cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Paradigma
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 337 Documents
HEGEMONI PERUSAHAAN TERHADAP BURUH DI PT MASPION 1 NINGTYAS ANGGINI, HARIATIN; HANDOYO, PAMBUDI
Paradigma Vol 7, No 2 (2019)
Publisher : Paradigma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini membahas tentang hegemoni yang dilakukan Maspion sebagai perusahaan terhadap buruh. Buruh dalam penelitian ini merupakan buruh yang mengalami hegemoni yang ditandai dengan tidak adanya perlawanan/demo meskipun hak normatif buruh dilanggar. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi kondisi obyektif buruh dan menjelaskan praktik hegemoni perusahaan terhadap buruh di Maspion 1. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan teori hegemoni Antonio Gramsci. Hegemoni bukan hubungan dominasi dengan menggunakan kekuasaan, melainkan hubungan persetujuan dengan menggunakan kepemimpinan politik dan ideologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buruh mengalami hegemoni dengan adanya rasa hutang budi dan bangga, dan tidak adanya aksi perlawanan meskipun adanya pengabaian hak normatif. Hegemoni berlangsung dengan cara penanaman rasa hutang budi, diberikannya bonus, promosi jabatan, dan melalui forum-forum yang dipimpin manajemen dan pengurus SPSI sebagai aktor intelektual hegemoni. Hegemoni tersebut dilakukan oleh perusahaan terhadap buruh mencakup hegemoni moral, sosial, budaya yang dilakukan dengan cara kepemimpinan intelektual dan moral. Kata Kunci : Buruh, Hegemoni, Gramsci Abstract This study discusses the hegemony of Maspion as a company against workers. The workers in this study were workers who corrected hegemony which was marked by the absence of resistance / demonstration as the normative rights of workers were violated. The purpose of this study is to discuss the objective of workers and explain the practice of corporate hegemony towards workers in Maspion 1. This study uses qualitative research using Antonio Gramscis theory of hegemony. Hegemony is not a relationship of domination by using power, asking for relations with political leadership and ideology. The results of the study prove that workers agree with hegemony with a sense of trust and pride, and no resistance against the existence of neglect of normative rights. Hegemony continues by gathering a sense of borrowing, giving bonuses, promotion, and through forums led by management and SPSI administrators as intellectual actors of hegemony. This hegemony is carried out by companies towards workers who are equipped with moral, social, and cultural hegemony carried out by means of intellectual and moral leadership. Keywords : Worker/Laborer, Hegemony, Gramsci
HEGEMONI PERUSAHAAN TERHADAP BURUH DI PT MASPION 1 NINGTYAS ANGGINI, HARIATIN; HANDOYO, PAMBUDI
Paradigma Vol 7, No 2 (2019)
Publisher : Paradigma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini membahas tentang hegemoni yang dilakukan Maspion sebagai perusahaan terhadap buruh. Buruh dalam penelitian ini merupakan buruh yang mengalami hegemoni yang ditandai dengan tidak adanya perlawanan/demo meskipun hak normatif buruh dilanggar. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi kondisi obyektif buruh dan menjelaskan praktik hegemoni perusahaan terhadap buruh di Maspion 1. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan teori hegemoni Antonio Gramsci. Hegemoni bukan hubungan dominasi dengan menggunakan kekuasaan, melainkan hubungan persetujuan dengan menggunakan kepemimpinan politik dan ideologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buruh mengalami hegemoni dengan adanya rasa hutang budi dan bangga, dan tidak adanya aksi perlawanan meskipun adanya pengabaian hak normatif. Hegemoni berlangsung dengan cara penanaman rasa hutang budi, diberikannya bonus, promosi jabatan, dan melalui forum-forum yang dipimpin manajemen dan pengurus SPSI sebagai aktor intelektual hegemoni. Hegemoni tersebut dilakukan oleh perusahaan terhadap buruh mencakup hegemoni moral, sosial, budaya yang dilakukan dengan cara kepemimpinan intelektual dan moral. Kata Kunci : Buruh, Hegemoni, Gramsci Abstract This study discusses the hegemony of Maspion as a company against workers. The workers in this study were workers who corrected hegemony which was marked by the absence of resistance / demonstration as the normative rights of workers were violated. The purpose of this study is to discuss the objective of workers and explain the practice of corporate hegemony towards workers in Maspion 1. This study uses qualitative research using Antonio Gramscis theory of hegemony. Hegemony is not a relationship of domination by using power, asking for relations with political leadership and ideology. The results of the study prove that workers agree with hegemony with a sense of trust and pride, and no resistance against the existence of neglect of normative rights. Hegemony continues by gathering a sense of borrowing, giving bonuses, promotion, and through forums led by management and SPSI administrators as intellectual actors of hegemony. This hegemony is carried out by companies towards workers who are equipped with moral, social, and cultural hegemony carried out by means of intellectual and moral leadership. Keywords : Worker/Laborer, Hegemony, Gramsci
PRAKTIK SOSIAL ANTARA SISWA DIFABEL PADA LINGKUNGAN SEKOLAH INKLUSI QOMARIA, CHUSNUL; HANDINI LISTYANI, REFTI
Paradigma Vol 7, No 2 (2019)
Publisher : Paradigma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi praktik sosial antar siswa difabel pada lingkungan sekolah inklusi. Praktik sosial yang terbentuk ini berdasarkan habitus dan modal yang dimiliki oleh siswa difabel di dalam ranahnya. Penelitian ini menggunakan teori pratik sosial dari Piere Bourdieu dengan rumus (Habitus X Modal) + Ranah = Praktik Sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan perspektif strukturalis genetik Pierre Bourdieu. Hasil penelitian ini terdiri dari dua kategori berdasarkan habitus serta modal sosial yang dimiliki oleh siswa difabel dalam ranahnya. Pertama kategori siswa difabel ekstrovert, kedua kategori siswa difabel introvert.Keywords: Siswa Difabel, Qualitative Approach, PraktikSosial
MOTIF MEMILIH SEKOLAH ISLAM DI SURABAYA YUSUF FAIZAL AUFA, MUHAMMAD; PRIBADI, FARID
Paradigma Vol 7, No 2 (2019)
Publisher : Paradigma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fokus penelitian ini meneliti motif orang tua memilih sekolah yayasan Al Hikmah Surabaya secara berlanjut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan prespektif teori fenomenologi Alfred Schutz. Hasil dari penelitian ini yaitu Orang tua menyekolahkan secara berlanjut di pengaruhi oleh dua faktor. Faktor sebab dan faktor tujuan. Because motive orang tua menyekolahkan anaknya di Al Hikmah yaitu; Fasilitas dan pelayanan; Kualitas sekolah yang baik; Sekolah yang mumpuni di bidang akademik dan agamis; Dekat dengan rumah; Kesibukan orang tua; Lemahnya orang tua dalam penguasaaan materi belajar anak; Sekolah berbasis agama Islam dengan sistim Full Day school pertama di Surabaya. In order to motive orang tua menyekolahkan secara berlanjut yaitu; Mencetak generasi Islami; Memiliki kemampuan beragama yang lebih baik dari orang tua; Menjadi manusia yang baik secara akademik dan agamis; Mendapatkan kegiatan positif; Menjauhkan anak dari pengaruh lingkungan negatifKata kunci: Sekolah berbasis agama, Mahal, Fenomenologi, Kualitatif
HEGEMONI PROGRAM GERAKAN TENGOK BAWAH MASALAH KEMISKINAN (GERTAK) AINI, NURUL; HANDOYO, PAMBUDI
Paradigma Vol 7, No 2 (2019)
Publisher : Paradigma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mendeskripsikan pola hegemoni, mekanisme konsensus, serta dampak hegemonisasi pemerintahan desa dengan masyarakat terkait penerimaan program penanggulangan kemiskinan di Desa Ngadisuko,Trenggalek. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif dengan perspektif teori hegemoni Antonio Gramsci. Hasil penelitian ini adalah menjabarkan pola hegemonisasi pemerintah desa melalui program gertak. Berdasarkan data praktek hegemoni melalui informal dan formal. Hegemoni formal meliputi posko gertak, branding jaminan kesehatan, musyawarah desa. Hegemoni informal melalui acara pengajian, klinik sosial tingkat kecamatan, pendekatan impersonal. Intelektual organik diperankan masyarakat menjadi relawan. Intelektual tradisional yakni perangkat desa. Proses hegemonisasi dilakukan oleh para intelektual melalui konsensus tentunya memberikan dampak tersendiri bagi masyarakat sebagai penerima bantuan dan relawan maupun perangkat desa. Dampak dari adanya program gertak adalah timbulnya kepercayaan masyarakat di Desa Ngadisuko terhadap posko gertak sebagai pusat bantuan dari pemerintah daerah dan penurunan angka kemiskinan di Kabupaten Trenggalek. Kata Kunci : Program Kemiskinan, Hegemoni, Kualitatif
RESISTENSI DISIPLIN SEKOLAH TRI EMALIA, ALFIRA; PRIBADI, FARID
Paradigma Vol 7, No 2 (2019)
Publisher : Paradigma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berangkat dari kasus pendisiplinan yang terjadi disekolah SMK YPM 1 Taman Sidoarjo, dengan sekolah yang memiliki tata tertib dan pendisiplinan yang baik tetapi terdapat siswa yang melanggar peraturan. Penelitian ini meneliti bagaimana resistensi kedisiplinan antara siswa dan guru di SMK YPM 1 Taman Sidoarjo, dengan tujuan untuk menganalisis resistensi yang ada terkait dengan tata tertib, serta resistensi antara guru dan siswa. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dianalisis dengan teori resistensi dari James C Scott. Lokasi dari penelitian ini berada di SMK YPM 1 Taman Sidoarjo. Subjek penelitian adalah guru dan siswa, menggunakan purposive sampling, dengan teknik pengumpulan data wawaacara dan observasi. Hasil dari penelitian ini, mulai dari resistensi terbuka seperti protes kepada guru, tidur dikelas, membantah, sedangkan yang tertutub lebih banyak lagi seperti, tindik, membolos, minum-minuman keras, meorkok, memberikn julukan pada guru, memberikan coretan pada guru di kamar mandi. Kata kunci: Kedisiplinan, Resistensi, Sekolah.
IDEOLOGI “HIDUP SUKSES” DALAM TAYANGAN TALKSHOW FOREX DI STASIUN TELEVISI (STUDI KASUS GAPTEK PROVIT) WIRATTAMA PUJA ADHIDEWA, THOMAS; SUDRAJAT, ARIEF
Paradigma Vol 7, No 2 (2019)
Publisher : Paradigma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai bagaimana ideologi yang di bangun dalam talkshow forex di televisi. Tujuan dari penelitian ini adalah mengungkap pelaku-pelaku serta ideologi yang dikembangkan dalam talkshow investasi online dalam mengait klien. Metode penelitian iniaadalah kualitatif denggan analisis wacana kritis fariclough. Analisis wacana kritis digunakan dalam mengali makna-makna tersembunyi dalam sebuah teks wacana. Dalam acara talkshow tersebut disampaikan berbagai kalimat dengan maksud maksud yang berbeda dan diucapkan oleh pelaku berbeda. Analisis wacana kritis juga membahas siapa yang mengucapkan kalimat mempengaruhi makna kalimat. Hasil dari penelitian ini menemukan pembentukan ideologi dalam talkshow forex. Ideologi yang dibentuk adalah kesuksesan bukan saja berasal dari kerja keras. Manusia dikatakan sukses apabila ia telah menikmati hidupnya namun mendapat penghasilan. Sementara itu forex menjadi salahsatu jalan untuk mendapatkan kesuksesan tanpa kerja keras. Mereka juga membangun pemikiran bahawa lembaga mereka adalah lembaga yang terbaik untuk berinvestasi.
DISKRIMINASI PENYANDANG DISABILITAS DI SEKOLAH INKLUSI (STUDI TENTANG SISWA DISABILITAS DI SEKOLAH INKLUSI SDN SIDOSERMO 1 SURABAYA) NOVITASARI PRATIWI, CARLYSTA; WAHYUDI, ARI
Paradigma Vol 7, No 2 (2019)
Publisher : Paradigma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian bertujuan mengetahui diskriminasi siswa disabilitas di sekolah inklusi serta peran sekolah inklusi dalam memberikan keadilan bagi siswa disabilitas. Jenis penelitian pendekatan kualitatif dengan menggunakan teori kekerasan simbolik Pierre Bourdieu. Lokasi penelitian di SDN Sidosermo, Jl.Sidosermo,Wonocolo Kota Surabaya. Hasil penelitian diskriminasi siswa disabilitas disekolah inklusi berasal dari guru dan siswa non disabilitas diskriminasi cenderung ke arah kekerasan simbolik. Diskriminasi siswa disabilitas lebih pada pemberian labeling mendapatkan perkataan, dan peringatan. Siswa disabilitas juga mendapatkan perlakuan yang berbeda dikucilkan dan dibedakan.Sekolah berperan untuk memberikan kualitas pendidikan bagi siswa khususnya siswa disabilitas, peran sekolah melakukan pendampingan pada siswa disabilitas dalam pembelajaran dan aktivitas di luar sekolah serta sekolah juga mengadakan pertemuan orang tua untuk mengetahui perkembangan siswa disabilitas
REVITALISASI SENTRA WISATA KULINER (SWK) SURABAYA ALFIYANA, FATMA; IMRON, ALI
Paradigma Vol 7, No 2 (2019)
Publisher : Paradigma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses revitalisasi, menidentifikasi bentuk-bentuk revitalisasi, mengetahui dampak revitalisasi SWK. Lokasi penelitian dilakukan di sentra wisata kuliner (SWK) Bratang Binangun Surabaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif perspektif fenomenologi. Hasil penelitian ini mencakup perubahan fisik, ekonomi dan sosial yang berorientasi peningkatan ekonomi PKL. Peran setiap lintas sektor sangat berpengaruh dalam proses perubahan pembangunan yang memiliki ciri khas berupa live musik dan kebersihan lingkungan. Kata Kunci : Revitalisasi, Struktural Fungsional, Fenomenologi
KONSTRUKSI SOSIAL MASYARAKAT DESA JADDIH DALAM PENGELOLAAN WISATA MANDANINGTIAS, SUPRIYATI
Paradigma Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Paradigma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Fokus penelitian ini meneliti konstruksi sosial masyarakat desa jaddih dalam pengelolaan wisata. Penelitian ini menggunakan teori konstuksi sosial Berger dan Luckman, pendekatan kualitatif dan menggunkan metode etnometodologi Grafinkel. Tujuan penelitian ini mendeskripsikan masyarakat desa jaddih dalam memanfaatkan bukit kapur, mendeskripsikan konstruksi sosial desa jaddih tentang wisata bukit kapur, mendeskripsikan dampak sosial ekonomi masyarakat desa jeddih akibat wisata bukit kapur, menganalisis konstruksi masyarakat desa jaddih berdasarkan konstruksi sosial wisata. Hasil dari penelitian yaitu masyarakat memanfaatkan bukit kapur menjadi wisata yang menarik bagi masyarakat, pemanfaatan memberi dampak perubahan sosial ekonomi bagi masyarakat desa jaddih, dengan adanya wisata yang terbilang baru menjadikan daerah sekitar ramai pengunjung. Aspek ekonomi memunculkan eksternalisasi wisata Bukit Jaddih sebagai tempat untuk mencari nafkah khususnya bagi masyarakat sekitar Bukit Kapur. Konstruksi sosial di masyarakat karena pemaknaan yang sama dan membentuk suatu ralitas baru bagi masyarakat, realitas baru tersebut mereka lakukan secara berulang-ulang dan muncul pandangan mereka mengenai wisata tersebut. Kata kunci:: kualitatif, wisata, etnometodologi Abstract The focus of this study examines the social construction of the jaddih village community in tourism management. This research uses the theory of social constructs of Berger and Luckman, a qualitative approach and uses the ethnometodology method of Grafinkel. The purpose of this study is to describe the village community of jaddih in utilizing the limestone hill, describing the social construction of the village of jaddih on limestone hill tourism, describing the socio-economic impact of the village villagers due to limestone hill tourism, analyzing the construction of jaddih village community based on social construction of tourism. The result of the research are that the community utilizes limestone hill to become an attractive tourist attraction for the community, the utilization of the impact of socio-economi changes for the people of the village of jaddih, with the existence area crowded with visitors. Economi aspects led to the externalization of Bukit jaddih tourism as a place to make a living, especially for peopple around Bukit Kapur. Social constukction in the community, the new reality they do repeatedly and their views appear on the tour. Keywords: qualitative, tourism, ethnometodologi