cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalempati@live.undip.ac.id
Editorial Address
Jl. Prof Soedarto SH Tembalang Semarang Indonesia
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal EMPATI
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : 2337375X     EISSN : 28291859     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal EMPATI is a scientific publication media that will be published six times a year in February, April, June, August, October, and December. Jurnal EMPATI is a scientific publication that accommodates scientific articles and empirical studies in Clinical Psychology, Developmental Psychology, Industrial & Organizational Psychology, Educational Psychology, Social Psychology, Psychometry, Experimental Psychology, and Applied Psychology.
Arjuna Subject : -
Articles 1,376 Documents
PENGALAMAN KEHILANGAN ANAK PADA IBU KORBAN TRAGEDI TRISAKTI 1998 (Sebuah Studi Kualitatif Fenomenologis) Afrian Saputra; Zaenal Abidin
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 5, Nomor 2, Tahun 2016 (April 2016)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (219.787 KB) | DOI: 10.14710/empati.2016.15051

Abstract

Penelitian ini didasari adanya sebuah kejadian besar di Indonesia tahun 1998, yaitu Tragedi Trisakti.Penelitian bertujuan untuk mengeksplorasi dan memahami pengalaman kehilangan anak pada ibu korban Tragedi Trisakti 1998.Peneliti menggunakan sebuah studi kualitatif dengan pendekatan fenomenologis.Teknik analisis yang digunakan adalah Interpretative Phenomenological Analysis (IPA). Teknik analisis IPA dipilih karena memiliki prosedur analisis data yang terperinci.Prosedur tersebut bertitik fokus pada eksplorasi pengalaman yang diperoleh subjek melalui kehidupan pribadi dan sosialnya. Subjek yang terlibat dalam penelitian ini berjumlah dua orang dengan karakeristik utama ibu dari korban Tragedi Trisakti yang berdomisili di Jakarta dan Tangerang Selatan.Hasil penelitian ini memiliki tiga tema induk yang sesuai dengan pertanyaan penelitian, yang terdiri dari: hubungan dengan anak; dinamika menghadapi kehilangan; dan penghayatan hidup dari ibu. Penelitian ini sampai pada kesimpulan bahwa perasaan kehilangan dipengaruhi oleh kelekatan antara ibu dengan anak dan proses kematian dari anak. Terdapat dinamika yang dilalui oleh ibu dalam menghadapi kehilangan dari saat awal merespon kematian anak hingga menerima kehilangan. Setelah proses tersebut subjek menunjukkan harapan dan perubahan yang terjadi pada diri. Harapan yang muncul diantaranya tentang penyelesaian kasus, harapan supaya kejadian serupa tidak terulang, dan harapan terkait kondisi kesehatan dan finansial subjek. Perubahan diri yang dirasakan subjek yaitu, subjek menjadi sosok yang lebih kuat serta subjek membatasi perasaan sayang dirinya kepada orang lain.
HUBUNGAN ANTARA KEBAHAGIAAN DENGAN INTENSI BERMEDIA SOSIAL PADA SISWA SMA TEUKU UMAR SEMARANG Allysa Rahmanissa; Anita Listiara
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 7, Nomor 2, Tahun 2018 (April 2018)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (342.243 KB) | DOI: 10.14710/empati.2018.21672

Abstract

Kebahagiaan adalah suatu keadaan pikiran atau perasaan yang menyenangkan dan bersifat subjektif berupa emosi positif yang ingin dicapai individu dalam hidupnya. Intensi bermedia sosial adalah keinginan individu untuk menggunakan media sosial dengan memiliki akun pada beberapa jejaring sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kebahagiaan dengan intensi bermedia sosial pada siswa SMA Teuku Umar Semarang. Total subjek yang digunakan sebanyak 152 siswa yang diperoleh dengan menggunakan teknik cluster random sampling. Metode pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan dua skala. Skala pertama yaitu Skala Intensi Bermedia Sosial (18 aitem; α = 0,833) dan Skala Kebahagiaan (22 aitem; α = 0,845). Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis non-parametrik Spearman’s Rho, yang menunjukkan nilai signifikansi sebesar p = 0,362 (p > 0,05) dan nilai koefisien korelasi sebesar rxy = 0,074. Hasil analisis menunjukkan bahwa tidak ada korelasi antara kebahagiaan dengan intensi bermedia sosial, artinya tinggi dan rendahnya intensi bermedia sosial siswa tidak secara langsung berkorelasi dengan kebahagiaan siswa. Hal tersebut terjadi kemungkinan karena ada faktor lain yang lebih dapat menjelaskan, seperti faktor kepribadian, lingkungan sosial, maupun kondisi sosio-ekonomi. 
ANTARA CINTA, BENCI, DAN AGRESI Wulan Suci Mokobombang; Achmad Mujab Masykur
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 3, Nomor 4, Tahun 2014 (Oktober 2014)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (131.832 KB) | DOI: 10.14710/empati.2014.7625

Abstract

Penelitan ini dilakukan untuk mengkaji latar belakang serta faktor yang mempengaruhi seorang perempuan, untuk terlibat sebagai peran pembantu dalam melakukan aksi tindak pembunuhan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif fenomenologi. Subjek dalam penelitian ini adalah tiga orang narapidana perempuan kasus pembunuhan dengan rentang usia 22-34 tahun, yang tengah menjalani masa tahanannya di penjara dan tidak memiliki gangguan kejiwaan. Subjek dalam penelitian ini diambil dengan teknik purposif. Data diungkap melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumen publik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kasus pembunuhan dilatarbelakangi oleh kekerasan dalam rumah tangga, asmara-cemburu, serta perselingkuhan. Sedangkan faktor yang mempengaruhi ada dua yaitu, faktor eksternal dan faktor internal. Faktor eksternal diantaranya, hubungan antar anggota keluarga, pola asuh, dan masalah ekonomi. Sementara faktor internal terkait dengan kondisi psikologis dan tipe kepribadian subjek. Kondisi psikologi subjek yang mengalami stress berkepanjangan, kesulitan mengelolah amarah, dan keterampilan penyelesaian masalah yang kurang matang. Tipe kepribadian subjek, seperti pendendam, mudah terhasut, dan introvert yang tampak dominan pada ketiga subjek.
PROBLEM EMOSI REMAJA DITINJAU DARI POLA ASUH ORANGTUA: STUDI KOMPARASI PADA SISWA SMA PARULIAN 1 MEDAN Tambunan, Yandari Ganes Theresia; Ediati, Annastasia
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 5, Nomor 2, Tahun 2016 (April 2016)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (269.922 KB) | DOI: 10.14710/empati.2016.15267

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi problem emosi pada remaja siswa SMA dan mengetahui ada atau tidaknya perbedaan problem emosi remaja ditinjau dari tipe pola asuh yang diterapkan oleh orangtua. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian adalah terdapat perbedaan problem emosi remaja ditinjau dari tipe pola asuh orangtua. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa di SMA Parulian 1 Medan, dengan jumlah subjek penelitian sebanyak 141 siswa yang diambil dari kelas X, XI, dan XII yang ditentukan dengan teknik stratified cluster random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan skala psikologi yaitu Skala Pola Asuh Orangtua dan Skala Youth Self Report versi Bahasa Indonesia. Analisis data menggunakan statistik nonparametrik dengan uji beda tes Kruskal-Wallis yang menunjukkan bahwa terdapat perbedaan externalizing problem pada remaja yang diasuh dengan pola asuh permisif (Mdnpermisif = 21) daripada remaja yang diasuh dengan pola asuh demokratis (Mdndemokratis= 17,5; p< 0,001) maupun pola asuh otoriter (Mdnotoriter= 20; p = 0,019). Sedangkan berdasarkan gender, remaja laki-laki lebih sering mengalami externalizing problem (Mlaki-laki = 23,11; Mperempuan= 19,80; p = 0,007), dan remaja perempuan lebih sering mengalami internalizing problem (Mperempuan = 22,54; Mlaki-laki = 18,54; p = 0,003).
FANATISME SUPORTER SEPAKBOLA PERSIJA JAKARTA Bayu Agung Prakoso; Achmad Mujab Masykur
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 2, Nomor 3, Tahun 2013 (Agustus 2013)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (188.983 KB) | DOI: 10.14710/empati.2013.7353

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendiskripsikan dan memahami perilaku fanatisme suporter sepakbola. Fanatisme adalah sikap penuh semangat yang berlebihan terhadap satu segi pandangan atau satu sebab. The Jakmania sebagai salah satu suporter fanatik terhadap klub Persija Jakarta memiliki sikap dan perilaku yang positif dalam mendukung klub kesayangan. Perilaku yang ditimbulkan suporter The Jakmania dengan tidak mau merugikan orang lain bahkan merugikan klub Persija sendiri. The Jakmania lebih banyak memunculkan kreatifitas dari pada anarkis.  Tetapi tidak dapat dipungkiri bahwa kreatifitas The Jakmania pun lebih menonjol daripada suporter lainnya di Indonesia berdasarkan kefanatikan mereka juga.Metode penelitian fenomenologi ini, Peneliti menggunakan 3 subjek utama. Data yang sudah terkumpul kemudian dianalisis menggunakan model analisis eksplikasi data yang menghasilkan temuan-temuan fanatisme suporter The Jakmania di lapangan. Temuan fanatisme suporter The Jakmania di lapangan banyak berbentuk positif.Dari hasil penelitian diperoleh perilaku fanatik dari ketiga subjek yang bentuknya: Subjek pertama, membentuk band “traficool” dan berperan sebagai gitaris. Subjek kedua, juga tergabung dalam band “traficool” dan berperan sebagai drummer. Sedangkan subjek ketiga, menghasilkan jersey dari desain sendiri.  Motif dari ketiga subjek semata-mata karena kecintaan subjek terhadap klub Persija Jakarta. Selain itu, peneliti berhasil mengetahui bentuk perilaku fanatik yang terbagi menjadi dua yaitu fanatik individu dan kolektif beserta proses pembentukan perilakunya. The Jak Mania memiliki kesadaran dalam segala perilakunya, sehingga saat ini adanya pembenahan secara bertahap dalam diri The Jak Mania untuk menjadikan perilaku fanatiknya memiliki dampak positif bagi dirinya, klub Persija dan masyarakat sekitar.
HUBUNGAN ANTARA STRES, KECEMASAN, DEPRESI DENGAN KECENDERUNGAN AGGRESSIVE DRIVING PADA MAHASISWA Ashari, Abdul Malik; Hartati, Sri
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 6, Nomor 1, Tahun 2017 (Januari 2017)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (227.098 KB) | DOI: 10.14710/empati.2017.15079

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara stres, kecemasan, dan depresi dengan kecenderungan aggressive driving. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro Angkatan 2016. Sampel penelitian diambil menggunakan teknik purposive sampling. Jumlah sampel adalah 73 subjek. Pengumpulan data menggunakan Skala Kecenderungan Aggressive Driving (35 aitem, α = 0,887), dan Skala Depression Anxiety Stress Scale (DASS) yang telah diadaptasi dengan subskala Stres (14 aitem, α = 0,890), subskala Kecemasan (11 aitem, α = 0,824) dan subskala Depresi (12 aitem, α = 0,796). Hasil analisis menunjukkan ada hubungan positif dan signifikan antara stres (r = 0,401; p = 0,000), kecemasan (r = 0,231; p = 0,025), dan depresi (r = 0,318; p = 0,003) dengan kecenderungan aggressive driving pada mahasiswa Fakultas Psikologi UNDIP Angkatan 2016. Secara parsial, stres memberikan sumbangan efektif 16,1%, kecemasan 5,3%, dan depresi 10,1% terhadap kecenderungan aggressive driving sedangkan secara simultan stres, kecemasan dan depresi memberikan sumbangan efektif sebesar 19,9% terhadap aggressive driving pada subjek penelitian ini. Semakin tinggi tingkat stres, kecemasan, dan depresi maka semakin tinggi kecenderungan aggressive driving dan sebaliknya, semakin rendah tingkat stres, kecemasan dan depresi maka semakin rendah kecenderungan aggressive driving.
HIDUP HANYA SEKALI, HIDUPLAH YANG BERARTI Sebuah Studi Kualitatif Pengalaman Tobat pada Mantan Preman Relawan Lembaga Sosial Nur Rokhmah Fitriani; Imam Setyawan
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 7, Nomor 2, Tahun 2018 (April 2018)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (477.196 KB) | DOI: 10.14710/empati.2018.21697

Abstract

Menjalani kehidupan dengan baik merupakan dambaan bagi setiap orang. Ada kalanya, seorang preman yang terbiasa dengan dunia kejahatan mengalami perubahan keyakinan atau niat untuk bertobat untuk mencapai ketenangan dalam hidup. Proses pertobatan tersebut tentunya tidaklah mudah mengingat individu yang terlanjur dipandang negatif oleh masyarakat. Dalam beberapa kasus ada individu yang tidak mampu melewati proses tersebut. Namun, ada pula yang sanggup menjaga konsistensi bahkan mengekspresikan kesungguhanya pada aktifitas-aktifitas sosial kemasyarakatan.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan memahami proses pertobatan yang dialami oleh mantan preman relawan lembaga sosial. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif fenomenologi dengan pendekatan Interpretative Phenomenological Analysis (IPA). Subjek penelitian berjumlah tiga orang dengan karakteristik individu yang pernah bertindak melawan hukum, telah berhenti melakukan tindakan tersebut, dan aktif dalam kegiatan sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengalaman tobat mantan preman relawan lembaga sosial mencakup dinamika pelaksanaan pertobatan. Dinamika pertobatan berkaitan dengan alasan yang mandasari timbulnya keinginan tobat, proses yang dilalui selama tobat, perkembangan spiritualitas individu pasca pertobatan, serta ekspresi pertobatan dalam bentuk perilaku. Pada penelitian ini ditemukan adanya pengaruh yang ditimbulkan dari aktifitas  sosial terhadap pertobatan. 
HUBUNGAN ANTARA PERCEIVED SUPERVISOR SUPPORT DENGAN EMPLOYEE ENGAGEMENT KARYAWAN PT. XY DI BEKASI Fairuz Rizky Utami; Endah Mujiasih
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 4, Nomor 3, Tahun 2015 (Agustus 2015)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/empati.2015.12983

Abstract

Karyawan yang tidak puas adalah resiko kehilangan bagi organisasi sehingga suatu perusahaan dituntut dalam mempertahankan karyawannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara perceived supervisor support dengan employee engagement pada karyawan PT. XY. Employee engagement adalah kondisi psikologis didalam diri karyawan yang diwujudkan dalam bentuk perilaku karyawan dengan mengekspresikan energi dirinya secara fisik, kognitif dan afektif. Perceived supervisor  support adalah  penilaian karyawan terhadap kontribusi supervisor dalam terhadap kesejahteraan mereka sebagai utusan dalam organisasi. Jumlah penelitian sebanyak 97 karyawan yang diperoleh melalui propotional sampling. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala employee engagement, (32 aitem, α = 0,938) dan skala perceived supervisor support (37 aitem, α = 0,946). Analisis regresi sederhana menunjukkan adanya hubungan positif antara perceived supervisor support dengan employee engagement karyawan di PT. XY Bekasi (r = 0,690; p < 0,000). Semakin positif perceived supervisor support maka semakin tinggi employee engagement. Perceived supervisor support memberikan sumbangan efektif sebesar 47,7% terhadap employee engagement sedangkan 52,3% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak diukur dalam penelitian ini.
HUBUNGAN ANTARA REGULASI EMOSI DENGAN RESOLUSI KONFLIK PADA KARYAWAN P.T PERTAMINA REFINERY UNIT IV CILACAP Nur Faqih Ragil Nugroho; Frieda NRH
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 5, Nomor 3, Tahun 2016 (Agustus 2016)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (303.821 KB) | DOI: 10.14710/empati.2016.15397

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara regulasi emosi dengan resolusi konflik pada karyawan P.T Pertamina Unit Revinery IV Cilacap. Populasi penelitian terdiri atas 1129 karyawan P.T Pertamina Reffinery Unit IV Cilacap, dan sampel penelitian adalah 89 karyawan yang diperoleh dengan menggunakan convenience sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan dua skala psikologi yaitu skala regulasi emosi dengan 26 aitem sahih (α = .844) dan skala resolusi konflik dengan 30 aitem sahih (α =.919). Hipotesis yang diajukan adalah ada hubungan positif antara regulasi emosi dan resolusi konflik. Analisis regresi sederhana menunjukkan koefisien korelasi 0,655 (p<0,01), artinya hubungan positif antara regulasi emosi dan resolusi konflik. Sumbangan efektif regulasi emosi pada karyawan P.T Pertamina Reffinery Unit IV Cilacap terhadap resolusi konflik 65,5% dan sisanya 34,5% dijelaskan oleh faktor lain. Peneliti selanjutnya dapat mempertimbangkan faktor-faktor lain yang memengaruhi resolusi konflik.
HUBUNGAN ANTARA PERSEPSI TERHADAP GAYA KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL DENGAN WORK ENGAGEMENT PADA KARYAWAN PT. DUA KELINCI PATI Setyowati Wulandari; Harlina Nurtjahjanti; Nofiar Aldriandy Putra
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 2, Nomor 3, Tahun 2013 (Agustus 2013)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (241.339 KB) | DOI: 10.14710/empati.2013.7376

Abstract

Pada era pasar bebas perusahaan dituntut untuk meningkatkan antusias ketika bekerja, mengatasi masalah dan tantangan sekalipun berat, aktif dalam meningkatkan diri serta bersikap positif dan optimis dalam bekerja, atau yang sering disebut work engagement. Salah satu aspek karyawan yang work engagement disebakan oleh dukungan, inspirasi dan perhatian individual dari pemimpin. Pendekatan gaya kepemimpinan transformasional yang diterapkan dipersepsikan positif dapat mengindikasikan lingkungan organisasi yang kondusif, sehingga memunculkan keinginan karyawan untuk semakin produktif dengan menampilkan work engagement yang tinggi.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya hubungan antara persepsi terhadap gaya kepemimpinan transformasional dengan work engagement. Jumlah populasi penelitian ini adalah 173 karyawan, sampel penelitian 115 karyawan dengan menggunakan simple random sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan dua skala psikologi dengan model likert, yaitu skala work engagement (21 aitem, a = 0,876) dan skala persepsi terhadap gaya kepemimpinan transformasional (33 aitem, a = 0,935).Analisis data yang digunakan yaitu analisis regresi sederhana yang dibantu dengan program komputer SPSS ver.17.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif antara persepsi terhadap gaya kepemimpinan transfor-masional dengan work engagement pada karyawan PT. Dua Kelinci Pati dengan koefisien korelasi 0,586 dengan p = 0,000 (p<0,05). Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa semakin positif persepsi terhadap gaya kepemimpinan transformasional maka semakin tinggi work engagement. Persepsi terhadap gaya kepemimpinan transformasional sebesar 34,3% terhadap work engagement.

Page 24 of 138 | Total Record : 1376


Filter by Year

2012 2024


Filter By Issues
All Issue Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 6, Tahun 2024 (Desember2024) Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 5, Tahun 2024 (Oktober 2024) Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 4, Tahun 2024 (Agustus 2024) Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 3, Tahun 2024 (Juni 2024) Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 2, Tahun 2024 (April 2024) Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 1, Tahun 2024 (Februari 2024) Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 6, Tahun 2023 (Desember 2023) Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 5, Tahun 2023 (Oktober 2023) Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 4, Tahun 2023 (Agustus 2023) Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 3, Tahun 2023 (Juni 2023) Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 2, Tahun 2023 (April 2023) Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 1, Tahun 2023 (Februari 2023) Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 6, Tahun 2022 (Desember 2022) Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 5, Tahun 2022 (Oktober 2022) Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 4, Tahun 2022 (Agustus 2022) Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 3, Tahun 2022 (Juni 2022) Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 2, Tahun 2022 (April 2022) Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 1, Tahun 2022 (Februari 2022) Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 5, Tahun 2021 (Oktober 2021) Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 6, Tahun 2021 (Desember 2021) Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 4, Tahun 2021 (Agustus 2021) Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 3, Tahun 2021 (Juni 2021) Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 2, Tahun 2021 (April 2021) Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 1, Tahun 2021 (Februari 2021) Jurnal Empati, Volume 10, Nomor 06, Desember 2021 Jurnal Empati, Volume 10, Nomor 05, Oktober 2021 Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 6, Tahun 2020 (Desember 2020) Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 5, Tahun 2020 (Oktober 2020) Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 4, Tahun 2020 (Agustus 2020) Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 3, Tahun 2020 (Juni 2020) Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 2, Tahun 2020 (April 2020) Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 1, Tahun 2020 (Februari 2020) Jurnal Empati: Volume 8, Nomor 4, Tahun 2019 (Oktober 2019) Jurnal Empati: Volume 8, Nomor 3, Tahun 2019 (Agustus 2019) Jurnal Empati, Volume 9, Nomor 1, Februari 2020 Jurnal Empati: Volume 8, Nomor 2, Tahun 2019 (April 2019) Jurnal Empati: Volume 8, Nomor 1, Tahun 2019 (Januari 2019) Jurnal Empati, Volume 8, Nomor 3, Agustus 2019 Jurnal Empati, Volume 8, Nomor 2, April 2019 Jurnal Empati, Volume 8, Nomor 1, Januari 2019 Jurnal Empati: Volume 7, Nomor 4, Tahun 2018 (Oktober 2018) Jurnal Empati: Volume 7, Nomor 3, Tahun 2018 (Agustus 2018) Jurnal Empati: Volume 7, Nomor 2, Tahun 2018 (April 2018) Jurnal Empati: Volume 7, Nomor 1, Tahun 2018 (Januari 2018) Jurnal Empati, Volume 7, Nomor 4, Oktober 2018 Jurnal Empati Volume 7, Nomor 3, Agustus 2018 Jurnal Empati Volume 7, Nomor 2, April 2018 Vol 6, No 4 (2017): Oktober 2017 Jurnal Empati: Volume 6, Nomor 4, Tahun 2017 (Oktober 2017) Jurnal Empati: Volume 6, Nomor 3, Tahun 2017 (Juli 2017) Jurnal Empati: Volume 6, Nomor 2, Tahun 2017 (April 2017) Jurnal Empati: Volume 6, Nomor 1, Tahun 2017 (Januari 2017) Jurnal Empati: Volume 5, Nomor 4, Tahun 2016 (Oktober 2016) Jurnal Empati: Volume 5, Nomor 3, Tahun 2016 (Agustus 2016) Jurnal Empati: Volume 5, Nomor 2, Tahun 2016 (April 2016) Jurnal Empati: Volume 5, Nomor 1, Tahun 2016 (Januari 2016) Jurnal Empati: Volume 4, Nomor 4, Tahun 2015 (Oktober 2015) Vol 4, No 4 (2015): Oktober 2015 Jurnal Empati: Volume 4, Nomor 3, Tahun 2015 (Agustus 2015) Jurnal Empati: Volume 4, Nomor 2, Tahun 2015 (April 2015) Jurnal Empati: Volume 4, Nomor 1, Tahun 2015 (Januari 2015) Vol 4, No 1 (2015): Januari 2015 Jurnal Empati: Volume 3, Nomor 4, Tahun 2014 (Oktober 2014) Vol 3, No 4 (2014): Oktober 2014 Jurnal Empati: Volume 3, Nomor 3, Tahun 2014 (Agustus 2014) Vol 3, No 3 (2014): Agustus 2014 Jurnal Empati: Volume 3, Nomor 2, Tahun 2014 (April 2014) Jurnal Empati: Volume 3, Nomor 1, Tahun 2014 (Januari 2014) Vol 3, No 2 (2014): Empati Fak. Psikologi Vol 3, No 1 (2014): Empati Fak. Psikologi Jurnal Empati: Volume 2, Nomor 4 Tahun 2013 (Oktober 2013) Jurnal Empati: Volume 2, Nomor 3, Tahun 2013 (Agustus 2013) Jurnal Empati: Volume 2, Nomor 2, Tahun 2013 (April 2013) Vol 2, No 4 (2013): Empati Fak. Psikologi Vol 2, No 3 (2013): Empati Fak. Psikologi Jurnal Empati: Volume 1, Nomor 1, Tahun 2012 (Oktober 2012) More Issue