cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
PAUD Teratai
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 411 Documents
MENINGKATKAN MOTORIK HALUS ANAK MELALUI KEGIATAN COOKING (MEMASAK) DI KELOMPOK A1 TK AL-FITROH SURABAYA Freeanti Noor Jannah, Fitri
PAUD Teratai Vol 6, No 3 (2017): Vol 6 No 3 Edisi Yudisum Sep 2017
Publisher : PAUD Teratai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian action research ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan motorik halus melalui kegiatan memasak. Subjek penelitian ini adalah anak kelompok A1 di TK Al-Fitroh Surabaya dengan jumlah 22 anak terdiri dari 11 anak laki-laki dan 11 anak perempuan. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan motorik halus anak melalui kegiatan memasak diantaranya kemampuan anak meremas adonan pada siklus I sebesar 63,6% meningkat pada siklus II menjadi 88,3%, kemampuan anak menggulung adonan pada siklus I sebesar 63,7% meningkat pada siklus II menjadi 90,9%, dan kemampuan anak menekan/mencetak adonan pada siklus I sebesar 63,7% meningkat pada siklus II menjadi 90,9%. Dari uraian diatas, maka dapat disimpulkan bahwa kegiatan memasak dapat meningkatkan kemampuan motorik halus pada anak kelompok A1 di TK Al-Fitroh Surabaya. Kata Kunci: Motorik halus, Memasak.   Abstract This classroom action research aim is to improve child fine motor skills with cooking activity. Subject of this study is A1 group with 22 children in TK Al-Fitroh Surabaya, consisting of 11 boys and 11 girls. Data in this study is collected through observation and documentation from activities of children in the learning process. This data is analyzed using descriptive statistics. Result of the study showed an increased ability in fine motor skills by cooking activity such as the ability of children to squeez the dough in the first cycle reached 63,6% and increased second cycle by 88,3%. The ability of children to roll the dough in the first cycle reached 63,7%, and increased second cycle by 90,9%. And The ability of children to mold the dough in the first cycle reached 63,7%, and increased second cycle by 90,9%. According to the description above, it can be concluded that cooking activity can increase child fine motor skills for A1 group  at TK  Al-Fitroh  Surabaya. Keywords: Fine motor skills, Cooking.
PENGARUH KEGIATAN KOLASE GEOMETRI TERHADAP KEMAMPUAN MOTORIK HALUS PADA ANAK KELOMPOK A DI TK DHARMA WANITA PERSATUAN WRINGINANOM GRESIK Marita Fitrianti, Dinnar
PAUD Teratai Vol 6, No 3 (2017): Vol 6 No 3 Edisi Yudisum Sep 2017
Publisher : PAUD Teratai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian Pre Eksperimental Design ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kegiatan kolase geometri terhadap kemampuan motorik halus pada anak kelompok A di TK Dharma Wanita Persatuan Wringinanom Gresik. Populasi penelitian adalah anak usia 4-5 tahun di TK Dharma Wanita Persatuan Wringinanom Gresik dengan sampel 20 anak kelompok A. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data penelitian ini menggunakan Wilcoxon Matched Pairs Test dengan rumus Thitung < Ttabel . JikaThitung lebih kecil dari Ttabel, maka Ho ditolak dan Ha diterima. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh Thitung = 0 dan Ttabel untuk N=20 dengan taraf signifikan 5% sebesar 52, maka (0 <52). Data tersebut menunjukkan Ho ditolak dan Ha diterima. Jadi dapat disimpulkan bahwa kegiatan kolase geometri berpengaruh terhadap kemampuan motorik halus pada anak kelompok A TK Dharma Wanita Persatuan Wringinanom Gresik. Kata Kunci: Kegiatan Kolase Geometri, Kemampuan Motorik Halus.    Abstract Research Pre Experimental Design aims to determine the effect of geometry collage activity on fine motor skills in children group A in kindergarten Dharma Wanita Persatuan Wringinanom Gresik. The study population is children aged 4-5 years in kindergarten Dharma Wanita Persatuan Wringinanom Gresik with sample of 20 children of group A. Technique of collecting data using observation and documentation. The data analysis technique used Wilcoxon Matched Pairs Test with Thitung <Ttabel formula. If Count is smaller than Ttable, then Ho is rejected and Ha accepted. Based on result of data analysis obtained Thitung = 0 and T table for N = 20 with 5% significant level equal to 52, hence (0 <52). The data shows Ho rejected and Ha accepted. So it can be concluded that the geometry collage activity has an effect on the fine motor ability in the child group A TK Dharma Wanita Persatuan Wringinanom Gresik.  Keywords: Geometry Collage Activity, Fine motor skills.
PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN INKUIRI TERHADAP KEMAMPUAN SAINS MENGENAL HUBUNGAN SEBAB AKIBAT PADA ANAK KELOMPOK B-TK DI TK-SD SATU ATAP KEDUNGREJO TANJUNGANOM NGANJUK Devitasari, Reni
PAUD Teratai Vol 6, No 3 (2017): Vol 6 No 3 Edisi Yudisum Sep 2017
Publisher : PAUD Teratai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian kuantitatif dengan Pre-Experimental Design ini bertujuan untuk mengkaji ada atau tidaknya pengaruh strategi pembelajaran inkuiri terhadap kemampuan sains mengenal hubungan sebab akibat pada anak kelompok B-TK di TK-SD Satu Atap Kedungrejo Tanjunganom Nganjuk. Populasi penelitian ini adalah anak kelompok B di TK-SD Satu Atap Kedungrejo Tanjunganom Nganjuk dengan sampel 20 anak kelompok B.Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan tes. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan Wilcoxon Match Pair Test dengan rumus Thitung<Ttabel dan menggunakan taraf signifikan 5%. Jika Thitung<Ttabel, maka Ho ditolak dan Ha diterima. Hasil analisis data diperoleh Thitung=0 dan Ttabel untuk N=20 dengan taraf signifikan 5% adalah senilai 52, maka 0<52. Berdasarkan hasil analisis data tersebut, maka Ho ditolak dan Ha diterima. Jadi dapat disimpulkan bahwa strategi pembelajaran inkuiri memberikan pengaruh terhadap kemampuan sains mengenal hubungan sebab akibat pada anak kelompok B-TK di TK-SD Satu Atap Kedungrejo Tanjunganom Nganjuk. Kata Kunci: strategi pembelajaran inkuiri, kemampuan sains   Abstract This quantitative research with Pre-Experimental Design aims to review wheter there is effect of inquiry learning strategy to the science ability to know about causal reasoning of children goup B in TK-SD Satu Atap Kedungrejo, Tanjunganom, Nganjuk. The population on this research  is children group B in TK-SD Satu Atap Kedungrejo, Tanjunganom, Nganjuk. Subjects in this study are 20 children drom group B in TK-SD Satu Atap Kedungrejo, Tanjunganom, Nganjuk. The technique of collecting data in this research is using observation and test. Data analysis technique in this research is using nonparametric statistic with Wilcoxon Match Pair Test with formula Thitung<Ttabel and with using the significant level 5% which is 52, thus 0<52. From the result of data analysis, it can be concluded that H0 is rejected and Ha is accepted. So, it can be concluded that inquiry learning strategy gives effect to science ability to know about causal reasoning of children goup B in TK-SD Satu Atap Kedungrejo, Tanjunganom, Nganjuk.  Keywords: inquiry learning strategy, science ability
PENGARUH KEGIATAN BERMAIN PERAN TERHADAP KEMAMPUAN BERBICARA ANAK KELOMPOK B RA MUSLIMAT NU 079 TARBIYATUS SHIBYAN PETUNG PANCENG GRESIK DIAN SARI, MAZIDAH
PAUD Teratai Vol 6, No 3 (2017): Vol 6 No 3 Edisi Yudisum Sep 2017
Publisher : PAUD Teratai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian Pre-Experimental Design ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kegiatan bermain peran terhadap kemampuan berbicara anak kelompok B RA Muslimat NU 079 Tarbiyatus Shibyan Petung Panceng Gresik. Subjek dalam penelitian ini adalah kelompok B RA Muslimat NU 079 Tarbiyatus Shibyan Petung Panceng Gresik yaitu 20 anak. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan uji Wilcoxon Match Pairs Test dengan rumus Thitung<Ttabel dan dilihat dari taraf signifikan α (0,05). Jika Thitung<Ttabel, maka Ho ditolak dan Ha diterima. Berdasarkan pengolahan data diperoleh Thitung (0)<Ttabel (52), maka Ho ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa kegiatan bermain peran berpengaruh terhadap kemampuan berbicara anak kelompok B RA Muslimat NU 079 Tarbiyatus Shibyan Petung Panceng Gresik. Kata Kunci: Kegiatan Bermain Peran, Kemampuan Berbicara. Abstract Pre-experimental design this study aims to determine whether there is influence of the role play activity on childrens speaking ability in group B in kindergarten Muslimat NU 079 Tarbiyatus Shibyan Petung Panceng Gresik. Subjects in this study were group B in kindergarten Muslimat NU 079 Tarbiyatus Shibyan Petung Panceng Gresik, which were 20 children. Data collection techniques used are observation and documentation. Data were analyzed using the Wilcoxon Match Pairs Test, with the formula Tcount <T tables and views of significant level α (0.05). If count is Tcount <T tables , then Hois rejected and Ha accepted. Based on the obtained data processing Tcount (0)<T table (52), then Ho is rejected and Ha accepted. Thus it can be concluded that the role play activity on childrens speaking ability in group B in kindergarten Muslimat NU 079 Tarbiyatus Shibyan Petung Panceng Gresik.  Keywords: Role Play Activity, Speaking Ability.
PENGARUH KEGIATAN MOZAIK TERHADAP KEMAMPUAN KETERAMPILAN MOTORIK HALUS PADA ANAK KELOMPOK B DI TK AISYIYAH BUSTANUL ATHFAL 3 SURABAYA ISTIQOMAH, LAILATUL
PAUD Teratai Vol 6, No 3 (2017): Vol 6 No 3 Edisi Yudisum Sep 2017
Publisher : PAUD Teratai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian pre-eperimental design ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kegiatan mozaik terhadap kemampuan keterampilan motorik halus anak kelompok B TK Aisyiyah Bustanul Athfal 3 Surabaya. Subyek penelitian berjumlah 23 anak. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan statistic non-parametris dengan menggunakan rumus Wilcoxon Match Pairs Test dengan rumus Thitung<Ttabel, dan menggunakan taraf signifikan 5% .  Jika Thitung lebih kecil daripada Ttabel, maka Ho ditolak Ha diterima. Berdasarkan hasil pengolahan data diperoleh Thitung = 0 dan Ttabel untuk N=23 dengan taraf signifikan 5% diperoleh sebesar 73, maka 0<73. Dengan demikian maka Ho ditolak dan Ha diterima. Jadi dapat disimpulkan bahwa kegiatan mozaik halus berpengaruh terhadap kemampuan motorik halus pada anak kelompok B di TK Aisyiyah Bustanul Athfal 3 Surabaya. Kata kunci :kegiatan mozaik, motorik halus Abstract The purpose in this pre-eperimental design research is to prove whether mosaic activity has an effect on the fine motor skills o group B children in TK Aisyiyah Bustanul Athfal 3 Surabaya. The research subjects were 23 children. Technique of collecting data using observation and documentation. Technique of data analysis of this research use Wilcoxon Match Pairs Test with formula T counted < T table, and signifikan level 5%. If the T counted smaller then T table, Ho is rejected and Ha accepted. The result of data analysis shows that T counted = 0, while T table with N=23 obtained of 73, then 0 < 73. Therefore, than Ho is rejected and Ha accepted. So, it can be concluded that activity mosaic influential on the ability to fine motoric in group B TK Aisyiyah Bustanul Athfal 3 Surabaya. Keywords: Mosaic activity, fine motoric 
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA CLOCK SHAPE TERHADAP KEMAMPUAN MENGENAL KONSEP BENTUK GEOMETRI ANAK KELOMPOK B DI TK PGRI 1 NGROWO KABUPATEN MOJOKERTO AYU CHORINA, INDIRA
PAUD Teratai Vol 6, No 3 (2017): Vol 6 No 3 Edisi Yudisum Sep 2017
Publisher : PAUD Teratai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian Pre Eksperimental Design ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media clock shape terhadap kemampuan mengenal konsep bentuk geometri anak kelompok B di TK PGRI 1 Ngrowo Kabupaten Mojokerto. Populasi penelitian adalah anak usia 5-6 tahun di TK PGRI 1 Ngrowo Kabupaten Mojokerto dengan subjek 14 anak kelompok B. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data penelitian ini menggunakan Wilcoxon Matched Pairs Test dengan rumus Thitung < Ttabel. JikaThitung lebih kecil dari Ttabel, maka Ho ditolak dan Ha diterima. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh Thitung = 0 dan Ttabel untuk N=14 dengan taraf signifikan 5% sebesar 21, maka (0 <21). Data tersebut menunjukkan Ho ditolak dan Ha diterima. Jadi dapat disimpulkan bahwa penggunaan media clock shape berpengaruh terhadap kemampuan mengenal konsep bentuk geometri anak kelompok B di TK PGRI 1 Ngrowo Kabupaten Mojokerto. Kata Kunci: Media Clock Shape, Bentuk Geometri.                                                                                                            Abstract Research Pre Experimental Design aims to determine the effect of the use of clock shape media on the ability to recognize the concept of geometric shape of group B children in TK PGRI 1 Ngrowo Mojokerto regency. The study population is children aged 5-6 years in kindergarten PGRI 1 Ngrowo Mojokerto Regency with sample of 14 children of group B. Technique of collecting data using observation and documentation. The data analysis technique used Wilcoxon Matched Pairs Test with Thitung <Ttabel formula. If Count is smaller than Ttable, then Ho is rejected and Ha accepted. Based on result of data analysis obtained Thitung = 0 and Ttable for N = 14 with 5% significant level equal to 21, hence (0 <21). The data shows Ho rejected and Ha accepted. So it can be concluded that the use of clock shape media effect on the ability to recognize the concept of geometric shape of group B children in TK PGRI 1 Ngrowo Mojokerto regency.   Keywords: Clock Shape Media, Geometry shape. 
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL KONSEP BILANGAN MELALUI BERMAIN PERAN PADA USIA 4-5 TAHUN SUNARMI,
PAUD Teratai Vol 6, No 3 (2017): Vol 6 No 3 Edisi Yudisum Sep 2017
Publisher : PAUD Teratai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak        Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk  mendeskripsikan peningkatan kemampuan mengenal konsep bilangan 1-10 melalui bermain peran. Subjek penelitian adalah anak  usia 4-5 tahun  di TK Al Fiya dengan jumlah 20 anak yang terdiri dari 10 anak laki-laki dan 10 anak perempuan. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan pada siklus I hasil persentase aktifitas guru 37,5 % kemudian pada siklus II meningkat menjadi 87,5 %. Aktivitas anak pada siklus I sebesar 31,25 % meningkat menjadi 81,25% pada siklus II. Nilai rata-rata kemampuan mengenal konsep bilangan anak usia 4-5 tahun pada siklus I memperoleh persentase sebesar 37,5%  dan siklus II meningkat menjadi 75 %. Berdasarkan  uraian di atas maka dapat disimpulkan bahwa melalui bermain peran pada usia 4-5 tahun mampu meningkatkan kemampuan mengenal konsep bilangan 1-10.          Kata Kunci : Konsep Bilangan, Bermain peran.   Abstract         This classroom action research aims to describe the improvement of the ability to recognize the concept of 1-10 through role play. Research subjects were children aged 4-5 years in kindergarten Al-Fiya with the number of 20 children consisting of 10 boys and 10 girls. Data collection techniques used in this study are observation and documentation. Data analysis techniques in this study using descriptive statistical analysis. The results of this study indicate that in cycle I the percentage of teacher activity 37.5% then in cycle II increased to 87.5%. Activity of children in cycle I of 31.25% increased to 81.25% in cycle II. The average value of ability to recognize the concept of the number of children aged 4-5 years in the first cycle I get a percentage of 37.5% and cycle II increased to 75%. Based on the above description it can be concluded that through role play at the age of 4-5 years can improve the ability to recognize the concept of numbers 1-10.           Keywords: Concept of Numbers, Role Playing.   
PENGARUH MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAP KEMAMPUAN MENYIMAK ANAK KELOMPOK B DI TK DHARMA WANITA NGARJO MOJOANYAR MOJOKERTO AVIANTI, WINA
PAUD Teratai Vol 6, No 3 (2017): Vol 6 No 3 Edisi Yudisum Sep 2017
Publisher : PAUD Teratai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian Pre Eksperimental Design ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media audio visual terhadap kemampuan menyimak anak kelompok B di TK Dharma Wanita Ngarjo Mojoanyar Mojokerto. Populasi penelitian adalah seluruh anak kelompok B di TK Dharma Wanita Ngarjo Mojoanyar Mojokerto dengan subjek 13 anak. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data penelitian ini menggunakan Wilcoxon Matched Pairs Test dengan rumus Thitung < Ttabel. JikaThitung lebih kecil dari Ttabel, maka Ho ditolak dan Ha diterima. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh Thitung = 0 dan Ttabel untuk N=13 dengan taraf signifikan 5% sebesar 17, maka (0 <17). Data tersebut menunjukkan Ho ditolak dan Ha diterima. Jadi dapat disimpulkan bahwa penggunaan media audio visual berpengaruh terhadap kemampuan menyimak anak kelompok B di TK Dharma Wanita Ngarjo Mojoanyar Mojokerto. Kata Kunci: Media Audio Visual, Menyimak. Abstract Research Pre Experimental Design aims to determine the influence of audio visual media on the ability to listen to children group B in kindergarten Dharma Wanita Ngarjo Mojoanyar Mojokerto. The study population is all children of group B in kindergarten Dharma Wanita Ngarjo Mojoanyar Mojokerto with subject of 13 children. Techniques of data collection using observation and documentation. The data analysis technique used Wilcoxon Matched Pairs Test with Thitung <Ttabel formula. If Count is smaller than Ttable, then Ho is rejected and Ha accepted. Based on data analysis result obtained Thitung = 0 and T table for N = 13 with 5% significant level equal to 17, hence (0 <17). The data shows Ho rejected and Ha accepted. So it can be concluded that the use of audio visual media affect the ability to listen to children group B in kindergarten Dharma Wanita Ngarjo Mojoanyar Mojokerto..  Keywords: Audio Visual Media, Listening.
PENERAPAN TIPE INSIDE-OUTSIDE CIRCLE BERMEDIA LINGKARAN BERPUTAR TERHADAP KEMAMPUAN MENGENAL WARNA ANAK KELOMPOK A DI TK AISYIYAH BUSTANUL ATHFAL 31 WIYUNG SURABAYA DWI PUSPITA SARI, DEVI
PAUD Teratai Vol 6, No 3 (2017): Vol 6 No 3 Edisi Yudisum Sep 2017
Publisher : PAUD Teratai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian Quasy Eksperimental ini bertujuan untuk mengetahui adanya penerapan tipe inside-outside circle bermedia lingkaran berputar dalam menstimulasi kemampuan mengenal warna pada anak kelompok A di TK Aisyiyah Bustanul Athfal 31 Wiyung Surabaya. Subjek penelitian adalah anak usia 4-5 tahun di TK Aisyiyah Bustanul Athfal 31 Wiyung Surabaya, kelompok A yang berjumlah 15 anak.Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara.Teknik analisis data penelitian ini menggunakan analisis data Mann Whithney U-Test dengan rumus Uhitung<Utabel dengan taraf signifikan 0,05.  Jika Uhitung<Utabel maka Ho ditolak dan Ha diterima.  Dari hasil pengolahan data yang diperoleh  nilai Uhitung= 16 dan Utabel = 209, maka 16<209. Data tersebut menunjukkan Ho ditolak dan Ha diterima. Jadi dapat disimpulkan penerapan tipe inside-outside circle bermedia lingkaran berputar dapat menstimulasi kemampuan mengenal warna pada anak kelompok A di TK Aisyiyah Bustanul Athfal 31 Wiyung Surabaya. Kata Kunci : Tipe Inside-Outside Circle, Mengenal Warna    Abstrack Research Pre Experimental Design aims to determine the application of the type inside-circle circle of circle rotating media on the ability to recognize color of group A in kindergarten Asyiyah Bustanul Athfal 31 Wiyung Surabaya. Research subjects are children aged 4-5 years in kindergarten Aisyiyah Bustanul Athfal 31 Wiyung Surabaya, A group of 15 children. Technique of data analysis of this research use Mann Whithney U-Test analysis data with Uhitung <Utabel formula with significant level 0,05. If Uhitung <Utabel then Ho is rejected and Ha accepted. From result of data processing result Uhitung = 16 and Utabel = 209, then 16 <209. The data shows Ho rejected and Ha accepted. So it can be the application of the type inside-circle circle of circle rotating media on the ability to recognize color of group A in kindergarten Asyiyah Bustanul Athfal 31 Wiyung Surabaya.   Keywords: The Type Of Inside-Outside Circle, Recognize Colors
PENGARUH PERMAINAN ENGKLEK MODIFIKASI TERHADAP KEMAMPUAN KOGNITIF MENGENAL LAMBANG BILANGAN KELOMPOK A TK TUNAS HARAPAN PLANDAAN JOMBANG NURWITA DESTIVIA SUGIARTI, ALFIN
PAUD Teratai Vol 6, No 3 (2017): Vol 6 No 3 Edisi Yudisum Sep 2017
Publisher : PAUD Teratai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian Pre-Experimental Design ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh permainan engklek modifikasi terhadap kemampuan kognitif mengenal lambang bilangan kelompok A di TK Tunas Harapan Plandaan Jombang. Populasi penelitian ini adalah anak usia 4-5 tahun di TK Tunas Harapan Plandaan Jombang dengan sampel 22 anak kelompok A. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan tes performance. Teknik analisis data penelitian ini menggunakan Wilcoxon Matched Pairs Test dengan rumus Thitung < Ttabel. JikaThitung lebih kecil dari Ttabel, maka Ho ditolak dan Ha diterima. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh Thitung = 0 dan Ttabel untuk N=22 dengan taraf signifikan 5% sebesar 66, maka (0 <66). Data tersebut menunjukkan Ho ditolak dan Ha diterima. Jadi dapat disimpulkan bahwa permainan engklek modifikasi berpengaruh terhadap kemampuan kognitif mengenal lambang bilangan kelompok A TK Tunas Harapan Plandaan Jombang. Kata Kunci: Engklek Modifikasi, Kemampuan Kognitif, Lambang  Bilangan. Abstract Pre-experimental design this study aims to determine whether there is influence game of hopscotch modification effect on cognitive ability to recognize the symbol of number from group A in kindergarten TK Tunas Harapan Plandaan Jombang. Subjects in this study were group A in kindergarten TK Tunas Harapan Plandaan Jombang, which were 22 children. Data collection techniques used are observation and test performance. The data analysis technique used Wilcoxon Matched Pairs Test with Thitung <Ttabel formula. If Count is smaller than Ttable, then Ho is rejected and Ha accepted. Based on result of data analysis obtained Thitung = 0 and Ttable for N = 22 with 5% significant level equal to 66, hence (0 <66). The data shows Ho rejected and Ha accepted. So it can be concluded that the game of hopscotch modification effect on cognitive ability to recognize the symbol of number from group  A TK Tunas Harapan Plandaan Jombang   Keywords: Hopscotch Modification, Cognitive Ability , Symbol of Number.