cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Mahasiswa Bimbingan Konseling
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 444 Documents
PENERAPAN BIBLIOTERAPI UNTUK MENGURANGI PIKIRAN NEGATIF TENTANG ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS PADA SISWA KELAS VII DI SEKOLAH INKLUSI SMPN 4 WARU SHOLEHA, ERICHA
Jurnal BK UNESA Vol 7, No 3 (2017): volume 7 nomer 3
Publisher : Jurnal BK UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan hasil studi pendahuluan, sebanyak 82,86% siswa kelas VII di Sekolah Inklusi SMPN 4 Waru memiliki pikiran negatif tentang anak berkebutuhan khusus, mereka berpikiran bahwa anak berkebutuhan khusus adalah anak yang aneh, pikirannya kosong, mengganggu, nakal, pemarah, dan berbahaya. Upaya yang telah dilakukan oleh guru BK yaitu memberikan informasi tentang keberadaan anak berkebutuhan khusus dan himbauan untuk menerima dan menghargai anak berkebutuhan khusus. Namun, masalah yang ditemukan merupakan masalah tentang pikiran negatif yang disebabkan adanya perbedaan kondisi yang dialami anak berkebutuhan khusus.Penerapan yang dilakukan pada penelitian ini berupaya memberikan bantuan bagi guru BK dalam mengurangi pikiran negatif tentang anak berkebutuhan khusus dengan menggunakan teknik biblioterapi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji penerapan biblioterapi dalam mengurangi pikiran negatif tentang anak berkebutuhan khusus pada siswa kelas VII di Sekolah Inklusi SMPN 4 Waru. Biblioterapi yang dilakukan dalam penelitian ini ialah biblioterapi dalam bentuk kelompok dalam jenis pendidikan humanistik yang bertujuan memperluas pandangan seseorang tentang perbedaan kondisi manusia.Penelitian ini menggunakan metode penelitian pra-eksperimen dengan desain penelitian pre-test and post-test one group design. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket pikiran negatif tentang anak berkebutuhan khusus yang terdiri atas 22 item pernyataan. Subjek penelitian sebanyak 6 siswa kelas VII SMPN 4 Waru yang teridentifikasi memiliki skor tinggi berdasarkan hasil pengukuran angket pikiran negatif tentang anak berkebutuhan khusus.Teknik analisis data menggunakan statistik non parametrik wilcoxon signed rank test untuk mengetahui perbedaan skor pre-test dan post-test. Hasil data menunjukkan rata-rata pre-test adalah 32,83 dan rata-rata hasil post-test adalah 25,83. Berdasarkan hasil analisis data dengan wilcoxon signed rank test diperoleh ρ (kemungkinan harga di bawah H?) = 0,028 dan α (taraf kesalahan) = 5% atau 0,05, maka 0,028 < 0,05. Dengan demikian H? ditolak. Dapat disimpulkan bahwa penerapan biblioterapi dapat mengurangi pikiran negatif tentang anak berkebutuhan khusus pada siswa kelas VII di Sekolah Inklusi SMPN 4 Waru.Kata kunci: biblioterapi, pikiran negatif, anak berkebutuhan khusus
PENERAPAN CINEMA THERAPY UNTUK MENINGKATKAN EMPATI SISWA KELAS X MULTIMEDIA DI SMKN 1 DRIYOREJO Tri Juliantika, Yeni
Jurnal BK UNESA Vol 7, No 3 (2017): volume 7 nomer 3
Publisher : Jurnal BK UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berawal dari siswa kurang berempati kepada orang lain yang disebabkan oleh sikap individualisme siswa masih tinggi dan kurangnya kerjasama antarsiswa di SMKN 1 Driyorejo. Hal ini mempengaruhi penyesuaian dan hubungan pertemanan siswa dalam kelas. Upaya yang dilakukan oleh guru BK yaitu memberikan layanan klasikal dan memberikan permainan berkelompok seperti siswa dibentuk menjadi beberapa kelompok dan diminta untuk menyelesaikan misi tertentu. Meskipun upaya yang dilakukan sudah baik, namun masih terdapat siswa yang kurang berempati kepada orang lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dapatkah cinema therapy meningkatkan empati siswa kelas X Multimedia di SMKN 1 Driyorejo. Jenis penelitian ini merupakan penelitian pre experimental design dengan bentuk desain one group pre-test and post-test design. Subyek dalam penelitian ini akan diberikan pre-test terlebih dahulu, kemudian diberikan perlakuan cinema therapy dalam bentuk layanan bimbingan kelompok untuk meningkatkan empati setelah itu diberikan post-test untuk mengukur ada perbedaan atau tidak antara post-test dan pre-test. Alat ukur dalam penelitian ini adalah angket empati 35 item pernyataan dengan skala Likert. Metode pengambilan subyek menggunakan purposive sampling. Siswa yang terindikasi memiliki empati rendah dijadikan subyek dalam penelitian ini yaitu sebanyak 9 siswa kelas X Multimedia. Teknik analisis data menggunakan statistic non parametric yaitu uji Wilcoxon dengan bantuan SPSS versi 21. Hasil analisis menunjukkan bahwa dengan ketentuan N = 9 dan x = 0 (z), maka diperoleh ρ (kemungkinan harga dibawah Ho) = 0,008. Bila dalam ketetapan α (taraf kesalahan) sebesar 5% adalah 0,05 maka 0,008 < 0,05 jadi dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima.Hasil uji Wilcoxon mengenai penerapan cinema therapy untuk meningkatkan empati siswa juga menunjukkan bahwa ada perbedaan antara skor pre-test dan post-test yaitu post-test > pre-test. Terdapat perbedaan antara rata-rata skor pre-test 86,4 dan rata-rata skor post-test 109,1 dengan selisih 22,7. Berdasarkan hasil tersebut hipotesis penelitian yang berbunyi “penerapan cinema therapy dapat meningkatkan empati siswa” diterima, sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan cinema therapy dapat meningkatkan empati siswa kelas X Multimedia di SMKN 1 Driyorejo. Kata kunci : Cinema Therapy, Empati
PENERAPAN BIBLIOTERAPI UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN TENTANG LABELLING NEGATIF PADA SISWA KELAS VII-D DI SMPN 2 DLANGGU-MOJOKERTO ANGGRAENI, AMALIA
Jurnal BK UNESA Vol 7, No 3 (2017): volume 7 nomer 3
Publisher : Jurnal BK UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berawal dari fenomena siswa yang belum memiliki pemahaman tentang labelling negatif yang berakibat pada ketidak efektifan proses belajar mengajar di kelas VII-D SMPN 2 Dlanggu yang ditunjukkan dengan sikap memberikan julukan negatif kepada temannya tanpa melihat keseluruhan sifatnya, memberikan julukan secara berulang-ulang hingga ndividu lain marah dan menyebabkan permusuhan dan perkelahian antar teman. Upaya yang dilakukan guru BK di sekolah untuk menangani permasalahan tersebut adalah dengan menegur siswa yang bersangkutan, melakukan sosialisasi di kelas tentang tata tertib, melakukan permainan di kelas untuk meningkatkan keakraban siswa, upaya tersebut sudah baik namun belum maksimal karena masih sering ditemui siswa yang belum memiliki pemahaman tentang labelling negatif. Hal tersebut membuat pentingnya sebuah teknik untuk diterapkan dalam menangani permasalahan siswa.Tujuan penelitian ini adalah menguji penerapan teknik biblioterapi untuk meningkatkan pemahaman tentang labelling negatif siswa kelas VII-D SMPN 2 Dlanggu. Jenis penelitian ini mnggunakan metode kuantitatif dengan menggunakan desain penelitian pre-experimental design dengan bentuk one group pre-test post-test design. Alat pengumpul data yang digunakan adalah angket labelling untuk memperoleh data tingkat pemahaman tentang labelling negatif siswa kelas VII-D SMPN 2 Dlanggu. Subjek dalam penelitian ini adalah 7 siswa dari kelas VII-D yang memiliki pemahaman tentang labelling negatif dalam kategori rendah. Teknik analisis data yang digunakan adalah statistik non prametrik analisis uji Wilcoxon.Berdasarkan hasil analisis dengan ketentuan N = 7 menunjukkan bahwa nilai ρ (kemungkinan harga dibawah Ho) = 0.018 lebih kecil dari α (taraf kesalahan) sebesar 5% = 0.05 atau 0.018 < 0.05 maka Ho ditolak dan Ha diterima. Hipotesis penelitian ini yang berbunyi “penerapan biblioterapi efektif untuk meningkatkan pemahaman tentang labelling negatif pada siswa kelas VII-D di SMPN 2 Dlanggu” dapat diterima, sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan biblioterapi efektif untuk meningkatkan pemahaman tentang labelling negatif pada siswa kelas VII-D di SMPN Dlanggu.   Kata Kunci : biblioterapi, pemahaman labelling negatif  
PENGEMBANGAN MEDIA MOBILE LEARNING (M-LEARNING) PENGENALAN JURUSAN PERGURUAN TINGGI PADA SISWA KELAS XI SMAN 1 JATIROGO-TUBAN MUNIR, MISBAKHUL
Jurnal BK UNESA Vol 7, No 3 (2017): volume 7 nomer 3
Publisher : Jurnal BK UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan wawancara dengan guru Bimbingan Konseling menyatakan bahwa pemanfaatan teknologi saat ini masih kurang. Guru Bimbingan Konseling di SMAN 1 Jatirogo hanya memberikan informasi sekilas mengenai perguruan tinggi. Pameran tentang perguruan tinggi merupakan sarana bagi siswa dalam mencari informasi tentang perguruan tinggi. Namun, karena waktu yang terbatas dan informasi yang kurang detail mengenai perguruan tinggi yang ada di Indonesia, sehingga dibutuhkan pengembangan media Mobile Learning (M-Learning) pengenalan jurusan perguruan tinggi. M-Learning berbasis android merupakan media untuk pengenalan jurusan yang ada di perguruan tinggi untuk siswa kelas XI SMAN 1 Jatirogo, sehingga bimbingan karir dalam bentuk pengenalan perguruan tinggi dapat terlaksana dengan maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan suatu produk media Mobile Learning (M-Learning) pengenalan jurusan perguruan tinggi sebagai upaya inovatif dalam pemberian layanan bimbingan karir pada siswa kelas XI SMAN 1 Jatirogo.  Penelitian pengembangan ini menggunakan model pengembangan Borg & Gall, namun hanya terbatas pada tahap ke-5, yakni revisi produk. Untuk mengetahui kelayakan media M-Learning maka dilakukan uji validitas produk kepada ahli materi (2 orang), ahli media (1 orang), ahli praktisi (1 orang) dan uji coba lapangan kecil (10 orang). Instrumen penelitian ini berupa untuk mengetahui kelayakan media M-Learning. Hasil dari uji coba produk oleh ahli materi mencapai 93.76% untuk media M-Learning dan dikategorikan sangat baik, ahli media mencapai 87.5% untuk media M-Learning dan dikategorikan sangat baik, ahli praktisi mencapai 83.21% media M-Learning dan dikategorikan sangat baik, dan uji coba lapangan mencapai 87.39% media M-Learning dan dikategorikan sangat baik. Dengan demikian, media M-Learning untuk pengenalan jurusan di perguruan tinggi layak digunakan dan dikembangkan pada siswa kelas X SMAN 1 Jatirogo.   Kata Kunci : M-Learning, perguruan tinggi
STUDI KEPUSTAKAAN MENGENAI LANDASAN TEORI DAN PRAKTIK KONSELING NEURO LINGUISTIC PROGRAMMING (NLP) Kusuma, Rani
Jurnal BK UNESA Vol 8, No 1 (2018): Volume 8 Nomer 1
Publisher : Jurnal BK UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengelaborasi landasan teori dan praktik konseling Neuro Linguistic Programming (NLP) sebagai alternatif pendekatan konseling. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kepustakaan. Dengan metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis isi. Guna menjaga ketepatan pengkajian dan mencegah kesalahan informasi dalam analisis data maka dilakukan pengecekan antar pustaka dan membaca ulang pustaka serta memperhatikan komentar pembimbing. Hasil penelitian ini adalah terelaborasinya landasan teori dan praktik konseling Neuro Linguistic Programming secara utuh meliputi, : 1) Latar belakang berkembangnya konseling Neuro Linguistic Programming  (NLP), 2) konsep utama konseling Neuro Linguistic Programming  (NLP), 3) tujuan dari konseling Neuro Linguistic Programming  (NLP), 4) fungsi dan peran konselor dalam konseling Neuro Linguistic Programming  (NLP), 5) pengalaman konseli dalam proses konseling Neuro Linguistic Programming  (NLP), 6) hubungan antara konselor dan konseli dalam konseling Neuro Linguistic Programming  (NLP)), 7) teknik dan prosedur konseling Neuro Linguistic Programming  (NLP), dan 8) hasil penelitian penerapan konseling Neuro Linguistic Programming  (NLP), dan 9) proses konseling Neuro Linguistic Programming  (NLP) dalam menangani kasus. Kata Kunci: Studi Kepustakaan, Neuro Linguistic Programming  (NLP)
STUDI KEPUSTAKAAN MENGENAI LANDASAN TEORI DAN PRAKTIK KONSELING EXPRESSIVE WRITING MIRZAQON T, ABDI
Jurnal BK UNESA Vol 8, No 1 (2018): Volume 8 Nomer 1
Publisher : Jurnal BK UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengelaborasi landasan teori dan praktik konseling sebagai alternatif pendekatan konseling. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kepustakaan. Metode pengumpulan data yang digunakan yakni metode dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis isi. Untuk menjaga ketepatan pengkajian dan mencegah kesalahan informasi dalam analisis data maka dilakukan pengecekan antar pustaka dan membaca ulang pustaka serta memperhatikan komentar pembimbing. Hasil penelitian ini adalah terelaborasinya landasan teori dan praktik konseling  secara utuh meliputi, : 1) Latar belakang berkembangnya konseling Expressive Writing, 2) Konsep utama konseling Expressive Writing, 3) Tujuan dari konseling Expressive Writing, 4) Fungsi dan peran konselor dalam konseling Expressive Writing, 5) Pengalaman konseli dalam proses konseling Expressive Writing, 6) Hubungan antara konselor dan konseli dalam konseling Expressive Writing, 7) Teknik dan prosedur konseling Expressive Writing, dan 8) Hasil penelitian penerapan konseling Expressive Writing, dan 9) Proses konseling Expressive Writing dalam menangani kasus.   Kata Kunci: Studi Kepustakaan, Expressive Writing.
PENGEMBANGAN BUKU PANDUAN KEPEMIMPINAN UNTUK SEKOLAH MENENGAH PERTAMA AYU MARTIARANI, NINDYA
Jurnal BK UNESA Vol 8, No 1 (2018): Volume 8 Nomer 1
Publisher : Jurnal BK UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Krisis Kepemimpinan di Indonesia salah satunya berasal dari pendidikan dan pengetahuan tentang kepemimpinan yang kurang di pahami oleh peserta didik. Hasil dari Need Asesment penulis, penulis menemukan bahwa perlu adanya sebuah produk yang dapat mendukung dalam mengembangkan pengetahuan tentang kepemimpinan khususnya pada siswa SMP. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan buku panduan kepemimpinan bagi siswa sekolah menengah pertama yang mampu memenuhi kriteria kriteria keberterimaan produk yang meliputi kegunaan, kelayakan, ketepatan dan kepatutan.Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan produk. Proses pengembangan produk yang digunakan dalam penelitian ini adalah yang dikemukakan oleh Borg & Gall. Analisis data yang digunakan untuk mengolah hasil validasi dari ahli materi, ahli media dan calon pengguna adalah prosentase. Hasil pengembangan media ini memenuhi kriteria valid yakni angket penilaian ahli materi (91,8%), angket penilaian ahli media (89,5%), angket penilaian calon pengguna yakni konselor (79,5% ) dan calon pengguna siswa (80,3%) Kriteria kelayakan produk yang didapat dari hasil validasi tersebut menurut mustaji (2005) dikatakan baik dan tidak perlu direfisi lagi. Buku panduan kepemimpinan yang di buat oleh penulis dapat disimpulkan telah memenuhi kriteria akseptabilitas meliputi aspek kegunaan, aspek kelayakan, aspek ketepatan dan aspek kepatutan. Berdasarkan pemenuhan aspek-aspek tersebut, tahapan proses pengembangan selanjutya yaitu melakukan uji coba lapangan skala yang lebih besar dan luas dapat digunakan apabila menggunakan prosedur pengembangan Borg & Gall. Kata Kunci: kepemimpinan, siswa SMP, sikap, pengembangan.
PENERAPAN BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN TEKNIK DISKUSI UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMILIHAN KARIR SISWA KELAS XI TATA BUSANA DI SMK DARUTTAQWA GRESIK Nur Oktavia, Ika
Jurnal BK UNESA Vol 8, No 1 (2018): Volume 8 Nomer 1
Publisher : Jurnal BK UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berawal dari fenomena pada siswa kelas XI Tata Busana di SMK Daruttaqwa Gresik yang mengatakan takut tidak bisa mendapatkan pekerjaan setelah lulus karena mereka masih bingung untuk memilih karir untuk kedepannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah bimbingan kelompok dengan teknik diskusi dapat meningkatkan kemampuan pemilihan karir siswa kelas XI Tata Busana di SMK Daruttaqwa Gresik. Penelitian ini menggunakan desain pre experimental design dengan bentuk one group pre-test and post-test design. Subyek dalam penelitian ini yaitu 8 siswa kelas XI Tata Busana SMK Daruttaqwa Gresik yang memiliki kemampuan pemilihan karir kategori rendah. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini berupa angket kemampuan pemilihan karir dengan 27 item pernyataan. Teknik analisis data menggunakan statistic non parametric yaitu uji Wilcoxon dengan bantuan SPSS versi 21. Hasil analisis menunjukkan bahwa dengan ketentuan ketentuan N = 8 dan x = 0 (z), maka diperoleh ρ (kemugkinan harga dibawah Ho) = 0,012. Bila dalam ketetapan α (taraf kesalahan) sebesar 5% adalah 0,05 maka 0,012 < 0,05 jadi dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima. Terdapat perbedaan kemampuan pemilihan karir antara pre test dan post test, diketahui rata-rata pre test = 64,25 dan rata-rata post test = 86,12 dengan selisih sebanyak 21,87. Sehingga hipotesis penelitian yang berbunyi “penerapan bimbingan kelompok dengan teknik diskusi dapat meningkatkan kemampuan pemilihan karir siswa” diterima, sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan bimbingan kelompok dengan teknik diskusi dapat meningkatkan kemampuan pemilihan karir siswa kelas XI Tata Busaana di SMK Daruttaqwa Gresik.   Kata kunci : Kemampuan Pemilihan Karir, Bimbingan Kelompok, Diskusi
PENERAPAN BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN TEKNIK DISKUSI KELOMPOK UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN ETIKA PERGAULAN SISWA KARTIKA MURTI, FIQIH
Jurnal BK UNESA Vol 8, No 1 (2018): Volume 8 Nomer 1
Publisher : Jurnal BK UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berawal dari fenomena yang terjadi dikalangan siswa SMP. Di SMPN 34 surabaya terdapat siswa yang belum memahami perilaku etika pergaulan, seperti memanggil teman dengan nama nama orang tua, siswa mengobrol ketika pelajaran berlangsung, menggunakan bahasa yang kurang baik ketika berbicara. Hal itu dapat memicu permusuhan dan perkelahian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan bimbingan kelompok dengan teknik diskusi kelompok untuk meningkatkan pemahaman etika pergaulan siswa kelas VII di SMPN 34 Surabaya. Metode penelitian ini merupakan eksperimen jenis penelitian kuantitatif. Desain yang digunakan dalam penelitian adalah one group pre-test and post-test design. Subyek dalam penelitian adalah 8 siswa kelas VII yang memiliki pemahaman etika pergaulan rendah. Teknik analisis data yang digunakan adalah statistic non parametik analisis uji Wilcoxon dengan bantuan SPSS versi 21. Hasil analisis menunjukkan bahwa rangking negatif 0, rangking positif 8, ties 0 dengan ketentuan Z -2,521, Asymp. Sig (2 tailed) sebesar 0,012 atau lebih kecil dari 0,05. Berdasarkan dalam ketetapan α (taraf kesalahan) sebesar 5% adalah 0,05 maka 0,012 < 0,05. Berdasarkan hasil ini maka Ho ditolak dan Ha diterima, hipotesis penelitiannya ialah ”penerapan bimbingan kelompok dengan teknik diskusi kelompok dapat meningkatkan pemahaman etika pergaulan siswa” diterima, dan kesimpulannya penerapan bimbingan kelompok dengan teknik diskusi kelompok dapat meningkatkan pemahaman etika pergaulan siswa kelas VII di SMPN 34 Surabaya.   Kata kunci : Bimbingan Kelompok, Diskusi, Pemahaman, etika pergaulan
PENERAPAN KONSELING KELOMPOK TEKNIK KONTRAK PERILAKU UNTUK MENINGKATKAN PERILAKU TANGGUNG JAWAB PRIBADI SISWA KELAS VIII-F SMP NEGERI 34 SURABAYA Bee Sanna, Jihadaroza
Jurnal BK UNESA Vol 8, No 1 (2018): Volume 8 Nomer 1
Publisher : Jurnal BK UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi hasil pengamatan dan pengalaman peneliti yang memiliki tanggung jawab pribadi rendah selama di sekolah, seperti membolos, tidak mengembalikan peralatan makan ke kantin, menunggu dipanggil oleh guru untuk melaksanakan sholat, mengobrol dan melakukan kegiatan yang tidak seharusnya saat pelajaran hingga berakhir. Hal tersebut juga termasuk pada tata tertib yang harus dipatuhi oleh siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dapat atau tidaknya meningkatkan tanggung jawab pribadi siswa melalui pemberian konseling kelompok teknik kontrak perilaku pada siswa kelas VIII-F SMP Negeri 34 Surabaya. Desain penelitian ini menggunakan Single Subject Design (SSD) desain A-B dengan banyak subjek penelitian 5 siswa. Metode pengumpulan data menggunakan pedoman observasi dan dokumentasi. Sehingga penggunaan Single Subject Design (SSD) sesuai untuk jenis penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan kelima subjek mengalami perubahan perilaku membaik yang dapat dilihat pada level perubahan perilaku tanggung jawab pribadi, yaitu Subjek V membaik 0.83 pada fase intervensi (B). Subjek W membaik 1.15 pada fase intervensi (B). Subjek X membaik 3.9 pada fase intervensi (B). Subjek Y membaik 0.55 pada fase intervensi (B). Subjek Z membaik 0.8 pada fase intervensi (B). Hal ini menunjukkan adanya perubahan skor sebelum dan sesudah diberikan konseling kelompok terknik kontrak perilaku pada siswa kelas VIII-F SMP Negeri 34 Surabaya. Kata Kunci : Konseling Kelompok, Kontrak Perilaku, Tanggung Jawab Pribadi.