departemen Teknik Elektro Universitas Diponegoro. Pertama kali terbit pada tahun 2012. TRANSIENT: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro menerima artikel ilmiah dari pakar dan peneliti baik dari industri maupun akademisiTRANSIENT: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro menerbitkan makalah ilmiah berbahasa Indonesia untuk bidang Teknik Elektro meliputi Ketenagaan, Telekomunikasi, Elektronika, Sistem Kendali, Instrumentasi, Biomedika, Komputer dan Teknologi Informasi, serta topik-topik yang terkait. Jadwal penerbitan setiap tiga bulan sekali (Maret, Juni, September dan Desember). Artikel yang terbit akan diberikan nomer identifier unik (DOI/Digital Object Identifier) dan tersedia serta bebas diunduh dari website ini. Penulis tidak dipungut biaya baik untuk pengiriman artikel maupun pemrosesan artikel. Transient telah terindeks di Google Scholar, Garuda, Dimensions.
Articles 1,063 Documents
APLIKASI PENGOLAHAN CITRA UNTUK IDENTIFIKASI PRODUK BERDASARKAN LABEL KEMASANNYA Dani Wijayanto; Achmad Hidayatno; Imam Santoso
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 1, NO. 3, SEPTEMBER 2012
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (435.416 KB) | DOI: 10.14710/transient.v1i3.6-15

Abstract

AbstrakSeiring dengan perkembangan zaman, pengolahan citra sekarang ini berkembang dengan sangat pesat. Berbagai aplikasi pengolahan citra yang telah dikembangkan saat ini seperti pengenalan citra objek, perbaikan citra objek, dan lain-lain. Hal ini memungkinkan manusia untuk membuat suatu sistem pengolahan citra yang dapat menerima masukan berupa citra objek yang kemudian akan diproses, diidentifikasi, dan diberikan keluaran berupa deskripsi objek dalam citra. Oleh karena itu, dilakukan penelitian untuk merancang sistem untuk mengidentifikasi produk kemasan. Proses identifikasi produk kemasan dilakukan dengan proses ekstraksi fitur warna yang menggunakan metode histogram hue dan ekstraksi fitur bentuk yang menggunakan deteksi tepi Canny. Langkah awal dari pembuatan sistem ini adalah pembuatan basis data dari 15 produk kemasan. Kemudian dilakukan dengan pengambilan gambar dari label kemasan produk itu sendiri dan untuk mengetahui identitas masing-masing produk dilakukan proses ekstraksi fitur.  Berdasarkan hasil pengujian produk yang termasuk dalam basis data diperoleh tingkat keberhasilan terhadap produk dengan intensitas cahaya yang stabil, posisi yang tetap dan kondisi produk uji yang baik dapat dapat melakukan identifikasi dengan tingkat keberhasilan rata-rata 97.33%. Untuk posisi pengambilan 45° dari basis data tingkat keberhasilan rata-rata setiap produk sebesar 96%, sedangkan dengan posisi pengambilan sebesar 90° tingkat keberhasilan rata-rata setiap produk sebesar 96%, dan dengan posisi pengambilan sebesar 180° tingkat keberhasilan rata-rata setiap produk sebesar 94.67%.Kata Kunci : identifikasi produk, histogram hue, deteksi tepi Canny AbstractDue to time progress, image processing now it develops rapidly. Various image processing application that has been developed today as the introduction of the image of the object improved image of the object and others. This has allowed humans to make an image processing system that can receive input image of an object which will then processed, identified and rendered exodus of description object in its image. Hence, performed research to design systems to identify products packs. The identification process of packing done with the process of extracting features a color using histogram hue methods and extraction features form using Canny edge detection method. An early step in making this system is making database product of 15 pack. Then performed with simulcast of labels packaging the product itself and to know the identity done each product features extraction process. Based on the testing products included in database to products obtained the success rate stable, with the intensity of light a fixed position and conditions can test products can do good identification with the success rate average 97.33 %. For position of 45° from database the success rate average of 96 %, while with position of much as 90° the success rate average of 96 %, and with the position of 180° the success rate average of any product 94.67 %.Keywords: product identified, hue histogram, Canny edge detection
PERANCANGAN SISTEM PENGENDALI PADA PROTOTYPE RUMAH JAMUR MENGGUNAKAN PLC OMRON CPM1A Sulistiono, Achmad Adi; Sumardi, Sumardi; Riyadi, Munawar Agus
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 4, NO. 3, SEPTEMBER 2015
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (704.038 KB) | DOI: 10.14710/transient.4.3.426-432

Abstract

Abstrak Pembudidayaan jamur saat ini mengalami perkembangan yang pesat. Jamur yang dahulu memiliki habitat alami di hutan, sekarang dapat dibudidayakan pada rumah jamur daerah dataran rendah. Dalam pertumbuhan jamur, lingkungan menjadi faktor terpenting karena kondisi lingkungan akan mempengaruhi keberhasilan kualitas dan kuantitas produksi. Faktor yang mempengaruhi kondisi tumbuh jamur antara lain adalah suhu, kelembaban relatif udara, dan kelembaban media tanam jamur. Tugas akhir  ini menggunakan kombinasi kipas dan pompa yang dirancang sedimikian rupa sehingga dapat mengatursuhu, kelembaban relatif udara, dan kelembaban media tanam, yang mana sensor yang digunakan adalah SHT-11 sebagai sensor pembaca suh dan kelembaban udara dan YL-69 sebagai sensor pembaca media tanam jamur. Berdasarkan suhu, kelembaban relatif, dan kelembaban media yang dibaca tersebut nantinya akan diolah oleh mikrokontroler dan dikonfersikan menjadi data yang dapt dibaca oleh PLC. Berdasarkan masukan tersebut nantinya PLC yang mengontrol agar sistem dapat sesuai dengan referensi. Dari berbagai perbandingan pengujian yang dilakukan secara keseluruhan dapat dihasilkan waktu panen yang lebih cepat jika dibandingkan dengan penanaman jamur tanpa menggunakan pengontrolan. Kata Kunci : Suhu, kelembaban relatif, kelembaban media,  SHT-11, YL-69, PLC.  Abstract The mushrooms cultivation has been developed rapidly. Mushroom, that lives in the forest, now can be cultivated in mushroom house. Mushroom growth can be optimalized by keeping the temparature and humidity of mushroom house as the normal condition. The environment is the important factor for  mushroom growth because it influences the quantity and quality of the product. The influence factors of mushroom growth are temperature, relative humidity, and moisture content.This  final assignment be set to get optimal condition, so the quality and quantity of product can improve. This system use the combination of fan and pump that design to set temperature, relative humidity, and moisture content. It use SHT-11 censor to scan temperature and humidity. It also use YL-69 censor to scan moisture content. All the factors will be analyzed by microcontroler. Then, it will be convert, so the PLC can read it. Based on data, PLC will control the system, so the condition can be fitted in. This system can make production more quickly than the conventional method. Keywords : temperature, relative humidity, moisture content, SHT-11, YL-69, PLC
PERANCANGAN PENGATUR SUPLAI DAYA LISTRIK PADA SISTEM HIBRID PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SURYA DENGAN JALA-JALA LISTRIK PLN Cahya, Galuh Indra; Karnoto, Karnoto; Winardi, Bambang
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 7, NO. 2, JUNI 2018
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1125.601 KB) | DOI: 10.14710/transient.7.2.566-574

Abstract

Meningkatnya konsumsi energi listrik berbanding terbalik dengan ketersediaan bahan bakar yang semakin menipis. Energi matahari yang tidak bersinar dengan maksimal pada musim hujan akan mempengaruhi daya keluaran dari PLTS. Selama ini ketika PLTS tidak dapat mensuplai beban penuh, maka akan langsung dialihkan ke PLN. Pada penelitian ini dirancang sebuah alat yang bertujuan untuk memaksimalkan pemakaian daya keluaran PLTS, saat tidak bisa mensuplai beban penuh menggunakan mikrokontroler ATmega 16. Hasil dari pengujian, untuk mendapatkan tegangan sesuai standar PLN, pada 1 beban membutuhkan minimal irradiasi 600 Watt/m² dengan tegangan 217,69 VAC, 2 beban minimal irradiasi 800 Watt/m² dengan tegangan  217,48 VAC, dan beban 3 minimal irradiasi 1000 Watt/m² dengan tegangan  217,27 VAC. PLN akan mensuplai ketiga beban ketika panel surya menerima irradiasi 100 – 500 Watt/m². Saat panel surya menerima irradiasi 600-700  Watt/m² beban 1 disuplai dari  PLTS, sedangkan  beban 2 dan beban 3 disuplai dari PLN. Ketika panel surya menerima irradiasi 800-900 Watt/m² beban 1 dan beban 2 disuplai dari PLTS, sedangkan beban 3 disuplai dari PLN. Pada saat irradiasi 1000 Watt/m² ketiga beban disuplai penuh oleh PLTS.
PERANCANGAN SISTEM PENGAWASAN RUANGAN DENGAN KAMERA IP MENGGUNAKAN SISTEM OPERASI LINUX Saputra, Anggie Salsa; Christyono, Yuli; Isnanto, R. Rizal
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 2, NO. 3, SEPTEMBER 2013
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (126.489 KB) | DOI: 10.14710/transient.2.3.513-518

Abstract

Abstrak Penggunaan kamera pengawas semakin mudah diimplementasikan oleh setiap orang. Banyak kamera pengawas yang dipasang di langit-langit rumah, dinding atau atap bangunan. Mulai dari kamera pengawas yang dapat dikontrol menggunakan komputer hingga menggunakan telepon genggam. Kamera pengawas juga dapat mendeteksi pergerakan dan mengikuti objek yang tertangkap pada kamera. Kualitas gambar yang diambil kamera pengawas dapat berupa gambar diam hingga video berformat high-definition. Teknologi kamera pengawas saat ini sudah dapat digunakan untuk implementasi pemandangan tengah malam (night-vision). ZoneMinder adalah aplikasi terintegrasi yang memberikan solusi pengawasan untuk penangkapan, analisis, pencatatan dan pemantauan setiap CCTV atau kamera keamanan yang terpasang pada mesin berbasis Linux. Zoneminder dirancang untuk berjalan pada berbagai kamera USB dan juga dapat mendukung penggunaan IP kamera. ZoneMinder juga mencakup fitur pada DVR (digital video recorder) yang memungkinkan pengguna untuk melakukan pause, rewind dan bahkan memperbesar tampilan video. Infrastruktur yang dibutuhkan adalah sebuah router yang menghubungkan antara server yang berfungsi untuk menjalankan aplikasi Zoneminder dan kamera IP yang berguna untuk menangkap objek. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengguna berhasil menangkap objek melalui kamera IP dan memberikan peringatan melalui e-mail. Isi dari peringatan e-mail adalah gambar pratinjau dan video hasil rekaman. Hasil rekaman pada kondisi terang kualitasnya lebih baik daripada kondisi gelap, ukuran berkas pada kondisi terang lebih besar daripada pada kondisi gelap. Pengujian record pada Zoneminder, ketika kondisi terang menghasilkan berkas video dengan ukuran 1MB dengan besaran FPS 25fps dan durasi selama 30 detik, sedangkan pada kondisi gelap menghasilkan berkas video dengan ukuran 410.9 kb dengan besaran FPS 25fps dan durasi selama 30 detik. Pada pengujian modect (motion detection) menghasilkan video dengan ukuran 90 kb dengan besaran FPS 25fps dan durasi selama 1 detik. Kata Kunci : Kamera Pengawas, Kamera IP, Motion Detection, Video, Zoneminder,   Abstract The using of surveillance cameras have been more easily implemented by every person. Many surveillance cameras mounted on the ceiling, wall or top of the building. Start from surveillance cameras that can be controlled by a computer to mobile phones. Surveillance cameras can also detect movement and follow the object that caught on camera. Surveillance camera's images quality can be still images up to high-definition video format. Surveillance technology now can be used for the implementation of scenery midnight (night-vision). ZoneMinder is an integrated application that provides monitoring solutions for the capture, analysis, recording and monitoring of any CCTV or security camera installed on a Linux-based machine. Zoneminder designed to run on a variety of USB camera and can also support the use of IP cameras. ZoneMinder also includes a feature on the DVR (digital video recorder) that allows users to pause, rewind and even enlarge the video. Infrastructure needed is a router that connects the server to run applications that serve Zoneminder and IP camera that use to capture the object. From the research, it can be concluded that user can successfully capture objects by IP camera and provide alerts via e-mail. The contents of e-mail alerts are preview images and video recordings. The results in bright conditions, is better than dark conditions, the size of the file in bright conditions is greater than in dark conditions. Test record at Zoneminder when light conditions produce a video file with a size of 1MB video with 25fps and duration for 30 seconds, while in dark conditions produce a video file with a size of 410.9 kb with 25fps and duration for 30 seconds. On modect (motion detection) produces video with 90 kb size with 25fps FPS magnitude and duration for 1 seconds. Keywords: IP Camera, Motion Detection, Surveillance Camera, Video
PERANCANGAN MEDIA OTENTIKASI MENGGUNAKAN CAPTIVE PORTAL PADA JARINGAN WIRELESS LABORATORIUM KOMPUTER TEKNIK ELEKTRO UNIVERSITAS DIPONEGORO Haryadi, Mochamad Arif; Soemantri, Maman; Christyono, Yuli
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 5, NO. 2, JUNI 2016
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (953.506 KB) | DOI: 10.14710/transient.5.2.216-225

Abstract

Penggunaan media Internet pada lingkungan kampus semakin hari semakin meningkat. Para mahasiswa menggunakan media internet melalui Access Point. Dimana dalam mengakses melalui Access Point tidak menggunakan otentikasi apapun sehingga kita tidak dapat mengetahui siapakah pengguna media internet pada lingkungan kampus. Hal ini dapat menyebabkan penggunaan internet yang tidak sebanding dengan ketersediaan bandwidth yang diberikan untuk Access Point. Karena itulah diperlukan adanya sistem otentikasi untuk menjaga dari pengguna yg tidak merupakan warga dari fakultas teknik elektro. Dalam penelitian ini melakukan perancangan sistem otentikasi dengan menggunakan captive portal sebagai portal otentikasi dengan sistem operasi menggunakan ubuntu. Dimana captive portal terhubung dengan server RADIUS sebagai media otentikasi. RADIUS yang dipakai menggunakan freeradius. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem otentikasi berjalan sesuai dengan yang direncanakan. Dimana hanya yang memiliki user yang dapat mengakses jaringan internet kampus, dan pembatasan bandwidth yang berjalan sesuai jenis user yang ada.
MEMAKSIMALKAN DAYA KELUARAN SEL SURYA DENGAN MENGGUNAKAN CERMIN PEMANTUL SINAR MATAHARI (REFLECTOR) Nugroho, Rismanto Arif; Facta, Mochammad; Yuningtyastuti, Yuningtyastuti
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 3, NO. 3, SEPTEMBER 2014
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (354.623 KB) | DOI: 10.14710/transient.3.3.408-414

Abstract

Abstrak Indonesia merupakan negara yang terletak di garis khatulistiwa yang memiliki tingkat iradiasi harian matahari rata-rata relatif tinggi yaitu sebesar 4,5 kWh/m2/hari. Hal ini mendasari pemanfaatan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sebagai sumber energi listrik baru terbarukan untuk menggantikan sumber energi fosil yang memiliki keterbatasan jumlah serta polusi yang mencemari lingkungan. Sel surya (sel surya) sebagai unit PLTS memiliki kendala daya keluaran yang tidak cukup besar dan sangat tergantung oleh kondisi alam. Salah satu metode pengoptimalan sel surya adalah dengan menggunakan cermin pemantul sinar matahari (reflector). Tugas akhir ini membahas mengenai pengaruh penggunaan reflector serta sudut kemiringan reflector yang tepat untuk mendapatkan daya keluaran yang optimal. Berdasarkan hasil pengujian didapatkan bahwa konfigurasi reflektor yang optimal yaitu  ditempatkan pada kedua sisi sel surya dengan sudut kemiringan masing-masing 70o terhadap modul sel surya. Dengan sumber halogen, didapati kenaikan daya mencapai 202.75% pada tingkat iradiasi 185.21 Watt/m2, 102.43% pada tingkat iradiasi 90.29 Watt/m2 . dan 17.01% pada tingkat iradiasi1188 Watt/m2. Kenaikan juga terjadi pada aplikasi beban DC-DC converter dengan peningkatan 79.75% pada tingakat iradiasi 257 Watt/m2, 43.54 pada tingkat iradiasi 128Watt/m2, dan 9.6% pada tingkat iradiasi 1574Watt/m2. Kata Kunci : Sel surya, reflector, iradiasi, daya output  Abstract Indonesia is a country located at the equator which has daily solar irradiation levels on average are relatively high at 4.5 kWh/m2/day. This underlies the use of Solar Power Plant (PLTS) as a renewable source of electrical energi to replace fossil energy sources which having limited the amount and pollute the environment.  Sel suryas as a solar unit has small power output and very dependent on sky conditions. One of the methods to optimize power output of sel surya is using reflector. This final project explores the effect of using reflector and find the most optimal reflector tilt angle to obtain the maximum output power. Based on the test results showed that the most optimal configuration reflector is placed on both sides of the sel surya with a slope angle of each 70o to sel surya module. With a halogen source, the power output up to 202.75% at the level of irradiation 185.21 Watt/m 2, 102.43% at the level of irradiation 90.29 Watt/m2. and 17:01% at level irradiation 1188 Watt/m2. The increase also occurred in the application of load DC-DC converter with a 79.75% increase at the level of irradiation 257 Wat /m2, 43.54%  at the level of irradiation 128Watt/m 2, and 9.6% at the level of irradiation 1574Watt / m2. Keywords : Sel surya, reflector, irradiation, power output
ANALISIS SETTING DAN KOORDINASI RELE JARAK PADA SALURAN 150 KV TANJUNG JATI - KUDUS Hia, Berkat Surya Putra; Windarta, Jaka; Facta, Mochammad
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 6, NO. 4, DESEMBER 2017
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1664.978 KB) | DOI: 10.14710/transient.6.4.550-557

Abstract

Pada saluran transmisi, potensi gangguan yang terjadi adalah gangguan hubung singkat. Gardu induk pada sistem 150kV menggunakan rele jarak sebagai sistem proteksi utama. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis koordinasi rele jarak yang terdapat pada saluran 150kV Tanjung Jati – Kudus dalam mengatasi gangguan. Setting rele yang didapatkan dari PT. PLN disimulasikan menggunakan software DIgSILENT 14.1 untuk menganalisis jangkauan rele dan koordinasi antar rele. Standar yang digunakan adalah standar IEEE std C37.113.2015. Hasil simulasi menunjukkan bahwa rele jarak  pada saluran 150kV Tanjung Jati – Kudus memiliki nilai setting yang tidak sesuai dengan standar. Jangkauan zona 1 rele Jepara arah Tanjung Jati memiliki jangkauan sebesar 79,98% dan zona 1 rele Kudus arah Jepara memiliki jangkauan sebesar 71,02% dimana pada standar zona 1 seharusnya memiliki jangkauan sebesat 80%-90%. Gangguan pada sistem disimulasikan pada jarak 18,7%-20,3% dari total panjang saluran Tanjung Jati-Jepara dan pada jarak 18,7%-20,3% dari total panjang saluran Jepara-Kudus. Setelah dilakukan perhitungan ulang didapatkan nilai jangkauan yang baru untuk zona 1 rele Jepara arah Tanjung Jati sebesar 85,2% dan rele Kudus arah Jepara sebesar 85,06%. Setelah dilakukan perhitungan ulang rele bekerja sesuai standar.
KOMPRESI CITRA DIGITAL ARAS-KEABUAN MENGGUNAKAN METODE HADAMARD Prabowo, Yudhi; Hidayatno, Achmad; Zahra, Ajub Ajulian
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 1, NO. 4, DESEMBER 2012
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (722.79 KB) | DOI: 10.14710/transient.1.4.209-217

Abstract

Abstrak Salah satu masalah yang terus berkembang sejalan dengan berkembangnya dunia komputer adalah terkait dengan penanganan data yang berukuran besar. Masalah ini muncul karena hardware yang digunakan terkait dengan penanganan data kurang mampu mengikuti perkembangan ukuran data yang demikian besar. Untuk mengatasi terbatasnya media penyimpanan data maka perlu dirancang suatu sistem kompresi. Sistem kompresi citra digital dengan menggunakan teknik transformasi hadamard dirancang untuk mengkompresi citra asli bitmap aras-keabuan menjadi citra yang terkompresi dengan ukuran data citra sekecil mungkin. Proses kompresi citra dimulai dengan membagi ukuran blok citra agar diperoleh matriks citra yang selanjutnya digunakan untuk menghitung koefisien-koefisien yang akan dipertahankan dari citra aslinya. Proses selanjutnya adalah proses kompresi Hadamard untuk mengkompresi matriks citra menjadi citra yang terkompresi. Pengujian aplikasi kompresi ini menggunakan 3 citra aras-keabuan berformat berkas .bmp, yang memiliki resolusi 256 × 256 piksel, 512 × 512 piksel dan 1024 × 1024 piksel dengan variasi ukuran blok citra. Berdasarkan hasil pengujian terhadap citra uji diperoleh tingkat kompresi citra maksimal sebesar 99,9 % dan minimal 0,09 % dengan menggunakan ukuran blok citra 32 dibanding dengan menggunakan ukuran blok citra 2. Untuk tingkat kompresi citra dengan menggunakan ukuran blok citra 2, diperoleh citra terkompresi maksimal 75 % dan minimal 25 %. Kata kunci: : citra bitmap, kompresi citra, ukuran blok citra, transformasi Hadamard Abstract One problem that continues to grow in line with the expanding world of computers is associated with handling large data. This problem arises because the hardware used in connection with the handling of the data are less able to keep track of such a large data size. To overcome the limited data storage medium designed a system it is necessary compression. Digital image compression systems using Hadamard transformation technique is designed to compress the original bitmap grayscale image into a compressed image with image data size as small as possible. The process begins by dividing the image compression ukuran blok of the image to obtain the image matrix was then used to calculate coefficients to be retained from the original image. The next process is the Hadamard compression to compress the image matrix into a compressed image. This compression testing applications using a 3 grayscale image with berkas format .Bmp, which has a resolution of 256 × 256 pixels, 512 × 512 pixels and 1024 × 1024 pixel with image ukuran blok variation. Based on the test results of the test images obtained by the image compression rate of 99.9 % and a maximum of at least 0.09 % by using a ukuran blok of 32 compared with images using image ukuran blok 2. To rate image compression using image ukuran blok 2, the compressed image obtained by a maximum of 75 % and a minimum of 25 %. Keywords: bitmap image, image compression, image ukuran blok, Hadamard transformation
SETTING DAN KOORDINASI DOCR (DIRECTIONAL OVERCURRENT RELAY) PADA JARINGAN TRANSMISI 150 KV UPT SEMARANG MENGGUNAKAN METODE PSO (PARTICLE SWARM OPTIMIZATION) Kurniawan, Muhammad Rizki; Hermawan, Hermawan; Winardi, Bambang
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 4, NO. 3, SEPTEMBER 2015
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (636.321 KB) | DOI: 10.14710/transient.4.3.625-631

Abstract

Abstrak Sistem proteksi adalah suatu komponen yang sangat penting dalam sistem penyaluran tenaga listrik. Dengan kehandalan yang baik maka penyaluran tenaga listrik akan semakin baik, salah satunya dengan dapat meminimalisir gangguan pada sistem dengan cepat, tepat dan akurat. Salah satu komponen penting dalam sistem proteksi adalah relai proteksi. Relai arus lebih berarah adalah relai proteksi yang dipakai untuk menunjang kehandalan dalam sistem proteksi jaringan transmisi dan distribusi. Dalam penelitian ini dibahas mengenai optimalisasi kerja relai arus lebih berarah (directional over current relay) dengan metode Particle Swarm Optimization (PSO)  pada sistem transmisi 150 kV  UPT Semarang, Jawa Tengah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa kinerja PSO dalam perancangan setting dan koordinasi relai arus lebih berarah (DOCR). Pada pengujian  yang telah dilakukan nilai error minimum dihasilkan pada parameter ke-15 pada pengujian ke 6 yang memiliki nilai error  sebesar adalah 9.375% atau 6 miss-koordinasi dari 64 pasang relai. Kata Kunci : DOCR, PSO, transmisi, proteksi, error Abstract Protection system is the most important instrument in electrical power distribution. The better reliability in protection systems, the better capability of electrical power distribution. The one of the aspect is the protection systems can isolate the fault fast, appropriately and precisely. Relay protection is the most important apparatus in protection system. Directional overcurrent relay is one of the kinds of relay protections to optimize the reliability of power systems. But in reality, the directional overcurrent relay is not enough applicable.In this paper discussed about the optimization of directional overcurrent relay with Particle Swarm Optimization (PSO) method in Transmission Service Unit PT. PLN (Persero) 150 kV, Semarang, Central Java. The system contains about six multiloop-busses  those are GI Krapyak, GI Srondol, GI Pandeanlamper, GIS Simpanglima, GIS Kalisari and GI Tambaklorok. The aim of this research is to gain result of PSO method on determining setting of DOCR. The minimum error gained in 15th parameter and 6th assessment is about 9.375% or six misses coordination of 64 pairs of relay.  Keywords : DOCR, PSO, transmission system, protection system, error
PERANCANGAN APLIKASI ANTARMUKA SMART OPEN PARKING BERBASIS INTERNET OF THINGS (IoT) PADA PERANGKAT ANDROID Adwindea, Ardana; Sofwan, Aghus; Arfan, Muhammad
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 7, NO. 3, SEPTEMBER 2018
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (945.728 KB) | DOI: 10.14710/transient.7.3.803-810

Abstract

Dengan pertumbuhan penduduk dan pembangunan ekonomi, jumlah kendaraan di jalan meningkat dari hari ke hari. Parkir menjadi salah satu masalah utama untuk kota, dan menjadi sangat mahal. Karena itu, tempat parkir menjadi terbatas di kota-kota besar. Dengan demikian, cara-cara parkir yang cerdas, inovatif dan efisien harus dibangun untuk mengakomodasi tuntutan parkir secara efisien. Untuk membantu pengemudi, dibutuhkan aplikasi perangkat bergerak yang memungkinkan pengemudi untuk melihat di mana tempat parkir kosong tanpa harus mendatangi tempat parkir. Penelitian ini bertujuan untuk membuat aplikasi parkir terbuka pintar berbasis internet of things pada perangkat android. Aplikasi ini dibuat menggunakan Android Studio. Perancangan aplikasi menggunakan Unified Modelling Language berupa diagram use case, diagram aktivitas, dan diagram kelas. Hasil pengujian menunjukkan setiap fitur dapat berjalan dengan baik.

Page 61 of 107 | Total Record : 1063


Filter by Year

2012 2024


Filter By Issues
All Issue TRANSIENT, VOL. 13, NO.3, SEPTEMBER 2024 TRANSIENT, VOL. 13, NO.2, JUNI 2024 TRANSIENT, VOL. 13, NO.1, MARET 2024 TRANSIENT, VOL. 12, NO. 4, DESEMBER 2023 TRANSIENT, VOL. 12, NO. 3, SEPTEMBER 2023 TRANSIENT, VOL. 12, NO. 2, JUNI 2023 TRANSIENT, VOL. 12, NO.1, MARET 2023 TRANSIENT, VOL. 11, NO. 4, DESEMBER 2022 TRANSIENT, VOL. 11, NO. 3, SEPTEMBER 2022 TRANSIENT, VOL. 11, NO. 2, JUNI 2022 TRANSIENT, VOL. 11, NO. 1, MARET 2022 TRANSIENT, VOL. 10, NO. 3, SEPTEMBER 2021 TRANSIENT, VOL. 10, NO. 4, DESEMBER 2021 TRANSIENT, VOL. 10, NO. 2, JUNI 2021 TRANSIENT, VOL. 10, NO. 1, MARET 2021 TRANSIENT, VOL. 9, NO. 4, DESEMBER 2020 TRANSIENT, VOL. 9, NO. 3, SEPTEMBER 2020 TRANSIENT, VOL. 9, NO. 2, JUNI 2020 TRANSIENT, VOL. 9, NO. 1, MARET 2020 TRANSIENT, VOL. 8, NO. 4, DESEMBER 2019 TRANSIENT, VOL. 8, NO. 3, SEPTEMBER 2019 TRANSIENT, VOL. 8, NO. 2, JUNI 2019 TRANSIENT, VOL. 8, NO. 1, MARET 2019 TRANSIENT, VOL. 7, NO. 4, DESEMBER 2018 TRANSIENT, VOL. 7, NO. 3, SEPTEMBER 2018 TRANSIENT, VOL. 7, NO. 2, JUNI 2018 TRANSIENT, VOL. 7, NO. 1, MARET 2018 TRANSIENT, VOL. 6, NO. 4, DESEMBER 2017 TRANSIENT, VOL. 6, NO. 3, SEPTEMBER 2017 TRANSIENT, VOL. 6, NO. 2, JUNI 2017 TRANSIENT, VOL. 6, NO. 1, MARET 2017 TRANSIENT, VOL. 5, NO. 4, DESEMBER 2016 TRANSIENT, VOL. 5, NO. 3, SEPTEMBER 2016 TRANSIENT, VOL. 5, NO. 2, JUNI 2016 TRANSIENT, VOL. 5, NO. 1, MARET 2016 TRANSIENT, VOL. 4, NO. 4, DESEMBER 2015 TRANSIENT, VOL. 4, NO. 3, SEPTEMBER 2015 TRANSIENT, VOL. 4, NO. 2, JUNI 2015 TRANSIENT, VOL. 4, NO. 1, MARET 2015 TRANSIENT, VOL. 3, NO. 4, DESEMBER 2014 TRANSIENT, VOL. 3, NO. 3, SEPTEMBER 2014 TRANSIENT, VOL. 3, NO. 2, JUNI 2014 TRANSIENT, VOL. 3, NO. 1, MARET 2014 TRANSIENT, VOL. 2, NO. 4, DESEMBER 2013 TRANSIENT, VOL. 2, NO. 3, SEPTEMBER 2013 TRANSIENT, VOL. 2, NO. 2, JUNI 2013 TRANSIENT, VOL. 2, NO. 1, MARET 2013 TRANSIENT, VOL. 1, NO. 4, DESEMBER 2012 TRANSIENT, VOL. 1, NO. 3, SEPTEMBER 2012 More Issue