cover
Contact Name
Siti Nurwahidah
Contact Email
sitinurwahidah2018@gmail.com
Phone
+6282341934628
Journal Mail Official
djramram822@gmail.com
Editorial Address
Sekretariat Program Pascasarjana Magister Agribisnis– Universitas Samawa, Sumbawa Besar, Nusa Tenggara Barat
Location
Kab. sumbawa,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Riset Agribisnis dan Manajemen
Published by Universitas Samawa
ISSN : -     EISSN : 31232353     DOI : https://doi.org/10.58406/jram
Core Subject :
Jurnal Agribisnis memfokuskan diri pada publikasi hasil penelitian dan kajian ilmiah di bidang agribisnis serta ilmu sosial ekonomi pertanian. Jurnal ini menjadi media bagi akademisi, peneliti, dan praktisi untuk mengembangkan ilmu pengetahuan, inovasi, serta kebijakan terkait sistem agribisnis yang berdaya saing, berkelanjutan, dan mendukung pembangunan pertanian nasional. Ruang lingkup mencakup manajemen agribisnis, ekonomi pertanian, rantai pasok dan nilai tambah, kebijakan pertanian, kewirausahaan, kelembagaan, serta isu-isu kontemporer seperti agribisnis digital, ketahanan pangan, dan pembangunan berkelanjutan.
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
KEBIJAKAN PEMERINTAH TENTANG RANTAI PASOK DALAM RANGKA EFISIENSI AGRIBISNIS PADI DAN JAGUNG DI KABUPATEN SUMBAWA Abdul Rafiq; Nila Wijayanti; Syafruddin Syafruddin; Sudirman Sudirman; Syaifuddin Iskandar
Jurnal Riset Agribisnis dan Manajemen Vol. 1 No. 1 (2025): Jurnal Riset Agribisnis dan Manajemen (JRAM)
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jram.v1i1.2140

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebijakan pemerintah tentang rantai pasok dalamrangka efisiensi agribisnis padi dan jagung di Kabupaten Sumbawa. Metode dalam penelitianini menggunakan pendekatan kualitatif melibatkan berbagai teknik yang bertujuan untukmemahami fenomena secara mendalam dan holistik. Metode pengumpulan data yangdigunakan, yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknis analisis data, dilakukansecara interaktif dan berlangsung secara terus menerus hingga tuntas, langkah-langkahanalisis data yaitu; reduksi data, penyajian/ display data dan mengambil kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kebijakan pemerintah, memainkan peranyang sangat penting dalam meningkatkan efisiensi sekaligus mengatasi permasalahan rantaipasok agribisnis di Kabupaten Sumbawa, khususnya pada komoditas strategis seperti padidan jagung. Rantai pasok agribisnis di wilayah ini masih dihadapkan pada sejumlahtantangan utama, mulai dari keterbatasan infrastruktur logistik, lemahnya posisi tawar petani,inefisiensi distribusi, hingga ketimpangan data produksi. Pada aspek infrastruktur danlogistik, pemerintah daerah dan provinsi telah mendorong percepatan pembangunan gudangketahanan pangan, perbaikan dermaga, serta penyediaan alat bongkar muat modern.Kebijakan ini memiliki tujuan utama untuk menekan kerusakan produk pascapanen,mempercepat distribusi, dan menurunkan biaya logistik. Namun dalam praktiknya, banyakpetani di Sumbawa masih menghadapi keterbatasan gudang penyimpanan yang layak sertaakses jalan yang tidak memadai menuju pelabuhan atau pasar induk. Berbagai kebijakan yangtelah diimplementasikan oleh pemerintah menunjukkan upaya yang progresif, namun masihmemerlukan pendekatan yang lebih integratif, konsisten, dan berbasis pada realitas lapangan.
DINAMIKA PERILAKU PETANI LAHAN KERING DI DESA PELAT KECAMATAN UNTER IWIS KABUPATEN SUMBAWA Wirawan Dimeng; Ieke Wulan Ayu; Nila Wijayanti; Ahmad Yani; Syaifuddin Iskandar
Jurnal Riset Agribisnis dan Manajemen Vol. 1 No. 1 (2025): Jurnal Riset Agribisnis dan Manajemen (JRAM)
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jram.v1i1.2141

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika perilaku petani dalam sistem pertanianlahan kering di Desa Pelat, Kecamatan Unter Iwes, Kabupaten Sumbawa, NTB. Penelitiandilaksanakan di Desa Pelat Kecamatan Unter Iwes, Kabupaten Sumbawa Nusa Tenggara Baratdari Bulan Maret-Juli 2025, menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Penelitianmenggunakan dua jenis data sekunder dan primer yaitu data primer diperoleh melaluiwawancara langsung dengan petani lahan kering menggunakan kuesioner. Data sekunderyang dikumpulkan mencakup informasi mengenai lokasi geografis penelitian, kondisidemografi penduduk, luas wilayah, serta gambaran umum tentang Desa Pelat, KecamatanUnter Iwes. Pengumpulan data sekunder dilakukan melalui metode dokumentasi. Metodepengumpulan data dalam penelitian, menggunakan observasi, wawancara mendalam,kuesioner, studi pustaka. Responden dalam penelitian ini adalah petani jagung lahan keringdi Desa Pelat, Kecamatan Unter Iwes, yang dipilih melalui teknik accidental sampling danpurposive sampling, sebanyak 50 orang. Metode analisis data dalam penelitian, yaitu analisisdeskriptif dan Miles dan Hubberman. Hasil penelitian menujukkan bahwa perilaku petanisangat dipengaruhi oleh pengalaman kolektif, norma budaya, dan peran kelembagaan sepertikelompok tani dan pemerintah desa. Perilaku petani dalam mengelola lahan kering sangatdipengaruhi oleh faktor usia, tingkat pendidikan, pengalaman bertani, luas lahan, dan statuskepemilikan lahan. Keikutsertaan dalam kelembagaan lokal berperan penting dalammendorong adaptasi dan kolaborasi petani. Oleh karena itu, pemahaman terhadapkarakteristik ini penting sebagai dasar dalam merancang kebijakan dan programpemberdayaan petani lahan kering yang efektif.
DAMPAK KREDIT USAHA RAKYAT (KUR) TERHADAP PENDAPATAN USAHA TANI JAGUNG STUDI KASUS DI KECAMATAN UTAN Ade Ockgira Hidayat; Ahmad Yani; Ieke Wulan Ayu; Siti Nurwahidah; Syaifuddin Iskandar
Jurnal Riset Agribisnis dan Manajemen Vol. 1 No. 1 (2025): Jurnal Riset Agribisnis dan Manajemen (JRAM)
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jram.v1i1.2142

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui proses penyaluran dana KUR dan dampak dana KURterhadap pendapatan usahatani jagung serta mengetahui faktor yang mempengaruhi jumlahpinjaman dana KUR petani di Kecamatan Utan Kabupaten Sumbawa. Penentuan lokasipenelitian dilakukan secara purposive sampling dengan pertimbangan Kecamatan Utanmerupakan salah satu sentra produksi jagung di Kabupaten Sumbawa. Penentuan sampelsecara purposive sampling dengan kriteria petani jagung penerima dana KUR tahun 2024 diKecamatan Utan. Jumlah sampel petani jagung diambil 40 petani. Metode penelitianmengunakan deskriptif kualitatatif dan kuantitatif mengunakan metode regresi berganda.Hasil penelitian (1) Proses penyaluran KUR (a) Debitur Mengajukan Permohonan KUR (b)Tanda Tangan Persetujuan Kredit dan (c) Kredit Cair, (2) Kredit Usaha Rakyat (KUR)berpengaruh signifikan terhadap peningkatan pendapatan petani jagung di Kecamatan UtanKabupaten Sumbawa dan hasil korelasi menunjukkan bentuk hubungan antara pendapatanpetani jagung dan dana KUR di Kecamatan Utan ini adalah positif yang berarti semakin tinggipendapatan maka semakin tinggi juga dana KUR petani, (3) Faktor luas lahan berpengaruhsignifikan terhadap jumlah dana KUR yang diterima petani jagung di Kecamatan Utansedangkan harga jual jagung dan biaya usahatani jagung tidak berpengaruh nyata (signifikan)terhadap jumlah dana KUR yang diterima petani jagung di Kecamatan Utan.
ANALISIS KUALITATIF DINAMIKA PERTUMBUHAN HOME INDUSTRY TEMPE BERDASARKAN FAKTOR INTERNAL DAN EKSTERNAL DI KECAMATAN SUMBAWA Sri Ismiyati; Ieke Wulan Ayu; Nila Wijayanti; Ahmad Yani; Syafruddin Syafruddin
Jurnal Riset Agribisnis dan Manajemen Vol. 1 No. 1 (2025): Jurnal Riset Agribisnis dan Manajemen (JRAM)
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jram.v1i1.2143

Abstract

Usaha home industry tempe merupakan sektor strategis dalam mendukung ketahananpangan, pemberdayaan ekonomi lokal, dan pelestarian pangan tradisional diIndonesia.Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis pengaruh faktor sosial, ekonomi, danteknologi terhadap pertumbuhan home industry tempe di Kecamatan Sumbawa. Penelitiandilaksanakan di Home Industry Tempe Rahayu yang berlokasi di Kelurahan Lempeh,Kecamatan Sumbawa, dari Maret hingga Juni 2025. Data yang digunakan dalam penelitianyaitu data primer diperoleh dari wawancara menggunakan kuesioner, pengamatan, sertapencatatan langsung tentang keadaan di lapangan, dan menganalisis terkait upayapengembangan usaha pada pemilik Home Industry, pekerja, konsumen tempe, danpemerintah. Data sekunder diperoleh dokumentasi laporan keuangan Home IndustryRahayu, data statistik dari Kelurahan Lempeh, Dinas Koperasi, Perdagangan dan IndustriKabupaten Sumbawa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan analisisdata menggunakan Miles dan Hubberman. Hasil penelitian menujukkan bahwa factor internalmeliputi yaitu modal usaha keterampilan dan pengalaman pengusaha kualitas produksumber daya manusia peralatan & teknologi produksi manajemen keuangan inovasi produk& diferensiasi. Faktor eksternal meliputi bahan baku ,pasar & permintaan konsumen,persaingan, akses pemasaran dukungan pemerintah & lembaga, kondisi ekonomi, kebijakandan peraturan , sosial dan budaya.
STRATEGI PENGEMBANGAN TAMAN WISATA PANTAI SALIPER ATE DALAM MENINGKATKAN JUMLAH PENGUNJUNG DI KABUPATEN SUMBAWA Syamsul Hidayat; Sudirman Sudirman; Ahmad Yani; Syafruddin Syafruddin; Nila Wijayanti
Jurnal Riset Agribisnis dan Manajemen Vol. 1 No. 1 (2025): Jurnal Riset Agribisnis dan Manajemen (JRAM)
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jram.v1i1.2144

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis strategi pengembangan taman wisatapantai Saliper Ate dalam meningkatkan jumlah pengunjung di Kabupaten Sumbawa.Penelitian ini dilaksanakan pada Bulan Maret – April 2025, di Pantai Saliper Ate, KabupatenSumbawa. Penentuan tempat penelitian dilakukan secara purposive sampling. Jenis penelitianini merupakan penelitian dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Sumber data yangdigunakan yaitu sumber data primer dan sekunder. Metode pengumpulan data dalampenelitian dilakukan dengan observasi (field Observation), survei (Field Survey), wawancarayang mendalam (Deep Interview Method), serta dokumentasi. Responden dalam penelitianini yaitu 9 pemilik usaha mikro serta pengunjung taman wisata pantai Saliper Ate sebanyak 30orang. Wawancara yang mendalam dilakukan dengan keypersons, yaitu pengelola tamanwisata pantai Saliper Ate, serta lembaga yang terkait dengan taman wisata Pantai Saliper Ateyaitu Dinas Kepemudaan, Olah Raga, dan Pariwisata (DISPOPAR). Analisis data yangdigunakan dalam penelitian ini adalah SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities,Threats). Hasil penelitian menemukan bahwa strategi pengembangan taman wisata PantaiSaliper Ate dalam meningkatkan jumlah pengunjung yaitu strategi SO, yang diantaranyayaitu meningkatkan kualitas dari para pengusaha kuliner, sering mengadakan event(pameran/expo, lomba,dll), aktifkan kembali kolam renang yang dilengkapi dengan sarana airbersih untuk mandi, serta tempat ganti pakaian.
POLA KEMITRAAN DAN NON KEMITRAAN PETANI JAGUNG DI DESA LABANGKA KECAMATAN LABANGKA KABUPATEN SUMBAWA Imam Wahyudi; Ieke Wulan Ayu; Siti Nurwahidah; Nila Wijayanti
Jurnal Riset Agribisnis dan Manajemen Vol. 2 No. 1 (2026): Jurnal Riset Agribisnis dan Manajemen
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jram.v2i1.2356

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui pola kemitraan dan non kemitraan pada petani jagung di Desa Labangka Kecamatan Labangka Kabupaten Sumbawa. Penentuan lokasi penelitian secara purposive sampling dengan pertimbangan Kecamatan Labangka merupakan salah satu sentra produksi jagung di Kabupaten Sumbawa. Penelitian dilakukan pada Bulan Maret – Bulan Juni 2025. Metode penelitian mengunakan deskriptif kualitatif dengan jumlah sampel 15 petani mitra dan 15 petani non mitra. Metode penentuan sampel secara purposive sampling. Hasil penelitian : Pada pola kemitraan, terdapat kolaborasi antara petani, pemerintah, dan pelaku agribisnis yang menyediakan input unggul seperti benih tahan kekeringan, pupuk, serta dukungan teknis berupa pendampingan dan penyuluhan. Dukungan pemerintah, khususnya dari Kementerian Pertanian, memperkuat skema ini melalui distribusi benih dan pupuk bersubsidi secara masif. Pada pola non-kemitraan, petani mengelola usaha tani secara mandiri dengan fleksibilitas dalam menentukan varietas, jadwal tanam, dan strategi pemasaran. Namun, keterbatasan modal dan akses infrastruktur menyebabkan kerentanan terhadap risiko, terutama fluktuasi harga dan kesulitan penyimpanan hasil panen, yang semakin nyata pada periode panen raya.
EVALUASI ASPEK TEKNIS LUMBUNG PANGAN MASYARAKAT DI KABUPATEN SUMBAWA Wahyuningsih Wahyuningsih; Siti Nurwahidah; Ieke Wulan Ayu
Jurnal Riset Agribisnis dan Manajemen Vol. 2 No. 1 (2026): Jurnal Riset Agribisnis dan Manajemen
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jram.v2i1.2361

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis aspek teknis dan perkembangan lumbung pangan masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan di Kabupaten Sumbawa. Penelitian dilaksanakan di Kabupaten Sumbawa  pada bulan Maret sampai dengan bulan Juni 2025.  Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan mengkonversikan nilai skala likert. Lokasi penelitian dipilih secara purposive pada kelompok lumbung pangan Gapoktan Tendri Untung dan Gapoktan Menir Raboran. Pada penelitian ini penentuan informan penelitian ditentukan secara purposive sampling dengan kriteria responden merupakan  anggota aktif penerima manfaat kegiatan lumbung pangan, dengan rincian anggota kelompok lumbung pangan masyarakat Gapoktan Tendri Untung sebanyak 16 orang dan anggota kelompok lumbung pangan masyarakat Gapoktan Menir Raboran sebanyak 16 orang, sehingga total informan atau responden berjumlah 32 orang Hasil penelitian memperlihatkan bahwa aspek teknis berada pada kategori baik, yang menunjukkan keberadaan lumbung pangan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap upaya pencapaian ketahanan pangan dan berperan strategis dalam memperkuat ketahanan pangan daerah melalui penguatan kelembagaan dan peningkatan kapasitas ekonomi petani.
EVALUASI ASPEK SOSIAL DAN ASPEK EKONOMI LUMBUNG PANGAN MASYARAKAT DI KABUPATEN SUMBAWA Wahyuningsih Wahyuningsih; Siti Nurwahidah; Sudirman Sudirman
Jurnal Riset Agribisnis dan Manajemen Vol. 2 No. 1 (2026): Jurnal Riset Agribisnis dan Manajemen
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jram.v2i1.2363

Abstract

Lumbung pangan merupakan lembaga pangan masyarakat yang berfungsi sebagai cadangan untuk mengantisipasi kekurangan akibat musim paceklik, gagal panen, maupun bencana, sehingga ketersediaan pangan tetap terjaga. Pada tahun 2022, Kabupaten Sumbawa menerima bantuan Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Pertanian berupa pembangunan lumbung pangan serta penyediaan sarana dan prasarana penunjang kegiatan ekonomi produktif. Penelitian ini bertujuan menganalisis aspek sosial-ekonomi, dan perkembangan modal lumbung pangan masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan di Kabupaten Sumbawa. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dan kuantitatif, dengan lokasi penelitian dipilih secara purposive pada kelompok lumbung pangan Gapoktan Tendri Untung dan Gapoktan Menir Raboran. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa aspek sosial, dan aspek ekonomi berada pada kategori baik, yang menunjukkan keberadaan lumbung pangan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap upaya pencapaian ketahanan pangan. Selain itu, modal usaha kelompok juga mengalami pertumbuhan, yakni sebesar 39,50% pada Gapoktan Tendri Untung dan 18,91% pada Gapoktan Menir Raboran. Temuan ini menegaskan bahwa lumbung pangan masyarakat berperan strategis dalam memperkuat ketahanan pangan daerah melalui penguatan kelembagaan dan peningkatan kapasitas ekonomi petani.
POTENSI PENGEMBANGAN LAHAN KERING DI WILAYAH TIMUR KABUPATEN SUMBAWA Haerul Haerul; Siti Nurwahidah; Nila Wijayanti
Jurnal Riset Agribisnis dan Manajemen Vol. 2 No. 1 (2026): Jurnal Riset Agribisnis dan Manajemen
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jram.v2i1.2364

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengidentifikasi potensi dan permasalahan mendasar dalam pengembangan lahan kering di wilayah timur Kabupaten Sumbawa. Permasalahan mendasar antara lain keterbatasan sarana irigasi, degradasi kesuburan tanah, fluktuasi curah hujan, akses pasar yang belum optimal, serta koordinasi kebijakan yang belum maksimal antar instansi terkait. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan sumber data primer dan sekunder.  Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, serta dokumentasi. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis Deskriptif. Hasil kajian menunjukkan bahwa potensi lahan kering di kawasan timur Kabupaten Sumbawa cukup signifikan ditunjang oleh ketersediaan lahan yang luas, keragaman komoditas pertanian dan peternakan didukung peran serta masyarakat setempat dalam aktivitas agribisnis.
STRATEGI PEMASARAN MADU HUTAN SUMBAWA DALAM MENGOPTIMALKAN PENINGKATAN EKONOMI PETANI MADU LOKAL DI DUSUN SEMONGKAT DESA KELUNGKUNG KABUPATEN SUMBAWA Ryan Suryanda Putra; Ahmad Yani; Ieke Wulan Ayu; Nila Wijayanti
Jurnal Riset Agribisnis dan Manajemen Vol. 2 No. 1 (2026): Jurnal Riset Agribisnis dan Manajemen
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jram.v2i1.2365

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi pemasaran madu hutan Sumbawa dalam mengoptimalkan peningkatan ekonomi petani madu lokal di Kabupaten Sumbawa. Penelitian ini dilaksanakan pada Bulan Maret – Mei 2025. Lokasi penelitian berada di Dusun Semongkat, Desa Kelungkung, Kabupaten Sumbawa. Penentuan tempat penelitian dilakukan secara purposive sampling. Jenis penelitian ini merupakan penelitian dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Sumber data yang digunakan yaitu sumber data primer dan sekunder. Metode pengumpulan data dalam penelitian dilakukan dengan observasi (field Observation), survei (Field Survey), wawancara yang mendalam (Deep Interview Method), serta dokumentasi. Responden dalam penelitian ini sebanyak 10 petani madu hutan. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats). Hasil penelitian menemukan bahwa strategi pemasaran madu hutan berada pada posisi Kuadran I (Strategi SO), yaitu Mengoptimalkan promosi madu hutan melalui media sosial dan marketplace untuk menjangkau konsumen lebih luas, Menggunakan kualitas dan keaslian sebagai keunggulan untuk penetrasi ke pasar modern (supermarket, toko oleh-oleh), Mengemas madu secara premium untuk segmen pasar wisata dan ekspor, Membangun kemitraan dengan sektor pariwisata dan kuliner local, serta Mengikuti pameran produk UMKM dan event promosi daerah.

Page 1 of 1 | Total Record : 10