cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Mahasiswa Bimbingan Konseling
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 444 Documents
STUDI LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING TERHADAP PERILAKU MEMBOLOS SISWA DI MTS. TARBIYATUS SA’ADAH DUSUN BEJAN DESA SIWALAN KECAMATAN PANCENG KABUPATEN GRESIK. Fatmawati, Nuri
Jurnal BK UNESA Vol 8, No 1 (2018): Volume 8 Nomer 1
Publisher : Jurnal BK UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perilaku membolos bukan merupakan hal baru dalam dunia pendidikan. Namun keberadaannya masih menjadi salah satu faktor  kegagalan siswa dalam belajar. Maka dari itu perilaku membolos harus segera ditangani. Hal tersebut tidak lepas dari dampak yang ditimbulkan dari kebiasaan membolos tersebut, yaitu secara akademis siswa yang sering membolos akan tertinggal materi pelajaran, selain itu siswa yang sering membolos akan merasakan ketakutan-ketakitan saat bertemu dengan pihak sekolah, bahkan siswa yang gemar membolos juga akan lebih dijauhi oleh teman-teman di sekolah. Fakta ini juga terjadi di MTs.Tarbiyatus Sa’adah Dusun Bejan Desa Siwalan Kecamatan Panceng Kabupaten Gresik.   Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan faktor dan dampak perilaku membolos juga  berbagai jenis layanan bimbingan dan konseling yang diberikan oleh guru BK dalam menangani dan meminimalisir perilaku membolos bagi siswa di MTs.Tarbiyatus Sa’adah Dusun Bejan Desa Siwalan Kecamatan Panceng Kabupaten Gresik. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif lapangan dan menggunakan teknik pengumpulan data observasi non partisipan, dimana penulis tidak terlibat secara langsung dan hanya sebagai pengamat saja. selain observasi, penulis menggunakan wawancara serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor perilaku membolos yang dilakukan oleh siswa di MTs.Tarbiyatus Sa’adah Dusun Bejan Desa Siwalan Kecamatan Panceng Kabupaten Gresik, meliputi faktor dari diri siswa sendiri, faktor keluarga dan faktor lingkungan sekolah dengan bentuk membolos seharian penuh dan pulang di jam istirahat yang berdampak pada psikis, akademik dan social. Adapun layanan bimbingan dan konseling yang diberikan meliputi layanan informasi, layanan konseling individu, layanan konsultasi, kunjungan rumah, konferensi kasus dan layanan mediasi. 
PENGEMBANGAN BUKU PANDUAN PENCEGAHAN BAHAYA NARKOBA BAGI SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA ADEANA WULANSARI, META
Jurnal BK UNESA Vol 8, No 1 (2018): Volume 8 Nomer 1
Publisher : Jurnal BK UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan metode penelitian pengembangan Borg & Gall (1983) atau penelitian pengembangan yang menghasilkan suatu produk.Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan buku panduanpencegahan bahaya narkoba dengan latihan asertif bagi siswa menengah pertama. Produk pengembangan yang dihasilkan terdiri dari baku panduan untuk konselor dalam melakukan layanan informasi dan juga bimbingan kelompok dalam pemberian materi anti narkoba .Pengembangan buku pengembangan panduan pencegahan bahaya narkoba dengan latihan asertif bagi siswa memengah pertama mengadopsi tahapan model pengembangan Borg & Gall yang telah disederhanakan oleh Tim PuslitJaknov. Dalam proses pengembangan awal , pengembangan melakukan konsultasi dengan ahli media untuk mendapatkan panduan dan saran tentang media yang dikembangkan . Untuk memenuhi akseptabilitas produk maka dilakukan uji ahli validasi ahli media, validasi ahli materi dan uji validasi ahli lapangan konselor .Instrumen penelitian ini berupa angket yang digunakan untuk mengetahui akseptabilitas produk.Adapun hasil penilaiannya dianalisis dengan menggunakanteknik analisis diskriptif presentase.Hasil penelitian yang diperoleh dari hasil validasi uji calon pengguna konselor. menunjukkan bahwa buku pengembangan panduan pencegahan bahaya narkoba dengan latian asertif bagi siswa menengah pertama mmenuhi kriteria akseptabilitas yang sesuai dengan aspek kegunaan , kelayakan, ketepatan dan kepatutan. Skor yang diperoleh dari hasil Validasi uji ahlimateri aspek kegunaan 97,72%, aspek kelayakan 90,62%, aspek kepatutan 93,05%, dan aspek kepatutan 95,45%. Dengan demikian Buku pengembangan panduan pencegahan bahaya narkoba dengan latihan asertif bagi siswa menengah pertama dapat digunakan dapat digunakan sebagai media dalam layanan informasi untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang bahaya narkoba
PENGEMBANGAN BUKU PAKET SELF LEADERSHIP UNTUK MENGELOLA KETERAMPILAN KEPEMIMPINAN DIRI PESERTA DIDIK KELAS VII SEBAGAI CALON PENGURUS OSIS SMPN 1 MOJOKERTO KUNTARI, DIANA
Jurnal BK UNESA Vol 8, No 1 (2018): Volume 8 Nomer 1
Publisher : Jurnal BK UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kepemimpinan merupakan sebuah potensi yang sudah ada dalam diri setiap individu. Kepemimpinan diri atau disebut juga self leadership merupakan sebuah  perilaku yang membentuk suatu proses keterampilan dasar yang harus dikembangkan individu agar dapat menjalani kehidupannya dengan baik sesuai dengan tujuan individu. Kepemimpinan peserta didik diaktualisasikan dalam kehidupan peserta didik baik dirumah maupun disekolah. Dalam hal ini konselor perlu untuk membantu peserta didik dalam mengelola keterampilan kepemimpinan diri. Konselor memerlukan media dalam menyampaikan materi mengenai keterampilan kepemimpinan diri kepada peserta didik maka perlu adanya pengembangan buku paket self leadership. Penelitian ini menggunakan model pengembangan Borg & Gall (2008) dengan dibatasi sampai pada tahap uji lapangan skala kecil. Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasikan sebuah produk yaitu buku paket self leadership yang memenuhi kriteria kegunaan, kelayakan, kepatutan, dan ketepatan. Hasil penelitian validasi materi dan media serta pengguna yang berjumlah 14 orang uji ahli menunjukkan bahwa media buku paket self leadership telah memenuhi kriteria aspektabilitas. Nilai yang diperoleh dari ahli materi 90,6%, ahli media 91,2%, dan calon pengguna konselor 79,6%, serta calon pengguna peserta didik 87,8%. Dengan begitu, secara keseluruhan memperoleh rata-rata nilai sebesar 87,3%, dengan kategori nilai sangat baik, tidak perlu direvisi. Sedangkan, dalam pelaksanaan uji lapangan skala kecil diperoleh data dari hasil pretes dan posttes. Dari 20 peserta didik yang dipilih oleh Pembina OSIS dengan karakteristik memiliki keterampilan kepemimpinan diri yang kurang mendapat perlakuan dan hasil pretest dan posttest keseluruhan mengalami peningkatan. Meski tergolong berhasil namun ada beberapa catatan yang perlu diperhatikan ketika penggunaan media buku paket seperti : keterampilan konselor dalam melaksanakan layana dan beberapa kritik dan saran dari pengguna siswa setelah mengikuti layanan. Namun demikian tahap revisi setelah uji kelompok kecil telah dilaksanakan sehingga media dapat digunakan dalam pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling di SMPN 1 Mojokerto. Kata kunci : Pengembangan, Media Buku Paket, Self Leadership
PENGEMBANGAN BOOKLET PEMBERDAYAAN DIRI DESAIN KARIER “SELF EMPOWERMENT CAREER DESIGN” (SECD) UNTUK SISWA KELAS X SMK DARUTTAQWA GRESIK PRAMUDHITA, BERLIAN
Jurnal BK UNESA Vol 8, No 1 (2018): Volume 8 Nomer 1
Publisher : Jurnal BK UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menghasilkan sebuah media Booklet Self Empowerment Career Design yang akan bermanfaat sebagai media layanan informasi bimbingan karier dalam melakukan perencanaan karir. Penelitian ini menggunakan model pengembangan Borg & Gall (2008) yang terbatas hingga tahap ke tujuh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media Booklet Self Empowerment Career Design telah memenuhi kriteria akseptabilitas. Nilai yang diperoleh dari ahli materi 95,31% untuk booklet SECD dan 93,75% untuk buku panduan. Sedangkan nilai yang diperoleh dari ahli media 93,75% untuk booklet SECD dan 90,625% untuk buku panduan. Serta dari calon pengguna konselor 90,625% untuk booklet SECD dan 100% untuk buku panduan dan dari calon pengguna konseli 86,03%. Secara keseluruhan diperoleh rata-rata sebesar 92,87% dengan kategori nilai sangat baik tidak perlu direvisi. Dari 7 peserta didik yang telah diberikan perlakuan terdapat selisih nilai antara pre-test dengan post-test yakni 5 diantaranya menunjukkan peningkatan self empowerment dalam merencanakan karir dan sisanya 2 siswa mengalami penurunan. Sehingga dari hasil berikut, diketahui terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan bagi peneliti selanjutnya, antara lain kriteria konselor, keterampilan dalam memberikan layanan, kelemahan dan kelebihan media. Namun setelah adanya tahap ketujuh yakni revisi produk operasional maka dapat disimpulkan bahwa media Booklet Self Empowerment Career Design telah memenuhi kriteria akseptabilitas untuk digunakan dalam pelaksanaan layanan bimbingan karir peserta didik kelas X SMK Daruttaqwa Gresik.   Kata Kunci : Pengembangan, Media Kalender, Bimbingan Karier Studi Lanjut
PENGEMBANGAN BUKU PANDUAN ORANG TUA UNTUK MENDUKUNG PERENCANAAN KARIR SISWA DI MADRASAH ALIYAH NEGERI SIDOARJO YULYA SARI, NURMA
Jurnal BK UNESA Vol 8, No 1 (2018): Volume 8 Nomer 1
Publisher : Jurnal BK UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan jenis penelitian pengembangan dengan model pengembangan Borg and Gall yang disederhanakan oleh tim Puslitjaknov. Tujuan dari penelitian pengembangan ini adalah menyusun sebuah buku panduan sebagai media cetak yang memenuhi kriteria akseptabilitas terdiri atas aspek kegunaan, kelayakan, ketepatan, dan kepatutan. Hasil analisis data secara kuantitatif berdasarkan penilaian dari uji ahli media mendapatkan total perolehan yaitu 91.17 % dengan kategori “sangat baik, tidak perlu direvisi”, sementara penilaian keseluruhan dari ahli materi mendapatkan nilai 92.04 % dengan kategori “sangat baik, tidak perlu direvisi, dan penilaian dari uji calon pengguna (konselor) mendapatkan nilai 95.23% dengan kategori “sangat baik, tidak perlu direvisi” dan penilaian dari uji calon pengguna (orang tua) mendapatkan nilai 83.86% dengan kategori “sangat baik, tidak perlu direvisi”. Berdasarkan hasil penilaian secara kuantitatif tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa buku panduan orang tua untuk mendukung perencanaan karir siswa telah memenuhi kriteria akseptabilitas dan dapat digunakan di sekolah jenjang SMA/MA/sederajat.   Kata kunci: Pengembangan, Buku Panduan, Perencanaan Karir, dan Orang Tua
PEMANFAATAN CINEMA THERAPY DALAM BIMBINGAN KELOMPOK UNTUK MENINGKATKAN SELF EFFICACY KARIR SISWA KELAS XI SMA NEGERI 1 BAURENO BOJONEGORO Dwi Jayati, Berlian
Jurnal BK UNESA Vol 8, No 1 (2018): Volume 8 Nomer 1
Publisher : Jurnal BK UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan Cinema Therapy untuk meningkatkan Self Efficacy Karir siswa kelas XI SMA N 1 Baureno Bojonegoro. Indikator self efficacy meliputi tingkat keyakinan individu terhadap kemampuan, penguasaan individu terhadap bidang atau tugas, serta kekuatan dalam menghadapi tantangan. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode penelitian eksperimen. Bentuk desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah one group pre-test and post-test design. Alat pengumpul data yang digunakan adalah angket self efficacy karir siswa untuk memperoleh data tingkat self efficacy karir siswa kelas XI di SMAN 1 Baurno. Subyek dalam penelitian ini adalah 10 siswa dari kelas XI IPS 1 yang memiliki skor self efficacy karir kategori rendah,  sedang dan tinggi. Teknik analisis data yang digunakan adalah statistic non parametik analisis uji tanda. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai ρ = 0,001 lebih kecil dari α = 0,05. berdasarkan hasil ini maka Ho ditolak dan Ha diterima. Dari hasil perhitungan diketahui rata-rata pre-test 122,3 dan rata-rata post-test 136,9. Hipotesis penelitian ini yang berbunyi” pemanfaatan cinema therapy dalam bimbingan kelompok dapat meningkatkan self efficacy karir siswa kelas XI SMAN 1 Baureno Bojonegoro” dapat diterima, sehingga dapat disimpulkan bahwa pemanfaatan cinema therapy dapat meningkatkan meningkatkan self efficacy karir siswa kelas XI SMAN 1 Baureno Bojonegoro. Kata Kunci : Bimbingan Kelompok, Cinema Therapy, Self Efficacy Karir.
PEMANFAATAN WAYANG PROFESI DALAM BIMBINGAN KLASIKAL UNTUK MENINGKATKAN WAWASAN DAN KESIAPAN KARIR KELAS OLAHRAGA (VII-A) DI SMPN 3 GRESIK Arviani, Sari
Jurnal BK UNESA Vol 8, No 1 (2018): Volume 8 Nomer 1
Publisher : Jurnal BK UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Wawasan dan kesiapan karir menjadi hal yang sangat penting. Seseorang yang mempunyai wawasan dan kesiapan karir yang bagus maka dia akan mampu merencanakan karir dengan baik. Definisi dari wawasan dan kesiapan karir pada penelitian kali ini adalah suatu cara pandang terutama kemampuan untuk memahami diri meliputi bakat, minat dan kepribadian, serta memahami lingkungan sesuai arah kecenderungan karir ragam pekerjaan dan pendidikan. Tujuan penelitian ini adalah  untuk menguji pemanfaatan wayang profesi dalam bimbingan klasikal dapat meningkatkan wawasan dan kesiapan karir siswa kelas olahraga (VII-A) di SMPN 3 Gresik. Jenis penelitian ini adalah Pre-Experimental dengan bentuk  one group pre-test and post-test design. Subjek penelitian kali ini adalah seluruh siswa kelas olahraga (VII-A) yang berjumlah 31 orang. Alat ukur yang digunakan adalah  angket mengenai wawasan dan kesiapan karir. Analisis data yang digunakan yaitu statistik non-parametrik dengan uji Wilcoxon 2 sampel berpasangan pada data besar (> 30)  dengan asumsi sebaran normal menggunakan Z hitung. Dari analisis data menunjukkan bahwa pada taraf signifikansi 5%  Z hitung = 4,8599 lebih besar dari Z tabel =1,6449. Maka H0 ditolak dan Ha  diterima. Selain itu dapat diketahui bahwa nilai  rata-rata pre-test sebesar  110,4 dan meningkat pada nilai rata-rata post-test sebesar 118,2. Sehingga dapat dikatakan bahwa pemanfaatan wayang profesi dalam bimbingan klasikal terbukti dapat meningkatkan wawasan dan kesiapan siswa  karir kelas olahraga (VII-A) di SMPN 3 Gresik.   Kata Kunci : Wayang Profesi, Bimbingan Klasikal, Wawasan dan Kesiapan Karir
PENERAPAN KONSELING EKSISTENSIAL DENGAN TEKNIK LOGOTERAPI  UNTUK MENINGKATKAN RASA PERCAYA DIRI  PADA SISWA KELAS XI AK - PMS DAN XII OTO SMK KOSGORO 1 BALONGBENDO PRADIPTA SISWANTO, RIRIS
Jurnal BK UNESA Vol 8, No 1 (2018): Volume 8 Nomer 1
Publisher : Jurnal BK UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan konseling eksistensial dengan teknik logoterapi untuk meningkatkan rasa percaya diri siswa kelas XI AK-PMS dan XII OTO SMK Kosgoro 1 Balongbendo terhadap kemampuan, penguasaan individu terhadap bidang atau tugas, serta dalam menemukan makna diri. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode penelitian eksperimen. Bentuk desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah one group pre-test and post-test design. Alat pengumpul data yang digunakan adalah angket percaya diri siswa untuk memperoleh data tingkat percaya diri siswa kelas XI AK-PMS dan XII OTO SMK Kosgoro 1 Balongbendo. Subyek dalam penelitian ini adalah 5 siswa dari kelas XI AK-PMS dan XII OTO yang memiliki skor percaya diri dengan kategori rendah. Teknik analisis data yang digunakan adalah statistic non parametik analisis uji tanda. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai ρ = 0,031 lebih kecil dari α = 0,05. berdasarkan hasil ini maka Ho ditolak dan Ha diterima. Dari hasil perhitungan diketahui rata-rata pre-test 90 dan rata-rata post-test 115,8. Hipotesis penelitian ini yang berbunyi” penerapan konseling eksistensial degan teknik logoterapi dapat meningkatkan rasa percaya diri siswa kelas XI AK-PMS dan XII OTO SMK Kosgoro 1 Balongbendo” dapat diterima, sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan logoterapi dapat meningkatkan rasa percaya diri siswa kelas XI AK-PMS dan XII OTO SMK Kosgoro 1 Balongbendo. Kata Kunci : Konseling eksistensial, Logoterapi, Rasa percaya diri
PENERAPAN PENDEKATAN REBT UNTUK MENURUNKAN TINGKAT PENARIKAN DIRI (WITHDRAWAL) PADA SISWA SMA NEGERI 1 GEDEG Miftakhul Janah, Fitri
Jurnal BK UNESA Vol 8, No 1 (2018): Volume 8 Nomer 1
Publisher : Jurnal BK UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ada beberapa individu yang lebih memilih untuk menarik diri dari lingkungan sosialnya, hal ini disebut sebagai perilaku withdrawal. Withdrawal salah satunya disebabkan oleh adanya keyakinan yang tidak rasional, misalnya ketakutan akan menimbulkan konflik dengan teman jika masuk dalam lingkungan tersebut. withdrawal dapat diubah dengan cara mengubah pemikiran irrational  menjadi lebih rational. Penelitian bertujuan untuk mengkaji penggunaan pendekatan REBT untuk menurunkan perilaku withdrawal. Penelitian ini menggunakan model single subject research design  A-B-A. Subyek dalam penelitian ini adalah 2 orang siswa dengan kategori withdrawal  tinggi dan sedang. Penelitian ini memiliki panjang kondisi selama 14 hari, yang terbagi menjadi 4 hari baseline (A1), 6 hari intervensi (B), dan 4 hari baseline (A2). Dalam penelitian ini, kondisi awal subyek A menunjuk kanperilaku withdrawal  sebanyak 9 poin, dan pada akhir penelitian menjadi 3 poin. Sedangkan pada subyek B menunjukkan perilaku withdrawal sebanyak  5,5 poin dan pada akhir penelitian menjadi 3 poin. Dengan demikian dapat disimpilkan bahwa pendekatan REBT dapat digunakan untuk menurunkan perilaku withdrawal.   Kata kunci: withdrawal, REBT, irrational belive
PENGEMBANGAN APLIKASI NEED ASSESMENT “ KONSELOR SEKOLAH” BERBASIS ANDROID DALAM UPAYA PENGINTEGRASIAN KEBUTUHAN SISWA DI SMK NEGERI TUTUR, PASURUAN Retno Kinanti Putri, Diajeng
Jurnal BK UNESA Vol 8, No 1 (2018): Volume 8 Nomer 1
Publisher : Jurnal BK UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan suatu bentuk penelitian pengembangan yang mengembangkan aplikasi need assesment . Need Assesment jarang sekali dilakukan oleh konselor yang ada di sekolah, alasan mereka adalah karena dalam proses assesmen hingga terbetuknya suatu program membutuhkan waktu yang lama. Sehingga mereka memutuskan untuk menggunakan program sebelumnya.  Selain itu penggunaan gadget juga meningkat tajam dan pengguna dari gadget adalah remaja. Hal ini menjadi peluang besar dalam pengembangan aplikasi need assesment. Sebagai terobosan terbaru dalam membantu kinerja konselor dan memudahkan siswa dalam pengisian assesmen juga. Produk pada penelitian ini adalah aplikasi, aplikasi diujikan dengan model pengembangan ADDIE. Melalui proses pengujian kepada uji materi, media dan pengguna. Hasil menunjukkan bahwa bahwa aplikasi apabila dilihat berdasarkan kriteria kelayakan produk menurut sangat baik, tidak perlu direvisi. Rata-rata skor angket berada pada rentan 90% hingga 100%. Jadi, dari aplikasi ini sudah teruji dan memenuhi aspek yang telah ditentukan sebelumnya.  Kata Kunci: Aplikasi Need Assesment, Pengembangan, “Konselor Sekolah”