cover
Contact Name
Wahyudi
Contact Email
transient@elektro.undip.ac.id
Phone
+628122823417
Journal Mail Official
transient@elektro.undip.ac.id
Editorial Address
Jl. Prof. Sudharto, SH – Tembalang, Semarang Jawa Tengah 50275
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
TRANSIENT: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : 26850206     DOI : -
Core Subject : Engineering,
TRANSIENT: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro (e-ISSN:2685-0206) diterbitkan oleh Departemen Teknik Elektro Universitas Diponegoro. Pertama kali terbit pada tahun 2012. TRANSIENT: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro menerima artikel ilmiah dari pakar dan peneliti baik dari industri maupun akademisiTRANSIENT: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro menerbitkan makalah ilmiah berbahasa Indonesia untuk bidang Teknik Elektro meliputi Ketenagaan, Telekomunikasi, Elektronika, Sistem Kendali, Instrumentasi, Biomedika, Komputer dan Teknologi Informasi, serta topik-topik yang terkait. Jadwal penerbitan setiap tiga bulan sekali (Maret, Juni, September dan Desember). Artikel yang terbit akan diberikan nomer identifier unik (DOI/Digital Object Identifier) dan tersedia serta bebas diunduh dari website ini. Penulis tidak dipungut biaya baik untuk pengiriman artikel maupun pemrosesan artikel. Transient telah terindeks di Google Scholar, Garuda, Dimensions.
Articles 1,063 Documents
ANALISIS PERBANDINGAN METODE JARINGAN SARAF TIRUAN TANPA DAN DENGAN FUZZY CLUSTERING PADA PROYEKSI KEBUTUHAN ENERGI LISTRIK DI INDONESIA SAMPAI TAHUN 2019 Bratawijaya, Muhammad Addin; Hermawan, Hermawan; Handoko, Susatyo
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 5, NO. 1, MARET 2016
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (326.858 KB) | DOI: 10.14710/transient.5.1.92-98

Abstract

Kebutuhan energi listrik di Indonesia terus meningkat dari waktu ke waktu. Dalam memenuhi permintaan terhadap kebutuhan energi listrik diperlukan pembangunan pembangkit listrik. Pada pembangunan pembangkit listrik ini dibutuhkan suatu peramalan. Hasil peramalan bisa digunakan pemerintah untuk menyiapkan langkah-langkah mengantisipasi peningkatan konsumsi energi listrik. Penelitian ini bertujuan untuk memproyeksikan besarnya konsumsi energi listrik pada tahun 2014 hingga 2019 di Indonesia dan menganalisis kebutuhan daya pada tahun 2019. Metode yang digunakan adalah jaringan saraf tiruan backpropagation dan metode hybrid antara JST backpropagation-fuzzy clustering dengan menggunakan software Matlab R2013b. Proyeksi dilakukan di Indonesia untuk masa peramalan tahun 2014 hingga 2019. Data Input dan Target yang digunakan pada peramalan adalah data historis produk domestik bruto dan data kelistrikan (jumlah pelanggan dan konsumsi energi listrik) dari tahun 2002 sampai dengan 2013. Hasil proyeksi konsumsi energi listrik di Indonesia dengan metode jaringan saraf tiruan backpropagation sebesar 272.630 GWh pada tahun 2019, mengalami kenaikan sebesar 85.089 GWh dengan kenaikan rata-rata tiap tahunnya sebesar 6,22%. Untuk hasil dengan metode jaringan saraf tiruan backpropagation-fuzzy clustering sebesar 284.663 GWh pada tahun 2019, mengalami kenaikan sebesar 97.122 GWh dengan kenaikan rata-rata tiap tahunnya sebesar 6,96%. Hasil proyeksi dari kedua metode memiliki rata-rata selisih sebesar 18.730 GWh dan 12.802 GWh terhadap RUPTL.
PEMODELAN SISTEM PEMBANGKIT LISTRIK HIBRIDA DIESEL DAN ENERGI TERBARUKAN DI PULAU ENGGANO, BENGKULU UTARA MENGUNAKAN PERANGKAT LUNAK HOMER Susilo, Guspan Hidi; Hermawan, Hermawan; Winardi, Bambang
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 3, NO. 2, JUNI 2014
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (603.679 KB) | DOI: 10.14710/transient.3.2.237-244

Abstract

Abstrak Sistem Pembangkit Listrik Hibrida (PLH) adalah integrasi sistem pembangkit listrik berbasis energi fosil (tak terbarukan) dan pembangkit listrik terbarukan. Tujuan utamanya untuk menghemat pemakaian bahan bakar dan mengurangi emisi terutama CO2. Secara menyeluruh, integrasi pada sistem PLH ini merupakan sistem yang multi variabel sehingga digunakan bantuan perangkat lunak, dalam hal ini HOMER versi 2.81. Perangkat lunak ini mengoptimasi berdasarkan nilai NPC terendah. Tulisan ini menyajikan  desain dari sistem pembangkit listrik hibrida, dengan memanfaatkan energi terbarukan yang dikombinasikan dengan generator diesel sebagai tenaga cadangan untuk layanan listrik perdesaan (rural area) di Pulau Enggano, dimana daerah tersebut kaya akan sinar matahari dengan rata-rata pertahun 4,91 kWh/m2/hari, dan juga terdapat sungai dengan debit yang cukup tinggi, yaitu pada Sungai Kuala Besar dengan debit rata-rata pertahun sebesar 12,13 m³/dt. Hasil dari simulasi dan optimasi HOMER menunjukkan bahwa secara keseluruhan sistem yang optimum untuk diterapkan di area studi di atas dalam jangka waktu proyek 25 tahun adalah integrasi PLTMH, PLTS dan generator diesel. Pada kondisi yang optimum ini, kontribusi PLTMH 78%, PLTS 12%, dan generator diesel 10%  dengan nilai bersih sekarang (net present cost, NPC) sebesar $ 904.835, biaya pembangkitan listrik (cost of energy, COE) sebesar $ 0,164 per kWh, pemakaian BBM sebesar 19.885 L/thn, emisi CO2 sebesar 52.364 kg/thn dan kelebihan energinya pertahun sebesar 12.332 kWh. Kata kunci: pembangkit listrik hibrda, simulasi, optimasi, NPC  Abstract Hybrid power system is the integration of power system based on fossil fuel energy and renewable energy. The main purpose of the system is to save the fossil fuel and reduce the environmental effect, especially CO2 emission. The hybrid system is a multi-variable system. A HOMER version 2.81, a micropower optimization modeling software is used to analyze data for both stream flow and solar radiation, simulating hybrid system configurations at once and ranks them according to its lowest net present cost. This paper gives the design of hybrid power system based on renewable energy and diesel generator as a backup power supply for rural electrcity services in Enggano Island, whereas in that area has global solar radiation 4.19 kWh/m2/day, and the average flow rate of  the Kuala Besar river is 12,13 m³/dt. The optimum hybrid system from the simulation and optimization result is consist of mycro-hydro, solar cell, and diesel generator for 25 years project lifetime. Contribution of mycro-hydro turbine is 78%, solar cell is 12%, and the contribution of diesel generator is 10 %. The optimum hybrid system has $ 904.835 of the total Net Present Cost (NPC), Cost of Electricity is $ 0,164/kWh,  fuel consumption in a yearly is 19.885 litre, CO2 emission is 52.364 kg/year, and excess electricity is 12.332 kWh/year. Keywords: hybrid power system, simulation, optimation, NPC
PERANCANGAN SYNCHRONOUS POWER CONVERTER TIPE BUCK BERBASIS ATMEGA16 Alfianto, Indra; Andromeda, Trias; Riyadi, Munawar Agus
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 6, NO. 3, SEPTEMBER 2017
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1164.154 KB) | DOI: 10.14710/transient.6.3.432-439

Abstract

 Ciri khas pada elektronika daya adalah efisiensi, penggunaan regulator linear dengan berdasarkan prinsip pembagi tegangan atau pembagi arus dinilai sudah tidak efisien karena banyaknya daya yang terdisipasi menjadi panas. Untuk meminimalisir daya yang terdisipasi menjadi panas, maka penggunaan regulator linear dihindari dan digantikan dengan switching regulator/MOSFET. Aplikasi penggantian dioda menjadi MOSFET merupakan dasar dari MOSFET sinkronisasi karena MOSFET sinkronisasi memiliki rugi konduksi yang lebih rendah dari dioda. Penelitian ini akan memapaparkan kinerja efisiensi dan rugi konduksi pada MOSFET sinkronisasi serta pengaruh penggunaan MOSFET sinkronisasi untuk menggantikan fungsi dioda pada topologi buck converter standard, besarnya efisiensi dan rugi konduksi pada dioda dibandingkan dan dianalisa.Hasil pengujian menunjukkan bahwa pada duty cycle 20%-80% efisiensi MOSFET sinkronisasi lebih besar dari diode pada beban 48Ω dan duty cycle 30%-60% pada beban 60Ω, efisiensi maksimal yang dapat dicapai yaitu 96%. Pengujian variasi deadtime menunjukkan bahwa pada duty cycle 10%, deadtime terbesar memiliki efisiensi tertinggi yaitu 49,98%, pada duty cycle 50% ketiga variasi cenderung mempunyai nilai efisiensi yang sama yaitu berkisar antara 85%-86%, dan pada duty cycle 80%.
IMPLEMENTASI DEKODER MIMO BERBASIS DETEKSI TRELLIS PADA WLAN 802.11n Yama Aryadanangjaya; Wahyul Amien Syafei; Imam Santoso
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 1, NO. 3, SEPTEMBER 2012
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (613.027 KB) | DOI: 10.14710/transient.v1i3.94-100

Abstract

Abstrak Wireless Local Area Network(WLAN) adalah teknilogi nirkabel yang digunakan secara luas unruk komunikasi data dan suara. Kebutuhan laju data yang lebih tinggi mengharuskan penggunaan teknologi terbaru pada WLAN. Dimulai dengan troughput maksimal 2 Mcps pada 1997, dewasa ini WLAN diharapkan dapat mencapai troughput Gbps. Kombinasi OFDM dan MIMO menjanjikan peningkatan troughput yang besar tanpa tambahan bandwidth. Pada makalah ini kami melakukan penelitian dalam teknik decoding MIMO pada IEEE WLAN 802.11n. Metode Trellis  akan diterapkan pada simulator IEEE WLAN 802.11n untuk meningkatkan kinerja sistem sebelumnya yang menggunakan teknik ZF dan MMSE. Simulasi ini dilakukan pada model kanal TGn channel B pada konfigurasi MIMO 2 x 2. Teknik Maximum Likelihood akan diterapkan sebagai teknik dengan kinerja paling baik. Dari hasil simulasi didaptkan kesimpulan bahwa detektor Trellis memiliki kinerja mendekati optimal, hanya menurun 1 hingga 3 dB dibandingkan MLD  . Kompleksitas MLD berbanding Trellis akan menurun seiring dengan bertambahnya jumlah antena pemancar dan skema modulasi. Kata kunci : IEEE WLAN 802.11n, MIMO decoding, metode Trellis.  Abstrak  WLAN 802.11n is a system with maximum throughput 600 Mbps, which is ten times faster compared to the preceeding standard. The main features in the 802.11n standard are OFDM and MIMO techniques, those techniques promise dramatically increasement of troughput without additional bandwidth. The demand of higher data rate forces improvement on the performance of WLAN 802.11n by implementing new techniques in the system. One of the concern is the use of new MIMO decoding techniques on Spatial Division Multiplexing (SDM) MIMO. This final project conduct research in MIMO decoding technique in IEEE WLAN 802.11n. The Trellis method will be implemented in  IEEE WLAN 802.11n to improve  performance of preceeding MIMO decoding method i.e ZF, MMSE. The simulation is done under 64QAM scheme TGn channel B in 2x2  MIMO configuration.The Maximum Likelihood method will be set as reference for its optimal performance compared to the other methods. The result shows thatTrellis detector givesnear-optimal performance, and only degrade1 to 3 dB compared to the MLD method.The trellis to MLD  complexity ratio will decrease as the number of Transmit antenna. Keywords : IEEE WLAN 802.11n, MIMO decoding, Trellis method
PERANCANGAN SISTEM ANTARMUKA BERBASIS HMI ( HUMAN MACHINE INTERFACE ) PADA MESIN AUTO BALLPRESS PLANT DI PT.APAC INTI CORPORA Adriono, Erwin; Sumardi, Sumardi; Setiyono, Budi
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 4, NO. 3, SEPTEMBER 2015
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (370.695 KB) | DOI: 10.14710/transient.4.3.534-541

Abstract

Abstrak  PT Apac Inti Corpora merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang tekstil. Bahan utama dari industri ini adalah kapas. Untuk dapat diolah lebih lanjut kapas dipadatkan dan dikemas menggunakan mesin Auto Ballpress. Untuk dapat melakukan pengamatan terhadap alat tersebut maka pada penelitian sebelumnya sudah dibuat purwarupa alat Auto Ballpress oleh saudara Hadyan Gilang. Untuk dapat memenuhi kekurangan plant maka perlu diterapkan sistem SCADA (Supervisory Control and Data Acuisition). Pada penelitian ini akan didesain sistem antarmuka berbasis HMI pada plant sebagai salah penerapan sistem SCADA pada plant Auto Ballpress. Pada penelitian ini akan diuji keandalan dari HMI terhadap kinerja plant. HMI yang dirancang menggunakan software CX supervisor yang merupakan software untuk membuat HMI. HMI ini memiliki 3 fitur utama yaitu monitoring, penyimpanan database, dan sistem peringatan (Alarm). Untuk membantu penyimpanan database digunakan software MS Access dan MS excel sebagai media penyimpanan database. Pada pengujian monitoring menghasilkan bahwa HMI sudah dapat memantau kondisi plant dengan baik dan dapat menjalankan sistem peringatan (alarm). Pada pengujian delay diketahui delay rata-rata pada plant adalah 2.52 detik. Pada pengujian data base diketahui bahwa fungsi penyimpanan database pada HMI sudah dapat berjalan dengan baik. Secara keseluruhan HMI yang dirancang sudah dapat berjalan dengan baik. Kata-kunci:  Auto Ballpress, CX Supervisor, HMI, PLC OMRON CPM1A  Abstract PT Apac Inti Corpora is a textile company. The main ingredient of this industry is cotton. To make cotton able to be further processed, cotton shouldbe compacted and packaged using machines Auto Ballpress. For the machine able to observate in the previous studies has created a prototype Auto Ballpress by Hadyan Gilang. To be able to meet the shortfall, the need to apply a SCADA system (Supervisory Control and Data Acuisition). In this study will be designed based interface HMI system of the plant as one of the implementation of SCADA system at the plant Auto Ballpress. This research will test the reliability of the HMI on the performance of the plant.HMI designed using software CX supervisor who is a software to create HMI. HMI has three main features, namely monitoring, database storage, and alarm system. To help storage software database we used MS Access and MS Excel as a database storage media. From  monitoring testing we got that the HMI has been able to monitor the condition of the plant and can run alarm system. From delay testingt we can get delay average delay at the plant was 2:52 seconds. From database testing we get that the function of database storage on the HMI is able to run properly. From research can be Concluded that HMI can work properly. Keywords: Auto Ballpress, CX Supervisor, HMI, PLC OMRON CPM1A
PERANCANGAN APLIKASI INFORMASI TAGIHAN LISTRIK, PDAM, DAN TELEPON BERBASIS ANDROID PADA WISMA PARIKESIT TEGALREJO KOTA SALATIGA Agiato, Bagus; Somantri, Maman; Sinuraya, Enda Wista
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 7, NO. 2, JUNI 2018
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (736.716 KB) | DOI: 10.14710/transient.7.2.671-677

Abstract

Karang Taruna di Wisma Parikesit memiliki program kerja menginformasikan tagihan rekening listrik, PDAM, dan telepon setiap bulannya. Warga yang telah menerima informasi akan membayar tagihan tersebut kepada anggota karang taruna yang datang ke rumah warga. Uang yang diterima akan dibayarkan kemudian warga menerima bukti pembayarannya. Selama ini pemberian informasi dilakukan dengan cara manual dan kurang efektif setiap bulannya. Anggota karang taruna akan kesulitan memberikan informasi tagihan ketika tidak ada penghuni rumah. Di era modern seperti sekarang ini tidak menutup kemungkinan bahwa informasi tagihan tersebut dapat dicantumkan dalam sebuah aplikasi berbasis android yang mana dapat diakses dimanapun dan kapanpun oleh warga Wisma Parikesit tanpa harus menunggu anggota karang taruna yang menginformasikan secara manual kepada warga. Aplikasi informasi tagihan listrik, PDAM, dan telepon berbasis android adalah salah satu solusi untuk memudahkan penagihan rekening sebagai program kerja karang taruna di Wisma Parikesit Tegalrejo kota Salatiga.
PENJADWALAN PEMBEBANAN MENGGUNAKAN FAKTOR PENALTI PADA SISTEM TRANSMISI 500 kV JAWA-BALI DENGAN METODE ADAPTIVE NEURO FUZZY INFERENCE SYSTEM (ANFIS) Saragi, Hadi Sutanto; Hermawan, Hermawan; Handoko, Susatyo
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 2, NO. 3, SEPTEMBER 2013
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (672.269 KB) | DOI: 10.14710/transient.2.3.614-620

Abstract

Abstrak Penjadwalan pembebanan merupakan hal penting untuk mengoptimalkan transmisi daya pada sistem. Salah satu cara untuk menghasilkan sistem transmisi energi listrik yang lebih optimal adalah dengan meminimalkan rugi-rugi sistem transmisi (transmission losses) menggunakan perhitungan faktor penalti (penalty factor). Faktor penalti merupakan gambaran rugi-rugi daya pada saluran transmisi yang dihasilkan saat pembangkit mengirim daya ke beban. Mentransfer daya dari pembangkit yang losses tinggi ke pembangkit yang losses rendah (penjadwalan pembangkit) dapat meminimalkan rugi-rugi sistem transmisi.Untuk perhitungan penjadwalan pembangkit menggunakan metode Adaptive Neuro Fuzzy Inference System (ANFIS) dengan menggunakan software MATLAB. Dari penelitian ini didapat penjadwalan optimal pada sistem transmisi 500 kV Jawa-Bali dengan pengurangan losses pada 13 waktu pembebanan.  Kata kunci : losses, faktor penalti, ANFIS, penjadwalan pembebanan  Abstract Plant loading schedule is an important part to find optimal power flow. One kind of method to generate more optimum electrical energy transmission system is to minimize the transmission system losses using the calculation of the penalty factor. Penalty factor is a characteristic of power loss in the transmission line that is produced when plants send power to the load. Transfering power from high losses plant to low losses (plant loading schedule) could minimize losses in the network. The calculation of plant loading schedule is using Adaptive Neuro Fuzzy Inference System (ANFIS) in MATLAB software. This research obtained optimal scheduling on the 500 kV transmission system Java-Bali with losses reducing at the 13 loading time. Keyword : losses, penalty factor, ANFIS, plant loading schedule
CATU DAYA ARUS SEARAH TERKONTROL JENIS BUCK CONVERTER UNTUK PEMISAH MAGNETIK DALAM KONVEYOR Margayu, Pandita; Nugroho, Agung; Facta, Mochammad
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 5, NO. 3, SEPTEMBER 2016
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1166.096 KB) | DOI: 10.14710/transient.5.3.300-307

Abstract

Pembangkit Listrik Tenaga UAP (PLTU) merupakan pembangkit listrik tenaga termal yang menggunakan batubara sebagai salah satu bahan bakarnya[1]. Batubara ini dikirim dari pelabuhan sampai ke tungku pembakaran menggunakan konveyor[2].Selama proses pengiriman batubara menuju tungku api, seringkali batubara terkontaminasi dengan material logam[3]. Kontaminasi material logam ini dapat merusak peralatan operasi, dan mengurangi kemurnian batubara itu sendiri, sehingga efisiensi tungku pembakaran berkurang[3]. Salah satu cara untuk mengatasi masalah tersebut ialah dengan menggunakan metode pemisah magnetik (Magnetic Separator) secara elektromagnetik. Magnetic Separator ini berguna untuk memisahkan material logam dari kumpulan batubara.  Pemisahan magnetik secara elektromagnetik ini membutuhkan sumber daya (catu daya) searah atau DC. Pada tugas akhir ini dilakukan perancangan DC Chopper Buck Converter sebagai sumber daya pada Magnetic Separator. Perancangan ini dibuat dengan simulasi PSIM. Magnetic Separator telah berhasil memisahkan material logam dari kumpulan batubara. Tingkat keberhasilan pemisahan tersebut cukup tinggi yaitu 100%. Berdasarkan hasil pengukuran Buck Converter dengan frekuensi 20 kHz dan 30 kHz  pada beban kumparan Magnetic Separator menghasilkan efisiensi rata-rata 84,63% dan 84,85%.
ANALISA DAYA MOTOR INDUKSI 3 FASA PADA OPERASI INTERMITTENT DENGAN VARIASI PERIODE PEMBEBANAN Setya Putra, Arie Sukma; Sukmadi, Tejo; Handoko, Susatyo
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 3, NO. 4, DESEMBER 2014
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (561.562 KB) | DOI: 10.14710/transient.3.4.521-528

Abstract

Abstrak Saat ini, masih jarang dilakukan analisa daya pada motor induksi 3 fasa dengan duty Intermittent. Adapun, analisa daya yang sudah ada dilakukan pada motor induksi yang berdaya besar. Oleh karena itu, pada penelitian ini dilakukan analisa daya pada motor induksi 3 fasa yang berdaya kecil yang terdapat di Laboratorium Teknik Tenaga Listrik, Undip. Penelitian dilakukan dengan menjalankan motor dengan duty Intermittent. Tujuan penelitian tugas akhir ini adalah mengetahui karakteristik kinerja motor induksi 3 fasa dengan duty Intermittent pada variasi periode pembebanan serta mengetahui penggunaan dayanya untuk melihat efisiensi penggunaan motor induksi tersebut. Penelitian ini dilakukan pada motor induksi 3 fasa 0,75 kW; Δ-Y  220-240 / 380-420 V; 3,2/1,86 A; 50 Hz; 1695 rpm dengan beban motor-generator DC yang dikopel secara mekanis.Hasil dari pengujian menunjukkan bahwa pada kondisi tanpa beban dengan variasi waktu pembebanan tb < tst memiliki rata-rata daya input stator sebesar 198,4 W dengan rata-rata arus beban 0,998 A dan pada variasi waktu pembebanan tb > tst memiliki rata-rata daya input stator sebesar 202,34 W dengan rata-rata arus beban 0,994 A. Pada kondisi berbeban dengan variasi waktu tb < tst, efisiensi rata-rata yang dihasilkan motor adalah 37,82 %, sedangkan pada variasi waktu tb > tst, efisiensi rata-ratanya 37,99%. Kata kunci : motor induksi 3 fasa, daya, duty, Intermittent  Abstract In recent days, there are still rarely power analysis in the Intermittent duty operation of 3-phase induction motor. Meanwhile, the existing power analysis done on the induction motor with large scale of power. So, this research will do a power analysis on small power 3-phase induction motor in the Laboratory of Power Engineering, Diponegoro University. This research is done by operating the induction motor in Intermittent duty. The purpose of this research is to determine the performance characteristic of 3-phase induction motor in Intermittent duty with load timing variation and to determine its power usage to find the efficiency of its performance. This research is done in 3-phase induction motor with characteristic of: 0,75 kW; Δ-Y  220-240 / 380-420 V; 3,2/1,86 A; 50 Hz; 1695 rpm, mechanicaly coupled with DC motor-generator as its load . Result from the test showed that in no load condition with load period variation of tb < tst, the average power input in stator is 198,4 W with average load current is 0,998 A, and with load period variation of tb > tst, the average power input in stator is 202,34 W with average load current 0,994 A. In load condition test with load period variation tb < tst, the average efficiency of the machine is 37,82%, where in load period variation tb > tst, the average efficiency is 37,99%. Key words: 3-phase induction motor, power, duty, Intermittent
PERANCANGAN HUMAN MACHINE INTERFACE (HMI) PADA ROBOT PICK AND PLACE Rahardian, Sekardwita; Triwiyatno, Aris; Andromeda, Trias
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 6, NO. 2, JUNI 2017
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (793.086 KB) | DOI: 10.14710/transient.6.2.305-311

Abstract

Sistem otomatisasi dirancang untuk meminimalkan resiko kecelakaan kerja, kesalahan interpretasi dari operator dan utamanya meningkatkan kecepatan produksi. Salah satu langkah yang dilakukan dalam kaitannya dengan proses otomatisasi adalah mengganti tenaga manusia dengan proses otomasi pneumatic atau menggunakan  lengan robot terkontrol (pick and place). Prinsip kerjanya robot akan mengambil produk dari suatu tempat untuk menempatkannya kembali di tempat yang berbeda. Pada robot tersebut masih memiliki kelemahan antara lain tidak adanya sistem pengawasan kondisi robot. Agar dapat mengurangi kekurangan robot maka perlu diterapkan sistem yang dapat memantau kondisi plant yaitu HMI (Human Machine Interface). Pada penelitian ini dirancang suatu sistem antar muka berbasis HMI menggunakan software CX-Supervisor dan Ms. Access. HMI ini memiliki 4 fitur utama yaitu pengawasan, pengontrolan, penyimpanan database, dan sistem peringatan (Alarm). Pengujian sistem pengawasan menghasilkan bahwa HMI sudah dapat memantau kondisi robot dengan baik dan memiliki delay rata-rata 3,48 detik. Pengujian sistem pengontrolan menghasilkan bahwa HMI sudah dapat mengontrol robot. Pengujian alarm menunjukkan hasil bahwa alarm sudah dapat bekerja dengan baik. Pengujian database menunjukkan bahwa fungsi penyimpanan database pada HMI sudah dapat berjalan dengan baik. Secara keseluruhan HMI yang dirancang sudah dapat berjalan dengan baik.

Page 66 of 107 | Total Record : 1063


Filter by Year

2012 2024


Filter By Issues
All Issue TRANSIENT, VOL. 13, NO.3, SEPTEMBER 2024 TRANSIENT, VOL. 13, NO.2, JUNI 2024 TRANSIENT, VOL. 13, NO.1, MARET 2024 TRANSIENT, VOL. 12, NO. 4, DESEMBER 2023 TRANSIENT, VOL. 12, NO. 3, SEPTEMBER 2023 TRANSIENT, VOL. 12, NO. 2, JUNI 2023 TRANSIENT, VOL. 12, NO.1, MARET 2023 TRANSIENT, VOL. 11, NO. 4, DESEMBER 2022 TRANSIENT, VOL. 11, NO. 3, SEPTEMBER 2022 TRANSIENT, VOL. 11, NO. 2, JUNI 2022 TRANSIENT, VOL. 11, NO. 1, MARET 2022 TRANSIENT, VOL. 10, NO. 3, SEPTEMBER 2021 TRANSIENT, VOL. 10, NO. 4, DESEMBER 2021 TRANSIENT, VOL. 10, NO. 2, JUNI 2021 TRANSIENT, VOL. 10, NO. 1, MARET 2021 TRANSIENT, VOL. 9, NO. 4, DESEMBER 2020 TRANSIENT, VOL. 9, NO. 3, SEPTEMBER 2020 TRANSIENT, VOL. 9, NO. 2, JUNI 2020 TRANSIENT, VOL. 9, NO. 1, MARET 2020 TRANSIENT, VOL. 8, NO. 4, DESEMBER 2019 TRANSIENT, VOL. 8, NO. 3, SEPTEMBER 2019 TRANSIENT, VOL. 8, NO. 2, JUNI 2019 TRANSIENT, VOL. 8, NO. 1, MARET 2019 TRANSIENT, VOL. 7, NO. 4, DESEMBER 2018 TRANSIENT, VOL. 7, NO. 3, SEPTEMBER 2018 TRANSIENT, VOL. 7, NO. 2, JUNI 2018 TRANSIENT, VOL. 7, NO. 1, MARET 2018 TRANSIENT, VOL. 6, NO. 4, DESEMBER 2017 TRANSIENT, VOL. 6, NO. 3, SEPTEMBER 2017 TRANSIENT, VOL. 6, NO. 2, JUNI 2017 TRANSIENT, VOL. 6, NO. 1, MARET 2017 TRANSIENT, VOL. 5, NO. 4, DESEMBER 2016 TRANSIENT, VOL. 5, NO. 3, SEPTEMBER 2016 TRANSIENT, VOL. 5, NO. 2, JUNI 2016 TRANSIENT, VOL. 5, NO. 1, MARET 2016 TRANSIENT, VOL. 4, NO. 4, DESEMBER 2015 TRANSIENT, VOL. 4, NO. 3, SEPTEMBER 2015 TRANSIENT, VOL. 4, NO. 2, JUNI 2015 TRANSIENT, VOL. 4, NO. 1, MARET 2015 TRANSIENT, VOL. 3, NO. 4, DESEMBER 2014 TRANSIENT, VOL. 3, NO. 3, SEPTEMBER 2014 TRANSIENT, VOL. 3, NO. 2, JUNI 2014 TRANSIENT, VOL. 3, NO. 1, MARET 2014 TRANSIENT, VOL. 2, NO. 4, DESEMBER 2013 TRANSIENT, VOL. 2, NO. 3, SEPTEMBER 2013 TRANSIENT, VOL. 2, NO. 2, JUNI 2013 TRANSIENT, VOL. 2, NO. 1, MARET 2013 TRANSIENT, VOL. 1, NO. 4, DESEMBER 2012 TRANSIENT, VOL. 1, NO. 3, SEPTEMBER 2012 More Issue