cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
PAUD Teratai
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 29 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 2 (2019)" : 29 Documents clear
KEGIATAN MENGHIAS NASI KUNING (BENTO) DALAM MENSTIMULASI PEMENUHAN GIZI SEIMBANG PADA ANAK KELOMPOK B DI TK NEGERI PEMBINA SURABAYA RIZMA RACHMAWATI, SITI; SETYOWATI, SRI
PAUD Teratai Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : PAUD Teratai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian pada anak usia 5-6 tahun di TK Negeri Pembina Surabaya ini dilatarbelakangi oleh hasil pengamatan peneliti di lapangan bahwa 9 anak didik di TK Negeri Pembina Surabaya tidak menyukai nasi dan sayur mereka sering membawa bekal yang berisi coklat, permen, dan makanan ringan. Penyajian makanan yang kurang menarik dan terkesan biasa-biasa saja menjadikan salah satu alasan mengapa anak tidak menghabiskan makanan yang sudah dihidangkan. Tujuan dari penelitian adalah untuk memotret bagaimana pelaksanaan kegiatan menghias nasi kuning (bento) dalam menstimulasi pemenuhan gizi seimbang pada anak kelompok B di TK Negeri Pembina Surabaya. Proses penelitian dilakukan menyeluruh dari mulai perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, hingga hasil karya anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Peneliti menggunakan teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dan dokumentasi serta dilakukan uji kredibilitas menggunakan triangulasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan kegiatan menghias nasi kuning (bento) dilakukan berdasarkan perencanaan kegiatan yang telah dibuat guru sebelumnya di mana guru mempersiapkan RPPH sebelum melaksanakan kegiatan, mempersiapakan media, alat, dan bahan yang akan digunakan. Dalam setiap pelaksanaan kegiatan menghias nasi kuning guru menyediakan berbagai macam cetakan nasi dengan menyesuaikan tema pada hari itu. Proses stimulasi pemenuhan gizi seimbang pada anak melalui menghias nasi kuning (bento) juga dilakukan pada evaluasi kegiatan berupa recalling. Hasil karya yang telah diselesaikan anak pada kegiatan ini dapat langsung dinikmati oleh anak dengan catatan anak harus menghabiskan makanan yang telah dibuatnya. Kata Kunci : kegiatan menghias nasi kuning (bento), pemenuhan gizi seimbang
PENGARUH PERMAINAN TRADISIONAL GOBAK SODOR MODIFIKASI SEBUT KATA TERHADAP KEMAMPUAN MENGENAL KATA ANAK USIA 5-6 TAHUN DI SURABAYA ATINIA YAHMAN, EKA; IKA SARI RAKHMAWATI, NUR
PAUD Teratai Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : PAUD Teratai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permainan tradisional gobak sodor dimodifikasi dengan sebut kata yaitu anak bermain yang melibatkan fisik motorik kasar dengan didalamnya terdapat kegiatan menghubungkan sebuah gambar dengan kata, menyusun huruf vokal dan konsonan menjadi kata, menyebutkan kata dan membedakan makna kata. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh permainan tradisional gobak sodor modifikasi sebut kata terhadap kemampuan mengenal kata anak usia 5-6 tahun di Surabaya. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif jenis penelitian Quasi experiment dan desain penelitian nonequivalent control group design. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah anak usia 5-6 tahun di satu gugus Kecamatan Karang Pilang dan satu gugus Kecamatan Wiyung Kota Surabaya. Sampel dalam penelitian ini adalah anak usia 5-6 tahun di TK Al-Hikmah Kebraon Surabaya berjumlah 40 anak dan TK Istiqomah Balas Klumprik Surabaya berjumlah 35 anak. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes, observasi, validasi dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam uji validitas dan reliabilitas, uji normalitas dan uji hipotesis Mann Whitney dengan mengguakan perangkat lunak SPSS 23.0. Hasil penelitian ini pada uji validitas pretest posttest pada kelompok eksperimen dan kelompok kontrol memeroleh nilai sig. < 0,05, sehingga butir-butir indikator dinyatakan valid. Pada uji normalitas memeroleh nilai signifikan data posttest kontrol dan posttest eksperimen < 0,05 diputuskan untuk menolak Ho, sehingga data tidak berdistribusi normal. Pengujian normalitas data tidak berdistribusi normal, maka menggunakan statistik Mann-Whitney untuk menguji hipotesis. Hasil pengujian Mann Whitney diperoleh nilai sig. < 0,05 sehingga menolak Ho. Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa ada pengaruh yang signifikan permainan tradisional gobak sodor modifikasi sebut kata terhadap kemampuan mengenal kata anak usia 5-6 tahun di Surabaya. Kata Kunci: permainan tradisional, gobak sodor modifikasi sebut kata, kemampuan mengenal kata.
PENGEMBANGAN MEDIA DAKON GEOMETRI UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL BENTUK GEOMETRI ANAK USIA 4-5 TAHUN ASMAUL CHUSNA, LAILATUL; AGUSTIN NINGRUM, MALLEVI
PAUD Teratai Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : PAUD Teratai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pengenalan bentuk geometri merupakan salah satu sub yang termasuk dalam pembelajaran matematika. Maka perlunya pengenalan bentuk geometri untuk diajaran kepada anak usia dini, karena menjadi salah satu bekal dalam pembelajaran matematika untuk pendidikan selanjutnya. Pengembangan media dakon geometri merupakan salah satu media yang mampu membantu mengenal bentuk geometri (lingkaran, segitiga, dan segi empat) anak usia 4-5 tahun. Metode penelitian menggunakan Research and Development Borg & Gall. Desain penelitian menggunakan quasi experimental desaign jenis nonequivalent control group design. Penelitian dilakukan di TK Bina Tunas Bangsa sebagai uji kelayakan dengan jumlah 2 anak, 5 anak, dan TK Hidayatullah sebagai uji kelayakan dan keefektifan media dengan jumlah 10 anak. Hasil uji validasi ahli materi dan ahli media memperoleh nilai 100%. Hasil uji coba produk memperoleh 75 % dan 76,87% dengan saran dari guru berupa cara penggunaan yang awalnya lubang kecil berisi biji bentuk geometri beda-beda dengan saran menjadi lubang kecil berisi biji bentuk geometri dikelompokkan sesuai dengan warna dan bentuk dan pemberian tanda panah serta start di media. Hasil uji coba kelompok besar menyatakan bahwa media dakon geometri sudah layak digunakan dan tidak mendapat saran. Hasil uji keefektifan yang dilakukan di TK Hidayatullah pada kelas kontrol dan eksperimen yaitu memperoleh hasil nilai rata-rata kenaikan selisih posttest - pretest pada data kelompok eksperimen sebesar 4,6 sedangkan pada data kelompok kontrol sebesar 3,4 sehingga dapat disimpulkan bahwa media dakon geometri layak dan efektif digunakan dalam kegiatan pembelajaran pengenalan bentuk geometri pada anak usia 4-5 tahun. Kata Kunci: pengenalan bentuk geometri, media dakon geometri
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN SENTRA SENI TERHADAP KEMAMPUAN MOTORIK HALUS ANAK KELOMPOK B TK TARBIYATUL WATHON DUKUHTUNGGAL GLAGAH LAMONGAN AGUSTINAH, MAULIDA; SUDARTO, ZAINI
PAUD Teratai Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : PAUD Teratai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian Quasy Eksperimental jenis non equivalent control group design yang terdapat kelompok yang diberi pre-test, treatment, dan post-test. Selain itu teknik pengumpulan data menggunakan observasi dengan teknik non participant.Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Mann Whithney U-Test yang menunjukkan hasil Uhitung < Utabel yakni 12<31, dengan demikian hipotesis alternative (Ha) diterima dan hipotesis nihil (Ho) ditolak. Hal tersebut membuktikan bahwa adanya penerapan model pembelajaran sentra seni terhadap kemampuan motorik halus anak kelompok B TK Tarbiyatul Wathon Dukuhtunggal Glagah Lamongan, sehingga kemampuan motorik halus anak kelompok B TK Tarbiyatul Wathon menjadi lebih baik lagi dari sebelumnya. Kata kunci : model pembelajaran sentra seni, kemampuan motorik halus
STUDI DESKRIPTIF PEMAHAMAN ORANGTUA TENTANG CARA PEMBERIAN PENGGUNAAN GADGET PADA PERKEMBANGAN SOSIAL EMOSIONAL ANAK NURAINI, ROHMAH; , MASUDAH
PAUD Teratai Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : PAUD Teratai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemajuan teknologi semakin hari berkembang sangat pesat sesuai dengan perkembangan zaman. Perkembangan teknologi pada zaman sekarang sangat merubah pola pikir manusia menjadi pola pikir serba instan, salah satu bentuk perkembangan teknologi pada saat ini yang beredar dimasyarakat adalahgadget. Gadget merupakan benda yang berisi aneka aplikasi yang telah terkenal dikalangan orangtua maupun benda yang menjadi sahabat yang dekat dengan anak. Penggunaan gadget tidak hanya digunakan oleh orang dewasa melainkan anak-anak juga menggunakan untuk bermain game dan melihat youtobe. Peraturan penggunaan gadget sangat penting untuk diberikan kepada anak agar anak dalam menggunakan gadget dapat terkontrol. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan pemahaman orang tua tentang cara pemberian peraturan penggunaan gadget pada perkembangan sosial emosional anak dan mengetahui dampak gadget pada perkembangan sosial emosional anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif deskriptif, teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi partisipasi pasif, wawancara pada orangtua, dokumentasi menggunakan dokumentasi foto. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yaitu data reduction, data display, dan conclusion drawing. Hasil dari penelitian ini adalah pemahaman orangtua tentang cara pemberian peraturan penggunaan gadget kepada anak : 1. Orangtua belum memberikan kesepakatan kepada anak tentang peraturan penggunaan penggunaan gadget, 2. Dalam waktu jam istirahat anak lebih menghabiskan waktu bermain gadget daripada bermain dengan teman-temanya, 3. Dalam penelitian ini anak menggunakan gadget tanpa adanya kesepekatan atau peraturan dalam penggunaan gadget. Dampak gadget pada perkembangan sosial emosional yaitu : 1. Anak tidak dapat bersosialisasi dengan teman sebaya, 2. Anak menjadi kecanduan gadget, 3. Anak lebih suka menyendiri karena saat bermain gadget anak lebih asyik bermain dengan gadget daripada bermain dengan temanya. Hal ini pemahaman orangtua tentang pemberian peraturan penggunaan gadget sangat perlu untuk diberikan kepada anak agar tidak menjadi dampak pada perkembangan sosial emosional pada interaksi sosial anak. Kata Kunci : Gadget, Pemberian Peraturan, Anak usia Dini
PENGARUH MEDIA MATCH ME (GANTUNG AKU) TERHADAP KEMAMPUAN KOGNITIF MENGENAL POLA PADA KELOMPOK A TK KEMALA BHAYANGKARI PONOROGO AYU WULANDARI, NATALINA; FITRI, RUQOYYAH
PAUD Teratai Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : PAUD Teratai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan hasil observasi diketahui bahwa guru mengajarkan matematika hanya dengan mengenalkan lambang bilangan. Sedangkan ketika belajar lambang bilangan anak harus mampu mengenal bentuk angka. Untuk mengenal bentuk angka harus mengenal konsep pola terlebih dahulu. Kemampuan mengenal konsep pola merupakan tahapan awal pembelajaran matematika yang sangat penting bagi kemampuan kognitif anak dimasa yang akan datang. Maka dari itu, perlu adanya media yang menarik, salah satunya dengan menggunakan media Match Me (Gantung Aku). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh media Match Me (Gantung Aku) terhadap kemampuan kognitif mengenal pola pada kelompok A TK Kemala Bhayangkari Ponorogo. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian Quasi Experimental Design dengan rancangan Non Equivalent control group design. Subjek penelitian berjumlah masing-masing 17 anak pada kelas eksperimen dan kelas kontrol. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi. Penelitian ini menggunakan interrater reliability dengan uji konsistensi Cohen?s Kappa. Teknik analisis data menggunakan Paired Sample T Test. Jika nilai signifikansi atau Sig (2-tailed) < dari 0,05 maka hipotesis atau Ha diterima dan Ho ditolak. Sebaliknya jika nilai signifikansi signifikansi atau Sig (2-tailed) > dari 0,05 maka hipotesis atau Ha ditolak dan Ho diterima. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak belajar melalui trial and error agar mampu mencapai tingkat perkembangan yang lebih baik. Berdasarkan hasil uji hipotesis menunjukkan nilai Sig (2-tailed) yaitu sebesar 0,000 < 0,05 maka sesuai dengan dasar pengambilan keputusan uji Paired Sample T Test dapat disimpulkan bahwa media Match Me (Gantung Aku) berpengaruh terhadap kemampuan kognitif mengenal pola pada kelompok A TK Kemala Bhayangkari Ponorogo.
DAMPAK POSITIF TOILET TRAINING PADA NILAI AGAMA ISLAM DAN MORAL DI KELOMPOK A TKIT AL IBRA GRESIK MEISANTI, ELISA; KHOTIMAH, NURUL
PAUD Teratai Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : PAUD Teratai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan yang sering terjadi pada anak usia dini yaitu anak mengalami kesusahan dalam mengontrol toilet trainig, sehingga hal ini berakibat anak masih mengompol sampai usia dini. Oleh karena itu, perlu adanya pelaksanaan toilet training pada anak. Pelaksanaan toilet training bertujuan supaya anak dapat mengontrol kebutuhan buang air kecil dan buang air besar. Jika pelaksanaan toilet training diberikan secara benar dan optimal akan memberikan dampak positif, khususnya dampak positif toilet training pada nilai agama Islam dan moral pada anak usia dini.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang dampak positif pelaksanaan toilet training pada nilai agama Islam dan moral di kelompok A di TKIT AL Ibrah Gresik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualtitatif deskriptif. Penelitian ini menggunakan subjek penelitian dari dua anak kelompok A di TKIT AL Ibrah. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dengan menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan yaitu model Miles dan Huberman mulai pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan verifikasi. Hasil penelitian dalam penelitian ini menunjukkan pelaksanaan program toilet training di kelompok A TKIT AL Ibrah yaitu toilet training berdampak positif pada nilai agama Islam dan moral di kelompok A antara lain: tujuan dari toilet training tercapai, dapat menuntaskan aspek perkembangan pada anak seperti perkembangan nilai agama Islam dan moral, anak dapat melakukan toilet training sesuai adab ajaran agama Islam dan mandiri, anak dapat membedakan bagian najis dan suci, anak mengetahui batasan aurat, anak dapat mengontrol kebutuhan dalam buang air, anak dapat membiasakan berprilaku yang baik, serta anak dapat menjaga kebersihan dirinya dan lingkungan. Adapun rekomendasi dalam penelitian ini yaitu guru dan orang tua diharapkan dapat lebih lagi meningkatkan perannya dalam toilet training, karena guru dan orang tua mempunyai peranan yang sangat besar dalam mendukung aspek perkembangan anak. Kata Kunci : toilet training, nilai agama islam, moral anak.
PENGEMBANGAN ALAT PERMAINAN EDUKATIF (APE) PRISMA ANGKA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOGNITIF ANAK USIA 4-5 TAHUN OKDIANTARI, ERNI; KOMALASARI, DEWI
PAUD Teratai Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : PAUD Teratai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya variasi media pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan kognitif khususnya mengenal lambang bilangan. Dengan demikian, dikembangkan APE prisma angka, dengan mendeskripsikan kemampuan mengenal lambang bilangan dari indikator mengurutkan lambang bilangan 1-10, memasangkan lambang bilangan 1-10 sesuai dengan jumlah benda dan mencocokan jumlah benda yang sama dengan lambang bilangan 1-10. Penelitian ini merupakan Research and Development (R&D) menggunakan model pengembangan Borg & Gall dengan uji validasi produk diperoleh hasil nilai rata-rata 95% dari ahli materi dan nilai rata-rata 90% dari ahli media. Sedangkan uji produk dilakukan di lima lemabaga dengan mendapatkan hasil data menggunakan uji normalitas lilifers yang diperoleh data berdistribusi tidak normal sehingga dilanjutkan menggunakan uji wilcoxon. TK A diperoleh data thitung < ttabel (0<65), TK B diperoleh data thitung (-9,626) < ttabel (-2,533) atau sig. (0,000) < ? (0,05), TK C diperoleh data thitung < ttabel (0<25), TK D diperoleh data thitung < ttabel (0<73) dan TK E diperoleh data thitung < ttabel (0<10). Pengambilan keputusan adalah Ho ditolak Ha diterima. Kesimpulannya adalah bahwa alat permaianan edukatif prisma angka dapat meningkatkan kemampuan kognitif anak khususnya mengenal lambang bilangan pada anak usia 4-5 tahun. Kata kunci: alat permainan edukatif, kemampuan lambang bilanganAbstract This research is motivated by the lack of variations in learning media to improve cognitive abilities, especially knowing the symbol of numbers. Thus, APE prism numbers are developed, describing the ability to recognize the number symbol of the indicator sort numbers 1-10, pairing symbols 1-10 according to the number of objects and matching the number of objects that are the same as symbols 1-10. This research is Research and Development (R & D) using the development model of Borg & Gall with product validation test, the results obtained an average value of 95% of material experts and an average value of 90% of media experts. While the product test was carried out in five lemabaga by getting the results of the data using the normality lilifers test which obtained abnormal distribution data so that it continued using the Wilcoxon test. TK A obtained data tcount <ttable (0 <65), TK B diperoleh data thitung (-9,626) < ttabel (-2,533) atau sig. (0,000) < ? (0,05), TK C obtained data tcount <ttable (0 <25), TK D data tcount <ttable (0 <73) and TK E obtained data tcount <ttable ( 0 <10). Decision making is Ho refused Ha accepted. The conclusion is that prism numerical educational equipment can improve childrens cognitive abilities, especially recognizing the symbol of numbers in children age 4-5years. Keywords: educational game tools, number symbol abilities
PENGEMBANGAN MEDIA PANDA PINTAR UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL KONSEP WARNA PRIMER ANAK USIA 4-5 TAHUN PURNAMASARI, RIZKA; AGUSTIN NINGRUM, MALLEVI
PAUD Teratai Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : PAUD Teratai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Anak usia dini merupakan masa keemasan (the golden age), anak usia dini memiliki karakterisrik yang berbeda-beda namun sekaligus periode yang sangat kritis dalam setiap tahap perkembangannya. Tujuan dari penelitian ini yakni untuk mendeskripsikan dan menganalisis desain pengembangan media panda pintar, dari kelayakan serta keefektifan media panda pintar. Pengembangan media pintar ini dirancang berdasarkan prinsip media pembelajaran PAUD yang menarik dan menyenangkan. Metode penelitian menggunakan jenis penelitian Research and Development Borg and Gall. Prosedur penelitian yang digunakan menggunakan langkah-langkah prosedur penelitian dari Borg and Gall. Penelitian ini menggunakan desain uji coba one group pretest posttest. Uji coba dilakukan di lembaga TK Islam Terpadu Nada Ashobah dengan jumlah subjek uji coba 22 anak . Hasil uji validasi produk dengan ahli materi dan ahli media, diperoleh hasil nilai rata-rata 83% dari ahli materi dan nilai rata-rata 100% dari ahli media. Data uji normalitas menggunakan uji kolmogorov smirnov spss 16. Hasil dari uji normalitas kolmogorov smirnov diperoleh data berdistribusi tidak normal sehingga dilanjutkan dengan menggunakan uji wilcoxon. TK Islam Terpadu Nada Ashobah setelah dihitung menggunakan uji wilcoxon diperoleh data ?h????? < ?????? (0<65). Simpulannya adalah bahwa media panda pintar layak dan efektif digunakan untuk meningkatkan kemampuan mengenal konsep warna primer anak usia 4-5 tahun. Kata Kunci: konsep warna primer, media panda pintar
PENERAPAN PEMBELAJARAN FISIK MOTORIK KASAR KELOMPOK A TK AISYIYAH BUSTANUL ATHFAL VIII KEBALANDONO BABAT LAMONGAN NUR QOYYIMAH, AINI; CAHYA MAULIDIYAH, EKA
PAUD Teratai Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : PAUD Teratai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK PENERAPAN PEMBELAJARAN FISIK MOTORIK KASAR KELOMPOK A TK AISYIYAH BUSTANUL ATHFAL VIII KEBALANDONO BABAT LAMONGAN Nama : Aini Nur Qoyyimah NIM : 15010684063 Program Studi : S1 Jurusan : S1 Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini Fakultas : Ilmu Pendidikan Nama Lembaga : Universitas Negeri Surabaya Pembimbing : Eka Cahya Maulidiyah, S.Pd., M.Pd Perkembangan fisik motorik kasar merupakan salah satu aspek perkembangan yang sangat penting bagi perkembangan aspek yang lain. Kenyataan di lapangan tidak semua lembaga di pendidikan anak usia dini menerapkan pembelajaran motorik kasar setiap hari. Permasalahan inilah yang menjadi dasar penelitian untuk mengetahui penerapan pembelajaran fisik motorik kasar yang dilakukan di TK Aisyiyah Bustanul Athfal VIII Kebalandono. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan penerapan pembelajaran fisik motorik kasar yang ada di TK Aisyiyah Bustanul Athfal VIII Kebalandono. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian ini adalah guru wali kelas kelompok A TK Aisyiyah Bustanul Athfal VIII Kebalandono. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan model Miles and Huberman, yakni reduksi data, display data, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan proses penerapan pembelajaran fisik motorik kasar yang dilakukan memiliki tiga tahap, yakni perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi pembelajaran fisik motorik kasar. Pertama, perencanaan dalam pembelajaran motorik kasar meliputi pembuatan perangkat pembelajaran yang meliputi Program Semester (Prosem), Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Mingguan (RPPM), dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Harian (RPPH). Kedua, pelaksanaan dalam pembelajaran motorik kasar dilakukan melalui kegiatan pembiasaan yang dilakukan yaitu melalui kegiatan bermain terpimpin dan senam pagi. Kegiatan motorik kasar dilakukan setiap hari dengan durasi waktu kurang lebih 25 menit. Ketiga, evaluasi dalam pembelajaran motorik kasar dilakukan guru dengan memberikan penilaian kepada anak menggunakan dua teknik penilaian, yaitu observasi dan unjuk kerja. Keseluruhan proses pembelajaran motorik kasar yang dilakukan melalui beberapa tahap, dapat menghasilkan kemampuan motorik kasar anak berkembang dengan optimal sesuai dengan standart tentang tingkat pencapaian perkembangan anak. Kata Kunci : program pembelajaran, fisik motorik kasar

Page 1 of 3 | Total Record : 29