Articles
411 Documents
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS MELALUI KEGIATAN MENGGUNTING DASAR PADA ANAK USIA 3 - 4 TAHUN
NURUL JANAH, MASFUFAH Nurul;
Komalasari, Dewi
PAUD Teratai Vol 5, No 2 (2016): Volume 5 No. 2 Edisi Yudisium Juni 2016
Publisher : PAUD Teratai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Abstrak Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas guru dan anak serta mendeskripsikan peningkatan kemampuan motorik halus melalui kegiatan menggunting dasar. Subjek penelitian adalah anak usia 3-4 tahun di KB Melati Kampungbaru Plandaan Jombang dengan jumlah 15 anak terdiri dari 8 anak laki-laki dan 7 anak perempuan. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah observasi yang dilakukan oleh teman sejawat dan dokumentasi yang berupa foto kegiatan anak dalam proses pembelajaran. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan motorik halusmelalui kegiatan menggunting dasar sebesar 47 % berdasarkan evaluasi hasil dari siklus I dan siklus II. Dari uraian di atas,maka dapat disimpulkan bahwa melalui kegiatan menggunting dasar dapat meningkatkan kemampuan motorik halus padaanak usia 3-4 tahun di KB Melati Kampungbaru Plandaan Jombang. Kata Kunci : Motorik halus, Kegiatan menggunting dasar, Anak usia dini. Abstract This classroom action research aims to determine the activities of teachers and children as well as through to describe the material used to improve the ability to improve fine motor skills of the basic of activity cutting base. Subjects were children aged 3-4 years in KB Melati Kampungbaru Plandaan Jombang with the number of 15 children consisted of 8 boys and 7 girls . Data collection techniques used in this study was the observation made by peers and documentation activities in the form of photos of children in the learning process . Data analysis techniques in this study using descriptive statistical analysis . The results showed an increased ability to improve fine motor skills by 47 % . Based on the evaluation of the results of the first cycle and the second cycle, it can be concluded that through the basic of activity cutting baseto in children aged 3-4 years in KB Melati Kampungbaru Plandaan Jombang . Keywords : Fine motor skills, Activity cutting base, Early childhood.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS MELALUI MEDIA PENJEPIT KUE PADA ANAK USIA 3 - 4 TAHUN
FAIZAH, NUR;
Komalasari, Dewi
PAUD Teratai Vol 5, No 2 (2016): Volume 5 No. 2 Edisi Yudisium Juni 2016
Publisher : PAUD Teratai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Abstrak Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan motorik halus melalui media penjepit kue. Subjek penelitian adalah anak usia 3-4 tahun di KB Nusa Indah Kedungrejo Megaluh Jombang dengan jumlah 12 anak terdiri dari 5 anak laki-laki dan 7 anak perempuan. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah observasi yang dilakukan oleh teman sejawat dan dokumentasi yang berupa foto kegiatan anak dalam proses pembelajaran. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan motorik halus melalui media penjepit kue sebesar 47,5% berdasarkan evaluasi hasil dari siklus I dan siklus II. Dari uraian di atas, maka dapat disimpulkan bahwa media penjepit kue dapat meningkatkan kemampuan motorik halus pada anak usia 3-4 tahun di KB Nusa Indah Kedungrejo Megaluh Jombang. Kata Kunci : Motorik halus, Kegiatan menjepit menggunakan penjepit kue, Anak usia dini. Abstract This classroom action research aims to determine the activities of teachers and children as well as through to describe the material used to improve the ability to improve fine motor skills of the media visual (tweezers). Subjects were children aged 3-4 years in KB Nusa Indah KedungrejoMegaluh Jombang with the number of 12 children consisted of 5 boys and 7 girls . Data collection techniques used in this study was the observation made by peers and documentation activities in the form of photos of children in the learning process . Data analysis techniques in this study using descriptive statistical analysis . The results showed an increased ability to improve fine motor skills by 47,5 % . Based on the evaluation of the results of the first cycle and the second cycle, it can be concluded that through the media visual (tweezers) to in children aged 3-4 years in KB Nusa Indah Kedungrejo Megaluh Jombang . Keywords : Fine motor skills, Activity clamping with clamp cake, Early childhood.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH TERHADAP KEMAMPUAN KOGNITIF MENGENAL KONSEP UKURAN ANAK KELOMPOK B
SUWANDI, REINITA;
Mas?udah, Mas?udah
PAUD Teratai Vol 5, No 2 (2016): Volume 5 No. 2 Edisi Yudisium Juni 2016
Publisher : PAUD Teratai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Abstrak Penelitian kuantitatif ini bertujuan untuk membuktikan pengaruh model pembelajaran berbasis masalah terhadap kemampuan kognitif mengenal konsep ukuran anak kelompok B1 di TK Dharma Wanita Kuncup Melati Sooko Mojokerto yang berjumlah 17 anak. Metode penelitian pada kajian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif pre-eksperimental design dengan menggunakan desain penelitian berupa one-group pretest-posttest design. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan statistik non parametrik uji Wilcoxon Match Pairs Test dengan tabel penolong uji jenjang Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan taraf signifikansi/kesalahan 0,05 atau 5% dengan jumlah sampel yang diteliti (n) adalah 17 dapat diperoleh Ttabel=35, maka Ha diterima dan Ho ditolak karena Ho nilainya lebih kecil dari Ha/Ho<Ha (0<35). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran berbasis masalah berpengaruh terhadap kemampuan kognitif mengenal konsep ukuran anak kelompok B1 di TK Dharma Wanita Kuncup Melati Sooko Mojokerto. Kata Kunci: model pembelajaran berbasis masalah, kemampuan kognitif mengenal konsep ukuran. Abstract This quantitative research has purpose to prove whether that problem based learning model influences cognitive ability to comprehend size concept of 17 children in group B1 at TK Dharma Wanita Kuncup Melati Sooko Mojokerto. This study uses a quantitative approach to research design Pre Experimental Design and research type One Group Pre-Test Post-Test Design. Data was collected using observation and documentation. Data analysis technique was by using Wilcoxon Match Pairs Test non parametric statistic with table for Wilcoxon. The research result indicated that with 5% significant level / error with the total samples observed (n) was 17 so it could be obtained Ttable = 35 so Ha was accepted and H0 was refused because H0 value was smaller than Ha / H0 < Ha (0 < 35). In this way, it could be concluded that problem based learning model influences cognitive ability of children in group B at TK Dharma Wanita Kuncup Melati Sooko Mojokerto to comprehend size concept. Keywords: problem based learning model, cognitive ability to comprehend size concept
PENGGUNAAN METODE BERMAIN PERAN UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN SOSIAL EMOSIONAL PADA ANAK KELOMPOK B
HARIWATI,;
Khotimah, Nurul
PAUD Teratai Vol 5, No 2 (2016): Volume 5 No. 2 Edisi Yudisium Juni 2016
Publisher : PAUD Teratai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Abstrak Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan kemampuan sosial emosional pada anak kelompok B TK Bhudi Dharma Surabaya tahun pelajaran 2015-2016 melalui penggunaan metode bermain peran. Subyek yang digunakan adalah anak didik kelompok B di TK Bhudi Dharma Surabaya yang jumlahnya 20 anak yang terdiri dan 9 laki – laki dan 11 perempuan. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, dengan jenis observasi participant observation. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian rata-rata kemampuan sosial emosional pada anak kelompok B TK Bhudi Dharma pada siklus 1 pertemuan 2 mencapai 73% dan meningkat menjadi 83% pada siklus ke II pertemuan 2. Berdasarkan hasil penelitian di atas disimpulkan bahwa penggunaan metode bermain peran dapat meningkatkan kemampuan sosial emosional pada anak kelompok B TK Budhi Dharma Surabaya. Kata Kunci : Metode bermain peran, kemampuan sosial emosional Abstract This research is a classroom action research which aims to improve the emotional social abilities in early childhood in kindergarten Bhudi Dharma Surabaya 2015-2016 academic year through learning by using methods play a role. The subjects used were B group of students in kindergarten Bhudi Dharma Surabaya numbering 20 children consisting of 9 men and il women. The results can be inferred using role play can enhance the emotional social abilities in children inthe first cycle at 73% he second meeting. And increased to 83% in the second cycle to the second meeting. Keywords: Methods play a role, emotional social abilities
PENGEMBANGAN MEDIA RUMAH ANGKA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL LAMBANG BILANGAN 1-10 PADA ANAK KELOMPOK A
Nur Faridah, Laely Nur;
Christiana, Elisabeth
PAUD Teratai Vol 5, No 2 (2016): Volume 5 No. 2 Edisi Yudisium Juni 2016
Publisher : PAUD Teratai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Abstrak Penelitian research and development (R & D) ini bertujuan untuk mengembangkan suatu media yaitu media rumah angka yang layak dan efektif digunakan untuk meningkatkan kemampuan mengenal lambang bilangan 1-10 pada anak usia 4-5 tahun. Teknik pengumpulan datanya adalah wawancara, angket (kuesioner), dan observasi. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah uji jenjang bertanda Wilcoxon (Wilcoxon match pairs test) karena rancangan penelitian berupa one-group pretest-posttest design.Berdasarkan analisis data yang didapat mengenai kemampuan mengenal lambang bilangan 1-10 pada anak kelompok A dari tahap pre test didapat nilai rata-rata sebesar 7.6, dan tahap post test mendapatkan nilai rata-rata 10.6. Berdasarkan hasil tersebut selanjutnya dianalisis dengan uji jenjang Wilcoxon dengan tabel pembantu Wilcoxon, setelah dianalisis mendapatkan hasil bahwa thitung = 0 dan ttabel = 40, hasil pengambilan kepuusan adalah Ha diterima jika thitung<ttabel (0<40) dan H0 ditolak jika thitung> ttabel (0>40). Kata kunci: Mengenal Lambang Bilangan, Rumah Angka. Abstract This research and development research (R & D) aims to create a new media that is numeral house media which is worthy and effective in order to improve the ability of recognizing numeric symbols 1-10 on 4-5 years old children. The data collection techniques were interview, questionnaire, and observation. The data analysis technique used in this research was Wilcoxon match pairs test because the research arrangement was in the form of one group pretest-posttest design. Based on the data analysis concerning the ability of recognizing numeric symbols 1-10 on the students group A it is obtained that the mean score in the pre test stage is 7.6 and in the post test stage is 10.6. Based on the results then the data was analyzed by wilcoxon test with table of wilcoxon and resulting t calculated = 0 and t table = 40 so Ha was accepted if tcalculated< ttable (0<40) and H0 was rejected if tcalculated> ttable (0>40). Keywords :recognizing numeric symbols, numeral house.
PENGARUH METODE BERMAIN BERBASIS FUN COOKING TERHADAP KEMAMPUAN MENGENAL BENTUK GEOMETRI ANAK KELOMPOK A
Inayatil Maula, Naili Inayatil;
Setyowati, Sri
PAUD Teratai Vol 5, No 2 (2016): Volume 5 No. 2 Edisi Yudisium Juni 2016
Publisher : PAUD Teratai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Abstrak Penelitian kuantitatif ini bertujuan untuk mengkaji ada atau tidaknya pengaruh metode bermain berbasis fun cooking terhadap kemampuan mengenal bentuk geometri anak kelompok A. Populasi penelitian adalah anak kelompok A yang berjumlah 20 anak. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik observasi dan dokumentasi. Data yang telah diperoleh dari penelitian dianalisis menggunakan tabel penolong wilcoxon match pairs test dan hasilnya Thitung= 0, sedangkan Ttabel= 52, yang berarti Thitung < Ttabel (0 < 52). Berdasarkan uraian tersebut dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh metode bermain berbasis fun cooking terhadap kemampuan mengenal bentuk geometri anak kelompok A. Kata kunci : Kemampuan mengenal bentuk geometri, Metode bermain berbasis fun cooking Abstract This quantitative research aims to study the existence of the effect of playing fun cooking based method to the ability of recognizing geometric forms on the children of group A. Population of the research was students of group A with the amount of 20 children. Data was collected by using observation and documentation techniques. Data obtained in this research then was analyzed using wilcoxon match pairs test and the result is Tcalculated=0 and Ttable=52. It means Tcalculated < Ttable (0<52). Based on the commentary, it can be concluded that there is influence of fun cooking based playing method on the ability of recognizing geometric forms on the children of group A. Keywords: The ability of recognizing geometric forms, Fun cooking based playing method
PENGARUH METODE PEMBERIAN TUGAS BERBASIS MEDIA SEDOTAN TERHADAP KEMAMPUAN MENGENAL POLA ANAK KELOMPOK A
Indah Lestari, Dwi Indah;
Setyowati, Sri
PAUD Teratai Vol 5, No 2 (2016): Volume 5 No. 2 Edisi Yudisium Juni 2016
Publisher : PAUD Teratai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Abstrak Penelitian kuantitatif ini bertujuan untuk mengkaji ada atau tidaknya pengaruh metode pemberian tugas berbasis media sedotan terhadap kemampuan mengenal pola anak kelompok A. Populasi penelitian adalah anak kelompok A yang berjumlah 20 anak. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik observasi dan dokumentasi. Data yang telah diperoleh dari penelitian dianalisis menggunakan tabel penolong wilcoxon match pairs test dan hasilnya Thitung= 0, sedangkan Ttabel= 52, yang berarti Thitung < Ttabel (0 < 52). Berdasarkan uraian tersebut dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh metode pemberian tugas berbasis media sedotan terhadap kemampuan mengenal pola anak kelompok A. Kata kunci : Metode pemberian tugas berbasis media sedotan, Kemampuan mengenal pola Abstract This quantitative research aims to study the existence of the effect of the method of giving straw media based task to the ability of recognizing pattern on the children of group A. Population of the research was students of group A with the amount of 20 children. Data was collected by using observation and documentation techniques. Data obtained in this research then was analyzed using wilcoxon match pairs test and the result is T calculated = 0 and T table = 52. It means T calculated < T table (0<52). Based on the result of the research it can be concluded that the method of giving straw media based task has significant effect to the ability of recognizing pattern on the children of group A. Keywords: The method of giving straw media based task, Ability of recognizing pattern.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN MAKE A MATCH MODIFIKASI TERHADAP KEMAMPUAN MENGENAL BENTUK GEOMETRI PADA ANAK KELOMPOK A
Kumairoh, Dhurrotul;
Christiana, Elisabeth
PAUD Teratai Vol 5, No 2 (2016): Volume 5 No. 2 Edisi Yudisium Juni 2016
Publisher : PAUD Teratai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Abstrak Penelitian kuantitatif ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran make a match modifikasi terhadap kemampuan mengenal bentuk geometri pada anak kelompok A di RAM NU 096 Al-Khoiriyah 2 Mulyorejo Panceng Gresik. Sampel penelitian berjumlah 18 anak kelompok A RAM NU 096 Al-Khoiriyah 2 Mulyorejo Panceng Gresik. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi dengan alat penilaian berupa lembar observasi dan metode dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan rumus Wilcoxon Match Pairs Test. Berdasarkan hasil penelitian dengan uji wilcoxon dapat diketahui bahwa Thitung<Ttabel(0<9,5) dengan taraf signifikan 5%. Dengan demikian hipotesis alternatif (Ha) diterima dan hipotesis nol (Ho) ditolak. Jadi, apabila Thitung<Ttabel maka Ha diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh yang signifikan penerapan model pembelajaran make a match modifikasi terhadap kemampuan mengenal bentuk geometri pada anak kelompok A di RAM NU Al-Khoiriyah 2 Mulyorejo Panceng Gresik. Kata Kunci: Model pembelajaran make a match modifikasi, kemampuan mengenal bentuk geometri. Abstract This quantitative research was Aim of this research is to prove whether or not modified make a match learning model influences skill of recognizing geometry forms on students group A at RAM NU 096 Al-khoiriyah 2 mulyorejo panceng gresik . The subjects included twenty-five children in group A at RAM NU 096 Al-khoiriyah 2 mulyorejo panceng gresik. Data collection techniques using observational methods with assessment tools such as observation sheets and documentation methods. Data were analyzed using the Wilcoxon Match Pairs Test is used as data analysis technique with Tcalculated<Ttable. Based on result of the research Tcalculated<Ttable 0 < 9,5 with significance level 5%. Therefore, alternative hypothesis (Ha) is accepted and nul hypothesis (H0) is rejected. It can be concluded that there is significant influence application method of show and tell with music on the confidence of children in group A in RAM NU 096 Al-Khoiriyah 2 Mulyorejo Panceng Gresik. Keywords: Model of make a match learning modified, Skill of recognizing geometry forms
PENGARUH OPERANT CONDITIONING TERHADAP DISIPLIN ANAK KELOMPOK B
HERMAWATI, CHRISTINA;
Christiana, Elisabeth
PAUD Teratai Vol 5, No 2 (2016): Volume 5 No. 2 Edisi Yudisium Juni 2016
Publisher : PAUD Teratai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Abstrak Penelitian kuantitatif ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh operant conditioning terhadap disiplin anak kelompok B TK Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Sidoarjo. Subyek yang digunakan adalah kelompok B dengan jumlah 24 anak. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan dokumentasi dengan teknik analisis data menggunakan uji jenjang bertanda Wilcoxon. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh thitung ttabel atau 4,2 2,807, sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa “Pengaruh Operant Conditioning Terhadap Disiplin Anak Kelompok B TK Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Sidoarjo” telah terbukti. Kata Kunci : Operant Conditioning, Kedisiplinan Abstract This quantitative research was to determine the effect of operant conditioning toward dicipline children group B in TK Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Sidoarjo. Subject who used are Group B with the number of 24 children. Technic data collection method used is observation and documentation with analysis techniques using the test level signed Wilcoxon. Based on the results of research obtained Tcount ≥ Ttable or 4.2 ≥ 2.807, so Ho rejected and Ha accepted. Therefore, research hypothesis which says “Effect Operant Conditioning toward dicipline children group B in TK Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Sidoarjo” has proven. Keywords : Operant Conditioning, Dicipline.
PENGARUH PERMAINAN ENGKLEK MODIFIKASI TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN ANAK KELOMPOK B
YASAMINIA MARDITA, ZAHRATA Yasaminia;
Simatupang, Nurhenti Dorlina
PAUD Teratai Vol 5, No 2 (2016): Volume 5 No. 2 Edisi Yudisium Juni 2016
Publisher : PAUD Teratai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Abstrak Penelitian kuantitatif ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh permainan engklek modifikasi terhadap kemampuan membaca permulaan anak kelompok B di TK YWKA Surabaya. Subyek penelitian berjumlah 21 anak kelompok B TK YWKA Surabaya. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi partisipan dengan alat penilaian berupa lembar observasi dan metode dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan rumus Wilcoxon Match Pairs Test. Berdasarkan hasil penelitian yang menunjukkan perbedaan kemampuan membaca permulaan pada tahap pre-test dan post-test. Hasil penelitian pre-test adalah 124 dengan rata-rata 5,9, sedangkan hasil post-test adalah 243 dengan rata-rata 11,57. Selain itu, nilai Thitung = 0 lebih kecil dari Ttabel = 59 dengan taraf signifikansi 5%. Jika Thitung < Ttabel (0 < 59) sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh permainan engklek modifikasi terhadap kemampuan membaca permulaan anak kelompok B di TK YWKA Surabaya. Kata kunci: permainan engklek modifikasi, membaca permulaan. Abstract This quantitative research was aimed to find the effect of modified engklek game to early reading skill of children group B at TK YWKA Surabaya. The subjects of research are 21 children in group B at TK YWKA Surabaya. Data collection of techniques was using the observation methods of participant with the instrument of assessment such as the observation sheets and the documentation methods. Data analysis of techniques was using the formula of Wilcoxon Match Pairs Test. Based on the results of the research, it indicates the difference of early reading skill pre-test and post-test. Pre-test, the result is 124 with mean of 5,9. Post-Test, the result is 243 with mean of 11,57. Beside, Tcalculated = 0 is less than Ttable = 59 with significance level of 5%. If Tcalculated < T table (0<59) then it can be concluded that there is effect of modified engklek game to early reading skill of children group B at TK YWKA Surabaya. Keywords: Modified engklek game, early reading.