cover
Contact Name
HIJRAH IRWAN
Contact Email
hijrahirwan0806@gmail.com
Phone
+6282238074848
Journal Mail Official
hijrahirwan0806@gmail.com
Editorial Address
Universitas Cenderawasih, Gedung D FEB UNCEN Kampus Waena, Jl. Kamp Wolker Yabansai, Jayapura, Papua 99351
Location
Kota jayapura,
P a p u a
INDONESIA
Jurnal Kajian Ekonomi dan Studi Pembangunan (JKESP)
ISSN : 23556323     EISSN : -     DOI : -
Core Subject :
Jurnal Kajian Ekonomi dan Studi Pembangunan is a blind-review journal published three times a year (April, August, and December). The journal features various articles based on philosophical, conceptual, and theoretical insights, critical reviews, and research findings in the fields of development economics and economic development.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "vol 8 no 3 (2021)" : 5 Documents clear
Analisis Pengaruh Nilai Ekspor, Impor, Dan Investasi (PMDN & PMA) Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Provinsi Papua Periode 2010-2020 Tince Rumalutur; Irmala Tri Wulandari; Elsyan Rienette Marlissa; Transna Putra Urip
Jurnal Kajian Ekonomi dan Studi Pembangunan Vol 8 No 3 (2021)
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56076/jkesp.v8i3.2185

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah: 1) Untuk menganalisis pengaruh nilai ekspor, impor, investasi PMDN, dan investasi PMA terhadap pertumbuhan ekonomi Provinsi Papua selama periode 2010 sampai dengan 2020 secara parsial//individual. 2) Untuk menganalisis pengaruh nilai ekspor, impor, investasi PMDN, dan investasi PMA terhadap pertumbuhan ekonomi Provinsi Papua selama periode 2010 sampai dengan 2020 secara simultan/serentak. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh melalui website Badan Pusat Statistik Provinsi Papua. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis kuantitatif dengan model analisis regresi linier berganda. Dalam penelitian ini menggunakan IBM SPSS Statistics 25 sebagai alat estimasi. Hasil peneltian menunjukkan bahwa: 1) Secara parsial (individual) nilai ekspor berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Provinsi Papua selama periode 2010-2020. Sementara untuk variabel nilai impor berpengaruh negatif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Provinsi Papua selama periode 2010-2020. Sedangkan nilai investasi PMDN berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Provinsi Papua selama periode 2010-2020. Kemudian nilai investasi PMA berpengaruh negatif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Provinsi Papua selama periode 2010-2020. 2) Secara simultan (bersama-sama) nilai ekspor, impor, investasi PMDN, dan investasi PMA tidak berpengaruh secara signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Provinsi Papua selama periode 2010-2020. Dengan meningkatnya nilai ekspor dan investasi PMDN, serta penurunan nilai impor dan investasi PMA akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Provinsi Papua.Kata kunci: Pertumbuhan Ekonomi, Ekspor, Impor, Investasi PMDN, dan Investasi PMA.
The Economic Growth Resilience Analysis Of Papua Province During The Covid-19 Pandemic Robert M. WST. Marbun; Charley M. Bisai
Jurnal Kajian Ekonomi dan Studi Pembangunan Vol 8 No 3 (2021)
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56076/jkesp.v8i3.2186

Abstract

This study is: 1) To analyze the economic growth trends (GRDP on the basis of 2010 constant prices) of Papua Province during the Covid-19 pandemic, namely from 2020 to 2021. 2) To compare the economic growth of Papua province with other provinces during the period. This study used secondary data obtained through the website of the Central Statistics Agency, as well as Bank Indonesia. The analytical method used in this study is a qualitative descriptive analysis. The research employs literature review to retrieve data, as well as referrals from various sources to support the study. The results show that: 1) GRDP growth rate from 2010 to 2020 was 2.39 percent, and 15.11 percent in 2021. In comparison with 2019, the growth is -15.74 percent, significantly higher than 2019. 2) Papua's economic growth exceeds that of other provinces in Indonesia. Supported by the primary sector, namely mining and quarrying, which expanded by a substantial amount of 29.92 percent. In addition to the primary sector, the tertiary sector also contributes to growth, namely information and communication (5.35 percent), health services (5.17 percent), and the secondary sector, which grew by 3.84 percent.Keywords: Economic growth rate, GRDP, Covid-19.
Pengaruh Perdagangan Terhadap Kesejahteraan Pedagang Masyarakat Lokal Di Perbatasan RI-PNG Elsyan Rienette Marlissa; Sarlota Arrang Ratang; La Maga
Jurnal Kajian Ekonomi dan Studi Pembangunan Vol 8 No 3 (2021)
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56076/jkesp.v8i3.2187

Abstract

Penelitian ini bertujuan : 1. Untuk mengetahui pengaruh perdagangan terhadap kesejahteran pedagang masyarakat lokal perbatasan RI-PNG.2. Untuk mengetahui faktor-faktor dan strategiyang mendukung dan menghambat perdagangan masyarakat lokal di daerah perbatasan RI –PNG. Data yang digunakan data sekunder dan primer berupa wawancara menggunakan kuesioner denganalat analisis SWOT (strengths, weaknesses, opportunities, threats) dalam penyusunan strategi perdagangan terhadap keaejahteraan pedagang di kawasan perbatasan RI-PNG. Hasil penelitian yaitu 1). Profil perdagangan terhadap kesejahteraan pedagang masyarakat lokal perbatasan PNG terdapat beberapa karakteristik dalam penelitian ini, yaitu : Suku, umur/ Usia, jenis kelamin, tingkat pendidikan, Bentuk Usaha dan Lama Usaha, Pendapatan Pedagang Sebanyak 5 responden pedagang Asli Papua pendapatan terkecil yang diterima sebesar Rp. 200.000,- dan terbesar yang diterima sebesar Rp. 1.500.000,- untuk satu hari pasar, dan untuk 15 responden pedagang Non Papua memiliki pendapatan perhari pasar terkecil sebesar Rp. 600.000,- dan pendapatan tertinggi mencapai Rp. 10.000.000,- dalam satu hari pasar.Pendapatan Bersih dalam waktu satu minggu di wilayah pasar perbatasan, tertinggi mencapai lebih dari Rp. 4.500.000,- dan terendah mencapai kurang dari Rp. 500.000,- untuk waktu satu minggu. Maka dari 20 responden pendapatan bersih rata-rata yaitu antara Rp. 500.000,- sampai Rp. 1.500.000,- untuk waktu satu minggu ada tiga hari pasar. 2). Faktor pendukung keberhasilan tertinggi pada faktor yang menghambat adalah kualitas sumber daya manusia (SDM). Oleh sebab itu dibuat rekomendasi kebijakan berupa mempererat hubungan kerjasama antara pemerintah dan para pedagang, dan pemerintah dapat mengembangkan program pelatihan kewirausahaan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) dari para pedagang, serta melakukan pengembangan pasar dan membangun jalur transportasi umum dari kota Jayapura menuju ke kawasan perbatasan di Skouw dan hasil analisis SWOT ditemukan Strategi SO, setiap kekuatan yang ada dapat dipakai untuk memanfaatkan peluang-peluang agar dapat mendukung peningkatan perdagangan para pedagang perbatasan RI -PNGKata kunci : Perdagangan, kesejahteraan dan strategi
Analisis Potensi Dan Efektifitas Penerimaan Pajak Hotel Di Kota Jayapura Tahun 2015 - 2019 Transna Putra Urip; Anisa Yulianti Abdul Majid
Jurnal Kajian Ekonomi dan Studi Pembangunan Vol 8 No 3 (2021)
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56076/jkesp.v8i3.2188

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi dan efektifitas penerimaan pajak hotel di Kota Jayapura, dengan tahun data 2015-2019. Analisis data dilakukan secara statistik diskriptif dan penguraian upaya secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata pertumbuhan realisasi sebesar 11,6%. Potensi penerimaan pajak hotel rata-rata sebesar Rp. 32.819.951.978. Efektifitas penerimaan pajak hotel berdasarkan realisasi rata-rata sebesar 102,92%, adapun efektifitas penerimaan pajak hotel berdasarkan potensi rata-rata sebesar 61.92%. jika dilihat dari besarnya rasio target terhadap potensi rata-rata sebesar 60,01%. Upaya yang dilakukan Bapenda Kota Jayapura untuk mengoptimalkan penerimaan pajak hotel adalah melakukan sosialisasi tentang pajak hotel, penegakan aturan yang terus dilakukan, memberikan pelayanan prima, peningkatan kemampuan SDM melalui pelatihan dan penambahan alat online dan melakukan pengawasan secara intensif terutama pada penginputan data sistem online serta serta melakukan updating data guna dapat menentukan target penerimaan yang lebih baik. Kata Kunci: Pajak Hotel, pertumbuhan, Potensi, efektifitas
Karakteristik Perikanan Tangkap Ekonomi Rumah Tangga Orang Asli Papua Marsi Adi Purwadi
Jurnal Kajian Ekonomi dan Studi Pembangunan Vol 8 No 3 (2021)
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56076/jkesp.v8i3.2189

Abstract

Tujuan yang hendak dicapai dalam penilaian finansial usaha Perikanan Tangkap Sebagai Pendorong Ekonomi Masyarakat di Kota Jayapura adalah teridentifikasinya karakteristik perikanan tangkap Nelayan Orang Asli Papua. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode penelitian statistika deskriptif, yang merupakan metode pengolahan data berupa tampilan gambaran umum dari data. Hasil penelitian menunjukan bahwa nelayan Orang Asli Papua di Kota Jayapura merupakan nelayan yang dapat digolongkan sebagai tradisional. Dimana dalam menjalankan usahanya, para nelayan masih menggunakan alat tangkap yang cukup sederhana yaitu perahu motor dan nelon saja. Walaupun jenis ikan yang menjadi incaran nelayan adalah jenis ikan yang menjadi komoditas unggulan perikanan tangkap di dunia (Ikan Tuna), namun para nelayan belum mampu beradaptasi untuk melakukan penangkapan ikan dengan menggunakan peralatan modern. Nelayan rata-rata melakukan aktifitas penangkapan antara 200 s/d 240 hari, dengan jumlah tangkapan maksimum mencapai 300Kg pada musim gelombang tenang. Nelayan Orang Asli Papua Sebagian besar juga merupakan nelayan penuh, artinya mereka benar-benar mengupayakan usaha perikanan tangkap sebagai mata pencaharian utama keluarga. Selain itu, selama masa pandemic Covid-19, nelayan mengalami penurunan pendapatan yang rata-rata hampir menyentuh angka 30 persen.Kata Kunci: Karakteristik Perikanan, Ekonomi Rumah Tangga Orang Asli Papua

Page 1 of 1 | Total Record : 5