cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Mahasiswa Bimbingan Konseling
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 444 Documents
PENERAPAN KONSELING KELOMPOK REALITA UNTUK MENINGKATKAN RESILIENSI DIRI (SELF RESILIENCE) SISWA AINIAH, QURROTUL; KHUSUMADEWI, ARI
Jurnal BK UNESA Vol 9, No 1 (2018)
Publisher : Jurnal BK UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Setiap siswa seharusnya memiliki kemampuan resiliensi diri yang tinggi dalam kehidupannya. Faktanya bahwa di SMA Negeri 1 Gedangan ditemukan gejala siswa yang memiliki resiliensi diri yang rendah. Oleh karena itu, peneliti ingin memberikan suatu intervensi dengan memanfaatkan kegiatan konseling kelompok realita untuk meningkatkan resiliensi diri siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menguji keberhasilan penggunaan konseling kelompok realita untuk meningkatkan resiliensi diri siswa kelas X IPA 6 di SMA Negeri 1 Gedangan Sidoarjo. Penelitian ini menggunakan desain pre experimental design dengan bentuk one group pre-test and post-test design. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah angket. Angket tersebut digunakan untuk mencari data mengenai resiliensi diri yang rendah. Subyek penelitiannya adalah 5 siswa kelas X IPA 6 SMA Negeri 1 Gedangan Sidoarjo. Analisis data yang digunakan adalah statistik non parametrik dengan uji wilcoxon. Hasil analisis menunjukkan bahwa diketahui nilai Z adalah -2023 dan nilai Asymp. Sig. (1-tailed) sebesar 0,021. Bila dalam ketetapan ? (taraf signifikasi) sebesar 5% maka, 0,021< 0,05 jadi dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima. Jadi dapat disimpulkan bahwa penerapan konseling kelompok realita dapat meningkatkan resiliensi diri siswa kelas X IPA 6 SMA Negeri 1 Gedangan Sidoarjo. Hasil penelitian ini diharapkan dapat dijadikan sebagai salah satu acuan yang dapat dikembangkan dalam melakukan penelitian selanjutnya berkaitan dengan konseling kelompok realita Kata kunci : Konseling Kelompok Realita, Resiliensi Diri
KONSELING RASIONAL EMOTIF PERILAKU UNTUK MENINGKATKAN PERCAYA DIRI SISWA KORBAN VERBAL BULLYING EDFIRA PUTRI, FADELIA; CHRISTIANA, ELISABETH
Jurnal BK UNESA Vol 9, No 1 (2018)
Publisher : Jurnal BK UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan konseling rasional emotif perilaku dalam meningkatkan percaya diri siswa korban verbal bullying di SMP Negeri 1 Sukosewu Bojonegoro. Jenis penelitian ini merupakan penelitian pre-experiment design dengan rancangan penelitian pre-test post-test one group design. Alat pengumpul data yang digunakan pada penelitian ini yaitu angket percaya diri untuk korban verbal bullying yang terdiri dari 27 butir item. Subjek penelitian pada penelitian ini adalah lima siswa dari SMP Negeri 1 Sukosewu Bojonegoro yang menjadi korban verbal bullying dengan perolehan skor percaya diri rendah yang telah diukur menggunakan angket percaya diri. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah statistik non parametrik dengan menggunakan Uji Wilcoxon. Berdasarkan perhitungan yang telah dilakukan, N = 5 dan x = 0, maka diperoleh Asymp. Sig. (2-tailed) = 0,043. Apabila dalam ketetapan ? (taraf kesalahan) sebesar 5% adalah 0,05, maka 0,043 < 0,05. Sehingga dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan Ha diterima. Adanya perbedaan antara hasil pre-test dan post-test yang mana skor post-test lebih besar dibandingkan skor pre-test. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa konseling rasional emotif perilaku dapat meningkatkan percaya diri siswa korban verbal bullying di SMP Negeri 1 Sukosewu Bojonegoro. Kata kunci: Konseling Rasional Emotif Perilaku, Percaya Diri, Verbal Bullying
PERILAKU PACARAN PADA PESERTA DIDIK SEKOLAH MENENGAH PERTAMA DI KABUPATEN TULUNGAGUNG ZILLY TANDRIANTI, ALAINA; DARMINTO, EKO
Jurnal BK UNESA Vol 9, No 1 (2018)
Publisher : Jurnal BK UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik perilaku pacaran pada remaja awal di kabupaten Tulungagung. Secara khusus ada enam karakteristik yang ingin diungkap yaitu bentuk, faktor pendorong, dampak, lokasi, persepsi dan upaya guru bimbingan dan konseling. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survey. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta dididk SMP Negeri di Tulungagung. Jumlah sampel dalam penelitian ini ada 326 yang diambil menggunakan teknik purposive area random sampling. Data penelitian dikumpulkan melalui skala pacaran yang dikembangkan secara khusus dalam penelitian dan memiliki koefisien 0,740. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dengan satuan prosentase. Dari hasil analisis diperoleh beberapa temuan bahwa perilaku pacaran umumnya dilakukan dalam bentuk mengobrol 94%, bercanda 94%, jalan berdua 74% dan bersentuhan42%. Faktor pendorong perilaku pacaran adalah media sosial 90%, dukungan dari teman 75%, dukungan orang tua 64%, memperoleh rasa nyaman 54% dan ingin memiliki pengalaman baru 52%. Pacaran membuat mereka tambah bersemangat dalam beraktifitas 63% dan membuat mereka tambah bersemangat belajar 39%. Lokasi yang biasa dituju untuk melakukan perilaku pacaran tempat wisata 42%. Sebanyak 84% menyatakan bahwa pacaran merupakan suatu hal yang wajar. Upaya yang dilakukan guru bimbingan dan konseling 48% memberikan layanan konseling individu dan 44% memberikan informasi mengenai pacaran. Dari hasil penelitian ini dapat diketahui bahwa pada umumnya anak SMP sudah banyak yang berpacaran, namun pacarannya masih sebatas normal. Ada juga beberapa peserta didik yang melakukan perilaku pacaran melebihi batas normal. Sehingga diharapkan guru bimbingan dan konseling lebih meningkatkan pemberian layanan bimbingan klasikal, konseling individu, bimbingan kelompok, konseling kelompok serta diadakannya konselor sebaya. Pemberian konseling individu dapat menggunakan pendekatan kognitif behavior untuk lebih efektif. Kata Kunci : Perilaku Pacaran, remaja awal
KONSELING INDIVIDU PENDEKATAN RATIONAL-EMOTIVE BEHAVIOR THERAPY UNTUK MENGURANGI STRES AKADEMIK SISWA KELAS XII MIA SMAN 1 BABADAN PONOROGO FAJAR SURIATIKA, NISA; NURSALIM, MOCHAMAD
Jurnal BK UNESA Vol 9, No 1 (2018)
Publisher : Jurnal BK UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stres akademik merupakan masalah yang saat ini banyak dijumpai dikalangan pelajar dengan seiring bertambahnya beban dan tuntutan belajar. Stres akademik terjadi salah satunya karena faktor keyakinan irasional individu sehingga dapat memberikan dampak secara fisik, emosi, intelektual, atau interpersonal. Oleh karena itu, individu perlu mendapatkan strategi alternatif untuk membantu individu mengatasi masalah tersebut. Penelitian ini bertujuan menerapkan konseling invidu pendekatan REBT untuk mengurangi stres akademik siswa kelas XII MIA SMAN 1 Babadan Ponorogo. Penelitian ini menggunakan rancangan pre-experimental design dengan bentuk one-group pre-test and post-test design dan pemilihan subjek penelitian dengan menggunakan simple matching. Teknik pengumpulan data berupa angket stres akademik dengan jumlah subjek penelitian 5 siswa yang termasuk kategori tinggi pada skor stres akademik. Berdasarkan hasil perhitungan mean terdapat penurunan skor stres akademik yakni mean Pre-tes sebesar 212,4 dan mean Post-test sebesar 186,4 sehingga menunjukkan selisih penurunan skor sebesar 26. Analisis data menggunakan statistik non-parametrik uji wilcoxson dengan menggunakan bantuan SPSS versi 24 dan hasil asymp.Sig. (1-tailed) menunjukkan sebesar 0,021. Apabila mengacu pada ketetapan ? (taraf kesalahan) sebesar 5% maka hasil menunjukkan bahwa 0,021 < 0,05 sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima. Jadi, berdasarkan hipotesis dalam penelitian ini dapat disimpulkan bahwa konseling individu pendekatan rational-emotive behavior therapy dapat mengurangi stres akademik siswa kelas XII MIA SMAN 1 Babadan Ponorogo. Kata kunci: Konseling Individu, REBT, Stres Akademik
KONSELING INDIVIDU TEKNIK KONTRAK PERILAKU UNTUK MENGURANGI PERILAKU OFF TASK SISWA KELAS VII-D SMP NEGERI 2 GRESIK PUTRI SINTIASARI, DWI; NURSALIM, MOCHAMAD
Jurnal BK UNESA Vol 9, No 1 (2018)
Publisher : Jurnal BK UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perilaku off task adalah perilaku siswa yang tidak diharapkan kemunculannya pada saat kegiatan pembelajaran berlangsung. Kebiasaan dari perilaku off task dapat mengakibatkan suasana kelas menjadi tidak kondusif dan mengganggu teman di kelas sehingga tujuan belajar tidak bisa tercapai dengan optimal serta prestasi belajar siswa akan menurun. Kondisi ini yang terjadi pada siswa kelas VII D SMP Negeri 2 Gresik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengurangi perilaku off task siswa kelas VII D SMP Negeri 2 Gresik setelah diberikan perlakuan konseling individu teknik kontrak perilaku. Desain penelitian ini menggunakan pendekatan Single Subject Design dengan desain A-B. Subyek dalam penelitin ini 4 siswa. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis visual dalam kondisi dimana analisis perubahan data dilakukan dalam satu kondisi yaitu kondisi baseline atau kondisi intervensi. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan terdapat perubahan rata-rata skor pada fase baseline dan fase intervensi setiap subyek. Subyek MB memiliki rata-rata skor 9,4 pada fase baseline menjadi 6,35 pada fase intervensi, subyek MA memiliki rata-rata skor 9,2 pada fase baseline menjadi 7,1 pada fase intervensi, subyek AZ memiliki rata-rata skor 11,8 pada fase baseline menjadi 9,6 pada fase intervensi. dan subyek IB memiliki rata-rata skor 11,42 pada fase baseline menjadi 9,85 pada fase intervensi. Dari hasil penelitian tersebut terdapat pengurangan skor dari fase baseline ke fase intervensi sehingga dapat disimpulkan bahwa adanya perubahan perilaku off task siswa setelah diberikan perlakuan yaitu konseling individu teknik kontrak perilaku. Kata kunci: Konseling Individu, Kontrak Perilaku, Perilaku Off Task
STUDI TENTANG PERILAKU MEMBOLOS SISWA DI SMP NEGERI 2 SEMEN PUHSARANG KABUPATEN KEDIRI TRI MURDIANTI, YURIKA; NURSALIM, MOCHAMAD
Jurnal BK UNESA Vol 9, No 1 (2018)
Publisher : Jurnal BK UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perilaku membolos sebenarnya bukan merupakan hal yang baru lagi bagi banyak pelajar, setidaknya mereka pernah mengenyam pendidikan sebab perilaku membolos itu sendiri telah ada sejak dulu. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan pola, penyebab, akibat, dan penangan membolos dari guru BK. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan metode deskriptif kualitatif. Bentuk penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus. Alat pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan dokumentasi. Subjek dalam penelitian adalah siswa kelas VII, VIII, IX di SMP Negeri 2 Semen Puhsarang Kediri. Teknik analisis data yang digunakan adalah trigulasi dari metode Miles dan Hubermen. Hasil dari penelitian ini antara lain faktor penyebab siswa membolos karena malas, pengaruh teman sebaya, tidak semangat bersekolah, membantu orang tua bekerja, kurangnya perhatian orang tua kepada anak. Dampak yang ditimbulkan dari membolos adalah cenderung pada dampak akademiknya yang mana nilai siswa menurun, banyak tugas yang tertinggal, mata pelajaran yang tertinggal. Dan dalam dampak dari segi sosial ada yang dicemooh teman karena perilakunya di sekolah aneh. Upaya penanganan yang diberikan guru BK bagi siswa yang membolos adalah panggilan orang tua dan home visit. Strategi penanganan yang diberikan guru BK bagi siswa yang membolos adalah dengan cara dinasehati dan dipantau terus kehadirannya. Pihak yang terlibat dalam penangangan siswa membolos adalah wali kelas, Guru BK.
PENERAPAN BIMBINGAN KELOMPOK TEKNIK DISKUSI UNTUK MENINGKATKAN KETERBUKAAN DIRI PADA SISWA KELAS X DI SMKN 6 SURABAYA AHMAD TAUFIQ API GADI, MUHAMMAD; WARSITO WIRYOSUTOMO, HADI
Jurnal BK UNESA Vol 9, No 1 (2018)
Publisher : Jurnal BK UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keterbukaan diri merupakan salah satu kemampuan sosial yang sangat penting bagi individu dalam berinteraksi dengan lingkungannya, kemampuan ini sangat mempengaruhi perkembangan kepribadian masing-masing individu. Hubungan sosial siswa merupakan salah satu cakupan dari bimbingan konseling dalam tugas perkembangan pada bidang sosial dan juga pribadi, sehingga Konselor atau guru Bimbingan dan konseling memiliki tanggung jawab besar untuk menangani dan mengoptimalkan kemampuan keterbukaan diri tersebut sehingga siswa dapat mencapai mencapai kematangan dalam berinteraksi dalam masyarakat. Penilitian ini bertujuan untuk meningkatkan sikap keterbukaan diri siswa dengan layanan bimbingan kelompok teknik diskusi pada siswa kelas X SMKN 6 Surabaya. Berdasarkan permasalahan yang akan diteliti, jenis penelitian yang sesuai merupakan metode eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Rancangan penelitian yang digunakan one group pre-test and post-test design dengan menggunakan angket sebagai alat pengumpul data. Subjek dalam penelitian ini adalah delapan siswa kelas X di SMKN 6 Surabaya yang memiliki skor keterbukaan diri yang rendah. Hasil rata-rata subjek pretest yaitu 79 dengan presentasi 51% dan hasil rata-rata posttest yaitu 112 dengan presentasi 72%. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data statistik non parametrik dengan uji wilcoxon. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai Asymp.Sig. (2-tailed) sebesar 0,012. Dalam ketetapan ? (taraf kealahan) sebesar 5% maka 0,012 < 0,05 dapat disimpulkan bahwa hipotesis diterima artinya ada perbedaan nilai antara pretest dan posttest sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh pemberian layanan bimbingan kelompok teknik diskusi dalam meningkatkan keterbukaan diri siswa. Kata kunci: Bimbingan kelompok, teknik diskusi, Keterbukaan diri
PENERAPAN COGNITIVE RESTRUCTURING UNTUK MENURUNKAN PROKRASTINASI AKADEMIK PADA MAHASISWA FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA ILHAM WARDHANA, MUHAMMAD
Jurnal BK UNESA Vol 9, No 2 (2019)
Publisher : Jurnal BK UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan hasil studi pendahuluan yang telah peneliti lakukan kepada mahasiswa FIP UNESA, bahwa terdapat 4 mahasiswa yang mengalami prokrastinasi akademik. Penelitian ini bertujuan untuk menurunkan prokrastinasi akademik mahasiswa FIP angkatan 2015 dan angkatan 2016 dengan menggunakan strategi konseling indivdu cognitive restructuring. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen, bentuk desain penelitian ini adalah one group pre-test design ? post-test design. Alat pengumpul data yang digunakan adalah angket prokrastinasi akademik, Subjek penelitian ini adalah 4 mahasiswa FIP angkatan 2015 dan 2016 UNESA. Teknik analisis data menggunakan statistic non parametric dengan uji Wilcoxon Signed Rank Test untuk menguji perbedaan signifikansi terhadap kelompok eksperimen yang diberikan perlakukan Cognitive Restrukturing. Berdasarkan hasil perhitungan diatas, mean pre-test sebesar 103,2 dan mean post-test 117 dan selisih antara mean pre-test dan mean post-test adalah sebesar 13,8. Hasil penelitian, output ?test statistics? diatas diketahui nilai Z yang didapat sebesar -1,826 dengan p value (Asymp. Sig. 2-tailed) = 0,068. Dimana Lebih dari batas kritis penelitian karena nilai 0,048 lebih besar dari <0,05, sehingga dapat diputuskan bahwa Ha diterima, artinya ada perbedaan hasil prokrastinasi akademik untuk pre-test dan post-test, sehingga dapat disimpulkan bahwa ?Penerapan Cognitive Restructuring dapat menurunkan prokrastinasi akademik Pada Mahasiswa Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Surabaya?. Kata Kunci : Cognitive Restrukturing, Prokrastinasi Akademik
PENERAPAN LAYANAN KONSELING KELOMPOK DENGAN TEKNIK MODELING PARTISIPAN UNTUK MENINGKATKAN PERCAYA DIRI SISWA SAAT MENGEMUKAKAN PENDAPAT PADA KELAS XI IPS 3 DI SMAN 2 KARANGAN WULANDARI, VIKA; SETIAWATI, DENOK
Jurnal BK UNESA Vol 9, No 2 (2019)
Publisher : Jurnal BK UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas dari penerapan layanan konseling kelompok dengan teknik modeling partisipan untuk meningkatkan percaya diri siswa saat mengemukakan pendapat di SMAN 2 Karangan. Penelitian ini dilatar belakangi oleh percaya diri siswa yang rendah saat ingin mengemukakan pendapat sehingga menyebabkan keberhasilan proses pembelajaran terhambat. Pola komunikasi yang dilakukan dari satu arah menjadikan proses pembelajaran seperti tempat penyampaian informasi dimana guru lebih aktif sedangkan siswa pasif. Pola komunikasi dalam proses pembelajaran di kelas akan lebih efektif manakala pola komunikasi dilakukan secara multi arah. Dalam arti, komunikasi tidak hanya terjadi dari guru kepada siswa, atau sebaliknya dari siswa kepada guru, tetapi juga antara siswa dengan siswa. Jenis atau desain penelitian yang digunakan adalah pre ? eksperimental design dalam bentuk one group pre-test-postest dengan subyek 6 siswa yang memilik percaya diri rendah. Teknik pengumpulan data pada penelitian menggunakan angket dengan 55 item pernyataan. Hasil dari penelitian ini dengan menggunakan Teknik analisis data dengan uji wilcoxon dengan bantuan SPSS versi 17.0 for windows. Pada kotak test statistics diketahui nilai ? adalah -0,208 dan nilai signifkansi sebesar 0,028. Bila dalam ketetapan (taraf kesalahan) sebesar 5% adalah 0,05 maka bahwa Ho ditolak dan Ha diterima dengan menunjukan 0,028 < 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan yang signfikan kepercayaan diri dalam mengemukakan pendapat setelah mendapat layanan konseling kelompok dengan teknik modeling partisipan di SMAN 2 Karangan. Kata kunci : percaya diri , konseling kelompok , modelling partisipan
PENGEMBANGAN APLIKASI NEED ASSESSMENT SISWA UNTUK PENYUSUNAN PROGRAM BK DI SMK OVI PUTRA BATHARA, MAS
Jurnal BK UNESA Vol 9, No 2 (2019)
Publisher : Jurnal BK UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengembangkan sebuah aplikasi Angket Kebutuhan Peserta Didik yang bertujuan untuk memberikan alternatif pada guru Bimbingan dan Konseling dalam pembuatan program kerja tahunan dengan media sebuah aplikasi. Pengembangan aplikasi Angket kebutuhan Peserta Didik mengacu pada teori Borg and Gall yang disederhanakan oleh Tim Puslitjaknov (2008) yang meliputi 1). Analisis produk yang akan dikembangkan, 2) menyusun draft produk awal, 3) validasi ahli dan revisi produk dan 4) Uji coba produk dan revisi produk Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian adalah kualitatif dan kuantitatif. Nilai yang diperoleh dari validator ahli materi meliputi aspek kegunaan dengan rerata sebesar 93,8%, aspek kelayakan dengan rerata 100%, aspek ketepatan dengan rerata 93,8% dan aspek kepatutan dengan rerata sebesar 87,5%. Hasil rerata secara keseluruhan mendapatkan nilai sebesar 94,6% yang menunjukkan kriteria sangat baik dan tidak perlu direvisi. Selanjutnya, penilaian dari validator ahli media aspek kegunaan dengan rerata sebesar 75% ,aspek kelayakan dengan rerata 83, aspek ketepatan dengan rerata 94% dan aspek kepatutan dengan rerata sebesar 96. Hasil penilaian tersebut jika di rerata secara keseluruhan mendapatkan nilai sebesar 89% yang menunjukkan kriteria sangat baik dan tidak perlu direvisi. Terakhir, penilaian dari calon pengguna yaitu guru Bimbingan dan Konseling meliputi aspek kegunaan dengan rerata sebesar 100%, aspek kelayakan dengan rerata 93,8%, aspek ketepatan dengan rerata 100% dan aspek kepatutan dengan rerata sebesar 100%. Hasil rerata secara keseluruhan mendapatkan nilai sebesar 98% yang menunjukkan kriteria sangat baik dan tidak perlu direvisi. Kata kunci : Pengembangan, Need assessment, Program BK