cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalempati@live.undip.ac.id
Editorial Address
Jl. Prof Soedarto SH Tembalang Semarang Indonesia
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal EMPATI
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : 2337375X     EISSN : 28291859     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal EMPATI is a scientific publication media that will be published six times a year in February, April, June, August, October, and December. Jurnal EMPATI is a scientific publication that accommodates scientific articles and empirical studies in Clinical Psychology, Developmental Psychology, Industrial & Organizational Psychology, Educational Psychology, Social Psychology, Psychometry, Experimental Psychology, and Applied Psychology.
Arjuna Subject : -
Articles 1,376 Documents
RELATIONSHIP BETWEEN EMOTIONAL INTELLIGENCE WITH PREMARITAL SEXUAL BEHAVIOUR ON SMA N 7 SEMARANGSTUDENTS Ilham Prayogo; Hastaning Sakti
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 2, Nomor 3, Tahun 2013 (Agustus 2013)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (114.732 KB) | DOI: 10.14710/empati.2013.5257

Abstract

Premarital sexual behavior is any behavior that is driven by sexual desire, both with the opposite sex or the same sex before marriage. Teenagers premarital sexual behavior can occur because of the attitude of teenagers who supports such behavior.Factors affecting the attitude itself one of them is emotional intelligence.This study aims to determine whether there is a relationship between emotional intelligence and attitudes toward premarital sexual behavior.The population in this study were 320 students of class XI SMA 7 Semarang.Sample was 167 students, which is obtained through cluster random sampling technique. Equipment collecting data in this study is the Scale Attitudes toward premarital sexual behavior 32 aitem (α = 0.935) and Emotional Intelligence Scale27 aitem (α = 0,849) who had been tested on 53 students of class XI SMA 7 Semarang.Simple regression analysis showed a correlation value of -0.268 and p = 0.000 (p <0.05), indicating that there is a significant relationship between emotional intelligence and attitudes toward premarital sexual behavior in high school students N 7 Semarang, that higher emotional intelligence will be followed Similarly, negative attitudes toward premarital sexual behavior and vice versa.Effective contribution of emotional intelligence to attitudes toward premarital sexual behavior is at 7.2%.These results indicate that there are other factors at 92.8% which is not revealed in this study.Distribution of the study sample showed 114 students in the category of high emotional intelligence with the empirical mean of 79.26 and the 114 students in the category of attitudes toward premarital sexual behavior is very low with the empirical mean of 54.04.
BEKERJA DENGAN HATI (Studi Kualitatif Fenomenologi pada Perawat di Rumah Sakit Umum Daerah Kelet Unit Rehabilitasi Kusta) Christiani, Vera Yunita; Masykur, Ahcmad Mujab
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 7, Nomor 4, Tahun 2018 (Oktober 2018)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (276.093 KB) | DOI: 10.14710/empati.2018.23440

Abstract

Petugas kesehatan wajib memberikan pelayanan kepada pasien yang memrlukan bantuan secara medis. Perawat adalah satu petugas kesehatan yang bertugas sebagai perantara antara pelayanan kepada pasien dan juga petugas kesehatan lainny, seperti dokter. Semua pasien dengan berbagai kelehuan penyakit berhak mendapatkan asuhan keperawatan, meskipun termasuk dalam golongan penyakit menular seperti kusta. Tujuan dari penelitian ini adalah menggambarkan pengalaman menjadi perawat di Rumah Sakit Umum Daerah Kelet Unit Rehabilitasi Kusta, dan berfokus pada dinamika kehidupan subjek dalam menjalani profesinya sebagai perawat pasien kusta. Penelitian ini mengggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi. Subjek penelitian didapatkan dengan menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan wawancara semi terstruktur. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa ketiga subjek memiliki pengalaman psikologi pada saat menjalani profesinya sebagai perawat pasien kusta, seperti: keputusan ketiga subjek memilih perawat sebagai pekerjaan yang akan dijalani, pengenalan akan penyakit kusta dan lingkungan rumah sakit tempat ketiga subjek bekerja, serta kehidupan yang saat ini subjek jalani sebagai perawat pasien kusta.Tindakan ketiga subjek dalam menolong pasien kusta dengan memberikan perhatian secara medis dan psikis merupakan bentuk tindakan prososial. Totalitas dalam melakukan pekerjaannya sebagai ucapan syukur karena pekerjaan yang telah ditakdirkan oleh Tuhan, merupakan wujud dari religiusitas yang mempengaruhi perilaku prososial.
KONSEP DIRI DAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN MENJADI SANTRI DI PONDOK MODERN ASSALAAM TEMANGGUNG Fitriana Sani; Frieda NRH
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 4, Nomor 4, Tahun 2015 (Oktober 2015)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (270.38 KB) | DOI: 10.14710/empati.2015.14314

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara konsep diri dengan pengambilan keputusan menjadi santri di Pondok Modern Assalaam Temanggung. Pengambilan keputusan merupakan proses pemilihan satu alternatif dari beberapa alternatif untuk pemecahan masalah. Pengambilan keputusan ini dapat diukur dengan menggunakan skala pengambilan keputusan yang sesuai dengan aspek-aspek pengambilan keputusan yaitu: penetapan target dan tujuan spesifik serta pengukuran hasil, identifikasi dan definisi masalah, penetapan prioritas, mempertimbangkan penyebab masalah, pengembangan solusi alternatif, evaluasi terhadap seluruh alternatif solusi, memilih solusi, implementasi dan tindak lanjut. Konsep diri adalah pandangan individu mengenai dirinya sendiri, meliputi gambaran mengenai pribadinya bersama dengan perasaan, keyakinan dan nilai yang dimilikinya. Konsep diri ini dapat diukur dengan menggunakan skala konsep diri yang sesuai dengan aspek-aspek konsep diri yaitu: self esteem, Self knowledge, Personal and social identity, Self comparison, dan Self presentation. Sampel dalam penelitian ini adalah santri Pondok Modern Assalaam yang berjumlah 87, yang diperoleh melalui teknik cluster random sampling. Alat pengumpul data dalam penelitian ini adalah Skala pengambilan keputusan (51 aitem α = 0,956) dan Skala Konsep Diri (33 aitem α = 0,966) yang telah diujicobakan terhadap 40 santri Pondok Modern Assalaam. Hasil analisis data dengan metode analisis regresi sederhana menghasilkan koefisien korelasi (rxy) sebesar 0,778 dengan p = 0,000 (p<0,05). Hasil tersebut menunjukkan arah hubungan positif antara konsep diri dengan pengambilan keputusan menjadi santri Pondok Modern Assalaam. Konsep diri memberikan sumbangan efektif sebesar 60,5% terhadap pengambilan keputusan menjadi santri Pondok Modern Assalaam.
ARTI AYAH BAGI ANAK PASCA KONVERSI AGAMA Sebuah Studi Fenomenologis dengan Pendekatan Interpretative Phenomenological Analysis (IPA Pamungkas, Gagah Putra; Abidin, Zaenal
Empati Vol 6, No 4 (2017): Oktober 2017
Publisher : Empati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (249.18 KB)

Abstract

This study aims at understanding the experiences of children who have fathers with different religion, especially on sons. The researcher found three subjects that fit into the criteria through key person. The subjects of the study were three people and are all male. The characteristics of the research include having a biological father with different religion for a minimum three years and are between 20 to 25 years old. This study used Interpretative Phenomenological Analysis (IPA) method to analyze the data gathered through interview. All the subjects have different religion from the fathers due to religion conversion. The result of this study shows the magnitude of father’s influence on son with different religion. The father’s figure as a role model has a significant influence on all of subjects’ development, although it cannot be denied that the feeling of sadness appeared in all subjects for not being able to do religious worship with the father. This study found a uniqueness in the second subject, that is problematic with the father. The problematic with the father causes the second subject feels the lack of father’s presence and confused about the father figure, so that the second subject could look down and be indifferent to the father.   
HUBUNGAN ANTARA PERCEIVED ORGANIZATIONAL SUPPORT DENGAN STRES KERJA PADA SALES PT.ASTRA INTERNATIONAL Tbk-DAIHATSU KOTA SEMARANG DAN YOGYAKARTA Ayu Dyah Atriani; Unika Prihatsanti
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 3, Nomor 2, Tahun 2014 (April 2014)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (76.256 KB) | DOI: 10.14710/empati.2014.7500

Abstract

  Stres kerja merupakan kondisi dinamik yang dialami individu di lingkungan kerjanya dalam menghadapi peluang, kendala dan tuntutan sehingga mengganggu kondisi fisiologis, dan perilaku. Perceived Organizational Support adalah penilaian dari karyawan dimana karyawan memiliki keyakinan bahwa organisasi menghargai kontribusi dari usahanya dan peduli dengan kesejahteraan karyawannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara perceived organizational support dengan stres kerja pada sales PT.Astra International Tbk- Daihatsu Kota Semarang dan Yogyakarta.Subjek penelitian penelitian ini adalah sales pada PT.Astra International Tbk- Daihatsu Kota Semarang dan Yogyakarta. Jumlah sales yang menjadi sampel penelitian ialah 59 orang. Yang diperoleh melalui teknik proportional sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala psikologi berupa skala stres kerja (25 aitem valid, α = 0,893) dan skala perceived organizational support (25 aitem valid, α = 0,884).Hasil penelitian menunjukkan angka koefisien korelasi (rxy) sebesar -0,419 dengan p = 0,000 (p<0,05) yang berarti hubungan negatif yang signifikan antara perceived organizational support terhadap stress kerja. Semakin positif perceived organizational support, maka akan semakin rendah stres kerja pada sales, begitupun sebaliknya. Variabel perceived organizational support memberikan sumbangan efektif sebesar 17,6% dan sisanya sebesar 82,4% ditentukan faktor-faktor lain yang tidak diukur dalam penelitian ini.
PENGALAMAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN PADA PANTI ASUHAN CACAT GANDA Amanda Dwi Septina; Karyono Karyono
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 5, Nomor 2, Tahun 2016 (April 2016)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (316.924 KB) | DOI: 10.14710/empati.2016.15214

Abstract

Mengasuh penyandang cacat ganda sudah tentu membutuhkan waktu, usaha, serta tenaga yang besar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengalaman yang dialami oleh subjek terkait dengan keputusannya untuk bekerja sebagai pengasuh bagi anak penyandang cacat ganda. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologis. Subjek penelitian ini adalah dua orang pengasuh panti asuhan cacat ganda yang sudah bekerja lebih dari 5 tahun. Teknik pengambilan subjek dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive serta pengambilan data dilakukan dengan menggunakan teknik wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kebersyukuran merupakan faktor utama yang memengaruhi kedua subjek untuk akhirnya mengambil keputusan mengabdikan dirinya bekerja sebagai pengasuh panti asuhan cacat ganda. Namun, subjek pertama memiliki tingkat kebersyukuran yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan subjek kedua. Hal tersebut dapat dilihat dari keikhlasannya dalam mengorbankan harta bendanya untuk anak-anak yang ia asuh. Selain kebersyukuran, keinginan untuk membuat anak penyandang cacat ganda menjadi lebih berkembang dan dapat diterima oleh masyarakat juga menjadi pertimbangan kedua subjek untuk bekerja sebagai pengasuh panti asuhan cacat ganda.
HUBUNGAN ANTARA SELF MONITORING DENGAN PENYESUAIAN SOSIAL PADA MAHASISWA RANTAU MINANG DI UNIVERSITAS DIPONEGORO Sari, Fachrunissa Wulan; Fauziah, Nailul
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 8, Nomor 1, Tahun 2019 (Januari 2019)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (262.053 KB) | DOI: 10.14710/empati.2019.23568

Abstract

Penyesuaian sosial adalah proses individu dalam memenuhi kebutuhan sosial secara efektif dan profesional sesuai dengan kemampuannya sehingga dapat menciptakan hubungan yang harmonis dengan dirinya sendiri, orang lain dan lingkungan sosialnya. Self monitoring ialah kemampuan individu dalam mengatur presentasi diri sesuai dengan yang ada di lingkungan untuk mendapatkan kesan ideal dari orang lain dan diri sendiri sehingga membuat individu berperilaku sama dengan orang sekitar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self monitoring dengan penyesuaian sosial pada mahasiswa rantau Minang di Universitas Diponegoro. Hipotesis dalam penelitian ini adalah terdapat hubungan antara self monitoring dengan penyesuaian sosial. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 150 mahasiswa, dengan sampel penelitian sebanyak 105 mahasiswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu teknik convinience sampling. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala penyesuaian sosial (22 aitem, α=0,878) dan skala self monitoring (28 aitem, α=0,917). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara self monitoring dengan penyesuaian sosial sebesar rxy=0,590 dengan p=0,000 (p<0,05). Self monitoring memberikan sumbangan efektif terhadap penyesuaian sosial sebesar 34,8%. 
KOMUNIKASI INTERPERSONAL ANTAR KARYAWAN DAN MOTIVASI KERJA PADA KARYAWAN PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk KANTOR WILAYAH SEMARANG Selsia Kartika Sari; Prasetyo Budi Widodo
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 4, Nomor 4, Tahun 2015 (Oktober 2015)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (281.321 KB) | DOI: 10.14710/empati.2015.14361

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris tentang hubungan komunikasi interpersonal antar karyawan dengan motivasi kerja pada karyawan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Kantor Wilayah Semarang. Komunikasi interpersonal antar karyawan menjadi hal yang penting karena komunikasi interpersonal berperan dalam membangun hubungan kerja. Hubungan kerja yang harmonis akan menciptakan lingkungan kerja yang kondusif bagi tumbuhnya motivasi. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif korelasional dengan sampel berjumlah 62 karyawan BNI Kantor Wilayah Semarang yang diperoleh dengan teknik cluster random sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah self report dengan Skala Motivasi Kerja (32 aitem;α= 0,917) dan Skala Komunikasi Interpersonal antar Karyawan (37 aitem; α=0,918). Data hasil penelitian diolah dengan analisis regresi sederhana menunjukkan bahwa komunikasi interpersonal antar karyawan memiliki hubungan positif dan signifikan terhadap motivasi kerja (r =0,637; p<0,001). Komunikasi interpersonal antar karyawan memberikan sumbangan efektif sebesar 40,6% pada motivasi kerja. Kondisi tersebut menggambarkan bahwa tingkat konsistensi variabel motivasi kerja sebesar 40,6% dapat diprediksi oleh variabel komunikasi interpersonal antar karyawan, sedangkan sisanya 59,4% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diukur dalam penelitian ini.
HUBUNGAN ANTARA KECERDASAN SOSIAL DENGAN ORGANIZATIONAL CITIZENSHIP BEHAVIOR PADA KARYAWAN PT. TELKOM INDONESIA REGIONAL IV JAWA TENGAH DAN DI YOGYAKARTA EKI DWI PUTRA; Harlina Nurtjahjanti
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 6, Nomor 4, Tahun 2017 (Oktober 2017)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (476.66 KB) | DOI: 10.14710/empati.2017.20034

Abstract

Keberhasilan suatu perusahaan memerlukan dukungan penuh sumber daya manusia yang ditandai dengan Organizational Citizenship Behavior (OCB). Karyawan perusahaan dapat menciptakan lingkungan pekerjaan yang kondusif dengan kecerdasan sosial sehingga dapat berperilaku OCB. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik simple random sampling, dengan jumlah sampel 107 karyawan. Alat ukur yang digunakan pada penelitian ini adalah Skala Organizational Citizenship Behavior (30 aitem, α = 0,886) dan Skala Kecerdasan Sosial (35 aitem, α =0,928). Metode analisis data yang digunakan pada penelitian ini dengan analisis regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan positif signifikan antara kecerdasan sosial dengan Organizational Citizenship Behavior pada karyawan PT. Telkom Indonesia Regional IV (r= 0,681; p< 0,00). Hal tersebut menunjukan bahwa hipotesis yang diajukan peneliti, yaitu hubungan antara Kecerdasan Sosial dengan Organizational Citizenship Behavior pada Karyawan PT. Telkom Indonesia Regional IV dapat diterima. Semakin tinggi kecerdasan sosial maka semakin tinggi Organizational Citizenship Behavior pada karyawan PT. Telkom Indonesia Regional IV, sebaliknya semakin rendah kecerdasan sosial maka semakin rendah Organizational Citizenship Behavior pada karyawan PT. Telkom Indonesia Regional IV. Variabel kecerdasan sosial memberikan sumbangan efektif sebesar 46,4% terhadap Organizational Citizenship Behavior, 53,6% sisanya ditentukan oleh faktor lain yangtidak diteliti dalam penelitian ini.
PENGARUH GRAPHOTHERAPY UNTUK MENINGKATKAN ASERTIVITAS Rifatul Fikriyah; Tri Puji Astuti
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 3, Nomor 2, Tahun 2014 (April 2014)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (99.799 KB) | DOI: 10.14710/empati.2014.7523

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas graphotherapy dalam meningkatkan asertivitas pada mahasiswa. Pemilihan subjek dilakukan dengan metode purposive sampling yaitu memilih subjek dengan kriteria-kriteria tertentu. Kriteria yang digunakan adalah rendahnya skor skala asertivitas subjek dan hasil analisis tulisan tangan subjek. Selain menggunakan skala asertivitas, peneliti juga menggunakan wawancara dan observasi untuk mengumpulkan data tambahan.Desain eksperimen yang peneliti gunakan adalah randomized two-groups design yaitu membagi subjek yang sudah terpilih secara random menjadi kelompok kontrol dan kelompok eksperimen. Sebelum perlakuan semua subjek menjalani pretest.Kelompok eksperimen diberi perlakuan berupa graphotherapy selama 30 hari sedangkan kelompok kontrol tidak diberi perlakukan apa-apa.Posttest pada kelompok kontrol dan kelompok eksperimen dilakukan setelah perlakuan.   Berdasarkan analisis statistik Wilcoxon test, terdapat perbedaan yang signifikan antara skor asertivitas antara hasil pretest dan posttest pada kelompok eksperimen sebesar 0,017 < α (0,05). Sebaliknya, hasil Wilcoxon test menyatakan tidak ada perbedaan antara hasil pretest dan posttest pada kelompok kontrol sebesar 1,00> α (0,05). Berdasarkan hasil penghitungan tersebut maka dapat disimpulkan bahwa graphotherapy dapat meningkatkan asertivitas mahasiswa secara efektif.

Page 7 of 138 | Total Record : 1376


Filter by Year

2012 2024


Filter By Issues
All Issue Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 6, Tahun 2024 (Desember2024) Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 5, Tahun 2024 (Oktober 2024) Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 4, Tahun 2024 (Agustus 2024) Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 3, Tahun 2024 (Juni 2024) Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 2, Tahun 2024 (April 2024) Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 1, Tahun 2024 (Februari 2024) Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 6, Tahun 2023 (Desember 2023) Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 5, Tahun 2023 (Oktober 2023) Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 4, Tahun 2023 (Agustus 2023) Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 3, Tahun 2023 (Juni 2023) Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 2, Tahun 2023 (April 2023) Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 1, Tahun 2023 (Februari 2023) Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 6, Tahun 2022 (Desember 2022) Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 5, Tahun 2022 (Oktober 2022) Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 4, Tahun 2022 (Agustus 2022) Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 3, Tahun 2022 (Juni 2022) Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 2, Tahun 2022 (April 2022) Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 1, Tahun 2022 (Februari 2022) Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 5, Tahun 2021 (Oktober 2021) Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 6, Tahun 2021 (Desember 2021) Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 4, Tahun 2021 (Agustus 2021) Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 3, Tahun 2021 (Juni 2021) Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 2, Tahun 2021 (April 2021) Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 1, Tahun 2021 (Februari 2021) Jurnal Empati, Volume 10, Nomor 06, Desember 2021 Jurnal Empati, Volume 10, Nomor 05, Oktober 2021 Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 6, Tahun 2020 (Desember 2020) Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 5, Tahun 2020 (Oktober 2020) Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 4, Tahun 2020 (Agustus 2020) Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 3, Tahun 2020 (Juni 2020) Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 2, Tahun 2020 (April 2020) Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 1, Tahun 2020 (Februari 2020) Jurnal Empati: Volume 8, Nomor 4, Tahun 2019 (Oktober 2019) Jurnal Empati: Volume 8, Nomor 3, Tahun 2019 (Agustus 2019) Jurnal Empati, Volume 9, Nomor 1, Februari 2020 Jurnal Empati: Volume 8, Nomor 2, Tahun 2019 (April 2019) Jurnal Empati: Volume 8, Nomor 1, Tahun 2019 (Januari 2019) Jurnal Empati, Volume 8, Nomor 3, Agustus 2019 Jurnal Empati, Volume 8, Nomor 2, April 2019 Jurnal Empati, Volume 8, Nomor 1, Januari 2019 Jurnal Empati: Volume 7, Nomor 4, Tahun 2018 (Oktober 2018) Jurnal Empati: Volume 7, Nomor 3, Tahun 2018 (Agustus 2018) Jurnal Empati: Volume 7, Nomor 2, Tahun 2018 (April 2018) Jurnal Empati: Volume 7, Nomor 1, Tahun 2018 (Januari 2018) Jurnal Empati, Volume 7, Nomor 4, Oktober 2018 Jurnal Empati Volume 7, Nomor 3, Agustus 2018 Jurnal Empati Volume 7, Nomor 2, April 2018 Vol 6, No 4 (2017): Oktober 2017 Jurnal Empati: Volume 6, Nomor 4, Tahun 2017 (Oktober 2017) Jurnal Empati: Volume 6, Nomor 3, Tahun 2017 (Juli 2017) Jurnal Empati: Volume 6, Nomor 2, Tahun 2017 (April 2017) Jurnal Empati: Volume 6, Nomor 1, Tahun 2017 (Januari 2017) Jurnal Empati: Volume 5, Nomor 4, Tahun 2016 (Oktober 2016) Jurnal Empati: Volume 5, Nomor 3, Tahun 2016 (Agustus 2016) Jurnal Empati: Volume 5, Nomor 2, Tahun 2016 (April 2016) Jurnal Empati: Volume 5, Nomor 1, Tahun 2016 (Januari 2016) Vol 4, No 4 (2015): Oktober 2015 Jurnal Empati: Volume 4, Nomor 4, Tahun 2015 (Oktober 2015) Jurnal Empati: Volume 4, Nomor 3, Tahun 2015 (Agustus 2015) Jurnal Empati: Volume 4, Nomor 2, Tahun 2015 (April 2015) Jurnal Empati: Volume 4, Nomor 1, Tahun 2015 (Januari 2015) Vol 4, No 1 (2015): Januari 2015 Jurnal Empati: Volume 3, Nomor 4, Tahun 2014 (Oktober 2014) Vol 3, No 4 (2014): Oktober 2014 Jurnal Empati: Volume 3, Nomor 3, Tahun 2014 (Agustus 2014) Vol 3, No 3 (2014): Agustus 2014 Jurnal Empati: Volume 3, Nomor 2, Tahun 2014 (April 2014) Jurnal Empati: Volume 3, Nomor 1, Tahun 2014 (Januari 2014) Vol 3, No 2 (2014): Empati Fak. Psikologi Vol 3, No 1 (2014): Empati Fak. Psikologi Jurnal Empati: Volume 2, Nomor 4 Tahun 2013 (Oktober 2013) Jurnal Empati: Volume 2, Nomor 3, Tahun 2013 (Agustus 2013) Jurnal Empati: Volume 2, Nomor 2, Tahun 2013 (April 2013) Vol 2, No 4 (2013): Empati Fak. Psikologi Vol 2, No 3 (2013): Empati Fak. Psikologi Jurnal Empati: Volume 1, Nomor 1, Tahun 2012 (Oktober 2012) More Issue