The Shine Cahaya Dunia D-III Keperawatan
The Shine Cahaya Dunia D-III Keperawatan [E-ISSN 2775-1163 | P-ISSN 2503-2437] provides a forum for original research, scholarly works, and scientific developments relevant to nursing and other health-related professions. The journal focuses on research and scholarly studies that contribute to the advancement of nursing science, education, practice, and healthcare services. The scope of the journal includes, but is not limited to, adult nursing, medical-surgical nursing, pediatric nursing, maternity and reproductive health nursing, community nursing, mental health nursing, gerontological nursing, emergency and critical care nursing, family nursing, nursing management, nursing education, nursing leadership, evidence-based nursing practice, patient safety, health promotion, disease prevention, and healthcare innovation. The journal also welcomes interdisciplinary research related to public health, midwifery, health education, nutrition, healthcare technology, complementary and non-pharmacological interventions, pharmacological management, quality improvement, and other health-related fields that have relevance to nursing practice and healthcare delivery. The Shine Cahaya Dunia D-III Keperawatan is a scientific, peer-reviewed nursing journal published twice a year, in April and November, by Universitas An Nuur, Indonesia. The journal welcomes original research articles, literature reviews, case studies, and other scholarly manuscripts that provide meaningful contributions to the development of nursing science and health services.
Articles
135 Documents
INTERVENSI PENERAPAN TERAPI BERMAIN EDUKATIF ULAR TANGGA UNTUK PENURUNAN TINGKAT ANSIETAS PADA PASIEN HOSPITALISASI DENGAN DENGUE HEMORRAGIC FEVER (DHF)
Yulva Amelia Vega;
Meity Mulya Susanti;
Jayanti Dwi Puspitasari
The Shine Cahaya Dunia D-III Keperawatan Vol 9 No 01 (2024): The Shine Cahaya Dunia D III Keperawatan
Publisher : LPPM Universitas An Nuur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Latar Belakang: Perasaan cemas atau ansietas sendiri merupakan kondisi normal atau alamipada manusia yang mempengaruhi respons kognitif, afektif, dan perilaku seseorang,tergantung ada tidaknya bahaya. Tujuan: Memberikan Asuhan Keperawatan Pada An.Y Dengan Fokus Intervensi PenerapanTerapi Bermain Edukatif Ular Tangga Untuk Penurunan Tingkat Ansietas Pada PasienHospitalisasi Dengan Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) Di Puskesmas Toroh 1 Kecamatan Toroh Kabupaten Grobogan. Metodologi: Jenis dan rancangan penelitian yang akan peneliti pilih dalam Karya TulisIlmiah ini adalah penelitian kualitatif, dengan rancangan deskriptif yang dilakukan padakelompok terbatas (1 responden). Sedangkan pendekatan yang akan peneliti gunakan dalamKarya Tulis Ilmiah ini, dengan menggunakan pendekatan studi kasus. Hasil: Peneliti mengidentifikasi bahwa setelah melakukan terapi bermain edukatif ulartangga selama 3x pertemuan, maka An.Y mengalami penurunan tingkat ansietas dari ansietassedang menjadi ansietas ringan. Kesimpulan: Adanya pengaruh penerapan terapi bermain edukatif ular tangga untukmembantu penurunan Tingkat ansietas pada An.Y dengan masalah Dengue HemorrhagicFever (DHF).
ASUHAN KEPERAWATAN JIWA PADA Sdr.P DENGAN FOKUS INTERVENSI TERAPI MUSIK INSTRUMENTAL PADA PASIEN RESIKO PERILAKU KEKERASAN DI RSJD DR. ARIEF ZAINUDDIN SURAKARTA
Sulistiyarini;
Prio Teguh Santoso
The Shine Cahaya Dunia D-III Keperawatan Vol 9 No 01 (2024): The Shine Cahaya Dunia D III Keperawatan
Publisher : LPPM Universitas An Nuur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Latar Belakang ; Dalam data World Health Organitation WHO (2016), terdapat kuranglebih 35 juta orang depresi, 60 juta orang dengan bipolar, 21 juta di diagnosa skizofrenia,serta 47,5 juta mengalami dimensia. Data Riskesdas 2018 menunjukkan pravelansi gangguan psikis dimana gangguan jiwa yang parah, contoh nya Skizofrenia mencapaisekiranya 400.000 orang atau sebanyak 1,7 per 1.000 penduduk. Di Jawa Tengah sendiriterdapat 3:1000 komponen masyarakat yang menyandang gangguan mental, 50% nyadiakibatkan dari kehilangan pekerjaan. Dengan itu 32.952.040 penduduk jawa tengahterdapat sekitar 98.856 orang yang mengalami gangguan jiwa. Metodologi ; Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan studi kasus (casestudy). Subjek dalam penelitian adalah Sdr.P yang mengalami gangguan jiwa denganResiko Perilaku Kekerasan. Instrumen penelitian ini menggunakan pedoman wawancara,lembar observasi, dan SOP penatalaksanaan terapi musik instrumental. Hasil ; Hasil penelitian yang telah didapatkan yaitu pasien mampu mengkontrol ResikoPerilaku Kekerasannya dengan baik setelah diberi asuhan keperawatan dan juga terapimusik instrumental. Kesimpulan ; Adanya efektifitas pemberian terapi musik instrumental untuk menurunkanatau mengkontrol marah pada pasien resiko perilaku kekerasan.
ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA TN.M KHUSUSNYA NY.N DENGAN FOKUS INTERVENSI PEMBERIAN INHALASI DAUN MINT TERHADAP PENURUNAN SESAK NAPAS DENGAN TUBERKULOSIS DI DESA MENDURAN KECAMATAN BRATI KABUPATEN GROBOGAN
Silvia Nur Hakiki;
Christina Nur W
The Shine Cahaya Dunia D-III Keperawatan Vol 9 No 01 (2024): The Shine Cahaya Dunia D III Keperawatan
Publisher : LPPM Universitas An Nuur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Latar Belakang; Tuberculosis paru merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh bakteri (mycobacterium tuberculosis). Sampai saat ini merupakan masalah kesehatan masyarakat di seluruh dunia dan Indonesia berada pada urutan kedua sebagai Negara dengan beban TB tertinggi. total kasus Tuberculosis mencapai 397.377 kasus di Indonesia. KasusTuberculosis 2022 di kabupaten Grobogan mencapai 12.262 kasus, dan 102 kasus dengan resisten obat. Data dari puskesmas Brati tahun 2022 tercatat sebanyak 78 kasus. Salah satu gejala TB Paru adalah sesak nafas. Sesak nafas merupakan gejala nyata adanya gangguan trakeobronkhial, parenkim paru dan rongga pleura. Salah satu penatalaksanaan untuk membantu menurunkan sesak nafas yaitu dengan cara memberikan inhalasi sederhana. Metodologi; Rancangan karya tulis ilmiah ini menggunakan desain studi kasus. Subyek yang digunakan yaitu pasien TB paru dengan masalah keperawatan bersihan jalan nafas tidak efektif. Analisa data dilakukan menggunakan analisis deskriptif. Hasil; penerapan menunjukkan bahwa setelah dilakukan penerapan inhalasi sederhana selama 3 hari, terjadi penurunan sesak nafas pada Ny.N Kesimpulan: penerapan inhalasi sederhana menggunakan daun mint mampu mengatasi penurunan sesak nafas pada pasien TB Paru. Bagi pasien TB Paru dengan masalah sesak napas hendaknya dapat menerapkan inhalasi sederhana sama seperti yang dicontohkanpenulis saat penerapan secara mandiri terutama ketika sesak nafas terjadi.
PENGARUH VIDEO EDUKASI VIRTUAL TOUR INSTALASI BEDAH SENTRAL (IBS) TERHADAP KECEMASAN MAHASISWA KEPERAWATAN ANESTESIOLOGI UNIVERSITAS ‘AISYIYAH YOGYAKARTA DALAM MENGHADAPI PRAKTIK KLINIK DI IBS
Irfan Nur Sahid;
Vita Purnamasari
The Shine Cahaya Dunia D-III Keperawatan Vol 9 No 02 (2024): The Shine Cahaya Dunia D III Keperawatan
Publisher : LPPM Universitas An Nuur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Latar belakang: Mahasiswa Keperawatan Anestesiologi rentan mengalami kecemasan saatpraktik klinik di IBS karena kurangnya pengalaman dan pengetahuan tentang lingkungan.Oleh karena itu, diperlukan pendekatan pendidikan kesehatan untuk mengurangi kecemasandan mempersiapkan mereka lebih baik dalam praktik klinik. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh video edukasi virtual tourInstalasi Bedah Sentral (IBS) terhadap kecemasan Mahasiswa Keperawatan AnestesiologiUniversitas ‘Aisyiyah Yogyakarta dalam menghadapi praktik klinik di IBS. Metode: Metode dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif. Desain penelitian Pre-eksperimental dengan pendekatan One Group Pretest-Posttest Design. Teknik pengambilansampel yaitu simple random sampling yang berjumlah 64 responden sesuai dengan kriteria inklusi dan ekslusi. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji wilcoxon signed test. Hasil: Hasil uji wilcoxon signed test didapatkan nilai p-value sebesar 0,000 (p<0,05)sehingga H0 ditolak H1 diterima. Kesimpulan: Terdapat pengaruh video edukasi virtual tour IBS terhadap kecemasanMahasiswa Keperawatan Anestesiologi dalam menghadapi praktik klinik di Instalasi Bedah Sentral.
PENGARUH PEMBERIAN HUMIDIFIER AROMATERAPI LAVENDER TERHADAP KECEMASAN PRE OPERASI BEDAH ABDOMEN PADAPASIEN GENERAL ANESTESI DI PKU MUHAMMADIYAH BANTUL
Fajar Sutantri;
Istiqomah Rosidah;
Ratih Kusuma Dewi
The Shine Cahaya Dunia D-III Keperawatan Vol 9 No 02 (2024): The Shine Cahaya Dunia D III Keperawatan
Publisher : LPPM Universitas An Nuur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Latar belakang: Kecemasan pre operasi merupakan keadaan yang sering muncul, dikarenakantimbulnya rasa takut akan adanya kegagalan prosedur operasi. Oleh karena itu, pentingnyauntuk menurunkan kecemasan agar operasi berjalan dengan lancar dengan terapi nonfarmakologi yaitu menggunakan terapi inhalasi dengan humidifier aromaterapi lavender. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian humidifieraromaterapi lavender terhadap kecemasan pre operasi bedah abdomen pada pasien generalanestesi di RS PKU Muhammadiyah Bantul. Metode: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif. Desainpenelitian ini yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimental dengan pendekatanpre-experimental. Rancangan yang digunakan penelitian ini adalah One-group Pretest-Post-test. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik Total Sampling dengan jumlah 26orang. Metode pengumpulan data menggunakan kuisioner kecemasan ZSAS dan pengolahandata menggunakan uji wilcoxon. Hasil: Hasil uji wilcoxon menunjukkan nilai p value < 0,05 sehingga Ho ditolak dan Haditerima. Berdasarkan hasil pre-test responden merasakan cemas berat sebanyak 5 orang(19,2%), cemas sedang sebanyak 17 orang (65,4%), cemas ringan 3 orang (11,5%), dan yangtidak merasakan cemas sebanyak 1 orang (3,8%). Sedangkan berdasarkan hasil penelitian post-test responden dengan cemas berat sebanyak 0 orang (0,0%), cemas sedang sebanyak 1 orang(3,8%), cemas ringan sebanyak 8 orang (30,8%) dan yang tidak cemas sebanyak 17 orang(65,4%). Kesimpulan: Terdapat pengaruh pemberian humidifier aromaterapi lavender terhadapkecemasan pre operasi bedah abdomen pada pasien general anestesi di RS PKUMuhammadiyah Bantul.
PENGARUH ELEVASI KAKI TERHADAP HEMODINAMIK PASCA SPINAL ANESTESI PADA PASIEN SECTIO CAESAREADI RS PERMATA BUNDA PURWODADI
Risma Ayu Kinanti;
Astika Nur Rohmah;
Istiqomah Rosidah
The Shine Cahaya Dunia D-III Keperawatan Vol 9 No 02 (2024): The Shine Cahaya Dunia D III Keperawatan
Publisher : LPPM Universitas An Nuur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Latar Belakang: Tindakan sectio caesarea paling banyak menggunakan teknik anestesi regional dengan komplikasi hipotensi. Pada pasca spinal anestesi hipotensi yang terjadi memiliki 15-33% untuk muncul pada setiap anestesi spinal dan insiden hipotensi pada sectio caesarea pasca anestesi spinal mencapai 83,6%. Elevasi kaki dapat dijadikan penanganan alternatif. Tujuan: Tujuan dilakukan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh elevasi kaki terhadap hemodinamik pasca spinal anestesi pada pasien sectio caesarea di RS Permata Bunda Purwodadi. Metode Penelitian: Penelitian Eksperimen dengan metode kuantitaif. Desain yang digunakan Quasy experimental Group dengan bentuk Nonequivalent Control Group. Populasi pasien sectio caesarea dengan spinal anestesi, teknik sampling Nonprobability sampling dengan kelompok intervensi dan kelompok kontrol masing masing 15 responden, sehingga total sampel adalah 30 responden. Uji data yang dilakukan adalah dengan Uji Wilcoxon dan Uji Paired Sample T-Test pada masing masing kelompok Intervensi dan Kelompok Kontrol dan Uji Mann-Whitney dan Uji Independent T-Tes dilakukan untuk Uji antar kelompok. Hasil:Terdapat pengaruh yang signifikan antara elevasi kaki terhadap hemodinamik pasca spinal anestesi pada pasien sectio caesarea di RS Permata Bunda Purwodadi, dengan rincian p value tekanan darah sistol sebesar 0,000<0,05 , p-value tekanan darah diastol sebesar 0,001<0,05, p-value nadi sebesar 0,002<0,05 dan p value MAP sebesar 0,000<0,05. Simpulan: Terdapat pengaruh yang signifikan antara elevasi kaki terhadap hemodinamik pasca spinal anestesi pada pasien sectio caesarea di RS Permata Bunda Purwodadi
HUBUNGAN PENGETAHUAN KELUARGA DENGAN PERAN DUKUNGAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN PERAWATAN PASIEN KRITIS DI ICU RS PKUMUHAMMADIYAH BANTUL
Elsa Aulya Pratiwi;
Aisyah Nur Azizah
The Shine Cahaya Dunia D-III Keperawatan Vol 9 No 02 (2024): The Shine Cahaya Dunia D III Keperawatan
Publisher : LPPM Universitas An Nuur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Latar Belakang: Pasien ICU umumnya berada dalam kondisi yang mengancam jiwa, kondisi tersebut membuat pasien tidak mampu mengambil keputusan akan dirinya, keterlibatan keluarga dalam kondisi ini yakni berupa pemberian informasi verbal, non verbal, saran, bantuan nyata dari orang orang yang dikenal seperti pasangan, orang tua, atau anggota keluarga lainnya, mendampingi anggota keluarga yang sakit keluarga harus mampu mengenal masalah kesehatan keluarga, mengambil keputusan yang tepat dimana hal tersebut didasari dengan pengetahuan anggota keluarga. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan keluarga dengan peran pengambilan keputusan perawatan pasien kritis di ICU. Metodelogi Penelitian: Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain penelitian cross-sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling berjumlah 52 responden dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Analisis data dilaukan dengan menggunakan korelasi kendall tau. Hasil: Dari 52 responden yang diperoleh, didapatkan 36 responden (69%) dengan pengetahuan tentang ICU yang baik, dan 16 responden (31%) dengan pengetahuan tentang ICU yang kurang baik. Didapatkan dukungan pengambilan keputusan baik sebanyak 31 responden (60%), cukup sebanyak 6 responden (11%), dan kurang sebanyak 15 responden (29%). Hasil uji korelasi kendall tau untuk mengetahui adanya hubungan antara pengetahuan keluarga tentang ICU dengan dukungan pengambilan keputusan perawatan pasien kritis di ICU didapati hasil 0.010 (<0.05), maka artinya terdapat hubungan yang signifikan (berarti) antara variabel independen dan variabel dependen. Kesimpulan: Ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan keluarga dengan peran pengambilan keputusan perawatan pasien kritis di ICU. Saran: Diperlukan penelitian lebih lanjut dengan membandingkan tingkat dukungan pengambilan keputusan berdasarkan kegawatan yang berbeda.
INTERVENSI PEMBERIAN REBUSAN DAUN JAMBU BIJI SEBAGAI UPAYAMENCEGAH DIARE AKUT PADA ANAK
Made Widiyane;
Wahyu Riniasih;
Mohamad makmun
The Shine Cahaya Dunia D-III Keperawatan Vol 9 No 02 (2024): The Shine Cahaya Dunia D III Keperawatan
Publisher : LPPM Universitas An Nuur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Latar Belakang: Diare merupakan salah satu mekanisme pertahanan tubuh, yang dengan adanya diare, cairan yang tercurah kelumen saluran pencernaan akan membersihkan saluran pencernaan dari bahan-bahan patogen (cleansing effect). Apabila bahan patogen ini hilang, maka diare bisa sembuh sendiri. Namun pada sisi lain, diare menyebabkan kehilangan cairan (air, elektrolit, dan basa) dan bahan makanan dari tubuh. Tujuan: Memberikan Asuhan Keperawatan Pada An.A Dengan Fokus Intervensi pemberian rebusan daun jambu biji sebagai Upaya mencegah diare akut pada anak. Metodologi: Jenis dan rancangan penelitian yang akan peneliti pilih dalam Karya Tulis Ilmiah ini adalah penelitian kualitatif, dengan rancangan deskriptif yang dilakukan pada kelompok terbatas (1 responden). Sedangkan pendekatan yang akan peneliti gunakan dalam Karya Tulis Ilmiah ini, dengan menggunakan pendekatan studi kasus. Hasil: Peneliti mengidentifikasi bahwa setelah melakukan terapi pemberian rebusan daun jambu biji selama 2x pemberian, maka An.A mengalami penurunan frekuensi BAB yang tadinya sebelum di berikan terapi rebusan daun jambu biji An.A BAB 4 kali dalam sehari dan setelah di berikan terapi rebusan daun jambu biji anak An.A BAB 2kali dalam sehari dengan frekuensi berserat. Kesimpulan: Adanya pengaruh penerapan terapi Rebusan daun jambu biji untuk membantu penurunan frekuensi BAB pada An.A dengan masalah Gastrointeritis.
HUBUNGAN STRES DAN POLA MAKAN TERHADAP KEKAMBUHAN PENDERITA GASTRITIS DI UPTD PUSKESMAS WIROSARI 1
Eva Indriani;
Suryani;
Christina Nur Widayati;
Sri Temu
The Shine Cahaya Dunia D-III Keperawatan Vol 9 No 02 (2024): The Shine Cahaya Dunia D III Keperawatan
Publisher : LPPM Universitas An Nuur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Latar Belakang: Gastritis yang secara umum dikenal sebagai penyakit tidak menular yangsering didengar dalam kehidupan sehari-hari. Penyakit ini masih dianggap sepele karenakurangnya kepekaan Masyarakat terhadap dampak dari penyakit ini. Penyakit gastritis dapat membbuat seseorang meninggal jika penyakit tersebut sudah akut. Banyak faktor yang menyebabkan kejadian gastritis. Adapun faktor yang menyebabkan gastritis antara lain mengkonsumsi asetaminofen, selain itu aktifitas fisik, kebiasaan merokok, minum kopi, mengkonsumsi alkohol, stres dan pola makan juga dapat memicu gastritis. Tujuan: Untuk mengetahui Hubungan Stres Dan Pola Makan Terhadap Kekambuhan Penderita Gastritis Di UPTD Puskesmas Wirosari 1. Metode: Pada penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode penelitian case control dengan menggunakan pendekatan retrospective. Hasil: Hasil uji chi square, stres diperoleh hasil bahwa p value = 0,000 < α (0,05) dan yang berarti Ha diterima dan H0 ditolak, oods ratio 9. 730 dan hasil uji chi square pola makan diperoleh hasil bahwa p value = 0,000 < α (0,05) yang berarti Ha diterima dan H0 ditolak, odds ratio 0,154. Kesimpulan: Ada hubungan stres terhadap kekambuhan penderita gastritis di UPTD Puskesmas Wirosari 1 dan ada hubungan pola makan terhadap kekambuhan penderita gastritis di UPTD Puskesmas Wirosari
INTERVENSI PEMBERIAN REBUSAN JAHE DAN MADU UNTUK MENINGKATKAN BERSIHAN JALAN NAFAS TIDAK EFEKTIF PADA ANAK INFEKSI SALURAN PERNAFASAN AKUT ( ISPA )
Nurlia Fitrianingrum1;
Meity Mulya Susanti;
Jayanti Dwi Puspitasari
The Shine Cahaya Dunia D-III Keperawatan Vol 9 No 02 (2024): The Shine Cahaya Dunia D III Keperawatan
Publisher : LPPM Universitas An Nuur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Latar belakang : Infeksi Saluran Pernapasan0Akut (ISPA) diartikan sebagai infeksi berbahaya yang menyerang bagian manapun saluran pernapasan, mulai dari hidung hingga jaringan paru-paru. Tujuan : Memberikan Asuhan Keperawatan Pada An.N Dengan Fokus Intervensi Pemberian Reusan Jahe dan Madu Untuk Meningkatkan Bersihan Jalan Nafas Tidak Efektif Pada Anak Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) Di Puskesmas Toroh 1 Kecamatan Toroh Kabupaten Grobogan. Metodologi : Jenis dan rancangan penelitian yang peneliti pilih dalam Karya Tulis Ilmiah inadalah penelitian kualitatif, dengan rancangan deskriptif yang dilakukan pada kelompok terbatas (1 responden). Sedangkan pendekatan yang peneliti gunakan dalam Karya Tulis Ilmiah ini, dengan menggunakan pendekatan studi kasus. Hasil : Peneliti mengidentifikasi bahwa setelah melakukan pemberian minuman rebusan jahe dan madu selama 3x pertemuan pada pagi setelah sarapan dan malam hari sebelum tidur sebanyak 150 cc setiap pemberian, maka jahe dan madu efektif menurunkan frekuensi batuk tanpa menimbulkan efek samping pada An.N Kesimpulan: Ada pengaruh terhadap pemberian minuman rebusan jahe dan madu untuk meningkatkan bersihan jalan nafas tidak efektif pada pasien anak dengan Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA).