cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Tata Rias
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 381 Documents
MEDIA PEMBELAJARAN AUGMENTED REALITY PADA SUB KOMPETENSI PEMANGKASAN RAMBUT TEKNIK INCREASE LAYER AMELIA, LINDA; KUSSTIANTI, NIA
Jurnal Tata Rias Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Tata Rias

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Ilmu teknologi telah mengalami banyak perkembangan dan perubahan diantaranya pembaruan ilmu teknologi Augmented Reality (AR) digunakan sebagai media pembelajaran. Media pembelajaran augmented reality adalah media pembelajaran yang menambahkan realita nyata yang ada di dunia dengan objek virtual berupa 3 dimensi. Pemangkasan rambut teknik increase layer adalah pemangkasan rambut yang menggunakan sudut pengangkatan > 90o. Media pembelajaran augmented reality pada sub kompetensi pemangkasan rambut teknik increase layer dengan menambahkan objek virtual 3 dimensi yang seperti objek nyata (manekin) pada saat menerapkan pemangkasan rambut teknik increase layer. Tujuan dari penelitian yaitu untuk mengetahui kualitas media serta kelayakan sebuah media pembelajaran augmented reality pada sub kompetensi pemangkasan rambut teknik increase layer. Jenis Penilitian ini merupakan penelitian Pre Eksperimental dengan desain penelitian ? The One-Shot Case Study Design?. Subyek penelitian ini 30 observer. Pengumpulan data peneltian ini dengan menggunakan intstrumen berupa kuisioner Teknik analisis data menggunakan rata-rata. Hasil kelayakan media pembelajaran mempunyai kategori nilai yang sangat layak dengan rata-rata nilai 3,43. Kata Kunci: Media Augmented Reality, Pangkas Rambut, Teknik increase layer. AbstractTechnology has experienced many developments and changes including the renewal of augmented reality (AR) technology used as a learning media. Augmented reality learning media is a learning media that adds real reality in the world with 3 dimension virtual objects. Hair cutting increase layer technique is hair cutting that uses a angle> 90o. Augmented reality learning media in the sub-competency hair cutting techniques increase layer by add 3dimension virtual objects that are like real objects (mannequins) when applying hair cutting techniques to increase layer.The purpose of the research to know media quality and the appropriates of learning media augmented reality sub competence haircut technique increase layer. The type of reseach is pre-experiment with design ?The One-Shot Case Study Design?. The subject of the research 30 observer. The collecting data using by questionnaire. The analysis data using by average. The apprioates of learning media augmented reality has a very high value with an value of 3.43 Keywords : Augmented Reality Media, Hair cutting, Technique increase layer
PENGARUH PENGGUNAAN JENIS LIPSTICK TERHADAP HASIL RIASAN KELAINAN BIBIR SUMBING UNTUK TATA RIAS PENGANTIN MODERN DINIA ULFA, ISNADIROH; PUSPITORINI, ARITA
Jurnal Tata Rias Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Tata Rias

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakTata rias wajah pengantin modern dapat dilakukan dengan menekankan efek tertentu pada area mata, hidung, bibir dan alis yang dapat menarik perhatian masyarakat secara langsung. Bibir adalah bagian tubuh yang terlihat indah di mulut manusia yang berfungsi untuk artikulasi suara dan bicara, akan tetapi terdapat beberapa manusia yang memiliki kelainan pada bibir. Kelainan pada bibir manusia yang terjadi sejak awal kehamilan ibu sampai dewasa salah satunya adalah bibir sumbing. Bibir sumbing mempunyai rekahan pada langit-langit maupun gusi sebagian banyak sudah dijahit, sehingga rekahan pada bibir dapat menyatu kembali. Jahitan pada bibir sumbing tetap terlihat dengan jelas, sehingga untuk menutupi jahitan pada bibir sumbing memerlukan kosmetik lipstick untuk menutupi bekas jahitan dan membentuk bibir agar terlihat lebih sempurna dan ideal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan jenis lipstick terhadap hasil riasan kelainan bibir sumbing untuk tata rias wajah pengantin modern. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan angket respon dengan melibatkan 28 observer. Hasil nilai rata-rata yang diperoleh dari angket respon dapat dilihat dari aspek ketepatan bentuk bibir dengan menggunakan creamy lipstick (3,62) lebih tepat dibandingkan dengan glossy lipstick (2,80) dan matte lipstick (2,94), kehalusan tekstur lipstick dengan menggunakan creamy lipstick (3,61) lebih halus dibandingkan dengan glossy lipstick (2,87) dan matte lipstick (2,97), tingkat kesukaan observer dengan menggunakan creamy lipstick (3,65) lebih disukai observer dibandingkan dengan glossy lipstick (2,72) dan matte lipstick (3,22). Sehingga dapat disimpulkan terdapat pengaruh penggunaan jenis lipstick terhadap hasil riasan kelainan bibir sumbing untuk tata rias wajah pengantin modern dengan kategori nilai baik.Kata kunci: tata rias wajah pengantin modern, lipstick dan kelainan bibir sumbing.AbstractMake up for modern bridal is focus on eyes, nose, lips, and eyebrows. Lips is one of the parts of mouth in human body as voice articulation and to talk, however there are some people that have lip abnormalities. The abnormality that occur since pregnant is cleft lip. Cleft lip has fracture on the top and gum some of them already sewn up, so the fracture can reunite. The suture on the lips leave a mark, so it needs a lipstick to cover and draw the lips to looks perfect and ideal. This study aims to know the effect of using lipstick on makeup of cleft lips modern bridal. This study is an experimental research. The data collected by using observation and questionnaire with 28 observers. The result of this studycontains the type of the lipstick that has an effect on lips can be seen on the precise of the lips shape, the lipstick texture, and the most preferred. The result of average value obtained from the response quizionaryis the precise aspect of the lips using creamy lipstick (3.62) are more precise than glossy lipstick (2.80) and matte lipstick (2.94), the texture of creamy lipstick (3.62) more smoother than glossy lipstick (2.87) and matte lipstick (2.97), the most preferred is creamy lipstick (3.65), than glossy lipstick (2,72) and matte lipstick (3.22). So that the conclusion is there is an effect on using the lipstick to make up cleft lips modern bridal with a good category.Keywords: bridal modern make up, lipstick, and cleft lips.
BENTUK DAN MAKNA TATA RIAS TRADISIONAL SENI TARI DRIL DALAM LANGEN TAYUB DI KECAMATAN PASIRIAN KABUPATEN LUMAJANG RAMADANI, RIZKA; , MASPIYAH
Jurnal Tata Rias Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Tata Rias

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Tari Dril dalam kesenian langen tayub sebagai warisan yang secara turun temurun harus dilestarikan sekaligus dikembangkan supaya menjadi daya tarik di daerah serta menjadi acuan dalam kesenian daerah. Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi 1) bentuk tata riasawajah,apenataan rambut, busana serta aksesorisatari dril pada pertunjukan langenatayub di kecamatan Pasirian kabupaten Lumajang, dan 2) makna tata rias tradisional seni tari dril dalam langen tayub di kecamatan Pasirian Lumajang. Metode penelitian adalahapenelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan metodeatriangulasi, yang meliputi 1) wawancara, 2) observasi, dan 3) dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tata rias wajah waranggono atau tandak mempunyai gambaran sebagai ciri khas mencerminkan perempuan Jawa yang anggun. Waranggono adalah sebutan untuk penari tayub perempuan yang biasa dikenal dengan nama tandak sedangkan pramugari adalah sebutan untuk penari tayub laki-laki. Tata penataan rambut waranggono atau tandak mengenakan sunggar Jawa dan sanggul Ukel Konde. Busana yang dikenakan penari tayub perempuan adalah Jarik kuwung khas Jawa, kebaya sebagai penutup badan, kemben atau mekak sebagai kain penutup bagian dada, stagen, toso dan tali, selandang atau sampur, alas kaki atau Sandal.aAksesoris yang dikenakan penari tayub perempuan adalah bunga mawar, anting, bros, kalung, gelang dan cincin. Tata rias wajah pramugari ciri khas natural dan berwibawa laki-laki Jawa. Busana yang dikenakan pramugari adalah basofi, sebong jarik khas Jawa, celana panjang, sepatu, Blangkon. Seni tari dril yang terdapat dalam langen tayub di kecamatan Pasirian kabupaten Lumajang bermakna sebagai bentuk ungkapan syukur masyarakat Lumajang khususnya terhadap hasil bumi yang telah diperoleh. Kata Kunci: Tata Rias Tradisional Penari Dril, Waranggono atau Penari Perempuan, Pramugari atau Penari Laki-laki,Tari Dril, Kecamatan Pasirian. Abstract Dril dance in the langen tayub art as a legacy that has been passed down from generation to generation must be preserved as well as developed in order to be an attraction in the area and become a reference in regional art.The purpose of this study was to identify 1) the form of facial make-up, hair styling, clothing and dril dance accessories in the Langen Tayub performance in the Pasirian district of Lumajang Regency, and 2) the meaning of the traditional makeup of the Dril dance in Langen Tayub in the Pasirian Lumajang District.This research method is a descriptive study with a qualitative approach. Data collection techniques using the triangulation method, which includes 1) interviews, 2) observation, and 3) documentation. The results showed that the face makeup or waranggono tandak has a picture as a characteristic reflects the graceful Javanese women. Waranggono is a term for female tayub dancers commonly known as tandak while stewardess is a term for male tayub dancers. Hairdressing or tandak hairstyle wearing Javanese sunggul and Ukel Konde bun. Clothing worn by female tayub dancers is Javanese Jarik kuwung, kebaya as body covering, kemben or mekak as a cloth covering the chest, stagen, toso and rope, sling or sampur, Sandal or footwear. Accessories worn by womens tayub dancers are roses, earrings, brooches, necklaces, bracelets and rings. The makeup of a flight attendant or male dancer has natural and authoritative features of Javanese men. The clothing worn by flight attendants or male tayub dancers is basofi, a Javanese traditional finger, pants, shoes, Blangkon. Dril dance which is contained in Langen Tayub in Pasirian Sub-district, Lumajang Regency means as a form of gratitude for the people of Lumajang, especially for the products that have been.Keywords:Traditional Make-Up Dril Dancers, Waranggono or Female Dancers, Male Stewardes or Dancers, Dril Dance, Pasirian District
KELAYAKAN MEDIA TRUTH OR DARE PADA MATERI PERAWATAN KULIT WAJAH BERJERAWAT DENGAN TEKNOLOGI KELAS XII DI SMKN TATA KECANTIKAN LUTFI CAHYANINGRUM, DHINANDA; LUTFIATI, DEWI
Jurnal Tata Rias Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Tata Rias

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini dilakukan. dengan cara memodifikasi permainan kartu truth or dare yang banyak digemari remaja masa kini, menjadi media pembelajaran. yang layak digunakan pada materi perawatan kulit wajah berjerawat kelas XII di SMKN Tata Kecantikan. Tujuan penelitian adalah : (1) Mendeskripsikan prosedur perancangan media pembelajaran truth or dare dalam materi perawatan kulit wajah berjerawat dengan teknologi. (2) Mendeskripsikan kelayakan media truth or dare dalam materi perawatan kulit wajah berjerawat dengan teknologi. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian research and development (R&D). Objek penelitian ini adalah media pembelajaran truth or dare. Metode pengumpulan data menggunakan angket penilaian media melalui google form dengan melibatkan 31 observer dan teknik analisis data yang digunakan adalah metode statistika berupa persentase. Hasil dari penelitian yaitu : (1) Menunjukkan 5 tahapan prosedur perancangan media truth or dare yaitu : menelusui literatur media pembelajaran terkini, mengumpulkan jurnal dan artikel tentang media truth or dare yang dijadikan bahan untuk membuat produk inovasi media pembelajaran, membuat desain media kartu truth or dare menggunakan photoshop, validasi media pembelajaran, revisi produk. (2) Penilaian kelayakan media truth or dare ditinjau dari akseptabilitas memperoleh hasil sangat baik dengan perincian; kreatifitas memperoleh hasil penilaian 83%, dari akseptabilitas menariknya media pembelajaran memperoleh penilaian 83%, berdasarkan uji akseptabilitas kelayakan media memperoleh penilaian 81,45% dan berdasarkan uji akseptabilitas kesesuaian media memperoleh penilaian 80,65%. Kesimpulan peneliti yaitu media pembelajaran truth or dare layak diaplikasikan pada mata pelajaran perawatan kulit wajah berjerawat dengan teknologi kelas XII di SMKN Tata Kecantikan. Kata Kunci: truth or dare, media, perawatan kulit wajah Abstract This research is done by modifying the game of truth or dare that much loved todays youth, become a learning medium worthy of use on facial acne skin care with technology class XII in SMKN beauty. The research objectives are: (1) Describe the media design procedures of truth or dare learning in acne skin care material with technology. (2) Describing the feasibility of the media of truth or dare in acne skin care material with technology. The type of research used is research and development (R&D). The object in this study is truth or dare learning media. The method of data collection using a media assessment poll through google form with involving 31 observer and data analysis techniques used is a statistical method of percentages. The results .of the study are: (1) Showing 5 phases of the truth or dare media planning procedure: searching for the latest learning media literature, collecting journals and articles about the media truth or dare that are used as materials to create a learning media innovation product, create a card media design truth or dare using photoshop, validation media learning, revision product. (2) The truth or dare media feasibility assessment is reviewed from acceptability to excellent results with breakdowns; creativity earns a 83% assessment, from the acceptability to the media learning gained an assessment of 83%, based on the feasibility of the media eligibility test obtained a valuation of 81.45% and based on the test of media conformity acceptability assessment 80.65%. The conclusion of the researcher is the learning media truth or dare to be applied to the subjects on facial acne skin care with technology class XII in SMKN beauty Keywords: truth or dare, media, facial skin care
PENGARUH PENGAPLIKASIAN MASKER “ACTIVATED CHARCOAL” UNTUK MENGURANGI KADAR SEBUM PADA KULIT WAJAH BERMINYAK FAHRURI, FITRIA; SINTA MEGASARI, DINDY
Jurnal Tata Rias Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Tata Rias

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Masker adalah sediaan kosmetik untuk perawatan kulit wajah yang memiliki banyak manfaat. Masker alami berbahan dasar arang aktif atau ?Activated Charcoal? bermanfaat untuk mengatasi permasalahan kulit seperti mengurangi minyak, kotoran di wajah serta mengatasi kulit wajah berjerawat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pengaplikasian masker ?activated charcoal? untuk mengurangi kadar sebum pada jenis kulit wajah berminyak. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah pengaplikasian masker arang aktif ?activated charcoal? dengan perlakuan X1(satu kali treatment dalam satu minggu), X2(dua kali treatment dalam satu minggu), dan X3(tiga kali treatment dalam satu minggu). Variabel terikat dari penelitian ini adalah reaksi kulit, kelembutan/kehalusan kulit, kondisi kulit, penurunan kadar minyak. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi yang melibatkan 15 orang responden. Analisis data penelitian ini menggunakan Anava one way yang dilanjutkan dengan Uji Duncan menggunakan program SPSS versi 21. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masker yang memiliki pengaruh terbaik adalah masker X3 dengan proporsi 6 gram bubuk masker ?activated charcoal? dengan pengaruh pada wajah yaitu 1) kadar sebum pada kulit wajah berminyak mengalami penurunan, 2) kondisi kulit wajah mengalami perubahan menjadi lebih lembab dan halus. Kata Kunci: perawatan kulit, kulit berminyak, ?activated charcoal?
TATA RIAS TARI BEDHAYA SRIGATI DI SANGGAR SOERYO BUDOYO KABUPATEN NGAWI HADI NUR BAITI, BINTANG; PUSPITORINI, ARITA
Jurnal Tata Rias Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Tata Rias

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Tari bedhaya srigati merupakan tari pembuka pada upacara ganti Langse di Pasenggrahan Srigati yang ditarikan setiap tanggal 15 Muharram (1 suro). Tata rias tari bedhaya srigati menggunakan tata rias modifikasi rias paes ageng gaya Yogyakarta menggunakan penunggul, penitis, pengapit, godheg, alis menjangan ranggah, citak, jahitan mata. Tujuan penelitian adalah mendiskripsikan bentuk tata rias tari bedhaya srigati di sanggar Soeryo Budoyo. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan observasional. Objek penelitian ialah tata rias tari bedhaya srigati. Subjek penelitian ialah pencipta tari bedhaya srigati. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tata rias tari bedhaya srigati menggunakan cengkorongan paes yang disesuaikan dengan proporsi wajah penari. Eyeshadow yang digunakan yaitu warna merah, hitam diujung mata untuk mempertegas mata dan emas dikelopak mata. Citak dan jahitan mata diberi manik-manik untuk memberi kesan riasan tampak indah dan lebih menarik. Perona pipi dan bibir menggunakan warna merah yang membuat wajah terkesan lebih segar. Keseluruhan riasan dibuat mencolok dan tegas yang berguna agar riasan tetap terlihat meski dalam jarak pandang yang cukup jauh. Untuk busana yang digunakan ialah jarik yang dibentuk seperti dodot gaya Surakarta dengan samparan dan menggunakan sampur. Menggunakan aksesoris berupa sumping, centhung, sisir gunungan, cunduk mentul, jebehan, gajah ngoling, giwang, kalung, klat bahu, gelang dan cincin. Kata Kunci: Tata Rias, Tari Bedhaya Srigati , Paes Ageng, Ganti Langse. Abstract The bedhaya srigati dance is the opening dance at the Langse dressing ceremony at Pasenggrahan Srigati, which is danced every 15th of Muharram (1 suro). Bedhaya srigati dance make-up using paes ageng makeup modification using Yogyakarta style using penunggul, penitis, pengapit, godheg, menjangan ranggah eyebrows, citak, eye stitching. The purpose of this study is to describe the form of bedhaya srigati dance make-up at the Soeryo Budoyo studio. This research is a descriptive study with an observational approach. The object of research is the bedhaya srigati dance make-up. The subject of the research was the creator of the Bedhaya Srigati dance. Data collection techniques using interviews, observation, documentation. The results showed that the bedhaya srigati dance make-up used paes jaws that were adjusted to the proportions of the dancers faces. The eyeshadow used is red, black at the tip of the eye to emphasize the eyes and gold in the eyelid. Eye prints and stitches are given beads to give the impression of a beautiful and more attractive look. Blusher and lips use red color which makes the face look fresher. The overall makeup is made striking and decisive which is useful so that makeup can still be seen even though the distance is quite far away. For clothing that is used is a finger shaped like dodot Surakarta with samparan and using sampur. Using accessories in the form of sumping, centhung, gunungan comb, cunduk mentul, jebehan, gajah ngoling, ear studs, necklaces, shoulder pads, bracelets and rings. Keywords: Makeup, Bedhaya Srigati Dance, Paes Ageng, Langse Dressing.
EFEK PERBEDAAN HASIL STYLING TERHADAP JENIS RAMBUT QOYYUM BELANTIKA TAFIFASARI, ERIAN; SINTA MEGASARI, DINDY
Jurnal Tata Rias Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Tata Rias

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Rambut merupakan salah satu dari bagian tubuh manusia yang sangat penting sebagai penunjang penampilan wanita maupun pria. Perkembangan dalam dunia kecantikan, banyak wanita berambut keriting mulai percaya diri dengan gaya rambut mereka dan merawatnya dengan baik. Pengeritingan adalah potongan rambut yang diputar secara spiral untuk menghasilkan berbagai bentuk dan efek. Hair Styling adalah proses menata rambut yang dilakukan untuk menghasilkan gaya rambut tertentu. Perkembangan tidak hanya pada gaya rambutnya saja, tetapi juga memberi efek yang besar terhadap teknik?teknik dan alat yang digunakan dalam pengeritingan. Salah satu teknologi yang berkembang yaitu pengeritingan menggunakan alat listrik. Alat tersebut biasa disebut dengan Culry Iron. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbedaan jenis rambut pada styling rambut terhadap ketahanan bentuk ikal menggunakan Curly Iron. Jenis penelitian yang digunakan Pre-Experimental (One-Shot Case Study). Metode pengumpulan data yang digunakan adalah obsever, melibatkan 20 observer yang terdiri dari 1 dosen tata rias dan 19 mahasiswa tata rias yang telah lulus mata kuliah pengeritingan. Berdasarkan hasil analisis dari 3 aspek yang diamati maka hasil penelitian menunjukkan bahwa dari ketiga jenis rambut, jenis rambut kering memiliki efek paling baik terhadap ketahanan bentuk ikal pada styling rambut dengan mendapat nilai rata-rata tertinggi 3,53. Sedangkan pada jenis rambut normal mendapat nilai rata-rata 3,17 dan jenis rambut berminyak 2,97. Kata Kunci: styling rambut, ketahanan bentuk ikal rambut. Abstrack Hair is one of the most important parts of the human body to support the appearance of women and men. Developments in the world of beauty, many curly-haired women have begun to believe in their hairstyles and take good care of them. Curling is a piece of hair that is rotated in a spiral to produce various shapes and effects. Hair Styling is the process of styling your hair to produce a certain hair style. The development not only in the hair style, but also gives a great effect on the techniques and tools used in curling. One technology that is developing is curling using an electric tool. The tool is usually called the Culry Iron. This study aims to determine the effect of different types of hair on hair styling on curl resistance using Curly Iron. The type of research used is Pre-Experimental (One-Shot Case Study). The data collection method used was an obsever, involving 20 observers consisting of 1 cosmetology lecturer and 19 cosmetology students who had passed the curling course. Based on the analysis of the 3 aspects observed, the results showed that of the three hair types, dry hair type has the best effect on curl shape resistance in hair styling with the highest average value of 3.53. Whereas the normal hair type gets an average value of 3.17 and 2.97 oily hair types. Keywords: hair styling, endurance curls shape.
EFEK PERBEDAAN HASIL STYLING TERHADAP JENIS RAMBUT QOYYUM BELANTIKA TAFIFASARI, ERIAN; SINTA MEGASARI, DINDY
Jurnal Tata Rias Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Tata Rias

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Rambut merupakan salah satu dari bagian tubuh manusia yang sangat penting sebagai penunjang penampilan wanita maupun pria. Perkembangan dalam dunia kecantikan, banyak wanita berambut keriting mulai percaya diri dengan gaya rambut mereka dan merawatnya dengan baik. Pengeritingan adalah potongan rambut yang diputar secara spiral untuk menghasilkan berbagai bentuk dan efek. Hair Styling adalah proses menata rambut yang dilakukan untuk menghasilkan gaya rambut tertentu. Perkembangan tidak hanya pada gaya rambutnya saja, tetapi juga memberi efek yang besar terhadap teknik?teknik dan alat yang digunakan dalam pengeritingan. Salah satu teknologi yang berkembang yaitu pengeritingan menggunakan alat listrik. Alat tersebut biasa disebut dengan Culry Iron. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbedaan jenis rambut pada styling rambut terhadap ketahanan bentuk ikal menggunakan Curly Iron. Jenis penelitian yang digunakan Pre-Experimental (One-Shot Case Study). Metode pengumpulan data yang digunakan adalah obsever, melibatkan 20 observer yang terdiri dari 1 dosen tata rias dan 19 mahasiswa tata rias yang telah lulus mata kuliah pengeritingan. Berdasarkan hasil analisis dari 3 aspek yang diamati maka hasil penelitian menunjukkan bahwa dari ketiga jenis rambut, jenis rambut kering memiliki efek paling baik terhadap ketahanan bentuk ikal pada styling rambut dengan mendapat nilai rata-rata tertinggi 3,53. Sedangkan pada jenis rambut normal mendapat nilai rata-rata 3,17 dan jenis rambut berminyak 2,97. Kata Kunci: styling rambut, ketahanan bentuk ikal rambut. Abstrack Hair is one of the most important parts of the human body to support the appearance of women and men. Developments in the world of beauty, many curly-haired women have begun to believe in their hairstyles and take good care of them. Curling is a piece of hair that is rotated in a spiral to produce various shapes and effects. Hair Styling is the process of styling your hair to produce a certain hair style. The development not only in the hair style, but also gives a great effect on the techniques and tools used in curling. One technology that is developing is curling using an electric tool. The tool is usually called the Culry Iron. This study aims to determine the effect of different types of hair on hair styling on curl resistance using Curly Iron. The type of research used is Pre-Experimental (One-Shot Case Study). The data collection method used was an obsever, involving 20 observers consisting of 1 cosmetology lecturer and 19 cosmetology students who had passed the curling course. Based on the analysis of the 3 aspects observed, the results showed that of the three hair types, dry hair type has the best effect on curl shape resistance in hair styling with the highest average value of 3.53. Whereas the normal hair type gets an average value of 3.17 and 2.97 oily hair types. Keywords: hair styling, endurance curls shape.
EFEK PERBEDAAN HASIL STYLING TERHADAP JENIS RAMBUT QOYYUM BELANTIKA TAFIFASARI, ERIAN; SINTA MEGASARI, DINDY
Jurnal Tata Rias Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Tata Rias

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Rambut merupakan salah satu dari bagian tubuh manusia yang sangat penting sebagai penunjang penampilan wanita maupun pria. Perkembangan dalam dunia kecantikan, banyak wanita berambut keriting mulai percaya diri dengan gaya rambut mereka dan merawatnya dengan baik. Pengeritingan adalah potongan rambut yang diputar secara spiral untuk menghasilkan berbagai bentuk dan efek. Hair Styling adalah proses menata rambut yang dilakukan untuk menghasilkan gaya rambut tertentu. Perkembangan tidak hanya pada gaya rambutnya saja, tetapi juga memberi efek yang besar terhadap teknik?teknik dan alat yang digunakan dalam pengeritingan. Salah satu teknologi yang berkembang yaitu pengeritingan menggunakan alat listrik. Alat tersebut biasa disebut dengan Culry Iron. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbedaan jenis rambut pada styling rambut terhadap ketahanan bentuk ikal menggunakan Curly Iron. Jenis penelitian yang digunakan Pre-Experimental (One-Shot Case Study). Metode pengumpulan data yang digunakan adalah obsever, melibatkan 20 observer yang terdiri dari 1 dosen tata rias dan 19 mahasiswa tata rias yang telah lulus mata kuliah pengeritingan. Berdasarkan hasil analisis dari 3 aspek yang diamati maka hasil penelitian menunjukkan bahwa dari ketiga jenis rambut, jenis rambut kering memiliki efek paling baik terhadap ketahanan bentuk ikal pada styling rambut dengan mendapat nilai rata-rata tertinggi 3,53. Sedangkan pada jenis rambut normal mendapat nilai rata-rata 3,17 dan jenis rambut berminyak 2,97. Kata Kunci: styling rambut, ketahanan bentuk ikal rambut. Abstrack Hair is one of the most important parts of the human body to support the appearance of women and men. Developments in the world of beauty, many curly-haired women have begun to believe in their hairstyles and take good care of them. Curling is a piece of hair that is rotated in a spiral to produce various shapes and effects. Hair Styling is the process of styling your hair to produce a certain hair style. The development not only in the hair style, but also gives a great effect on the techniques and tools used in curling. One technology that is developing is curling using an electric tool. The tool is usually called the Culry Iron. This study aims to determine the effect of different types of hair on hair styling on curl resistance using Curly Iron. The type of research used is Pre-Experimental (One-Shot Case Study). The data collection method used was an obsever, involving 20 observers consisting of 1 cosmetology lecturer and 19 cosmetology students who had passed the curling course. Based on the analysis of the 3 aspects observed, the results showed that of the three hair types, dry hair type has the best effect on curl shape resistance in hair styling with the highest average value of 3.53. Whereas the normal hair type gets an average value of 3.17 and 2.97 oily hair types. Keywords: hair styling, endurance curls shape.
EFEK PERBEDAAN HASIL STYLING TERHADAP JENIS RAMBUT QOYYUM BELANTIKA TAFIFASARI, ERIAN; SINTA MEGASARI, DINDY
Jurnal Tata Rias Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Tata Rias

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Rambut merupakan salah satu dari bagian tubuh manusia yang sangat penting sebagai penunjang penampilan wanita maupun pria. Perkembangan dalam dunia kecantikan, banyak wanita berambut keriting mulai percaya diri dengan gaya rambut mereka dan merawatnya dengan baik. Pengeritingan adalah potongan rambut yang diputar secara spiral untuk menghasilkan berbagai bentuk dan efek. Hair Styling adalah proses menata rambut yang dilakukan untuk menghasilkan gaya rambut tertentu. Perkembangan tidak hanya pada gaya rambutnya saja, tetapi juga memberi efek yang besar terhadap teknik?teknik dan alat yang digunakan dalam pengeritingan. Salah satu teknologi yang berkembang yaitu pengeritingan menggunakan alat listrik. Alat tersebut biasa disebut dengan Culry Iron. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbedaan jenis rambut pada styling rambut terhadap ketahanan bentuk ikal menggunakan Curly Iron. Jenis penelitian yang digunakan Pre-Experimental (One-Shot Case Study). Metode pengumpulan data yang digunakan adalah obsever, melibatkan 20 observer yang terdiri dari 1 dosen tata rias dan 19 mahasiswa tata rias yang telah lulus mata kuliah pengeritingan. Berdasarkan hasil analisis dari 3 aspek yang diamati maka hasil penelitian menunjukkan bahwa dari ketiga jenis rambut, jenis rambut kering memiliki efek paling baik terhadap ketahanan bentuk ikal pada styling rambut dengan mendapat nilai rata-rata tertinggi 3,53. Sedangkan pada jenis rambut normal mendapat nilai rata-rata 3,17 dan jenis rambut berminyak 2,97. Kata Kunci: styling rambut, ketahanan bentuk ikal rambut. Abstrack Hair is one of the most important parts of the human body to support the appearance of women and men. Developments in the world of beauty, many curly-haired women have begun to believe in their hairstyles and take good care of them. Curling is a piece of hair that is rotated in a spiral to produce various shapes and effects. Hair Styling is the process of styling your hair to produce a certain hair style. The development not only in the hair style, but also gives a great effect on the techniques and tools used in curling. One technology that is developing is curling using an electric tool. The tool is usually called the Culry Iron. This study aims to determine the effect of different types of hair on hair styling on curl resistance using Curly Iron. The type of research used is Pre-Experimental (One-Shot Case Study). The data collection method used was an obsever, involving 20 observers consisting of 1 cosmetology lecturer and 19 cosmetology students who had passed the curling course. Based on the analysis of the 3 aspects observed, the results showed that of the three hair types, dry hair type has the best effect on curl shape resistance in hair styling with the highest average value of 3.53. Whereas the normal hair type gets an average value of 3.17 and 2.97 oily hair types. Keywords: hair styling, endurance curls shape.