cover
Contact Name
Wahyudi
Contact Email
transient@elektro.undip.ac.id
Phone
+628122823417
Journal Mail Official
transient@elektro.undip.ac.id
Editorial Address
Jl. Prof. Sudharto, SH – Tembalang, Semarang Jawa Tengah 50275
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
TRANSIENT: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : 26850206     DOI : -
Core Subject : Engineering,
TRANSIENT: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro (e-ISSN:2685-0206) diterbitkan oleh Departemen Teknik Elektro Universitas Diponegoro. Pertama kali terbit pada tahun 2012. TRANSIENT: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro menerima artikel ilmiah dari pakar dan peneliti baik dari industri maupun akademisiTRANSIENT: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro menerbitkan makalah ilmiah berbahasa Indonesia untuk bidang Teknik Elektro meliputi Ketenagaan, Telekomunikasi, Elektronika, Sistem Kendali, Instrumentasi, Biomedika, Komputer dan Teknologi Informasi, serta topik-topik yang terkait. Jadwal penerbitan setiap tiga bulan sekali (Maret, Juni, September dan Desember). Artikel yang terbit akan diberikan nomer identifier unik (DOI/Digital Object Identifier) dan tersedia serta bebas diunduh dari website ini. Penulis tidak dipungut biaya baik untuk pengiriman artikel maupun pemrosesan artikel. Transient telah terindeks di Google Scholar, Garuda, Dimensions.
Articles 1,063 Documents
PERANCANGAN PROTOTYPE SISTEM AUTO BALL PRESS KAPAS BERBASIS PLC (PROGRAMMABLE LOGIC CONTROLLER) K, Hadyan Gilang; Sumardi, Sumardi; Setiyono, Budi
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 4, NO. 3, SEPTEMBER 2015
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (556.805 KB) | DOI: 10.14710/transient.4.3.885-890

Abstract

Otomatisasi pada dunia industri tekstil merupakan salah satu realisasi dari perkembangan teknologi, dan merupakan alternatif untuk memperoleh sistem kerja yan efisien. Untuk meningkatkan suatu kualitas produksi di suatu perusahaan seperti di PT. APAC INTI CORPORA,  maka perlu didukung dengan mesin-mesin yang dapat bekerja secara otomatis. Ketersedian bahan baku kapas yang telah dipadatkan merupakan salah satu faktor yang harus dipertimbangkan untuk menjaga kualitas produksi benang. Pada penelitian ini, dibuat prorotype berupa mesin auto ball press kapas berbasis PLC (Programmable Logic Controller) yang digunakan sebagai perangkat utama dalam mengendalikan sistem. Metode kontrol yang digunakan dalam pemadatan kapas adalah kontrol on/off. Perancangan prototype sistem auto ball press menggunakan sesor limit switch dan motor DC sebagai aktuatornya. Dalam satu kali proses pemadatan, sistem dapat menghasilkan 2 buah kapas berbentuk balok. Dari hasil pengujian keseluruhan, sistem dapat berjalan dengan baik. Dari hasil  pengukuran terhadap pengujian pemadatan kapas didapat nilai kerapatan kapas padat pada masing-masing pengujian sebesar  76,57 Kg/m3 pada unit press A dan 79,61 Kg/m3 pada unit press B.  
PERENCANAAN JARINGAN METRO ETHERNET KOTA SURABAYA TAHUN 2028 DENGAN METODE PERAMALAN TRAFIK RAPP’S DAN PENGELOMPOKAN TRAFIK DENGAN METODE TRAFFIC GROOMING Sekarwangi, Annisa Prita; Sukiswo, Sukiswo; Zahra, Ajub Ajulian
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 7, NO. 4, DESEMBER 2018
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1296.823 KB) | DOI: 10.14710/transient.7.4.1032-1039

Abstract

Kebutuhan telekomunikasi meningkat pesat seiring dengan perkembangan teknologi dewasa ini. Tingginya permintaan akan penyediaan layanan telekomuniasi yang handal,  penyedia layanan telekomunikasi dituntut untuk terus menyediakan infrastruktur layanan yang memadai bagi masyarakat. Metro Ethernet merupakan salah satu solusi yang dipilih dalam penyediaan layanan karena dapat dilakukan penambahan kapasitas dari waktu ke waktu. Disamping itu Kota Surabaya merupakan kota terbesar kedua di Indonesia setelah Kota Jakarta, sehingga diperkirakan Kota Surabaya akan memiliki trafik yang sangat besar dimasa mendatang. Tugas Akhir ini melakukan perencanaan jaringan backbone metro ethernet yang mampu mencukupi kebutuhan masyarakat Kota Surabaya pada tahun 2028 dengan metode peramalan trafik Rapp’s dan pengelompokan trafik dengan Traffic Grooming untuk menentukan topologi jaringan optimal  pada masa mendatang. Selanjutnya, dilakukan pendimensian kapasitas jaringan untuk memasikan seluruh link memiliki nilai utilisasi yang baik. Hasil perencanaan menunjukan bahwa volume trafik tahun 2028 tumbuh hingga 3 kali lipat trafik awal. Hasil rancangan topologi memiliki empat ring dengan tiga node penghubung yaitu node KBL, MNR dan RKT. Hasil pendimensian jaringan menunjukan bahwa hasil rancangan jaringan memiliki nilai utilisasi yang baik yaitu antara 20% hingga 50%. Walaupun pada link LKS-->KRP dan link LKS-->KNN tidak didapatkan nilai utilisasi yang diharapkan, yaitu sebesar 1,68 % dan 3,27%.
ANALISIS INVERTER DUAL RESONAN SEBAGAI CATU DAYA LAMPU LED Nugraha, Dionisius Vidi; Facta, Mochammad; Warsito, Agung
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 2, NO. 4, DESEMBER 2013
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (740.157 KB) | DOI: 10.14710/transient.2.4.967-974

Abstract

Abstrak Perkembangan teknologi mengharapkan topologi rangkaian yang lebih sederhana, berdimensi lebih kecil dan dihasilkan dengan biaya produksi yang rendah, namun tidak mengesampingkan nilai efisiensi. Banyak penelitian menunjukkan dengan memanfaatkan frekuensi tinggi, nilai induktor (L) dan kapasitor (C) yang digunakan dapat dikurangi. Nilai L dan C yang semakin kecil, membuat topologi rangkaian bisa lebih sederhana secara ukuran dan biaya yang dibutuhkan untuk memperoleh nilai tersebut bisa ditekan. Salah satu metode bisa digunakan adalah menggunakan metode resonan konverter. Metode ini memanfaatkan peristiwa resonansi pada rangkaian RLC. Impedansi yang minimal saat resonansi pada rangkaian RLC dapat meningkatkan efisiensi dan menguatkan tegangan keluaran konverter. Penelitian ini menggunakan topologi rangkaian dual resonan. Tujuan penggunaan rangkaian dual resonan agar bisa diperoleh penguatan tegangan yang lebih tinggi dan sebisa mungkin meminimalkan penggunaan nilai L dan C. Hasil pengujian menunjukkan ketika inverter dual resonan ini dioperasikan pada frekuensi resonansinya yakni 21kHz, duty cycle sebesar 50%  dengan tegangan masukan sebesar 12 Volt AC alat ini mampu menghasilkan tegangan keluaran mencapai 220 Volt AC. Lampu LED yang dicatu dengan tegangan 220 Volt ini mampu menghasilkan intensitas cahaya sebesar 33 lx dan besar  energi yang mampu dipancarkan mencapai 0,7 W/m2. Kata kunci: Penguat tegangan, inverter dual resonan, lampu LED,  Abstract In line with the development of technology, it is expected to produce a simpler circuit topology, with smaller dimensions, low cost production, and good efficiency. Many research are show if that the use of high frequency can reduce the value and dimension of inductor and capacitor inside the converter. The smaller inductor and capacitor value makes the converter topology simpler and it could minimize the production cost. One method that could be used is the application of  resonant converter method. It utilize the resonance process at RLC circuit. The low impedance at resonance could increase the converter efficiency and amplify the output voltage. This research applies topology of dual resonant. The purpose of the use of dual resonant circuits is to obtained the higher voltage gain and to minimize the value of L and C. The experimental result shows, that the dual resonant converter was succesfully to be operated as its resonance frequency, 21kHz, duty cycle 50% with the input voltage 12 Volt AC. At this condition the converter could produce the output voltage 220 Volt AC. LED lamp which supplied by this 220 Volt output could produce light intensy 33 lx and irradiance the energy  0,7 W/m2. Keywords : voltage amplifier, dual resonant inverter, LED lamp,
PERANCANGAN SISTEM PERAJANG TEMPE OTOMATIS DENGAN PENGATURAN KETEBALAN TEMPE MENGGUNAKAN MOTOR STEPPER BERBASIS P CONTROLLER Risyandi, Deri; Triwiyatno, Aris; Sumardi, Sumardi
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 6, NO. 1, MARET 2017
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (774.511 KB) | DOI: 10.14710/transient.6.1.133-139

Abstract

Dalam dunia Usaha Mandiri Kecil Menengah (UMKM) di Desa Semirejo Kabupaten Pati proses pemotongan tempe untuk dijadikan keripik tempe dilakukan menggunakan mesin pemotong tempe semi otomatis. Hasil yang dicapai dengan mesin ini kurang memenuhi harapan seperti bentuk hasil pemotongan, ketebalan produk yang tidak seragam, dan memakan banyak waktu. Penelitian ini merancang sebuah sistem yang dapat membantu pekerja dalam proses pemotongan tempe yaitu sebuah sistem perajang tempe otomatis dengan pengaturan ketebalan tempe menggunakan motor stepper berbasis P controller. Sistem ini menggunakan 4 motor yang terdiri dari 3 motor DC dan 1 motor AC. Pengujian alat menggunakan kontrol P, PI, dan PID. Pada hasil pengujian kontrol PI dan PID, sistem berosilalsi sedangkan sistem stabil pada hasil pengujian kontrol P dengan nilai yang digunakan adalah 1. Alat dapat memotong tempe dengan ketebalan 1 mm, 3 mm, dan 5 mm dengan masing-masing error sebesar 0,3 mm, 0,65 mm, dan 0,45 mm.
ANALISIS PENEMPATAN PENGATUR KECEPATAN MOTOR INDUKSI SATU FASA RUN-KAPASITOR DENGAN MENGGUNAKAN TRIAC SEBAGAI PENGUBAH TEGANGAN Prasetya, Wahyu; Sukmadi, Tejo; Facta, Mochammad
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 4, NO. 1, MARET 2015
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (580.247 KB) | DOI: 10.14710/transient.4.1.185-191

Abstract

Abstrak Motor induksi satu fasa run kapasitor merupakan motor yang sering diaplikasikan untuk keperluan industri maupun keperluan rumah tangga. Dalam penggunaanya seringkali memerlukan pengaturan kecepatan agar didapatkan kecepatan putar motor yang ideal dalam pengaplikasiannya. Untuk itu diperlukan pengaturan kecepatan motor yang tidak menyebabkan berbagai macam kerugian. Salah satu solusi pengaturan kecepatan tersebut adalah dengan Modul pengatur kecepatan menggunakan TRIAC sebagai pengatur tegangan, dan DIAC sebagai trigger. Agar mendapatkan pengaturan kecepatan motor induksi satu fasa yang ideal, perlu dilakukan variasi penempatan rangkaian modul pengatur kecepatan pada supply, kumparan utama, kumparan bantu, dan run kapasitor. Dalam penelitian ini dirancang modul pengatur kecepatan motor induksi 125 watt run kapasitor dengan TRIAC-DIAC. Percobaan dilakukan dengan melakukan variasi penempatan rangkaian modul dalam rangkaian internal motor induksi. Rangkaian I memiliki daerah pengaturan kecepatan dari tegangan 31,6 volt hingga 220,7 volt dengan kecepatan motor 45,3-2986 rpm, rangkaian II memiliki daerah pengaaturan kecepatan dari tegangan 81,1 volt hingga 220,7 volt,dengan kecepatan motor 2947-2976 rpm, rangkaian III dan IV memiliki daerah pengaturan yang sempit, dimana tegangan yang dapat diterapkan pada kedua rangkaian tersebut memiliki nilai minimal 217-220 volt hingga nilai maksimal mencapai 338-343 volt dengan kecepatan motor 2973-2979 rpm. Kata kunci: motor induksi satu fasa 125 watt run kapasitor,  TRIAC, DIAC Abstract Single phase capacitor-run induction motors are often applied for industrial and house hold purposes. It often required speed control in order to obtain the required motor speed. The  required motor speed control is expected not provide additional losses. One of the solution of single phase induction motor speed control is used speed control module using TRIAC as variable voltage control, and DIAC as a trigger. To obtain the ideal speed control of single phase induction motor, the placement of speed control module can be varied on the supply, main winding, auxiliary winding and run capacitor.  In this research designed module of speed control for single phase induction motor 125 watt run capacitor with TRIAC – DIAC. The experiment is done by doing a variation of the placement module circuit in the internally of induction motor circuit. Circuit I has speed control area from 31.6 volt up to 220.7 volt based on variable voltage with the speed of motor 45.3-2986 rpm, circuit II has speed control area from 81.1 volt up to 220.7 volt based on variable voltage with the speed of motor 2947-2976 rpm, circuit III and IV  have a narrow area of  speed control. Where the voltage that can be applied to both the circuit has a minimum of  voltage value 217-220 volt up to reaches maximum value 338-343 volt with the speed of motor 2973-2979 rpm. Keywords : single phase capacitor-run induction motor, TRIAC, DIAC
IMPLEMENTASI KONTROL ARUS PADA INVERTER SATU FASA MENGGUNAKAN DSPIC30F4011 DENGAN METODE KONTROL HYSTERESIS Sandjojo, Ferry Aditya; Setiawan, Iwan; Andromeda, Trias
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 7, NO. 1, MARET 2018
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1261.357 KB) | DOI: 10.14710/transient.7.1.327-333

Abstract

Inverter merupakan perangkat yang umum digunakan sebagai konverter untuk mengubah tegangan DC ke AC. Aplikasi inverter yang sering dijumpai adalah pada sistem photovolaic yang tersambung dengan grid dimana kualitas arus keluaran inverter sangat berpengaruh terhadap kualitas daya, serta pada UPS dengan daya rendah hingga menengah dimana arus keluaran inverter harus dikontrol untuk meningkatkan performa UPS. Dibandingkan dengan inverter PWM open loop, inverter dengan kontrol arus memiliki beberapa keunggulan diantaranya respon sistem yang lebih cepat dan memiliki akurasi tinggi dalam pengontrolan. Salah satu metode yang umum digunakan untuk mengontrol arus keluaran inverter adalah kontroler arus histeresis, dimana arus keluaran inverter dan referensi yang diberikan dibandingkan dalam batas histeresis tertentu. Metode kontrol ini banyak digunakan karena sederhana, respon sistem yang cepat dan robust terhadap perubahan beban. Dalam penelitian ini, dirancang inverter satu fasa  Full Bridge dengan metode kontrol arus histeresis menggunakan mikrokontroler 16-bit DSPIC30F4011. Arus keluaran inverter diumpan-balikkan oleh sensor arus ACS712-05B. Pengujian dilakukan dengan rentang referensi arus sebesar 1 – 3 A pada variasi beban 4,6Ω dan 9,4Ω. Hasil pengujian menunjukkan gelombang arus keluaran inverter mampu mengikuti referensi arus yang diberikan. Rata-rata error pada arus keluaran inverter adalah 0,55 A untuk beban 4,6Ω dan 0,06 A untuk beban 9,4Ω.
RANCANG BANGUN SISTEM LOAD BALANCING MYSQL MENGGUNAKAN LINUX VIRTUAL SERVER DENGAN ALGORITMA ROUND ROBIN Lumban Tobing, Chandra Efendi; Rochim, Adian Fatchur; Somantri, Maman
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 2, NO. 2, JUNI 2013
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (642.228 KB) | DOI: 10.14710/transient.2.2.260-267

Abstract

Abstrak Permintaan basis data akan meningkat drastis sesuai kebutuhan musiman atau popularitas suatu aplikasi informasi. Permintaan yang besar dalam waktu hampir atau bersamaan akan membuat server MySQL tunggal mengalami overload hingga kegagalan. Penelitian ini melakukan perancangan sistem dan pengujian sistem Load Balancing sebagai solusi mengatasi permintaan MySQL beban berat. Penelitian ini menggunakan pendekatan sistem Linux Virtual Server sebagai Load Balancer. Penjadwalan pembagian beban menggunakan  algoritma round robin.  Linux Virtual Server juga dirancang sebagai antarmuka MySQL Cluster. Sistem Load Balancing yang dibentuk dibandingkan unjuk kerjanya dengan sistem MySQL tunggal. Hasil pengujian menunjukan Linux Virtual Server mampu menjadi antarmuka MySQL Cluster dan mengatasi kemungkinan kegagalan satu titik. Pengujian unjuk kerja menunjukan Linux Virtual Server memiliki waktu tanggap lebih besar daripada sistem MySQL tunggal. Pengujian unjuk kerja menunjukan Linux Virtual Server mampu menangani beban berat karena permintaan multiuser. Kata Kunci : MySQL, Load Balancing, Linux Virtual Server  Abstract Database request will increase drastically as seasonal needs or popularity of an information application. High request on the same time will make single MySQL server experience overload then system failure. This research perform system design and system testing of  Load Balancing system as a solution to overcome MySQL heavy request. This research use Linux Virtual Server system aproach as Load Balancer. Load Balancing scheduling use round robin algorithm. Linux Virtual Server also designed to become interface for MySQL Cluster. Load Balancing system performance will be compared with single MySQL system. The the tests result show Linux Virtual Server capable of being MySQL Cluster interface and overcome the probability of single point of failure. Performance test shows Linux Virtual Server has higher response time than the single MySQL system’s. Performance test shows Linux Virtual Server capable to handle heavy load from multiuser request.  Keywords : MySQL, Load Balancing, Linux Virtual Server
DESAIN DAN SIMULASI SISTEM PLTS DENGAN MAXIMUM POWER POINT TRACKING METODE PERTURB AND OBSERVE DI SMA NEGERI 4 SEMARANG MENGGUNAKAN MATLAB SIMULINK Muhammad Ridho; Bambang Winardi; Budi Setiyono
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 9, NO. 4, DESEMBER 2020
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/transient.v9i4.511-517

Abstract

SMA Negeri 4 Semarang memiliki lahan kosong dan area parkir yang terbuka dan belum teroptimalkan dengan baik. Dengan intensitas radiasi matahari yang cukup tinggi tiap harinya, SMA Negeri 4 Semarang yang terletak di Jl. Karang Rejo, Semarang, Jawa Tengah ini dapat memanfaatkan lahan kosong dan sarana parkir sepeda motornya menjadi siteplan PLTS yang cukup besar. Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) merupakan salah satu pembangkit listrik yang menggunakan sumber energi terbarukan yang dapat menjadi salah satu alternatif atau pengganti sumber energi yang tidak terbarukan. Panel surya atau Fotovoltaik (PV) dapat mengkonversi radiasi matahari menjadi energi listrik. Selain dapat menghasilkan energi listrik, photovoltaic memiliki kelebihan lainnya, yaitu tidak menghasilkan pencemaran lingkungan (tidak menimbulkan emisi), dan tidak menimbulkan kebisingan, walaupun secara efisiensi masih perlu pertimbangan lebih jauh. MPPT merupakan sebuah metode pelecakan daya yang bekerja dengan melacak titik daya keluaran tertinggi dari sistem PV. Sistem kendali MPPT akan mengatur produksi dan penyimpanan daya sistem PV memanfaatkan DC-DC boost converter. Boost Converter dikendalikan oleh sinyal Pulse Width Modulation (PWM) yang berasal dari duty cycle hasil operasi algoritme MPPT.  Adapun penelitian tugas akhir ini bertujuan untuk melakukan perancangan dan simulasi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dengan menggunakan MPPT metode Perturb&Observe untuk memaksimalkan serta mengoptimalkan daya keluaran dari PV dengan menggunakan software Simulink Matlab 2016b.
PERANCANGAN SUMBER TEGANGAN DC SEBAGAI SUPLAI FLYBACK DRIVER DENGAN MENGGUNAKAN MODUL TRIAC DIMMER DAN PENYEARAH GELOMBANG PENUH SATU FASA TAK TERKONTROL BERBASIS WIRELESS UNTUK DIAPLIKASIKAN PADA JENDELA PERANGKAP Arifuddin Jatmika; Abdul Syakur; Hadha Afrisal
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 9, NO. 4, DESEMBER 2020
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/transient.v9i4.589-596

Abstract

Penyearah merupakan rangkaian yang digunakan sebagai konversi tegangan arus AC menjadi tegangan arus searah. Dari segi pengendaliannya, penyearah terbagi menjadi penyearah terkontrol dan tak terkontrol. Pengaturan tegangan masukannya melalui modul TRIAC dimmer sebagai pengganti variac. Seiring dengan perkembangan elektronika daya, pengaturan tegangan dapat dilakukan dengan suatu peralatan elektronika daya. Penggunaan peralatan elektronika daya yang lebih murah dan praktis dapat menggantikan penggunaan variac yang lebih mahal. Pada penelitian ini akan dijelaskan mengenai pengaturan tegangan AC – AC terkontrol menggunakan TRIAC BTA-41600B yang terintregasi pada modul TRIAC dimmer. Setelah tergangan dapat divariasi, lalu tegangan AC satu fasa disearahkan menggunakan penyearah gelombang penuh menggunakan dioda bridge MB3510W, kapasitor 330µF  dan 470µF difungsikan sebagai filter untuk mengurangi ripple pada tegangan keluaran sumber arus searah. Prinsip kerja dari rangkaian filter ini berdasarkan pengisian dan pengosongan muatan. Semakin kecil tegangan riak, maka tegangan searah yang dihasilkan semakin rata. Sehingga mampu untuk menjadi sumber tegangan flyback driver yang memerlukan sinyal yang bagus atau mendekati sinyal DC murni. Kemudian tegangan DC tersebut dikontrol menggunakan rele yang diatur melalui Perangkat android yang terhubung dengan modul Bluetooth dan Arduino. Pengujian menggunakan variasi tegangan masukan dan tegangan keluaran, Jarak Kontrol sistem Wireless Bluetooth serta pengaruh dari tegangan masukan terhadap tegangan keluaran Flyback.
PENERAPAN METODE CONVOLUTIONAL NEURAL NETWORK (CNN) DAN LONG SHORT TERM MEMORY (LSTM) UNTUK PENGENALAN AKTIVITAS MANUSIA PADA CCTV DI AREA TAMBAK UDANG Muhammad Aghassi Zulfikar; Maman Somantri; Sudjadi Sudjadi
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 10, NO. 1, MARET 2021
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/transient.v10i1.98-105

Abstract

Udang vaname merupakan komoditas perikanan yang prospek dan profitnya yang sangat menjanjikan. Udang Vaname mulai masuk ke Indonesia pada tahun 2001. Menurut data dari GOAL 2019, nilai produksi udang vaname di Indonesia mencapai angka 400.000 ton per tahunnya dan luas tambak udang vaname di Indonesia sekitar 26.000 ha. Namun dari luasnya tambak yang ada di Indonesia ada potensi dimana tenaga manusia sulit untuk mengontrol kondisi tambak terutama pada saat malam hari tiba. Terkadang kejahatan yang dilakukan manusia tak dapat dihindari contoh saja seperti pencurian udang disaat masa panen hampir tiba. Penggunaan sistem kamera CCTV (Closed-Circuit Television) dapat menjadi alternatif sistem untuk membantu memantau kondisi pada area tertentu. Namun, pengunaan CCTV masih berfungsi sebagai sistem pemantauan pasif saja yang datanya hanya berupa video yang dapat di rekam ulang saja nantinya. Dengan perkembangan teknologi saat ini sebuah objek seperti manusia dapat dikenali dan di track menggunakan program pengenalan objek  serta tracking yang ditanamkan pada sebuah server dan diberi masukan menggunakan hasil video CCTV. Sebelum melakukan proses pengenalan aktivitas, sistem terlebih dahulu melakukan proses deteksi dan tracking manusia setelah itu hasil dari deteksi di proses menggunakan metode CNN dan LSTM. Hasil keluaran dari pengenalan aktivitas berupa label kelas pada objek yang ter-track.

Page 80 of 107 | Total Record : 1063


Filter by Year

2012 2024


Filter By Issues
All Issue TRANSIENT, VOL. 13, NO.3, SEPTEMBER 2024 TRANSIENT, VOL. 13, NO.2, JUNI 2024 TRANSIENT, VOL. 13, NO.1, MARET 2024 TRANSIENT, VOL. 12, NO. 4, DESEMBER 2023 TRANSIENT, VOL. 12, NO. 3, SEPTEMBER 2023 TRANSIENT, VOL. 12, NO. 2, JUNI 2023 TRANSIENT, VOL. 12, NO.1, MARET 2023 TRANSIENT, VOL. 11, NO. 4, DESEMBER 2022 TRANSIENT, VOL. 11, NO. 3, SEPTEMBER 2022 TRANSIENT, VOL. 11, NO. 2, JUNI 2022 TRANSIENT, VOL. 11, NO. 1, MARET 2022 TRANSIENT, VOL. 10, NO. 3, SEPTEMBER 2021 TRANSIENT, VOL. 10, NO. 4, DESEMBER 2021 TRANSIENT, VOL. 10, NO. 2, JUNI 2021 TRANSIENT, VOL. 10, NO. 1, MARET 2021 TRANSIENT, VOL. 9, NO. 4, DESEMBER 2020 TRANSIENT, VOL. 9, NO. 3, SEPTEMBER 2020 TRANSIENT, VOL. 9, NO. 2, JUNI 2020 TRANSIENT, VOL. 9, NO. 1, MARET 2020 TRANSIENT, VOL. 8, NO. 4, DESEMBER 2019 TRANSIENT, VOL. 8, NO. 3, SEPTEMBER 2019 TRANSIENT, VOL. 8, NO. 2, JUNI 2019 TRANSIENT, VOL. 8, NO. 1, MARET 2019 TRANSIENT, VOL. 7, NO. 4, DESEMBER 2018 TRANSIENT, VOL. 7, NO. 3, SEPTEMBER 2018 TRANSIENT, VOL. 7, NO. 2, JUNI 2018 TRANSIENT, VOL. 7, NO. 1, MARET 2018 TRANSIENT, VOL. 6, NO. 4, DESEMBER 2017 TRANSIENT, VOL. 6, NO. 3, SEPTEMBER 2017 TRANSIENT, VOL. 6, NO. 2, JUNI 2017 TRANSIENT, VOL. 6, NO. 1, MARET 2017 TRANSIENT, VOL. 5, NO. 4, DESEMBER 2016 TRANSIENT, VOL. 5, NO. 3, SEPTEMBER 2016 TRANSIENT, VOL. 5, NO. 2, JUNI 2016 TRANSIENT, VOL. 5, NO. 1, MARET 2016 TRANSIENT, VOL. 4, NO. 4, DESEMBER 2015 TRANSIENT, VOL. 4, NO. 3, SEPTEMBER 2015 TRANSIENT, VOL. 4, NO. 2, JUNI 2015 TRANSIENT, VOL. 4, NO. 1, MARET 2015 TRANSIENT, VOL. 3, NO. 4, DESEMBER 2014 TRANSIENT, VOL. 3, NO. 3, SEPTEMBER 2014 TRANSIENT, VOL. 3, NO. 2, JUNI 2014 TRANSIENT, VOL. 3, NO. 1, MARET 2014 TRANSIENT, VOL. 2, NO. 4, DESEMBER 2013 TRANSIENT, VOL. 2, NO. 3, SEPTEMBER 2013 TRANSIENT, VOL. 2, NO. 2, JUNI 2013 TRANSIENT, VOL. 2, NO. 1, MARET 2013 TRANSIENT, VOL. 1, NO. 4, DESEMBER 2012 TRANSIENT, VOL. 1, NO. 3, SEPTEMBER 2012 More Issue