cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
VA
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 425 Documents
PENGEMBANGAN MOTIF BATIK PRING SEDAPUR DI KELOMPOK USAHA BERSAMA MUKTI LESTARI DS.SIDOMUKTI, PLAOSAN, MAGETAN SUCI PARAMIDA, KARTIKA; MUTMAINAH, SITI
Jurnal Seni Rupa Vol 7, No 4 (2019)
Publisher : Jurnal Seni Rupa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Motif Pring Sedapur merupakan motif batik khas daerah kabupaten Magetan. Motif batik Pring Sedapur telah menjadi icon bahkan digunakan sebagai seragam diberbagai instansi di kabupaten Magetan hingga sebagian besar masyarakat menganggapnya sebagai batik seragam dan enggan untuk memakainya diberbagai acara lain. Sebagai motif khas kabupaten Magetan Seharusnya semua kalangan masyarakat kabupaten Magetan bangga untuk mengenakannya dan diharapkan eksistensi motif batik Magetan ini dapat bertahan sepanjang masa. Maka dari itu penulis memiliki motivasi untuk mengembangkan motif Pring Sedapur dengan pola dan tambahan motif baru. Penelitian ini dilakukan di KUBE Mukti Lestari di desa Sidomukti, Plaosan, Magetan. Rumusan masalah meliputi: 1) Bagaimana perwujudan motif Pring Sedapur di KUBE Mukti Lestari?; 2) Bagaimana proses pengembangan motif Pring Sedapur di KUBE Mukti Lestari?; 3) Bagaimana hasil pengembangan motif Pring Sedapur di KUBE Mukti Lestari? Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk, proses pengembangan serta hasil pengembangan motif Pring Sedapur. Metode yang digunakan penulis adalah metode Research and Develpment (RnD) . Tahapan yang ditempuh penulis dalam proses penelitian dan pengembangan desain adalah melakukan observasi terhadap motif Pring Sedapur , pembuatan desain, revisi desain dan penyesuaian dengan karakter motif yang dikembangkan, validasi desain, dan proses perwujudan desain. Desain awal yang disiapkan berjumlah 12 buah kemudian dipilih empat buah desain untuk diwujudkan dalam bentuk batik. Peneliti mewujudkan empat desain dengan judul Jejeran Pring, Pring ing Galengan, Pring Jalak, dan Pring Gentong. Bahan yang digunakan adalah kain primisima, malam, dan pewarna remasol. Perwujudan desain menggunakan teknik tradisional yaitu batik tulis dan teknik pewarnaan colet yang kemudian warna dikunci dengan waterglass. Hasil perwujudan desain terpilih ada perbedaan antara hasil dan desain. Pada hasil perwujudan Jejeran Pring adanya perbedaan warna yang lebih pudar dari pada warna pada desain. Pada desain motif Pring Jalak isen daun pada backgroung terlalu besar dan bulat, warnanya juga terlalu kuno sehingga harus diganti dengan perwujudan yang sudah dianggap sesuai. Sementara untuk motif Pring ing Galengan dan Pring Gentong sudah cukup sesuai hanya ada sedikit bagian yang kurang sesuai, namun tidak menimbulkan dampak. Meskipun ada beberapa catatan validator telah menyatakan bahwa hasil perwujudan sudah baik dan layak diaplikasikan. Kata Kunci : Pring Sedapur, Batik, Magetan
PERANCANGAN DESAIN GRAFIS PERIKLANAN DAY ART BATIK KOTA PROBOLINGGO MAHRUS, MUHAMMAD; AGUS BASUKI OEMAR, EKO
Jurnal Seni Rupa Vol 7, No 4 (2019)
Publisher : Jurnal Seni Rupa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Day Art Batik adalah salah satu produsen batik khas Probolinggo dari 25 produsen yang berada di kawasan Kota Probolinggo. Mulai berdiri dan terdaftar sebagai IKM di Kota Probolinggo sejak Tahun 2012. Day Art Batik hanya memproduksi batik tulis serta menyediakan beberapa jenis bordir. Didirikan oleh Bapak Made Malvinas dan dikelola bersama istrinya Ibu Friday Purnamasari. Produk batik tersebut bisa dijadikan busana fashion dan seragam dalam berbagai keperluan, seperti gaun batik, baju couple , seragam perkantoran, seragam sekolah, dan masih banyak lagi. Memiliki kualitas desain batik yang berkualitas . Day Art Batik belum terkenal luas di masyarakat, terutama masyarakat sekitar Probolinggo. Sehingga Day Art Batik perlu dibuatkan rancangan media promosi yang bisa menjelaskan tentang Day Art Batik yang bisa dipergunakan untuk promosi biasa maupun di iklankan. Berdasarkan latar belakang yang ada, dapat diketahui rumusan masalahnya, yaitu: (1) Bagaimana konsep perancangan media periklanan untuk usaha Day Art Batik yang dimiliki Pak Made?; (2) Bagaimana rancangan desain grafis periklanan yang sesuai dengan kebutuhan usaha Day Art Batik?; (3) Bagaimana penerapan hasil desain grafis periklanan usaha Day Art Batik?. Tahap awal dilakukan survei ke lokasi penelitian di rumah produksi Day Art Batik. Tahap kedua pengelola Day Art Batik menjadi narasumber penelitian. Dalam hal ini teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data untuk mengetahui SWOT dan USP. Hasil perancangan desain berupa video animasi ilustrasi, video profil, brosur, dan x banner dengan tema warna kebaruan. Validasi dilakukan setelah pembuatan media selesai, untuk mengetahui kelayakan media perancangan tersebut. Hasil perancangan desain diharapkan berupa media yang komunikatif, kreatif, efektif dalam mencapai tujuan yang diinginkan Day Art Batik.Kata Kunci: Periklanan, Day Art, Desain Grafis, Batik, Probolinggo
IKAN SEMAR DAN IKAN LAYUR SEBAGAI SUMBER IDE PENCIPTAAN MOTIF BATIK RAMADHANIA, ROSIDA; GIARI MURWANDANI, NUNUK
Jurnal Seni Rupa Vol 7, No 4 (2019)
Publisher : Jurnal Seni Rupa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penciptaan karya batik dilatarbelakangi oleh kekayaan laut di Indonesia. Hasil laut yang berlimpah bisa dikonsumsi sehari-hari ataupun untuk produksi makan olahan pabrik. Terdapat banyak jenis ikan yang menyebar di laut Indonesia. Ikan Semar dan Ikan Layur merupakan ikan laut yang sering dijumpai sehari-hari karena penyebarannya yaitu di Samudra Hindia. Bentuk dan karakteristik yang unik dipilih menjadi sumber ide penciptaan karya. Fokus penciptaan perupa ialah menciptakan karya seni yang terinspirasi dari Ikan Semar dan Ikan Layur berupa karya batik tulis. Tujuan penciptaan karya batik ini antara lain mengetahui dan mendeskripsikan motif Ikan semar dan Ikan Layur serta proses dan visualisasi penciptaan motif Ikan Semar dan Ikan Layur. Tahapan penciptaan karya meliputi menentukan konsep dan sumber ide, eksplorasi visual motif batik, pemilihan alat, teknik , bahan, pembuatan desain awal, kemudian desain awal divalidasi, Perwujudan empat karya, terakhir yaitu laporan. Perwujudan karya sejumlah empat busana dengan rincian dua kain panjang berukuran 230 cm x 115 cm berjudul selang seling dan gelembung. Dua busana wanita berjudul kumpul dan ombak. Teknik pembuatan batik yaitu dengan dicanting disebut juga batik tulis. Proses pewarnaan dengan teknik colet menggunakan pewarna sintetis yaitu remasol .Kata Kunci: Motif Batik, Ikan Semar, Ikan Layur
PERANCANGAN MEDIA PROMOSI KAWASAN WISATA GOA SELOMANGLENG KEDIRI ULIL AMRI, DEVA; AGUS BASUKI OEMAR, EKO
Jurnal Seni Rupa Vol 7, No 4 (2019)
Publisher : Jurnal Seni Rupa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kawasan wisata Goa Selomangleng terletak di kaki Gunung Klotok, serta di kaki bukit Maskumambang. Berdasarkan riset awal yang dilakukan dengan menemui dinas terkait, kawasan wisata Goa Selomangleng belum memiliki memiliki media promosi yang mencakup ke empat objek wisata dalam satu kesatuan, untuk mencapai citra yang diinginkan sebagai kawasan unggulan dan mempertahankan juga menambah pengunjung dibutuhkan media promosi yang dapat membantu Kawasan Wisata Goa Selomangleng lebih dikenal dan sebagai upaya untuk mencapai tujuan yakni, memperkuat dan mempertahankan kawasan wisata ini sebagai kawasan wisata Unggulan Kota Kediri. Teknik pengumpulan data yang dilakukan meliputi wawancara, observasi, dan dokumentasi yang dianalisis dengan teknik SWOT (Strenght, Oppotunities, Weakness, Threats) dan USP (Unique Selling Proposition). Konsep perancangan karya desain periklanan untuk promosi wisata Goa Selomangleng bertemakan ?Wisata Keluarga?. Mulai tahapan desain thumbnail, rought, Tight tissue, selanjutnya tahapan validasi. Desain billboard, brosur, dan poster mengalami perbaikan sampai tahap finally art. setelah melalui tahapan ini desain siap untuk diterapkan dan diprosuksi.Kata kunci : Media Promosi, Wisata, Goa Selomangleng, Kediri
TUMBUHAN MANGROVE DESA LABUHAN KECAMATAN BRONDONG KABUPATEN LAMONGAN SEBAGAI INSPIRASI PENCIPTAAN KARYA SENI LUKIS MAULA RAMDHANI, NAFI; AGUS BASUKI OEMAR, EKO
Jurnal Seni Rupa Vol 7, No 4 (2019)
Publisher : Jurnal Seni Rupa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penciptaan karya seni lukis ini berawal dari ide pencipta yang terinspirasi dari tumbuhan Mangrove Desa Labuhan Kecamatan Brondong Kabupaten Lamongan. Pencipta sangat tertarik dengan tumbuhan mangrove, berangkat dari pengalaman dan observasi langsung dengan melihat dan mengamati kejadian di tempat. Karena di daerah yang di tinggali oleh pencipta saat ini sangat bermasalah terhadap lingkungan dan tumbuhan mangrove dalam keadaan yang kurang baik. Banyak sekali sampah-sampah yang berserakan sehingga mencemari lingkungan dan mengganggu pemandangan lingkungan sekitar. Dampak buruknya yaitu sangat berpengaruh bagi biota laut maupun biota darat yang bertempat tinggal di area itu. Penciptaan ini menekankan pembuatan karya dengan tema lukisan yang menunjukkan keadaan sesungguhnya, yaitu lingkungan mangrove saat ini yang penuh dengan sampah-sampah organik maupun on-organik yang berserakan, dan pencipta juga fokus pada lukisan yang mengandung harapan agar keadaan lingkungan Mangrove Desa Labuhan Kecamatan Brondong Kabupaten Lamongan menjadi lebih asri sehingga lingkungan kembali menjadi lebih indah dan sangat indah dipandang. Dalam penciptaan karya seni lukis ini, berupa karya dua dimensi, pencipta menggunakan teknik kuas, dengan menggunakan media kanvas. Terwujudnya lukisan tersebut dilandasi oleh sebuah ide dan konsep yang dimiliki pencipta, kemudian divisualisasikan menjadi proses berkarya. Sehingga menjadi lima buah karya yang diciptakan. Karya pertama yang berjudul ?Pluruan?, karya kedua berjudul ?Anjer Mati 1?, karya ketiga berjudul ?Anjer Mati 2?, karya keempat berjudul ?Tanjang Semliku? dan kelima berjudul ?Hidup Dan Kembali?.Kata kunci: Mangrove, Seni Lukis, Lamongan
EKSISTENSI BUDI HARIYANTO SEBAGAI GURU SEKALIGUS SENIMAN LUKIS DI PAMEKASAN SALIM, ABDUS; ZAINI, IMAM
Jurnal Seni Rupa Vol 7, No 4 (2019)
Publisher : Jurnal Seni Rupa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap; (1) Profil Budi Hariyanto sebagai guru sekaligus seniman lukis di Pamekasan. (2) Proses kreatif Budi Hariyanto sebagai guru sekaligus seniman lukis di Pamekasan. (3) Kiprah dan karya Budi Hariyanto sebagai guru sekaligus seniman lukis di Pamekasan. Untuk mencapai tujuan tersebut penulis menggunakan penelitian kualitatif deskriptif dengan metode meliputi:pengamatan atau observasi, wawancara dan dokumentasi kemudian dilakukan penganalisisan data, untuk mencapai validitas data menggunakan triangulasi data. Dari analisis data diperoleh kesimpulan bahwa; (1) Budi Hariyanto merupakan anak dari keluarga yang sederhana, sejak kecil Budi Hariyanto sangat suka menggambar. Budi Hariyanto merupakan alumni sarjana dan pascasarjana IKIP Surabaya, dan sekarang menjadi seorang guru di SMA Negeri 1 Pademawu Pamekasan. (2) Proses kreatif Budi Hariyanto sebagai guru di sekolah yaitu mengajar layaknya seorang guru pada umumnya, Budi Hariyanto sering membawa siswa untuk belajar seni di luar sekolah. Proses kreatif Budi Hariyanto sebagai seniman selalu memperhatikan ide, tema, dan media dalam melukis. Budi Hariyanto dalam berjarya terdapat beberapa fase, yaitu fase persiapan, ingkubasi, illuminasi dan verifikasi. Budi Hariyanto selalu mengangkat kebudayaan Madura dalam lukisannya. (3) Kiprah dan karya Budi Hariyanto dalam dunia pendidikan dan kesenian sudah lumayan bagus. Budi Hariyanto selain menjadi guru juga seorang seniman lukis yang sangat produktif. Sehingga sampai saat ini Budi Hariyanto sering mengadakan pameran tunggal maupun kelompok di Pamekasan. Kata kunci: Eksistensi, Guru, Seniman, Lukis, Madura
PROSES KREATIF: BENTUK DAN MAKNA KARYA LUKIS JOKO PRAMONO TAHUN 2016-2018 WIDHYANTO, ARYA
Jurnal Seni Rupa Vol 7, No 4 (2019)
Publisher : Jurnal Seni Rupa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perwujudan karya seni lukis berasal dari gejolak jiwa memunculkan ide gagasan seorang seniman, melalui perantara pengolahan alat, bahan, gaya dan teknik. Ide gagasan terkemas dalam konsep tersalurkan melalui media yang dilandasi oleh kreatifitas seniman. Kreatifitas merupakan kemampuan seseorang menciptakan suatu karya yang bersifat orisinalitas seperti karya lukis Jopram. Permasalahan dalam penelitian ini adalah; (1) Proses kreatif karya lukis Jopram tahun 2016-2018, (2) Bentuk visual karya lukis Jopram tahun 2016-2018, dan (3) Makna yang terkandung dari karya lukis Jopram tahun 2016-2018. Teori yang relevan dalam penelitian menggunakan teori analisis, teori estetika, teori kreativitas dan teori transformasi budaya. Secara umum teori tersebut digunakan untuk menganalisis runtutan proses kreatif. Digunakan teori estetika untuk menelusuri bentuk visual, dan mencermati makna dalam karya lukis tahun 2016 hingga 2018 menggunakan kajian teori semiotika Peirce. Metode penelitian dekriptif kualitatif dan pengambilan data, observasi, wawancara dan dokumentasi. Sumber data primer sekunder. Analisis dengan menguraikan menyusun data sesuai dengan tujuan penelitian. Hasil Penelitian dan Kesimpulan antara lain; (1) Proses kreatif Jopram yang meliputi beberapa fase, yaitu fase Persiapan, fase Ingkubasi, fase Iluminasi, dan fase Verifikasi. (2) Bentuk visual Jopram tahun 2016-2018 yang sering berubah dengan variasi teknik dan medium tetapi masih terkait seputar tema merupakan bukti bahwa Jopram gemar bereksperimen. (3) Makna karya lukis Jopram 2016-2018 bervariasi. Kata kunci : Proses Kreatif, Jopram, Seni Lukis, Bentuk, Makna
ANALISIS LAYOUT BUKU TEMATIK KELAS 5 SEKOLAH DASAR TEMA 8 WAHYU KURNIAWAN, ILHAM
Jurnal Seni Rupa Vol 7, No 4 (2019)
Publisher : Jurnal Seni Rupa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Buku tematik sekolah dasar memiliki susunan layout yang berbeda dengan buku teks pelajaran lain. Hal tersebut karena materi yang terdapat didalamnya berisi gabungan beberapa mata pelajaran dan lebih menuntut siswa untuk aktif dalam kegiatan belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui struktur elemen dan prinsip desain layout yang diterapkan serta kesesuiannya ditinjau dari perkembangan psikologis anak. Metode yang digunakan yakni kualitatif deskriptif dengan mengobservasi layout buku tematik secara langsung serta didukung hasil dokumentasi dan wawancara narasumber terkait. Penelitian ini mendapatkan hasil bahwa beberapa susunan elemen dan penerapan prinsip desain pada layout buku tematik kelas 5 Sekolah Dasar kurang sesuai dan perlu diperbaiki. Misalnya pada jenis huruf yang digunakan, penempatan, kualitas, dan ukuran gambar pendukung materi, penyusunan teks, dan beberapa hal lain. Selain itu, penelitian ini mendapatkan hasil bahwa desain pada layout buku memiliki kaitan dengan perkembangan psikologis anak sehingga perlu adanya penyesuaian supaya buku dapat maksimal. Beberapa contoh dari layout dari hasil penelitian juga dibuat sebagai bahan referensi.Kata Kunci: Layout, Buku Tematik, Sekolah Dasar
NOVEL GAME OF THRONES TULISAN GEORGE R.R. MARTIN PADA PENCIPTAAN KARYA SENI LOGAM LUTHFI MIFTAQUL LAILI, AHMAD
Jurnal Seni Rupa Vol 7, No 4 (2019)
Publisher : Jurnal Seni Rupa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Game of thrones merupakan novel fiksi dari George R.R. Martin yang memiliki tema tentang perebutan tahta dari tujuh kerajaan besar yang berlatar tempat di Eropa dan berlatar waktu pada abad pertengahan. Karya Martin tersebut dikenal sebagai karya sastra yang memeiliki alur cerita kompleks, karakter mempesona, dialog hebat, dan sempurna. Karya tersebut kemudian divisualisasikan kedalam karya seni logam. Pada penciptaan skripsi karya ini, perupa menjadikan novel Game of Thrones sebagai tema dari penciptaan karya seni logam, yang terdiri dari sebuah panel berupa relief yang menggambarkan pertempuran dalam novel, yang berukuran lebar 160 cm dengan tinggi 100 cm, dan dua baju zirah dengan medium logam pada manekin dengan tinggi 50 cm. logam yang dipilih merupakan logam tembaga dengan ketebalan 0.4 mm. Proses penciptaan karya ini terdiri dari perancangan, perwujudan dan finishing karya. Teknik yang digunakan merupakan teknik ukir wudulan pada karya pertama dan teknik ukir endag-endagan pada karya kedua. Tahap terakhir adalah tahap finishing karya dengan pewarnaan logam menggunakan Na2S, serta pemasangan bingkai pada karya pertama dan perakitan pada karya kedua.Kata Kunci: Game of Thrones, seni, logam, teknik
DEWA-DEWI MESIR KUNO SEBAGAI IDE PENCIPTAAN KARYA SENI KRIYA KAYU REGIZMA CESYA DYASMARA, ARA
Jurnal Seni Rupa Vol 7, No 4 (2019)
Publisher : Jurnal Seni Rupa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mesir kuno memiliki gaya yang aneh daripada karya seni peradaban kuno lainnya. Selain mewujudkan dewa-dewi mereka dengan unsur binatang, orang Mesir kuno juga menggambar dengan bentuk anatomi yang tidak masuk akal. Meski demikian, orang-orang Mesir kuno sangat mengagungkan dewa-dewi mereka, terbukti dari karya-karya seni mewah yang mereka tinggalkan menunjukkan bahwa sang seniman Mesir kuno membuat karya yang pantas untuk dipersembahkan bagi para raja dan dewa. Keanehan-keanehan inilah yang justru membuat seni Mesir kuno sangat unik dan khas yang membuat perupa tertarik untuk mengangkat ?Dewa-Dewi Mesir Kuno Sebagai Ide Penciptaan Karya Seni Kriya Kayu?. Metode penciptaan yang perupa lakukan terdiri dari tiga tahapan, yakni eksplorasi, perancangan, dan perwujudan. Karya terdiri dari enam dewa-dewi Mesir kuno, yaitu Osiris ? dewa kehidupan dunia dan akhirat, Isis ? dewi langit, Seth ? dewa kehancuran dan badai, Bast ? dewi kesenangan dan cinta, Sekhmet ? dewi api dan perang, serta Hathor ? dewi persalinan dan kelahiran. Karya-karya tersebut dipasangkan karya tambahan sebagai pendukung karya utama yaitu dengan simbol nekhbet yang berbentuk burung kondor (burung bangkai) sebagai simbol dewa-dewi Mesir Hulu dan uraerus yang berbentuk ular sebagai simbol dewa-dewi Mesir Hilir.Kata kunci: Mesir kuno, Kriya kayu, Dewa-dewi