Jurnal EMPATI
Jurnal EMPATI is a scientific publication media that will be published six times a year in February, April, June, August, October, and December. Jurnal EMPATI is a scientific publication that accommodates scientific articles and empirical studies in Clinical Psychology, Developmental Psychology, Industrial & Organizational Psychology, Educational Psychology, Social Psychology, Psychometry, Experimental Psychology, and Applied Psychology.
Articles
1,454 Documents
KECERDASAN ADVERSITAS DAN KETERLIBATAN KERJA PADA KARYAWAN PT. GANDUM MAS KENCANA KOTA TANGERANG
Nurul Kusuma Dewi;
Dian Ratna Sawitri
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 4, Nomor 1, Tahun 2015 (Januari 2015)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (120.79 KB)
|
DOI: 10.14710/empati.2015.13128
Karyawan merupakan aset utama perusahaan sehingga kinerja karyawan yang produktif dibutuhkan oleh perusahaan, namun ada kalanya saat bekerja ditemukan hambatan yang membuat karyawan jenuh sehingga memiliki keinginian untuk meninggalkan pekerjaannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kecerdasan adversitas dan keterlibatan kerja pada karyawan PT. Gandum Mas Kencana. Keterlibatan kerja merupakan kondisi psikologis positif karyawan terhadap pekerjaannya yang ditandai dengan curahan energi dalam bekeja, perasaan terlibat yang kuat, penuh konsentrasi, serta kesulitan untuk memisahkan diri dengan pekerjaannya. Kecerdasan adversitas merupakan kemampuan individu dalam mengamati kesulitan dan mengolah kesulitan dengan kecerdasan yang dimiliki sehingga menjadi sebuah tantangan untuk menyelesaikannya. Jumlah populasi penelitian ini yaitu 134 karyawan tetap dan masa kerja minimal 1 tahun hingga 10 tahun. Pada sampel penelitian sebanyak 80 karyawan yang diperoleh melalui propotional sampling diberikan Skala Keterlibatan Kerja (31 aitem; α = 0,92) dan Skala Kecerdasan Adversitas (37 aitem; α = 0,94). Analisis regresi sederhana menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara kecerdasan adversitas dan keterlibatan kerja pada karyawan PT. Gandum Mas Kencana (r = 0,62; p < 0,001). Semakin tinggi kecerdasan adversitas, maka semakin tinggi keterlibatan kerja. Kecerdasan adversitas memberikan sumbangan efektif sebesar 38% terhadap keterlibatan kerja. Ketika ingin meningkatkan keterlibatan kerja ia harus memperhatikan kecerdasan adversitas, dan untuk meningkatkan keterlibatan kerja, perusahaan dapat melakukan intervensi dalam meningkatkan kecerdasan adversitas melalui pelatihan dan pengembangan karyawan.
HUBUNGAN ANTARA PERSEPSI DUKUNGAN ORGANISASI DENGAN STRES KERJA
Anisah Ayu Ratnasari;
Anggun Resdasari Prasetyo
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 6, Nomor 2, Tahun 2017 (April 2017)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (230.017 KB)
|
DOI: 10.14710/empati.2017.19732
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara Persepsi Dukungan Organisasi dengan Stres Kerja pada Karyawan Bank BNI’46 Cabang Universitas Diponegoro Semarang. Populasi dalam penelitian ini adalah 92 karyawan, dengan sampel 50 karyawan yang diperoleh dengan teknik cluster random sampling. Alat pengumpul data yang digunakan adalah Skala Stres Kerja (31 aitem valid, α= 0, 952) dan Persepsi Dukungan Organisasi (18 aitem valid, α=0,884). Analisa data menggunakan analisis regresi sederhana yang menunjukkan hasil rxy = -0,486 dan p=0,000 (p<0,001). Hasil ini menunjukkan ada hubungan negatif yang signifikan antara Persepsi Dukungan Organisasi dengan Stres Kerja. Semakin positif Persepsi Dukungan Organisasi maka semakin rendah Stres Kerja, dan sebaliknya. Persepsi Dukungan Organisasi memberikan sumbangan efektif sebesar 23,6 % dalam mempengaruhi Stres Kerja, sedangkan sisanya sebesar 76,4 % dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diungkap dalam penelitian ini.
MOTIVASI BERAFILIASI DENGAN LAWAN JENIS DITINJAU DARI PERSEPSI REMAJA TERHADAP PERCERAIAN ORANG TUA DI KECAMATAN MIJEN
Nur Hamidah Purnama Sari;
Hastaning Sakti;
Nailul Fauziah
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 2, Nomor 4 Tahun 2013 (Oktober 2013)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (88.079 KB)
|
DOI: 10.14710/empati.2013.7420
Remaja merupakan masa transisi dari anak menuju dewasa. Pada masa ini remaja memiliki tugas perkembangan untuk mampu membentuk hubungan yang lebih hangat dengan lawan jenisnya. Remaja yang memiliki orang tua bercerai cenderung tidak percaya diri dalam bergaul. Dorongan untuk berteman dengan lawan jenis atau biasa dikenal dengan istilah motivasi afiliasi ini dapat dilihat dengan cara mengetahui persepsi remaja terhadap perceraian orang tuanya. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui motivasi afiliasi dengan lawan jenis ditinjau dari persepsi remaja terhadap perceraian orang tua di Kecamatan Mijen.Populasi dalam penelitian ini adalah 216 remaja dengan sampel penelitian 142 remaja. Penentuan sampel dilakukan dengan menggunakan Cluster Random Sampling. Pengumpulan data menggunakan skala motivasi afiliasi yang terdiri dari 28 aitem (α=0,899) dan skala persepsi terhadap perceraian orang tua yang terdiri dari 24 aitem (α=0,888).Analisis regresi sederhana menunjukkan rxy=0,028 pada p=0,369 (p>0,05), artinya terdapat hubungan tetapi tidak signifikan antara persepsi terhadap perceraian orang tua dan motivasi afiliasi remaja dengan lawan jenis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa motivasi afiliasi remaja terhadap lawan jenis di Kecamatan Mijen berada pada kategori tinggi serta memiliki persepsi yang positif terhadap perceraian orang tua. Persepsi terhadap perceraian orang tua memberikan sumbangan efektif sebesar 0,1% sedangkan 99,9% berasal dari faktor-faktor lain yang tidak diungkap dalam penelitian ini.
HUBUNGAN ANTARA PSYCHOLOGICAL WELL-BEING DENGANKECENDERUNGAN PERILAKU KONSUMTIF PADA SISWA PENGGUNA GO-PAY YANG MENGGUNAKAN PROMO CASHBACK DI SMA NEGERI 2 SEMARANG
zulfatul Maula;
Erin Ratna Kustanti
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 8, Nomor 3, Tahun 2019 (Agustus 2019)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (223.143 KB)
|
DOI: 10.14710/empati.2019.26490
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara psychological well-being dengan kecenderungan perilaku konsumtif pada siswa pengguna Go-Pay yang menggunakan promo cashback di SMA Negeri 2 Semarang. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa SMA Negeri 2 Semarang yang telah menggunakan Go-Pay dan pernah menggunakan promo cashback. Sampel penelitian sebanyak 169 siswa dengan menggunakan teknik cluster random sampling. Pengumpulan data menggunakan dua skala sebagai alat ukur, yaitu skala kecenderungan perilaku konsumtif (42 aitem dengan α = 0,958) dan skala psychological well-being (36 aitem dengan α = 0,944). Berdasarkan analisis data menggunakan Spearman’s Rho, didapatkan bahwa hipotesis yang diajukan peneliti terbukti, yaitu terdapat hubungan negatif yang signifikan antara psychological well-being dengan kecenderungan perilaku konsumtif (rxy = -0,499 dengan p = 0,000). Semakin tinggi psychological well-being maka akan semakin rendah kecenderungan perilaku konsumtif. Sebaliknya, semakin rendah psychological well-being maka semakin tinggi pula kecenderungan perilaku konsumtif.
HUBUNGAN ANTARA EFEKTIVITAS KOMUNIKASI AYAH-ANAK DENGAN KECENDERUNGAN BULLYING PADA SISWA KELAS XI DAN XII SMA MARDISISWA SEMARANG
Khosim Wongso;
Tri Puji Astuti
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 4, Nomor 2, Tahun 2015 (April 2015)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (232.092 KB)
|
DOI: 10.14710/empati.2015.14981
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara efektivitas komunikasi ayah-anak dengan kecenderungan bullying pada siswa kelas XI dan XII SMA MARDISISWA Semarang. Efektivitas komunikasi ayah-anak adalah penilaian anak mengenai penyampaian pesan antara ayah dengan dirinya dalam mencapai kesamaan interpretasi dan memahami maksud atau isi hati antara keduanya dan hubungan menjadi sesuatu yang menyenangkan. Kecenderungan bullying adalah keinginan yang mengarah untuk menyakiti orang lain yang lebih lemah, dilakukan secara berulang serta menimbulkan penderitaan fisik maupun psikis dan korban tidak mampu mempertahankan dirinya. Populasi penelitian, yaitu 207 siswa kelas XI dan XII SMA MARDISISWA yang terdiri dari 8 kelas, dan sampel penelitian sebanyak 125 siswa yang terbagi menjadi 5 kelas, diperoleh dengan cluster random sampling. Pengumpulan data menggunakan dua buah skala psikologi, yaitu skala efektivitas komunikasi ayah-anak (23 aitem valid, α = .90) dan skala kecenderungan bullying (32 aitem valid, α = .91). Analisis regresi sederhana menunjukkan koefisien korelasi rxy= -.33 dengan p = .01 (p<.05), artinya terdapat hubungan negatif dan signifikan antara efektivitas komunikasi ayah-anak dengan kecenderungan bullying. Efektivitas komunikasi ayah-anak memberikan sumbangan efektif 9% terhadap kecenderungan bullying, sisanya 91% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Siswa diharapkan dapat memelihara hubungan komunikasi yang efektif dengan ayah, sehingga dapat menekan kecenderungan siswa untuk menjadi pelaku bullying.
“KETIKA BERJAUHAN ADALAH SEBUAH PILIHAN” Studi Fenomenologi Pengalaman Istri Pelaut yang Menjalani Pernikahan Jarak Jauh (Long Distance Marriage)
Inggit Supatmi;
Achmad Mujab Masykur
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 7, Nomor 1, Tahun 2018 (Januari 2018)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (436.551 KB)
|
DOI: 10.14710/empati.2018.20221
Pernikahan jarak jauh merupakan kondisi ketika pasangan yang telah menikah memiliki kesepakatan untuk hidup terpisah karena alasan tertentu, seperti karena pekerjaan atau pendidikan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan memahami pengalaman istri pelaut dalam menjalani pernikahan jarak jauh (long distance marriage). Penelitian ini merupakan penelitian fenomenologi dengan metode analisisi interpretative phenomenological analysis (IPA). Penelitian dilakukan dengan metode pengambilan data wawancara mendalam. Partisipan penelitian berjumlah empat orang yang dipilih menggunakan metode purposive. Hasil penelitian ditemukan bahwa awal menjalani pernikahan jarak jauh memunculkan perasaan sedih dan kesepian pada subjek, namun lamanya menjalani hubungan jarak jauh membuat subjek semakin memahami kondisi tersebut sehingga dapat mengatasi berbagai permasalahan yang muncul, seperti masalah pengasuhan anak, komunikasi, dan pembagian peran. Berbagai permasalahan dalam pernikahan jarak jauh menuntut subjek melakukan upaya untuk mempertahankan keharmonisan rumah tangga. Selain adanya permasalahan, menjalani pernikahan jarak jauh juga memunculkan dampak positif, seperti kemandirian, rasa syukur, dan adanya dukungan dari keluarga.
HUBUNGAN ANTARA KELEKATAN TERHADAP ORANG TUA DENGAN KOMPETENSI INTERPERSONAL PADA PENGURUS BADAN EKSEKUTIF MAHASISWA (BEM) FAKULTAS DI UNIVERSITAS DIPONEGORO SEMARANG
Liza Nurul Khotimah;
Nailul Fauziah
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 3, Nomor 4, Tahun 2014 (Oktober 2014)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (199.632 KB)
|
DOI: 10.14710/empati.2014.7596
Mahasiswa yang berperan sebagai pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dituntut memiliki kemampuan untuk dapat bekerja sama, menghargai pendapat dan mengatasi konflik. Kemampuan-kemampuan tersebut merupakan bagian dari kompetensi interpersonal. Kompetensi interpersonal adalah kemampuan individu untuk berkomunikasi secara efektif kepada orang lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kelekatan terhadap orang tua dengan kompetensi interpersonal pada pengurus BEM Fakultas di Universitas Diponegoro Semarang serta mengetahui besarnya sumbangan efektif yang didapatkan. Hipotesis penelitian ini adalah ada hubungan positif antara kelekatan terhadap orang tua dengan kompetensi interpersonal pada pengurus BEM Undip. Sampel penelitian ini adalah pengurus BEM Fakultas di Universitas Diponegoro Semarang yang berjumlah 270 orang. Sampel diambil dengan menggunakan teknik cluster random sampling. Pengumpulan data menggunakan dua buah Skala Psikologi, yaitu Skala Kompetensi Interpersonal (40 aitem valid, α = 0,891) dan Skala Kelekatan terhadap Orang Tua (48 aitem valid, α = 0,927). Hasil penelitian menunjukkan koefisien korelasi rxy = 0,543 dengan p = 0,000 (p
HUBUNGAN DUKUNGAN SOSIAL ORANGTUA DENGAN PERILAKU KONSUMTIF MEMODIFIKASI MOBIL PADA REMAJA ANGGOTA KLUB MOBIL DI SEMARANG
Dinda Karin Shaina;
Harlina Nurtjahjanti
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 5, Nomor 2, Tahun 2016 (April 2016)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (213.29 KB)
|
DOI: 10.14710/empati.2016.15196
Memodifikasi mobil merupakan kegiatan yang dilakukan remaja yang mampu berdampak pada perilaku konsumtif. Memodifikasi mobil merupakan kegiatan yang biasa dilakukan oleh para anggota klub mobil dan merupakan kegiatan yang membutuhkan dukungan dari orang terdekatnya seperti orangtua. Peneliti berusaha mengungkapkan hubungan antara perilaku konsumtif memodifikasi mobil dengan dukungan sosial yang bersumber dari orangtua. Subjek penelitian adalah anggota klub mobil Nobility Jong Java Semarang, Ketombe Auto Club Semarang dan Freestyle Exclusive Semarang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif melalui pengumpulan data melalui skala perilaku konsumtif dan skala dukungan sosial orangtua. Hipotesis penelitian ini, ada hubungan antara dukungan sosial orangtua yang ditekankan pada memodifikasi mobil dengan perilaku konsumtif memodifikasi mobil pada anggota klub mobil di Semarang. Sampel pada penelitian ini berjumlah 87 orang dan diambil menggunakan teknik incidental sampling. Metode analisis dengan menggunakan analisis regresi sederhana menunjukkan nilai koefisien relasi rxy = 0,600 dengan p = 0,000 (p<0,001). Hasil tersebut menunjukkan bahwa hipotesis yang diajukan diterima yaitu terdapat hubungan positif antara dukungan sosial orangtua dengan perilaku konsumtif memodifikasi mobil pada anggota klub mobil di Semarang. Hubungan positif menunjukkan bahwa semakin tinggi dukungan sosial orangtua yang ditekankan pada memodifikasi mobil, maka perilaku konsumtif memodifikasi mobil juga semakin tinggi. Hal tersebut berlaku pula sebaliknya, semakin rendah dukungan sosial orangtua yang ditekankan pada memodifikasi mobil, maka semakin rendah perilaku konsumtif memodifikasi mobil. Sumbangan efektif variabel dukungan sosial pada perilaku konsumtif sebesar 36%, sedangkan 64% dipengaruhi faktor-faktor lain yang tidak dikaji dalam penelitian ini.
HUBUNGAN ANTARAKECERDASAN EMOSIONAL DENGAN KECEMASAN MENGHADAPI KERJA DI LUAR NEGERI PADA (CTKI) WANITA DI PT. ARNI FAMILY UNGARAN
Juwanah, Juwanah
Empati Vol 2, No 3 (2013): Empati Fak. Psikologi
Publisher : Empati
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kecerdasaan emosional dengan kecemasan bekerja di luar negeri pada calon TKW di PT. Arni Family Ungaran.Populasi dalam penelitian ini adalah calon TKW di PT. Arny Family.Sampel penelitian berjumlah 146 calon TKW.Teknik sampling yang digunakan adalahnonrandom sampling- purposive. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah menggunakan skala, yaitu skala kecerdasaan emosional (28 aitem valid , α = 0,848) dan kecemasan bekerja di luar negeri (32 aitem valid,α=0,895), yang telah diujicobajan pada 80 calon TKW.Data yang diperoleh berdasarkan analisis regresi menunjukkan nilai koefesien korelasi sebesar -0,404 dan p=0,000 (p<0,05). Artinya terdapat hubungan yang negatif dan signifikan antara kecerdasan emosional dengan kecemasan mengahapi kerja di luar negeri.semakin tinggi kecerdasan emosional, maka semakin rendah kecemasan menghadapi kerja di luar negeri. sebaliknya semakin rendah kecerdasan emosional, maka semakin tinggi kecemasan menghadapi kerja di luar negeri. Sumbangan efektif kecerdasan emosional terhadap kecemasan menghadapi kerja di luar negeri sebesar 16,3%. Sedangkan sisanya sebesar 83,7% ditentukan oleh faktor lain yang tidak di ungkap dalam penelitian ini.
HUBUNGAN ANTARA KECERDASAN SOSIAL DENGAN KEPUASAN PERNIKAHAN PADA PERAWAT WANITA DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH PANDAN ARANG BOYOLALI
Meina, Shearly Eka;
Siswati, Siswati
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 7, Nomor 4, Tahun 2018 (Oktober 2018)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (346.221 KB)
|
DOI: 10.14710/empati.2018.23430
Kepuasan pernikahan adalah evaluasi atas pemenuhan harapan dalam pernikahan dan salah satu hal yang diterima sebagai kriteria untuk sukses dalam pernikahan. Kecerdasan sosial adalah kemampuan individu untuk memahami orang lain dan reaksi individu atas pemahaman tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya hubungan antara kecerdasan sosial dengan kepuasan pernikahan pada perawat wanita di RSUD Pandan Arang Boyolali. Populasi dalam penelitian ini adalah perawat wanita di RSUD Pandan Arang Boyolali yang telah menikah. Sampel penelitian sebanyak 85 perawat dengan menggunakan teknik cluster random sampling. Pengumpulan data menggunakan dua skala sebagai alat ukur yaitu skala kepuasan pernikahan (27 aitem dengan α = 0, 893) dan skala kecerdasan sosial (30 aitem dengan α = 918). Berdasarkan analisis regresi sederhana diperoleh hasil bahwa hipotesis yang diajukan peneliti diterima, yaitu terdapat hubungan positif yang signifikan antara kecerdasan sosial dengan kepuasan pernikahan (rxy = 0,673 dengan p = 0,000). Semakin tinggi kecerdasan sosial maka akan semakin tinggi kepuasan pernikahan. Sebaliknya, semakin rendah kecerdasan sosial maka semakin rendah pula kepuasan pernikahan. Kecerdasan sosial memberikan sumbangan efektif terhadap kepuasan pernikahan sebesar 45,3%.