cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Journal of International Relations Studies
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Journal of International Relations seeks original manuscripts that provide theoretically informed empirical analyses of issues in international relations, as well as original theoretical or conceptual analyses. The journal represents no particular school or approach, nor is it restricted to any particular methodology. Instead, it seeks to foster an awareness of methodological and epistemological questions in the study of International Relations, and to reflect research and developments of a conceptual, normative and empirical nature in all the major sub-areas of the field.
Arjuna Subject : -
Articles 645 Documents
DIPLOMASI INDONESIA PADA PARIWISATA HALAL MELALUI KERJA SAMA INDONESIA-MALAYSIA-THAILAND GROWTH TRIANGLE (IMT-GT) Muhammad Riandani
Journal of International Relations Diponegoro Vol 9, No 2 (2024)
Publisher : International Relations, Faculty of Social and Political Sciences, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jirud.v9i2.39418

Abstract

Indonesia dewasa ini sedang melakukan pengembangan industri pariwisata halal. pengembangan ini didasari oleh potensi pariwisata halal yang menjanjikan secara faktor ekonomi. Dalam mengembangkan pariwisata halal, Indonesia melakukan kerjasama dengan Malaysia dan Thailand dalam Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle. Tujuan kerjasama ini adalah untuk meningkatkan perekonomian masyarakat daerah perbatasan, membangun konektivitas ketiga negara dan mengembangkan industri pariwisata dan halal bersama. melalui IMT-GT, kerjasama yang dilakukan bersifat saling melengkapi atau komplementaritas ekonomi yang didasari oleh komitmen bersama dan koordinasi kebijakan. Tujuan riset ini adalah untuk mendeskripsikan bagaimana upaya diplomasi yang dilakukan Indonesia untuk mengembangkan pariwisata halal dalam forum kerjasama IMT-GT (Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle). Riset ini menggunakan konsep regionalisme, diplomasi, dan growth triangle. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif analitik. Pengumpulan data dilakukan melalui Teknik riset secara daring melalui internet, studi Pustaka, dan observasi. Hasil riset menunjukkan bahwa pengembangan industri pariwisata halal Indonesia dilakukan melalui akselerasi pembangunan infrastruktur untuk menopang aktivitas pariwisata, serta meningkatkan kapasitas halal melalui pertukaran ahli, informasi, dan efektivitas sertifikasi. Indonesia dalam melakukan pengembangan pariwisata halal melakukan upaya diplomasi dalam IMT-GT melalui track-one diplomacy dimana aktor pemerintah berperan lebih dominan dalam melakukan upaya diplomasi dan menentukan kebijakan.
Dilema Anarki: Strategi Intervensi Tidak Langsung NATO dalam Konflik Rusia-Ukraina Annisa Khaira; Keisya Imani Murad; Suyani Marth; Fatoumata Sonko
Journal of International Relations Diponegoro Vol 11, No 1: (June 2026)
Publisher : International Relations, Faculty of Social and Political Sciences, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jirud.v11i1.58952

Abstract

Penelitian ini membahas dinamika konflik Rusia–Ukraina dalam kaitannya dengan ekspansi NATO serta implikasinya terhadap arsitektur keamanan internasional pasca-2022. Kajian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif-analitis dengan 1 memanfaatkan data sekunder yang berasal dari jurnal ilmiah, dokumen resmi NATO, laporan lembaga internasional, serta berbagai literatur strategis dan hubungan internasional. Penelitian ini dianalisis menggunakan teori Neorealisme Struktural Kenneth Waltz, konsep security dilemma Robert Jervis, dan teori deterrence strategy dari Thomas Schelling serta Bernard Brodie. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekspansi NATO ke kawasan Eropa Timur dipersepsikan Rusia sebagai ancaman strategis terhadap keamanan nasional dan keseimbangan kekuatan regional. Kondisi tersebut memunculkan security dilemma antara Rusia dan NATO yang kemudian mendorong eskalasi konflik di Ukraina. Di sisi lain, NATO menerapkan strategi intervensi tidak langsung melalui bantuan militer, intelijen, dan logistik kepada Ukraina guna memperkuat deterrence tanpa terlibat dalam konfrontasi langsung dengan Rusia. Sebagai respons, Rusia mengembangkan doktrin militer modern yang menekankan perang hibrida, strategi anti-access/area denial (A2/AD), modernisasi militer, serta penggunaan ancaman nuklir sebagai instrumen penangkalan. Penelitian ini juga menemukan bahwa perang Rusia-Ukraina telah menyebabkan perubahan besar dalam tatanan keamanan internasional, termasuk remilitarisasi Eropa, perluasan NATO, dan munculnya polarisasi geopolitik baru antara blok Barat dan kekuatan revisionis seperti Rusia dan Tiongkok. Dengan demikian, konflik Rusia-Ukraina mencerminkan kembalinya kompetisi kekuatan besar dalam sistem internasional yang anarkis dan semakin kompleks.
Peran Greenpeace Dalam Mengatasi Kebakaran Hutan dan Lahan di Kalimantan Barat Tahun 2022-2023 Milleno Matahari Fakhriy Ramdhana
Journal of International Relations Diponegoro Vol 11, No 1: (June 2026)
Publisher : International Relations, Faculty of Social and Political Sciences, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jirud.v11i1.52719

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengangkat peran Greenpeace terhadap adanya fenomena kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di Kalimantan Barat pada periode tahun 2022 hingga 2023. Pada periode tersebut fenomena karhutla yang terjadi mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Banyak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat merupakan masalah lingkungan yang kompleks dengan dampak signifikan. Greenpeace, sebagai salah satu organisasi lingkungan internasional, memiliki peran penting dalam mengatasi karhutla melalui advokasi, kampanye, dan kerjasama dengan berbagai pihak. Penelitian ini menggunakan teori peran organisasi dan konsep aktivisme lingkungan transnasional. Dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif penulis menjelaskan fenomena yang dibahas menggunakan bantuan twori dan konsep yang sesuai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Greenpeace memiliki peran seperti mengirimkan relawan Tim Cegah Api ke wilayah karhutla, kampanye untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya karhutla, advokasi hukum pemerintah dan perusahaan, serta pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan dan edukasi.
DIGITAL NEXUS OF POWER: ANALISIS GEOPOLITIK EKONOMI ATAS PERAN JALUR SUTRA DIGITAL (DSR) DALAM MEMBENTUK KEDAULATAN DATA PAKISTAN DI BAWAH KORIDOR EKONOMI TIONGKOK-PAKISTAN (CPEC). Ilmi Ulil Ridhani
Journal of International Relations Diponegoro Vol 9, No 2 (2024)
Publisher : International Relations, Faculty of Social and Political Sciences, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jirud.v9i2.54460

Abstract

Persaingan kekuatan global abad ke-21 semakin didefinisikan oleh kontrol atas infrastruktur dan arus data digital. Dalam konteks ini, Tiongkok meluncurkan Jalur Sutra Digital (DSR) sebagai komponen integral dari Inisiatif Sabuk dan Jalan (BRI), yang secara fundamental mengubah lanskap geopolitik teknologi di negara-negara mitra. Artikel ini secara spesifik menganalisis bagaimana implementasi DSR di Pakistan, melalui kerangka Koridor Ekonomi Tiongkok-Pakistan (CPEC), berfungsi sebagai instrumen geopolitik ekonomi yang memengaruhi otonomi dan kedaulatan data nasional Pakistan. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus, penelitian ini meninjau investasi Tiongkok dalam jaringan kabel serat optik, infrastruktur 5G, dan proyek kota pintar (smart city) di Pakistan. Ditemukan bahwa sementara DSR menawarkan peluang ekonomi dan konektivitas yang signifikan, ia secara bersamaan menciptakan ketergantungan teknologi (technological dependency) yang mendalam. Ketergantungan ini berpotensi mengekspos data strategis Pakistan kepada kontrol eksternal, sehingga menimbulkan tantangan serius terhadap kedaulatan datanya. Artikel ini menyimpulkan bahwa melalui DSR, Tiongkok berhasil mengintegrasikan Pakistan ke dalam lingkup pengaruh teknologinya, sebuah langkah yang menantang tatanan liberal dan memerlukan respons kebijakan yang hati-hati dari Islamabad.
Strategi Komunikasi Massa Aksi dalam Mendorong Tuntutan Pemakzulan Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol : Analisis Dinamika Sosio – Politik dan Retorika Publik Aldi Adi Pratama; Agung Dharma Yuda Adi Ramadhan
Journal of International Relations Diponegoro Vol 9, No 1 (2024)
Publisher : International Relations, Faculty of Social and Political Sciences, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jirud.v1i1.49184

Abstract

Korea Selatan  berhasil membangun demokrasi yang stabil sejak akhir 1980, dengan tetap mempertahankan nilai Asia, pasca Tragedi Gwangju telah mengakhiri pelaksanaan pemerintahan militer ditandai dengan reformasi bidang politik dan pemilihan eksekutif yakni presiden secara demokratis oleh rakyat 3 Desember 2024, Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol mengumumkan darurat militer, dan langkah ini memicu protes luas dan kritik dari berbagai kalangan bentuk bagian dari partisipasi aktif masyarakat, dalam mengemukakan pendapat, terutama pengawasan kebijakan eksekutif. Riset ini bertujuan untuk menganalisis bentuk strategi komunikasi yang digunakan demonstran. Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan berfokus pada analisis yang terkandung dalam komunikasi verbal atau non-verbal dalam berbagai bentuk media, seperti teks, gambar, video, atau audio. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa pemakzulan Presiden Korea Selatan menjadi isu besar yang mencerminkan dinamika politik yang intens dan perhatian publik yang luas. Dominasi sentimen negatif dan partisipasi aktif masyarakat menandakan adanya polarisasi yang signifikan dalam opini publik. Media sosial berperan penting dalam menyebarkan informasi dan diskusi, sementara media tradisional menjaga kredibilitas isu ini. Strategi komunikasi yang transparan dan inklusif diperlukan untuk mengelola sentimen publik dan mencegah eskalasi ketegangan sosial.