cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
PAUD Teratai
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 411 Documents
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL KONSEP BILANGAN MELALUI BERMAIN MENYUSUN MENARA GELAS PLASTIK PADA KELOMPOK A Mifrohah, Dwi Ninis; Mas?udah, Mas?udah
PAUD Teratai Vol 5, No 1 (2016): Volume 5 No. 1 Edisi Yudisium Maret 2016
Publisher : PAUD Teratai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk mendeskripsikan bermain menyusun menara gelas plastik dapat meningkatkan kemampuan mengenal konsep bilangan 1-10. Subjek penelitian adalah anak usia 4-5 tahun di TK PGRI berjumlah 12 anak. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah observasi yang dilakukan oleh teman sejawat dan dokumentasi yang berupa foto kegiatan anak dalam proses pembelajaran. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan mengenal konsep bilangan sebesar 36%. Berdasarkan evaluasi hasil dari siklus I dan siklus II disimpulkan bahwa melalui bermain menyusun menara gelas plastik dapat meningkatkan kemampuan mengenal konsep bilangan. Kata Kunci : Kognitif, Bermain Menyusun Menara Gelas Plastik, Anak usia dini.  Abstract Research the act of this class aims to described play composing tower plastic cups can improve the ability know the concept of the number of 1-10. The subject of study is children aged 5 years in TK PGRI twelve children. Technique data collection used to research this is observation that done by companion and documentation of photos activities child in learning. Technique data analysis to research this using analysis descriptive statistics. The research results show the increased capacity know the concept of the number of equal to 36 %. Based on the evaluation the result of cycle I and II concluded that cycle through play composing tower plastic cups can improve the ability know the concept of the number. Key Words: cognitive, play composing tower plastic cups, early childhood.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL WARNA MELALUI METODE EKSPERIMEN BERBAHAN ALAM PADA ANAK USIA 3-4 TAHUN Ani, Cuci; Mas?udah, Mas?udah
PAUD Teratai Vol 5, No 1 (2016): Volume 5 No. 1 Edisi Yudisium Maret 2016
Publisher : PAUD Teratai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian  tindakan kelas ini bertujuan untuk  mendeskripsikan aktivitas guru dan anak serta kemampuan mengenal warna dengan menyebutkan warna melalui metode eksperimen berbahan alam.   Subyek penelitian adalah anak usia 3-4 tahun di  KB Mutiara Al-Jikhur  Sukoiber gudo Jombang sebagai berjumlah 14 anak. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi yang dilakukan oleh teman sejawat dan dokumentasi yang berupa foto kegiatan anak dalam proses pembelajaran. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian yang dilakukan dapat diketahui  kemampuan mengenal warna merah, kuning, dan hijau mengalami peningkatan yang ditunjukkan pada siklus I kemampuan mengenal warna anak sebesar 56 % dan  siklus II sebesar 78,5 %, naik sebesar 22,5 %. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa metode eksperimen berbahan alam dapat meningkatkan kemampuan mengenal warna pada anak. Kata Kunci : Warna, Metode eksperimen berbahan alam.  Abstract This research used classroom act research. The aim of this study was to describe the activities of teachers and children as well as the ability to recognize colors by naming the color. Subject were children aged 3-4 years  in KB Mutiara Al-Jikhur Sukoiber Gudo Jombang as research subject amounted to 14 children. Data collection techniques used in this study was the observation made by colleagues and documentation activities in the form of photos of children in the learning process. data on this research using analysis descriptive statistics  From the research done can be seen an increase in the ability to know the color increased. In the first cycle the ability to know the color of the child by 56% and in the second cycle of 78.5%, an increase of 22.5%. Based on these results we can conclude that the experimental activity-based nature can improve children's ability to recognize colors. Keywords: color, experimental methods-based natural materials.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL KONSEP BILANGAN MELALUI MEDIA BAHAN BEKAS PAKAI PADA ANAK USIA 3-4 TAHUN Kurniawati, Cony; Mas?udah, Mas?udah
PAUD Teratai Vol 5, No 1 (2016): Volume 5 No. 1 Edisi Yudisium Maret 2016
Publisher : PAUD Teratai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas guru dan anak serta  mendeskripsikan peningkatan kemampuan mengenal konsep bilangan melalui media bahan bekas pakai. Subjek penelitian adalah anak usia 3-4 tahun di KB Al Ikhlas Jombatan  Jombang dengan jumlah 12 anak terdiri dari 3 anak laki-laki dan 9 anak perempuan. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah observasi yang dilakukan oleh teman sejawat dan dokumentasi yang berupa foto kegiatan anak dalam proses pembelajaran. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis statistik deskriptif.  Hasil penelitian menujukkan adanya  peningkatan kemampuan mengenal konsep bilangan 1-5  sebesar 48%. Berdasarkan evaluasi hasil dari siklus I dan siklus II maka dapat disimpulkan bahwa melalui media bahan bekas pakai dapat meningkatkan kemampuan mengenal konsep bilangan 1-5 pada anak usia 3-4 tahun. Kata Kunci : Kognitif, Media bahan bekas, KB.  Abstract This classroom action research aims to determine the activities of teachers and children as well as through the media to describe the material used to improve the ability to know the concept of numbers. Subjects were children aged 3-4 years in KB Al Ikhlas Jombatan Jombang with the number of 12 children consisted of 3 boys and 9 girls . Data collection techniques used in this study was the observation made by peers and documentation activities in the form of photos of children in the learning process . Data analysis techniques in this study using descriptive statistical analysis . The results showed an increased ability to recognize the concept of numbers 1-5 by 48 % . Based on the evaluation of the results of the first cycle and the second cycle , it can be concluded that through the medium of materials used to improve the ability to know the concept of numbers 1-5 in children aged 3-4 years. Key Words : Cognitive, Unused things as the media, KB
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENGENAL WARNA MELALUI KEGIATAN MOZAIK UNTUK ANAK USIA 3–4 TAHUN Wulandari, Atik; Mas?udah, Mas?udah
PAUD Teratai Vol 5, No 1 (2016): Volume 5 No. 1 Edisi Yudisium Maret 2016
Publisher : PAUD Teratai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk mendeskripsikan kegiatan mozaik dapat meningkatkan kemampuan mengenal warna (merah, kuning dan hijau). Subjek penelitian adalah anak usia 3-4 tahun di KB Anggraeni berjumlah 12 anak. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah observasi yang dilakukan oleh teman sejawat dan dokumentasi yang berupa foto kegiatan anak dalam proses pembelajaran. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan mengenal warna sebesar 29%. Berdasarkan evaluasi hasil dari siklus I dan siklus II disimpulkan bahwa melalui kegiatan mozaik dapat meningkatkan kemampuan mengenal warna. Kata Kunci : Kemampuan mengenal warna, Kegiatan mozaik, Anak usia dini.  Abstract This classroom action research aims to describe the activities to improve the ability to know collor (Red, Yellow, and Green). Subjects were children aged 3-4 years in KB Anggraeni amounted to 12 children. Data collection techniques used in this study was the observation made by colleagues and documentation activities in the form of photos of children in the learning process. Data analysis techniques in this study using descriptive statistical analysis. The results showed an increased ability to recognize geometric shapes by 29%. Based on the evaluation of the results of the first cycle and the second cycle are concluded that through Mozaik Activity can improve the ability to know color. Keywords: The ability to recognize color, Mozaik activity, early childhood
PENGARUH PENERAPAN TEKNIK FINGER PAINTING TERHADAP KEMAMPUAN MENGGAMBAR SEDERHANA ANAK KELOMPOK B Agustin, Dian Rahmawati Dwi; Soeprajitno, Soeprajitno
PAUD Teratai Vol 5, No 1 (2016): Volume 5 No. 1 Edisi Yudisium Maret 2016
Publisher : PAUD Teratai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian kuantitatif ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan teknik finger painting terhadap kemampuan menggambar sederhana anak kelompok B. Subjek penelitiannya adalah  22 anak  TK Setya Harapan. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini observasi dan dokumentasi. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji statistik non parametric dengan menggunakan Wilcoxson Match Pairs Test (Uji Jenjang Bertanda Wilcoxon). Hasil penelitian menunjukan bahwa T ? Tyaitu 0 < 49 artinya Ho ditolak dan Ha diteima. Berdasarkan hasil tersebut membuktikan bahwa teknik finger painting berpengaruh terhadap kemampuan menggambar sederhana anak kelompok B di TK Setya Harapan Surabaya. Kata kunci: Finger painting, Menggambar Sederhana  Abstract This quantitative study aimed to determine the effect of the finger painting technic  to affect the students simple drawing skill of student group B. The subject of this research is 22 SetyaHarapankindergarden students. Data collection techniques used in this research observation and documentation.The analysis technique as in this research is Wilcoxon Match Pairs Test. The result showed that T< T means that Ho rejected and Ha accepted. Based on these result prove that finger painting technique affect the students simple drawing skill of student group B in kindergardenSetyaHarapan Surabaya. Keywords: Finger painting technique, students? simple drawing skill
PENGARUH PERMAINAN ABJAD BERBASIS MEDIA AUDIOVISUAL TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA AWAL ANAK KELOMPOK A Solikah, Nur Fitriyah; Simatupang, Nurhenti Dorlina
PAUD Teratai Vol 5, No 1 (2016): Volume 5 No. 1 Edisi Yudisium Maret 2016
Publisher : PAUD Teratai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian kuantitatif ini bertujuan untuk membuktikan pengaruh permainan abjad berbasis media audiovisual terhadap kemampuan membaca awal anak kelompok A. Subyek dalam penelitian ini anak kelompok A TK Dharma Wanita Persatuan Medalem dengan jumlah 20 anak. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan statistik non parametrik uji jenjang bertanda Wilcoxon Match Pair Test. Hasil penelitian sebelum perlakuan adalah 119 dengan rata-rata 5,95, sedangkan hasil setelah perlakuan adalah 228 dengan rata-rata 11,4. Selain itu, nilai Thitung= 0 lebih kecil dari Ttabel= 52 dengan taraf signifikansi 5%. Jika Thitung < Ttabel (0<52). Dari hasil uraian di atas, maka dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh permainan abjad berbasis media audiovisual terhadap kemampuan membaca awal anak kelompok A di TK Dharma Wanita Persatuan Medalem. Kata kunci: Permainan abjad berbasis media audiovisual,  Membaca awal.   Abstract This quantitative study aimed to verify the effect of the alphabet game audiovisual media based on early reading skills of children in group A. Subjects in this study were children in group A TK Dharma Wanita Persatuan Medalem with the number of 20 children. Data collection technique used observation and documentation. Data were analyzed using non-parametric statistical test of Wilcoxon signed ladder Match Pair Test. Results of the study before treatment was 119 with an average of 5.95, while the result after treatment was 228 with an average of 11.4. In addition, the value Thitung = 0 is smaller than Ttabel = 52 with a significance level of 5%. If Thitung <Ttabel (0 <52) we can conclude that there is influence alphabet game audiovisual media based on early reading skills in preschool children in group A Dharma Wanita Persatuan Medalem. Keywords: Alphabet game-based media audio-visual, The initial reading.
HUBUNGAN ANTARA BROKEN HOME DENGAN SIKAP TANTRUM ANAK USIA 4-6 TAHUN DI KOTA MOJOKERTO Aditya, Dhona Putri; Khotimah, Nurul
PAUD Teratai Vol 5, No 1 (2016): Volume 5 No. 1 Edisi Yudisium Maret 2016
Publisher : PAUD Teratai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This quantitative research with purpose of this research is to know the relation between the broken home with attitude tantrum children aged 4 - 6 years in Mojokerto City. In this research used 15 respondece for sample. Data collection techniques used are questionnaires, interviews, and documentation. Technique of analysis as used in this research uses univariat and bivariat. The results of the data analysis using Spearman Rank calculation results obtained significance value of 0.013 <0.05 then the hypothesis Ha accepted. This means that there is a significant relationship between broken home with the attitude of the child tantrums. This relationship is shown with a correlation of 0.623 were included into the category of strong (0.60 to 0.799). Keyword: Broken home, Tantrums attitude Abstrak: Penelitian kuantitatif ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara broken home dengan sikap tantrum anak usia 4-6 tahun di kota Mojokerto. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 15 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis univariat dan bivariat. Dari hasil perhitungan menggunakan spearman rank diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,013 < 0,05 maka hipotesis Ha diterima. Dari uraian di atas, maka dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara broken home dengan sikap tantrum anak. Hubungan ini ditunjukkan dengan korelasi sebesar 0,623 yang termasuk kedalam kategori kuat (0,60-0,799). Kata Kunci: Broken home, Sikap tantrum
PENGARUH METODE BERCERITA DENGAN MENGGUNAKAN BONEKA TANGAN TERHADAP PENGEMBANGAN BICARA ANAK KELOMPOK B Ningsih, Tsalaatsa Qomariyah; Hasibuan, Rachma
PAUD Teratai Vol 5, No 1 (2016): Volume 5 No. 1 Edisi Yudisium Maret 2016
Publisher : PAUD Teratai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian kuantitatif ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode bercerita dengan menggunakan boneka tangan terhadap pengembangan bicara anak kelompok B di TK Tunas Islam Sidoarjo. Teknik pengumpulan data yang dipergunakan adalah metode observasi. Teknik analisis data penelitian ini menggunakan statistik parametris. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa data sesudah mendapatkan treatment lebih besar dari pada sebelum mendapatkan treatment yakni (70.1613 > 59.0825) pada taraf signifikan 90%. Dari uraian diatas, maka dapat disimpulkan  bahwa bercerita dengan menggunakan boneka tangan  berpengaruh secara signifikan terhadap kemampuan berbicara anak kelompok B TK Tunas Islam Sidoarjo. Kata kunci: Metode bercerita dengan menggunakan boneka tangan, Perkembangan bicara anak   Abstrak This research uses Quasi Experimental research Degsain model One Group Pre and Post Test Design Test. Where this research uses only one group with no group perbanding. The population in this study is protégé group B TK Tunas Islam Sidoarjo in the school year 2014 - 2015 the number of 25 students. TK Islam Tunas is located in the town of Sidoarjo, precisely located at Jalan Pondok Buana Sidoarjo. These results indicate that learning with storytelling using puppets to talk to child development. It was shown from the post test data analysis is greater than the Pre Test (70.1613> 59.0825) at the significant level of 90% of learning storytelling using hand puppets for children's language development. Therefore, the method is feasible ditaman childhood. Keywords: Story telling using hand puppets, Speech development of children.
MENINGKATKAN KREATIVITAS MENCIPTAKAN BERBAGAI BENTUK DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA PLAYDOUGH PADA ANAK KELOMPOK A Riski, Finna Kurnia; Widayati, Sri
PAUD Teratai Vol 5, No 2 (2016): Volume 5 No. 2 Edisi Yudisium Juni 2016
Publisher : PAUD Teratai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian Tindakan Kelas ini bertujuan untuk mendiskripsikan keberhasilan proses pembelajaran melalui penggunaan media playdough sebagai upaya peningkatan kemampuan kreativitas menciptakan berbagai macam bentuk pada anak kelompok A di TK Aisyiyah 17 Surabaya. Subyek penelitian adalah anak kelompok A sebanyak 20 anak yang terdiri 11 anak usia dini  perempuan dan 9 anak laki-laki. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi partisipatif, dimana peneliti ikut serta mengamati aktivitas anak usia dini selama proses kegiatan berlangsung. Penelitian ini menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif. Dan hasil penelitian ini menunjukkan rata-rata ketuntasan pada siklus I yang semula mencapai persentase 71% atau 14 anak, setelah dilakukan pengulangan pada siklus II ketuntasan meningkat menjadi 87% atau 17 anak. Maka dapat disimpulkan bahwa penggunaan media playdough dapat meningkatkan kreativitas menciptakan berbagai macam bentuk pada anak kelompok A di TK Aisyiyah 17 Surabaya. Kata kunci: kreativitas menciptakan berbagai macam bentuk, media playdough Abstract Action Research by treatment two (2) cycles, which is supported by the use of playdough media, which aim  describe the success of the learning process through the use of media pladPgh an effort to improve the ability of creativity create various forms for childe in group A Kindergarten Aisyiyah 17 Surabaya. Results of the research wif e I collected by observation techniques, shows the average mastery in the jAr cycle that originally reached the percentage of 71% or 14 children, cqte the repetition of the second cycle, completeness increased to 87% or 17 children. And f the average percentage gain is translated using scoring guidelines, it can be said to be able to achieve the success of the set. It can be concludt1tlearning with the use of playdough media can enhance the creativity of creating various shapes children in group A in Kindergarten Aisyiyah 17 Surabaya. Keywords: creativity create various shapes, media playdough
PENGARUH PERMAINAN BALOK ANGKA TERHADAP KEMAMPUAN MENGENAL LAMBANG BILANGAN 1-10 PADA ANAK KELOMPOK A Sari, Dwi Maya; Abdullah, M Husni
PAUD Teratai Vol 5, No 1 (2016): Volume 5 No. 1 Edisi Yudisium Maret 2016
Publisher : PAUD Teratai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract : The background of this research was from the low ability of the children of pronouncing, pointing, arranging in a series, and relating number from 1 to 10. From of observation, it showed that the children not do the teacher?s instruction well when the teacher?s asked them to set the numbers in a series. The purpose of this research was to find out an effect from the number cube game towards the ability to know numbers.The research used the quantitative approach with pre- experimental design, using one-group pre-test and post-test. The subjects of this research were 20. The data were collected by observation of the game instrument. The result were analyzed by using non-parametric statistics with wilcoxon match pair test in which the counted Tcount< Ttable. The result of it showed that the application of the game was significant since there was a noticed effect from the two variables it the counted Tcount< Ttable.The result shows that the average score was 7 before treatment and 13 after the treatment. It was found that Tcount = 0 was less than Ttable = 52  or it can be said that the alternative hypothesis (Ha) is accepted because Tcount< Ttable (0 < 52) and null hypothesis (Ho) is refused because Tcount> Ttable (0>52). Therefore, it can be concluded that there is an influence of the appied game was very significant for the ability of the children to identify number of group A children in Ikmal Ceria kindergarten Labuhan Sreseh, Madura. It proves that the game could help the children?s cognitive ability especially in indetifying numbers Keywords: Cube Game, Number, Kindergarten Abstrak : Penelitian kuantitatif ini bertujuan untuk membuktikan pengaruh permainan balok angka terhadap kemampuan mengenal lambang bilangan. Populasi penelitian berjumlah 20 anak. Metode pengumpulan data menggunakan observasi dengan alat permainan. Analisis data menggunakan statistik non parametik uji jenjang Wilcoxon (wilcoxon match pairs test) dengan rumus t hitung<  t tabel, dimana penelitian ini dikatakan signifikan karena adanya pengaruh dua variabel jika thitung< t tabel. Berdasarkan hasil analisis data tentang kemampuan mengenal lambang bilangan pada saat observasi sebelum perlakuan (pretes) dan observasi setelah perlakuan (postest) menggunakan permainan balok angka diperoleh nilai rata-rata hasil pre tes 7 dan rata-rata hasil postes 13. Hasil perhitungan dengan uji jenjang diperoleh t hitung= 0 lebih kecil dari t tabel = 52 dan hasil pengambilan keputusannya yaitu : Ha diterima karena t hitung< t tabel(0<52) dan Ho ditolak karena t hitung> t tabel(0>52). Simpulan penelitian menunjukkan bahwa permainan balok angka berpengaruh secara signifikan terhadap kemampuan mengenal lambang bilangan pada anak kelompok A TK Ikmal Ceria Labuhan Sreseh?Sampang. Kata kunci : Balok-balok angka, Lambang bilangan, Taman kanak-kanak

Page 7 of 42 | Total Record : 411