cover
Contact Name
zainuddin
Contact Email
zainuddin@uqi.ac.id
Phone
+6282281538984
Journal Mail Official
lp3m@uqi.ac.id
Editorial Address
Jl. Lintas Timur Km. 36 Indralaya, Kab. Ogan Ilir, Prov. Sumatera Selatan
Location
Kab. ogan ilir,
Sumatera selatan
INDONESIA
I'tibar: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini
ISSN : 27747344     EISSN : 25493965     DOI : 10.53649/i'tibar
Core Subject :
Jurnal I tibar: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini is a peer-reviewed academic journal that publishes scientific research, theoretical studies, and pedagogical innovations in the field of Islamic Early Childhood Education. The journal focuses on the integration of Islamic values with contemporary early childhood education, covering child development, curriculum, learning strategies, educational media and technology, parenting, character education, teacher competence, educational management, assessment, and other relevant issues in Islamic Early Childhood Education. The journal provides a scholarly platform for researchers, educators, practitioners, and policymakers to disseminate and exchange knowledge that contributes to the development of theory and practice in Islamic Early Childhood Education.
Arjuna Subject : -
Articles 62 Documents
STRATEGI KOMUNIKASI EFEKTIF ANTARA GURU DAN ANAK DALAM PERKEMBANGAN BAHASA ANAK USIA DINI Rihaadatul 'Aisy
I'tibar: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 7 No. 02 (2023): Desember 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53649/itibar.v7i02.932

Abstract

Pendidikan Anak Usia Dini (AUD) merupakan tahap penting dalam perkembangan individu, di mana stimulasi yang tepat dapat mengoptimalkan aspek kognitif dan sosial anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas strategi pembelajaran berbasis bermain, eksplorasi lingkungan, dan interaksi sosial dalam mengembangkan aspek tersebut. Metode analisis Miles dan Huberman digunakan, meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi berbasis bermain mampu meningkatkan kemampuan berpikir logis, kreativitas, dan kerja sama anak. Eksplorasi lingkungan membantu merangsang rasa ingin tahu, kemampuan observasi, serta kesadaran ekologis. Sementara itu, interaksi sosial dalam kelompok efektif dalam membangun keterampilan komunikasi, empati, dan kolaborasi.Penelitian ini menegaskan pentingnya peran guru sebagai fasilitator yang kreatif dan fleksibel dalam menerapkan strategi pembelajaran. Dengan pendekatan yang tepat, strategi-strategi ini dapat menjadi fondasi kuat bagi perkembangan kognitif dan sosial anak usia dini, yang mendukung pembelajaran jangka panjang dan kehidupan bermasyarakat.
URGENSI PENGUATAN NILAI-NILAI RELIGIUS TERHADAP AKHLAK PESERTA DIDIK DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI 1 SUNGAI MENANG Muhammad Wahyudi
I'tibar: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 6 No. 02 (2022): Desember 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53649/itibar.v6i02.941

Abstract

Kemerosotan akhlak pada peserta didik disebabkan karena kurang tertanamnya pendidikan agama yang kuat. Keadaan akhlak pesrta didik di Sekolah Menengah pertama Negeri 1 Sungai Menang sangat memprihatinkan, bahkan dapat dikatakan tidak memiliki akhlak yang baik. Maka dari itu pihak Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Sungai menan menanggulangi hal tersebut dengan penguatan nilai-nilai religius Adapun tujuan pada penelitian ini adalah : pertama untuk mendeskripsikan urgensi penguatan nilai-nilai religius terhadap akhhlak peserta didik, dan kedua untuk mendeskripsikan faktor-faktor yang mempengaruhi penguatan nilai-nilai religius pada akhlak peserta didik di Sekolah Menengah Pertama negeri Sungai Menang. Kemudian metode penelitian ini adalah mengunakan pendekatan kualitatif degan jenis penelitian Deskriptif Kualitatif. Dengan teknik pengumpulan data menggunakan Observasi untuk menjawab urgensi penguatan nilai-nilai religius terhadap akhlak peserta didik di Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Sungai Menang. Wawancara, dan Dokumentasi digunakan untuk menjawab faktor-faktor yang mempengaruhi penguatan nilai-nilai religius terhadap akhlak peserta didik di Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Sungai Menang. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian adalah pertama : Urgensi penguatan nilai-nilai religius berperan dalam membentuk akhhlak peserta didik diSekolah Menengah Pertama Negeri 1 Sungai Menang. Dengan adanya pnguatan nilai-nilai religius akhlak peserta didik di Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Sungai Menang mulai terarah dan membaik. Kedua faktor-faktor yang mempengaruhi penguatan nilai-nilai religius pada akhlak peserta didik di Sekolah Menengah Pertama negeri Sungai Menang adalah faktor keluarga, faktor lingkunngan, faktor sarana. Karena setiap faktor memiliki peranan masing-masing dalam mempengaruhi akhlak peserta didik.
Pengaruh Pola Interaksi Orang Tua-Anak Terhadap Perkembangan Sosial Anak Usia Dini Elok Lisdania ELOK
I'tibar: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 9 No. 01 (2025): Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53649/itibar.v9i01.979

Abstract

Pola interaksi antara orang tua dan anak memiliki peran penting dalam membe.ntuk perkembangan sosial anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh pola interaksi te.rhadap kemampuan sosial anak, termasuk komunikasi, empati, dan pengendalian diri. Studi ini menggunakan pendekatan studi pustaka dengan menganalisis berbagai literatur, termasuk teori-teori psikologi perkembangan dan hasil penelitian sebelumnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola interaksi yang positif, seperti pola asuh otoritatif yang responsif dan mendukung, berkontribusi pada perkembangan sosial yang optimal. Sebaliknya, pola interaksi yang otoriter atau permisif dapat menghambat perkembangan sosial anak, menimbulkan masalah perilaku, atau kesulitan adaptasi. Selain itu, faktor-faktor seperti latar belakang budaya, tingkat pendidikan orang tua, kondisi ekonomi, dan pengaruh teknologi turut memengaruhi kualitas interaksi orang tua-anak.
Pengembangan Inovasi Pembelajaran Islami Melalui Implementasi Kurikulum Merdeka di PAUD Al Irsyad Al Islamiyyah muh ibnu sholeh sholeh
I'tibar: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 9 No. 01 (2025): Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53649/itibar.v9i01.1038

Abstract

Early Childhood Islamic Education (PIAUD) plays a crucial role in shaping children's foundation of faith, morals, and intellect from an early age. The Kurikulum Merdeka, which provides flexibility in curriculum design and a student-centered approach, presents an opportunity to integrate Islamic values into learning. This study aims to analyze the development of Islamic learning innovations through the implementation of Kurikulum Merdeka at PAUD Al Irsyad Al Islamiyyah Tulungagung. Using a qualitative approach with a case study method, this research explores the application of an Islamic values-based Kurikulum Merdeka in learning activities at PAUD Al Irsyad Al Islamiyyah Tulungagung. The findings reveal that PAUD Al Irsyad Al Islamiyyah has successfully developed various Islamic learning innovations, such as Prophet-based storytelling, the "Knowing Allah???s Creations" project, and the use of enjoyable and creative thematic approaches. This learning approach not only enhances children's cognitive skills but also fosters their social, emotional, and spiritual character development in accordance with Islamic educational principles. However, several challenges remain, including limited teacher competence in implementing Kurikulum Merdeka, a lack of supporting digital learning facilities, and insufficient parental involvement in supporting children's education at home. This study provides recommendations for strengthening teacher training, improving learning facilities, and enhancing partnerships with parents. These findings can serve as a model for other Islamic educational institutions in implementing a contextual curriculum based on Islamic values to holistically develop children's potential.
Pengembangan Kemampuan Kognitif melalui Game Gambar dan Huruf Serasi Studi Kasus di Sekolah RA Bunayya Bin Baz Yogyakarta Ririn Dwi Wiresti Wiresti; Hilalludin Hilalludin
I'tibar: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 9 No. 01 (2025): Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53649/itibar.v9i01.1047

Abstract

Cognitive development is a crucial aspect of early childhood growth, where children are stimulated to develop thinking skills and problem-solving abilities. However, in practice, learning methods often lack engagement and do not align with the characteristics of young children. Boring learning approaches can hinder children's interest in recognizing letters and reading. Therefore, an innovative strategy is needed to make learning more enjoyable and effective. This study aims to enhance early childhood cognitive development through the Gambar dan Huruf Serasi (Harmonious Picture and Letter) game. The research employs a qualitative method with a case study approach. The subjects of this study are 17 children aged 5???6 years at RA Bunayya Bin Baz Yogyakarta. To ensure data credibility, source triangulation was used by involving observations, interviews, and documentation. The findings indicate that the Gambar dan Huruf Serasi game positively impacts children's cognitive development. This game has been proven to: (1) increase children's reading interest, (2) enhance interest in learning letters and reading, (3) stimulate children's memory, and (4) enrich their vocabulary. Based on these findings, it can be concluded that implementing educational games based on pictures and letters significantly improves children's cognitive abilities while making learning more enjoyable and effective for early childhood education.
Meningkatkan kecerdasan kognitif anak usia 5-6 tahun melalui balok angka di tk al-ghifari ngasilah sila
I'tibar: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 9 No. 02 (2025): Desember 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini dilatar belakangi oleh permasalahan kemampuan menghitung anak usia 5-6 tahun di Taman Kanak-Kanak Al-Ghifari Muaro Jambi yang beralamat di Desa Pematang Gajah, Kecamatan Jambi Luar Kota, Kabupaten Muaro Jambi. Dengan jumlah peserta didik di TK Al-Ghifari sebanyak 13 anak, 7 laki-laki dan 6 perempuan pada kelas B1. Metode penelitian yang digunakan di dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Tujuan dari metode Tindakan Kelas (PTK) ini yaitu untuk dapat meningkatkan kualitas dan hasil belajar anak secara praktis. Metode Tindakan Kelas (PTK) ini hanya berfokus pada pembelajaran anak di dalam kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan menghitung anak usia 5-6 tahun di Taman Kanak-Kanak Al-Ghifari dapat meningkat dengan menggunakan alat permainan edukatif balok angka. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa kegiatan menghitung dengan cara yang kreatif, inovatif dan beragam seperti balok angka tersebut, dapat meningkatan perkembangan menghitung anak usia 5-6 tahun. Kata kunci: Edukasi anak, Alat permainan edukatif, Balok angka
Meningkatkan Perkembangan Nilai Agama dan Moral pada Anak Usia Dini di Jambi Daycare Center mutiara rengganis
I'tibar: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 9 No. 02 (2025): Desember 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53649/itibar.v9i02.1202

Abstract

ABSTRAK Perkembangan nilai agama dan moral pada anak usia dini merupakan pondasi utama dalam membentuk pribadi yang berkarakter sejak awal kehidupan. Masa usia dini dikenal sebagai masa emas (golden age), di mana seluruh aspek perkembangan, baik kognitif, afektif, maupun psikomotorik, berkembang secara pesat dan signifikan. Oleh karena itu, penanaman nilai agama dan moral pada tahap ini sangat menentukan arah perilaku anak di masa depan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan mendeskripsikan berbagai strategi dan pendekatan yang dilakukan oleh Jambi Daycare Center dalam meningkatkan nilai agama dan moral anak usia dini. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi kegiatan yang dilaksanakan secara rutin di Jambi Daycare Center. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lembaga tersebut berhasil menanamkan nilai-nilai seperti kejujuran, empati, tanggung jawab, dan spiritualitas melalui berbagai kegiatan pembiasaan, cerita teladan, dan kerja sama antara guru dengan orang tua. Peran pendidik sebagai teladan, suasana belajar yang mendukung, serta keterlibatan aktif keluarga merupakan faktor kunci dalam menginternalisasi nilai-nilai agama dan moral dalam kehidupan anak sehari-hari. Dengan adanya pendekatan yang terstruktur dan konsisten, pendidikan karakter berbasis agama dan moral terbukti dapat berkembang secara optimal sejak usia dini. Kata Kunci: Anak usia dini, nilai agama, nilai moral, daycare, pendidikan karakter, Jambi
Meningkatkan kemampuan literasi anak usia 5 -6 Tahun menggunakan alat permainan edukatif kotak pintar di taman kanak -kanak kemala bhayangkari 30 kota jambi Reny Nurhayani
I'tibar: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 9 No. 02 (2025): Desember 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53649/itibar.v9i02.1203

Abstract

Abstrak Penelitian ini dilatar belakangi oleh permasalahan kemampuan literasi anak usia 5-6 tahun di Taman Kanak-kanak Kemala Bhayangkari 30 Kota Jambi yang beralamat di jl.bangau I,Kelurahan Tambak Sari,Kecamatan Jambi Selatan Kota Jambi dengan Jumlah peserta didik di TK kemala bhayangkari adalah 15 anak, 7 laki-laki dan 8 perempuan pada kelas B 1. Berdasarkan hasil observasi awal, ditemukan bahwa perkembangan kemampuan literasi anak belum berkembang dengan baik. Metode penelitian yang digunakan didalam penelitian ini adalah PTK, tujuan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) adalah untuk untuk meningkatkan kualitas dan hasil belajar secara praktis. Penelitian tindakan kelas berfokus pada kelas atau pada proses pembelajaran yang terjadi di dalam kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan literasi anak usia 5-6 tahun di Taman Kanak-kanak kemala bhayangkari 30 Kota Jambi meningkat menggunakan alat permainan edukatif kotak pintar, hal ini dibuktikan dengan akhir siklus II tindakan III bahwa tidak ada anak yang BB (Belum Berkembang), tidak ada anak anak yang MB (Mulai Berkembang), anak yang BSH (Berkembang Sesuai Harapan) ada 20%, anak yang BSB (Berkembang Sangat Baik) ada 80%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa kegiatan literasi yang beragam khususnya penggunaan alat permainan edukatif kotak pintar dengan dapat meningkatkan kemampuan literasi yang dibuktikan dengan peningkatan perkembangan pada siklus I, kemudian mengalami peningkatan yang lebih signifikan lagi pada siklus II. Kata Kunci : Alat Permainan Edukatif; Kotak pinar; Kemampuan Literasi
Peran Lingkungan dalam Mendorong Perkembangan Bahasa Anak Usia Dini muhammad vandino
I'tibar: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 9 No. 02 (2025): Desember 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53649/itibar.v9i02.1204

Abstract

Lingkungan merupakan salah satu faktor yang mempunyai daya ungkit cukup besar bagi perkembangan bahasa anak. Sebab dengan lingkungan maka ia dapat meneruskan rutinitasnya dengan baik tanpa kesulitan dalam berinteraksi. Stimulus yang diperoleh anak melalui lingkungan sekitar berpengaruh terhadap perkembangan bahasa anak. Stimulus yang diterima secara lambat akan mempengaruhi perkembangan bahasa anak. Stimulus dari orang terdekatnya akan ia proses sendiri oleh anak sehingga menjadikan anak tersebut matang dalam pola pikir, pola pikir, dan pola tutur. Peran orang tua yang begitu penting menuntut orang tua untuk cermat dan teliti dalam mengajarkan anaknya. Orang tua perlu memahami tahapan perkembangan bahasa pada anak agar dapat memberikan stimulus pada tahap perkembangan yang sesuai dengan usianya. Perkembangan bahasa merupakan salah satu indikator perkembangan kognitif seorang anak, hal ini berkaitan dengan keberhasilan atau keterlambatannya dalam berpikir dan berkomunikasi di lingkungannya. Seorang anak yang dikatakan lambat dalam berbicara dapat mempengaruhi kemampuan hubungannya dalam pergaulan sehari-hari baik secara langsung maupun lingkungan sosialnya, hal ini dapat mengakibatkan kesulitan dalam belajar, bersosialisasi dan kegiatan bekerja lainnya ketika dewasa nanti. Faktor-faktor yang dapat mempengaruhi perkembangan bahasa anak antara lain: (1) perkembangan otak dan kecerdasan, (2) jenis kelamin, (3) kondisi fisik, (4) lingkungan keluarga, (5) kondisi ekonomi, (6) lingkungan sosial/budaya daerah, (7) kedwibahasaan (2 bahasa). Kata Kunci: Peran Lingkungan, Perkembangan Anak
Integrasi Nilai-Nilai QS. An-Nahl: 43 dalam Pengembangan Metode Tanya Jawab Pada Anak Usia Dini: Kajian Atas Tafsir Kemenag Dan Al-Muntakhab Khozinul Alim
I'tibar: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 10 No. 01 (2026): Juni 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53649/mbxrt828

Abstract

Metode tanya jawab fundamental di PAUD karena mengembangkan berpikir kritis, keterampilan komunikasi, dan rasa percaya diri. Namun pengembangannya sering hanya bertumpu pada teori psikologi tanpa landasan normatif Al-Qur’an. QS. An-Nahl: 43 secara eksplisit memerintahkan umat Islam untuk bertanya kepada ahli ilmu. Penelitian ini bertujuan mengintegrasikan nilai-nilai tafsir QS. An-Nahl: 43 menurut Tafsir Kemenag RI dan Tafsir Al-Muntakhab ke dalam pengembangan metode tanya jawab berbasis Al-Qur’an di lembaga PIAUD. Menggunakan pendekatan kualitatif kepustakaan dengan metode tafsir tematik komparatif dan triangulasi dengan Tafsir Al-Tabari, Ibnu Katsir, dan Al-Qurthubi. Hasil penelitian menemukan empat nilai utama: keberanian bertanya, adab bertanya, bertanya kepada sumber yang tepat, dan tujuan bertanya untuk kebenaran. Nilai-nilai tersebut diintegrasikan ke dalam empat prinsip pedagogis (kesesuaian perkembangan, kasih sayang dan rasa aman, keteladanan, bertahap) dan empat langkah operasional (penciptaan suasana kondusif, stimulasi rasa ingin tahu, praktik bertanya terstruktur, apresiasi dan penguatan) berdasarkan teori Piaget dan Vygotsky serta didukung temuan empiris Ollonen & Kangas dan Diprossimo & Cain. Artikel ini memberikan kontribusi teoretis bagi tafsir tarbawi dan panduan praktis bagi guru PIAUD.