The Shine Cahaya Dunia D-III Keperawatan
The Shine Cahaya Dunia D-III Keperawatan [E-ISSN 2775-1163 | P-ISSN 2503-2437] provides a forum for original research, scholarly works, and scientific developments relevant to nursing and other health-related professions. The journal focuses on research and scholarly studies that contribute to the advancement of nursing science, education, practice, and healthcare services. The scope of the journal includes, but is not limited to, adult nursing, medical-surgical nursing, pediatric nursing, maternity and reproductive health nursing, community nursing, mental health nursing, gerontological nursing, emergency and critical care nursing, family nursing, nursing management, nursing education, nursing leadership, evidence-based nursing practice, patient safety, health promotion, disease prevention, and healthcare innovation. The journal also welcomes interdisciplinary research related to public health, midwifery, health education, nutrition, healthcare technology, complementary and non-pharmacological interventions, pharmacological management, quality improvement, and other health-related fields that have relevance to nursing practice and healthcare delivery. The Shine Cahaya Dunia D-III Keperawatan is a scientific, peer-reviewed nursing journal published twice a year, in April and November, by Universitas An Nuur, Indonesia. The journal welcomes original research articles, literature reviews, case studies, and other scholarly manuscripts that provide meaningful contributions to the development of nursing science and health services.
Articles
135 Documents
ASUHAN KEPERAWATAN JIWA PADA Tn. E DENGAN FOKUS INTERVENSI PEMBERIAN TERAPI PSIKORELIGIUS MUROTAL AL- QUR'AN UNTUK MENGONTROL HALUSINASI PENDENGARANDI RSJD dr. ARIF ZAINUDDIN SURAKARTA
Rahmawati;
Nurul Fajriana Ningrum
The Shine Cahaya Dunia D-III Keperawatan Vol 8 No 02 (2023): The Shine Cahaya Dunia D III Keperawatan
Publisher : LPPM Universitas An Nuur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Latar belakang: Jumlah penderita gangguan jiwa di Indonesia meningkat sebanyak 7 per juta rumah tangga, angka ini menunjukkan bahwa setiap 1000 rumah tangga terdapat 7 orang penderita gangguan jiwa, sehingga jumlah ini diperkirakan mencapai 450.000 orang yang menderita gangguan jiwa (Kemenkes , 2018). Pada tahun 2019, Jawa Tengah terdapat 81.983 orang dengan gangguan jiwa (Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, 2019). Berdasarkan hasil rekap medis RSJD dr. Arif Zainudin Surakarta pada Maret 2022 hingga Januari 2023 didapatkan data klien gangguan jiwa sebanyak 40475, yaitu 32951 klien dengan halusinasi. Efek jika tidak segera diatasi adalah hilangnya kendali diri. Pengobatan pasien halusinasi dengan metode farmakologis dan nonfarmakologis yaitu murottal Al-Qur’an. Tujuan penelitian adalah untuk memberikan Asuhan Keperawatan Jiwa Pada Tn. E Dengan Fokus Intervensi Pemberian Terapi Psikoreligius Murotal Al-Qur'an Untuk Mengontrol Halusinasi Pendengaran Di RSJD Dr. Arif Zainuddin Surakarta. Metodologi: Jenis penelitian yang digunakan dalam karya tulis ini yaitu kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Rancangan yang digunakan dalam penelitian yaitu studi kasus.SubjekpenelitianyaituTn.Epasieniskizofreiniadenigangangguainhaluisinasi penideingaran. Hasil: Peneliti mengidentifikasi bahwa setelah melakukan Terapi Psikoreligius Murotal Al-Qur'an selama 7 hari pada waktu pagi dan sore, pasien sudah mampu mengatasi halusinasinya, perasaaan menjadi lebih tenang dan tidak cemas.Kesimpulan : Adanya pengaruh efektivitas Terapi Psikoreligius Murotal Al-Qur'an untuk mengurangi halusinasi pada pasi
DUKUNGAN KELUARGA SEBAGAI FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN SELF EFFICACY PASIEN PASCA STROKE
Fuji Istiana
The Shine Cahaya Dunia D-III Keperawatan Vol 8 No 02 (2023): The Shine Cahaya Dunia D III Keperawatan
Publisher : LPPM Universitas An Nuur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Latar Belakang: Self Efficacy merupakan salah satu masalah psikologi yang dialami oleh pasien pasca stroke. Salah satu faktor yang berkaitan dengan self efficacy pasien pasca stroke adalah dukungan keluarga. Penderita stroke akan mengalami gangguan yang beragam. Sehingga dari beberapa dampak yang ditimbulkan akibat stroke, penderita stroke memerlukan bantuan baik oleh keluarga, teman maupun petugas kesehatan. Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah non eksperimental studi dengan metode penelitian cross sectional. Responden penelitian adalah pasien pasca stroke dipoli saraf Rumah Sakit Islam Sultan Agung Semarang yang memenuhi kriteria inklusi, berjumlah 62 responden yang dipilih dengan teknik nonprobability sampling dengan bentuk purposive sampling. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner dukungan keluarga. Analisa data untuk mengetahui hubungan antara karakteristik demografis yang meliputi usia, jenis kelamin, pendidikan, dan status pernikahan, serta variabel prediktor dukungan keluarga dengan self efficacy pasien pasca stroke. Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden berusia >55 tahun (59,7%), berjenis kelamin laki-laki (51,6%), berpendidikan rendah (54,8%), menikah atau memiliki pasangan (61,3%), dukungan keluarga baik (61,3%), dan self efficacy baik (58,7%). Hasil uji statistic menggunakan uji Chi square menunjukkan bahwa p value <0,05 (0,02). Hal ini menunjukkan bahwa ada hubungan antara dukungan keluarga dengan self efficacy pasien pasca stroke. Kesimpulan: Dukungan keluarga sebagai salah satu faktor yang berhubungan dengan self efficacy pasien pasca stroke.
ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA PADA TN.R DENGAN FOKUS INTERVENSI PEMBERIAN TERAPI BEKAM SUNAH PADA PASIEN HIPERTENSI DI DESA DEPOK KECAMATAN TOROH KABUPATEN GROBOGAN
Anik Wahyunita;
Wahyu Riniasih
The Shine Cahaya Dunia D-III Keperawatan Vol 8 No 02 (2023): The Shine Cahaya Dunia D III Keperawatan
Publisher : LPPM Universitas An Nuur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Latar belakang: Hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) pada tahun 2022 menunjukkan bahwa hipertensi mengalami peningkatan menjadi 35% dari 26% pada tahun 2018.Hipertensi masih menempati proporsi terbesar dari seluruh PTM yang di laporkan di Jawa Tengah yaitu sebesar 57,10% (Sakinah, Rejeki, and Nurlaela, 2021). Data dari Dinas Kabupaten Grobogan tahun 2022 tercatat sebanyak 171.106 orang dengan prevalensi 38,20% mendapatkan pelayanan kesehatan dengan keluhan hipertensi. Hasil dari laporan Puskesmas Toroh pada tahun 2022 jumlah penderita hipertensi sebanyak 16.479 orang dengan prevalensi 68,80% sedangkan data pada desa Depok pada tahun 2022 sebanyak 2.623 orang yang menderita hipertensi dengan prevalensi 61,91%. Metodologi: Jenis penelitian yang digunakan peneliti dalam karya tulis ini yaitu kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Rancangan yang digunakan dalam penelitian yaitu studi kasus. Subjek penelitian yaitu keluarga Tn.R, yang mengalami hipertensi di Desa Depok Kecamatan Toroh Kabupaten Grobogan. Hasil: Peneliti mengidentifikasi bahwa setelah melakukan program pemberian terapi bekam sunah selama 1 kali selama penelitian 9 kali kunjungan dengan durasi 10-15 menit/ hari pada Tn.R mengalami penurunan nyeri pada kepala bagian belakang dan tekanan darah menurun namun masih dalam kategori tinggi. Kesimpulan : Adanya pengaruh efektivitas program terapi bekam untuk membantu menurunkan nyeri dan tekanan darah pada Tn.R dengan hipertensi.
HUBUNGAN PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL DENGAN INSOMNIA PADA ANAK SD NEGERI I PRIGI KECAMATAN TODANAN
Titin Suryani;
Suryani;
Christina Nur Widayati
The Shine Cahaya Dunia D-III Keperawatan Vol 8 No 02 (2023): The Shine Cahaya Dunia D III Keperawatan
Publisher : LPPM Universitas An Nuur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Latar belakang ; Media internet tidak lagi hanya sekedar menjadi media komunikasi semata, tetapi juga sebagai bagian yang tak terpisahkan dari dunia bisnis, industri, pendidikan, dan pergaulan sosial. Berdasarkan hasil penelitian Hepilita & Gantas, tahun 2018, penggunaan media digital pada anak dan remaja di Indonesia, dengan jumlah responden 400 anak-anak dan remaja daerah perkotaan dan perdesaan di11 provinsi, hasil penelitian mengungkapkan bahwa alasan anak dan remaja menggunakan internet 80% untuk mencari data dan informasi dan 70% untuk penggunaan media sosial. Berdasarkan komposisi pengguna internet menurut usia : 4,24% pada usia >54 tahun, 29,55% pada usia 35-54 tahun,49,52% pada usia 19-34 tahun, dan 16,68% pada usia 13-18 tahun. Tujuan Untuk mengetahui hubungan penggunaan media sosial dengan insomnia pada anak SD Negeri 1 Prigi Kecamatan Todanan.Metodologi ; Rancangan penelitian case control dengan pendekatan Retrospektif. Teknik sampling yang digunakan yaitu total sampling. Responden yang diteliti sebanyak 16 orang yaitu anak SD N I Prigi kelas 5 dan 6. Analisis data menggunakan Uji Chi Square.Hasil ; Analisis bivariat menunjukkan ada hubungan penggunaan media sosial dengan insomnis pada anak SD N I Prigi dengan p value=0,000< α=0,05 dengan odds ratio sebesar 9,000.Kesimpulan : Ada hubungan penggunaan media sosial dengan insomnia pada anak SDN 1 Prigi kecamatan Todanan dengan hasil p value = 0,000
INTERVENSI PENATALAKSANAAN 5 PILAR PENGENDALIAN DIABETES MELLITUS PADA PENYAKIT DIABETES MELLITUS
Sutiyono;
Rosandra Firdi Silviana
The Shine Cahaya Dunia D-III Keperawatan Vol 8 No 02 (2023): The Shine Cahaya Dunia D III Keperawatan
Publisher : LPPM Universitas An Nuur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Latar Belakang : Diabetes Mellitus merupakan penyakit tidak menular yang sudah banyak menyebabkan kematian di seluruh dunia. Diabetes Mellitus adalah penyakit yang ditandai dengan peningkatan kadar glukosa darah diatas rentang normal yaitu 90-140 mg/dl. Penatalaksanaan Diabetes Mellitus dengan 5 pilar meliputi edukasi, latihan fisik, intervensi makan, pengobatan, dan pemeriksaan gula darah. Pentalaksanaan 5 pilar dalam penanganan Diabetes Mellitus diperlukan agar kualitas hidup meningkat. Tujuan : Memberikan Asuhan Keperawatan Keluarga pada Tn. R dengan Fokus Intervensi Penatalaksanaan 5 Pilar Pengendalian Diabetes Mellitus pada Penyakit Diabetes Mellitus di Desa Menduran Kecamatan Brati Kabupaten Grobogan. Metodologi : Jenis penelitian yang digunakan peneliti dalam karya tulis ini yaitu kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Rancangan yang digunakan dalam penelitian yaitu studi kasus. Subjek penelitian yaitu khususnya Tn. R yang menderita penyakit Diabetes Mellitus. Hasil : Peneliti mengidentifikasi bahwa setelah melakukan penatalaksanaan 5 pilar pengendalian Diabetes Mellitus selama 3 kali kunjungan, maka keluarga Tn. R khususnya Tn. R mengalami penurunan kadar glukosa darah dari 210 mg/dl menjadi 162 mg/dl pada pemeriksaan akhir. Kesimpulan : Adanya pengaruh efektivitas penatalaksanaan 5 pilar pengendalian Diabetes Mellitus untuk membantu menurunkan kadar glukosa darah Tn. R dengan masalah Hiperglikemia.
HUBUNGAN SELF EFFICACY DENGAN KECEMASAN SAAT PRAKTIK KLINIK DI INTENSIVE CARE UNIT PADA MAHASISWA KEPERAWATAN ANESTESIOLOGI UNIVERSITAS ‘AISYIYAH YOGYAKARTA
Aisyah Nur Azizah;
Nadiratul Husni
The Shine Cahaya Dunia D-III Keperawatan Vol 9 No 01 (2024): The Shine Cahaya Dunia D III Keperawatan
Publisher : LPPM Universitas An Nuur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Latar Belakang; Kecemasan adalah suatu kondisi ketakutan dan khawatir yang bersifat lamapada suatu hal yang belum pasti terjadi. Salah satu upaya untuk menggali potensi yang ada didalam diri, mahasiswa perlu memiliki kepercayaan diri yang tinggi agar dapat mengurangikecemasan yang berkaitan dengan praktik klinik, sehingga dapat menyelesaikan praktikklinik dengan baik. Kepercayaan ini dikenal dengan istilah self efficacy. Tujuan daripenelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan self efficacy dengan tingkat kecemasan saatpraktik klinik di Intensive Care Unit (ICU) pada Mahasiswa Keperawatan AnestesiologiUniversitas „Aisyiyah Yogyakarta. Tujuan ; Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan self efficacy dengantingkat kecemasan saat praktik klinik di Intensive Care Unit (ICU) pada MahasiswaKeperawatan Anestesiologi Universitas „Aisyiyah Yogyakarta. Metodologi; dengan teknik sampling menggunakan simple random sampling dengan cara acak (undian). Hasil; Hasil uji Spearman Rank menunjukan self efficacy mahasiswa memiliki hubunganyang signifikan dengan tingkat kecemasan saat praktik klinik di Intensive Care Unit (ICU)dibuktikan dengan nilai ρ-value sebesar 0.004 (ρ <0.05). Kesimpulan; Terdapat hubungan yang signifikan antara self efficacy dengan tingkatkecemasan saat praktik klinik di Intensive Care Unit (ICU) pada Mahasiswa KeperawatanAnestesiologi Universitas „Aisyiyah Yogyakarta.
ASUHAN KEPERAWATAN JIWA PADA Sdr. B DENGAN FOKUS INTERVENSI PEMBERIAN ASSERTIVINESS TRAINING UNTUK MENGONTROL MARAH PADA PASIEN RESIKO PERILAKU KEKERASAN DI RSJD dr. ARIF ZAINUDIN SURAKARTA
Ni Kadek Dwi Widnyani Putri;
Rahmawati
The Shine Cahaya Dunia D-III Keperawatan Vol 9 No 01 (2024): The Shine Cahaya Dunia D III Keperawatan
Publisher : LPPM Universitas An Nuur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
atar Belakang : Berdasarkan laporan kementrian kesehatan RI 2020, terdapat 450 jutapasien dengan skizofrenia 6 / 10 orang tidak mendapatkan pengobatan yang layak. Di RSJDdr. Arif Zainudin Surakarta terdapat pasien dengan resiko perilaku kekerasan pada tahun2023 sebanyak 1.610 jiwa. Penelitan pada pasien gangguan jiwa bertujuan untuk mengurangiazperilaku kekerasan adalah dengan terapi psikofarmaka, terapi aktivitas kelompok, dan asuhankeperawatan dengan strategi pelaksanaan yang terdiri dari latihan fisik, (memukul bantal dantarik nafas dalam), meminum obat, verbal,dan spritual. Metode : Jenis penelitian ini menggunakan metode pendekatan deskriftif dengan bentukstudi kasus dengan fokus intervensi keperawatan mengontrol marah dengan latihan asertifpada pasien dengan masalah resiko perilaku kekerasan, adapun tempat penelitian dilakukan diRSJD dr. Arif Zainudin Surakrta. Hasil : Hasil penelitian dengan menggunakan strategi pelaksanaan dengan latihan asertif,didapatkan pasien sudah mampu mengatasi perilaku kekerasan yang dialaminya, perasaanlebih tenang dan tidak cemas. Kesimpulan : diharapkan cara mengontrol marah dengan latihan asertif ini bisa membantumasalah yang dialami klien dan dapat dikembangkan pada penelitian selanjutnya.
ASUHAN KEPERAWATAN MEDIKAL BEDAH PADA Tn. S DENGAN FOKUS INTERVENSI RELAKSASI PEMBERIAN AROMA TERAPI LAVENDER UNTUK MENURUNKAN KECEMASAN PADA PASIEN CKD DENGAN TERAPI HEMODIALISA DI RSUD Dr.R. SOEDJATI SOEMODIARDJO PURWODADI
Ni Kadek Ayu Trisna Meilinda;
Purhadi;
Musyafak
The Shine Cahaya Dunia D-III Keperawatan Vol 9 No 01 (2024): The Shine Cahaya Dunia D III Keperawatan
Publisher : LPPM Universitas An Nuur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Latar Belakang; Chronic Kidney Desease (CKD) dapat diartikan sebagai gagal ginjalkronik. CKD merupakan penurunan fungsi pada ginjal yang progresif yang ditandai denganpenurunan laju filtrasi glomerulua dan peningkatan kadar kreatinin dalam darah. MenurutWHO dalam kutipan jurnal (masukan Mendeley jurnal) prevalensi penderita CKD mengalamipeningkatan menjadi 1,3 juta pada tahun 2000. Di Indonesia pada provinsi jawa tengah padatahun 2013 terdapat 2,0% penderita CKD. Dari hasil pencarian permohonan data penderitackd di RSUD Dr.R SOEDJATI SOEMODIARDJO didapatkan 193 penderita CKD padatahun 2022. Tujuan; Mengetahui penyebab gagal ginjal kronik atau chronic kidney desease (CKD) dangejala yang ditimbulkan, serta manfaat relaksasi aroma terapi lavender untuk menurunkankecemasan yang di sebabkan terapi hemodialisa pada pengelolaan asuhan keperawatanmedical bedah. Metodologi; Jenis penelitian yang digunakan oleh peneliti dalam karya tulis ilmiah ini yaitupenelitian kuantitatif. Dengan pendekatan studi kasus. Rancangan yang digunakan dalampenelitian yaitu studi kasus. Subjek penelitian yaitu studi kasus. Subjek penelitian yaitukeluarga Tn. S yang mengalami gagal ginjal kronik serta menjalani terapi hemodialisa. Hasil; Peneliti mengidentifikasi bahwa setelah pemberian relaksasi aroma terapi lavenderselama 10-30 menit perhari yang dilakukan dalam 3 hari dapat menurunkan kecemasan akibat terapi hemodialisa Tn.. S. Kesimpulan; Adanya efektifitas pemberian relaksasi aroma terapi lavender untuk menurunkan kecemasan akibat pelaksanaan terapi hemodialisa pada penderita CKD
ASUHAN KEPERAWATAN PADA Sdr. A DENGAN FOKUS INTERVENSI PEMBERIAN TEKNIK RELAKSASI NAFAS DALAM UNTUK MENURUNKAN NYERI KEPALA PADA PASIEN HIPERTENSI DI RUMAH SAKIT PERMATA BUNDA PURWODADADI
Octa Lorenza;
Suryani;
Sri Temu
The Shine Cahaya Dunia D-III Keperawatan Vol 9 No 01 (2024): The Shine Cahaya Dunia D III Keperawatan
Publisher : LPPM Universitas An Nuur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Latar Belakang : Tekanan yang tinggi pada peredaran darah atau bisa disebut hipertensiadalah keadaan suatu tekanan pada sistoliknya diatas 140 mmHg dan tekanan pada peredarandarah diastolik lebih dari 90mmHg ditemukan keluhan yang utama berupa nyeri kepalabagian belakang. Angka kejadian hiertensi pada angka 1.13 miliar orang yang diprediksi akanbertambah menjadi 1.5 miliar orang pada tahun 2025. Diestimasikan sebanyak 63.309.620orang dengan usia >18 tahun Di Indonesia mengalami hipertensi. Prevalensi hipertensi diIndonesia pada tahun 2018 angka ini mengalami peningkatan yang cukup signifikansebanyak 64,9% (Istyawati et al. 2020). Tujuan : Memberikan Asuhan Keperawatan padaTn/Ny. X dengan Fokus Intervensi pemberian Teknik Relaksasi Nafas Dalam untukmenurunkan Nyeri Kepala pada pasien Hipertensi di Rumah Sakit Permata BundaPurwodadi. Metodologi : Rancangan yang digunakan rancangan kuantitatif deskriptif dengan rancanganstudy kasus. Subyek dalam studi kasus ini yaitu pasien hipertensi yang menjalani perawataninap di Rumah Sakit Permata Bunda. Hasil : Peneliti mengidentifikasi bahwa setelah diberikan tindakan teknik relaksasi nafasdalam selam 3 hari 2 kali setiap pagi dan siang dan saat nyeri timbul nyeri bagian tengkukberkurang setiap harinya turun 1 point adanya perubahan skala nyeri dari skala 6 menjadiskala 3. Kesimpulan : Tindakan teknik relaksasi nafas dalam mampu membantu menurunkan skalanyeri kepala pada pasien hipertensi . dari tiga kali pengukuran didapatkan hasil penurunanskala nyeri.
ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA TN. M DENGAN FOKUS INTERVENSI TERAPI RENDAM KAKI DENGAN AIR JAHE HANGAT PADA PASIEN GOUT ARHRITIS DI DESA GENDINGAN KECAMATAN TOROH 1 KABUPATEN GROBOGAN
Ida Fatmasari;
Wahyu Riniasih;
muhammad Makmun;
Supriyanto
The Shine Cahaya Dunia D-III Keperawatan Vol 9 No 01 (2024): The Shine Cahaya Dunia D III Keperawatan
Publisher : LPPM Universitas An Nuur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Latar Belakang: Bei rdasarkan Susantoi dalam ( Marlina, 2022 ) Goiut Arthritis adalahpei nyakit sei ndi yang diakibatkan oi lei h tingginya kadar asam urat dalam darah. Kadar asamurat yang tinggi dalam darah mei lei bihi batas noi rmal yang mei nyei babkan pei numpukan kadarasam urat di dalam pei rsei ndian dan oi rgan lainnya.Data dari (Riskei sdas, 2018) prei valei nsipei nyakit nyei ri sei ndi di Indoi nei sia mei ncapai 34,4 juta oi rang dei ngan pei rbandingan pei nyakitsei bei sar 15,5% pada pria dan 12,7% pada wanita. Prei valei nsi pei nyakit Goi ut Arthritis diIndoi nei sia teirjadi pada usia di bawah 34 tahun sei bei sar 32% dan di atas 34 tahun sei bei sar68%.Penelitian ini bertujuan untuk memberikan Asuhan Keperawatan Keluarga pada Ny.Pdengan fokus intervensi terapi rendam kaki dengan air jahe hangat pada pasien gout arhritisdi Desa Gendingan Kecamatan Toroh Kabupaten Grobogan Metodologi: Jenis penelitian yang digunakan peneliti dalam karya tulis ini yaitu kuantitatifresearch. Subjek penelitian ini yaitu keluarga Tn.M khususnya Ny. P yang mengalami goutarhtritis. Instrumen pengkajian menggunakan format pengkajian keluarga yang dilakukandengan metode pengumpulan data mulai pengkajian, penentuan diagnosis keperawatan,prioritas masalah berdasarkan scoring, rencana keperawatan, tindakan dan evaluasi padapasien dengan nyeri gout arhtritis. Hasil: Adanya penurunan skala nyeri setelah diberikan terapi rendam kaki dengan air jahehangat selama satu minggu dua kali, yaitu semula nyerinya 6 turun menjadi 2 Kesimpulan: Terapi rendam kaki dengan air jahe hangat terbukti efektif untuk menurunkanskala nyeri pada Gout Arhtritis