cover
Contact Name
Masri Ridwan
Contact Email
masriridwan@poltekparmakassar.ac.id
Phone
+6285242117926
Journal Mail Official
itinerary@poltekparmakassar.ac.id
Editorial Address
Jl. Gn. Rinjani Jl. Metro Tj. Bunga No.1, Tj. Merdeka, Kec. Tamalate, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90224
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
ITINERARY: Journal of Travel Operation and Travel Business
ISSN : -     EISSN : 31107567     DOI : https://doi.org/10.33649/itinerary.v1i1
Core Subject :
Journal of Tour Operation and Business Travel adalah jurnal akademik yang fokus pada penelitian dan perkembangan dalam bidang operasi tur dan perjalanan bisnis. Jurnal ini menyajikan artikel-artikel ilmiah yang berkaitan dengan berbagai aspek yang mempengaruhi industri pariwisata, terutama yang berhubungan dengan penyelenggaraan perjalanan terorganisir (tour operation) dan perjalanan bisnis (business travel). Artikel dipublikasikan dua kali dalam satu tahun. ITINERARY: Journal of Travel Operation and Travel Business adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan melalui kolaborasi antara Program Studi D3 Perjalanan Wisata dan Program Studi D4 Usaha Perjalanan Wisata di bawah Jurusan Perjalanan, Politeknik Pariwisata Makassar. Jurnal ini hadir sebagai media publikasi hasil penelitian, kajian ilmiah, serta praktik terbaik di bidang operasional perjalanan dan bisnis perjalanan wisata. ITINERARY berkomitmen mendukung pengembangan ilmu pengetahuan dan praktik profesional dalam sektor pariwisata, khususnya di bidang perjalanan wisata berbasis akademik dan aplikatif.
Arjuna Subject : -
Articles 20 Documents
KONTRIBUSI DPD ASITA (ASOSIASI PERUSAHAAN PARIWISATA INDONESIA) SULAWESI SELATAN DALAM MENINGKATKAN DAYA SAING BIRO PERJALANAN DAN KUNJUNGAN WISATAWAN Nur Azizah Muhiddin; Anda Prasetyo Anda Prasetyo; Renold Renold
ITINERARY: Journal of Travel Operation and Travel Business Vol. 1 No. 1 (2025): ITINERARY: Journal of Travel Operation and Travel Business
Publisher : Politeknik Pariwisata Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33649/itinerary.v1i1.659

Abstract

The impact of the covid19 pandemic is still being felt today, especially in the tourism sector, this can be seen in the data on tourist visits in South Sulawesi. The purpose of this study is to examine the efforts of ASITA in increasing tourist visits in South Sulawesi, both domestic and foreign and to analyse the obstacles faced by ASITA in its efforts to increase tourist visits to South Sulawesi. This research uses a qualitative approach that describes the data that has been obtained in the form of writing. The results of the study of ASITA's efforts in increasing the number of tourist visits are: (1) emphasising the diversification of tourism promotion targets, (2) promotion in more specific markets, (3) encouraging people to use official agents when on holiday, (4) It is hoped that the Makassar City government can actively participate in supporting policies aimed at improving the tourism industry. The obstacles that ASITA faces in its efforts to increase tourist visits to South Sulawesi are: (1) budget efficiency, which affects promotional activities, (2) infrastructure damage, which hinders tourist travel. To overcome these problems, a more focused and collaborative approach is needed. One of the strategic steps to reduce dependence on the MICE sector sourced from the government, budget efficiency that is less targeted and inadequate road infrastructure need to be addressed immediately as the local economy is highly dependent on tourism
Peran Biro Perjalanan Wisata dalam Mewujudkan Pariwisata Berkelanjutan di Taman Nasional Taka Bonerate Berliani Berliani; Darmayasa Darmayasa; Margaretha Wadid Rante; yenni susanto
ITINERARY: Journal of Travel Operation and Travel Business Vol. 1 No. 1 (2025): ITINERARY: Journal of Travel Operation and Travel Business
Publisher : Politeknik Pariwisata Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33649/itinerary.v1i1.660

Abstract

Taka Bonerate National Park in South Sulawesi, Indonesia, is a renowned marine tourism destination famous for its coral reefs and marine biodiversity. This study aims to analyze the role of travel agencies in promoting sustainable tourism, particularly in the context of diving activities. Using a qualitative approach, this research involved interviews with tourists and travel agencies, as well as field observations to explore tourist experiences and strategies implemented by travel agencies. The results show that although travel agencies have integrated sustainability principles into their operations, significant challenges remain in waste management and tourist activity supervision. Promotion based on natural beauty and collaboration with local dive centers have proven effective in attracting tourists; however, the lack of education and environmentally friendly facilities at tourist sites remains a major obstacle. This study contributes to understanding the role of travel agencies in supporting sustainable tourism, emphasizing the need for closer collaboration between travel agencies, local communities, and the government. The findings also highlight the importance of increased supervision and tourist education to maintain environmental conservation
Strategi Promosi Digital Melalui Video Profil di Desa Wisata Kebun Denassa Kabupaten Gowa Andi Muhammad Fajar Maulana Ramahdan; Mia Rahayu; Andri Machmury
ITINERARY: Journal of Travel Operation and Travel Business Vol. 1 No. 1 (2025): ITINERARY: Journal of Travel Operation and Travel Business
Publisher : Politeknik Pariwisata Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33649/itinerary.v1i1.661

Abstract

Penelitian ini bertujuan: (1) untuk mengetahui rancangan konten visual dalam video profil di Desa Wisata Kebun Denassa, (2) untuk menentukan platform digital distribusi video profil Desa Wisata Kebun Denassa. Variabel penelitian ini adalah strategi promosi digital, sebagai variabel tunggal yang diukur melalui indikator rancangan visual video dan media distribusi. Penulisan dilakukan dengan metode Research and Development melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan: (1) rancangan video profil terdiri dari tahapan pra-produksi, produksi, dan pasca-produksi, dengan struktur narasi meliputi pembukaan, isi, pesan, dan penutup yang menggambarkan potensi, aktivitas, fasilitas, dan testimoni di Kebun Denassa; (2) platform distribusi yang dipilih adalah Instagram, karena memiliki jangkauan luas, mendukung konten visual, dan sesuai dengan preferensi digital audiens masa kini. Video profil ini juga telah melalui proses validasi dan revisi untuk memperkuat aspek visual, audio, dan narasi, sehingga dinilai efektif sebagai media promosi digital desa wisata.
Analisis Kebutuhan dan Potensi Masyarakat Desa Wisata Lantebung Sebagai Pemandu Wisata Lokal Trully Dewanti Rumope; Yenny Susanto; Mia Rahayu
ITINERARY: Journal of Travel Operation and Travel Business Vol. 1 No. 1 (2025): ITINERARY: Journal of Travel Operation and Travel Business
Publisher : Politeknik Pariwisata Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33649/itinerary.v1i1.664

Abstract

This research aims: (1) to find out the main factors needed by the Lantebung Tourism Village community as a local tour guide. (2) to find out the obstacles faced by the Lantebung Tourism Village community as a local tour guide. This research uses descriptive qualitative methods. The variable in this study is the needs of the community as a tunuggal variable that is analyzed through indicators that include guiding training, mastery of attraction information, foreign language skills, support and ongoing assistance. Data were collected through interviews, observations, and documentation obtained directly from the research location. Data analysis techniques were obtained through the process of data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results of this study show: (1) some village communities, especially youths, have an interest in becoming local tour guides, (2) but they still face several obstacles, namely the lack of training in material interpretation, English language training, and the lack of assistance or supporting facilities from related parties
Kunjungan Wisatawan pada Daya Tarik Wisata Leang-Leang di Kabupaten Maros Nur Asia; Andri Machmury; Mia Rahayu
ITINERARY: Journal of Travel Operation and Travel Business Vol. 1 No. 1 (2025): ITINERARY: Journal of Travel Operation and Travel Business
Publisher : Politeknik Pariwisata Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33649/itinerary.v1i1.665

Abstract

Penelitian ini bertujuan: (1) untuk mengetahui persepsi wisatawan terhadap daya tarik wisata Leang-Leang di Kabupaten Maros, (2) untuk mengetahui faktor yang membentuk persepsi wisatawan terhadap daya tarik wisata Leang-Leang di Kabupaten Maros. Populasi penelitian ini adalah wisatawan lokal yang berkunjung ke Leang-Leang sedangkan sampel adalah informan yang diambil dengan purposive sumpling dan analisis data dilakukan dengan metode penelitian kualitatif pendekatan deskriptif interpretatif. Hasil penelitian menunjukkan (1) daya tarik wisata Leang-Leang di Kabupaten Maros memiliki 2 atraksi utama yaitu lukisan tertua di dunia dan taman batu, sehingga wisatawan yang berkunjung membentuk sebuah persepsi yang menyatakan bahwa daya tarik wisata tersebut layak untuk di kunjungi, (2) persepsi wisatawan dipengaruhi oleh 2 faktor dominan yaitu atraksi dan aksesibilitas non fisik seperti media sosial.
Pengembangan Itinerary dan Aktivitas Wisata Edukasi dalam Program Sehari di PPLH Puntondo, Kabupaten Takalar Ainun Anugrah Ramadhani Sage; Ilham Junaid; Yenny Susanto
ITINERARY: Journal of Travel Operation and Travel Business Vol. 1 No. 2 (2025): ITINERARY: Journal of Travel Operation and Travel Business
Publisher : Politeknik Pariwisata Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33649/m7a45h35

Abstract

Penelitian ini bertujuan: 1) Untuk mengembangkan itinerary dalam program sehari di PPLH Puntondo. 2) Untuk mengetahui aktivitas wisata edukasi dalam program sehari di PPLH Puntondo. Pengumpulan data dari penelitian ini diambil dengan menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan lima tahap pengembangan, yaitu potensi masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi desain, dan revisi produk. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan informan pihak PPLH Puntondo. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengembangan itinerary program sehari di PPLH Puntondo berhasil dirancang secara sistematis dan informatif. Dengan metode Research and Development (R&D), peneliti menghasilkan itinerary yang telah divalidasi oleh akademisi dan praktisi, disesuaikan dengan kondisi lapangan dan kebutuhan peserta. Itinerary ini mencakup alur kegiatan yang jelas dan durasi waktu yang efektif, mendukung pengalaman wisata yang terarah dan bermakna. Produk akhir berupa dokumen itinerary lengkap dengan aktivitas wisata edukasi yang menarik, mencakup aspek konservasi dan pembelajaran lingkungan ekosistem laut, tracking education, pengolahan sampah, keanekaragaman hayati, teknologi tepat guna, olahan hasil laut, pertanian ekologis, konservasi pesisir, sosiologi desa nelayan, dan fun games for kids/student.
Kualitas Pelayanan Tour Leader pada CV. Holiday Indonesia di Makassar M. Abil Nawawy Nawawy; Andri Machmury; Yenny Susanto
ITINERARY: Journal of Travel Operation and Travel Business Vol. 1 No. 2 (2025): ITINERARY: Journal of Travel Operation and Travel Business
Publisher : Politeknik Pariwisata Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33649/4741z178

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kualitas pelayanan dalam industri pariwisata, khususnya peran tour leader sebagai ujung tombak keberhasilan perjalanan. Penelitian bertujuan (1) mengidentifikasi kompetensi dasar yang harus dimiliki tour leader untuk memberikan pelayanan optimal (2) serta mengevaluasi kinerja mereka dalam mendampingi wisatawan. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi partisipatif, dokumentasi, dan kuantitatif sederhana sebagai data pendukung. Informan penelitian meliputi pimpinan perusahaan, tour leader, dan wisatawan pengguna jasa CV. Holiday Indonesia di Makassar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tour leader telah memiliki kompetensi komunikasi, tanggung jawab, dan pengetahuan umum yang baik, namun masih lemah dalam penguasaan bahasa asing dan pemahaman mendalam terhadap destinasi. Kinerja mereka dinilai cukup baik dalam mendampingi perjalanan dan membangun hubungan dengan peserta, tetapi perlu peningkatan pada kemampuan adaptasi lapangan dan pelayanan individual. Penelitian menyimpulkan bahwa peningkatan kualitas pelayanan dapat dicapai melalui pelatihan berkelanjutan, terutama terkait bahasa asing dan pengetahuan destinasi. Implikasinya, perusahaan perlu merancang strategi pengembangan kompetensi dan evaluasi kinerja secara rutin untuk meningkatkan kepuasan wisatawan dan memperkuat daya saing di sektor pariwisata.
Peran Interpretasi Non-Personal Terhadap Kualitas Pengalaman Wisata Edukasi di Museum Karaeng Pattingalloang Venesia dewi Lestari; Amirullah; Margaretha Wadid Rante
ITINERARY: Journal of Travel Operation and Travel Business Vol. 1 No. 2 (2025): ITINERARY: Journal of Travel Operation and Travel Business
Publisher : Politeknik Pariwisata Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33649/14n8bm15

Abstract

Penelitian ini bertujuan: (1) untuk mengetahui efektivitas media interpretasi non-personal dalam memberikan pengalaman dan pemahaman kepada pengunjung Museum Karaeng Pattingaloang , dan (2) untuk mengetahui faktor-faktor penghambat pemanfaatan media interpretasi non-personal di Museum Karaeng Pattingaloang penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Fokus kajian diarahkan pada tiga dimensi pengalaman pengunjung, yaitu dimensi kognitif, afektif, serta reflektif. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi lapangan, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Hasil penelitian menunjukkan bahwa media interpretasi non-personal, seperti vitrin, panel informasi, brosur, lukisan, dan QR Code, berperan penting sebagai sarana penyampai informasi sejarah, namun efektivitasnya belum optimal. Pada dimensi kognitif, informasi yang disajikan masih bersifat deskriptif dan minim konteks sehingga belum mampu membangun pemahaman historis secara kritis. Pada dimensi afektif, tampilan visual yang kaku serta minimnya elemen interaktif tidak mampu membangkitkan emosi dan rasa ingin tahu pengunjung. Sedangkan pada dimensi reflektif, museum belum menyediakan ruang atau media yang mendorong pengunjung untuk memikirkan nilai sejarah. (2) Faktor-faktor penghambat yang teridentifikasi meliputi keterbatasan desain visual, kurangnya pendekatan naratif, terbatasnya teknologi partisipatif, serta minimnya ruang reflektif. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa media interpretasi non-personal di Museum Karaeng Pattingaloang belum sepenuhnya efektif dalam memberikan pengalaman edukatif yang menyeluruh dan bermakna.
Optimalisasi Potensi Wisata Budaya Kete Kesu Melalui Pengembangan Marketable Cultural Tour Package Berbasis Smart Tourism Di Toraja Utara Anidya Rahmadani; Masrika Masrika; Hardianti Sani; Muh Rusdi
ITINERARY: Journal of Travel Operation and Travel Business Vol. 2 No. 1 (2026): ITINERARY: Journal of Travel Operation and Travel Business
Publisher : Politeknik Pariwisata Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33649/itinerary.v2i1.1251

Abstract

Kete Kesu merupakan salah satu destinasi wisata budaya unggulan di Kabupaten Toraja Utara yang memiliki kekayaan warisan budaya berupa rumah adat Tongkonan, situs pemakaman tebing, ukiran tradisional, serta tradisi masyarakat Toraja yang masih lestari. Namun demikian, pengembangan produk wisata budaya yang sesuai dengan kebutuhan pasar dan tren smart tourism masih menjadi tantangan. Penelitian ini bertujuan menganalisis potensi Kete Kesu sebagai marketable cultural tour package berdasarkan persepsi wisatawan serta merumuskan konsep paket wisata budaya yang sesuai dengan kebutuhan pasar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif melalui survei daring menggunakan Google Form kepada 57 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 80,7% responden telah mengetahui Kete Kesu sebagai destinasi wisata budaya. Daya tarik utama yang dianggap paling unik adalah deretan rumah adat dan lumbung Tongkonan (38,6%) serta situs pemakaman tebing dan kuburan batu (35,1%). Sebanyak (49,1%) responden menilai target pasar utama adalah pecinta sejarah dan budaya, sementara (42,1%) memilih wisatawan mancanegara. Media promosi yang paling efektif adalah TikTok (54,4%) dan Instagram (24,6%). Aktivitas yang paling diminati wisatawan adalah mengunjungi rumah adat Tongkonan (38,6%) dan melihat situs pemakaman adat (35,1%). Sebagian besar responden menginginkan paket wisata berdurasi 4 hari 3 malam (33,3%) dan 3 hari 2 malam (28,1%). Selain itu, (56,1%) responden menilai Kete Kesu paling tepat dikembangkan sebagai wisata edukasi budaya. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi interpretasi budaya, promosi digital berbasis media sosial, serta pengalaman wisata autentik menjadi strategi penting dalam pengembangan paket wisata budaya yang marketable dan berkelanjutan di Kete Kesu.
Pengemasan Paket Wisata Budaya Berbasis Pengalaman di Kampung Adat Ammatoa Kajang Rinjani Chersamanuru; Dhea Ananda; Margaretha Wadid Rante; Masri Ridwan
ITINERARY: Journal of Travel Operation and Travel Business Vol. 2 No. 1 (2026): ITINERARY: Journal of Travel Operation and Travel Business
Publisher : Politeknik Pariwisata Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33649/itinerary.v1i1.1253

Abstract

Kampung Adat Ammatoa Kajang di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, merupakan salah satu destinasi wisata budaya yang memiliki potensi besar namun belum dikelola secara optimal dalam bentuk paket wisata yang terstruktur dan marketable. Penelitian ini bertujuan menganalisis potensi pengembangan paket wisata budaya yang bernilai jual tinggi (marketable cultural tour package) di Kampung Adat Ammatoa Kajang berdasarkan persepsi dan minat wisatawan, serta merumuskan konsep paket wisata yang berorientasi pasar sekaligus berbasis komunitas dan berkelanjutan. Metode survei deskriptif kuantitatif digunakan dengan kuesioner Google Form yang disebarkan kepada 94 informan, dengan 86 responden yang mengenal destinasi dan 43 responden yang telah berkunjung memberikan penilaian mendalam. Hasil menunjukkan seluruh indikator daya tarik wisata budaya mendapat respons sangat positif: keunikan budaya (100%), potensi edukasi (100%), kelayakan wisata keluarga (97,6%), dan kelayakan promosi internasional (100%). Aktivitas paling diminati adalah pengamatan Tenun Kajang (79,1%), trekking hutan adat (62,8%), dan diskusi hukum adat Pasang ri Kajang (48,8%). Durasi ideal adalah 1 hari penuh (53,5%) dengan budget Rp100.000–Rp300.000 (55,8%). Media sosial (Instagram dan TikTok) menjadi sumber informasi utama (76,7%). Penelitian ini menyimpulkan bahwa Kampung Adat Ammatoa Kajang sangat layak dikembangkan menjadi paket wisata budaya edukasi yang marketable, berkelanjutan, dan berdampak positif secara ekonomi, sosial, dan lingkungan.

Page 1 of 2 | Total Record : 20