cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
APRON
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Humanities, Art,
Arjuna Subject : -
Articles 110 Documents
ARANSEMEN LAGU “I DON’T WANNA MISS A THING” OLEH GRUP BAND CAFE EVENING MELODY DI SURABAYA (TINJAUAN BENTUK LAGU DAN PROGRES AKORD) ANUGERAH Y, FREDY
APRON Jurnal Pemikiran Seni Pertunjukan Vol 1, No 11 (2017): Apron Volume 1 Nomor 11
Publisher : APRON Jurnal Pemikiran Seni Pertunjukan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak   Hal yang menarik pada aransemen lagu I Don’t Wanna Miss a Thing adalah adanya perubahan yang dilakukan Evening Melody dari musik Rock menjadi jenis musik Pop Progress, yaitu salah satu style dalam genre musik Pop yang menggunakan irama dan ritme musik pop tetapi menggunakan tangga nada Jazz pada susunan akord.   Permasalahan dalam penelitian ini adalah (1) Bagaimana bentuk lagu I Dont Wanna Miss a Thing oleh band Evening Melody, (2) Bagaimana progress akord lagu I Don’t Wanna Miss a Thing oleh band Evening Melody. Tujuan ini pada umumnya untuk menganalisis lagu I Don’t Wanna Miss a Thing yang diaransemen oleh band Evening Melody.   Penelitian ini, menggunakan jenis penelitian kualitatif. Untuk mendapatkan informasi dalam penelitian ini menggunakan beberapa teknik, yaitu wawancara, observasi serta dokumentasi dan pendokumentasian. Analisis data menggunakan analisis data menurut Miles and Huberman, yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikkan kesimpulan. Untuk mendapatan kevalidan data menggunakan triangulasi, yaitu triangulasi sumber serta triangulasi metode atau teknik. Lagu I Don’t Wanna Miss a Thing karya Aerosmith yang diaransemen ulang oleh Yanuar Adi Prakoso (Evening Melody) merupakan lagu bergenre Slow Rock dan digubah atau diaransemen khususnya pada sisi harmoninya menjadi Pop Progress yang mudah dicerna (easy listening) dan sedikit merubah plot atau urutan struktur lagu sehingga berpengaruh pada berubahnya bentuk lagu asli   Kata Kunci : Aransemen lagu, Grup band cafe, bentuk lagu, progres akord
KAJIAN POLA RITME DRUM DAN MAKNA SYAIRDALAM LAGU “ LOYALITAS BUDAK TIRANI KARYAGRUP BAND HOMICIDE REMAINS (UNDERGROUND) DI LAMONGAN ANGGRAIWAN, OBING
APRON Jurnal Pemikiran Seni Pertunjukan Vol 1, No 11 (2017): Apron Volume 1 Nomor 11
Publisher : APRON Jurnal Pemikiran Seni Pertunjukan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Musik dewasa ini telah membuka wacana bagi penikmat musik karena musik dapat berkembang dari yang sederhana sampai kepada bentuk yang termodern, baik ditinjau dari segi alat music, penampilan dan pemainnya. Perkembangan music tersebut juga ditandai dengan munculnya berbagai macam aliran-aliran musik di Indonesia, khususnya Lamongan. Salah satunya adalah aliran musik Black Metal (Underground). Aliran musik Black metal (Underground) mempunyai ciri khas permainan music yang keras tetapi juga dapat menghasilkan rasa emosi yang mengalun dalam alunan distorsi dan ritme, salah satu Grup band yang beraliran Black Metal (Underground) adalah grup band Homicide Remains yang berasal dari Lamongan. Grup band Homicide Remains termasuk salah satu grup band yang beraliran Black Metal (Underground) di Lamongan yang keberadaannya tidak bisa diragukan lagi, berbagai acara pertunjukan musik, baik sebagai band undangan maupun sebagai band bintang tamu telah diikuti oleh grup band ini.Berdasarkan uraian diatas, permasalahan yang akan dijawab dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: (1). Bagaimana Pola Ritme Drum dalam lagu “ Loyalitas Budak Tirani “?, (2). Bagaimana makna yang terkandung dalam lagu “ Loyalitas Budak Tirani “?Adapun tujuan penelitian ini adalah (1). Edeskripsikan pola ritme drum dalam lagu “Loyalitas Budak Tirani”, (2). Mendeskripsikan makna syair yang terkandung dalam lagu “ Loyalitas Budak Tiani “.2Penelitan ini merupakan penelitian eskriptif kualitatif, yang menggunakan sumber data, yakni lagu “Loyalitas Budak Tirani” karya Grup band Homicicde Remains dalam album indie label keduayang bertitel “ Loyalitas Budak Tirani yang direkam di studio Infinium dan diproduksi olehLagu “ Loyalitas Budak Tirani “ mempunyai makna dan psan yang mendalam, baik bagi pencipta maupun para penikmatnya (pendengar), dengan pengungkapan ekspresi yang keras dan sulit dinikmati yang memang sudah menjadi karakteristik grup band Homicide Remains itu sendiri karena disampaikan dengan suara yang khas yang disertai teknik scream vocal (raungan). Walaupun begitu, Grup band Homicide Remains telah memiliki penggemar fanatik yang selalu ada dalam setiap event-event yang menghadirkan Grup Band Homicide Remains (Underground).Kesimpulan berdasarka penelitian ini, dapat dikatakan bahwa Lagu”Loyalitas Budak Tirani” mempunyai makna dan pesan yang mendalam, baik bagi para pencipta maupun pendengar atau penikmatnya, yakni Loyalitas Budak Tirani adalah sebuah pengabdian seorang rakyat yang mau tidak mau harus menjalani sebuah sistem pemerintahan yang seolah-olah menganut sistem tirani yakni kesewenang-wenangan seorang pemimpin dan rakyat dmaknai atau diposisikan sebagai seorang budak. Melalui lagu “Loyalitas Budak Tirani” ini, Grup band Homicide Remains berpesan bahwa kita tidak boleh diam dengan sebuah keburukan, sekalipun kita tidak memiliki kekuatan besar untuk mengubah sebuah sistem negara, kita sebagai rakyat harus berani menyuarakan kebenaran meski harus berupa tulisan atau kritikan. Pola ritme drum lagu “ Loyalitas Budak Tirani “ didominasi oleh notasi 1/16 yang dimainkan dalam tempo 160 dalam irama 4/4 yang dikemas menjadi satu lagu dengan pola ritme triplet dan kwartol.Grup band Homicide Remains merupakan kelompok musik Indie Label dari Surabaya yang mempunyai aliran musik Black metal (Underground) yang keberadaannya tidak diragukan lagi, berbagai event pertunjukan musik di berbagai kota telah diikutinya, baik sebagai band undangan maupun sebagai band bintang tamu. Grup band ini juga mempunyai penggemar fanatik aatau komunitas pendukung yang selalu ada dalam setiap event pertunjukan musik yang menghadirkan Grup band Homicide Remains.Kata Kunci : Grup Homicide, Pola Ritme Drum, Makna Syair.
LAGU HAI BECAK KARYA SARIDJAH NIUNG ARRANSEMEN MUSAFIR ISFANHARI (TINJAUAN ARRANSEMEN PADUAN SUARA) Permata Wn, Marindah
APRON Jurnal Pemikiran Seni Pertunjukan Vol 1, No 11 (2017): Apron Volume 1 Nomor 11
Publisher : APRON Jurnal Pemikiran Seni Pertunjukan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak          Lagu Hai Becak Oleh Musafir merupakan lagu anak-anak yang sangat umum di kalangan anak-anak. Namun di era modernisasi ini lagu anak-anak mulai pudar di telinga anak-anak karena munculnya lagu-lagu pop baik dari dalam negeri maupun mancanegara. Musafir Isfanhari merupakan seorang tokoh masyarakat yang namanya tidak asing lagi didengar di telinga masyarakat lokal (Surabaya) dikenal hebat dalam mengarransemen lagu terutama lagu yang diperuntukkan untuk paduan suara. Arransemen lagu yang telah digarap oleh beliau salah satunya adalah Hai Becak karya Saridjah Niung atau biasa dikenal dengan Ibu Soed. Dalam mengarransemen paduan suara pada lagu hai becak Musafir Isfanhari menggunakan beberapa teknik. Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengetahui bentuk lagu Hai Becak arransemen Musafir Isfanhari 2) mengetahui arransemen Lagu Hai Becak oleh Musafir Isfanhari.            Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan mengamati mengarransemen  lagu Hai Becak oleh Musafir Isfanhari, dari memvariasikan suara, nada-nada yang berlawanan dan lain-lain. Teknik pengumpulan data ini berdasarkan wawancara semi terstruktur untuk memecahkan permasalahan atau peristiwa yang diketahui hingga dukungan data dokumentasi serta catatan lapangan dari hasil wawancara.      Berdasarkan tinjauan arransemen paduan suara yang ada pada lagu Hai Becak oleh Musafir Isfanhari, Teori buku Ilmu Harmoni, Arranging Popular Music A Practical Guide Guia Practica Para Arreglos De La Musica Populer dan The Complete Idiots Guide to Arranging and Orchestration sangat tepat dalam pembahasan Lagu Hai becak karya Saridjah Niung (Ibu Soed) oleh Musafir Isfanhari tinjauan arransemen paduan suara.      Mulai dari  (1). Rhytem filler (2). Dead spot filler (3). Variation and fake variation (4). Variasi jarak suara (5). Variasi jumlah suara (6) variasi cara suara yang digunakan. Dalam  membuat suatu arransemen paduan suara yang harmonis dan tidak menimbulkan kebosanan karena nuansa yang seragam maka  Musafir Isfanhari memberikan Five Variation yaitu dengan mengggunakan Lima variasi pada Lagu Hai Becak  agar menciptakan banyak variasi dan keharmonisasian dalam arransemen paduan suara (Sopran, Alto, Tenor, Bass) dan dengan  tidak menghilangkan atau merubah melodi lagu aslinya.   Kata kunci : Lagu Hai Becak, Arransemen, Paduan Suara
STRUKTUR TARI KLONO TONJUNG SETO RUKUN PEWARAS DI DESA SELOPENG KECAMATAN DASUK KABUPATEN SUMENEP PUTRI FARAMANANDI, KINANTI
APRON Jurnal Pemikiran Seni Pertunjukan Vol 1, No 11 (2017): Apron Volume 1 Nomor 11
Publisher : APRON Jurnal Pemikiran Seni Pertunjukan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Tulisan ini ingin mengungkap tentang struktur Tari Klono Tonjung Seto Rukun Pewaras di Desa Selopeng Kecamatan Dasuk Kabupaten Sumenep. TariKlono Tonjung Seto merupakan pertunjukan wajib sebagai pembuka dalam rangkaian pertunjukan Topeng Dhalang di Desa Selopeng Kecamatan Dasuk Kabupaten Sumenep.Keberadaan Tari Klono Tonjung Seto pada saat ini tidak saja ditampilkan sebagai pembuka dalam pertunjukan Topeng Dhalang,namunpada saat-saat lain dapat ditampilkan secara lepas dari pertunjukan Topeng Dhalang sebagai bentuk tari tunggal yang berdiri sendiri, di antaranya ditampilkan pada acara hajatan masyarakat yaitu resepsi pernikahan.    Penelitian ini mengangkat rumusan masalah: Bagaimana keberadaan Tari Klono Tonjung Seto di Desa Selopeng Kecamatan Dasuk Kabupaten Sumenep, danbagaimana struktur TariTari Klono Tonjung Seto di Desa Selopeng Kecamatan Dasuk Kabupaten Sumenep. Tujuan Penelitian, untuk mengetahui keberadaan Tari Klono Tonjung Seto Rukun Pewaras di Desa Selopeng Kabupaten Sumenep, untuk mendeskripsikan struktur gerak Tari Klono Tonjung Seto Rukun Pewaras di Desa Selopeng Kabupaten Sumenep.Metode penelitian kualitatif, dengan teknik pengumpulan data menggunakan studi pustaka, pengamatan/observasi, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, keberadaan Tari Klono Tonjung Setopada masa kini berfungsi sebagai pembelajaran, secara fungsional Tari Klono Tonjung Seto berfungsi sebagai pembuka dalam pertunjukan Topeng Dhalang. Struktur tari Klono Tonjung Seto Semua elemen dapat saling mendukung antra gerak dan musik satu dengan lainnya melalui tata hubungan yang harmonis dan menghasilkan kesan sebagai tari tunggal. Kata Kunci: Struktur Tari Klono Tonjung Seto Rukun Pewaras
LAGU ORENG TANE DALAM MUSIK DIGDUG DI DESA BANYUATES, KECAMATAN BANYUATES, KABUPATEN SAMPANG MADURA (KAJIAN BENTUK LAGU DAN MAKNA TEKS NYANYIAN) DWI SAGITA, DESSY
APRON Jurnal Pemikiran Seni Pertunjukan Vol 1, No 11 (2017): Apron Volume 1 Nomor 11
Publisher : APRON Jurnal Pemikiran Seni Pertunjukan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK                 Lagu Oreng Tane merupakan lagu tradisi yang dinyanyikan pada saat musim panen tiba oleh masyarakat Kecamatan Banyuates. Lagu Oreng Tane dalam teks nyanyiannya menggunakan bahasa Madura, pada jaman dahulu selalu dinyanyikan oleh anak kecil dan petani tanpa iringan musik Digdug. Lagu Oreng Tane dimainkan bersama sajian Musik Digdug, musik berupa kentongan yang terbuat dari kayu nangka untuk membangunkan orang sahur. Keberadaannya yang kurang diketahui oleh masyarakat luas mendorong untuk segera mendokumentasikan kesenian tersebut sebagai slah satu upaya kajian ilmiah dan pelestarian kesenian tradisional.                Penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan lokasi penelitian di Kediaman Ahmadi selaku pendiri musik Digdug, tepatnya di Desa Banyuates, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang. Bentuk lagu yang digunakan Lagu Oreng Tane dalam Musik Digdug  dideskripsikan dengan menganalisis motif, frase dan periode. Motif yang ada pada lagu Oreng Tane terdapat pengulangan. Frase yang terdapat pada lagu Oreng Tane terdiri dari frase tanya dan frase jawab.                 Teks Nyanyian dengan menganalisis arti kata-kata dalam teks nyanyian dan makna dari teks nyanyian secara keseluruhan. Teks nyanyian yang digunakan pada lagu Oreng Tane berbahasa Madura.   Kata Kunci :  Oreng Tane, Bentuk Lagu, Makna Teks Nyanyian
SISTEM MANAJEMEN SAYAP JENDELA ARTS LABORATORY DI LEDOK KULON BOJONEGORO ROMATUL I, NURAINI
APRON Jurnal Pemikiran Seni Pertunjukan Vol 1, No 11 (2017): Apron Volume 1 Nomor 11
Publisher : APRON Jurnal Pemikiran Seni Pertunjukan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Manajemen sangat penting bagi aktivitas individu atau kelompok dalam organisasi untuk mencapai tujuan yang diinginkan. Manajemen berorientasi pada proses yang berarti bahwa manajemen membutuhkan sumber daya manusia, pengetahuan dan keterampilan agar aktivitas lebih efektif atau dapat menghasilkan suatu tindakan dalam mencapai kesuksesan, dalam sistem manajemen ini penulis memilih lembaga yang ada di Bojonegoro untuk di teliti dengan nama Sayap Jendela Arts Laboratory. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjawab permasalahan yang tertulis dalam rumusan masalah diantaranya: 1.) Bagaimana  Keberadaan dan peran Sayap Jendela Arts Laboratory di Bojonegoro. 2.) Bagaimana Manajemen Sayap Jendela Art Laboratory.  Penelitian ini menggunakan pendekatan diskriptif kualitatif dengan pengumpulan data menggunakan studi pustaka, observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian dan pembahasan menunjukkan bahwa  SJAL Bojonegoro, merupakan salah satu lembaga yang ada di Bojonegoro yang berdiri pada tahun 2007 yang dulunya mempunyai nama kantong seni perak dan pada 1 Maret 2010 berganti nama menjadi Sayap Jendela Arts Laboratory sampai saat ini. Lembaga ini bertempat di desa ledok kulon Bojonegoro. SJAL merupakan suatu lembaga di Bojonegoro yang menggeluti bidang kesenian. Banyak anak-anak yang antusias untuk belajar kesenian di SJAL dan kemudian menjadi peserta didik di lembaga tersebut. Kesenian yang diajarkan meliputi seni teater, seni tari, seni musik dan seni rupa. Kegiatan sehari-hari didalam SJAL yaitu melatih peserta didik, membuat acara-acara kesenian dan juga diundang diacara-acara tertentu untuk menghibur masyarakat. Mengetahui hal tersebut, banyak masyarakat yang antusias untuk mendukung adanya SJAL dan mengakui keberadaan SJAL di Bojonegoro, terutama di desa Ledok Kulon, di desa Ledok Kulon Bojonegoro ini, masayarakat sangat mendukung keberadaan SJAL di buktikan dengan adanya beberapa acara yang diadakan oleh SJAL masyarakat ikut serta membantu bahkan meberikan sumbangan dalam acara-acara tersebut. Bukan hanya di Ledok Kulon, di Bojonegoropun SJAL berperan sebagai salah satu lembaga yang di akui masyarakat dalam melakukan kegiatan kesenian, terbukti ketika ada acara-acara tertentu ( mantenan, acara dinas, pesta dan lain-lain) SJAL dipanggil dan diminta untuk mengisi acara hiburan di acara-acara tersebut. Kesuksesaannya di bidang seni membuatnya semakin berkembang dan di anggap lembaga yang paling dikenal di Bojonegoro Kata kunci: Sistem Manajemen, Sayap Jendela Arts Laboratory
STRUKTUR PERTUNJUKAN KENTRUNG TRI SANTOSO BUDOYO LAKON “JAKA TARUB” DI DESA SANAN DAYU KECAMATAN NGLEGOK KABUPATEN BLITAR Rofiqoh, Afifatur
APRON Jurnal Pemikiran Seni Pertunjukan Vol 1, No 11 (2017): Apron Volume 1 Nomor 11
Publisher : APRON Jurnal Pemikiran Seni Pertunjukan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Kesenian tradisional merupakan suatu bentuk teater yang lahir, tumbuh dan berkembang di suatu daerah tertentu, yang merupakan hasil kreatifitas dari suatu suku. Terbentuknya bentuk pertunjukan bergantung dengan pengaruh dari masyarakat yang berkreasi. Salah satu jenis kesenian tradisional yang terbentuk atas pengeruh masyarakat yaitu kesenian Kentrung. Kesenian Kentrung merupakan bentuk kesenian yang dipengaruhi oleh penyebaran agama Islam di Jawa. Pengaruh yang dimaksudkan dapat ditandai dengan adanya alat musik yang digunakan merupakan alat musik yang biasa digunakan untuk mengiringi puji-pujian dalam agama Islam. Selain itu, dalam pertunjukan kesenian Kentrung sering menuturkan kalimat puji-pujian dalam agama Islam. Penelitian ini, peneliti memilih kelompok kesenian Kentrung Tri Santoso Budoyo di Desa Sanan Dayu Kecamatan Nglegok Kabupaten Blitar sebagai objek penelitian. Rumusan penelitian terdiri dari bagaimana struktur pertunjukan dan struktur lakon Kentrung Tri Santoso Lakon Jaka Tarub di Desa Sanan Dayu Kecamatan Nglegok Kabupaten Blitar“.Artikel ini menggunakan pendekatan kualitatif yang mendeskripsikan pengamatan penulis terhadap pertunjukan Kentrung dengan lakon Jaka Tarub. Pertunjukan kesenian Kentrung tentunya memiliki beberapa struktur pertunjukan. Struktur pertunjukan yang dimaksudkan antara lain; cerita, narasi, tembang, parikan, pelaku, iringan. Struktur cerita atau lakon terbentuk berdasarkan beberapa struktur. Struktur lakon yang dimaksudkan antara lain; Plot, Karakter, Tema, Dialog, Suasana. Tujuan penelitian ini untuk mengupas struktur pertunjukan kesenian Kentrung dan Lakon Jaka Tarub yang sudah tersebut diatas.   Kata Kunci : Struktur Pertunjukan, Kentrung, Struktur Lakon, Tri Santoso Budoyo
SUDARSONO SEBAGAI SEORANG PENGEMBANG SENI TARI DI KABUPATEN BANGKALAN EKITA N, R.AJ
APRON Jurnal Pemikiran Seni Pertunjukan Vol 1, No 11 (2017): Apron Volume 1 Nomor 11
Publisher : APRON Jurnal Pemikiran Seni Pertunjukan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Sudarsono adalah salah satu seniman Bangkalan yang belajar seni secara otodidak, tetapi masih produktif dalam mengembangkan seni tari. Sudarsono sangat berdedikasi dan berkontribusi dalam menghidupkan seni tari tradisi di Bangkalan. Hingga saat ini, pencatatan kesenimanan Sudarsono belum pernah dilakukan. Adapun rumusan masalah yang diajukan yaitu: (1) Bagaimana latar belakang kehidupan Sudarsono sebagai seorang seniman tari di Bangkalan, (2) Bagaimana konsep pengembangan dan pandangan Sudarsono terhadap dunia seni tari. Hasil peneliti diharapkan dapat bermanfaat bagi peneliti untuk menambah wawasan, bagi Prodi Sendratasik Unesa dapat menambah referensi kepustakaan, serta masyarakat Bangkalan dapat mengenal Sudarsono dan kiprahnya di kesenian.                 Metode penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan studi tokoh. Sumber data diperoleh dari data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data penelitian ini menggunakan pendekatan studi pustaka, observasi, wawancara serta dokumentasi. Validitas data dilakukan melalui triangulasi sumber, metode dan peneliti lain. Analisis data melalui langkah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Sudarsono hidup dalam latar belakang keluarga seniman. Kualitas berkarya Sudarsono telah diakui masyarakat melalui bukti prestasi kesenimanannya, hingga kini dapat menciptakan gaya dalam berkarya tari. Secara kuantitas, Sudarsono mampu menjadi seniman yang masih produktif menambah jumlah karyanya setiap tahun, hal itu dilakukan dengan upaya persebaran pengenalan karya. Sudarsono memiliki gaya berupa egol, yang menjadikan ciri khas tersendiri untuk setiap karyanya, sehingga mampu membuat karyanya tampak berbeda dengan karya tari Madura di wilayah lain. Sampai saat ini telah tercipta sebanyak 64 karya tari miliknya. Akan tetapi dari seluruh karyanya masih belum mendapatkan hak paten. Kata Kunci: Seniman Bangkalan, Sudarsono
STRUKTUR DAN TEKSTUR LAKON NAGIH JANJI LUDRUK KARTIKA WIJAYA DI DESA SIMPANG KECAMATAN PRAMBON KABUPATEN SIDOARJO TIO WIJAYA, ROBBY
APRON Jurnal Pemikiran Seni Pertunjukan Vol 2, No 12 (2018)
Publisher : APRON Jurnal Pemikiran Seni Pertunjukan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini menjelasakan tentang Struktur Dan Tekstur Lakon Nagih Janji Ludruk Kartika Wijaya Sidoarjo. Penelitian ini penting karena didalam lakon Nagih Janji menceritakan masyarakat sekitar Ludruk Kartika Wijaya yang mempercayai persugihan (bersekutu dengan setan). Lakon Nagih Janji bertujuan untuk menginggatkan kepada masyarakat jangan sampai terjerumus dalam hal semacam itu, bukan menambah untung melainkan membawah malapetaka. Metode penelitian adalah Kualitatif. Metode untuk menganalisis lakon Nagih Janji yakni analisis struktur dan tekstur. Struktur dibagi menjadi tiga bagian, yakni plot, tema, dan karakter, Untuk menganalisis tekstur peneliti melihat pertunjukan, karena didalam tekstur meliputi suasana, dialog, dan spetacle. Rumusan masalah penelitian adalah Bagaimana struktur lakon Nagih Janji Ludruk Kartika Wijaya Sidoarjo? Bagaimana penerapan lakon dalam naskah Nagih Janji Ludruk Kartika Wijaya Sidoarjo? Plot yang digunakan mengkaji lakon Nagih Janji adalah Aristoteles, yang termasuk dalam jenis simple plot atau plot sederhana, memiliki satu alur cerita dan satu konflik yang bergerak dari awal sampai ahir atau disebut plot linier. Tema lakon Nagih Janji adalah perpaduan cerita Siluman Macan Putih dan keadaan lingkungan sekitar pencipta lakon Nagih Janji, yakni cak Gandu, permasalahan dari lakon Nagih Janji merupakan persoalan ekonomi, dan persekutuan dengan setan. Karakter dari lakon Nagih Janji berbeda-beda, akan tetapi dari karakter satu dan yang lain saling berhubungan untuk mencapai penyampaian isi pesan dari lakon Nagih Janji. Tekstur terbagi menjadi tiga yaitu dialog, suasana, dan spectacle. Dialog dan bahasa yang digunakan lakon Nagih Janji bahasa Jawa halus dan dialek Jawa Arek,, bahasa keseharian , bahasa Indonesia, berbagai macam bahasa yang dipakai dilakon Nagih Janji. Suasana yang terdapat dari lakon Nagih Janji ada tiga yakni Susana tegang, gembira, dan sedih. Suasana tegang lakon Nagih Janji terlihat saat tokoh utama Jamal yang melakukan persekutuan dengan Buto. Suasana gembira lakon Nagih Janji Nampak ketika Jamal sudah menjadi orang kaya dan berkumpul dengan anak beserta istrinya. Suasana sedih lakon Nagih Janji muncul ketika kedua anak Jamal meninggal dunia karena ulah dari Jamal. Spectacle dari lakon Nagih Janji ditujukan pada tokoh antagonis yaitu Buto karena kemunculan Buto mencuri daya tarik terhadap penonton mulai dari teknik muncul hingga keluar panggung. Kata Kunci: Struktur, Tekstur, Lakon Nagih Janji
LAGU FIREWORK KARYA KATTY PERRY DALAM ARRANSEMEN EDM (ELEKTRONIC DANCE MUSIC) OLEH CHAIDHIR AMALINA, DIN
APRON Jurnal Pemikiran Seni Pertunjukan Vol 2, No 12 (2018)
Publisher : APRON Jurnal Pemikiran Seni Pertunjukan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Indonesia kini menjadi salah satu gambaran warna-warni perkembangan musik yang pesat dengan berbagai aliran musik yang beragam. Genre yang berkembang yakni, pop, dangdut, rock, jazz, punk, metal, blues, klasik dan lain-lain. Dalam setiap genre mempunyai penggemar tersendiri. Hal ini terlihat dari adanya acara televisi yang perkembangan genre dengan penggemar paling tinggi adalah musik pop, contohnya acara kontes ?Rissing Star? yang disiarkan televise RCTI, pertama kali Genre (EDM) Elektronik Dance Music tahun 2017 berada di acara televisi Rissing Star di populerkan oleh Fade In kontestan dari Pasuruan Bangil, keunikan dari musik genre (EDM) Elektronic Dance Music ini mampu megarransemen lagu pop, klasik metal dan lain-lain ke dalam genre (EDM) Elektronic Dance Music. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana Genre EDM Elektronic Dance Music, untuk mengetahui bentuk arransemen lagu firework karya Katty Perry dalam genre EDM Elektronic Dance Music arransemen Muhammad Chaidhir Ismail. Pendekatan penelitian pada penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan objek penelitian ?aransemen lagu firework dalam genre EDM (Elektronic Dance Music) oleh Chaidhir?. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan mengamati lagu firework karya Katty Perry arransemen Muhammad Chaidhir Ismail tinjauan arransemen EDM (Eleetronic Dance Music), dari memvariasikan jumlah suara, menimbulkan efek pada suara dan nada-nada yang berlawanan. Teknik pengumpulan data ini berdasarkan, pengamatan jenis pemeran serta sebagai pengamat dan wawancara semi terstruktur untuk memecahkan permasalahan secara lebih terbuka dengan mengungkapkan pengetahuan informan suatu kasus atau peristiwa yang diketahui, hingga dukungan data dokumentasi serta catatan lapangan dari hasil wawancara. . Aransemen lagu firework dalam denre EDM (Elektronic Dance Music) dibagi menjadi 3 bagian antara lain: bagian intro, bagian A, bagian B, bagian C, dan berdurasi kurang lebih 3 menit. 35 detik. Kata Kunci : Lagu Firework, Arransemen (EDM) Elektronic Dance Music.

Page 8 of 11 | Total Record : 110