cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Sapala
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 83 Documents
TOPONIMI PENAMAAN DESA DI KECAMATAN KEBOMAS GRESIK JAWA TIMUR (KAJIAN LINGUISTIK ANTROPOLOGI) OKTAVIANA, EVA; INDRAWATI, DIANITA
Jurnal Sapala Vol 7, No 1 (2020)
Publisher : Jurnal Sapala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan aspek linguistik panamaan desa di kecamatan Kebomas Gresik Jawa Timur. Jenis penelitian ini adalah metode deskriptif analitis. Data penelitian adalah nama desa yang dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data digunakan teknik padan ekstralingual dengan dasar hubung banding yang bersifat ekstralingual. Hasil penelitian sebagai berikut. Pertama, nama desa dominan berbentuk kata jadian atau bentuk kompleks. Kedua, nama desa dominan berbentuk kata polimorfemis. Ketiga, jumlah suku kata toponimi desa dominan lebih dari dua suku kata. Keempat, pilihan kata yang banyak digunakan adalah kata-kata sehari-hari. Kelima, nama desa di kecamatan Kebomas Gresik Jawa Timur dominan terdiri atas satu kata.Kata Kunci: Toponimi, linguistik, sejarah-budaya
KOSAKATA SERAPAN BAHASA INGGRIS DALAM KBBI V PUTRI ASHILAH, AYU
Jurnal Sapala Vol 7, No 1 (2020)
Publisher : Jurnal Sapala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelas kata dan pola penyerapan kosakata serapan BIng. Objek penelitian ini adalah Kamus Besar Bahasa Indonesia edisi V (KBBI V) cetak sebagai kamus resmi terbaru yang dikeluarkan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan pada tahun 2018. Pengumpulan data dalam penelitian ini ialah metode simak dan metode catat . penyimakan ini dilakukan pada entri KBBI V versi cetak sedangkan pencatatan dilakukan terhadap lema kepala kata serapan BIng. Hasil Penelitian ini pertama, kelas kata paling dominan pada kosakata serapan Bahasa Inggris baik yang berlabel maupun yang tidak berlabel yaitu nomina yang termasuk kelompok kata dasar. Kedua, Pola penyerapan kosakata BIng ke dalam BI, yaitu: (1) pola pemadanan Istilah, tidak seluruh pola terpenuhi. Karena tidak semua afiks dalam Pedoman Pembentukan Istilah (2007) terdapat pada data. (2) Dalam Pola tata bahasa peristilahan data memenuhi seluruh bentuk aspek tata bahasa peristilahan. Bentuk yang paling menonjol yaitu bentuk majemuk berafiks sebagai ciri penyerapan kosakata BIng dalam KBBI V. Penyerapan bentuk berafiks juga dapat berarti pentingnya peran afiks terutama sufiks sebagai penanda pola penyerapan kosakata serapan BIng.Kata kunci: Kosakata Serapan Bahasa Inggris, Kelas Kata, Pola penyerapan.ABSTRACTThis research aims to determine the class of words and absorption patterns of BIng uptake. Object of this reserch is the 5th edition of the Big Indonesian Dictionary (KBBI V) as the latest official dictionary issued by the Ministry of Education and Cultures Language Development and Development Agency in 2018. The data collection in this study is the listening and note-taking method. This listening is carried out on the printed version of KBBI V while the recording is carried out on BIng absorption words. The results of this research are, first, the most dominant word class in the English absorption vocabulary both labeled and unlabeled namely nouns that belong to the basic word group. Second, the pattern of absorption of BIng vocabulary into BI, namely: (1) term matching patterns, not all patterns are met. Because not all affixes in the Formation Guidelines (2007) are in the data. (2) In the terminology grammar pattern the data meets all forms of terminology grammar aspects. The most prominent form is the affixed compound form as a characteristic of the absorption of BIng vocabulary in KBBI V. Absorption of the affixed form can also mean importance role of affixes especially the suffix as a marker of absorption absorption pattern of BIng.Keywords: English Absorption Vocabulary, Word Class, Absorption Pattern.
REALITAS SOSIAL DALAM NOVEL CERMIN JIWA KARYA S. PRASETYO UTOMO (KAJIAN TEORI EMILE DURKHEIM) DAFID STIYO NUGROHO, M
Jurnal Sapala Vol 7, No 1 (2020)
Publisher : Jurnal Sapala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitihan ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana realitas sosisal Emile Durkheim yang terdapat pada novel cermin jiwa karya S. Prasetyo Utomo. Bagaimana dalam realitas sosial yang dilihat adalah tindakan induvidu didalam masyarakat yang dipengaruhi dari luar dan bersifat memaksa. Terdapat realitas sosial Maatrial bagaimana induvidu melakukan tindakan yang dipengaruhi oleh hal-hal yang berada diluar dirinya, apakah induvidu melakukan tindakan dengan hal yang baik, terkontrol oleh moral, kesadaran kolektif, dan rasa empati, atau sebaliknya, bagaimana induvidu bertindak mementingkan dirinya sendiri, dikendalikan oleh nafsunya, hingga kehilangan moral dan norma-norma dalam masyarakat, dari hal tersebut termasuk kedalam realitas sosial non matrial, yang mengendalikan induvidu dalam bertindak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan menggunakan pendekatan Mimetik, dimana penelitihan ini dapat melihat tindakan induvidu dalam intraksii sosialnya yang ada dalam novel dan kemudian dilihat persamaan dan perbedaan dlam dunia nyata. Sumber data dalam penelitihan ini menggunakan novel cermin jiwa karya S. Prasetyo Utomo, dengan data yang diambil adalah sebuah kutipan dalam novel dan berita-berita yang memiliki kaitan dengan realitas sosial.Teori yang digunakn dalam penelitian ini adalah teori realitas sosial Emile Durkheim. Hasil dari penelitian ini menunjukan, bagaimana dalam novel cermin jiwaa, ditemukan berbagai macam induvidu yang bertindak yang dipengaruhi dari luar induvidu. Namun terdapat induvidu yang bertindak tanpa memperhatikan dari dalam induvidu. Seperti tidak adanya kesadaran kolektif pada masyarakat desa beserta Lurahnya yang membuat terjadinya konflik kedua pihak yang mempersoalkan berdirinya pabrik semen. Ditemukan juga induvidu yang kehilangan moral dan diprbudak oleh nafsunya, membuatnya melakukan segala tindakan yang merusak nilai-nilai dalam masyarakat. Para pejabat yang hanya mementingkan dirinnya sendiri, hukum sebagai mengendalikan induvidu, tidak ada nilainya ketika banyak induvidu yang mempermainkannya. Namun terdapat juga induvidu yang bertindak dengan penuh kesadaran dari dalam dirinya, sehingga dapat menciptakan solidaritas dalam masyarakat.This research aims to find out how the social reality of Emile Durkheim contained in the soul mirror novel by S. Prasetyo Utomo. How in the social reality that is seen is an individual act within a society that is influenced from outside and is coercive. There is a Maatrial social reality of how individuals do actions that are influenced by things that are outside of themselves, whether individuals do actions with good things, controlled by morals, collective consciousness, and empathy, or vice versa, how individuals act selfishly, are controlled by his lust, to the loss of morals and norms in society, from that included in the non-matrial social reality, which controls individuals in action. The method used in this study is a qualitative method using a Mimetic approach, where this research can see individual actions in social interactions in the novel and then see similarities and differences in the real world. The data source in this research uses the soul mirror novel by S. Prasetyo Utomo, with the data taken is a quote in the novel and news that has a connection with social reality. The theory used in this study is Emile Durkheims theory of social reality. The results of this study show, how in the mirror novel novel, various kinds of acting individuals are influenced from outside the individual. But there are individuals who act without regard from within the individual. Like the absence of collective awareness in the village community and its village chief, which caused conflict between the two parties who questioned the establishment of a cement factory. It was also found that individuals who lost morals and were enslaved by their passions, made him take all actions that undermine the values ??in society. Officials who only care about themselves, the law as controlling individuals, are of no value when many individuals are playing with them. But there are also individuals who act mindfully from within themselves, so as to create solidarity in society