cover
Contact Name
Wahyudi
Contact Email
transient@elektro.undip.ac.id
Phone
+628122823417
Journal Mail Official
transient@elektro.undip.ac.id
Editorial Address
Jl. Prof. Sudharto, SH – Tembalang, Semarang Jawa Tengah 50275
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
TRANSIENT: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : 26850206     DOI : -
Core Subject : Engineering,
TRANSIENT: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro (e-ISSN:2685-0206) diterbitkan oleh Departemen Teknik Elektro Universitas Diponegoro. Pertama kali terbit pada tahun 2012. TRANSIENT: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro menerima artikel ilmiah dari pakar dan peneliti baik dari industri maupun akademisiTRANSIENT: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro menerbitkan makalah ilmiah berbahasa Indonesia untuk bidang Teknik Elektro meliputi Ketenagaan, Telekomunikasi, Elektronika, Sistem Kendali, Instrumentasi, Biomedika, Komputer dan Teknologi Informasi, serta topik-topik yang terkait. Jadwal penerbitan setiap tiga bulan sekali (Maret, Juni, September dan Desember). Artikel yang terbit akan diberikan nomer identifier unik (DOI/Digital Object Identifier) dan tersedia serta bebas diunduh dari website ini. Penulis tidak dipungut biaya baik untuk pengiriman artikel maupun pemrosesan artikel. Transient telah terindeks di Google Scholar, Garuda, Dimensions.
Articles 1,063 Documents
APLIKASI STEGANOGRAFI PADA CITRA BERFORMAT BITMAP DENGAN MENGGUNAKAN METODE END OF FILE Edisuryana, Mukharrom; Isnanto, R. Rizal; Somantri, Maman
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 2, NO. 3, SEPTEMBER 2013
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (617.684 KB) | DOI: 10.14710/transient.2.3.734-742

Abstract

Abstrak Meningkatnya perkembangan komunikasi data mengakibatkan aspek keamanan dan kerahasiaan informasi menjadi sangat penting.Informasi yang bersifat rahasia rentan dicuri oleh orang yang tidak berhak.Pengamanan data dapat dilakukan dengan menerapkan teknik kriptografi dan steganografi.Kriptografi adalah ilmu dan seni untuk menjaga kerahasiaan berita atau informasi.Sedangkan steganografi adalah ilmu dan seni menyembunyikan pesan ke dalam suatu wadah.Wadah dapat berupa gambar, berkas audio, atau berkas video.Kedua teknik tersebut dapat digabungkan sehingga menghasilkan sistem keamanan data yang tinggi. Dalam penelitian ini diimplementasikan teknik kriptografi dan steganografi pada citra berformat bitmap dengan menggunakan metode End Of File (EOF).Kriptografi berfungsi untuk mengacak pesan asli (plaintext) dan mendapatkan pesan acak/tersandi (ciphertext) sebelum disisipkan ke dalam citra.Metode kriptografi yang digunakan adalah Caesar Cipher dan Zig-zag Cipher.Aplikasi dibuat dengan menggunakan perangkat MATLAB R2008a.Aplikasi berbasis GUI dan berjalan pada sistem operasi Windows. Berdasarkan penggunaan aplikasi, didapatkan hasil bahwa pesan yang disisipkan dengan metode End Of File (EOF) menghasilkan garis baris baru di akhir citra asli. Semakin banyak pesan yang disisipkan akan semakin banyak pula garis yang muncul. Pembatasan pesan adalah cara agar citra  yang disisipi pesan tidak jauh berubah. Manipulasi citra stego dapat dilakukan dengan syarat tidak mengganggu piksel pesan yang disisipkan berada. Kata kunci : kriptografi,  steganografi,  citra, EOF  Abstract Advancement of data communication making security and confidentiality of the information to be very important. Confidential information is vulnerable to be stolen by unauthorized person. Data security can be done by applying cryptography and steganography techniques. Cryptography is the science and art to keep confidentiality of news or information. While steganography is the science and art of hiding messages into a container. The container can be an image, audio file, or video file. Both techniques can be combined to produce a system with high level security data.In this final project will be implemented cryptography and steganography technique on a bitmap image with End Of File (EOF) method. Cryptography is used to randomized the original messages (plaintext) and generate a random messages/encrypted (ciphertext) before inserted into image. The cryptography methods used in this final project are Caesar Cipher and Zig-zag Cipher. The application created using MATLAB R2008a. The application is based on GUI and running on Windows operating system. Based on application usage, showed that message is inserted using End Of File (EOF) method generate a new line at the end of original image. The more messages that are inserted into an image, more new line will appear. Limiting the messages is the way to maintain the generated image from changing to much. Stego image manipulation can be done with the requirement of not changing pixel where the message is inserted. Keywords : cryptography, steganography, image, EOF
ANALISIS RESETTING RELE ARUS LEBIH AKIBAT PERUBAHAN TRANSFORMATOR DAYA DAN PENAMBAHAN PENYULANG DI GARDU INDUK SRONDOL SEMARANG Fauzan, Mochamad Irfani; Juningtyastuti, Juningtyastuti; Facta, Mochammad
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 5, NO. 4, DESEMBER 2016
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1183.175 KB) | DOI: 10.14710/transient.5.4.432-440

Abstract

Kebutuhan energi listrik setiap tahun bertambah dan pembebanan trafo pun semakin meningkat. Gardu Induk Srondol memiliki 2 trafo masing – masing trafo berkapasitas 30 MVA dan 31,5 MVA, untuk  trafo 1 (30 MVA) presentase pembebanannya sudah melebihi 80%. PT. PLN UPJ Semarang Selatan pada tahun 2016 melakukan uprating trafo 1 pada gardu Induk Srondol menjadi 60 MVA dan menambah sebuah feeder baru dengan kode SRL 9. Atas dasar tersebut maka setting proteksi baik relay dan recloser berubah dan perlu dilakukan resetting. Pada Penelitian akan ini mempelajari tentang koordinasi resetting peralatan proteksi dari rele arus lebih dan recloser pada penyulang trafo 60 MVA GI Srondol Semarang. Koordinasi sistem proteksi diperoleh berdasarkan setting rele arus lebih yang meliputi, OCR, GFR, dan recloser. Arus setting pada rele arus lebih diatur sesuai dengan masing-masing besar arus gangguan hubung singkat. Hasil koordinasi sistem proteksi diuji sesuai dengan waktu ketahanan konduktor. Berdasarkan hasil analisis, diperoleh persentase pembebanan trafo setelah uprating kurang dari 80%. Besar arus gangguan hubung singkat minimum adalah 815,6 ampere dan maksimum sebesar 13496 ampere. Waktu kerja peralatan proteksi minimum adalah 0,115 detik pada recloser dan maksimum selama 16,84 detik pada rele arus lebih. Waktu kerja peralatan proteksi yang di peroleh lebih cepat dari waktu yang diperlukan untuk mencapai ketahanan maksimum dari konduktor di penyulang.
SIMULASI KINERJA PENGUAT OPTIS TIPEERBIUM DOPED FIBER AMPLIFIERS (EDFA) BERDASARKAN TEKNIK PEMOMPAAN Mohammad Yanuar Siddiq; Imam Santoso; Ajub Ajulian Zahra
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 3, NO. 4, DESEMBER 2014
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (284.032 KB) | DOI: 10.14710/transient.v3i4.650-655

Abstract

Abstrak Sistem komunikasi serat optis adalah suatu sistem komunikasi yang menggunakan kabel serat optis sebagai saluran transmisinya yang dapat menyalurkan informasi dengan kapasitas besar dan tingkat keandalan yang tinggi. Akan tetapi, daya sinyal informasi yang dikirimkan melalui serat optis akan mengalami penurunan yang disebabkan oleh redaman di sepanjang serat dan pada titik persambungan serat optis. Salah satu upaya untuk mencegah penurunan daya sinyal informasi adalah dengan memasang penguat optis. Mengacu pada hal tersebut, maka pada penelitian ini dilakukan analisis kinerja penguat optis tipe EDFA (Erbium Doped Fiber Amplifiers) berdasarkan teknik pemompaan.Dengan menggunakan bantuan perangkat lunak optisdimungkinkan untuk diketahui kinerja penguatannya sebelum diterapkan pada sistem komunikasi serat optis.Untuk mengetahui kinerja penguatan EDFA ada beberapa parameter yang perlu diperhatikan yaitu berupa gain, noise figure, dan daya ASE (Amplified Spontaneous Emission).Pada penelitian ini akan dilakukan analisis pengaruh dari berbagaiteknik pemompaan dan panjang gelombang pompa terhadap parameter kinerja penguatan EDFA. Teknik pemompaan yang digunakan pada penelitian ini ada 3 yaitu teknik pemompaan maju, teknik pemompaan mundur, dan teknik pemompaan dua arah. Secara keseluruhan teknik pemompaan yang paling baik kinerjanya adalah teknik pemompaan maju dengan panjang gelombang pompa 980 nm karena menghasilkan gain yang tinggi sebesar 35,63643 dB dan noise figure yang sangat kecil sebesar 4,36313 dB. Kata kunci: Serat Optis, EDFA, Gain, Noise Figure, Daya ASE  Abstract Optical fiber communication system is a communication system that utilizes optical fiber cable as the transmission channel to deliver information with a large capacity and high reliability levels. However, the information signal power sent through an optical fiber will decline due to attenuation along the fiber and at the junction point of the optical fiber. One of the efforts to prevent the loss of information signal power is by installing an optical amplifier. Referring to that, the analysis conducted in this research is performance analysis of an optical amplifier EDFA(Erbium Doped Fiber Amplifiers) type based on its pumping techniques.With the help of optical software, it is possible to know the performance gains before being applied to the optical fiber communication system. To determine the performance of the EDFA gain, there are several parameters that need to be considered such as gain, noise figure, and the power of ASE (Amplified Spontaneous Emission). In this research, the analysis of the effects of various pumping techniques and the pump wavelength on EDFA gain performance parameters. There are three pumping techniques will be conducted used in this study that are forward pumping technique, backward pumping technique, and bidirectional pumping technique. Overall pumping techniques is the most excellent performance in the forward pumping for the pump wavelength of 980 nm because it produces high gain of 35,63643 dB and very small noise figure of 4,36313 dB. Keywords: Optical Fiber, EDFA, Gain, Noise Figure, ASE Power
APLIKASI PENGENALAN WAJAH MENGGUNAKAN METODE EIGENFACE DAN JARAK EUCLIDEAN Kresna Lita Maulana; Achmad Hidayatno; Imam Santoso
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 7, NO. 1, MARET 2018
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (834.257 KB) | DOI: 10.14710/transient.v7i1.62-69

Abstract

Wajah merupakan salah satu identitas bagi setiap individu pada sistem biometrik. Wajah merupakan ciri unik dari setiap manusia yang dapat membedakan rupa antar manusia. Berbeda dengan manusia yang dapat mengenali wajah dengan mudah dan cepat, komputer tidak secepat dan semudah manusia. Pada komputer diperlukan suatu algoritme dalam pengenalan wajah. Pada Penelitian ini, dirancang suatu sistem pengenalan wajah menggunakan kamera web dan OpenCV yang terpasang pada Raspberry Pi 3 Model B. Masukan sistem berupa video real-time yang diperoleh dari kamera web. Metode yang digunakan pada pendeteksian wajah adalah metode Viola-Jones dan dalam pengenalan wajah digunakan metode eigenface dan jarak euclidean. Terdapat 5 responden yang diambil citra wajahnya sebagai database. Hasil yang diperoleh dari sistem ini adalah nama dari setiap responden yang terdapat pada database. Berdasarkan hasil pengujian pada kondisi dalam ruangan dihasilkan rata-rata akurasi sebesar 99,8%,  sedangkan pada kondisi luar ruangan dihasilkan rata-rata akurasi sebesar 93,8%. Pada pengujian citra wajah yang diberi derau salt & pepper dengan kepadatan derau 0,001 dan 0,01 didapatkan bahwa program mampu mengenali wajah dengan benar. Program mampu mengenali wajah  dengan benar pada citra yang dirotasi sebesar 10 derajat.
KINERJA ROUTING FISHEYE STATE ROUTING (FSR) PADA JARINGAN WPAN 802.15.4 (ZIGBEE) TOPOLOGI MESH Sabri Alimi; Sukiswo Sukiswo; Imam Santoso
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 2, NO. 1, MARET 2013
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (417.337 KB) | DOI: 10.14710/transient.v2i1.87-96

Abstract

Abstrak Wireless Personal Area Network (WPAN) adalah jaringan tanpa kabel yang menghubungkan perangkat komunikasi jarak dekat. Jaringan WPAN hanya membutuhkan daya yang rendah dan hanya memiliki cakupan area sempit. Salah satu teknologi yang termasuk jaringan WPAN adalah Zigbee. Zigbee dapat diimplementasikan pada gedung ataupun taman kota  untuk menghubungkan berbagai macam perangkat sensor dan kendali pada waktu bersamaan. Dibutuhkan parameter yang tepat agar jaringan WPAN dapat berkomunikasi dengan optimal.  Berdasarkan implementasi Zigbee, pada penelitian ini dibuat simulasi dengan software Network Simulator 2 (NS2) untuk menganalisis kinerja routing FSR pada jaringan WPAN. Dalam pengujiannya akan digunakan variasi jumlah node, yaitu 5 node, 20 node, 40 node, dan 60 node. Jarak coverage area masing-masing node adalah 10 meter. Routing protocol yang digunakan adalah Fisheye State Routing (FSR), topologi mesh, model antena omni, tipe antrian first in first out, dan model propagasi radio two ray ground. Unjuk kinerja jaringan WPAN dengan routing FSR dianalsis menggunakan parameter throughput, data delay, dan packets delivery ratio (PDR). Analisis kinerja routing FSR pada jaringan WPAN skenario pertama didapatkan nilai  throughput 12,3821 Kbps, delay 0,0303878 detik , dan PDR 86,878 %. Skenario kedua didapatkan nilai throughput 13,6707 Kbps, delay 0,041207 detik, PDR 89,9388 %. Skenario ketiga didapatkan nilai throughput 14,7421, delay 0,0459898 detik, dan PDR 87,9066 %. Skenario keempat didapatkan nilai throughput 23,6648 Kbps, delay 0,0529184 detik, dan PDR 88,3298 %.   Kata Kunci :  FSR , Zigbee, kinerja jaringan WPAN, NS-2     Abstract   Wireless Personal Area Network (WPAN) is a network that connects wireless communication devices at close range. WPAN networks only require low power and only has a small area coverage. One technology that includes network WPAN is Zigbee. Zigbee can be implemented on a building or a city park to connect a variety of sensors and control devices at the same time. It takes the right parameters for the network WPAN can communicate optimally. Based on Zigbee implementation, the research is simulation software with Network Simulator 2 (NS2) to analyze the routing performance of FSR on WPAN network. In the testing will be used variations node number, ie 5 nodes, 20 nodes, 40 nodes, and 60 nodes. Distance coverage area of ​​each node is 10 meters.Routing protocol used is Fisheye State Routing (FSR), mesh topology, omni antenna models, the type of first-in, first-out queue, and models two ray ground radio propagation. Performance WPAN network performance by using parameters dianalsis FSR routing throughput, data delay and packets delivery ratio (PDR). Analysis FSR routing performance in the first scenario WPAN network throughput values ​​obtained 12,3821 Kbps, delay 0,0303878 seconds and PDR 86,878 %. The second scenario obtained value 13,6707 Kbps throughput, delay 0,041207 seconds, PDR 89,9388 %. The third scenario obtained throughput values ​​14,7421, 0,0459898 seconds delay and PDR 87,9066 %. The fourth scenario obtained values ​​23,6648 Kbps throughput, delay 0,0529184 seconds, and PDR 88,3298  %. Keywords: FSR, Zigbee, WPAN network performance, NS-2
PENGEMBANGAN SISTEM KULIAH ONLINE UNIVERSITAS DIPONEGORO PENANGANANSUMBER DAYA UNTUK ANTAR MUKA DOSEN PADA PERANGKAT BERGERAK BERBASIS ANDROID W, Cintamy Fitriyani; Somantri, Maman; R, Munawar Agus
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 4, NO. 3, SEPTEMBER 2015
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (331.742 KB) | DOI: 10.14710/transient.4.3.878-884

Abstract

Dewasa ini penggunaan perangkat telepon bergerak sebagai suatu sistem pencarian informasi sudah menjadi hal yang umum dilakukan. Sifat perangkat bergerak yang mudah, praktis dan teknologi yang semakin maju membuat lebih efisien digunakan daripada komputer atau laptop. Pada lingkungan universitas, informasi perkuliahan menjadi hal utama yang diakses oleh mahasiswa dan dosen. Sebagai perangkat yang selalu ada dalam genggaman tangan menjadi sumber informasi yang cepat dan efisien. Pada Universitas Diponegoro kini memiliki Sistem Kuliah Online namun masih terbatas pada versi web, sehingga ketika dibuka pada browser di perangkat  bergerak terlalu kecil dan kurang nyaman bagi pengguna. Dengan kebutuhan itu, dirancang sebuah sistem kuliah online berbasis android. Pada penelitian ini, penulis hanya akan merancang antar muka untuk pengguna dosen penanganan sumber daya dengan tujuan untuk mempermudah dosen memberikan materi. Sehingga mempercepat penyampaian informasi dan memberikan kenyamanan bagi dosen dalam pembuatan materi. Sistem pada server berbasis web menggunakan aplikasi e-learning Moodle. Penelitian ini akan membahas bagaimana klien yang menggunakan aplikasi android yang tertanam pada perangkat telekomunikasi bergerak dapat terhubung dengan web server. 
REDESAIN SISTEM ELEKTRIKAL STADION CITARUM (BAGIAN SISTEM INSTALASI LISTRIK) Prameswari, Nungky; Karnoto, Karnoto; Hermawan, Hermawan
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 7, NO. 4, DESEMBER 2018
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (725.277 KB) | DOI: 10.14710/transient.7.4.1048-1054

Abstract

Stadion Citarum sebagai salah satu stadion di Kota Semarang sejak tahun 2007 sudah tidak dapat mengadakan event-event pertandingan sepakbola ketika malam hari. Hal ini disebabkan oleh keterbatasan pencahayaan lapangan dan sistem instalasi kelistrikan didalamnya yang dianggap kurang dari standar yang diizinkan yaitu Standart Nasional Indonesia (SNI) dan Persyaratan Umum Instalasi Listrik (PUIL) 2011. Melihat hal tersebut, penulis akan merancang sebuah desain perbaikan instalasi listrik Stadion Citarum Kota Semarang yang disesuaikan dengan Standart Nasional Indonesia (SNI) dan Persyaratan Umum Instalasi Listrik (PUIL) 2011 dengan menggunakan software Ecodial 4.8. Beberapa parameter yang akan dihitung didalamnya meliputi luas penampang penghantar, arus hubung singkat, jatuh tegangan, serta  kapasitor bank yang diperlukan. Hasil dari simulasi dan perhitungan menunjukan bahwa rancangan yang dibuat sudah sesuai dengan standart, terbukti dengan hasil perhitungan luas penampang penghantar dari Ecodial 4.8 dan manual hanya berbeda ±1%, dan jatuh tegangan dari kedua perhitungan ini sudah dibawah 4%. Disamping luas penampang penghantar, dari parameter perhitungan lainnya seperti arus hubung singkat, jatuh tegangan dan kebutuhan kapasitor bank, keduanya sudah memperlihatkan hasil yang memiliki perbedaan ±1%.
IMPLEMENTASI TEKNOLOGI RFID PADA SISTEM PINTU GESER OTOMATIS SEBAGAI AKSES MASUK LABORATORIUM DALAM SISTEM MULTI AKSES KARTU MAHASISWA Socaningrum, Joanna Francisca; Syafei, Wahyul Amien; Darjat, Darjat
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 2, NO. 4, DESEMBER 2013
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (368.718 KB) | DOI: 10.14710/transient.2.4.961-966

Abstract

Abstrak Saat ini terdapat berbagai aplikasi dari kemajuan teknologi yang telah diciptakan dan menggantikan sistem konvesional. Salah satu contohnya adalah sistem RFID (Radio Frequency Identification). Sistem RFID kini telah banyak digunakan baik sebagai perangkat sistem keamanan ruangan, pengecekan barang, maupun sebagai media untuk melakukan presensi harian dalam area perkantoran. Dengan adanya sistem RFID ini diharapkan seseorang dapat melakukan berbagai kegiatan secara lebih cepat, efektif, dan aman. Tugas Akhir bertujuan untuk membuat suatu sistem multi akses kartu mahasiswa yang memanfaatkan RFID sebagai media akses untuk beberapa aplikasi sekaligus. Dalam sistem ini tag RFID digunakan sebagai kartu mahasiswa yang dapat digunakan untuk melakukan presensi perkuliahan, melakukan akses masuk ruang laboratorium dan akses parkir. Perangkat keras yang dibuat, hanya mewakili fungsi sistem RFID sebagai akses masuk ruang laboratorium, sedangkan untuk kedua fungsi lainnya hanya ditampilkan dalam bentuk simulasi program komputer yang terintergrasi dengan sistem RFID. Dalam perancangan perangkat keras, rangkaian reader RFID dan driver motor terhubung dengan rangkaian mikrokontroler yang berfungsi sebagai pengendali motor untuk dapat membuka maupun menutup pintu secara otomatis.Dari hasil pengujian fungsi sistem RFID sebagai akses masuk ruang laboratorium secara keseluruhan sudah sesuai dengan algoritma yang diinginkan. Hanya tag yang nomor serinya sudah diregistrasikan ke dalam RFID reader yang dapat melakukan akses untuk membuka pintu laboratorium, melakukan presensi perkuliahan, maupun melakukan akses parkir. Kata kunci : RFID, reader, tag, multi akses  Abstract Nowadays, various applications of the technology have been created to replace the conventional system. One of the emerging technology is RFID system (Radio Frequency Identification). RFID may be implemented for several applications such as security, inventory detection or access control in the office area. RFID allows users to do activities in a quick, effective and more secured way. The aim of this final assignment is to build a multi-access system using student card which implements RFID as a media for various applications. In this system RFID tag in the form of student card is applied for attending class, accessing laboratory room and parking area. Hardware is built only for representing laboratory room access application while the two others represented by computer simulation program that integrated to RFID system. For hardware, RFID reader and motor driver is integrated to microcontroller which is used as motor control center to open and close the door automatically. The test result shows that the function of RFID system as an access for the laboratory room is generally matched with the algorithm. Only the tag with serial number registered into RFID reader has the access to open the door of laboratory, attending class and parking. Keywords: RFID, reader, tag, multi access
PERANCANGAN ROBOT LENGAN PEMBUAT POLA BATIK BERBASIS GRAPHICAL USER INTERFACE (GUI) DENGAN METODE GERAK INVERSE KINEMATICS Kurniawan, Yuniar Dwi Aman; Triwiyatno, Aris; Hidayatno, Achmad
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 6, NO. 1, MARET 2017
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1049.328 KB) | DOI: 10.14710/transient.6.1.124-132

Abstract

Saat ini, perkembangan teknologi robotika tidak hanya pada bidang industri, namun juga mulai merambah di dunia seni. Salah satu contohnya, diadakannya beberapa kontes robot dengan tujuan membuat karya seni. Dalam kompetisi tersebut, salah satu robot yang digunakan adalah robot lengan yang dikontrol agar dapat menghasilkan karya seni yang memukau. Tugas Akhir ini merancang sebuah robot lengan yang memiliki 2 derajat kebebasan (DOF) dan sebuah alat tulis yang dipasang pada ujung lengan (end effector) untuk menggambar pola batik. Robot lengan bergerak dengan menggunakan metode inverse kinematics dengan mengikuti koordinat-koordinat dari suatu pola batik. Data koordinat dari pola batik diproses dan dikirim oleh komputer dengan menggunakan software MATLAB berbasis Graphical User Interface (GUI). Robot lengan pembuat pola batik beserta GUI berhasil dirancang. Dalam penelitian ini, robot lengan dapat membuat pola dasar batik berbentuk persegi dengan nilai persentase kemiripan 56,01%, bentuk lingkaran 40%, bentuk segitiga 43,98%, dan bentuk belah ketupat 15,77%.
PENGATURAN KECEPATAN KONVEYOR BERBASIS PLC (STUDI KASUS : MONITORING KECEPATAN DAN SAFETY DEVICE KONVEYOR PADA MESIN PENGEKSTRAKSI BIJI KAPUK) Putri, Ayu Adinda; Facta, Mochammad; Sukmadi, Tejo
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 4, NO. 1, MARET 2015
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1207.657 KB) | DOI: 10.14710/transient.4.1.169-184

Abstract

Abstrak Pada awalnya sistem kontrol untuk pengendali otomatis perangkat-perangkat mesin di industri berupa rangkaian relay. Namun sistem kontrol dengan rangkaian relay tersebut menjadi kurang efektif karena untuk memberikan perubahan sistem memerlukan biaya yang besar serta tingkat kerumitan kerja yang tinggi. Akhirnya muncul sistem kontrol berbasis komputer yang disebut dengan PLC (Programmable Logic Controller) yang dapat memberikan solusi bagi permasalahan tersebut. Dengan tujuan untuk memeperoleh hasil produksi yang maksimal, diperlukan sistem pemindahan yang baik dalam proses distribusi suatu barang. Sistem yang dibangun berupa pengaturan kecepatan motor induksi 3 fasa menggunakan variable speed drive untuk menggerakkan konveyor dan dikontrol oleh PLC. Konveyor yang dibuat menggunakan beberapa sensor seperti sensor ping dan limit switch. Selain itu, konveyor juga dilengkapi dengan proteksi under dan upper speed switch yang diatur oleh sistem tipe alarm pada digital indicating controller. Masing-masing sensor memiliki fungsi untuk memberikan perintah logika ladder diagram yang telah ditetapkan didalam PLC. Dimana sensor ping akan mendeteksi level ketinggian serbuk biji kapuk didalam oven. Limit switch digunakan pada simulasi putusnya belt konveyor. Hasil pengujian menunjukkan motor induksi 3 fasa terkontrol vsd ABB ACS 300 memiliki efisiensi diatas 100 % pada  frekuensi 5 – 45 Hz dan efisiensi dibawah 100% pada frekuensi 50 Hz yaitu 86,68 %. Kata kunci :Variabel Speed Drive, konveyor, PLC, motor induksi, sensor Abstract At first, the control system for automatic control device in industrial machines such a relay contact. A control system with a relay it to be less effective because of the change in system to have a big cost and complexity of a work . Finally, there is control system based on PLC. With the aim to obtain the maximum yield, removal system is required in the distribution of goods. The system is built in the form of speed control of 3 phase induction motor using a variable speed drive to move conveyor and controlled by PLC. Conveyors are made using sensors such as ping sensors and limit switches. The conveyor is equipped with protection under and upper speed switches are arranged by type of alarm systems on the DIC. Sensor has a function to give the command ladder logic diagrams that have been set in the PLC. Ping sensor will detect kapuk seed powder height level in the oven. Limit switch is used to simulate a conveyor belt break. 3 phase induction motors controlled vsd ABB ACS 300 has efficiency of over  100% in the frequency 5-45 Hz and efficiency under 100 % at  frequency of 50 Hz is 86.68%. Keywords : Variable Speed Drive, conveyors, PLC, induction motors, sensor

Page 62 of 107 | Total Record : 1063


Filter by Year

2012 2024


Filter By Issues
All Issue TRANSIENT, VOL. 13, NO.3, SEPTEMBER 2024 TRANSIENT, VOL. 13, NO.2, JUNI 2024 TRANSIENT, VOL. 13, NO.1, MARET 2024 TRANSIENT, VOL. 12, NO. 4, DESEMBER 2023 TRANSIENT, VOL. 12, NO. 3, SEPTEMBER 2023 TRANSIENT, VOL. 12, NO. 2, JUNI 2023 TRANSIENT, VOL. 12, NO.1, MARET 2023 TRANSIENT, VOL. 11, NO. 4, DESEMBER 2022 TRANSIENT, VOL. 11, NO. 3, SEPTEMBER 2022 TRANSIENT, VOL. 11, NO. 2, JUNI 2022 TRANSIENT, VOL. 11, NO. 1, MARET 2022 TRANSIENT, VOL. 10, NO. 3, SEPTEMBER 2021 TRANSIENT, VOL. 10, NO. 4, DESEMBER 2021 TRANSIENT, VOL. 10, NO. 2, JUNI 2021 TRANSIENT, VOL. 10, NO. 1, MARET 2021 TRANSIENT, VOL. 9, NO. 4, DESEMBER 2020 TRANSIENT, VOL. 9, NO. 3, SEPTEMBER 2020 TRANSIENT, VOL. 9, NO. 2, JUNI 2020 TRANSIENT, VOL. 9, NO. 1, MARET 2020 TRANSIENT, VOL. 8, NO. 4, DESEMBER 2019 TRANSIENT, VOL. 8, NO. 3, SEPTEMBER 2019 TRANSIENT, VOL. 8, NO. 2, JUNI 2019 TRANSIENT, VOL. 8, NO. 1, MARET 2019 TRANSIENT, VOL. 7, NO. 4, DESEMBER 2018 TRANSIENT, VOL. 7, NO. 3, SEPTEMBER 2018 TRANSIENT, VOL. 7, NO. 2, JUNI 2018 TRANSIENT, VOL. 7, NO. 1, MARET 2018 TRANSIENT, VOL. 6, NO. 4, DESEMBER 2017 TRANSIENT, VOL. 6, NO. 3, SEPTEMBER 2017 TRANSIENT, VOL. 6, NO. 2, JUNI 2017 TRANSIENT, VOL. 6, NO. 1, MARET 2017 TRANSIENT, VOL. 5, NO. 4, DESEMBER 2016 TRANSIENT, VOL. 5, NO. 3, SEPTEMBER 2016 TRANSIENT, VOL. 5, NO. 2, JUNI 2016 TRANSIENT, VOL. 5, NO. 1, MARET 2016 TRANSIENT, VOL. 4, NO. 4, DESEMBER 2015 TRANSIENT, VOL. 4, NO. 3, SEPTEMBER 2015 TRANSIENT, VOL. 4, NO. 2, JUNI 2015 TRANSIENT, VOL. 4, NO. 1, MARET 2015 TRANSIENT, VOL. 3, NO. 4, DESEMBER 2014 TRANSIENT, VOL. 3, NO. 3, SEPTEMBER 2014 TRANSIENT, VOL. 3, NO. 2, JUNI 2014 TRANSIENT, VOL. 3, NO. 1, MARET 2014 TRANSIENT, VOL. 2, NO. 4, DESEMBER 2013 TRANSIENT, VOL. 2, NO. 3, SEPTEMBER 2013 TRANSIENT, VOL. 2, NO. 2, JUNI 2013 TRANSIENT, VOL. 2, NO. 1, MARET 2013 TRANSIENT, VOL. 1, NO. 4, DESEMBER 2012 TRANSIENT, VOL. 1, NO. 3, SEPTEMBER 2012 More Issue