cover
Contact Name
Ipung Dwiansyah
Contact Email
ipungdwiansyah@unmuhjember.ac.id
Phone
+6282336655599
Journal Mail Official
sutikno@unmuhjember.ac.id
Editorial Address
Jl. Karimata No 49. Jember
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Teknik Elektro dan Komputasi (ELKOM)
ISSN : 26851814     EISSN : 26857677     DOI : https://doi.org/10.32528/elkom
Core Subject :
Jurnal Teknik Elektro dan Komputasi (ELKOM) with p-ISSN : 2685-1814 dan e-ISSN : 2685-7677 Published by Universitas Muhammadiyah Jember and managed by the Electrical Engineering Study Program, Universitas Muhammadiyah Jember. ELKOM is published twice a year, namely in March and September. Articles published in Indonesian or English format are the result of research or analysis in the field of science and technology, especially Electrical Engineering and Computing Systems with the following topics: Artificial Intelligence Decision Support Systems Internet of Things Power Systems Computer Architecture Vision Computers Electronics Engineering Systems on a Chip Electrical Engineering Control Systems Wireless Technologies Modulation and Signal Processing Microelectronic Systems Other topics relevant to the field of Electrical Engineering and Computing Systems
Arjuna Subject : -
Articles 36 Documents
Evaluasi Kualitas Spektral Estimasi Gelombang Smart Buoy Berbasis Sensor Inersia Dimas Wiranata; Anton Widodo
Jurnal Teknik Elektro dan Komputasi (ELKOM) Vol. 8 No. 2 (2026): Jurnal Teknik Elektro dan Komputasi (ELKOM)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengukuran gelombang menggunakan sensor inersia pada smart buoy berbiaya rendah rentan terhadap frekuensi frekuensi rendah, kuantisasi periode puncak, dan salah tafsir ketika quality control hanya memeriksa kegagalan sensor. Penelitian ini menyiarkan kualitas spektral 47 rekaman utama yang diperoleh saat prototipe smart buoy mengapung bebas di Perairan Kepulauan Seribu. ICM-20948 diakuisisi pada 20 Hz, dirata-ratakan menjadi 5 Hz, lalu diproses pada jendela 120 s menggunakan koreksi orientasi, detrending, Hann window, dan transformasi Fourier. Tinggi gelombang signifikan berada pada 0,624-1,911 m dengan rata-rata 1,255 m, sedangkan periode puncak berada pada 12-20 s. Analisis tambahan menunjukkan resolusi spektral 0,00833 Hz dan 32 dari 47 rekaman, atau 68,1%, menempatkan puncak spektrum tepat pada batas bawah 0,05 Hz. Proporsi ini memiliki interval kepercayaan Wilson 95% sebesar 53,8-79,6%. Kondisi tersebut tidak terdeteksi oleh wave_qc internal karena seluruh rekaman bernilai nol. Perbandingan kontekstual dengan rentang BMKG menghasilkan 24 rekaman dalam rentang 0,5-1,25 m dan 23 rekaman di atasnya, tanpa dominasi kategori yang bermakna. Temuan menunjukkan bahwa keberhasilan pemrosesan tidak sama dengan keterjaminan kualitas spektral. Pengendalian mutu bertingkat yang menghilangkan fase operasional, sensor bendera, dan okupansi batas frekuensi yang diperlukan sebelum Hₛ dan Tₚ dipakai untuk keputusan operasional.
Analisis Sentimen Komentar Tiktok Pasca Gempa Mindanao Dengan Pemodelan SVM-TFIDF dan IndoBERT-BiLSTM Reza Okta Pratama; Arfany Dhimas Muftareza; Nardi; Sugiarto
Jurnal Teknik Elektro dan Komputasi (ELKOM) Vol. 8 No. 2 (2026): Jurnal Teknik Elektro dan Komputasi (ELKOM)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/elkom.v8i2.6294

Abstract

This study analyzes the sentiment of Indonesian-language TikTok comments in response to the M7.7 Mindanao, Philippines earthquake (June 8, 2026), which caused 47 fatalities, hundreds of injuries, over 20,000 displaced persons, and tsunami waves felt along Indonesian coasts. A total of 2,294 comments were collected from six TikTok videos via web scraping using Apify, with 2,023 validated after preprocessing. Automatic labeling using Indonesian RoBERTa-base produced three classes: negative (49.23%), neutral (38.79%), and positive (12.08%). Two models were compared: SVM + TF-IDF with an RBF kernel and a hybrid IndoBERT + BiLSTM model. SVM + TF-IDF achieved 67.16% accuracy with a macro F1-score of 0.58 in 0.31 seconds, while IndoBERT + BiLSTM achieved 66.42% accuracy with a macro F1-score of 0.64 but required 2,249.36 seconds. IndoBERT + BiLSTM outperformed SVM on the minority class with a positive F1-score of 0.57 versus 0.38. Linguistic analysis revealed negative sentiment dominated by threat vocabulary, positive by religious expressions, and neutral by informational content.
Rancang Bangun Prototipe Smart Parking Berbasis Internet of Things (IoT) untuk Penentuan Titik Pakir Berdasarkan Tinggi Mobil Tasya Khafilatur Risqiyah; Bagus Setya Rintyarna; Iswahyudi; Sutikno
Jurnal Teknik Elektro dan Komputasi (ELKOM) Vol. 8 No. 2 (2026): Jurnal Teknik Elektro dan Komputasi (ELKOM)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/elkom.v8i2.6339

Abstract

Ketersediaan ruang parkir yang minim dan metode penentuan lokasi yang masih dilakukan secara manual seringkali mengakibatkan ketidakteraturan dalam penempatan kendaraan serta pemanfaatan lahan parkir yang tidak maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan protitipe smart parking berbasis Internet og Things (IoT) guna menentukan lokasi parkir berdasarkan ketinggian kendaraan. Sistem ini menggunakan ESP32 sebagai mikrokontroler, dilengkapi dengan sensor ultrasonik HC-SR04 untuk mengukur tinggi kendaraan, sensor inframerah untuk mendeteksi keberadaan mobil di setiap tempat parkir, motor servo sebagai penggerak palang, LCD sebagai sarana informasi, serta aplikasi Blynk untuk monitoring secara real-time. Kendaraan dibedakan menjadi mobil kecil dan mobil besar berdasarkan ketinggian, di mana sistem memberikan rekomendasi titik parkir yang tepat. Hasil pengujan menunjukkan bahwa sensor ultrasonik memiliki tingkat kesalahan rata-rata sebesar 1,56% dengan perbedaan rata-rata pengukuran 0,164 cm, sehingga dapat mengukur tinggi kendaraan dengan akurat. Pengujian sistem yang dilakukan sebanyak 20 kali menunjukkan tingkat keberhasilan sebesar 90 %, sehingga prototipe dapat mengkalsifikasikan kendaraan dan memberikan saran titik parkir sesuai dengan tinggi mobil. Selain itu, informasi mengenai status titik parkir berhasil ditampilkan pada LCD dan aplikasi Blynk secara real-time, yang membuat sistem ini efektif dalam membantu pemantauan kondisi parkir.
Analisis Kinerja Relai Diferensial Pada Transformator Daya 60 MVA Gardu Induk Sanggrahan Muhammad Hafizh Haqiqi; Agung Trihasto; Andriyatna Agung Kurniawan; Muhammad Syukron
Jurnal Teknik Elektro dan Komputasi (ELKOM) Vol. 8 No. 2 (2026): Jurnal Teknik Elektro dan Komputasi (ELKOM)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/elkom.v8i2.6353

Abstract

Transformator daya merupakan peralatan utama dalam sistem tenaga listrik yang memerlukan sistem proteksi yang andal untuk menjaga kontinuitas dan keamanan penyaluran energi listrik. Pada transformator daya 60 MVA Unit 4 Gardu Induk 150 kV Sanggrahan, hasil asesmen Through Fault Current (TFC) menunjukkan kondisi waspada sehingga diperlukan evaluasi terhadap kinerja rele diferensial sebagai proteksi utama transformator. Penelitian ini bertujuan menganalisis kinerja rele diferensial melalui perbandingan antara setting eksisting dan setting hasil perhitungan teoritis menggunakan perangkat lunak ETAP 21.0.1. Metode penelitian meliputi perhitungan parameter setting rele diferensial berdasarkan data teknis transformator dan CT serta simulasi kondisi normal, gangguan di dalam zona proteksi, dan gangguan di luar zona proteksi menggunakan ETAP 21.0.1. Hasil perhitungan teoritis diperoleh nilai arus setting sebesar 0,0962 A, arus restrain 0,8179 A, Slope 1 sebesar 11,76%, dan Slope 2 sebesar 23,52%, sedangkan setting eksisting yang digunakan pada rele diferensial yaitu arus setting sebesar 0,3 A, arus restrain sebesar 4 A, Slope 1 sebesar 30%, dan Slope 2 sebesar 80%. Hasil simulasi menunjukkan kedua setting rele diferensial bekerja pada seluruh gangguan di dalam zona proteksi berupa hubung singkat tiga fasa, dua fasa, dan satu fasa ke tanah, serta tetap stabil pada kondisi normal maupun gangguan di luar zona proteksi. Perbedaan nilai setting tersebut disebabkan oleh pertimbangan kondisi aktual sistem, seperti arus inrush, arus eksitasi transformator, kesalahan CT, kesalahan sadapan, mismatch, dan faktor keamanan sesuai standar PLN. Hasil simulasi menunjukkan bahwa setting rele diferensial eksisting yang digunakan telah mampu memberikan proteksi yang baik terhadap transformator daya.
Household Energy Consumption Prediction Using Ensemble Machine Learning Models: A Comparative Analysis Edris Shamsulhaq; Fikri Arif Wicaksana
Jurnal Teknik Elektro dan Komputasi (ELKOM) Vol. 8 No. 2 (2026): Jurnal Teknik Elektro dan Komputasi (ELKOM)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/elkom.v8i2.6418

Abstract

Accurate prediction of household energy consumption plays a vital role in smart grid management, demand-side response, and energy efficiency planning. This study presents a comparative analysis of four ensemble machine learning models—Random Forest, XGBoost, LightGBM, and CatBoost—for predicting household active power consumption. The publicly available Household Electric Power Consumption dataset from the UCI repository, comprising over two million measurements, was used for experimentation. Three feature scenarios were designed to evaluate model performance under different input conditions: using all features, excluding current intensity, and excluding both intensity and reactive power. Results show that Random Forest achieved the highest predictive accuracy with an R² of 0.913 in the reduced-feature scenario, outperforming gradient boosting alternatives. Statistical validation using the Wilcoxon signed-rank test was used to assess the effect of feature exclusion across the three scenarios. The study demonstrates that reliable energy prediction remains achievable using sub-metering, voltage, and temporal features, offering a practical baseline for smart meter applications.
TirtaSmart: Sistem Pemantauan Kualitas Air Berbasis WSN dan Energi Surya Bagus Setya Rintyarna
Jurnal Teknik Elektro dan Komputasi (ELKOM) Vol. 8 No. 2 (2026): Jurnal Teknik Elektro dan Komputasi (ELKOM)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/elkom.v8i2.6517

Abstract

TirtaSmart dikembangkan sebagai prototipe sistem pemantauan kualitas air untuk mendukung pengelolaan air bersih perdesaan yang membutuhkan pemantauan multi-parameter, komunikasi data, dan sumber energi yang mandiri. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kesiapan awal prototipe melalui uji subsistem, uji integrasi sistem, uji kinerja energi, dan uji lapangan terbatas. Prototipe mengintegrasikan sensor suhu, total dissolved solids (TDS), pH, dissolved oxygen (DO), dan turbidity dengan node berbasis ESP32, aplikasi Blynk, serta sistem energi surya dengan baterai LiFePO4. Hasil uji subsistem menunjukkan deviasi terhadap instrumen pembanding sebesar 0,00% untuk suhu, 0,16% untuk TDS, 0,34% untuk pH, 1,12% untuk DO, dan 0,00% untuk turbidity pada rangkaian pengujian. Uji integrasi menghasilkan 109 rekaman multi-parameter pada Blynk selama sekitar 54,7 menit dan menunjukkan keberhasilan pemetaan virtual pin V0-V4. Total beban prototipe sebesar 5,638 W dengan kebutuhan energi 135,312 Wh/hari. Energi fotovoltaik yang tercatat pukul 07.00-16.00 mencapai 241,404 Wh atau 178,4% dari estimasi kebutuhan harian. Dokumentasi lapangan menunjukkan prototipe telah diterapkan pada lingkungan yang relevan. Hasil ini menunjukkan bahwa integrasi sensing, komunikasi, monitoring, dan energi telah berfungsi dan memberikan dasar teknis untuk pengujian operasional jangka panjang.

Page 4 of 4 | Total Record : 36