cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalempati@live.undip.ac.id
Editorial Address
Jl. Prof Soedarto SH Tembalang Semarang Indonesia
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal EMPATI
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : 2337375X     EISSN : 28291859     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal EMPATI is a scientific publication media that will be published six times a year in February, April, June, August, October, and December. Jurnal EMPATI is a scientific publication that accommodates scientific articles and empirical studies in Clinical Psychology, Developmental Psychology, Industrial & Organizational Psychology, Educational Psychology, Social Psychology, Psychometry, Experimental Psychology, and Applied Psychology.
Arjuna Subject : -
Articles 1,454 Documents
HUBUNGAN ANTARA SELF-DISCLOSURE DENGAN PENYESUAIAN DIRI PADA MAHASISWA PRODI D3 KEPERAWATAN POLTEKKES SEMARANG Anisa Kusumaningtyas; Amalia Rahmandani
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 4, Tahun 2023 (Agustus 2023)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/empati.2023.28298

Abstract

Penyesuaian diri adalah kemampuan seorang dalam menghadapi situasi atau perubahan kondisi, seperti transisi ke lingkungan perkuliahan dan sistem pembelajaran teori-praktik. Self-disclosure adalah sebuah komunikasi dimana seseorang mengungkapkan informasi mengenai dirinya dan biasanya bersifat tersembunyi. Setiap mahasiswa akan mengalami masa transisi ke lingkungan baru, termasuk mahasiswa keperawatan. Masa transisi ini akan mendorong mahasiswa keperawatan untuk beradaptasi dengan suasana baru dan kurikulum baru. Pengungkapan diri akan membantu mahasiswa keperawatan untuk berkomunikasi mengenai kesulitan yang dialami dalam menyesuaikan diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self-disclosure dengan penyesuaian diri pada mahasiswa Prodi D3 Keperawatan Poltekkes Semarang. Subjek penelitian ini adalah 132 mahasiswa keperawatan diperoleh menggunakan teknik cluster random sampling. Alat ukur yang digunakan adalah Skala Self-Disclosure (24 aitem, α = 0,872) dan Skala Penyesuaian Diri (41 aitem, α = 0,930). Analisis data menggunakan Spearman’s Rho menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara self-disclosure dengan penyesuaian diri pada subjek penelitian ini (rxy = 0,678; p = 0,000). Hasil ini menunjukkan bahwa semakin tinggi self-disclosure, maka semakin baik penyesuaian diri yang dimiliki mahasiswa. Sebaliknya, semakin rendah self-disclosure, maka semakin buruk juga penyesuaian diri yang dimiliki mahasiswa.
HUBUNGAN ANTARA KESEPIAN DENGAN KECEMASAN JAUH DARI SMARTPHONE PADA SISWA KELAS XI SMAN 1 TEGAL Ellda Salwa Firdauz; Erin Ratna Kustanti
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 4, Tahun 2023 (Agustus 2023)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/empati.2023.28338

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kesepian dengan kecemasan jauh dari smartphone pada siswa kelas XI di SMA Negeri 1 Tegal. Kecemasan jauh dari smartphone adalah perasaan tidak menyenangkan dan kekhawatiran yang ditandai dengan munculnya respon negatif dari aspek kognitif, afektif, perilaku, dan fisiologis ketika berjauhan atau tidak terhubung dengan smartphone. Kesepian merupakan perasaan yang tidak menyenangkan yang dialami oleh individu karena minimnya hubungan sosial yang ada serta tidak tercapainya harapan untuk memiliki hubungan yang akrab dan bermakna dengan orang lain. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 336 orang siswa kelas XI SMA Negeri 1 Tegal, dengan sampel sebanyak 178 orang siswa yang diambil melalui teknik cluster random sampling. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah Skala Kesepian (49 aitem, α = 0,958) dan Skala Kecemasan Jauh dari Smartphone (51 aitem, α = 0,949). Analisis data dilakukan dengan analisis Spearman’s Rho menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara kesepian dengan kecemasan jauh dari smartphone pada siswa kelas XI SMA Negeri 1 Tegal (rxy = 0,392 dan p = 0,000). Hubungan yang positif memiliki makna bahwa semakin tinggi kesepian maka semakin tinggi pula kecemasan jauh dari smartphone. 
EFEKTIVITAS PROGRAM INTERVENSI REGULASI DIRI SECARA DARING PADA SISWA UNDERACHIEVER Amalia Fauziah
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 4, Tahun 2023 (Agustus 2023)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/empati.2023.36976

Abstract

Masalah ketidakhadiran dan demotivasi pada siswa SMA menjadi fenomena yang sering kali muncul pada pembelajaran jarak jauh (PJJ) di masa pandemi ini. Hal tersebut bisa indikasi masalah yang lebih besar terutama bagi anak-anak memiliki potensi di atas performansi belajar yang ditunjukkan (underachievement). Sebab utama bisa disebabkan oleh regulasi diri yang bermasalah yang dikombinasikan dengan kondisi belajar daring yang memperparah masalah tersebut. Tujuan penlitian ini adalah untuk meningkatkan regulasi diri siswa pada pembelajaran jarak jauh (PJJ). Penelitian menggunakan single case intervention yang dilakukan dalam 5 sesi dengan masing-masing sesi selama 30-40 menit. Partisipan adalah anak laki-laki berusia 15-tahun-10-bulan yang berada di kelas 11 SMA. Teknik intervensi menggunakan pendekatan experiential learning cyle dari Kolb dan dilakukan secara daring. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang tidak signifikan namun rata-rata jawaban meningkat 1 poin dan total peningkatan sebanyak 18 poin dari 18 item soal.
“KETIKA BERJAUHAN ADALAH SEBUAH PILIHAN” STUDI FENOMENOLOGI PENGALAMAN ISTRI YANG BERKERJA MENJALANI PERNIKAHAN JARAK JAUH (LONG DISTANCE MARRIAGE) Rihab Said Aqil. S
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 5, Tahun 2023 (Oktober 2023)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/empati.2023.37772

Abstract

Istri yang menjalani pernikahan jarak jauh memikul beban dan tanggung jawab lebih berat dibandingkan istri yang hidup seatap dengan pasangannya. Berbagai tantangan dihadapi istri seperti mengurus pekerjaan rumah, mengasuh anak-anak dan berkerja. Penelitian bertujuan menjelaskan pengalaman istri yang menjalani pernikahan jarak jauh dengan pendekatan kualitatif fenomenologi kemudian dianalisis menggunakan interpretative phenomenological analysis (IPA). Pengambilan data dengan wawancara semi terstruktur melibatkan dua orang responden perempuan. Menjalani pernikahan jarak jauh dijalani karena adanya kesepakatan kedua pasangan serta faktor tuntutan kerja. Tantangan yang dialami berupa tekanan dari keluarga, merasa sedih, kesepian hingga kebutuhan biologis yang kurang terpenuhi. Terhadap pengasuhan anak, partisipan seringkali terbebani dan membutuhkan kehadiran suami. Beberapa strategi menghadapi tantangan pernikahan jarak jauh dengan mencari hiburan seperti olahraga, shopping, berkumpul bersama teman hingga menghubungi pasangan, luasnya akses menemukan hiburan tidak luput dari kondisi ekonomi yang mapan dan faktor tempat tinggal di Kota Besar. Kedua partisipan memaknai pernikahan jarak jauh sebagai kehendak dari tuhan, merasa bersyukur karena terhindar dari konflik hingga memaknai kondisi saat ini sebagai cara untuk memupuk cinta dan rindu antar pasangan.
HUBUNGAN ANTARA KEPRIBADIAN BIG FIVE DENGAN ORGANIZATIONAL CITIZENSHIP BEHAVIOR PADA PEGAWAI NEGERI SIPIL DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KOTA SEMARANG Jihan Zata Amani; Endah Mujiasih
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 6, Tahun 2023 (Desember 2023)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/empati.2023.28306

Abstract

Organisasi dapat berjalan dengan efektif apabila didukung dengan sumber daya manusia yang baik. Instansi yang bekerja melakukan pelayanan kepada masyarakat harus memberikan kualitas pelayanan prima agar dihasilkan kepuasan dari masyarakat. Suatu cara untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat yaitu dengan menerapkan organizational citizenship behavior di lingkungan organisasi atau instansi. Adanya kepribadian yang dimiliki oleh individu dapat memprediksi akan munculnya organizational citizenship behavior di tempat kerja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya hubungan antara kepribadian big five dengan organizational citizenship behavior pada Pegawai Negeri Sipil Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Semarang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif. Populasi dalam peneltian ini adalah sejumlah 94 pegawai dan sampel penelitian yang digunakan adalah 60. Teknik pengambilan data yang digunakan adalah convenience sampling. Instrumen yang digunakan dalam pengambilan data adalah Skala Kepribadian Big Five (35 aitem valid dengan α= 0,925) dan Skala Organizational Citizenship Behavior (32 aitem valid dengan α= 0,924). Hasil penelitian berdasarkan uji korelasi Spearman’s Rho dihasilkan bahwa adanya hubungan antara kepribadian big five dengan organizational citizenship behavior pada Pegawai Negeri Sipil Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Semarang (rxy= 0,655, p=0,000). Berdasarkan kelima dimensi kepribadian big five, dimensi kepribadian extraversion (rxy= 0,385, p=0,003), agreeableness (rxy= 0,746, p=0,000), conscientiousnesss (rxy= 0,481, p=0,000), dan openness to experience (rxy= 0,355, p=0,006) memiliki hubungan yang signifikan dengan organizational citizenship behavior. Sedangkan pada dimensi neuroticism (rxy= 0,084, p=0,526) tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan organizational citizenship behavior.
BEBAS KEKERASAN, HIDUP MENGIKATKU MENJADI HARMONIS: STUDI INTERPRETATIVE PHENOMENOLOGICAL ANALYSIS PENGALAMAN PADA REMAJA YANG PERNAH MENGALAMI KEKERASAN DALAM KELUARGA Julian Putri Alhidaya; Shinta Ayu Wulandari; Nuzul Khaira; Reza Anugrah; Tesa Anggraini; Intan Denata
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 6, Tahun 2023 (Desember 2023)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/empati.2023.39308

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengalaman pada remaja yang pernah mengalami kekerasan. Metodologi dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif fenomenologis yang mengambil fokus fenomena pada remaja yang mengalami kekerasan dalam keluarga. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini adalah 3 remaja perempuan dengan rentang usia 15 hingga 20 tahun. Purposive Random Sampling merupakan teknik yang dipilih untuk pengambilan sampel dalam penelitian ini, dengan kriteria-kriteria subjek yang telah ditentukan oleh peneliti. Interpretative Phenomenological Analysis (IPA) dipilih peneliti sebagai teknik analisa data karena data diambil melalui catatan lapangan (field note) dan hasil wawancara dengan partisipan berdasarkan persepsi partisipan dalam memaknai pengalaman atau peristiwa dalam hidupnya. Wawancara yang dipilih peneliti dalam pengumpulan adalah wawancara semi terstruktur. Hasil analisis data menunjukkan lima tema berkaitan dengan pengalaman kekerasan pada ketiga subjek. Tema terkait dengan kekerasan dan dampaknya, cara bertahan, pemulihan, relasi sosial dan pandangan diri. Kekerasan yang didapatkan berupa fisik, verbal serta campuran antara verbal dan fisik. Hal tersebut memberikan dampak yang signifikan kepada ketiga subjek berupa perasaan cemas, takut saat menjalin hubungan dengan laki-laki, hilangnya kepercayaan, serta terganggunya relasi sosial. Terdapat satu tema yang hanya muncul pada satu subjek terkait cara pemulihan dengan menyakiti diri sendiri disebabkan mendapatkan kekerasan verbal berupa kata-kata dari nenek dan tantenya sehingga memicu tindakan self harm.
PENGALAMAN MENJADI PRESIDEN MAHASISWA STUDI KUALITATIF FENOMENOLOGI PADA PRESIDEN MAHASISWA PERGURUAN TINGGI NEGERI DI JAWA TENGAH Bayu Aji Kurniawan; Yohanis Franz La Kahija
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 1, Tahun 2024 (Februari 2024)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/empati.2024.27708

Abstract

Presiden Mahasiswa merupakan sebutan bagi pemimpin Badan Eksekutif Mahasiswa. Penelitian ini adalah penelitian fenomenologis yang bertujuan untuk memahami pengalaman menjadi presiden mahasiswa. Pemilihan partisipan dilakukan dengan teknik purposive sampling dengan kriteria pernah menjabat sebagai presiden mahasiswa periode 2017-2018 di perguruan tinggi negeri Jawa Tengah dan bersedia menjadi partisipan penelitian. Penelitian ini menggunakan wawancara semi terstruktur untuk memperoleh data dan Interpretative Phenomenological Analysis digunakan untuk analisis data. Penelitian ini menghasilkan dua tema induk, yaitu (1) Keputusan menjadi presiden mahasiswa yang terdiri dari aktualisasi nilai diri, pandangan tentang prestasi, motivasi menjadi presiden mahasiswa, dan arti presiden mahasiswa, (2) Konsekuensi menjadi presiden mahasiswa yang terdiri dari dinamika relasi sosial, dinamika pencalonan, dinamika pengelolaan organisasi, dan dinamika gerakan mahasiswa. Terdapat dua tema khusus yang muncul pada dua partisipan yakni, partisipan SAM dengan pencarian organisasi dan partisipan MRN dengan keikutsertaan pihak lain. Penelitian ini memberi informasi penting tentang dinamika psikologis pada presiden mahasiswa.
HUBUNGAN ANTARA POSITIVE SELF-TALK DENGAN KECEMASAN BERTANDING PADA ATLET BELADIRI PPLOP JAWA TENGAH Felix Danar Praditya Phidal Winarko; Hastaning Sakti
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 5, Tahun 2023 (Oktober 2023)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/empati.2023.29194

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara positive self-talk dan kecemasan bertanding pada atlet beladiri PPLOP Jawa Tengah. Kecemasan bertanding adalahgejala emosi negatif yang muncul karena penilaian atlet terhadap suatu pertandingan.Positive self-talk adalah perilaku verbal berkata pada diri sendiri untuk memberikan motivasi. Populasi pada penelitian ini adalah atlet beladiri PPLOP Jawa Tengah sebanyak 70 atlet dengan sampel penelitian sebesar 64. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik cluster random sampling.Alat ukur yang digunakan adalah Skala Positive Self-talk (36 aitem, α= 0,954) dam Skala Kecemasan Bertanding (21 aitem, α= 0,905). Hasil ujii hipotesis analisis regresi sederhana menunjukkan angka rxy = -0,542dengan signifikansi p= 0,000 (p<0,05).Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan negatif yang signifikan antara positive self-talk dan kecemasan bertanding. Semakin tinggi skor positive self-talkmaka semakin rendah kecemasan bertanding. 
STUDI KASUS PADA LANSIA: PERBEDAAN SOSIO EMOSIONAL LANSIA DI PANTI WREDHA DENGAN LANSIA DI RUMAH Rizki Nur Anisa; Annisa Krismalia Putri; Vina Vitaloka Tri Pamungkas; Yuli Putri Hasanah; Siti Hikmah
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 1, Tahun 2024 (Februari 2024)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/empati.2024.39421

Abstract

Lansia di rumah, lansia di panti werdha, sosial, emosi. Penelitian ini berfokus pada aspek sosial lansia yang tinggal di Panti Wredha dan tinggal di rumah, aspek emosional lansia yang tinggal di Panti Wredha dan tinggal di rumah, serta bagaimana perbedaan aspek sosial emosional antara lansia yang tinggal di Panti Wredha dengan lansia yang tinggal di rumah. Adapun tujuannya adalah menguraikan aspek sosial pada lansia yang tinggal di Panti Wredha dan tinggal di rumah, menguraikan aspek emosional pada lansia yang tinggal di Panti Wredha dan lansia yang tinggal di rumah, dan menguraikan perbedaan sosio emosional antar keduanya. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode penelitian kualitatif dengan wawancara dan observasi terhadap subjek.Subjek dalam penelitian ini berjumlah 4 orang dengan rincian 2 lansia yang tinggal di panti werdha dan 2 lansia yang tinggal di rumah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa lansia yang tinggal di panti werdha cenderung kurang berinteraksi dengan orang sekitar dan tidak membagikan perasaannya kepada orang lain, sedangkan lansia yang tinggal di rumah cenderung berinteraksi secara intens dengan orang-orang disekitarnya dan mampu membagikan perasaannya kepada orang serta mampu mengontrol emosi. dengan baik
HUBUNGAN LEADER-MEMBER EXCHANGE (LMX) DENGAN KEPUASAN KERJA PADA PERAWAT RSUD DR. H. SLAMET MARTODIRDJO PAMEKASAN Yanuarisca NC Pratiwi; Muhammad Zulfa Alfaruqy
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 5, Tahun 2023 (Oktober 2023)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/empati.2023.39070

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan antara kualitas Leader-Member Exchange (LMX) dengan kepuasan kerja pada perawat RSUD dr. H. Slamet Martodirdjo Pamekasan. Populasi penelitian yaitu perawat dengan masa kerja minimal satu tahun dan tidak menduduki jabatan sebagai kepala ruangan sejumlah 260 perawat. Teknik sampling yang dipakai dalam penelitian adalah accidental sampling dengan mempertimbangkan tabel Isaac dan Michael sehingga ditentukan bahwa sampel penelitian berjumlah 149 perawat. Alat ukur yang digunakan yaitu dua buah skala psikologi, yakni skala LMX (26 aitem, α = 0,925) dan skala kepuasan kerja (27 aitem, α = 0,892). Data dianalisis menggunakan teknik analisa statistik nonparametrik Kendall’s tau_b dengan bantuan aplikasi SPSS versi 25.0. Hasil pengujian hubungan kedua variabel menunjukkan bahwa terdapat hubungan dengan korelasi positif yang signifikan (τxy = 0,352, p < 0,05). Artinya, semakin tinggi kualitas LMX yang terjalin antara perawat dengan kepala ruangan maka akan semakin tinggi pula tingkat kepuasan kerja yang dirasakan perawat. Penelitian ini berimplikasi pada urgensi penataan manajemen SDM rumah sakit dalam upaya meningkatkan kualitas LMX yang akan meningkatkan motivasi kerja pada perawat sehingga perawat memiliki kepuasan kerja yang tinggi.

Filter by Year

2012 2026


Filter By Issues
All Issue Jurnal Empati: Volume 15, Nomor 01, Tahun 2026 (Februari 2026) Jurnal Empati: Volume 14, Nomor 6, Tahun 2025 (Desember 2025) Jurnal Empati: Volume 14, Nomor 5, Tahun 2025 (Oktober 2025) Jurnal Empati: Volume 14, Nomor 4, Tahun 2025 (Agustus 2025) Jurnal Empati: Volume 14, Nomor 3, Tahun 2025 (Juni 2025) Jurnal Empati: Volume 14, Nomor 2, Tahun 2025 (April 2025) Jurnal Empati: Volume 14, Nomor 1, Tahun 2025 (Februari 2025) Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 6, Tahun 2024 (Desember2024) Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 5, Tahun 2024 (Oktober 2024) Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 4, Tahun 2024 (Agustus 2024) Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 3, Tahun 2024 (Juni 2024) Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 2, Tahun 2024 (April 2024) Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 1, Tahun 2024 (Februari 2024) Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 6, Tahun 2023 (Desember 2023) Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 5, Tahun 2023 (Oktober 2023) Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 4, Tahun 2023 (Agustus 2023) Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 3, Tahun 2023 (Juni 2023) Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 2, Tahun 2023 (April 2023) Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 1, Tahun 2023 (Februari 2023) Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 6, Tahun 2022 (Desember 2022) Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 5, Tahun 2022 (Oktober 2022) Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 4, Tahun 2022 (Agustus 2022) Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 3, Tahun 2022 (Juni 2022) Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 2, Tahun 2022 (April 2022) Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 1, Tahun 2022 (Februari 2022) Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 5, Tahun 2021 (Oktober 2021) Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 6, Tahun 2021 (Desember 2021) Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 4, Tahun 2021 (Agustus 2021) Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 3, Tahun 2021 (Juni 2021) Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 2, Tahun 2021 (April 2021) Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 1, Tahun 2021 (Februari 2021) Jurnal Empati, Volume 10, Nomor 06, Desember 2021 Jurnal Empati, Volume 10, Nomor 05, Oktober 2021 Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 6, Tahun 2020 (Desember 2020) Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 5, Tahun 2020 (Oktober 2020) Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 4, Tahun 2020 (Agustus 2020) Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 3, Tahun 2020 (Juni 2020) Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 2, Tahun 2020 (April 2020) Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 1, Tahun 2020 (Februari 2020) Jurnal Empati: Volume 8, Nomor 4, Tahun 2019 (Oktober 2019) Jurnal Empati: Volume 8, Nomor 3, Tahun 2019 (Agustus 2019) Jurnal Empati, Volume 9, Nomor 1, Februari 2020 Jurnal Empati: Volume 8, Nomor 2, Tahun 2019 (April 2019) Jurnal Empati: Volume 8, Nomor 1, Tahun 2019 (Januari 2019) Jurnal Empati, Volume 8, Nomor 3, Agustus 2019 Jurnal Empati, Volume 8, Nomor 2, April 2019 Jurnal Empati, Volume 8, Nomor 1, Januari 2019 Jurnal Empati: Volume 7, Nomor 4, Tahun 2018 (Oktober 2018) Jurnal Empati: Volume 7, Nomor 3, Tahun 2018 (Agustus 2018) Jurnal Empati: Volume 7, Nomor 2, Tahun 2018 (April 2018) Jurnal Empati: Volume 7, Nomor 1, Tahun 2018 (Januari 2018) Jurnal Empati, Volume 7, Nomor 4, Oktober 2018 Jurnal Empati Volume 7, Nomor 3, Agustus 2018 Jurnal Empati Volume 7, Nomor 2, April 2018 Vol 6, No 4 (2017): Oktober 2017 Jurnal Empati: Volume 6, Nomor 4, Tahun 2017 (Oktober 2017) Jurnal Empati: Volume 6, Nomor 3, Tahun 2017 (Juli 2017) Jurnal Empati: Volume 6, Nomor 2, Tahun 2017 (April 2017) Jurnal Empati: Volume 6, Nomor 1, Tahun 2017 (Januari 2017) Jurnal Empati: Volume 5, Nomor 4, Tahun 2016 (Oktober 2016) Jurnal Empati: Volume 5, Nomor 3, Tahun 2016 (Agustus 2016) Jurnal Empati: Volume 5, Nomor 2, Tahun 2016 (April 2016) Jurnal Empati: Volume 5, Nomor 1, Tahun 2016 (Januari 2016) Vol 4, No 4 (2015): Oktober 2015 Jurnal Empati: Volume 4, Nomor 4, Tahun 2015 (Oktober 2015) Jurnal Empati: Volume 4, Nomor 3, Tahun 2015 (Agustus 2015) Jurnal Empati: Volume 4, Nomor 2, Tahun 2015 (April 2015) Jurnal Empati: Volume 4, Nomor 1, Tahun 2015 (Januari 2015) Vol 4, No 1 (2015): Januari 2015 Jurnal Empati: Volume 3, Nomor 4, Tahun 2014 (Oktober 2014) Vol 3, No 4 (2014): Oktober 2014 Jurnal Empati: Volume 3, Nomor 3, Tahun 2014 (Agustus 2014) Vol 3, No 3 (2014): Agustus 2014 Jurnal Empati: Volume 3, Nomor 2, Tahun 2014 (April 2014) Jurnal Empati: Volume 3, Nomor 1, Tahun 2014 (Januari 2014) Vol 3, No 2 (2014): Empati Fak. Psikologi Vol 3, No 1 (2014): Empati Fak. Psikologi Jurnal Empati: Volume 2, Nomor 4 Tahun 2013 (Oktober 2013) Jurnal Empati: Volume 2, Nomor 3, Tahun 2013 (Agustus 2013) Jurnal Empati: Volume 2, Nomor 2, Tahun 2013 (April 2013) Vol 2, No 4 (2013): Empati Fak. Psikologi Vol 2, No 3 (2013): Empati Fak. Psikologi Jurnal Empati: Volume 1, Nomor 1, Tahun 2012 (Oktober 2012) More Issue