cover
Contact Name
Moh. Danang Bahtiar
Contact Email
jpak@unesa.ac.id
Phone
+6281261243269
Journal Mail Official
jpak@unesa.ac.id
Editorial Address
Gedung G5 Program Studi Pendidikan Akuntansi Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Negeri Surabaya, Kampus Ketintang Surabaya, Jalan Ketintang Surabaya 60231
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Akuntansi (JPAK)
ISSN : 23376457     EISSN : 27227502     DOI : -
Core Subject : Economy, Education,
Jurnal Pendidikan Akuntansi(JPAK) adalah jurnal ilmiah yang mempublikasikan hasil penelitian dan pemikiran dalam bidang pendidikan akuntansi, ilmu akuntansi, keuangan dan perbankan. Jurnal Pendidikan Akuntansi menerima manuskrip penelitian kuantitatif, penelitian kualitatif, mixed method, Penelitian Pengembangan (R&D), Penelitian Eksperimen, dan Penelitian Tindakan Kelas/Action Riset yang ditulis dalam Bahasa Indonesia atau Bahasa Inggris. Topik-topik penelitian meliputi : Model Pembelajaran Akuntansi, Media Pembelajaran Akuntansi, Evaluasi Pembelajaran Akuntansi, Kurikulum Pendidikan, Akuntansi, Ilmu Akuntansi, Keuangan, Perbankan dan Lembaga Keuangan.
Articles 550 Documents
PENGARUH MOTIVASI, INTENSITAS BELAJAR, DAN PENGGUNAAN MODUL TERHADAP HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN PENGANTAR AKUNTANSI DAN KEUANGAN PADA SISWA KELAS X AKUNTANSI DI SMK NEGERI 4 SURABAYA ZIYADATUR RIFAH
Jurnal Pendidikan Akuntansi (JPAK) Vol 3 No 2 (2015)
Publisher : Program Studi Pendidikan Akuntansi Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hasil belajar merupakan perubahan tingkah laku yang telah terjadi melalui proses pembelajaran. Perubahan tingkah laku tersebut berupa kemampuan-kemampuan siswa setelah aktifitas belajar yang menjadi hasil perolehan belajar. Hasil belajar dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik faktor eksternal maupun internal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh motivasi, intensitas belajar, dan penggunaan modul secara simultan dan parsial terhadap hasil belajar mata pelajaran pengantar akuntansi dan keuangan pada siswa kelas X akuntansi di SMK Negeri 4 Surabaya.Metode penelitian ini adalah kuantitatif yang bersifat ex-post facto. Populasi dalam penelitian ini 107 siswa, jumlah sampel 85 siswa. Penentuan jumlah sampel ditentukan berdasarkan tabel penentuan yang dikembangkan Isaac dan Michael. Teknik pengambilan sampel menggunakan propotional random sampling. Pengumpulan data menggunakan angket. Hasil penelitian dari uji F menunjukkan Fhitung sebesar 75.333 dan didukung signifikansi 0.000 yang menunjukkan bahwa motivasi (X1), intensitas belajar (X2), dan penggunaan modul (X3) berpengaruh secara simultan terhadap hasil belajar siswa kelas X Akuntansi di SMK Negeri 4 Surabaya. Hasil uji t menunjukkan (1) Motivasi (X1) berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar siswa kelas X Akuntansi di SMK Negeri 4 Surabaya sebesar 2.075, (2) Intensitas belajar (X2) berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar siswa kelas X Akuntansi di SMK Negeri 4 Surabaya sebesar 2.949, dan (3) Penggunaan modul (X3) berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar siswa kelas X Akuntansi di SMK Negeri 4 Surabaya sebesar 14.057. Nilai Adjusted R Square sebesar 0.726 berarti bahwa 72.6% hasil belajar siswa dipengaruhi oleh motivasi, intensitas belajar, dan penggunaan modul. Kata kunci: Motivasi, Intensitas, Modul, Hasil Belajar
PENGEMBANGAN ALAT EVALUASI PEMBELAJARAN BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI DENGAN WONDERSHARE QUIZ CREATOR MATERI SISTEM PENILAIAN PERSEDIAAN ANDRITA PURNAMASARI
Jurnal Pendidikan Akuntansi (JPAK) Vol 3 No 2 (2015)
Publisher : Program Studi Pendidikan Akuntansi Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Evaluasi merupakan bagian penting dalam proses pembelajaran yang merupakan salah satu tolak ukur keberhasilan belajar. Evaluasi menjadi salah satu gambaran keberhasilan proses pembelajaran yang dilakukan oleh pendidik. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk menghasilkan alat evaluasi pembelajaran berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dengan menggunakan aplikasi Wondershare Quiz Creator dengan judul Alat Evaluasi Pembelajaran Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dengan Wondershare Quiz Creator Materi Sistem Penilaian Persediaan yang memperoleh kelayakan sebagai alat evaluasi pembelajaran. Alat evaluasi ini dikembangkan dengan model 4-D. Subjek penelitian ini adalah ahli materi, ahli evaluasi, dan 20 siswa kelas XI Akuntansi 3 di SMK Negeri 2 Nganjuk. Instrumen penelitian yang digunakan berupa lembah telaah ahli materi, lembah telaah ahli evaluasi, lembar validasi ahli materi, lembar validasi ahli evaluasi, analisis butir soal dan angket respon siswa. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan skala penilaian. Hasil validasi dari ahli evaluasi memperoleh skor 80% dengan kriteria layak, validasi dari ahli materi memperoleh rata-rata 81% dengan kriteria sangat layak. Butir soal kemudian dianalisis dan diuji cobakan kepada siswa dengan perolehan skor 85% dengan kriteria sangat baik. Hasil keseluruhan validasi ahli dan uji coba terbatas diperoleh rata-rata skor 81% sehingga dapat disimpulkan bahwa alat evaluasi yang dikembangkan peneliti dintayakan sangat layak sebagai alat evaluasi dalam kegiatan pembelajaran akuntansi keuangan pada materi sistem penilaian persediaan. Kata kunci : Evaluasi Pembelajaran,Teknologi Informasi dan Komunikasi, TIK, Wondershare Quiz Creator, Sistem Penilaian Persediaan
PENGEMBANGAN MODUL BERBASIS PENDEKATAN SAINTIFIK SEBAGAI BAHAN AJAR MATERI REKONSILIASI BANK AGUSTIN DINNY ARINI
Jurnal Pendidikan Akuntansi (JPAK) Vol 3 No 2 (2015)
Publisher : Program Studi Pendidikan Akuntansi Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan produk berupa modul berbasis pendekatan saintifik materi rekonsiliasi bank, mengetahui kelayakan modul, dan untuk mengetahui respon siswa terhadap modul yang dikembangkan. Model pengembangan yang digunakan adalah model pengembangan menurut Thiagarajan yaitu model 4-D. Namun penelitian ini terbatas sampai pada tahap pengembangan saja Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket Hasil penelitian menunjukkan hasil validasi komponen kelayakan isi sebesar 77,65%, komponen kelayakan penyajian sebesar 84%, komponen kelayakan bahasa sebesar 86,22% dan komponen kelayakan kegrafikaan sebesar 83,39%. Keseluruhan hasil validasi modul berdasarkan 4 komponen kelayakan dari para ahli diperoleh rata-rata persentase sebesar 82,81%. Sedangkan hasil uji coba terbatas menunjukkan bahwa modul berbasis pendekatan saintifik yang dikembangkan sangat baik menurut respon siswa dengan hasil persentase sebesar 95,83%. Kata Kunci: modul, pendekatan saintifik, rekonsilasi bank.
PENGARUH PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN DAN MOTIVASI BELAAJR SISWA TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA DELINA WIDYANASTITI
Jurnal Pendidikan Akuntansi (JPAK) Vol 3 No 2 (2015)
Publisher : Program Studi Pendidikan Akuntansi Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Faktor pendorong dari ketercapaian tujuan belajar di sekolah adalah penggunaan model pembelajaran, motivasi dari siswa dan faktor pendorong lainnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil belajar siswa yang mengikuti model pembelajaran PBL dan konvensional, siswa yang memiliki tingkat motivasi tinggi maupun rendah dan pengaruh interaksi penggunaan model pembelajaran dan motivasi belajar siswa. Metode penelitian ini menggunakan quasi eksperimen dengan design faktorial 2x2. Berdasarkan hasil uji anava menunjukkan nilai uji anava sebesar 55,589 dengan taraf signifikan sebesar 0,000 pada hasil belajar siswa yang mengikuti model pembelajaran PBL dan Konvensional, uji anava sebesar 25,530 dengan taraf signifikan sebesar 0,000 pada hasil belajar siswa yang memiliki motivasi tinggi maupun rendah, dan nilai uji anava sebesar 4,812 dengan taraf signifikan 0,032 pada pengaruh interaksi penggunaan model pembelajaran dan motivasi belajar siswa terhadap hasil belajar siswa. Kata Kunci: model pembelajaran, motivasi belajar, hasil belajar
STUDI KOMPARASI KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH (PBM) DENGAN DAN TANPA MENGGUNAKAN PETA PIKIRAN DI KELAS X AKUNTANSI SMKN 4 SURABAYA EPHYRA VITASARI JASMINE
Jurnal Pendidikan Akuntansi (JPAK) Vol 3 No 2 (2015)
Publisher : Program Studi Pendidikan Akuntansi Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar siswa yang diajarkan menggunakan Model Pembelajaran Berbasis Masalah (PBM) dengan dan tanpa menggunakan peta pikiran. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen menggunakan rancangan penelitian Pretest-Posttest Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas X Akuntansi di SMK Negeri 4 Surabaya yang berjumlah 3 kelas. Sampel penelitian diambil dengan teknik simple random sampling melalui uji normalitas dengan X Akuntansi 3 sebagai kelas eksperimen dan kelas X akuntansi 1 sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data menggunakan tes dan dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik dekriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil penelitian,ini adalah terdapat perbedaan yang signifikan keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar siswa antara kelompok siswa yang diajarakan menggunakan model Pembelajaran Berbasis Masalah dengan dan tanpa peta pikiran. Hal ini ditunjukkan dengan hasil analisis statistik data hasil belajar siswa (rata-rata selisih nilai pretest-posttest) antara kelas eksperimen dan kelas kontrol menggunakan uji-t dimana thit > ttab (2,022 > 2,000). Sedangkan perbedaan keterampilan berpikir kritis siswa ditunjukkan dengan hasil analisis diskriptif menggunakan N-gain, rata-rata N-gain pada kelas eksperimen sebesar 0,63 yang berada pada kategori tinggi dan rata - rata N-gain pada kelas kontrol sebesar 0,47 yang berada pada kategori sedang. Kata Kunci: Model Pembelajaran Berbasis Masalah, peta pikiran, keterampilan berpikir kritis, hasil belajar
PENGARUH INTERAKSI MODEL PEMBELAJARAN DAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS X AKUNTANSI SRI MARIYATI
Jurnal Pendidikan Akuntansi (JPAK) Vol 3 No 2 (2015)
Publisher : Program Studi Pendidikan Akuntansi Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hasil belajar merupakan perubahan tingkah laku yang telah terjadi melalui proses pembelajaran. Dalam proses pembelajaran guru dapat menggunakan model pembelajaran sesuai dengan kebutuhan siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan hasil belajar siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran konvensional dan model pembelajaran problem based learning, siswa yang memiliki kemampuan berpikir kritis tinggi dan kemampuan berpikir kritis rendah, serta interaksi antara model pembelajaran dan kemampuan berpikir kritis terhadap hasil belajar siswa. Metode penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan quasi eksperimen menggunakan desain faktorial 2x2.Penelitian dilakukan dengan jumlah populasi sebanyak 72 siswa. Sampel yang digunakan adalah sampel jenuh dengan kelas X AK 1 sebagai kelas kontrol menggunakan model pembelajaran konvensional dan kelas X AK 2 sebagai kelas eksperimen menggunakan model pembelajaran problem based learning. Teknik pengumpulan data menggunakan metode tes, observasi, dan dokumentasi.Data yang terkumpul dianalis dengan menggunakan ANAVA dua jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, 1) terdapat perbedaan hasil belajar siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran konvensional dan model pembelajaran problem based learning, dengan nilaiuji-F= 4,488 dan P-value= 0,038 lebih kecil dari taraf signifikan 0,05. 2) terdapat perbedaan hasil belajar siswa yang memiliki kemampuan berpikir kritis tinggi dan kemampuan berpikir kritis rendah, dengan nilai uji-F= 9,416 dan P-Value= 0,003 lebih kecil dari taraf signifikan 0,05. 3) terdapat interaksi antara model pembelajaran dan kemampuan berpikir kritis terhadap hasil belajar siswa, dengan nilai uji-F=8,697 dan P-Value=0,004 lebih kecil dari taraf signifikan 0,05. Kata kunci : Model pembelajaran, Berpikir kritis, Hasil belajar.
PENGEMBANGAN KARTU PINTAR SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN MATERI POKOK PENGARUH TRANSAKSI KEUANGAN TERHADAP PERUBAHAN AKUN – AKUN DI SMK NEGERI 1 NGAWI IMAM HASAN
Jurnal Pendidikan Akuntansi (JPAK) Vol 3 No 2 (2015)
Publisher : Program Studi Pendidikan Akuntansi Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Media pembelajaran merupakan komponen pembelajaran yang berguna untuk mempertinggi proses interaksi guru dengan siswa, oleh sebab itu fungsi utama media pembelajaran adalah sebagai alat bantu menyampaikan materi pembelajaran. Dalam kurikulum 2013 keberadaan media membatu siswa dalam memahami materi terutama pada tahap mengamati dengan pendekatan scientific. Materi pengaruh transaksi keuangan terhadap perubahan akun-akun merupakan materi yang dianggap sulit oleh siswa X di SMK Negeri 1 Ngawi, Mengatasi kesulitan belajar siswa, perlu dilakukan inovasi dalam pembelajaran. Cara yang dapat dilakukan dengan penggunaan media yang sesuai dengan tujuan pembelajaran, media yang dikembangkan adalah kartu pintar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengembangan kartu pintar sebagai media pembelajaran, untuk mengetahui hasil kelayakan media pembelajaran kartu pintar dan untuk mengetahui respon siswa terhadap media pembelajaran kartu pintar. Pengembangan kartu pintar menggunakan model pengembangan Thiagarajan, Semmel dan Semmel atau model 4-D yaitu define (pendefinisian), design (perancangan), develop (pengembangan), dan disseminate (penyebaran). Namum pada penelitian ini hanya sampai tahap develop (pengembangan). Hasil kelayakan media menyebutkan ahli materi dengan prosentase 89,23% menunjukan kriteria sangat layak, dari ahli media dengan prosentase 80% menunjukan kriteri layak dan hasil respon siswa dengan prosentase 97,27% menunjukan kategori sangat baik, sehingga disimpulkan media kartu pintar layak digunakan sebagai media pembelajaran. Kata kunci : Media Pembelajaran, Kartu Pintar, model pengembangan Thiagarajan, Semmel dan Semmel
PENGARUH KONDISI EKONOMI ORANG TUA, LINGKUNGAN SEKOLAH, DAN PRESTASI BELAJAR TERHADAP MINAT MELANJUTKAN PENDIDIKAN TINGGI YULI RAHMAWATI
Jurnal Pendidikan Akuntansi (JPAK) Vol 3 No 2 (2015)
Publisher : Program Studi Pendidikan Akuntansi Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Minat dipengaruhi oleh faktor internal dan faktor eksternal. Faktor yang dapat mempengaruhi minat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi diantaranya adalah kondisi ekonomi orang tua, lingkungan sekolah dan prestasi belajar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh kondisi ekonomi orang tua, lingkungan sekolah, dan prestasi belajar terhadap minat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi pada siswa kelas XII Jurusan Akuntansi SMKN 10 Surabaya baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dan dokumentasi. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 113 siswa kelas XII Akuntansi. Sampel penelitian berjumlah 88 reponden dengan tingkat kesalahan 5%) yang dipilih dengan teknik random sampling. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi linier berganda dan sebelumnya telah diuji asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh signifikan dari kondisi ekonomi orang tua, lingkungan sekolah dan prestasi belajar baik secara parsial maupun simultan terhadap minat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi pada siswa kelas XII Akuntansi SMKN 10 Surabaya. Secara simultan, sebesar 80,4% minat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi siswa dipengaruhi oleh kondisi ekonomi, lingkungan sekolah, dan prestasi belajar, sedangkan 19,6% sisanya dipengaruhi oleh variabel lain diluar variabel yang digunakan dalam penelitian ini. Sehingga dapat disimpulkan bahwa kondisi ekonomi orang tua, lingkungan sekolah, dan prestasi belajar berpengaruh secara simultan maupun parsial terhadap minat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Kata Kunci: ekonomi orang tua, lingkungan sekolah, prestasi belajar, minat, pendidikan, perguruan tinggi
PENGEMBANGAN MODUL AKUNTANSI PIUTANG BERBASIS SCIENTIFIC APPROACH PADA MATA PELAJARAN AKUNTANSI KEUANGAN FARIDATUL MASRUROH
Jurnal Pendidikan Akuntansi (JPAK) Vol 3 No 2 (2015)
Publisher : Program Studi Pendidikan Akuntansi Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bahan ajar yang digunakan untuk akuntansi piutang di SMK Negeri 2 Buduran belum sesuai dengan kurikulum 2013 dan proses pembelajaran masih berpausat pada guru. Sedangkan pada kurikulum 2013 siswa diharuskan untuk aktif membangun pengetahuan mereka sendiri.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan modul akuntansi piutang berbasis scientific approach berdasarkan hasil validasi dan respon siswa. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan modul yang mengacu pada model pengembangan 4-D yang terdiri dari empat tahap yaitu define, design, develop dan disseminate. Namun penelitian ini hanya dilakukan sampai tahap develop. Teknik pengumpulan data menggunakan angket terbuka dan angket tertutup. Angket terbuka menghasilkan data kualitatif berupa angket telaah para ahli. Sedangkan angket tertutup menghasilkan data kuantitatif berupa angket validasi para ahli dan angket respon siswa. Hasil skor persentase validasi diperoleh berdasarkan perhitungan skala Likert sedangkan respon siswa menggunakan skala Guttman.Hasil penelitian dari seluruh validasi para ahli menunjukkan rata-rata persentase sebesar 89,27% dengan kriteria sangat layak dan respon siswa menunjukkan rata-rata persentase sebesar 97,16% dengan kriteria sangat baik, sehingga dapat disimpulkan bahwa modul akuntansi piutang berbasis scientific approach pada mata pelajaran akuntansi keuangan di SMK Negeri 2 Buduran memiliki kriteria sangat layak digunakan sebagai bahan ajar. Kata Kunci:Modul, Akuntansi Piutang, Scientific Approach
PERBANDINGAN HASIL BELAJAR SISWA DALAM PENERAPAN PROBLEM BASED LEARNING DENGAN DAN TANPA DUKUNGAN MEDIA PREZI PADA PEMBELAJARAN AKUTANSI KELAS X DI SMK NEGERI 2 NGANJUK FEBRIANA WAHYU KUSUMA WARDANI
Jurnal Pendidikan Akuntansi (JPAK) Vol 3 No 2 (2015)
Publisher : Program Studi Pendidikan Akuntansi Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan hasil belajar siswa dalam penerapan Problem Based Learning dengan menggunakan prezi dan tanpa menggunakan media Prezi pada pembelajaran akuntansi. Penelitian ini termasuk penelitian ini termasuk penelitian eksperimen yang melibatkan 2 kelas yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol. Metode penelitian ini adalah metode eksperimen murni (true Eksperimen) dengan desain eksperimen Post Test Control Only Groub Design yang hanya menggunakan nilai post test. Tempat penelitian ini adalah di SMK Negeri 2 Nganjuk sedangkan subjek yang diteliti adalah siswa kelas X prodi Akutansi. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X SMK Negeri 2 Nganjuk. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan simple random sampling atau sampel diambil secara acak setelah pretest. Kelas yang digunakan dalam penelitian ini adalah kelas X AK 2 sebagai kelas kontrol dan X AK 3 sebagi kelas eksperimen, dengan jumlah siswa kedua kelas tersebut sebesar 34 siswa. Hasil dari penelitian ini adalah nilai post pada kelas eksperimen yang menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning dengan dukungan media prezi adalah sebesar 89,11 sedangkan pada kelas kontrol yang menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning tanpa dukungan media prezi nilainya adalah sebesar 81,61. Hasil uji hipotesis dengan menggunakan uji independent sample t-test menunjukan hasil sebesar 0,002 hasil itu menunjukan taraf signifikan kurang dari 0,05 sengingga Ho ditolak dan Ha diterima ini berarti terdapat perbedaan hasil belajar antara kelas yang menggunakan media Prezi dan kelas tanpa media. Kata Kunci: Problem Based Learning, Media Prezi, Hasil Belajar