cover
Contact Name
Angga Hadiapurwa
Contact Email
angga@upi.edu
Phone
+6285221282902
Journal Mail Official
jurnal.inovasi.kurikulum@upi.edu
Editorial Address
Himpunan Pengembang Kurikulum Indonesia (HIPKIN) d.a Prodi Pengembangan Kurikulum FIP UPI Jl. Dr. Setiabudhi Bandung 40154
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Inovasi Kurikulum
ISSN : 18296750     EISSN : 27981363     DOI : https://doi.org/10.64014/jik
Core Subject :
Inovasi Kurikulum journal (Jurnal Inovasi Kurikulum/JIK) is an open access and peer-reviewed journal published by Himpunan Pengembang Kurikulum Indonesia (HIPKIN) in collaboration with Curriculum Development Study Program, Faculty of Education, Universitas Pendidikan Indonesia. The journal includes particular interests in issues related to curriculum development, including curriculum design, implementation, evaluation, and learning development (resources, models, media, and assessment). Inovasi Kurikulum aims to publish research conducted by researcher, teachers, lecturers, and others focusing on research at the levels of Early Childhood, Elementary, Junior High, or Senior High Schools, as well as Higher-Education.
Arjuna Subject : -
Articles 537 Documents
The effectiveness socialization of the Kurikulum Merdeka independently change in high schools Siak District Wenny Fitria; Dadang Sukirman
Inovasi Kurikulum Vol. 20 No. 1 (2023): Inovasi Kurikulum, February 2023
Publisher : Himpunan Pengembang Kurikulum Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jik.v20i1.53644

Abstract

Pada tahun ajaran 2022/2023 Kemendikbudristek memberi kesempatan kepada sekolah yang bukan Sekolah Penggerak untuk menerapkan Kurikulum Merdeka secara mandiri. Dukungan utama yang diberikan pemerintah kepada sekolah yang menerapkan IKM jalur mandiri adalah dengan menyediakan Platform Merdeka Mengajar (PMM). Di PMM tersedia semua informasi tentang Kurikulum Merdeka yang bisa diakses oleh guru dan sekolah. Sosialisasi mengenai Kurikulum Merdeka tidak lagi diberikan melalui diklat-diklat dan pelatihan berjenjang, melainkan guru dan sekolah belajar mandiri dengan mengakses platform tersebut. Walaupun PMM merupakan terobosan baru di dunia pendidikan Indonesia, tetapi penerapan dan penggunaannya di lapangan, masih menuai pro dan kontra. Masih banyak guru-guru di Indonesia yang belum mengetahui program pemerintah mengenai PMM ini. Dengan menggunakan metode kualitatif, penulis ingin mengetahui bagaimana efektivitas sosialisasi Kurikulum Merdeka melalui PMM di sekolah-sekolah di Kabupaten Siak yang menerapkan Kurikulum Merdeka melalui jalur mandiri berubah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan PMM di sekolah-sekolah tersebut belum maksimal, masih banyak guru yang tidak mengetahui keberadaan PMM tersebut, guru-guru lebih memilih sosialisasi dilakukan secara tatap muka dengan narasumber yang mempunyai kapabilitas di bidangnya.
Application of backward design in the implementation of curriculum management Yusuf Nugraha Dano Ali; Asep Herry Hernawan
Inovasi Kurikulum Vol. 20 No. 1 (2023): Inovasi Kurikulum, February 2023
Publisher : Himpunan Pengembang Kurikulum Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jik.v20i1.54438

Abstract

Kurikulum merupakan sebuah pengalaman pendidikan yang telah direncanakan secara sistematis dan terpadu dimana diperlukan sebuah manajemen kurikulum yang meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan evaluasi kurikulum dan dapat diaplikasikan dalam kegiatan pengelolaan di luar kelas serta di luar sekolah dalam pengaplikasiannya. Model Backward Design pun hadir sebagai sebuah salah satu bentuk kurikulum yang berfokus pada tujuan dan pengidentifikasian hasil yang diharapkan kemudian bergerak mundur untuk merancang kegiatan yang selaras dengan hasil yang telah ditentukan sebelumnya. Melihat hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan penerapan Backward Design dalam pengaplikasian manajemen kurikulum. Hal ini perlu dijelaskan sebagai bentuk persiapan sekolah membimbing peserta didik mencapai tujuan pendidikan Tujuan penelitian ini dikaji menggunakan metode kajian literatur ilmiah untuk mencari data mengenai alur dan model rekomendasi yang dapat diterapkan oleh sekolah terkait model kurikulum Backward Design. Hasil penelitian mengemukakan bahwa model ini tidak hanya dapat dilakukan secara khusus dalam pembelajaran di kelas tetapi juga dalam jangkauan yang lebih luas agar setiap langkah manajemen kurikulum serta prinsip nya dapat terukur dan dilakukan sesuai dengan tujuan yang telah ditentukan.
Study of Ki Hadjar Dewantara's educational thinking and its relevance to Kurikulum Merdeka Aditya Anugrah Dwipratama
Inovasi Kurikulum Vol. 20 No. 1 (2023): Inovasi Kurikulum, February 2023
Publisher : Himpunan Pengembang Kurikulum Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jik.v20i1.54416

Abstract

Pendidikan memegang peran penting dalam memajukan suatu bangsa, terutama dalam membangun sumber daya manusia padasebuah bangsa. Maksud pengajaran dan pendidikan yang berguna untuk peri-kehidupan bersama ialah memerdekakan manusiasebagai anggota dari persatuan (masyarakat). Kemendikbud mengeluarkan kurikulum merdeka sebagai upaya pemulihanpembelajaran akibat adanya pandemi Covid-19. Pengembangan kurikulum harus memperhatikan beberapa landasan seperti landasanfilosofis, landasan psikologis, landasan sosiologis dan landasan IPTEKS. Landasan kurikulum merupakan hal yang sangat penting, haltersebut bertujuan agar kurikulum yang disusun memiliki pijakan dan landasan yang kuat. Pada perjalanannya pengembangankurikulum merdeka dipengaruhi oleh berbagai gagasan tokoh pendidikan salah satunya Ki Hadjar Dewantara. Gagasan pemikiran KiHadjar Dewantara telah mempengaruhi perkembangan pendidikan di Indonesia termasuk dalam pengebangan kurikulum. Artikel inimenelaah pemikiran Ki Hadjar Dewantara dan relevansinya pada Kurkulum Merdeka. Pemikiran Ki Hadjar Dewantara masih relevansampai saat ini, pada kurikulum merdeka pemikiran Ki Hadjar Dewantara digunakan sebagai landasan filosofis, landasan teoritis danprinsip pembelajaran dalam kurikulum merdeka.
Educational robotics in Kurikulum Merdeka Dian Hendriana
Inovasi Kurikulum Vol. 20 No. 1 (2023): Inovasi Kurikulum, February 2023
Publisher : Himpunan Pengembang Kurikulum Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jik.v20i1.54018

Abstract

Perkembangan teknologi membawa pengaruh terhadap perubahan pendidikan. Berbagai keterampilan dibutuhkan untuk mempesiapkan masyarakat di Abad ke-21. Robotika pendidikan memberikan tawaran yang menyeluruh untuk membekalkan pengalaman keterampilan yang dibutuhkan. Tujuan dari penelitian ini adalah agar tenaga pendidik dalam sebuah institusi Pendidikan mengetahui bagaimana sebuah robotika dapat dimanfaatkan dalam pelaksanaan kegiatan belajar dan mengajar sehingga memberikan kemudahan pada setiap kegiatannya, Alasam dilakukan nya penelitian ini karena melihat peluang bagaimana masyarakat abad ke-21 mulai mengembangkan berbagai macam skill sehingga mengharuskan institusi manapun agar dapat mengimplementasikan keterampilan tersebut dalam sebuah institusi terutama institusi Pendidikan. Jenis penelitian yang digunakan adalah studi literatur/kepustakaan. Program pembelajaran dapat dilakukan melalui integrasi Science, Technology, Engineering, and Mathematics/STEM dan dapat diperluas dengan mata pelajaran lainnya. System Thinking Approach menjadi pendekatan integrasi mata pelajaran. Pelibatan orangtua, guru, peneliti universitas, industri, dan organisasi kursus robotika diperlukan dalam merancang kurikulum robotika. Approach Activity Template sebagai salah satu bentuk kurikulum operasional di sekolah dapat membantu langkah awal perancangan program. Kurikulum Merdeka membebankan sepertiga beban belajar dilakukan secara terintegrasi dan memberikan peluang bagi robotika diterapkan untuk menciptakan Profil Pelajar Pancasila.
Internationalization of the French Language Curriculum through the Application of the Common European Framework of Reference Siti Umaya
Inovasi Kurikulum Vol. 20 No. 1 (2023): Inovasi Kurikulum, February 2023
Publisher : Himpunan Pengembang Kurikulum Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jik.v20i1.54214

Abstract

Penelitian yang berjudul “Internasionalisasi Kurikulum Bahasa Prancis melalui Penerapan Common European Framework of Reference (CEFR) merupakan penelitian deskriptif yang bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai internasionalisasi kurikulum bahasa Prancis di prodi bahasa Prancis STBA YAPARI-ABA Bandung dengan mengadopsi CEFR. Bentuk penerapan CEFR tersebut dilakukan dalam beberapa komponen kurikulum yaitu profil lulusan, capaian pembelajaran lulusan (CPL), pendekatan dan metode pembelajaran, serta evaluasi pembelajaran khususnya penilaian yang dilakukan terhadap empat keterampilan berbahasa yaitu keterampilan berbicara (production orale), keterampilan menulis (production écrite), keterampilan mendengar (comprehension orale), dan keterampilan membaca (comprehension écrite). Perubahan yang terjadi setelah penerapan CEFR adalah penambahan standar kompetensi berbahasa minimal B1 CEFR sebagai dalam profil lulusan dan capaian pembelajaran. Selanjutnya, perubahan lainnya adalah penggunaan pendekatan berbasis tindakan (actionnelle) dan penambahan metode pembelajaran project-based learning, problem-based learning, dan tugas.
Implementation of ISO 9001:2015 in e-Learning services in higher education Mochamad Rizal Fikri Gunadi; Laksmi Dewi
Inovasi Kurikulum Vol. 20 No. 1 (2023): Inovasi Kurikulum, February 2023
Publisher : Himpunan Pengembang Kurikulum Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jik.v20i1.54458

Abstract

Kebutuhan akan pemanfaatan Learning Management System (LMS) dalam pengembangan kurikulum di pendidikan tinggi semakin tinggi, termasuk yang terjadi di Institut Teknologi Bandung. LMS tidak hanya sebagai media komplementer, akan tetapi juga sebagai media substitusi sistem pembelajaran di masa pandemi Covid-19. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses penerapan ISO 9001:2015 dalam layanan pembelajaran daring di Direktorat Pengembangan Pendidikan, serta mengetahui mitigasi resiko dalam mengatasi kendala pada proses manajemen kurikulum. Penelitian ini dilaksanakan berdasarkan urgensi proses manajemen dalam pengembangan kurikulum untuk mendukung ketercapaian tujuan kurikulum. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Hasil temuan yang diperoleh dari penelitian ini menunjukkan bahwa Direktorat Pengembangan Pendidikan di Institut Teknologi Bandung telah mengimplementasikan ISO 9001:2015 dengan baik, dan artinya telah menjalani tupoksinya sesuai aturan dan perundang-undangan yang berlaku. Pelaksanaan LMS di Institut Teknologi Bandung menerapkan beberapa kriterai terkait Sistem Manajemen Mutu (SMM) yang didukung oleh model proses dan siklus PDCA (Plan-Do-Check-Act) sehingga sebuah organisasi dapat mencapai hasil yang diinginkan.
Development of the French language curriculum for special purposes (Français Sur Objective Spécifique/ FOS) in the field of tourism through a Functional Approach Lina Syawalina
Inovasi Kurikulum Vol. 20 No. 1 (2023): Inovasi Kurikulum, February 2023
Publisher : Himpunan Pengembang Kurikulum Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jik.v20i1.54257

Abstract

Penelitian yang berjudul " Pengembangan Kurikulum Bahasa Prancis untuk Tujuan Khusus (Français sur Objectif Spécifique/ FOS) Bidang Kepariwisataan melalui Pendekatan Notional Fungsional’’ Metode penelitian dalam penelitian ini adalah metode mixed methodology desing yang menggabungkan dua pendekatan sekaligus yaitu pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Penelitian bertujuan untuk Membuat Desain Pengembangan Kurikulum FOS dan mendeskripsikan kebutuhan mahasiswa terhadap mata kuliah Français du Tourisme.Untuk memperoleh data yang diperlukan dalam penelitian ini, peneliti menggunakan teknik observasi, kuesioner, studi pustaka dan tes dengan populasi dan sampel penelitian adalah karakteristik mahasiswa semester 3 Program Studi Manajemen Pengatur Perjalanan Jurusan Manajemen Bisnis Perjalanan Politeknik Pariwisata-NHI Bandung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Desain Kurikulum FOS bidang kepariwisataan yang disusun berdasarkan analisis kebutuhan efektif. Hasil tes dua keterampilan bahasai production écrite (menulis) dan production orale (berbicara) bukan untuk menilai kemampuan mahasiswa tetapi hasil tes hanya sebagai data pendukung untuk mengetahui efektivitas Kurikulum FOS berdasarkan pendekatan notionel fungsional di Program Studi Managemen Pengatur Perjalanan Politeknik Pariwisata-NHI Bandung.
Analysis of Nationalism in Kurikulum Merdeka Gupi Rohman Nurmansyah
Inovasi Kurikulum Vol. 20 No. 1 (2023): Inovasi Kurikulum, February 2023
Publisher : Himpunan Pengembang Kurikulum Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jik.v20i1.54167

Abstract

Nasionalisme dianggap berhubungan terhadap permasalahan yang berkaitan dengan banyak orang pada sebuah bangsa maupun negara seperti korupsi, radikalisme, diskriminasi, rasisme hingga budaya. Konsep nasionalisme menurut para ahli dan dari berbagai negara hampir sepenuhnya sama, adapun perbedaan tidak akan membuat sebuah permasalahan. Khususnya Indonesia konsep nasionalisme memiliki kedudukan yang sangat penting, bahkan masuk dalam ranah pendidikan. Kurikulum merdeka yang menekankan profil pelajar Pancasila yang mengadopsi semua sila dalam desainnya pada kompetensi lulusan, namun apakah ke lima sila sudah ada dalam pemetaan kurikulum merdeka perlu dilakukan analisis yang mendalam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif studi pustaka, yang menganalisis kurikulum merdeka pada profil pelajar Pancasila. Hasilnya bahwa, sila ke-tiga yaitu “Persatuan Indonesia” yang terdapat konsep nasionalisme di dalamnya belum sepenuhnya muncul secara komprehensif. Sehingga perlu adanya pemetaan konsep nasionalisme terkait materi hingga strateginya khususnya pada konsep sila ke-tiga yaitu “Persatuan Indonesia” pada semua disiplin kajian untuk siswa.
Implementation of the peer assessment evaluation model at MTS Ma'arif NU Cilongok Laelika Ambarokah; Fajry Sub'haan Syah Sinaga
Inovasi Kurikulum Vol. 20 No. 1 (2023): Inovasi Kurikulum, February 2023
Publisher : Himpunan Pengembang Kurikulum Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jik.v20i1.53343

Abstract

Dalam suatu pelaksanaan pembelajaran tidak dapat terlepas dari adanya penilaian atau evaluasi. Pernyataan tersebut yang kemudian menjadi latar belakang penulis melakukan penelitian ini. Dalam melakukan evaluasi pembelajaran terdapat berbagai model evaluasi yang biasa digunakan, salah satunya yaitu model evaluasi peer assessment atau evaluasi teman sejawat. Tujuan penelitian ini yaitu: (1) Mengetahui bagaimana implementasi dari evaluasi peer assessment atau teman sejawat dalam pembelajaran aqidah akhlak. (2) Menghasilkan instrumen penilaian yang memiliki validitas dan reliabilitas dalam pelaksanaan pembelajaran. (3) Faktor yang mendukung dan faktor faktor yang menghambat dalam penerapan model evaluasi peer assessment. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif, dan untuk teknik pengumpulan data penulis menggunakan teknik observasi dan wawancara. Dari wawancara yang dilakukan terhadap salah satu narasumber menghasilkan bahwa pada kegiatan pembelajaran aqidah akhlak di MTs Maarif NU 2 Cilongok sudah menerapkan evaluasi model peer assessment. Penerapannya yaitu dengan menggunakan instrumen penilaian atau evaluasi sikap yang dibuat oleh guru pengampu mata pelajaran aqidah akhlak, yang kemudian instrument tersebut nantinya dibagikan kepada peserta didik pada saat pelaksanaan pembelajaran. Namun sebelumnya peserta didik dibagi menjadi beberapa kelompok terlebih dahulu. Kemudian sistem penerapannya yaitu penilaian antar kelompok dengan menggunakan instrumen yang diberikan oleh guru.
Implementation of educational technology for teacher profession in vocational high schools Aisyah Argyanti; Monica Fajriana; Linda Setiawati
Inovasi Kurikulum Vol. 20 No. 1 (2023): Inovasi Kurikulum, February 2023
Publisher : Himpunan Pengembang Kurikulum Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jik.v20i1.54042

Abstract

Teknologi pendidikan merupakan suatu bidang ilmu yang bergerak pada studi dan praktis dalam memfasilitasi pembelajaran, pengelolaan sumber dan proses, serta peningkatan kinerja. Profesi dan ruang lingkup pekerjaan lulusan teknologi pendidikan sangat luas dan beragam, tetapi tidak sedikit juga lulusan teknologi pendidikan yang bekerja pada bidang pendidikan, terutama sebagai guru sekolah menengah kejuruan. Berangkat dari hal tersebut, tentu banyak pengalaman dan ilmu terkait teknologi pendidikan yang harus diterapkan pada ruang lingkup pembelajaran. Maka, dirancanglah studi dan penelitian mengenai penerapan ilmu teknologi pendidikan pada profesi guru di sekolah menengah kejuruan. Adapun penelitian yang dilaksanakan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan melakukan pengumpulan data melalui wawancara kepada beberapa lulusan teknologi pendidikan yang berprofesi sebagai guru di sekolah menengah kejuruan. Wawancara dilakukan untuk mengetahui apa saja tantangan lulusan teknologi pendidikan, penerapan ilmu teknologi pendidikan, dan kode etik yang diterapkan di sekolah. Hasil yang didapat yaitu lulusan teknologi pendidikan memiliki dasar dan studi yang kuat dalam mengelola dan memfasilitasi pembelajaran, sehingga pada guru lulusan teknologi pendidikan dapat dengan mudah menerapkan ilmu serta kode etik dalam ruang lingkup sekolah menengah kejuruan. Dapat disimpulkan bahwa penerapan ilmu teknologi pendidikan pada profesi guru di sekolah menengah kejuruan dapat diimplementasikan dengan baik dan optimal menyangkut penerapan ilmunya, kode etik yang berlaku, dan kendala serta tantangan yang dihadapi.