cover
Contact Name
Ipung Dwiansyah
Contact Email
ipungdwiansyah@unmuhjember.ac.id
Phone
+6282336655599
Journal Mail Official
sutikno@unmuhjember.ac.id
Editorial Address
Jl. Karimata No 49. Jember
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Teknik Elektro dan Komputasi (ELKOM)
ISSN : 26851814     EISSN : 26857677     DOI : https://doi.org/10.32528/elkom
Core Subject :
Jurnal Teknik Elektro dan Komputasi (ELKOM) with p-ISSN : 2685-1814 dan e-ISSN : 2685-7677 Published by Universitas Muhammadiyah Jember and managed by the Electrical Engineering Study Program, Universitas Muhammadiyah Jember. ELKOM is published twice a year, namely in March and September. Articles published in Indonesian or English format are the result of research or analysis in the field of science and technology, especially Electrical Engineering and Computing Systems with the following topics: Artificial Intelligence Decision Support Systems Internet of Things Power Systems Computer Architecture Vision Computers Electronics Engineering Systems on a Chip Electrical Engineering Control Systems Wireless Technologies Modulation and Signal Processing Microelectronic Systems Other topics relevant to the field of Electrical Engineering and Computing Systems
Arjuna Subject : -
Articles 19 Documents
STUDI KELAYAKAN TEKNOEKONOMI PEMBANGKIT MIKROHIDRO SUNGAI KALISAPI DI DESA KEBANARAN MENGGUNAKAN HOMER Alipia Pebrian; Farda Mariam Al Jamilah; Ranu Abiyyu Ramadhani; Arnisa Stefanie
Jurnal Teknik Elektro dan Komputasi (ELKOM) Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal Teknik Elektro dan Komputasi (ELKOM)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/elkom.v8i1.4428

Abstract

Pemanfaatan energi air sebagai sumber energi terbarukan memiliki potensi besar untuk mendukung peningkatan rasio elektrifikasi nasional, khususnya di wilayah pedesaan yang berdekatan dengan sumber air. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan teknis dan ekonomis Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) di Desa Kebanaran, Kecamatan Mandiraja, Kabupaten Banjarnegara, dengan memanfaatkan aliran Sungai Kalisapi. Analisis dilakukan menggunakan perangkat lunak HOMER (Hybrid Optimization of Multiple Energy Resources) untuk mensimulasikan performa sistem serta menghitung efisiensi energi dan biaya. Berdasarkan hasil pengukuran, debit rata-rata Sungai Kalisapi sebesar 15,95 m³/s dengan head efektif 0,0247 m, menghasilkan daya bersih 2,47 kW dan total produksi energi tahunan sebesar 27.601 kWh. Sistem menunjukkan capacity factor 128% dan renewable penetration 100%, menandakan operasi optimal dan berkelanjutan sepanjang tahun. Dari sisi ekonomi, investasi awal sebesar Rp10.000.000 dan biaya operasi tahunan Rp998.710,10 menghasilkan Levelized Cost of Energy (LCOE) sebesar Rp53,6/kWh, jauh lebih rendah dibandingkan tarif listrik PLN sekitar Rp1.400/kWh. Sistem ini mampu menekan biaya listrik hingga 50% serta memberikan peluang ekspor energi ke jaringan PLN sebesar 25.798 kWh/tahun, dengan periode pengembalian modal kurang dari 8 tahun. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa PLTMH Sungai Kalisapi layak dikembangkan sebagai solusi energi bersih, efisien, dan berkelanjutan untuk mendukung kesejahteraan masyarakat pedesaan serta ketahanan energi nasional.  
Analisis Ketidakseimbangan Beban terhadap Kerugian Daya pada Transformator Distribusi 20 kV Menggunakan Software ETAP Maulana Muslimin; Agung Trihasto; Deria Pravitasari; Andriyatna Agung Kurniawan
Jurnal Teknik Elektro dan Komputasi (ELKOM) Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal Teknik Elektro dan Komputasi (ELKOM)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/elkom.v8i1.4948

Abstract

Abstract - Load imbalance in distribution transformers can lead to an increase in neutral current and power losses, thereby reducing the efficiency of the electric power distribution system. This condition was identified in six 20 kV distribution transformers on the SGN 04 feeder in Magelang, with initial load imbalance levels of 23.02% at M1-35A-2A, 22.7% at M1-44-26-4-A, 12.79% at M1-44-34, and the highest value of 54.33% at M1-44-9. This study aims to analyze the effect of load imbalance on neutral current and power losses and to evaluate the effectiveness of load balancing through inter-phase load relocation. The methods employed include load current measurements conducted over five days, symmetrical component calculations using GNU Octave, and Unbalanced Load Flow simulations using ETAP software to validate the calculation results. The results show that load imbalance has a significant impact on power losses, as indicated by an initial neutral current of up to 148.142 A at transformer M1-44-9 and power losses reaching 21.0245 kW. After load balancing was implemented, all transformers exhibited significant improvement, with load imbalance values reduced to below 3%, for example, M1-35A-2A decreased to 1.33%, M1-44-31 to 1.35%, and M1-44-9 to 0.45%. In addition, the neutral current was significantly reduced, such as at M1-44-9, where it decreased from 148.14 A to 11.84 A, and the remaining power losses were only in the range of 0.0068–0.1343 kW. Therefore, the load relocation strategy is proven to be effective in reducing load imbalance, neutral current, and power losses in accordance with SPLN 17:2014, while also improving the stability of the distribution system. Keywords : Load Imbalance, Distribution Transformer, Power Loss, ETAP, GNU Octave.
Rancang Bangun Alat Pelaporan Ga Rancang Bangun Alat Pelaporan Gangguan Pada PJUTS Berbasis Esp32 Dan Webserver : Rancang Bangun Alat Pelaporan Gangguan Pada PJUTS Berbasis Esp32 Dan Webserver Rahmat Isnaini; Denny Irawan
Jurnal Teknik Elektro dan Komputasi (ELKOM) Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal Teknik Elektro dan Komputasi (ELKOM)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/elkom.v8i1.5054

Abstract

PJU merupakan sebuah unit penerangan jalan umum, dimana PJU berfungsi sebagai salah satu bentuk layanan pemerintah pada masyarakat. Pada dasarnya keandalan fungsi PJU sangat penting bagi masyarakat untuk menerangi jalan umum pada malam hari. Salah satu jenis PJU terbaru adalah PJU dengan tenaga solar surya atau dikenal juga dengan PJUTS, yang mana selain cocok untuk mayrakat yan jauh dari sumber listrik PJU jenis ini juga handal dalam menerangi jalan.Namun dikarenakan PJUTS tersebut berlokasi di pelosok maka untuk memantau kerusakan PJUTS tersebut juga sulit. Oleh karena itu penulis terinspirasi untuk membuat  alat pelaporan gangguan pada pju berbasis ESP32 dan webserver. Cara kerja alat ini berdasarkan pembacaan dari sensor voltase dan LDR, Kemudian hasil pembacaan tersebut akan ditampilkan di webserver.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sistem mampu beroperasi secara mandiri tanpa ketergantungan pada layanan cloud, system sudah berfungsi dengan baik dengan error pembacaan sensor sebesar 0,15 saat kondisi sensor LDR tidak mendeteksi lampu atau lampu LED OFF dan error pembacaan sensor sebesar 0,05 (1%) saat kondisi sensor LDR mendeteksi lampu atau lampu LED ON. Data lainnya terukur error pembacaan sebesar 0,06 (1,2%) oleh sensor ACS712..Pengembangan selanjutnya dapat difokuskan pada penggantian jenis koneksi dari koneksi melalui jaringan sekitar menjadi kabel LAN agar koneksi lebih stabil dan mengurangi resiko keterlambatan pengiriman data akibat banyaknya lampu PJUTS. Kemudian perlu diperhatikan pada penempatan sensot LDR agar diletakkan pada posisi optimal yang tidak terekpos sumber cahaya selain lampu PJUTS agar pembacaan sensor LDR dapat lebih akurat.    
Analisa Pengukuran Error CT (Current Transformer) Pada APP Pelanggan Menggunakan Electricity Meter Testing Calmet TE30 Ranisa Oktaviyanti; Bagus Dwi Cahyono
Jurnal Teknik Elektro dan Komputasi (ELKOM) Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal Teknik Elektro dan Komputasi (ELKOM)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/elkom.v8i1.5093

Abstract

Dalam industri kelistrikan, transformator arus (Current Transformer) memiliki peran krusial dalam pengukuran dan proteksi arus pada sistem tenaga listrik. Penelitian ini bertujuan untuk manganalisis error pada CT yang diukur menggunakan Electricity Meter Testing Calmet TE30 di beberapa pelanggan PT PLN (Persero) ULP Prima Krakatau. Di salah satu lokasi pelanggan, terdeteksi variasi kesalahan selama periode tiga tahun pada fase R, S, dan T, meskipun secara umum kesalahan tersebut masih berada dalam batas toleransi sesuai dengan kelas CT. Variasi ini dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti kondisi pemasangan dan karakteristik beban. Penggunaan Electricity Meter Testing Calmet TE30 sebagai perangkat kalibrasi lapangan terbukti mempermudah proses pengukuran sekaligus meningkatkan akurasinya. Hasil penelitian ini memberikan pedoman penting bagi PT PLN untuk mempertahankan keakuratan pengukuran arus serta menjaga keandalan sistem distribusi listrik.
Rancang Bangun Sistem Otomatisasi Pakan Dan Sirkulasi Air Berbasis Arduino Uno Pada Budidaya Ikan Gurame Multi-Kolam Mohamad Krisdiantoro; Aji Brahma Nugroho; Muhammad A'an Auliq; Sutikno
Jurnal Teknik Elektro dan Komputasi (ELKOM) Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal Teknik Elektro dan Komputasi (ELKOM)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/elkom.v8i1.5119

Abstract

Ikan gurame merupakan komoditas perikanan asli Indonesia yang memiliki nilai strategis dalam meningkatkan perekonomian masyarakat, khususnya di wilayah Jember. Kendati demikian, pembudidaya masih menghadapi kendala serius berupa tingginya angka kematian pada tahap pembenihan. Fase awal ini sangat rentan dan keberhasilannya sangat dipengaruhi oleh variabel lingkungan seperti konsistensi pemberian pakan, stabilitas suhu, serta kualitas air kolam. Berdasarkan permasalahan tersebut, integrasi teknologi melalui sistem monitoring budidaya menjadi solusi inovatif yang diperlukan. Inovasi ini hadir untuk mengotomatisasi aktivitas pemberian pakan, pemantauan suhu, dan pengelolaan sirkulasi air secara mandiri. Keunggulan utama dari teknologi ini adalah kemampuannya dalam melakukan pengurasan air secara otomatis guna menjaga kebersihan lingkungan biotik ikan. Penerapan sistem ini baik dalam mempercepat laju pertumbuhan benih gurame, terutama pada rentang usia satu hingga tiga bulan, karena kualitas air yang terjaga berkorelasi langsung dengan kesehatan benih. Melalui digitalisasi ini, diharapkan efektivitas operasional pembudidaya meningkat, risiko kegagalan pada tahap awal dapat diminimalisir, dan target peningkatan pendapatan petani dapat tercapai secara berkelanjutan.
Analisis Perbandingan Kinerja KNN Regression dan Support Vector Regression dalam Prediksi Kehandalan Sistem Tenaga Listrik Berdasarkan Indeks SAIDI–SAIFI Giovanni Dimas Prenata; Ahmad Ridhoi
Jurnal Teknik Elektro dan Komputasi (ELKOM) Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal Teknik Elektro dan Komputasi (ELKOM)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/elkom.v8i1.5213

Abstract

This study analyzes and compares the performance of K-Nearest Neighbor (KNN) Regression and Support Vector Regression (SVR) in predicting the reliability of electrical power distribution systems based on the SAIDI and SAIFI indices. The KNN Regression results indicate high sensitivity to the selection of parameter K; the optimal performance was achieved within the range of K = 2–5, while performance degradation occurred at K ≥ 6 due to the loss of locality effect. In contrast, the proposed SVR model (Model SVR), implemented with λ = 0.01 and ε = 0.03 and trained for 5000 epochs, demonstrated more stable and robust performance, achieving a training MAE of 0.126161, a training classification accuracy of 87.5% (7 out of 8 correctly classified samples), and a testing accuracy of 100% (2 out of 2 correctly classified samples). The resulting model coefficients, w0 = −1.038554 and w1 = 0.020590, indicate that SAIDI has a dominant and negative influence on the reliability score, which is physically consistent with the interpretation of outage duration. These findings suggest that, for small-sized datasets, the margin-based SVR approach provides greater robustness and stability compared to the distance-based KNN Regression method, thereby offering a more reliable framework for electrical distribution reliability prediction.
Sistem Keamanan Rumah Berbasis YOLO dan Face Recognition untuk Mendeteksi Pencuri dengan Wajah Tertutup Lucky Stepy; Amalia Rizqi Utami; Mifta Nur Farid
Jurnal Teknik Elektro dan Komputasi (ELKOM) Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal Teknik Elektro dan Komputasi (ELKOM)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/elkom.v8i1.5288

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem keamanan rumah berbasis You Only Look Once (YOLO) untuk deteksi wajah dan Face Recognition dengan metode Histogram of Oriented Gradient (HOG) untuk identifikasi wajah. Sistem dirancang agar mampu membedakan antara penghuni rumah dan orang asing, termasuk pendeteksian wajah dengan masker atau tertutup sebagian. Dataset wajah akan dikumpulkan melalui raspberry pi menggunakan kamera dan disimpan otomatis melalui input nama pengguna. Dataset ini kemudian dilatih untuk menghasilkan face encoding yang digunakan dalam proses pengenalan wajah. Sistem akan mendeteksi manusia dengan YOLO dan mengenali wajah menggunakan face recognition. Jika wajah tidak dikenali atau tertutup, maka sistem akan mengaktifkan buzzer dan mengirim notifikasi ke aplikasi Home Security. Sistem diuji dalam pendeteksian satu hingga dua wajah yang dikenali dan tidak dikenali, serta wajah tertutup. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem memiliki akurasi deteksi mencapai 93.5% dalam mendeteksi keberadaan pencuri dengan wajah tertutup dan dalam mengenali wajah pemilik rumah. Sistem juga mampu merespon notifikasi dan kendali buzzer melalui aplikasi secara real-time.
Analisis Setting dan Koordinasi Distance Relay Pasca Rekonduktoring SUTT 150 kV Babat-Lamongan A. Achmad Yusril Tayeb; Sukarno Budi Utomo
Jurnal Teknik Elektro dan Komputasi (ELKOM) Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal Teknik Elektro dan Komputasi (ELKOM)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/elkom.v8i1.5290

Abstract

The 150 kV Ngimbang–Babat–Lamongan transmission line is a vital part of the East Java power system. PT PLN has carried out reconductoring on the Babat–Lamongan and Lamongan–Cerme lines, which altered the line impedance parameters. These changes potentially cause inaccuracies in the operation of distance relays if the settings are not adjusted accordingly. This study aims to analyze the impact of reconductoring on distance relay settings, compare them with previous settings and IEEE standard-based calculations, and ensure selective coordination among relays. The methodology involves comparing distance relay settings before and after reconductoring, as well as calculating the settings for three protection zones (Z1, Z2, Z3) based on line and transformer impedance data, followed by coordination simulation using ETAP 20.0.0 software. The results show that the Babat–Lamongan distance relay settings before reconductoring differ significantly, by up to 9.26% from the post-reconductoring and calculated results, indicating the importance of resetting the distance relay after any impedance change. The post-reconductoring Babat–Lamongan settings are ideal, with less than 5% deviation from the calculated values and no overlapping detected. Conversely, the Ngimbang–Babat distance relay settings are no longer suitable, as Zone 1 covers only 72.84% of the line (below the IEEE standard of 80%), and Zone 2 remains irrelevant after reconductoring due to outdated parameters. This study recommends new settings for the Ngimbang–Babat relay: Z1 = 4.6128 Ω, Z2 = 6.9192 Ω, and Z3 = 23.6631 Ω, which have been validated through ETAP simulations to ensure selective and reliable coordination.
Sistem Deteksi Kecelakaan Motor Dengan Notifikasi Telegram Berbasis Sensor Mpu6050 Dan Gps Farizal Candra Adiyanto; Bagus Setya Rintyarna; Sofia Ariyani; Iswahyudi
Jurnal Teknik Elektro dan Komputasi (ELKOM) Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal Teknik Elektro dan Komputasi (ELKOM)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/elkom.v8i1.5342

Abstract

Kecelakaan sepeda motor merupakan salah satu penyebab utama tingginya angka kematian di jalan raya. Salah satu permasalahan yang sering terjadi adalah keterlambatan penanganan korban karena lokasi kejadian tidak segera diketahui oleh keluarga atau pihak terkait. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sistem deteksi kecelakaan sepeda motor berbasis Internet of Things (IoT) dengan memanfaatkan sensor MPU6050 dan modul GPS yang terintegrasi dengan mikrokontroler NodeMCU ESP8266 serta notifikasi melalui aplikasi Telegram. Sistem ini bekerja dengan mendeteksi perubahan kemiringan dan guncangan kendaraan menggunakan sensor MPU6050, kemudian menentukan koordinat lokasi kejadian menggunakan modul GPS, dan selanjutnya mengirimkan informasi kecelakaan beserta titik koordinat secara otomatis kepada pengguna melalui Telegram. Pengujian sensor MPU6050 menunjukkan rata-rata error sebesar 3,51%, yang mengindikasikan bahwa sensor memiliki tingkat akurasi yang cukup baik dalam mendeteksi kemiringan. Pengujian modul GPS juga menunjukkan tingkat kesalahan yang sangat kecil dengan error 0,0013% untuk latitude dan 0% untuk longtitude sehingga modul GPS dinilai cukup akurat dalam menentukan posisi. Pengujian sistem secara keseluruhan menunjukkan bahwa ketika kemiringan kendaraan mencapai 90°, sistem mampu mendeteksi kondisi kecelakaan dan mengirimkan notifikasi berisi informasi kemiringan, kecepatan, serta koordinat lokasi kejadian secara otomatis melalui Telegram

Page 2 of 2 | Total Record : 19