cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalempati@live.undip.ac.id
Editorial Address
Jl. Prof Soedarto SH Tembalang Semarang Indonesia
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal EMPATI
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : 2337375X     EISSN : 28291859     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal EMPATI is a scientific publication media that will be published six times a year in February, April, June, August, October, and December. Jurnal EMPATI is a scientific publication that accommodates scientific articles and empirical studies in Clinical Psychology, Developmental Psychology, Industrial & Organizational Psychology, Educational Psychology, Social Psychology, Psychometry, Experimental Psychology, and Applied Psychology.
Arjuna Subject : -
Articles 1,376 Documents
KESESAKAN DAN AGRESIVITAS PADA REMAJA DI KAWASAN TAMBAK LOROK SEMARANG Dhita Kartika Sari; Karyono Karyono
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 5, Nomor 1, Tahun 2016 (Januari 2016)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (219.636 KB) | DOI: 10.14710/empati.2016.14938

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kesesakan dengan agresivitas pada remaja yang tinggal di Kawasan Tambak Lorok Semarang. Populasi dalam penelitian ini adalah remaja yang tinggal di Kawasan Tambak Lorok Semarang. Pengumpulan data menggunakan dua buah skala yaitu, Skala Agresivitas (22 aitem; α=0,864) dan Skala Kesesakan (16 aitem; α=0,828). Subjek penelitian berjumlah 230 remaja yang tinggal di Kawasan Tambak Lorok Semarang yang dipilih melalui teknik simple random sampling. Hasil analisis data menggunakan teknik analisis regresi sederhana menunjukkan terdapat hubungan positif antara kesesakan dengan agresivitas pada remaja yang tinggal Kawasan Tambak Lorok Semarang (r=0,578; p=0,000). Semakin tinggi kesesakan yang dirasakan subjek maka semakin tinggi agresivitas. Kesesakan memberikan sumbangan efektif sebesar 33,4% pada agresivitas dan sisanya sebesar 66,6% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
HUBUNGAN ANTARA LEADER MEMBER EXCHANGE (LMX) DENGAN INTER FUNCTIONAL COORDINATION (IFC) PADA KARYAWAN DI PT X Gadhia Aufari; Harlina Nurtjahjanti
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 7, Nomor 1, Tahun 2018 (Januari 2018)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (347.753 KB) | DOI: 10.14710/empati.2018.20186

Abstract

Karyawan dalam perusahaan minyak dan gas bumi membutuhkan perilaku koordinasi yang tinggi dalam bekerja. Inter Functional Coordination adalah perilaku berkoordinasi yang ditunjukkan melalui information coordination, organization coordination, dan corporate culture. Interaksi positif antara atasan dan bawahan hasil dari penerapan gaya kepemimpinan Leader Member Exchange, memiliki pengaruh terhadap motivasi karyawan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara Leader Member Exchange dengan Inter Functional Coordination pada PT X. Sampel penelitian berjumlah 73 karyawan dengan pengumpulan data menggunakan dua buah skala Inter Functional Coordination (31 aitem valid, α = .918) dan Leader Member Exchange (31 aitem valid, α = .924) dengan metode proportional random sampling. Hasil penelitian menunjukkan koefisien korelasi (rxy) =.441 dengan nilai p = .000 (p < .001). Hasil tersebut menunjukkan bahwa hipotesis yang diajukan peneliti terbukti, yaitu terdapat hubungan positif yang signifikan antara variabel Leader Member Exchange dengan Inter Functional Coordination. Semakin positif Leader Member Exchange maka semakin tinggi Inter Functional Coordination. Sumbangan efektif yang diberikan pada penelitian ini sebesar 19.5% 
HUBUNGAN ANTARA MOTIVASI BERKOMPETISI DENGAN PROKRASTINASI AKADEMIK PADA SISWA SMA NEGERI 1 SALATIGA Ferry Afriyan Komara; Imam Setyawan
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 3, Nomor 4, Tahun 2014 (Oktober 2014)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (146.989 KB) | DOI: 10.14710/empati.2014.7574

Abstract

Credit Semester System give opportunity for students to finish their study faster than usual. For finish all of task greatly, the students should manage times really good to do not academic procrastination. Which one factor that influence academic procrastination is motivation. The purpose of this research is to know the relation between competing motivation with academic procrastination in students of 1 Senior High School Salatiga City which had using Credit Semester System, and how much competing motivation give effective contribution to academic procrastination. Population research is students of 1 Senior High School Salatiga who had use Credit Semester System as long as their study, numbered 451 in 17 classroom. The sampling technique is done by cluster random sampling. Collecting data on this research is using academic procrastination scale (29 item α = 0,917) and competing motivation (29 item α = 0,889). Data analysis performed by simple regression analysis, Based on analysis of data obtained is the correlation coefficient value (rxy) -0,657 with p = (p
RELASI ANAK DAN IBU PADA KELUARGA YANG BERCERAI (Studi Kualitatif Fenomenologis) Febrianita, Cintya Fitri; Desiningrum, Dinie Ratri
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 6, Nomor 1, Tahun 2017 (Januari 2017)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (109.571 KB) | DOI: 10.14710/empati.2017.15177

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami lebih dalam gambaran relasi anak dan ibu pada keluarga yang bercerai. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologis. Subjek dalam penelitian adalahanak laki-laki dengan orang tua yang mengalami perceraian berusia 20-22 tahun, dan tinggal di kota Semarang, berjumlah tiga subjek yang diperoleh melalui teknik purposive sampling. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah Deskripsi Fenomena Individual (DFI). Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, menunjukkan bahwa perceraian memberikan masing-masing dampak negatif pada ketiga subjek, seperti perasaan minder, menutup diri, kehilangan figur ayah, dan menjadi pribadi yang keras. Keberadaan ibu yang berkompeten dan adanya relation (hubungan) yang erat dengan subjek merupakan salah satu faktor yang membantu ketiga subjek untuk menyesuaikan diri dalam menghadapi perceraian orang tua, mampu bangkit dari keterpurukan, dan menjadi resilien.
Ketangguhan Istri Warga Binaan Dengan Vonis Seumur Hidup: Studi Fenomenologi Deskriptif Meilan Banurea; Dian Veronika Sakti Kaloeti
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 7, Nomor 4, Tahun 2018 (Oktober 2018)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (307.195 KB) | DOI: 10.14710/empati.2018.23449

Abstract

Pidana seumur hidup bersifat pasti karena terpidana dikenakan jangka waktu yang pasti, yaitu menjalani pidana penjara sepanjang hidupnya karena sifatnya yang pasti. Tujuan penelitian ini berfokus pada pengalaman istri yang memiliki suami warga binaan dengan vonis seumur hidup. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologis dengan metode analisis Deskriptif Fenomena Individual (DFI). Metode analisis DFI merupakan metode Eksplikasi data yang dapat membagi pengalaman subjek menjadi tiga episode yaitu episode sebelum situasi penangkapan, episode pada saat penangkapan dan episode paska ditetapkan vonis seumur hidup. Subjek dalam penelitian ini berjumlah tiga orang yang dipilih melalui metode Purposive Sampling. Hasil penelitian ini, ditemukan bahwa ketiga subjek mempertahankan suami dengan kondisi vonis seumur hidup karena adanya ikatan pernikahan. Adapun faktor-faktor ikatan pernikahan yaitu cinta, anak dan harapan setelah suaminya bebas dari tuntutan hukum. Ketiga subjek memiliki pengalaman yang berbeda terhadap hukuman suami sebagai warga binaan. Kendala yang dihadapi dalam penelitian ini adalah sulitnya menemukan subjek yang memiliki suami warga binaan dengan vonis seumur hidup, terikat dalam pernikahan dan masih berstatus suami istri, rutin melakukan kunjungan ke Lapas minimal satu kali dalam satu bulan dan bersedia menjadi subjek dalam penelitian.
STRES DAN KECENDERUNGAN PEMBELIAN IMPULSIF PADA MAHASISWA UNIVERSITAS DIPONEGORO Heni Sulistiowati; Prasetyo Budi Widodo
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 4, Nomor 4, Tahun 2015 (Oktober 2015)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (250.688 KB) | DOI: 10.14710/empati.2015.13548

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara stres dengan kecenderungan pembelian impulsif pada mahasiswa Universitas Diponegoro. Jumlah sampel sebanyak 360 mahasiswa berusia antara 17 sampai dengan 19 tahun. Penelitian ini mengguakan teknik cluster random sampling, dua fakultas dengan latar belakang ilmu eksakta dan dua fakultas dengan latar belakang ilmu sosial. Metode pengumpulan data menggunakan dua skala psikologi, yaitu Skala Stres (31 aitem) serta Skala Kecenderungan Pembelian Impulsif (24 aitem). Hasil analisis regresi sederhana menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara stres dengan kecenderungan pembelian impulsif pada mahasiswa Universitas Diponegoro (rxy = 0,281; p < 0,001). Efektifitas regresi penelitian ini sebesar 7,9%, yang berarti bahwa kecenderungan pembelian impulsif pada mahasiswa Universitas Diponegoro 7,9% dipengaruhi oleh stres, sedangkan sisanya 92,1% dijelaskan oleh faktor lain.
PENGALAMAN PENGASUHAN ANAK DOWN SYNDROME (Studi Kualitatif Fenomenologis Pada Ibu Yang Bekerja) Miftah Setyaning Rahma; Endang Sri Indrawati
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 6, Nomor 3, Tahun 2017 (Juli 2017)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (246.168 KB) | DOI: 10.14710/empati.2017.19752

Abstract

Memiliki dan mengasuh anak down syndrome merupakan suatu pengalaman unik bagi seorang ibu, terutama ibu yang melakukan peran ganda sebagai ibu bekerja (working mom). Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk meneliti pengalaman pengasuhan anak down syndrome oleh ibu yang bekerja. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologis interpretatif/Interpretative Phenomenologycal Analysis (IPA). Pemilihan subjek penelitian dilakukan secarapurposive. Subjek terdiri dari tiga orang ibu yang bekerja dan memiliki anak down syndrome yang pernah danatau sedang mengikuti terapi di YPAC Semarang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ketiga subjek dapat membagi waktu antara mengurus pekerjaan dengan mengurus rumah tangga dan mengasuh anaknya yangdown syndrome,karena adanya dukungan dari suami, keluarga, dan lingkungan sosial.Keterlibatan extended family dari keluarga ibu dalam penelitian ini sangat membantu subjek dalam menjalankan peran gandanya. Terdapat stress dalam pengasuhan yang dialami oleh ketiga subjek. Subjek kedua dan ketiga memiliki keinginan untuk berhenti bekerja dan mengasuh anaknya secara langsung di rumah. Religiusitas membuat subjek pertama memiliki harapan lebih positif terhadap masa depan anak dengan tidak lagi berfokus pada kekurangan anak, namun berupaya untuk mengembangkan kemampuan anak dari sisi religiusitasdengan berharap anak dapat menjadi hafidz Al-Qur’an.
HUBUNGAN ANTARA HARDINESS DENGAN BURNOUT PADA PERAWAT DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH (RSUD) KABUPATEN BATANG Dhaniar Indraswari; Dinie Ratri Ningrum
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 3, Nomor 1, Tahun 2014 (Januari 2014)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (200.538 KB) | DOI: 10.14710/empati.2014.7478

Abstract

Salah satu faktor yang berpengaruh terhadap tinggi-rendahnya burnout pada perawat adalah karakteristik kepribadian. Terdapat tipe-tipe kepribadian antara lain kepribadian tipe A, ekstrovert, dan salah satunya yaitu kepribadian hardiness. Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara hardiness dengan burnout pada perawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Batang. Populasi dalam penelitian ini adalah perawat di instalasi rawat inap RSUD Kabupaten Batang dengan karakteristik pegawai tetap, masa kerja minimal satu tahun, dan berusia kurang dari 40 tahun. Jumlah populasi penelitian adalah 109 perawat.Pengambilan sampel penelitian ini menggunakan teknik simple random sampling. Metode pengumpulan data menggunakan dua buah skala psikologi, yaitu skala burnout dan skala hardiness. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier sederhana. Hasil analisis data menunjukkan angka koefisien korelasi (rxy) sebesar -0,766 dengan tingkat signifikansi korelasi p = 0,000 (p < 0,05) serta persamaan regresi Y = 114,515 – 0,782X, yang berarti ada hubungan negatif dan signifikan antara hardiness dengan burnout pada perawat di RSUD Kabupaten Batang. Semakin tinggi hardiness,maka burnout semakin rendah. Sebaliknya, semakin rendah hardiness, maka semakin tinggi tingkat burnout. Hardiness memberikan sumbangan sebesar 58,7% terhadap burnout, sisanya 41,3% ditentukan oleh faktor lain.
HUBUNGAN ANTARA KEBAHAGIAAN DI TEMPAT KERJA DENGAN KEPUASAN KERJA PADA PERAWAT BAGIAN RAWAT INAP RUMAH SAKIT ISLAM SULTAN AGUNG SEMARANG Mustofa, Amastasia Candra; Prasetyo, Anggun Resdasari
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 8, Nomor 4, Tahun 2019 (Oktober 2019)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (137.224 KB) | DOI: 10.14710/empati.2019.26510

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kebahagiaan di tempat kerja dengan kepuasan kerja. Subjek penelitian adalah perawat bagian rawat inap RSI Sultan Agung Semarang. Kebahagiaan di tempat kerja adalah perasaan karyawan berupa dapat menikmati pekerjaan dan perasaan senang berada di lingkungan kerja, baik secara individu maupun kelompok yang dapat meningkatkan kinerja karyawan. Sedangkan kepuasan kerja adalah sikap mengenai pekerjaannya sendiri yang dilihat melalui berbagai aspek pada industri atau organisasi yang diperoleh melalui evaluasi kinerjanya. Sampelmenggunakan teknik Cluster Random Sampling. Jumlah sampel sebanyak 143 perawat. Pengumpulan data dengan menggunakan dua skala model Likert yaitu Skala Kebahagiaan di Tempat Kerja (52 aitem) dan Skala Kepuasan Kerja (33 aitem). Analisis data menggunakan analisis regresi sederhana menunjukkan nilai koefisien korelasi sebesar rxy=0,178 dengan nilai p= 0,033 (p<0,005). Hasil menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif antara kebahagiaan di tempat kerja dengan kepuasan kerja pada perawat bagian rawat inap RSI Sultan Agung Semarang. Kebahagiaan di tempat kerja memberikan sumbangan efektif sebesar 3,2% terhadap kepuasan kerja. Kata Kunci : kebahagiaan di tempat kerja, kepuasan kerja,  perawat bagian rawat inap
HUBUNGAN ANTARA KUALITAS KEHIDUPAN KERJA DENGAN KEPUASAN KERJA PADA PASUKAN GULKAR DI SUKU DINAS PENANGGULANGAN KEBAKARAN DAN PENYELAMATAN KOTA ADMINISTRASI JAKARTA PUSAT Lestari, Sri; Mujiasih, Endah
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 5, Nomor 3, Tahun 2016 (Agustus 2016)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (325.666 KB) | DOI: 10.14710/empati.2016.15412

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kualitas kehidupan kerja dengan kepuasan kerja pada pasukan Gulkar (Penangulangan Kebakaran) di Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Kota Administrasi Jakarta Pusat. Populasi pada penelitian ini adalah pasukan Gulkar (Penangulangan Kebakaran) di Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Kota Administrasi Jakarta Pusat. Sampel penelitian berjumlah 172 pasukan yang diambil menggunakan teknik simple random sampling. Pengumpulan data menggunakan dua buah skala psikologi yaitu Skala Kualitas Kehidupan Kerja (58 aitem valid, α= 0,954) dan Skala Kepuasan Kerja (25 aitem valid, α= 0,890). Metode analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan koefisien korelasi rxy = 0,694 dengan p = 0,000 (p < 0,01) yang berarti terdapat hubungan positif antara kualitas kehidupan kerja dengan kepuasan kerja. Semakin positif kualitas kehidupan kerja maka kepuasan kerja semakin tinggi. Variabel kualitas kehidupan kerja memberikan sumbangan efektif terhadap variabel kepuasan kerja sebesar 48,1%.

Page 26 of 138 | Total Record : 1376


Filter by Year

2012 2024


Filter By Issues
All Issue Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 6, Tahun 2024 (Desember2024) Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 5, Tahun 2024 (Oktober 2024) Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 4, Tahun 2024 (Agustus 2024) Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 3, Tahun 2024 (Juni 2024) Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 2, Tahun 2024 (April 2024) Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 1, Tahun 2024 (Februari 2024) Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 6, Tahun 2023 (Desember 2023) Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 5, Tahun 2023 (Oktober 2023) Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 4, Tahun 2023 (Agustus 2023) Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 3, Tahun 2023 (Juni 2023) Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 2, Tahun 2023 (April 2023) Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 1, Tahun 2023 (Februari 2023) Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 6, Tahun 2022 (Desember 2022) Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 5, Tahun 2022 (Oktober 2022) Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 4, Tahun 2022 (Agustus 2022) Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 3, Tahun 2022 (Juni 2022) Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 2, Tahun 2022 (April 2022) Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 1, Tahun 2022 (Februari 2022) Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 5, Tahun 2021 (Oktober 2021) Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 6, Tahun 2021 (Desember 2021) Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 4, Tahun 2021 (Agustus 2021) Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 3, Tahun 2021 (Juni 2021) Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 2, Tahun 2021 (April 2021) Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 1, Tahun 2021 (Februari 2021) Jurnal Empati, Volume 10, Nomor 06, Desember 2021 Jurnal Empati, Volume 10, Nomor 05, Oktober 2021 Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 6, Tahun 2020 (Desember 2020) Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 5, Tahun 2020 (Oktober 2020) Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 4, Tahun 2020 (Agustus 2020) Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 3, Tahun 2020 (Juni 2020) Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 2, Tahun 2020 (April 2020) Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 1, Tahun 2020 (Februari 2020) Jurnal Empati: Volume 8, Nomor 4, Tahun 2019 (Oktober 2019) Jurnal Empati: Volume 8, Nomor 3, Tahun 2019 (Agustus 2019) Jurnal Empati, Volume 9, Nomor 1, Februari 2020 Jurnal Empati: Volume 8, Nomor 2, Tahun 2019 (April 2019) Jurnal Empati: Volume 8, Nomor 1, Tahun 2019 (Januari 2019) Jurnal Empati, Volume 8, Nomor 3, Agustus 2019 Jurnal Empati, Volume 8, Nomor 2, April 2019 Jurnal Empati, Volume 8, Nomor 1, Januari 2019 Jurnal Empati: Volume 7, Nomor 4, Tahun 2018 (Oktober 2018) Jurnal Empati: Volume 7, Nomor 3, Tahun 2018 (Agustus 2018) Jurnal Empati: Volume 7, Nomor 2, Tahun 2018 (April 2018) Jurnal Empati: Volume 7, Nomor 1, Tahun 2018 (Januari 2018) Jurnal Empati, Volume 7, Nomor 4, Oktober 2018 Jurnal Empati Volume 7, Nomor 3, Agustus 2018 Jurnal Empati Volume 7, Nomor 2, April 2018 Vol 6, No 4 (2017): Oktober 2017 Jurnal Empati: Volume 6, Nomor 4, Tahun 2017 (Oktober 2017) Jurnal Empati: Volume 6, Nomor 3, Tahun 2017 (Juli 2017) Jurnal Empati: Volume 6, Nomor 2, Tahun 2017 (April 2017) Jurnal Empati: Volume 6, Nomor 1, Tahun 2017 (Januari 2017) Jurnal Empati: Volume 5, Nomor 4, Tahun 2016 (Oktober 2016) Jurnal Empati: Volume 5, Nomor 3, Tahun 2016 (Agustus 2016) Jurnal Empati: Volume 5, Nomor 2, Tahun 2016 (April 2016) Jurnal Empati: Volume 5, Nomor 1, Tahun 2016 (Januari 2016) Vol 4, No 4 (2015): Oktober 2015 Jurnal Empati: Volume 4, Nomor 4, Tahun 2015 (Oktober 2015) Jurnal Empati: Volume 4, Nomor 3, Tahun 2015 (Agustus 2015) Jurnal Empati: Volume 4, Nomor 2, Tahun 2015 (April 2015) Jurnal Empati: Volume 4, Nomor 1, Tahun 2015 (Januari 2015) Vol 4, No 1 (2015): Januari 2015 Jurnal Empati: Volume 3, Nomor 4, Tahun 2014 (Oktober 2014) Vol 3, No 4 (2014): Oktober 2014 Jurnal Empati: Volume 3, Nomor 3, Tahun 2014 (Agustus 2014) Vol 3, No 3 (2014): Agustus 2014 Jurnal Empati: Volume 3, Nomor 2, Tahun 2014 (April 2014) Jurnal Empati: Volume 3, Nomor 1, Tahun 2014 (Januari 2014) Vol 3, No 2 (2014): Empati Fak. Psikologi Vol 3, No 1 (2014): Empati Fak. Psikologi Jurnal Empati: Volume 2, Nomor 4 Tahun 2013 (Oktober 2013) Jurnal Empati: Volume 2, Nomor 3, Tahun 2013 (Agustus 2013) Jurnal Empati: Volume 2, Nomor 2, Tahun 2013 (April 2013) Vol 2, No 4 (2013): Empati Fak. Psikologi Vol 2, No 3 (2013): Empati Fak. Psikologi Jurnal Empati: Volume 1, Nomor 1, Tahun 2012 (Oktober 2012) More Issue