cover
Contact Name
Vivin Setiani
Contact Email
vivinsetiani@ppns.ac.id
Phone
+6289530032201
Journal Mail Official
prodi.tpl@ppns.ac.id
Editorial Address
Jl. Teknik Kimia, Kampus ITS Sukolilo
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
ISSN : -     EISSN : 26231727     DOI : https://doi.org/10.33863/cpwtt
Core Subject :
Aims of the CPWTT: The Conference is aimed at providing grounds for the exchange of ideas and data developed through research experience in the waste treatment dan environmental engineering. Scope of the CPWTT: Waste Treatment Life Cycle Assessment Solid Waste Management and Treatment Pollution Control and Monitoring (Air, Biota, Soil, Water) Water and Wastewater Treatment Environmental Management System Environmental Chemistry Environmental Modeling Environmental Mitigation and Remediation Global Warming Emerging Pollutant Environmental Microbiology
Arjuna Subject : -
Articles 277 Documents
Studi Pengaruh Variasi Dosis dan Waktu Kontak Adsorben Schiff’s Base Fe3O4@SiO2@Kitosan-Salicylaldehyde terhadap Adsorpsi Methylene Blue Naura Aqillafasya Ashifa; Novi Eka Mayangsari; Ria Rismawati
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 8 No. 1 (2025): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Industri tekstil menghasilkan limbah cair berwarna pekat yang sulit terurai karena mengandung senyawa aromatik, termasuk zat warna methylene blue. Upaya pengurangan konsentrasi zat warna dapat dilakukan dengan penggunaan metode adsorpsi meggunakan adsorben. Modifikasi adsorben semakin dikembangkan hingga diperoleh adsorben dengan berbahan dasar biomassa. Magnetit (Fe?O?) memiliki kelebihan dalam proses pemisahan antara adsorben dan polutan. Pelapisan magnetit dengan silika, kitosan cangkang kerang darah dan modifikasi salicylaldehyde dapat meningkatkan sifat, luas permukaan dan mengurangi pembengkakkan. Penelitian ini mengkaji pengaruh variasi dosis adsorben dan waktu kontak dalam adsorpsi methylene blue menggunakan adsorben Fe3O4@SiO2@Kitosan-Salicylaldehyde. Variasi dosis adsorben yang digunakan dalam adsorpsi sebesar 0,05; 0,1; 0,15; 0,2; 0,25 gram dengan waktu kontak 20, 40, 60, 80 dan 100 menit. Dosis adsorben dan waktu kontak terbaik diperoleh pada 0,25 gram dan 100 menit. Efisiensi penyisihan pada dosis adsorben 0,25 gram sebesar 99,16% dan waktu kontak 100 menit sebesar 99,08%. Analisis statistik menggunakan One Way ANOVA menunjukkan variasi dosis adsorben dan waktu kontak mempengaruhi adsorpsi yang ditandai dengan nilai signifikan (p) < 0,05.
Analisis Pengaruh Plasticizer gliserol terhadap Kuat Tarik dan Elongation Bioplastik Limbah Palm Kernel Cake (PKC) Rahmat Aziz Damar Sogi Zuhuri; Nora Amelia Novitrie; Denny Dermawan
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 8 No. 1 (2025): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Limbah Palm Kernel Cake (PKC), hasil samping pengolahan minyak kelapa sawit, mengandung selulosa sebanyak 23,36% dan lignin 12,29%. Kandungan selulosa yang tinggi pada PKC berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan bioplastik. Bioplastik merupakan plastik yang terbuat dari bahan polimer biomassa sehingga mudah terdegradasi dan tidak mencemari lingkungan seperti plastik konvensional pada umumnya. Bioplastik pada penelitian diproses menggunakan metode solvent casting, dimana metode ini dilakukan dengan melarutkan bahan aktif gliserol pada konsentrasi 0,5%, 1%, dan 1,5% dari berat selulosa dalam pelarut asam asetat (CH3COOH) berkonsentrasi 2% kemudian dikeringkan sehingga membentuk lembaran plastik tipis. Bioplastik yang dihasilkan dilakukan uji sifat mekanis meliputi kuat tarik dan elongasi (ASTM D882). Hasil menunjukkan bahwa penambahan gliserol meningkatkan kekuatan tarik dari 0,02 MPa menjadi 0,1 MPa dan elongasi dari 6,18% menjadi 10,3%. Penambahan gliserol yang tepat terbukti mampu meningkatkan nilai kuat tarik dan elongation bioplastik.
Pengelolaan Limbah Sandblasting Melalui Teknologi Stabilisasi-Solidifikasi Berbasis Sulfur Hasil Samping Industri Oil and Gas Muhammad Akbar Febianto; Luqman Cahyono; Nur Fajar Aprillia Sari
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 8 No. 1 (2025): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses sandblasting merupakan metode pembersihan permukaan logam yang umum digunakan di industri perkapalan, namun menghasilkan limbah B3 berupa debu abrasif yang mengandung logam berat seperti tembaga (Cu) dan kromium (Cr). Limbah ini berpotensi mencemari lingkungan jika tidak dikelola dengan tepat. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) tahun 2019 mencatat sebanyak 66 kejadian kedaruratan limbah B3, dengan luas lahan terkontaminasi yang sedang dipulihkan mencapai 840.024,85 m2. Di sisi lain, limbah sulfur dari industri oil and gas juga menjadi permasalahan tersendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pemanfaatan limbah sulfur sebagai bahan pengikat dalam proses solidifikasi limbah sandblasting menggunakan metode Sulphur polymer concrete (SPC). Metode yang digunakan meliputi pengujian sifat kimia material dengan X-Ray Fluorescence (XRF), perencanaan komposisi campuran (mix design), pembuatan benda uji berbentuk kubus, dan pengujian kuat tekan sesuai Permen LHK No. 6 Tahun 2021. Hasil analisis XRF menunjukkan bahwa limbah sandblastmemiliki kandungan SiO? tinggi (87,93%) dan sisanya adalah logam berat, sedangkan limbah sulfur memiliki kemurnian SO? sebesar 99,2% sisanya adalah pengotor. Pengujian kuat tekan menunjukkan bahwa variasi A1 hingga A4 memenuhi standar minimum 10 ton/m2, dengan variasi A3 sebagai komposisi terbaik. Penelitian ini menunjukkan bahwa SPC berpotensi sebagai solusi pengelolaan limbah B3 dengan stabilisasi - solidifikasi yang aman dan berkelanjutan, sekaligus mendukung pemanfaatan limbah industri sebagai material konstruksi alternatif.
Analisis Kandungan Logam Berat Dalam Paving Block menggunakan Lumpur Lapindo sebagai Pozzolan M Arya Maliki Syah Putra; Ayu Nindyapuspa; Novi Eka Mayangsari
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 8 No. 1 (2025): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bencana semburan lumpur Lapindo di Sidoarjo yang masih berlangsung hingga kini telah menghasilkan limbah lumpur panas yang dialirkan ke Sungai Porong. Lumpur Lapindo mengandung silika, alumina, besi, tembaga, serta logam berat. Lumpur Lapindo mengandung logam berat yang sangat tinggi (Zn:1.000ppm, Ni:400ppm, Cr:1.000ppm, Cu:1.400ppm). Pemanfaatan lumpur Lapindo ini dapat menggunakan metode solidifikasi menjadi paving block. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pemanfaatan lumpur Lapindo sebagai pozzoland dalam pembuatan paving block, dengan penambahan fly ash sebagai pengganti sebagian semen terhadap uji TCLP. Penelitian ini menggunakan 8% lumpur Lapindo sebagai material pozzolan dan 2% fly ash sebagai pengganti sebagian semen portland. Metode perawatan yang digunakan adalah penutup basah karung goni. Paving block dilakukan uji TCLP logam berat (Zn:0,747, Ni:0,034, Ba:0,079, Cr:0,031, Cu:0,079) ppm. Penggunaan lumpur Lapindo dan fly ash membantu mengurangi Tingkat pencemaran lingkungan.
Studi Perbandingan Kuat Tekan Paving Block berbasis Limbah Sandblasting dan Abu Batu dengan Penambahan Kerikil Angelia Wangi Sekaringtyas; Denny Dermawan; Wiwik Dwi Pratiwi
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 8 No. 1 (2025): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Limbah sandblasting dihasilkan dari proses pembersihan permukaan kapal untuk meminimalisir terjadinya korosi. Pasir silika limbah sandblasting merupakan kategori bahan berbahaya dan beracun (B3), sehingga limbah tersebut tidak bisa dibuang secara langsung ke lingkungan. Pemanfaatan limbah sandblasting menjadi bahan material bangunan yaitu salah satu cara untuk mengurangi timbulan limbah sandblasting. Alternatif yang dapat dilakukan dari permasalahan tersebut yaitu dengan memanfaatkan limbah sandblasting sebagai bahan substitusi agregat halus pada pembuatan paving block. Paving block dibuat dengan mencampurkan semen, pasir Lumajang, pasir silika limbah sandblasting, abu batu, dan kerikil. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis pengaruh komposisi abu batu dan kerikil terhadap kuat tekan paving block. Perbandingan semen terhadap agregat dibuat konstan 1:6. Paving block dibuat menggunakan mesin press paving dengan ukuran 20cm x 10cm x 6cm. Metode perawatan paving block dilakukan dengan cara ditutup karung goni basah. Hasil rata-rata pengujian kuat tekan dengan penambahan kerikil pada benda uji menghasilkan nilai 21 MPa lebih tinggi dari pada benda uji tanpa kerikil 17,51 MPa. Berdasarkan SNI 03-0691-1996 paving block baik dengan ataupun tanpa kerikil termasuk mutu B, dengan klasifikasi digunakan sebagai peralatan parkir.
Seeding Tutup Botol Termodifikasi sebagai Alternatif Media Biofilter Aerobik untuk Mengolah Air Limbah Industri Tahu Zidan Sandy Rosyadi Al Fikri; Tanti Utami Dewi; Mirna Apriani
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 8 No. 1 (2025): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Limbah cair industri tahu memiliki nilai COD sebesar 5.136 mg/L .Hal ini, dapat merusak lingkungan jika langsung dibuang ke badan air tanpa ada pengolahan. Nilai tersebut melebihi baku mutu Peraturan Menteri Lingkungan Hidup No.5 Tahun 2014. Disisi lain, jumlah sampah tutup botol plastik yang terdapat di lingkungan juga meningkat. Salah satu alternatif pengolahan air limbah untuk menyisihkan COD adalah biofilter aerobik. Tujuan penelitian ini adalah melakukan proses seeding dan menganalisis efisiensi penyisihan COD saat proses seeding dengan variasi waktu kontak. Penelitian ini memanfaatkan tutup botol plastik bekas yang sudah dilakukan modifikasi sebagai media tumbuh dan berkembangnya mikroorganisme. Mikroorganisme yang tumbuh pada media tutup botol yang sudah dimodifikasi dapat menyisihkan kadar COD pada air limbah industri tahu. Proses seeding dilakukan selama 15 hari. Hasil penelitian menunjukkan sistem seeding batch media modifikasi tutup botol dengan waktu kontak 8, 7, dan 6 jam dapat menurunkan COD 90,6%, 87,94%, dan 77,6%. Hal tersebut membuktikan bahwa tutup botol bekas yang sudah dilakukan modifikasi berpotensi digunakan sebagai media biofilter.
Pemanfaatan Limbah Candlenut Shells Ash sebagai Substitusi Agregat Halus Dalam Modifikasi Paving Berlubang Mendukung Upaya Mitigasi Banjir Rido Fabian Naufal; Luqman Cahyono; Nur Fajar Aprillia Sari
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 8 No. 1 (2025): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Candlenut shells merupakan komoditas unggulan dalam sektor perkebunan dengan potensi pengembangan yang besar. Cangkang candlenut shells memiliki nilai kalor yang baik dan digunakan sebagai bahan bakar boiler dalam industri makanan. Namun, proses pembakaran menghasilkan limbah berupa abu candlenut sekitar ± 3 ton setiap hari, yang berpotensi mencemari lingkungan jika tidak diolah lebih lanjut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penambahan limbah candlenut shells ash untuk pembuatan paving block berlubang, menggunakan metode eksperimental. Penggunaan paving untuk perkerasan jalan seringkali memperlambat laju penyerapan air ke tanah. Salah satu solusi untuk masalah ini adalah memanfaatkan limbah candlenut shells ash untuk pembuatan paving block berlubang. Hasil uji XRF menunjukkan kandungan CaO sebesar 77,5 %, di mana CaO memiliki sifat pozzolan, Reaksi pozzolanic terjadi ketika CaO dan SiO2 yang ada dalam candlenut shells ash bereaksi dengan air, menghasilkan proses pengerasan dan kekakuan. Hasil uji kuat tekan menunjukkan peningkatan kualitas paving block pada variasi komposisi 1:4 sebesar 15,9 MPa, memenuhi standar mutu B menurut SNI 03-0691-1996, dengan nilai penyerapan air sebesar 9% yang memenuhi mutu C. Hasil uji infiltrasi menunjukkan nilai 0,15066 mm/h. Pemanfaatan limbah candlenut shell ash untuk pembuatan paving block dapat mengurangi pencemaran lingkungan akibat timbulan limbah tersebut, serta mengoptimalkan desain paving block berlubang untuk upaya mengurangi potensi banjir.
Analisis Potensi Pencemaran Limbah Ferri oksida pada Mortar Semen Berdasarkan Uji TCLP Afifatul Faizah; Denny Dermawan; Wiwik Dwi Pratiwi
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 8 No. 1 (2025): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanfaatan limbah industri sebagai bahan tambahan mortar merupakan langkah strategis untuk mendukung pembangunan berkelanjutan. Penelitian ini menganalisis potensi pencemaran logam berat dari mortar semen yang mengandung ferri oksida dan fly ash melalui uji Toxicity Characteristic Leaching Procedure (TCLP). Uji kuat tekan menunjukkan bahwa variasi 30% ferri oksida dengan fly ash 30% memiliki nilai sebesar 35,05 MPa, sedangkan kontrol (0% ferri oksida dengan fly ash 30%) mencapai 43,02 MPa, kedua variasi memenuhi standar minimum ACI 530.1/ASCE 6/TMS 602 . Hasil uji TCLP menunjukkan bahwa konsentrasi logam berat berada jauh di bawah ambang batas PP No. 22 Tahun 2021, pada logam Zn sebesar <0,747 mg/L, Ni <0,034 mg/L, Ba <1,416 mg/L, Cu <0,031 mg/L, Pb <0,033 mg/L, dan Cr 0,091 mg/L. Penelitian ini menunjukkan bahwa mortar Berbasis ferri oksida dan fly ash aman secara lingkungan dan tetap layak secara teknis. Kombinasi kedua limbah ini berpotensi dikembangkan sebagai material konstruksi ramah lingkungan yang memenuhi kriteria teknis dan lingkungan.
Analisis Pengaruh Waktu Kontak dan Konsentrasi Awal dalam Efisiensi Penyisihan Logam Berat Cu Vannisa Ayu Marcellia; Ulvi Pri Astuti; Ria Rismawati
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 8 No. 1 (2025): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Meningkatnya aktivitas industri dapat menimbulkan dampak, baik dampak positif maupun negatif. Salah satu dampak negatif yang umum ditimbulkan dari aktivitas industri adalah permasalahan limbah cair. Limbah cair yang dihasilkan dapat menyebabkan kontaminasi sumber daya air dan pencemaran lingkungan oleh logam berat salah satunya Cu. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas adsorben nanokristal selulosa – Fe3O4 dalam menurunkan kadar zat logam berat Cu melalui pendekatan metode uji statistik Anova One Way. Variasi waktu kontak pada penelitian ini adalah 20, 40, 60, 80 dan 100 menit. Sedangkan untuk variasi konsentrasi awal yang digunakana adalah 50, 100, 150, 200 dan 250 ppm. Tahapan analisis statistik dengan uji Anova One-Way ini menggunakan uji normalitas Shapiro Wilk sedangkan uji homogenitas menggunakan levene test. Hasil penelitian ini menunjukkan ada pengaruh efisiensi adsorpsi Cu(II) pada kedua variasi. Dari hasil pengujian statistik nilai p- value < 0,05 diketahui pengaruh konsentrasi awal optimum yaitu 50 ppm dengan efisiensi penyisihan 87% dan waktu kontak optimum yaitu 100 menit dengan efisiensi penyisihan 90%.
Perbandingan Efektivitas Media Biofilter Aerobik dalam Mengolah Air Limbah Industri Pangan: Studi Kasus Limbah Industri Kerupuk dan RPH Danang Hadi Suhadak; Ulvi Pri Astuti; Tanti Utami Dewi; Mirna Apriani; Ahmad Erlan Afiuddin; Ferisa Jenisa Putri
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 8 No. 1 (2025): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Air limbah dari industri pangan, seperti kerupuk dan Rumah Pemotongan Hewan (RPH), mengandung tingkat COD dan TSS yang melebihi baku mutu, sehingga memerlukan proses pengolahan efektif. Pengolahan dengan sistem biofilter aerob merupakan salah satu alternatif yang patut dipertimbangkan. Efektivitas pengolahan dengan biofilter aerob dapat dipengaruhi oleh jenis media yang digunakan. Penelitian ini bertujuan membandingkan efektivitas media biofilter aerob yaitu bioball, Kaldnes, dan tutup botol bekas modifikasi yang sesuai dengan kebutuhan industri pangan. Tahapan penelitian diawali dengan proses seeding untuk menambah kuantitas bakteri dan aklimatisasi untuk mengadaptasikan bakteri. Tahap penelitian utama dilakukan secara kontinu dengan waktu detensi 8 jam. Hasil penelitian utama menunjukkan media tutup botol bekas memiliki efisiensi tertinggi, yakni penurunan COD sebesar 92,9 – 94,6?% dan TSS sebesar 89,1 – 98,1?%, diikuti media Kaldnes (COD 83,3 – 85,9?%; TSS 82,6 – 95,0?%) dan bioball (COD 72,5 – 73,3?%; TSS 82,4 – 92,5?%). Media tutup botol juga memiliki luas permukaan spesifik terbesar (713?m²/m³) dan biaya paling rendah. Kesimpulannya, media tutup botol bekas adalah alternatif paling efektif dan ekonomis untuk biofilter aerob pengolahan air limbah industri pangan.