cover
Contact Name
Rahmayanti
Contact Email
rahmayanti.1011@gmail.com
Phone
+6282262054625
Journal Mail Official
rahmayanti.1011@gmail.com
Editorial Address
Jl. Veteran No. 15B, Km. 2, Kompleks Perikanan, Kab. Kotabaru, Kalimantan Selatan
Location
Kab. kotabaru,
Kalimantan selatan
INDONESIA
CENDEKIA: Jurnal Ilmiah Pendidikan
ISSN : 20879377     EISSN : 25500287     DOI : https://doi.org/10.33659/cip.v12i2
Core Subject :
CENDEKIA: Jurnal Ilmiah Pendidikan publishes research articles and conceptual studies in the field of education. The journal covers various aspects of education, including curriculum development, teaching and learning, educational evaluation, educational management, language and linguistics education, mathematics education, educational technology, teacher education, and the development of educational quality. The journal welcomes theoretical, empirical, and interdisciplinary studies that contribute to the advancement of educational knowledge and practice.
Arjuna Subject : -
Articles 279 Documents
MAKNA SIMBOLIK MAYANG PADA KEBUDAYAAN BANJAR DALAM TARI PENYAMBUTAN Gilang Sufi Ramadhan, Normasunah, Rahmayanti
CENDEKIA: JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN Vol 13 No 1 (2025): CENDEKIA: Jurnal Ilmiah Pendidikan
Publisher : STKIP Paris Barantai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33659/cip.v13i1.410

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui proses yang terdapat pada prosesi penepukan mayang dalam Tari Mayang Kencana. (2) Untuk mengetahui dan mengidentifikasi makna simbolik mayang dalam Tari penyambutan Mayang Kencana khas Kabupaten Kotabaru. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penilitian kualitatif dengan Jenis penelitian yang menggunakan tahapan berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk mendeskripsikan bagaimana proses penepukan mayang dan identifiksasi makna simbolik mayang pada kebudayaan Banjar dalam tari penyambutan Mayang Kencana. Hasil Penelitian ini diperoleh bahwa pada“Tari Mayang Kencana” terdapat 2 proses sebelum mayang ditepuk yaitu proses persiapan yang dimana hal ini dilakukan sebelum pada penampilan Tari Mayang Kencana, dimulai dari menyiapkan kostum serta aksesoris yang dipakai penari Mayang Kencana. Selanjutnya masuk pada proses penepukan mayang yang dimana sebelum menepuk mayang penari menggerakkan 26 ragam gerak, dari terbang mayang hingga antar mayang. Mayang dalam nilai budaya Banjar merupakan simbol kemakmuran dan kesejahteraan. Penggunaan mayang dalam Tari Mayang Kencana karena mayang memiliki makna Kesuburan dan Kemakmuran serta perlindungan dari marabahaya. Keywords: Symbolic Meaning of Mayang, welcoming
ANALISIS TINGKAT KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATEMATIS PESERTA DIDIK DITINJAU DARI TIPE KEPRIBADIAN EKSTROVERT DAN INTROVERT Noor Hasanah, Hartini, Evi Novianty
CENDEKIA: JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN Vol 13 No 1 (2025): CENDEKIA: Jurnal Ilmiah Pendidikan
Publisher : STKIP Paris Barantai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33659/cip.v13i1.411

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan tingkat kemampuan berpikir kritis matematis peserta didik kelas XI SMA Negeri 2 Kotabaru ditinjau dari tipe kepribadian ekstrovert dan introvert. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksploratif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian yang bersifat eksploratif dilakukan ketika isu atau fenomena yang diteliti masih belum dipahami secara mendalam. Subjek penelitian ini melibatkan 8 peserta didik dari kelas XI A1 SMAN 2 Kotabaru, dengan 4 orang di antaranya mewakili tipe kepribadian ekstrovert dan 4 orang lainnya mewakili tipe kepribadian introvert. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat kemampuan berpikir kritis matematis peserta didik dengan tipe kepribadian ekstrovert berada pada tingkat LCT 2 yaitu critical thinking, hal ini karena peserta didik tersebut mampu memenuhi kemampuan berpikir kritis matematis. Sementara itu, tingkat kemampuan berpikir kritis matematis peserta didik dengan tipe kepribadian introvert berada pada tingkat LCT 1 yaitu basic thinking yang meliputi keterampilan mengidentifikasi atau merumuskan pertanyaan, mengaplikasikan rumus, dan mengamati soal, hasil penelitian ini menunjukkan peserta didik mampu memenuhi kemampuan berpikir kritis matematis dengan menuliskan semua informasi dalam soal secara jelas dan runtut yang mencakup apa yang diketahui dan apa yang ditanyakan Kata kunci: Tingkat Kemampuan Berpikir Kritis Matematis, Tipe Kepribadian, Ekstrovert, Introvert.
PERBEDAAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS PESERTA DIDIK MELALUI PEMBELAJARAN NHT DAN TPS Agus Syarifuddin, Muhammad Yusuf
CENDEKIA: JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN Vol 13 No 1 (2025): CENDEKIA: Jurnal Ilmiah Pendidikan
Publisher : STKIP Paris Barantai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33659/cip.v13i1.412

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan pemecahan masalah peserta didik yang diajar melalui pembelajaran Numbered Head Together (NHT) dan Think Pair Share (TPS) di SMA Negeri 2 Kotabaru tahun pelajaran 2024/2025. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen. Populasinya adalah seluruh peserta didik kelas XI. Sampel dalam penenlitian ini adalah kelas XI-1 sebanyak 20 peserta didik tipe Numbered Head Together dan kelas XI-2 sebanyak 20 peserta didik tipe Think Pair Share. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini melaui tes kemampuan pemecahan masalah. Sebelumnya tes kemampuan pemecahan masalah ini telah diuji coba dikelas XI MAS Darul Ulun Kotabaru untuk mengetahui validitas, reabilitas, tingkat kesukaran, dan daya beda soal. Temuan penelitian ini adalah kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik yang diajar melalui pembelajaran Numbered Head Together lebih baik dari pada peserta didik yang diajar dengan menggunakan pembelajaran Think Pair Share. Kata Kunci: Pemecahan Masalah, Numbered Head Together, Think Pair Share.
IMPLEMENTASI PERSFEKTIF NATIVISME DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI PERGURUAN TINGGI Andi Muhammad Yahya; Sri Juniati; Jumadi .; Rina Listia
CENDEKIA: JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN Vol 13 No 1 (2025): CENDEKIA: Jurnal Ilmiah Pendidikan
Publisher : STKIP Paris Barantai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33659/cip.v13i1.413

Abstract

This study aims to examine the implementation of nativism perspective in Indonesian language learning in higher education. This research applies a qualitative method with a literature study approach, where written sources, such as books and journals, are the main references. The literature research method is used to find and collect references that can support and deepen the study in articles and books. The results found that nativism theory states that individual development, including language skills, is influenced by innate or genetic factors. In education, a child's learning ability, including language acquisition, is more determined by natural potential, while environmental factors play a minor role. In higher education, nativism can be applied by optimizing students' innate potential in learning Indonesian, while paying attention to mother tongue interference in phonology and morphology. An environment rich in language stimulation, such as social interaction and media use, is also important to optimally develop students' language skills.
Menerapkan Kemampuan Kecerdasan Logis-Matematis Anak Usia Dini Melalui Permainan Ular Tangga Hani Maizatun Nisaq, Wahyu Windari , Fadila Aulia, Nyimas Muazzomi
CENDEKIA: JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN Vol 13 No 1 (2025): CENDEKIA: Jurnal Ilmiah Pendidikan
Publisher : STKIP Paris Barantai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33659/cip.v13i1.415

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan kemampuan kecerdasan logis matematis pada anak usia dini melalui permainan ular tangga. Penelitian ini menggunakan Metode tinjauan literatur untuk mengkaji penerapan kemampuan kecerdasan logis matematis anak usia dini melalui permainan ular tangga pada anak dan pengaruh permainan dalam meningkatkan keterampilan matematis, termasuk pengenalan angka, kemampuan berhitung, dan pengambilan keputusan yang strategis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permainan ular tangga efektif dalam merangsang perkembangan kognitif, sosial, dan motorik anak. Selain itu, permainan ini juga mendorong interaksi sosial dan kerja sama di antara anak-anak, sekaligus membuat proses belajar menjadi lebih menyenangkan dan menarik. Penelitian ini merekomendasikan penggunaan permainan ular tangga sebagai alat pendidikan yang inovatif dan menyenangkan untuk mendukung perkembangan holistik anak, serta untuk menciptakan suasana belajar yang positif dan interaktif.
ANALYSIS OF THE USE OF LANGUAGE VARIETIES BY TRADERS IN BUYING AND SELLING TRANSACTIONS Alfianor, Rahmayanti, Husni Mubarak
CENDEKIA: JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN Vol 13 No 1 (2025): CENDEKIA: Jurnal Ilmiah Pendidikan
Publisher : STKIP Paris Barantai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33659/cip.v13i1.417

Abstract

The purpose of this study is to describe the use of language varieties of traders reviewed through Sociolinguistic studies. This study uses. The method used in this study is descriptive qualitative by presenting studies and analysis of data directly related between researchers and informants who have been collected and selected data sources and analysis based on the data obtained. The instruments used by researchers are observation and documentation. Based on the results of the study obtained, there are six language varieties that can occur in the Geronggang Village market, namely, standard variety, business variety, casual variety, dialect variety, non-standard variety, and familiar variety. The factors that influence the language variety of traders in this study are situational factors, age factors, familiarity factors and sociocultural factors. Keywords: language variety, traders, buying and selling transactions
VALIDITAS MEDIA INTERAKTIF “SASANA BUDAYA” SEBAGAI SARANA PEMBELAJARAN KEBERAGAMAN BUDAYA DI KELAS IV SD Putri Maharani; Silvi Mutia; Riska Ayuk Cahyani; Syeh Priyadi; Satria Firmansyah; Much Arsyad Fardani
CENDEKIA: JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN Vol 13 No 2 (2025): CENDEKIA: Jurnal Ilmiah Pendidikan
Publisher : STKIP Paris Barantai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33659/cip.v13i2.421

Abstract

This research aims to test the validity of the interactive learning media "Sasana Budaya" on the subject of cultural diversity in the fourth-grade elementary school class. The research uses the ADDIE development model with a Research and Development (R&D) approach. In the process, the ADDIE model is simplified into four main stages: Analysis, Design, Development, and Implementation. The instruments used include validation sheets for subject matter and media experts, as well as questionnaires for teacher and student responses. The validation results showed a score of 94.67% for the media and 94.11% for the subject matter. The one-to-one trial conducted with five students resulted in a score of 96%, while the teacher's response reached 96.47%. Based on these results, the interactive media "Sasana Budaya" is declared very suitable for use as a means of teaching cultural diversity in elementary schools.
REPRODUKSI DAN RESEPSI MITOS SARANJANA DALAM MEDIA SOSIAL Andi Muhammad Yahya
CENDEKIA: JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN Vol 13 No 2 (2025): CENDEKIA: Jurnal Ilmiah Pendidikan
Publisher : STKIP Paris Barantai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33659/cip.v13i2.423

Abstract

Penelitian ini membahas reproduksi dan resepsi mitos Kota Gaib Saranjana dalam media sosial, terutama platform Youtube. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif yaitu metode studi pustaka, merupakan serangkaian kegiatan yang berkenaan dengan metode pengumpulan data pustaka, membaca dan mencatat serta mengolah bahan penelitian. Sumber data dalam penelitian ini adalah tayangan-tayangan video dari channel Youtube R66 Newlitics dan Gusti Gina. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis resepsi, yaitu khalayak atau audiens memahami proses pembuatan makna yang dilakukan oleh audiens ketika mengonsumsi tayangan suatu media. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial berperan penting dalam menyebarkan dan melestarikan mitos Saranjana, sekaligus menjadi sarana bagi masyarakat untuk mengungkapkan pandangan dan kepercayaan mereka terkait kota gaib Saranjana. Melalui penerimaan audiens yang beragam, mitos Saranjana bukan hanya dipandang sebagai cerita tradisional, tetapi juga sebagai fenomena sosial kontemporer yang membentuk interaksi antara budaya, kepercayaan, dan teknologi. Penelitian ini merekomendasikan kajian lebih lanjut dengan referensi yang lebih luas untuk memperdalam pemahaman mengenai peran mitos dalam kehidupan masyarakat.
NILAI MORAL PASENG DALAM SASTRA LISAN BUGIS PAGATAN Faisal Batennie, David Hariyanto, Muhammad Nauval Pattiroi
CENDEKIA: JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN Vol 13 No 2 (2025): CENDEKIA: Jurnal Ilmiah Pendidikan
Publisher : STKIP Paris Barantai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33659/cip.v13i2.427

Abstract

The OPMA XIV community service program held in Sekapung Village aims to strengthen the role of university students in community development through a cross-sector collaborative approach. The program consists of five main activities: reproductive health education in collaboration with Sungai Bali Public Health Center, coastal cleanup with TNI personnel and local residents, drug abuse prevention counseling with the Sungai Bali Police Sector, recycled craft training with the local PKK women’s group, and teaching programs at three local schools. These activities were designed to address community needs in health, education, environmental awareness, and creative economic empowerment. The outcomes indicate an increase in health literacy, environmental awareness, community cooperation, productive skills, and student learning motivation. Collaboration between community elements was key to the success of the program. To ensure sustainability, it is recommended that local institutions be further involved, follow-up training be conducted, and the outcomes be documented as a replicable model. Thus, OPMA XIV not only serves as a platform for student service, but also as a driving force for social transformation in Sekapung Village
MENINGKATKAN AKTIVITAS, KETERAMPILAN KOLABORASI DAN BERPIKIR KRITIS MENGGUNAKAN MODEL PANDAI PENDIDIKAN PANCASILA Nadiatul Munawarah, Yogi Prihandoko, Noorhapizah & Darmiyati
CENDEKIA: JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN Vol 13 No 2 (2025): CENDEKIA: Jurnal Ilmiah Pendidikan
Publisher : STKIP Paris Barantai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33659/cip.v13i2.430

Abstract

The low levels of learning outcomes, critical thinking, teamwork, and student engagement among fourth-grade children at SDN Kuin Cerucuk 4 served as the impetus for this study. The PANDAI paradigm, which combines Problem-Based Learning, Numbered Heads Together, and Group Investigation, was put into practice to address these problems. The objective was to enhance these elements through four meetings of Classroom Action Research (CAR), a qualitative method. Twenty-six students participated in the study. Written assessments for learning outcomes and critical thinking as well as observation for student participation and teamwork were used to gather data. The findings demonstrated a notable improvement: critical thinking rose from 27% to 85% and student engagement rose from 38% to 92%. The PANDAI model is suggested as an alternate strategy to raise the caliber of learning since it successfully raises student achievement and engagement. Keywords: Activity, Collaboration, Critical Thinking, PANDAI