cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalempati@live.undip.ac.id
Editorial Address
Jl. Prof Soedarto SH Tembalang Semarang Indonesia
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal EMPATI
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : 2337375X     EISSN : 28291859     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal EMPATI is a scientific publication media that will be published six times a year in February, April, June, August, October, and December. Jurnal EMPATI is a scientific publication that accommodates scientific articles and empirical studies in Clinical Psychology, Developmental Psychology, Industrial & Organizational Psychology, Educational Psychology, Social Psychology, Psychometry, Experimental Psychology, and Applied Psychology.
Arjuna Subject : -
Articles 1,454 Documents
STUDI INTERPRETATIVE PHENOMENOLOGICAL ANALYSIS: PENGALAMAN BIDAN DESA DI PUSKESMAS CISIMEUT DI WILAYAH BADUY Herlin Kencana Giri; Anggun Resdasari Prasetyo
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 2, Tahun 2023 (April 2023)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/empati.2023.26393

Abstract

 Bidan desa didefinisikan sebagai tenaga kesehatan yang paling dekat dengan masyarakat, serta diharapkan paling mengetahui kesehatan ibu hamil, ibu bersalin dan bayi di desa. Dalam hal ini seorang bidan desa memiliki tanggung jawab untuk mampu menangani permasalahan yang berkaitan dengan tugasnya sebagai bidan serta mampu menanggulangi stres kerja yang mungkin timbul di kemudian hari. Orang Kanékés atau orang Baduy adalah suatu kelompok masyarakat adat Sunda di wilayah Kabupaten Lebak, Banten. Di dalam masyarakat dari sisi kebudayaan ada dua sistem pelayanan kesehatan, yaitu sistem budaya pelayanan kesehatan modern dan sistem budaya pelayanan kesehatan tradisional. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengalaman kerja bidan desa di Puskesmas Cisimeut di wilayah Baduy. Subjek dalam penelitian ini adalah bidan desa di Puskesmas Cisimeut, kabupaten Lebak, Banten. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan wawancara dengan metode analisis menggunakan interpretative phenomenological analysis. Dalam penelitian ini ditemukan empat tema induk yakni, (1) pengaruh yang dirasakan selama berprofesi sebagai bidan desa, (2) tantangan dalam menjalani profesi bidan, dan (3) faktor pendukung dalam menjalankan profesi bidan. 
PENGALAMAN MENGASUH ANAK PASANGAN TUNANETRA: INTERPRETATIVE PHENOMENOLOGICAL ANALYSIS Nisfa Fauzia Khairani; Yohanis Franz La Kahija
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 3, Tahun 2023 (Juni 2023)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/empati.2023.28299

Abstract

Tunanetra adalah salah satu jenis disabilitas dengan angka yang cukup mendominasi di Indonesia menurut Susenas 2012, yakni sebesar 1.780.200 jiwa dari total 6.008.661 jiwa penyandang disabilitas. Pernikahan penyandang tunanetra belum banyak diteliti, termasuk individu tunanetra yang secara fisik membutuhkan kemampuan beradaptasi yang lebih besar dalam kehidupan berkeluarga. Penelitian ini bertujuan untuk memahami lebih dalam pengasuhan anak pada pasangan tunanetra. Pemilihan partisipan dilakukan dengan sampling purposif, adapun kriterianya yaitu pasangan tunanetra yang menikah dan memiliki anak kandung berusia minimal enam tahun yang diasuhnya sejak lahir. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologis. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara semi-terstruktur dan metode analisis data yang dipilih adalah Interpretative Phenomenological Analysis (IPA). Ditemukan delapan tema superordinat, yakni (1) Proses penantian anak, (2) Usaha perawatan anak, (3) Kebutuhan akan bantuan pengasuhan, (4) Pendampingan belajar, (5) Pengenalan lingkungan sekitar, (6) Pemeliharaan komunikasi keluarga, (7) Penegakan disiplin, dan (8) Penanaman nilai hidup. Hasil penelitian ini dapat digunakan untuk memahami bahwa di samping keterbatasan yang dimiliki, individu tunanetra dapat menjalankan tugas dan peran pengasuhannya sebagai orangtua tanpa suatu hambatan berarti dengan menekankan kepada pembentukan karakter anak.
HUBUNGAN KECERDASAN EMOSIONAL DAN ADAPTABILITAS KARIER PADA SISWA KELAS XII SMA SANTA URSULA JAKARTA Cornelia Tasya Paradita; Dian Ratna Sawitri
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 3, Tahun 2023 (Juni 2023)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/empati.2023.28330

Abstract

Adaptabilitas karier merupakan kesiapan dan kemampuan yang dimiliki oleh seorang individu dalam memilih, menentukan, menghadapi, serta mengatasi tantangan dalam masa depannya, baik yang dapat diduga ataupun tidak terduga. Kecerdasan emosional merupakan kemampuan individu untuk mengenali dan memahami diri sendiri serta orang lain sehingga dapat menyesuaikan diri dengan lingkungannya. Siswa SMA kelas XII sedang berada berada pada tahap perkembangan karier eksplorasi dan merupakan populasi yang akan menghadapi transisi dari jenjang pendidikan menuju karier dunia kerja, sehingga diharapkan mampu untuk beradaptasi, baik di lingkungan pendidikan yang lebih tinggi maupun di lingkungan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kecerdasan emosional dan adaptabilitas karier pada siswa kelas XII SMA Santa Ursula Jakarta. Populasi dalam penelitian ini sejumlah 213 siswa kelas XII dengan sampel sebanyak 144 siswa, yang diambil dengan cluster random sampling. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Skala Kecerdasan Emosional (24 aitem, ) dan Skala Adaptabilitas Karier (23 aitem, ). Teknik analisis data menggunakan analisis Spearman’s Rank dan menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara kecerdasan emosional dan adaptabilitas karier (rxy = 0,354,  p  = 0,000). Artinya, semakin tinggi kecerdasan emosional, maka semakin tinggi adaptabilitas karier, dan sebaliknya semakin rendah kecerdasan emosional, maka semakin rendah pula adaptabilitas karier.
MENAKAR PEMAAFAN PADA PENYINTAS CYBERBULLYING Imam Setyawan
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 3, Tahun 2023 (Juni 2023)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/empati.2023.39379

Abstract

The purpose of this study is to see an overview of cyberbullying survivors' forgiveness in post-pandemic life. This research uses a quantitative descriptive approach. The research subjects were obtained through a purposive sampling technique, with characteristics, students who are cyberbullying survivors, with an age range of 18-21 years. Screening is carried out with a cyberbullying questionnaire containing questions related to self-identity, types of cyberbullying (based on Willard's theory namely, flaming, harassment, denigration, impersonation, outing & trickery, exclusion, and cyberstalking), repeated experiences of cyberbullying, and perpetrators of cyberbullying, to ensure that the subject is truly are truly survivors of one or more types of cyberbullying. The research subjects were 109 students who were obtained from the screening results and statements of willingness. Data collection uses a scale of forgiveness (25 items, α =   .931). Data analysis was performed using the Statistical Packages for Social Sciences (SPSS) version 26.0 program. The results showed that the subject's forgiveness was in the medium category, with a total of 62 people (57%), and the empirical mean was 58.16, within the medium category range (50 – 75). These results indicate that the forgiveness of cyberbullying survivors is not optimal, there are still 32 people (29%), in the low category. This condition occurs because most of the subjects are dealing with more than one type of cyberbullying, as well as the anonymity factor of the perpetrators of cyberbullying, most of whom come from strangers. No significant differences were found between male and female survivors' forgiveness.
HUBUNGAN ANTARA REGULASI EMOSI DENGAN STRES PENGASUHAN PADA IBU DENGAN ANAK DISABILITAS INTELEKTUAL DI KABUPATEN BLORA Aprilia Kusuma Putri; Diana Rusmawati; Endah Kumala Dewi
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 3, Tahun 2023 (Juni 2023)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/empati.2023.39363

Abstract

Stres pengasuhan merupakan suatu ketegangan dan kecemasan akibat ketidakmampuan orangtua dalam mengasuh anak, sehingga akan mempengaruhi proses pengasuhan. Kemampuan mengelola emosi negatif ketika mengalami stres pengasuhan dapat membantu proses pengasuhan anak berjalan dengan baik. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui hubungan antara regulasi emosi dengan stres pengasuhan pada ibu dengan anak disabilitas intelektual di Kabupaten Blora. Sampel pada penelitian sebanyak 49 orangtua yang memiliki anak disabilitas intelektual. Sampel diambil dengan menggunakan metode purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan dua skala Likert, yaitu skala regulasi emosi (16 aitem; α=0,838 ) dan skala stres pengasuhan (14 aitem; α=0,872). Hasil analisis data regresi linier sederhana menunjukkan bahwa adanya hubungan negatif antara variabel regulasi emosi dengan stres pengasuhan orangtua anak disabilitas intelektual di Kabupaten Blora (rxy = -0,438; p=0,002). Semakin tinggi nilai regulasi emosi, maka akan semakin rendah stres pengasuhan dan sebaliknya, semakin rendah nilai regulasi emosi, maka nilai stres pengasuhan akan semakin rendah.
INTERPRETATIVE PHENOMENOLOGICAL ANALYSIS PADA PENGALAMAN BEKERJA SEBAGAI CAREGIVER ADIYUSWA DI PANTI WREDHA (X) Stella Giovanni Purba; Yohanis Franz La Kahija
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 4, Tahun 2023 (Agustus 2023)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/empati.2023.28301

Abstract

Caregiver adiyuswa  merupakan jenis caregiver yang masuk ke dalam kategori pekerja sosial. Pekerja sosial adalah seseorang yang dibayar dalam suatu kemampuan profesional untuk mengadakan tugas konseling maupun perencanaan perawatan dan perlindungan sosial. Dalam hal ini, caregiver adiyuswa bertugas untuk merawat dan melayani para adiyuswa yang tinggal di Panti Wredha. Penelitian ini adalah penelitian fenomenologis yang bertujuan untuk memahami pengalaman bekerja sebagai caregiver adiyuswa. Pemilihan partisipan dilakukan dengan teknik purposive sampling. Penelitian ini menggunakan wawancara semi terstruktur untuk memperoleh data dan menggunakan Interpretative Phenomenological Analysis untuk menganalisis data. Ditemukan delapan tema superordinat, yakni (1) Keputusan bekerja sebagai caregiver, (2) Usaha untuk bertahan dalam pekerjaan, (3) Penerimaan akan kondisi pekerjaan, (4) Responsivitas dalam mengasuh, (5) Skill pengasuhan yang berkembang, (6) Keberhasilan dalam pekerjaan sebagai caregiver, (7) Pekerjaan yang membebani, (8) Kesulitan awal bekerja. Hasil penelitian ini dapat digunakan untuk memahami pengalaman sebagai caregiver adiyuswa dan memberi informasi penting tentang dinamika psikologis pada caregiver adiyuswa.
PENGEMBANGAN PANDUAN OBSERVASI KETERAMPILAN STIMULASI LITERASI Dinda Pematasari Harahap
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 4, Tahun 2023 (Agustus 2023)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/empati.2023.37580

Abstract

Masih minimnya penelitian tentang perkembangan literasi pada anak usia dini membuat peneliti tertarik mengembangkan panduan dalam melakukan observasi keterampilan stimulasi literasi. Metode yang digunakan dalam pengembangan panduan observasi keterampilan stimulasi literasi adalah melalui uji validitas dan uji reliabilitas terhadap panduan observasi yang disusun peneliti. Peneliti melakukan uji validitas isi dengan menyebarkan panduan kepada 20 expert judgment untuk memberikan penilaian. Hasil uji validitas isi dianalisis dengan metode Aiken’s dan menunjukkan bahwa koefisien Aiken’s V pada indikator keperilakuan dalam panduan observasi orang tua dalam memberikan stimulasi literasi bergerak dari angka 0,812 sampai dengan 0,962 yang yang dapat dikatakan valid. Sebelum dilakukan uji reliabilitas, terlebih dahulu dilakukan uji keterbacaan panduan observasi kepada lima orang observer. Uji reliabilitas panduan observasi dilakukan menggunakan teknik inter-rater reliability. Hasil analisis uji reliabilitas menunjukkan bahwa koefisien inter-rater reliability untuk masing-masing observer adalah 0,937. Hasil tersebut menunjukkan bahwa koefisien inter-rater reliability tergolong dalam kategori sangat baik. Berdasarkan hasil uji validitas dan reliabilitas yang dilakukan terhadap panduan observasi keterampilan stimulasi literasi maka dapat disimpulkan bahwa panduan observasi keterampilan stimulasi literasi sudah dapat digunakan karena melampaui standar uji validitas dan reliabilitas dengan baik.
HUBUNGAN ANTARA PERSON-ORGANIZATION FIT DAN KETERIKATAN KERJA PADA KARYAWAN MILENIAL BPJS KETENAGAKERJAAN PUSAT Natasha Regita Wardani; Dian Ratna Sawitri
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 4, Tahun 2023 (Agustus 2023)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/empati.2023.27466

Abstract

Keterikatan kerja karyawan perlu diperhatikan oleh setiap organisasi, terutama karyawan milenial yang identik dengan tingkat turnover tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara person-organization fit dan keterikatan kerja pada karyawan milenial BPJS Ketenagakerjaan Pusat. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 265 karyawan milenial. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah convenience sampling sejumlah 155 karyawan milenial. Alat ukur yang digunakan adalah Skala Person-Organization Fit (26 aitem; α = 0,931) dan Skala Keterikatan Kerja (31 aitem; α = 0,929). Analisis Rank Spearman menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara person-organization fit dan keterikatan kerja pada karyawan milenial BPJS Ketenagakerjaan Pusat (rxy = 0,699; p =0,000). Berdasarkan hasil tersebut, hipotesis peneliti dapat diterima dengan penjelasan bahwa semakin tinggi P-O Fit, maka semakin tinggi keterikatan kerja dan begitupun sebaliknya.
HUBUNGAN ANTARA HARDINESS DENGAN EFIKASI DIRI AKADEMIK PADA MAHASISWA RANTAU DARI PULAU SUMATERA DI UNIVERSITAS DIPONEGORO Fanindiya Indriadi Rasyid; Diana Rusmawati
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 4, Tahun 2023 (Agustus 2023)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/empati.2023.28676

Abstract

Efikasi diri akademik merupakan keyakinan individu atas kemampuannya dalam menyelesaikan tuntutan akademik yang sulit, sehingga dapat mencapai tujuan akademik. Hardiness akademik merupakan kemampuan yang dimiliki individu dalam menyelesaikan tuntutan yang sulit yang mencakup komitemen, kontrol, dan tantangan, sehingga individu dapat mencapai tujuan akademik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara hardiness akademik dengan efikasi diri akademik pada mahasiswa rantau dari Pulau Sumatera di Universitas Diponegoro. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 258 yang tergabung dalam organisasi daerah IKAMMI, IKMR, dan PARADIPO dengan subjek penelitian berjumlah 86 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan ialah teknik incidental cluster sampling. Alat ukur yang digunakan ialah Skala Hardiness Akademik (23 item; α = 0,904) dan Skala Efikasi Diri Akademik (29 item; α = 0,924). Berdasarkan hasil analisis regresi sederhana yang dilakukan, ditemukan bahwa terdapat hubungan positif antara hardiness akademik dengan efikasi diri akademik pada mahasiswa rantau (rxy= 0,817; p = 0,000). Hardiness akademik memberikan sumbangan efektif terhadap efikasi diri akademik sebesar 66,7%. Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi hardiness akademik yang dimiliki mahasiswa rantau maka semakin tinggi pula efikasi diri akademiknya. Begitupun sebaliknya, semakin rendah hardiness akademik yang dimiliki mahasiswa rantau maka semakin rendah pula efikasi diri akademiknya.
PERSEPSI GENERASI Z TERHADAP KOMUNIKASI PUBLIK DI MASA PANDEMI COVID-19 Aura Tsania La Biba; Diory Singgya Zefanya; Daffa Rifaldy; Muhammad Zulfa Alfaruqy
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 4, Tahun 2023 (Agustus 2023)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/empati.2023.38739

Abstract

Pandemi COVID-19 mengubah perilaku dan kebiasaan masyarakat, termasuk generasi Z. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui persepsi generasi Z terhadap komunikasi publik pemerintah. Penelitian eksploratif dilakukan dengan pendekatan indigenous psychology. Penelitian melibatkan 259 subjek generasi Z yang berstatus sebagai mahasiswa dan berusia kurang dari 23 tahun. Data kuesioner open-ended dianalisis menggunakan analisis konten. Penelitian menemukan bahwa subjek percaya informasi terkait COVID-19 dengan pertimbangan kelogisan informasi (50,44%), kredibilitas komunikator (38,64%), dan sentuhan emosional (10,91%). Subjek mempersepsi Satgas COVID-19 dan IDI sebagai komunikator terpercaya. Temuan berimplikasi pada urgensi komunikasi publik yang mampu meningkatkan motivasi intrinsik generasi Z guna terciptanya kepatuhan terhadap protokol kesehatan.

Filter by Year

2012 2026


Filter By Issues
All Issue Jurnal Empati: Volume 15, Nomor 01, Tahun 2026 (Februari 2026) Jurnal Empati: Volume 14, Nomor 6, Tahun 2025 (Desember 2025) Jurnal Empati: Volume 14, Nomor 5, Tahun 2025 (Oktober 2025) Jurnal Empati: Volume 14, Nomor 4, Tahun 2025 (Agustus 2025) Jurnal Empati: Volume 14, Nomor 3, Tahun 2025 (Juni 2025) Jurnal Empati: Volume 14, Nomor 2, Tahun 2025 (April 2025) Jurnal Empati: Volume 14, Nomor 1, Tahun 2025 (Februari 2025) Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 6, Tahun 2024 (Desember2024) Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 5, Tahun 2024 (Oktober 2024) Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 4, Tahun 2024 (Agustus 2024) Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 3, Tahun 2024 (Juni 2024) Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 2, Tahun 2024 (April 2024) Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 1, Tahun 2024 (Februari 2024) Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 6, Tahun 2023 (Desember 2023) Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 5, Tahun 2023 (Oktober 2023) Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 4, Tahun 2023 (Agustus 2023) Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 3, Tahun 2023 (Juni 2023) Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 2, Tahun 2023 (April 2023) Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 1, Tahun 2023 (Februari 2023) Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 6, Tahun 2022 (Desember 2022) Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 5, Tahun 2022 (Oktober 2022) Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 4, Tahun 2022 (Agustus 2022) Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 3, Tahun 2022 (Juni 2022) Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 2, Tahun 2022 (April 2022) Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 1, Tahun 2022 (Februari 2022) Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 5, Tahun 2021 (Oktober 2021) Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 6, Tahun 2021 (Desember 2021) Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 4, Tahun 2021 (Agustus 2021) Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 3, Tahun 2021 (Juni 2021) Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 2, Tahun 2021 (April 2021) Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 1, Tahun 2021 (Februari 2021) Jurnal Empati, Volume 10, Nomor 06, Desember 2021 Jurnal Empati, Volume 10, Nomor 05, Oktober 2021 Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 6, Tahun 2020 (Desember 2020) Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 5, Tahun 2020 (Oktober 2020) Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 4, Tahun 2020 (Agustus 2020) Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 3, Tahun 2020 (Juni 2020) Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 2, Tahun 2020 (April 2020) Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 1, Tahun 2020 (Februari 2020) Jurnal Empati: Volume 8, Nomor 4, Tahun 2019 (Oktober 2019) Jurnal Empati: Volume 8, Nomor 3, Tahun 2019 (Agustus 2019) Jurnal Empati, Volume 9, Nomor 1, Februari 2020 Jurnal Empati: Volume 8, Nomor 2, Tahun 2019 (April 2019) Jurnal Empati: Volume 8, Nomor 1, Tahun 2019 (Januari 2019) Jurnal Empati, Volume 8, Nomor 3, Agustus 2019 Jurnal Empati, Volume 8, Nomor 2, April 2019 Jurnal Empati, Volume 8, Nomor 1, Januari 2019 Jurnal Empati: Volume 7, Nomor 4, Tahun 2018 (Oktober 2018) Jurnal Empati: Volume 7, Nomor 3, Tahun 2018 (Agustus 2018) Jurnal Empati: Volume 7, Nomor 2, Tahun 2018 (April 2018) Jurnal Empati: Volume 7, Nomor 1, Tahun 2018 (Januari 2018) Jurnal Empati, Volume 7, Nomor 4, Oktober 2018 Jurnal Empati Volume 7, Nomor 3, Agustus 2018 Jurnal Empati Volume 7, Nomor 2, April 2018 Jurnal Empati: Volume 6, Nomor 4, Tahun 2017 (Oktober 2017) Vol 6, No 4 (2017): Oktober 2017 Jurnal Empati: Volume 6, Nomor 3, Tahun 2017 (Juli 2017) Jurnal Empati: Volume 6, Nomor 2, Tahun 2017 (April 2017) Jurnal Empati: Volume 6, Nomor 1, Tahun 2017 (Januari 2017) Jurnal Empati: Volume 5, Nomor 4, Tahun 2016 (Oktober 2016) Jurnal Empati: Volume 5, Nomor 3, Tahun 2016 (Agustus 2016) Jurnal Empati: Volume 5, Nomor 2, Tahun 2016 (April 2016) Jurnal Empati: Volume 5, Nomor 1, Tahun 2016 (Januari 2016) Vol 4, No 4 (2015): Oktober 2015 Jurnal Empati: Volume 4, Nomor 4, Tahun 2015 (Oktober 2015) Jurnal Empati: Volume 4, Nomor 3, Tahun 2015 (Agustus 2015) Jurnal Empati: Volume 4, Nomor 2, Tahun 2015 (April 2015) Jurnal Empati: Volume 4, Nomor 1, Tahun 2015 (Januari 2015) Vol 4, No 1 (2015): Januari 2015 Jurnal Empati: Volume 3, Nomor 4, Tahun 2014 (Oktober 2014) Vol 3, No 4 (2014): Oktober 2014 Jurnal Empati: Volume 3, Nomor 3, Tahun 2014 (Agustus 2014) Vol 3, No 3 (2014): Agustus 2014 Jurnal Empati: Volume 3, Nomor 2, Tahun 2014 (April 2014) Jurnal Empati: Volume 3, Nomor 1, Tahun 2014 (Januari 2014) Vol 3, No 2 (2014): Empati Fak. Psikologi Vol 3, No 1 (2014): Empati Fak. Psikologi Jurnal Empati: Volume 2, Nomor 4 Tahun 2013 (Oktober 2013) Jurnal Empati: Volume 2, Nomor 3, Tahun 2013 (Agustus 2013) Jurnal Empati: Volume 2, Nomor 2, Tahun 2013 (April 2013) Vol 2, No 4 (2013): Empati Fak. Psikologi Vol 2, No 3 (2013): Empati Fak. Psikologi Jurnal Empati: Volume 1, Nomor 1, Tahun 2012 (Oktober 2012) More Issue