cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Mahasiswa Bimbingan Konseling
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 444 Documents
PENGEMBANGAN APLIKASI PENURUNAN KEJENUHAN BELAJAR BERBASIS ANDROID UNTUK SISWA SMPN 3 BABAT BAYU ARIRAHMANTO, SUTAM
Jurnal BK UNESA Vol 6, No 2 (2016): Volume 6 Nomer 2
Publisher : Jurnal BK UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berawal dari banyaknya kasus siswa mengalami kejenuhan belajar. Hal tersebut dapat dilihat dari perilaku siswa yang mengganggu temannya saat pelajaran berlangsung, acuh terhadap pelajaran, sering izin untuk keluar kelas, dan masih banyak lagi. Berawal dari permasalahan itulah perlu adanya sebuah aplikasi yang dapat digunakan oleh siswa untuk mengurangi tingkat kejenuhan belajar. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan R&D (Research and development) atau penelitian pengembangan, yang menghasilkan suatu produk dengan mengadaptasi metode dari Borg and Gall yang disederhanakan oleh Tim Pulitjaknov. Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan sebuah aplikasi berbasis android yang berisikan materi serta cara mengatasi kejenuhan belajar sehingga dapat digunakan oleh siswa SMPN 3 Babat. Tujuan dari penelitian ini adalah membuat sebuah aplikasi penurunan kejenuhan belajar berbasis android yang memenuhi kriteria akseptabilitas (Committee, Joint : 1991). Hasil penelitian yang diperoleh dari validasi menunjukkan bahwa aplikasi penurunan kejenuhan belajar berbasis android untuk Ahli materi menunjukkan prosentase kegunaan dengan hasil penilaian 97%, kelayakan dengan hasil penilaian 93%, ketepatan dengan hasil penilaian 87,5%, dan kepatutan dengan hasil penilaian 87,5%, dengan jumlah skor rata-rata 88,90% yang termasuk kategori sangat baik dan tidak perlu direvisi. Selain itu dari Ahli Media menunjukkan prosentase 92% dan Calon pengguna menunjukkan prosentase kegunaan dengan hasil penilaian 87,5%, kelayakan dengan hasil penilaian 93%, ketepatan dengan hasil penilaian 95%, dan kepatutan dengan hasil penilaian 100%, dengan jumlah skor rata-rata 93,75% yang termasuk kategori sangat baik dan tidak perlu direvisi. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa  aplikasi penurunan kejenuhan belajar berbasis android memenuhi kriteria akseptabilitas yang meliputi kegunaan, kelayakan, ketepatan dan kepatutan untuk diberikan kepada siswa SMPN 3 Babat   Kata kunci : Pengembangan, Aplikasi, Android, Kejenuhan Belajar
PEMANFAATAN CINEMA THERAPY DALAM BIMBINGAN KELOMPOK UNTUK PEMAHAMAN TENTANG MENINGKATKAN PERILAKU PROSOSIAL SISWA KELAS VIII DI SMP NEGERI 2 MENGANTI SULISTYOWATI, ENDAH
Jurnal BK UNESA Vol 6, No 2 (2016): Volume 6 Nomer 2
Publisher : Jurnal BK UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan Cinema Therapy untuk meningkatkan pemahaman tentang perilaku prososial siswa kelas 8 di SMP N 2 Menganti. Indikator perilaku prososial meliputi membagi, kerjasama, menolong, kejujuran, dan kedermawanan. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode penelitian eksperimen. Bentuk desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah one group pre-test and post-test design. Alat pengumpul data yang digunakan adalah angket perilaku prososial siswa untuk memperoleh data tingkat perilaku prososial siswa kelas 8 di SMP N 2 Menganti. Subyek dalam penelitian ini adalah 9 siswa dari kelas 8 A yang memiliki skor perilaku prososial kategori rendah dan sedang. Teknik analisis data yang digunakan adalah statistic non parametik analisis uji tanda. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai ρ = 0,002 lebih kecil dari α = 0,05. berdasarkan hasil ini maka Ho ditolak dan Ha diterima. Dari hasil perhitungan diketahui rata-rata pre-test 136,11 dan rata-rata post-test 161,22. Hipotesis penelitian ini yang berbunyi” pemanfaatan cinema therapy dalam bimbingan kelompok dapat meningkatkan pemahaman tentang perilaku prososial siswa kelas 8 di SMP N 2 Menganti” dapat diterima, sehingga dapat disimpulkan bahwa pemanfaatan cinema therapy dapat meningkatkan pemahaman tentang perilaku prososial siswa kelas 8 di  SMP N 2 Menganti. kata kunci : Bimbingan kelompok, Cinema Therapy, Pemahaman Perilaku prososial  
PENGEMBANGAN PAKET BIMBINGNAN PRANIKAH UNTUK MAHASISWA BIMBINGAN DAN KONSELING ANDRIANI, AGUSTINA
Jurnal BK UNESA Vol 6, No 2 (2016): Volume 6 Nomer 2
Publisher : Jurnal BK UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan ini berawal dari kurangnya informasi mengenai bimbingan pranikah yang dialami oleh mahasiswa Bimbingan dan Konseling Universitas Negeri Surabaya. Bimbingan pranikah sangat dibutuhkan di dalam perguruan tinggi karena bimbingan pranikah masuk kedalam standart kompetensi BK di perguruan tinggi pada point ke sebelas. Berawal dari permasalahan tersebut perlu adanya sebuah paket yang dapat digunakan oleh mahasiswa guna memperoleh informasi mengenai bimbingan pranikah. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan R&D (Research and development) atau penelitian pengembangan, yang menghasilkan suatu produk dengan mengadaptasi metode dari Borg & Gall yang disederhanakan oelh Tim Pulitjaknov. Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan sebuah peket bimbingan pranikah sehingga dapat digunakan oleh mahasiswa Bimbingan dan Konseling. Tujuan dari penelitian ini adalah membuat sebuah paket bimbingan pranikah yang memenuhi kriteria akseptabillitas (Committee, Joint : 1991). Hasil penelitian yang diperoleh dari validasi menunjukkan bahwa paket bimbingan pranikah untuk Ahli Materi I menunjukan prosentase 94,25%, Ahli Materi II menunjukan prosentase 89,5% sehingga rata-rata yaang diperoleh dari uji Ahli Materi adalah 91,86%, sehingga termasuk dalam kriteria kelayakan dengan predikat sangat layak dan tidak perlu direvisi. Selain itu, Ahli Media menunjukan prosentase kelayakan 86,7% sehingga termasuk dalam kriteria kelayakan dengan predikat sangat layak dan tidak perlu direvisi dan Calon Pengguna I menunjukan prosentase 17,6%, Calon Pengguna II menunjukan proentase 96,8%, Calon Pengguna III menunjukan prosentase 97,6%, dan Calon Pengguna IV menunjukan prosentase 96,8% sehingga rata-rata nilai dari Calon Pengguna adalah 91,9 %. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa  paket bimbingan pranikah memenuhi kriteria akseptabilitas dan layak untuk diberikan kepada mahasiswa Bimbingan dan Konseling. Kata Kunci : Pengembangan, paket, bimbingan pranikah
PENGEMBANGAN PAKET KEMANDIRIAN BELAJAR UNTUK SISWA KELAS VII  MTS DARUL ULUM SIDOARJO RIMBAWANTI, PUTRI
Jurnal BK UNESA Vol 6, No 2 (2016): Volume 6 Nomer 2
Publisher : Jurnal BK UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk yang disusun untuk mendukung layanan Bimbingan dan Konseling khususnya dalam bidang bimbingan belajar di Sekolah Menengah Pertama. Selain itu penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk yang disesuaikan dengan aspek kegunaan, kelayakan, ketepatan, dan kepatutan. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan model Barg and Gall yang telah disederhanakan oleh Puslitjaknov (2008) menjadi lima tahap, namun karena keterbatasan peneliti, maka tahap yang dilaksanakan hanya sampai pada tiga tahap yaitu analisis produk yang akan dikembangkan, mengembangkan produk awal, validasi ahli dan revisi. Dari hasil tahapan yang dilaksanakan, diperoleh data kuantitatif dan kualitatif berupa saran, masukan terhadap produk yang dikembangkan. Hasil uji validasi ahli Bimbingan dan Konseling diperoleh rata-rata prosentase aspek kegunaan paket kemandirian belajar sebesar 89,6%, kelayakan sebesar 97,3%, ketepatan sebesar 91,7% dan kepatutan sebesar 93,8%. Sedangkan dari hasil uji validasi calon pengguna diperoleh rata-rata prosentase aspek kegunaan sebesar 83,3%, kelayakan sebesar 76,79%, ketepatan sebesar 81,25%, dan kepatutan sebesar 84,38%. Hasil penelitian tersebut apabila dibandingkan dengan kriteria akseptabilitas menurut Mustaji (2005:102) adalah sangat baik dan tidak perlu direvisi. Jadi dapat disimpulkan bahwa paket kemandirian belajar untuk siswa kelas VII MTs Darul Ulum Sidoarjo memenuhi kriteria akseptabilitas dengan kriteria sangat baik dan dapat digunakan dalam bimbingan belajar di sekolah.    Kata Kunci : Pengembangan, Paket, Kemandirian Belajar  
PEMETAAN SKRIPSI MAHASISWA BIMBINGAN DAN KONSELING ANGKATAN 2007 DI UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA EKO DONO, DANIEL
Jurnal BK UNESA Vol 6, No 2 (2016): Volume 6 Nomer 2
Publisher : Jurnal BK UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan atau keragaman skripsi yang dilakukan melalui kegiatan pemetaan pada skripsi mahasiswa program studi bimbingan dan konseling di Universitas Negeri Surabaya tahun angkatan 2007. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa penelitian yang dilakukan oleh mahasiswa tahun 2007 prodi BK mayoritas menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan desain eksperimental untuk menguji keefektifan suatu strategi konseling  untuk mengatasi permasalahan yang sering dialami siswa. Bidang kajian dasar yang digunakan mahasiswa dari tingkat persentase tertinggi adalah dengan kategori pribadi, yakni sebesar 63%. Sementara itu bidang layanan atau layanan yang paling banyak dipilih adalah kegiatan layanan konseling kelompok dengan persentase 41%. Lokasi penelitian yang digunakan mahasiswa adalah di lembaga pendidikan formal, hal ini dibuktikan dengan persentase 98%. Penggunaan sumber kajian yang paling banyak digunakan adalah cenderung memilih sumber kajian nasional. Lama studi mahasiswa sangat bervariasi, namun kebanyakan lulus pada semester ke 9. Indeks Prestasi Kumulatif yang diperoleh mahasiswa, mayoritas memiliki IPK ≥ 3 yakni sebesar 68%. Sementara itu, sisanya yakni 32%, memperoleh IPK < 3. Kata kunci: Skripsi, Bimbingan dan Konseling. 
PENERAPAN LATIHAN ASERTIF UNTUK MENINGKATKAN KETRAMPILAN SISWA SMP NEGERI 2 KARANGAJATI NGAWI  DALAM MENOLAK AJAKAN TEMAN MENGKONSUMSI MINUMAN KERAS puguh widodo, dimas
Jurnal BK UNESA Vol 6, No 2 (2016): Volume 6 Nomer 2
Publisher : Jurnal BK UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mengkonsumsi minuman keras bagi sebagian orang merupakan bukti kejantanan atau kemoderan dalam pergaulan. Ironisnya minuman ini tidak hanya dikomsumsi oleh orang dewasa, akan tetapi kaum remaja sudah mulai mencoba-coba mencicipinya.  Dari hasil wawancara dengan guru BK di SMP Negeri 2 Karangjati, terdapat 12 siswa dari kelas VII-XI yang pernah mengkonsusmis keras. Peyebab siswa mengkonsumsi minuman keras karena ajakan teman, mereka tidak bisa menolak ajakan teman karena mereka takut di musuhi anggota kelompoknya, takut meyinggung perasaan teman yang ada di kelompoknya. Ketidakmampuan menolak ajakan teman dalam mengkonsumsi minuman keras merupakan  bentuk ketidakmampuan mengekspresikan pendapat atau perasaan. Jadi, masalah ini sangat cocok untuk di tangani dengan latihan asertif. Penelitian ini bertujuan untuk menguji penerapan strategi  latihan asertif untuk meningkatkan keterampilan siswa SMPN 2 karangjati Ngawi  untuk dalam menolak ajakan teman mengkonsumsi minuman keras. Penelitian ini dikatagorikan sebagai penelitian kuantitataif dan jenis penelitianya adalah pre-eksperimental design dengan one group pre-test dan post-test design, yaitu penelitian eksperimen yang dilaksanakan pada satu kelompok tanpa kelompok pembading. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini  menggunakan angket keterampilan siswa dalam menolak ajakan teman mengkonsumsi minuman keras. Subyek dalam penelitian ini adalah 5 siswa yang memiliki skor rendah dalam menolak ajakan teman mengkonsumsi minuman keras.  Teknik analisa data yang digunakan adalah uji tanda. Berdasarkan hasil uji tanda menunjukan Tanda positif (+) berjumlah 5 siswa yang dinyatakan sebagai N (jumlah pengamatan yang relevan) dan x (banyaknya tanda yang lebih sedikit) berjumlah nol. Dengan melihat pada tabel tes binomial dengan ketentuan N=5 dan x=0, maka diperoleh ρ = 0,031. Apabila dalam ketetapan α (taraf kesalahan) sebesar 5% adalah 0,05 maka harga 0,031 < 0,05. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada perubahan skor keterampilan siswa SMP Negeri 2 karangjati dalam menolak ajakan teman dalam mengkonsumsi minuman keras antara sebelum dan dengan sesudah penerapan latihan asertif yang berarti H0 ditolak dan Ha diterima. Berdasarkan rata-rata  Skor pre-test  94,5 dan  post-test 109,6, maka dapat dibuktikan bahwa penerapatan latihan asertif dapat meningkatkan keterampilan siswa SMP Negeri 2 Karangjati dalam menolak ajakan teman mengkonsumsi minuman keras.   Kata kunci : Latihan Asertif, Mengkonsumsi Minuman Keras
PENERAPAN STRATEGI PENGELOLAAN DIRI (SELF-MANAGEMENT) UNTUK MENGURANGI KECANDUAN MEDIA SOSIAL PADA SISWA KELAS XI SMAN 1 PANDAAN Indah Swastika, Rury
Jurnal BK UNESA Vol 6, No 2 (2016): Volume 6 Nomer 2
Publisher : Jurnal BK UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena kecanduan media sosial yang terjadi di masyarakat, khususnya pada remaja., salah satunya yang terjadi di SMAN 1 Pandaan. Adapun hasil need assessment berupa observasi secara langsung dan mendengarkan beberapa laporan dari guru mata pelajaran serta mewawancarai guru BK. Karena itulah perlu adanya perlakuan untuk mengurangi siswa yang kecanduan media sosial, yaitu menggunakan strategi self-management. Penerapan strategi self-management untuk mengurangi kecanduan media sosial pada siswa di SMA merupakan bentuk penerapan strategi agar siswa mampu mengelola waktunya dengan baik. Strategi ini mengajarkan siswa untuk dapat memonitor dirinya sendiri, memberikan stimulus control pada dirinya sendiri, dan memberikan self reward pada dirinya sendiri ketika mampu merubah perilakunya menjadi lebih baik. Penelitian ini menggunakan penelitian pre-eksperimental design dengan pre-test and post-test one group design. Tujuan penerapan ini adalah mengurangi tingkat kecanduan siswa pada media sosial. Hasil peneliti menunjukkan bahwa strategi self-management berhasil mengurangi tingkat kecanduan siswa terhadap media sosial. Berdasarkan hasil yang diperoleh dari pre-test dan post-test didapatkan skor rata-rata pre-test 180,66 dan skor rata-rata post-test 71,33. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan  strategi self-management  dapat digunakan untuk mengurangi kecanduan media sosial pada siswa di SMA.     Kata Kunci : Penerapan, Self-Management, Kecanduan, Media Sosial, SMA
PENERAPAN TEKNIK SELF INSTRUCTION UNTUK MENURUNKAN TINGKAT KONFORMITAS PADA TEMAN SEBAYA DI SMP BILINGUAL TERPADU AL AMANAH JUNWANGI, KRIAN MANTOVANI, LOUNDRA
Jurnal BK UNESA Vol 6, No 2 (2016): Volume 6 Nomer 2
Publisher : Jurnal BK UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masa remaja adalah masa pencarian identitas diri agar diakui oleh teman sebayanya agar dapat diperhatikan oleh lingkungan pergaulannya. Konformitas merupakan cara seseorang untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan atau ikut-ikutan teman sebaya dimana nantinya akan mengarahkan diri ke arah yang dapat mengubah perilaku mereka. Subyek dalam penelitian ini adalah 10 siswi yang mengalami tingkat konformitas tinggi pada teman sebaya dengan menggunakan teknik purposive sampling. Para siswa kebanyakan melakukan konformitas dikarenakan takut untuk menolak ajakan teman seperti membolos, mereka takut jika menolak ajakan tersebut maka dia akan dijauhi oleh teman-teman mereka. Adapun pemberian teknik self instruction melalui 6 tahapan dalam menurunkan tingkat konformitas pada teman sebaya, yaitu terdapat tahapan overt self guidance dimana siswa diminta untuk mengarahkan diri ke arah positif seperti menolak ajakan teman untuk sekedar berkumpul dikarenakan mereka masih memiliki kepentingan yang harus didahulukan. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan statistik non parametrik dengan analisis uji tanda. Hasil yang diperoleh menunjukkan p = 0,049 < ? = 0,05 yang dapat diartikan sebagai adanya perbedaan tingkat konformitas pada teman sebaya sebelum dan sesudah pemberian perlakuan pada subyek shingga hal tersebut dapat menurunkan tingkat konformitas siswi, maka dapat diperoleh kesimpulan bahwa penerapan teknik self instruction dapat menurunkan tingkat konformitas pada teman sebaya di SMP Bilingual Terpadu Al Amanah Junwangi, Krian. Kata kunci: Teknik Self Instruction, Konformitas pada Teman Sebaya
PENGEMBANGAN APLIKASI BIMBINGAN PRANIKAH BERBASIS DEKSTOP PADA MAHASISWA TEKNOLOGI PENDIDIKAN AULIYANTI, MILA
Jurnal BK UNESA Vol 6, No 2 (2016): Volume 6 Nomer 2
Publisher : Jurnal BK UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian dilaksanakan untuk memberikan layanan informasi mengenai bimbingan pranikah. Penelitian ini dilakukan kepada 50 Mahasiswa Teknologi Pendidikan Universitas Negeri Surabaya yang kurang memiliki pengetahuan mengenai pranikah, berdasarkan angket kebutuhan yang di ambil secara acak. Tujuan dari penelitian ini adalah membantu mahasiswa untuk memenuhi tugas perkembangan individu sesuai dengan standar kemandirian mahasiswa menuju kesiapan kehidupan dalam rumah tangga. Pengembangan di lakukan melalui beberapa tahapan dengan studi pendahuluan, pengembangan produk awal, penilaian, dan uji calon pengguna kepada mahasiswa. Produk penelitian ini berupa aplikasi berbasis desktop berisikan beberapa sajian. Sajian pertama mengenai bimbingan pranikah mulai dari pengertian, tujuan dan manfaat. Sajian kedua materi bimbingan pranikah meliputi psikologi perkawinan, umur yang ideal dalam pernikahan, kriteria memilih pasangan, hukum perkawinan, administrasi dalam pernikahan, vaksin bagi calon pengantin, peran suami dan istri, menuju keluarga sakinah, konflik dalam perkawinan. Sajian ketiga berupa tips, agar terhindar dari pergaulan di luar pernikahan. Sajian keempat adalah evaluasi, guna mengukur tingkat pemahaman mahaiswa terhadap materi yang telah di berikan. Dari hasil penilaian akseptabilitas perolehan rata-rata penilaian dari uji ahli BK, uji ahli media dan calon pengguna dengan hasil 90,01 %, maka aplikasi bimbingan pranikah yang di kembangkan telah memenuhi keriteria akseptabilitas sehingga aplikasi bimbingan pranikah di kategorikan sangat baik dan tidak perlu di revisi.   Kata Kunci : Bimbingan Pranikah, Aplikasi Berbasis Dekstop
STUDI KASUS PERILAKU AGRESIF SISWA SMTA SE – KECAMATAN BADEGAN KABUPATEN PONOROGO TRI ARIFIN, FATHONI
Jurnal BK UNESA Vol 6, No 3 (2016): Volume 6 Nomer 3
Publisher : Jurnal BK UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian adalah mendeskripsikan perilaku agresif yang terjadi di SMTA se-kecamatan Badegan kabupaten Ponorogo. Penelitian ini meggunakan pendekatan kualitatif dalam bentuk deskriptif dengan teknik studi kasus. Teknik pengumpul data yang akan dilakukan pada penelitian ini adalah wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum perilaku agresif disebabkan oleh lingkungan sekitar. Subjek meniru perilaku agresif yang biasa ditunjukkan oleh lingkungan, baik teman maupun keluarga. Jenis perilaku agresif yang dijumpai pada siswa SMTA se-kecamatan Badegan yaitu perilaku agresif fisik, instrumental dan verbal. Perilaku agresif memberikan dampak pada subjek (pelaku) dan korban. Dampak pada pelaku yaitu dijauhi, dibenci dan ditakuti oleh teman-temannya, sementara dampak pada korban yaitu luka fisik dan perasaan rendah diri. Pada dasarnya subjek menyadari bahwa perilakunya merupakan perbuatan yang salah dan mereka berharap dapat merubahnya dengan cara memperhalus perkataan, menahan amarah, serta membicarakan terlebih dahulu semua permasalahan yang dihadapi. Perilaku agresif yang dilakukan siswa tidak semuanya terindentifikasi oleh guru BK. Guru BK hanya ,mengetahui perilaku agresif verbal siswa yang kemudian berusaha untuk ditangani dengan membuat subjek membaur di kelas melalui permainan saat jam BK, sementara perilaku agresif yang tidak teridentifikasi belum mendapatkan penanganan.   Kata kunci: Perilaku Agresif, Siswa, SMTA Se-Kecamatan Badegan

Page 11 of 45 | Total Record : 444