Inovasi Kurikulum
Inovasi Kurikulum journal (Jurnal Inovasi Kurikulum/JIK) is an open access and peer-reviewed journal published by Himpunan Pengembang Kurikulum Indonesia (HIPKIN) in collaboration with Curriculum Development Study Program, Faculty of Education, Universitas Pendidikan Indonesia. The journal includes particular interests in issues related to curriculum development, including curriculum design, implementation, evaluation, and learning development (resources, models, media, and assessment). Inovasi Kurikulum aims to publish research conducted by researcher, teachers, lecturers, and others focusing on research at the levels of Early Childhood, Elementary, Junior High, or Senior High Schools, as well as Higher-Education.
Articles
537 Documents
Application of the Stake Evaluation Model to evaluate Kurikulum Merdeka in creating student well-being
Risti Dwi Lestari;
Zainal Arifin
Inovasi Kurikulum Vol. 20 No. 2 (2023): Inovasi Kurikulum, August 2023
Publisher : Himpunan Pengembang Kurikulum Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/jik.v20i2.58908
Bonus demografi sudah menjadi hal yang tidak dapat dihindari Indonesia pada tahun 2030-2045. Akankah kondisi tersebut menjadi kelebihan / kerugian tergantung dari bagaimana saat ini mengelola SDM itu sendiri. Cakupan dalam pengelolaan SDM pada penelitian ini yaitu di bidang pendidikan dan aktor utamanya adalah pemerintah. Mengingat sesuai dengan amanat UUD Republik Indonesia Tahun 1945 Pasal 31 (1) dan Perubahannya bab XIII tentang pendidikan dan kebudayaan. Di mana mewajibkan pemerintah bertanggung jawab dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dan menciptakan kesejahteraan umum. Kajian ini bertujuan untuk mengetahui model evaluasi yang tepat untuk menilai kurikulum yang diimplementasikan dengan kesejahteraan siswa melalui karakteristik “pendekatan humanistic”. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui studi kepustakaan dengan telaah buku, artikel, jurnal, dan sumber informasi lainnya yang relevan. Dari studi literatur ini ditemukan bahwa evaluasi stake cocok digunakan untuk mengevaluasi implementasi Kurikulum Merdeka mengingat model ini membandingkan antara pelaksanaan di lapangan dengan standar atau acuan yang resmi dalam melakukan sebuah program melalui dua komponen yaitu deskripsi dan penilaian. Kedua hal tersebut, diturunkan kembali menjadi tiga komponen utama program pendidikan pertama, antecedent (masukan), transaction (proses), dan outcomes (hasil). Namun, masih dibutuhkan hasil empiris untuk mendukung penelitian ini, seperti studi kasus yang dimaksudkan agar mendapatkan hasil yang lebih konkrit.
Development of Character Education digital book students class VIII SMPIT Al-Hikmah Pangkajene
Sitti Arifah;
Arnidah Arnidah;
Abdul Haling
Inovasi Kurikulum Vol. 20 No. 2 (2023): Inovasi Kurikulum, August 2023
Publisher : Himpunan Pengembang Kurikulum Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/jik.v20i2.58633
Penelitian ini bertujuan menghasilkan sebuah buku digital untuk digunakan sebagai sumber belajar di kelas VIII SMPIT Al-Hikmah Pangkajene dikarenakan pada mata pelajaran pendidikan karakter membutuhkan sumber belajar yang terdiri dari gambar, video, dan audio. Peneliti menggunakan pendekatan Research and Development dan dikembangkan menggunakan model 4D (Define, Design, Development, Disseminate) yang bertujuan untuk mengetahui tingkat kebutuhan, desain pengembangan, serta mendeskripsikan tingkat validitas dan kepraktisan Buku Digital Pendidikan Karakter. Pengumpulan data menggunakan wawancara tertulis dan pembuatan produk. Hasil penelitian menunjukkan buku digital Pendidikan karakter sangat dibutuhkan oleh siswa, sementara bagi guru buku digital pendidikan karakter dirasa dibutuhkan, selain itu, guru mata pelajaran melalui wawancara tertulis merasa bahwa buku digital pendidikan karakter tersebut dibutuhkan. Desain pengembangan buku digital dibuat menggunakan aplikasi CorelDraw dan Flipbook PDF Professional. Adapun hasil validasi isi berada pada kualifikasi sangat baik. Uji kepraktisan dilakukan dua sasaran pengguna yaitu tanggapan siswa memperoleh kualifikasi baik. Tanggapan guru mata pelajaran mendapat kualifikasi sangat baik. Hasil analisis tersebut dapat disimpulkan bahwa Buku Digital Pendidikan Karakter telah valid dan praktis untuk digunakan.
Kurikulum Merdeka for arabic language learning according to Piaget’s cognitive development theory
Ahmad Hidayatullah Zarkasyi;
Alin Safaraz Himam;
Rahmat Hidayat Lubis;
Sintya Kartika Prameswari;
Iffatunnisail Badriya
Inovasi Kurikulum Vol. 20 No. 2 (2023): Inovasi Kurikulum, August 2023
Publisher : Himpunan Pengembang Kurikulum Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/jik.v20i2.61359
Keberhasilan proses belajar mengajar bahasa Arab tidak lepas dari kurikulum yang telah ditetapkan serta diterapkan dengan baik. Kurikulum Merdeka khususnya dalam pembelajaran bahasa Arab merupakan kurikulum baru yang belum teruji secara implementatif setelah diluncurkannya dan diduga belum sesuai dengan tingkatan kemampuan belajar siswa. Jean Piaget telah melahirkan teori perkembangan kognitif yang komprehensif yang menjadi dasar dalam pembuatan dan pengembangan kurikulum pendidikan di dunia. Tujuan perkembangan kognitif dalam pembelajaran bahasa arab adalah untuk meningkatkan pemahaman untuk memperoleh informasi baru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesesuaian dan menganalisis relevansi kompetensi dan tujuan kurikulum Merdeka untuk pembelajaran bahasa Arab dengan teori kognitif Jean Piaget. Desain penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif analisis. Adapun metode penelitian yang digunakan adalah metode observasi dan studi literatur. Data kualitatif yang digunakan berupa kata, kalimat, wacana, teks, dan keseluruhan isi kurikulum Merdeka untuk pembelajaran bahasa Arab. Hasil analisis menunjukkan bahwa Kurikulum Merdeka untuk pembelajaran bahasa Arab mencapai hasil yang baik pada kesesuaian dan relevansinya dengan teori perkembangan kognitif Jean Piaget.
The effect of Inquiry-Based Physics E-LKPD on interests and learning outcomes of High School students in Bandar Lampung City
Erni Erni;
Herpratiwi Herpratiwi;
Handoko Handoko
Inovasi Kurikulum Vol. 20 No. 2 (2023): Inovasi Kurikulum, August 2023
Publisher : Himpunan Pengembang Kurikulum Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/jik.v20i2.61066
Hasil belajar untuk Mata Pelajaran Fisika di Kota Bandar Lampung tergolong rendah. Selain itu Mata Pelajaran Fisika juga tidak populer di kalangan peserta didik khususnya di jenjang SMA di Kota Bandar Lampung. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, maka guru perlu melakukan pembelajaran yang inovatif. Tujuan penelitian ini untuk menghasilkan E-LKPD Fisika berbasis inkuiri yang divalidasi oleh pakar dan untuk menganalisis pengaruh produk terhadap minat belajar dan hasil belajar Mata Pelajaran Fisika pada SMA di Kota Bandar Lampung. Penelitian-merupakan penelitian pengembangan dengan populasi penelitian adalah 17 SMAN di Kota Bandar Lampung. Pengambilan sampel sekolah dilakukan dengan teknik strataified random sampling, sedangkan untuk sampel peserta didik dengan probability sampling teknik propotional stratified. Pengumpulan data untuk produk dilakukan melalui wawancara, observasi, angket, validasi ahli materi, ahli desain, dan ahli media, sedangkan untuk data hasil belajar dan minat belajar bidang studi Fisika diambil dari dokumentasi serta angket. Pengaruh penggunaan E-LKPD berbasis inkuiri terbimbing dianalisis dengan t-test. Hasil penelitian menggambarkan bahwa pengembangan E-LKPD berbasis inkuiri terbimbing telah memenuhi kriteria valid dan efektif dalam pembelajaran Fisika di SMA, terutama tata surya. E-LKPD tersebut dikembangkan melalui tiga tahap, yaitu pendefinisian (define), perancangan (design), dan pengembangan (development). Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa penggunaan E-LKPD berbasis inkuiri terbimbing memiliki dampak positif dalam meningkatkan hasil belajar dan minat belajar peserta didik.
Repackaging the Indonesiana collection as a transformation of digital learning resources
Dini Suhardini;
Isma Anggini Saktiani;
Lisna Nurhalisma
Inovasi Kurikulum Vol. 20 No. 2 (2023): Inovasi Kurikulum, August 2023
Publisher : Himpunan Pengembang Kurikulum Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/jik.v20i2.61127
Koleksi menjadi unsur utama untuk memeuhi kebutuhan informasi pemustaka perpustakaan perguruan tinggi. Salah satu koleksi yang dimiliki adalah koleksi Indonesiana yaitu koleksi tentang Indonesia meliputi, budaya, seni, adat istiadat dan kesusastraan. Koleksi ini tidak hanya disajikan dalam bentuk cetak tetapi juga tampilan digital yang merupakan hasil repackaging dengan harapan bentuk digital dari koleksi Indonesiana ini dapat digunakan sebagai sumber belajar digital serta dapat mempermudah pemustaka dalam memanfaatkan informasi yang terkandung didalam koleksi tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui proses repackaging koleksi Indonesia sebagai wujud transformasi sumber belajar digital di Perpustakaan UPI. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan metode pengumpulan data melalui teknik wawancara serta studi pustaka. Kegiatan repackaging melalui alih media dari format cetak ke digital agar mudah diakses dan terhindar dari hilangnya kandungan informasi di dalamnya. Koleksi Indonesiana yang ada di Perpustakaan UPI saat ini berjumlah 2.505 judul tapi belum semua koleksinya di repackaging dalam format digital. Tahapan repackaging koleksi Indonesiana di Perpustakaan UPI meliputi kegiatan pemilihan/seleksi koleksi, penerimaan dan pengecekan, merekap data/analisis, scanning (alih format), melakukan unggah hasil scan sebagai produk. Untuk memudahkan penelusuran format digital, akses dilakukan dalam E-Lib UPI.
Development of animation video assistant teaching science courses in SD Negeri 056 Lamasariang
Purnama Purnama;
Pattaufi Pattaufi;
Nurhikmah H
Inovasi Kurikulum Vol. 20 No. 2 (2023): Inovasi Kurikulum, August 2023
Publisher : Himpunan Pengembang Kurikulum Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/jik.v20i2.61315
Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang berfokus pada pembuatan bahan ajar berupa video animasi untuk mata pelajaran IPA di SDN 056 Lamasariang. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran dengan menggunakan pendekatan visualisasi yang menarik bagi peserta didik. Penelitian ini menggunakan teknologi dan media animasi sehingga dapat meningkatkan keterlibatan peserta didik dalam proses pembelajaran, khususnya dalam mata pelajaran IPA selain itu dapat membantu peserta didik dalam memahami konsep-konsep yang kompleks dan dapat dengan mudah memahami pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan yaitu Research and Development dengan model pengembangan ADDIE yang terdiri dari 5 tahapan, yakni: analisis, desain, pengembangan, implementasi dan evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar berbasis video animasi sangat efektif di terapkan pada mata pelajaran IPA Kelas V, dilihat dari perolehan nilai hasil belajar sebelum (pretes) dan sesudah (posttes).Kesimpulannya bahwa hasil pengembangan bahan ajar berbasis video animasi memenuhi efektif digunakan dalam proses pembelajaran.
Teachers' perceptions of media literacy in Junior High School
Ahmad Fajar Fadlillah;
Mohammad Ali;
Asep Herry Hernawan;
Cepi Riyana
Inovasi Kurikulum Vol. 20 No. 2 (2023): Inovasi Kurikulum, August 2023
Publisher : Himpunan Pengembang Kurikulum Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/jik.v20i2.61704
Guru memegang peranan penting dalam keberhasilan program literasi media di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi guru saat ini terhadap kompetensi literasi media di sekolah menengah pertama di Jawa Barat, Indonesia. Metode penelitian deskriptif digunakan untuk mendeskripsikan dan merangkum data dengan menggunakan teknik statistik. Sampel berjumlah 381 responden yang diperoleh dengan menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data diperoleh dari kuesioner yang disebar melalui platform online. Hasilnya menganalisis persepsi guru saat ini mengenai pengetahuan, keterampilan, dan sikap mereka terhadap literasi media. Para guru memiliki pemahaman yang kuat tentang konsep ini, menyadari bahwa konsep ini melampaui konsep literasi tradisional yang mencakup membaca dan menulis. Keahliannya juga ditunjukkan dalam mengakses berbagai bentuk media. Namun, keterampilan media masih relatif lemah dalam bidang analisis isi dan integrasi ke dalam praktik mengajar karena guru kurang memiliki keterampilan yang diperlukan untuk secara efektif mengintegrasikan konsep ke dalam praktik mengajar mereka. Sikap yang sangat positif terhadap konsep ini, mengakui kemampuan membekali siswa dengan keterampilan abad ke-21 yang diperlukan untuk saat ini dan masa depan. Implikasi penelitian tersebut menggambarkan kondisi literasi mereka sebagai landasan dalam mengembangkan pendidikan literasi media.
The conformability of french listening skills learning materials in Frenchblabla Podcasts with the CEFR curriculum and the Kurikulum Merdeka
Nabilah Alfania Hendrayani;
Tri Indri Hardini;
Dante Darmawangsa
Inovasi Kurikulum Vol. 20 No. 2 (2023): Inovasi Kurikulum, August 2023
Publisher : Himpunan Pengembang Kurikulum Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/jik.v20i2.61298
Beragamnya kemunculan platform teknologi digital untuk pembelajaran bahasa Prancis terus meningkat, salah satunya adalah platform Podcast. Platform-platform ini memungkinkan pengguna untuk dapat belajar secara mandiri. Oleh karena itu, penelaahan materi yang disajikan dalam media tersebut menjadi penting untuk dilakukan. Penelitian ini berfokus pada analisis kesesuaian materi pada podcast Frenchblabla dengan kurikulum CEFR dan kurikulum Merdeka guna meningkatkan keterampilan menyimak bahasa Prancis untuk tingkat A1. Peneliti menggunakan metode kualitatif berupa analisis deskriptif. Dalam penelitian ini, peneliti mengidentifikasi pembelajaran bahasa perancis untuk level A1 melalui podcast Frenchblabla. Hasil penelitian menunjukan bahwa relevansi materi yang disajikan dalam podcast ini memenuhi semua indikator kompetensi tingkat pemula berbasis CEFR yang tersebar dalam episode podcast yang berbeda. Penelitian ini sampai pada kesimpulan bahwa podcast Frenchblabla menyajikan konten yang sepenuhnya sesuai dengan Standar Eropa untuk Pembelajaran Bahasa Asing (CEFR) dan juga menjawab tuntutan Kurikulum Merdeka Indonesia untuk tingkat pemula, khususnya tingkat A1-A2. Lebih lanjut, materi podcast ini sesuai dengan struktur kurikulum Merdeka untuk Tahap F. Oleh karena itu, keselarasan dan penataan materi tersebut menjadikan media podcast ini memiliki potensi besar sebagai alat bantu pembelajaran yang dapat meningkatkan keterampilan menyimak bahasa Prancis siswa.
Development of digital modules to optimize Basic Japanese online learning
Via Luviana Dewanty;
Ghaida Farisya
Inovasi Kurikulum Vol. 20 No. 2 (2023): Inovasi Kurikulum, August 2023
Publisher : Himpunan Pengembang Kurikulum Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/jik.v20i2.54108
Banyak modul pembelajaran bahasa Jepang yang telah disusun maupun dikembangkan mandiri oleh tiap jurusan atau program studi. Untuk mendapatkan pengalaman belajar bahasa Jepang baru, pemelajar memerlukan media pembelajaran yang menyajikan materi-materi menarik dan up to date, yang dapat diakses secara daring kapan saja, di mana saja. Modul digital interaktif adalah salah satu media yang dapat mewujudkan hal tersebut. Modul digital berupa ebook dapat diunduh dan diakses pemelajar melalui PC, laptop, maupun gawai masing-masing. Materi-materi dalam modul digital memiliki tautan-tautan yang terkoneksi langsung ke video-video penjelasan terkait bahasa Jepang dasar, dan di tiap chapter materi terdapat pula kuis-kuis interaktif yang dapat menguji wawasan pemelajar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah DBR (Design Based Research) model Reeves yang terdiri dari empat tahap. Tahap 1 berupa identifikasi kebutuhan materi, media, dan modul melalui wawancara. Tahap 2 adalah pembuatan dan penyusunan modul digital sesuai dengan silabus materi mata kuliah-mata kuliah bahasa Jepang dasar. Selanjutnya pada tahap 3, modul diujicobakan sebanyak dua kali pada mahasiswa yang mengontrak mata kuliah-mata kuliah bahasa Jepang level dasar. Pada tahap 4, data uji coba akan dianalisis dan kemudian akan dipaparkan apakah modul digital yang telah dikembangkan dapat digunakan dalam pembelajaran bahasa Jepang dasar. Hasil angket pada uji coba menunjukkan bahwa semua aspek penilaian mendapat respon baik dan termasuk kategori tinggi, sehingga modul dapat digunakan dalam pembelajaran daring Bahasa Jepang tingkat dasar. Meski begitu, masih perlu beberapa revisi dan penyempurnaan kembali terkait soal-soal evaluasi dan isi materi pada modul sebelum dapat benar-benar diimplementsikan dalam pembelajaran di tahun-tahun berikutnya.
Implementation of peace-love character development in elementary schools
Sendi Fauzi Giwangsa;
Bunyamin Maftuh;
Mamat Supriatna;
Ilfiandra Ilfiandra
Inovasi Kurikulum Vol. 20 No. 2 (2023): Inovasi Kurikulum, August 2023
Publisher : Himpunan Pengembang Kurikulum Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/jik.v20i2.61418
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih banyak ditemukannya kasus kekerasan di sekolah, baik itu kekerasan fisik atau verbal. Selain itu belum optimalnya upaya guru dalam mengembangkan karakter cinta damai dan nasionalisme bagi siswa sekolah dasar. Tujuan dari penelitian ini yaitu menganalisis upaya mengimplemntasikan karakter cinta damai bagi siswa sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Instrumen yang digunakan yaitu kuisioner, pedoman observasi dan wawancara. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya pengembangan karakter cinta damai bagi siswa sekolah dasar dilakukan melalui kegiatan di dalam kelas melalui pembelajaran, kegiatan di luar kelas, serta budaya sekolah. Kegiatan di dalam kelas dilakukan melalui mengintegrasikan nilai-nilai cinta damai dalam mata pelajaran melalui kegiatan belajar mengajar. Pengembangan karakter cinta damai melalui kegiatan diluar kelas dilaksanakan melalui berbagi kegiatan ekstrakulikuler seperti pramuka, paduan suara serta pencak silat. Adapun budaya sekolah yang dilakukan untuk mengembangkan budaya sekolah diantaranya yaitu keteladanan dari seluruh stakeholder sekolah, pembiasaan, kegiatan spontan dan pengkondisian.