cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Mahasiswa Bimbingan Konseling
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 444 Documents
PENERAPAN TEKNIK DISKUSI DALAM BIMBINGAN KELOMPOK UNTUK MENINGKATKAN PERCAYA DIRI DALAM MENGEMUKAKAN PENDAPAT PADA SISWA KELAS XI IPS 2 SMA N 1 SAMPUNG PONOROGO BUDIYANTO, WAWAN
Jurnal BK UNESA Vol 6, No 2 (2016): Volume 6 Nomer 2
Publisher : Jurnal BK UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji penerapan layanan bimbingan kelompok dengan teknik diskusi, yang digunakan untuk meningkatkan percaya diri mengemukakan pendapat, pada siswa kelas XI IPS 2 SMA N 1 Sampung, ,sehingga siswa dapat meningkatkan percaya diri nya, dan mencapai perubahan positif untuk menjadi orang yang lebih baik melalui metode yang efektif yaitu teknik diskusi Penelitian ini menggunakan rancangan preexperimental design dengan One Group pre-test pos-test Design. Metode pengumpul data yang digunakan berupa angket tertutup. Subyek penelitian diambil 8 siswa kelas XI IPS 2 SMA N 1 Sampung, Ponorogo yang memiliki percaya diri mengemukakan pendapa trendah. Teknik analisis  data yang digunakan adalah uji tanda. Dari analisis uji tanda diperoleh 8 tanda yang menunjukan tanda positif (+) maka N (banyaknya tanda  yang  menunjukan adanya perbedaan)  adalah 8 dan x (banyaknya tanda yang lebih sedikit) adalah 0, kemudian dikonsultasikan pada table tes binominal dengan ketentuan  N= 8 dan  x =0, maka di peroleh p = 0,004 jika taraf kesalahan 5% adalah 0,05, maka dapat disimpulkan bahwa harga 0,04 < 0,05 hal ini menunjukan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima yaitu penerapan layanan bimbingan kelompok dengan teknik diskusi dapat meningkatkan percaya diri siswa kelas XI IPS 2 SMA N 1 Sampung, Ponorogo. Hal ini dibuktikan dengan adanya perbedaan skor positif dan signifikan antara sebelum dan sesudah diberikan bimbingan kelompok dengan teknik diskusi.   Kata kunci :Bimbingan Kelompok, teknik diskusi, dan Percaya diri, mengemukakan pendapat. 
PENGEMBANGAN MEDIA BLOG PEMAHAMAN DIRI DALAM BIMBINGAN PRIBADI UNTUK SISWA KELAS X SMK DR. SOETOMO SURABAYA SISWAHYU BHASKORO, BIMA
Jurnal BK UNESA Vol 6, No 2 (2016): Volume 6 Nomer 2
Publisher : Jurnal BK UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan suatu media yang dapat membantu siswa menggali informasi mengenai pemahaman diri walau tidak ada jam masuk guru BK di kelas. Media yang digunakan yaitu blog sebagai salah satu media yang banyak disegani banyak orang dan memenuhi aspek kegunaan, kelayakan, ketepatan, dan kepatutan. Hal ini sesuai dengan model penelitian dan pengembangan yang dikemukakan oleh  Borg & Gall (1983) yang disederhanakan oleh tim Puslitjaknov (2008). Berdasarkan hasil uji validasi yang dilakukan oleh kedua ahli materi dari dosen Bimbingan dan Konseling, media blog pemahaman diri beserta buku panduan penggunaan yang telah menjadi produk penelitian ini memperoleh persentase dengan aspek kegunaan sebesar 90%, aspek kelayakan sebesar 90,6%, aspek kepatutan sebesar 93,7% aspek ketepatan sebesar 90,8%, beserta rata-rata keseluruhan aspek dari kedua ahli materi sebesar 91,27%. Sedangkan untuk hasil uji calon pengguna produk yang dilakukan oleh guru BK SMK Dr. Soetomo Surabaya, produk ini memperoleh persentase aspek kegunaan sebesar 87,5% kelayakan sebesar 91,1%, kepatutan sebesar 91,7% dan ketepatan sebesar 90%. Rata-rata keseluruhan kriteria sebesar 90,1%. Berdasarkan kriteria kelayakan produk menurut Mustaji (2005), hasil tersebut juga telah memenuhi kriteria sangat baik dan tidak perlu direvisi. Jadi, dapat disimpulkan bahwa media blog pemahaman diri beserta buku panduan penggunaan media blog pemahaman diri telah memenuhi kriteria akseptabilitas. Kata kunci: media blog, Pemahaman diri. 
PENGEMBANGAN SOFTWARE REKOMENDASI PEMINATAN AKADEMIK UNTUK SISWA SMP SETYA PERMADI, NANDA
Jurnal BK UNESA Vol 6, No 2 (2016): Volume 6 Nomer 2
Publisher : Jurnal BK UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan hasil studi pendahuluan di SMP Negeri 1 Waru Sidoarjo melalui wawancara kepada lima guru BK, didapatkan permasalahan bahwa guru BK mengalami kesulitan dalam membuat rekomendasi peminatan  untuk peserta didik SMP yang akan meneruskan studi lanjutnya di SMA, karena nilai rapor yang menggunakan skala 1-4, konselor cenderung membuat rekomendasi yang dinilai subyektif serta belum ada software yang tepat dalam merekomendasikan peserta didik. Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan produk berupa software rekomendasi peminatan akademik untuk siswa SMP yang memenuhi kriteria akseptabilitas. Media ini adalah software yang dapat mengolah data dan memaparkan data dalam bentuk cetak yang dinamakan surat rekomendasi peminatan. Rekomendasi peminatan ini menggunakan aplikasi berformat .exe serta mempertimbangkan aspek yang sesuai dengan Pelayanan Arah Peminatan Peserta Didik. Hasil penelitian menerangkan bahwa software rekomendasi peminatan akademik untuk siswa SMP memenuhi syarat kriteria akseptabilitas. Penilaian akseptabilitas dari validator ahli bimbingan dan konseling  adalah aspek kegunaan memperoleh penilaian (100%). Aspek kelayakan memperoleh penilaian (94,15%). Aspek ketepatan memperoleh penilaian (92,8%). Aspek kepatutan memperoleh penilaian (95%). Rata-rata penilaian ahli bimbingan dan konseling sebesar (95,85%) dengan predikat “sangat baik, tidak perlu direvisi”.  Penilaian akseptabilitas saat konsultasi media, secara keseluruhan software rekomendasi peminatan akademik untuk siswa SMP mendapatkan persentase sebesar (81,1%) dengan predikat “sangat baik, tidak perlu direvisi”. Penilaian akseptabilitas dari ahli lapangan, berasal dari kelima guru BK SMPN 1 Waru  adalah aspek kegunaan memperoleh penilaian (87,5%). Aspek kelayakan memperoleh penilaian (84,32%). Aspek ketepatan memperoleh penilaian (81,42%). Aspek kepatutan memperoleh penilaian (85%). Rata-rata penilaian siswa sebesar (84,56%) dengan predikat “sangat baik, tidak perlu direvisi”.  Berdasarkan penilaian tersebut maka software rekomendasi peminatan akademik untuk siswa SMP memenuhi kriteria akseptabilitas dan dapat digunakan di sekolah.    Kata Kunci : Pengembangan, Software Rekomendasi Peminatan Akademik, Siswa SMP.
PENGEMBANGAN PAKET INTERAKSI SOSIAL UNTUK SISWA SEKOLAH MENENGAH SAIDAH, ISHLAKHATUS
Jurnal BK UNESA Vol 6, No 2 (2016): Volume 6 Nomer 2
Publisher : Jurnal BK UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kurangnya informasi mengenai permainan-permainan yang bisa digunakan dalam pemberian layanan, membuat guru BK tetap menggunakan teknik tradisional berupa ceramah dan diskusi. Oleh karena itu, perlu adanya sumber acuan permainan sebagai sumber informasi guru BK dalam memberikan layanan dengan teknik bermain yang mengoptimalkan interaksi sosial.Berdasarkan latar belakang tersebut, penelitian ini pun bertujuan untuk menghasilkan paket permainan interaksi sosial yang dapat digunakam guru dalam melakukan pelayanan kepada siswa sekolah menengah yang memenuhi kriteria kegunaan, kelayakan, ketepatan, dan kepatutan. Hal ini sesuai dengan model penelitian dan pengembangan yang dikemukakan oleh Borg & Gall yang telah disederhanakan oleh tim Puslitjaknov (2008) Berdasarkan hasil uji validasi yang dilakukan oleh dua ahli Bimbingan dan Konseling, paket permainan interaksi sosial untuk siswa sekolah menengah yang telah menjadi produk penelitian ini memperoleh persentase dengan kriteria kegunaan sebesar 93,75%, kriteria kelayakan sebesar 95%, kriteria kepatutan sebesar 100%, dan kriteria ketepatan sebesar 98,93%. Rata-rata keseluruhan kriteria sebesar 96,92%. Berdasarkan kriteria kelayakan produk, hasil tersebut telah memenuhi kriteria sangat baik dan tidak perlu direvisi. Sedangkan untuk hasil uji calon pengguna produk yang dilakukan oleh guru BK SMPN 1 Kamal Bangkalan dan guru BK SMAN 22 Surabaya, produk ini memperoleh persentase kriteria kegunaan sebesar 100%, kriteria kelayakan sebesar 93,75%, kriteria kepatutan sebesar 90,63%, dan kriteria ketepatan sebesar 96,88%. Rata-rata keseluruhan kriteria sebesar 95,32%. Berdasarkan kriteria kelayakan produk menurut Mustaji (2005), hasil tersebut juga telah memenuhi kriteria sangat baik dan tidak perlu direvisi. Jadi, dapat disimpulkan bahwa paket permainan interaksi sosial untuk siswa sekolah menengah telah memenuhi kriteria akseptabilitas.   Kata kunci: Paket Permainan, Interaksi sosial.
PENGEMBANGAN MEDIA SOSIALISASI BIMBINGAN DAN KONSELING BERBASIS SOFTWARE DALAM LAYANAN ORIENTASI BAGI SISWA KELAS VII SEKOLAH MENENGAH PERTAMA AYU AKILIL, GUSTI
Jurnal BK UNESA Vol 6, No 2 (2016): Volume 6 Nomer 2
Publisher : Jurnal BK UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan oleh peneliti melalui wawancara pada guru BK di SMP Negeri 1, SMP Negeri 6 dan SMP Negeri 3 Trenggalek menyatakan bahwa belum terdapat media yang digunakan untuk mensosialisasikan bimbingan dan konseling dalam layanan orientasi bagi kelas VII  khususnya dalam bentuk software, selama ini guru BK hanya menggunakan lembar kerja siswa BK (LKS BK) yang disusun oleh Tim MGBK se kabupaten Trenggalek untuk memberikan informasi sosialisasi BK.                 Tujuan penelitian ini yaitu mengembangkan produk berupa media sosialisasi bimbingan dan konseling berbasis software yang dikemas dengan menarik dengan konsep permainan minion rush. Media yang dikembangkan berisi materi dasar-dasar bimbingan dan konseling dengan bahasa yang sederhana dan komunikatif sehingga siswa lebih mudah untuk memahaminya.                 Prosedur pengembangan dari penelitian ini mengacu pada Borg and Gall (1983) yang telah disederhanakan oleh Tim Puslitjaknov (2008), prosedur tersebut digunakan sesuai kebutuhan peneliti untuk menghasilkan produk yang memenuhi kriteria akseptabilitas.                 Hasil uji validasi dari ahli materi bimbingan dan konseling diperoleh rata-rata prosentase aspek kegunaan  91%, aspek kelayakan 94%, aspek ketepatan 87%, aspek kepatutan 87%. Rata-rata penilaian keseluruhan yaitu 90% dan hasil rata-rata  penilaian buku panduan diperoleh 88%. Hasil penilaian akseptabilitas saat konsultasi media, secara keseluruhan software sosialisasi bimbingan dan konseling bagi siswa kelas VII SMP mendapatkan persentase sebesar 71%  dan hasil penilaian buku panduan diperoleh 73%. Hasil uji validasi ahli lapangan (Guru BK) SMP Negeri 1 dan SMP Negeri 6 Trenggalek diperoleh rata-rata aspek kegunaan 91%, aspek kelayakan 88%, aspek ketepatan 89%, aspek kepatutan 90%. Rata-rata penilaian keseluruhan yang diperoleh yaitu 89% dan rata-rata prosentase buku panduan 89%. Berdasarkan penilaian tersebut dapat disimpulkan bahwa media sosialisasi bimbingan dan konseling bagi siswa kelas VII SMP memenuhi kriteria akseptabilitas dan dapat digunakan disekolah.   Kata kunci : media, sosialisasi bimbingan dan konseling
PENERAPAN TEKNIK SELF CONTROL UNTUK MENGURANGI KECANDUAN GAME ONLINE SISWA KELAS XI SMK NEGERI 1 DRIYOREJO AGUS SHOLIKHA, PUTRI
Jurnal BK UNESA Vol 6, No 2 (2016): Volume 6 Nomer 2
Publisher : Jurnal BK UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecanduan Game Online adalah kebiasaan yang sangat kuat dan tidak bisa lepas untuk bermain game online dari waktu ke waktu terjadi peningkatan frekuensi dan durasi bermain. Kecanduan terhadap game online menyebabkan siswa sulit berkonsentrasi saat pelajaran, malas belajar, mengabaikan interaksi sosial dan prestasi akademik menurun. Kondisi ini yang terjadi pada siswa kelas XI SMK Negeri 1 Driyorejo. Metode pengumpulan data yaitu dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji penerapan konseling individu melalui teknik self control untuk mengurangi kecanduan game online siswa kelas XI SMK Negeri 1 Driyorejo. Penelitian ini merupakan penelitian pra-eksperimental dengan jumlah subyek tiga orang. Desain penelitian ini menggunakan pendekatan Single Subject Design dengan menggunakan desain A-B. Teknik analisis data menggunakan analisis visual dalam kondisi dan analisis visual antar kondisi. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan ada perubahan skor perilaku kecanduan game online, durasi dan frekuensi bermain game online pada fase baseline dengan fase intervensi yaitu pada perubahan arah dan efeknya subyek I positif, subyek R positif dan subyek Y juga positif. Level perubahannya menunjukkan pada subyek I membaik (+), pada subyek R membaik (+), dan subyek Y juga membaik (+). Sedangkan persentase overlap perilaku kecanduan game online pada subyek I 14.28%, pada subyek R 0%, dan subyek Y 0%. Persentase overlap durasi bermain game online pada subyek I 0%, pada subyek R 0%, dan subyek Y 21%. Persentase overlap frekuensi bermain game online pada subyek I 0%, pada subyek R 0%, dan subyek Y 0%. Hal ini menunjukkan bahwa ada perbedaan yang signifikan skor kecanduan game online siswa sebelum dan sesudah diberikan konseling individu melalui teknik self control. Dengan demikian H0 ditolak Ha diterima.  Sehingga dapat disimpulkan bahwa teknik self control dapat mengurangi kecanduan game online siswa kelas XI SMK Negeri 1 Driyorejo.   Kata Kunci: Teknik Self Control, Kecanduan Game Online
PENERAPAN LAYANAN KONSELING INDIVIDU TEKNIK TOCEN ECONOMY UNTUK MENGURANGI PERILAKU MEMBOLOS SISWA KELAS VIII DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI ROGOJAMPI Afifah, Rohimatul
Jurnal BK UNESA Vol 6, No 2 (2016): Volume 6 Nomer 2
Publisher : Jurnal BK UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perilaku merupakan hasil interaksi individu dengan individu yang lain ataupun kelompok yang saling mempengaruhi satu sama lain. Perilaku ini meliputi persepsi, sikap dan praktik terhadap keadaan lingkungan baik dari factor diri maupun luar serta unsur-unsur yang terkait didalamnya. Membolos merupakan perilaku siswa tidak masuk sekolah tanpa keterangan izin dari pihak sekolah. Sehingga mengakibatkan perilaku hasil belajar yang salah dan kurang tepat karena perilaku yang timbul berdampak negative untuk individu dan lingkungan sekitarnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya penurunan frekuensi membolos siswa kelas VIII antara sebelum dan sesudah diberikan konseling individu teknik tocen economy. Rancangan  penelitian menggunakan quasi experiment dengan jenis single case experimental design. Subjek penelitian ini adalah 2 siswa dari kelas VIII MTS Negeri Rogojampi. Untuk memperoleh data digunakan alat pengumpul data berupa absensi dan laporan MID Semester Siswa Tahun Pelajaran 2015/2016. Berdasarkan perubahan level dan slope siswa terlihat dalam proses analisis data yang dilakukan dengan menggunakan teknik time series analysis yang mana diperoleh pada subjek nomor satu pada fase baseline jumlah frekuensi perilaku membolos yaitu sebanyak 7 kali dengan rata-rata fase baseline adalah 1,17, lalu menurun pada fase treatmen sebanyak 2 kali dengan mean fase treatmen adalah 0.5. sedangkan pada subjek nomor dua pada fase baseline perilaku membolosnya berjumlah 9 kali dengan rata-rata fase baseline 1.29 lalu menurun pada fase treatmen yaitu 1 kali dengan rata-rata fase treatmen 0.25. Dengan demikian konseling individu dengan teknik tocen economy dapat mengurangi perilaku membolos  siswa kelas VIII MTs Negeri Rogojampi.   Kata Kunci: konseling individu, teknik tocen economy, perilaku membolos
PERILAKU MENGONSUMSI MINUMAN BERALKOHOL PADA MAHASISWA FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA ANGKATAN 2012 – 2014 ARIA CAHAYANI, FRIDA
Jurnal BK UNESA Vol 6, No 2 (2016): Volume 6 Nomer 2
Publisher : Jurnal BK UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku mengonsumsi minuman beralkohol pada mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Negeri Surabaya. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan menggunakan metode survey. Adapun jumlah sampel dalam penelitian sebanyak 348 mahasiswa dari populasi 2697 mahasiswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode angket. Hasil penelitian menunjukkan (1) Dari 348 mahasiswa yang menjadi sampel terdapat 80 mahasiswa (28%) yang mengonsumsi minuman beralkohol, hal tersebut digambarkan oleh tiga indicator; aktifitas sebelum mengonsumsi minuman beralkohol tertinggi sebanyak 59 mahasiswa (74%) yang mengaku membeli minuman beralkohol di swalayan. tanda-tanda selama mengonsumsi minuman beralkohol tertinggi dirasakan oleh 77 mahasiswa (96%) mengaku mulut bau alkohol dan sulit untuk dihilangkan, gejala penyalahgunaan minuman beralkohol paling banyak dirasakan sebesar 72 mahasiswa (90%) mengaku sulit mengingat kejadian yang dilakukan. (2) Faktor internal tertinggi sebanyak 70 mahasiswa (88%) merasa mudah terpengaruh dan faktor eksternal tertinggi sebanyak 72 mahasiswa (92%) karena pergaulan yang salah. (3) Tujuan mengonsumsi minuman beralkohol tertinggi sebanyak 74 mahasiswa (93%) untuk memenuhi rasa penasaran (4) Dampak terhadap aktifitas tertinggi sebanyak 69 mahasiswa (89%) aktifitasnya terganggu. Dampak terhadap kondisi fisik  tertinggi sebanyak 61 mahasiswa (76%) merasa lebih bertenaga. Dampak psikologis tertinggi sebanyak 75 mahasiswa (94%) pikiran terasa lebih bebas dan kepercayaan dirinya meningkat. Dampak terhadap hubungan sosial tertinggi sebanyak 68 mahasiswa (85%) mendapat banyak teman baru. (5) Harapan terkait perilaku mengonsumsi minuman  beralkohol  tertinggi  sebanyak  78 mahasiswa (98%) mengaku ingin menjadi pribadi yang lebih baik. (6) Penanganan yang dapat diberikan antara lain; penggunaan strategi modeling, relaksasi, terapi aversi dan sosialisasi. Kata kunci: Minuman beralkohol, Mahasiswa 
PENERAPAN STRATEGI RELAKSASI OTOT UNTUK MENINGKATKAN KONSENTRASI BELAJAR SISWA KELAS VII SMP BRAWIJAYA SURABAYA WATININGSIH, YULIA
Jurnal BK UNESA Vol 6, No 2 (2016): Volume 6 Nomer 2
Publisher : Jurnal BK UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menguji penerapan strategi relaksasi otot  untuk meningkatkan konsentrasi belajar siswa. Penelitian ini menggunakan pre test post test one group design. Metode pengumpulan data yang di gunakan dalam penelitian ini adalah angket konsentrasi belajar dan observasi. Subjek penelitian ini adalah enam orang siswa kelas kelas VII SMP BRAWIJAYA 2 SURABAYA yang memiliki skor konsentrasi belajar rendah yang di pilih dengan tekhnik purposive random sampling. Dengan uji wicolson, dengan taraf signifikan 5%, menunjukkkan terdapat perbedaan skor konsentrasi belajar sebelum dan sesudah diberikan strategi relaksasi otot. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa strategi relaksasi otot efektif untuk meningkatkan konsentrasi belajar pada siswa.   Kata Kunci: Strategi Relaksasi Otot,Konsentrasi Belajar   
PENGEMBANGAN MEDIA CAREER CARD UNTUK PERENCANAAN KARIR SISWA KELAS VIII SMPN 40 SURABAYA OKTAVIANA, MIMBAR
Jurnal BK UNESA Vol 6, No 2 (2016): Volume 6 Nomer 2
Publisher : Jurnal BK UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan kasus yang ditemukan di media masa diketahui bahwa perencanaan karir sedini mungkin diperlukan untuk masa depan siswa. Dan dari studi pendahuluan yang dilakukan di SMPN 40 Surabaya melalui wawancara kepada siswa dan konselor ditemukan permasalahan bahwa siswa membutuhkan informasi tentang  jenis-jenis pekerjaan dan pemahaman diri  untuk menentukan langkah selanjutnya dalam mencapai cita-cita yang dimiliki serta kurangnya media dalam penyampaian layanan kepada siswa. Oleh karena itu, pengembangan media dalam memberikan layanan kepada siswa tentang perencanaan karir siswa perlu dilakukan.             Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan suatu produk  berupa media Career Card untuk perencanaan karir siswa kelas VIII SMP Negeri 40 Surabaya yang memenuhi kriteria akseptabilitas (kegunaan, kelayakan, kepatutan dan ketepatan). Produk pengembangan yang dihasilkan terdiri dari: (1) Media Career Card, dan (2) buku panduan Career Card.             Penelitian ini menggunakan model pengembangan Brog & Gall (1983) yang telah disederhanakan oleh Tim Puslitjaknov. Produk yang dikembangkan hanya sebatas pada tahap uji pengguna rangkaian model pengembangan sebagai berikut: (1) Analisis Produk, (2) Mengembangkan Produk Awal, (3) Konsultasi dengan ahli media, (4) Uji Validasi Ahli, (5) Uji Validasi Pengguna. Instrumen penilaian ini berupa angket.             Hasil penelitian yang diperoleh dari dua ahli bimbingan dan konseling sebesar 87%  dengan prosentase kriteria kegunaan 87,5%, kelayakan 83,33%, kepatutan 87,50%, ketepatan 87,50%. Sedangkan berdasarkan uji pengguna guru BK diperoleh skor sebesar 87% kategori “sangat baik, tidak perlu revisi” dengan prosentase kriteria kegunaan 91,67%, kelayakan 75%,  kepatutan 96,43%, ketepatan 83,33%.  Dengan demikian media Career Card telah memenuhi kriteria akseptabilitas. Kata Kunci     : Buku Panduan, Media Career Card, Perencanaan Karir

Page 9 of 45 | Total Record : 444