cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Humaniora
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Jurnal Pendidikan Humaniora (JPH) terbit 4 (empat) kali setahun pada bulan Maret, Juni, September, dan Desember, berisi artikel-artikel tentang pendidikan humaniora baik ditulis dalam bahasa Indonesia maupun asing. Artikel yang dimuat berupa hasil penelitian dan hasil pemikiran. Jurnal Pendidikan Humaniora (JPH) diterbitkan oleh Pascasarjana Universitas Negeri Malang dengan Nomor ISSN 2338-8110.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 2: Juni 2016" : 5 Documents clear
Pengembangan Perangkat Asesmen Autentik Keterampilan Menulis Kelas VII dalam Implementasi Kurikulum 2013 Kasmadi Kasmadi; Titik Harsiati; Nurhadi Nurhadi
Jurnal Pendidikan Humaniora Vol 4, No 2: Juni 2016
Publisher : Pascasarjana UM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (381.321 KB)

Abstract

Abstract: This research aims to develop the authentic assessment of writing skills class VII in the implementation of Curriculum 2013, which includes a Free Assessment Task Authentic Authentic Writing and Writing. The method used is a model Reflective, Recursive Desaign and Development (R2D2) and Authentic Assessment model of O’Malley and Pierce with three main stages, namely: (1) pre-development stage, (2) development, and (3) test product. The result, in general, Authentic Assessment Guide Writing and Writing Task Autentik very worthy and ready for use. Results of the assessment experts and practitioners represents an average of 88.67%. Results of the assessment experts and practitioners to Task Authentic Writing Text Reports Observations, showed an average 89.33%, Authentic Writing Task 89.61% Description Text, Text Writing Task Authentic Exposition 91.16%, Authentic Writing Task explanatory text 91, 27%, and Tasks Text Authentic Writing Short Stories 91.16%.Key Words: assessment instrument, text, writtingAbstrak: Penelitian ini bertujuan mengembangkan perangkat asesmen autentik keterampilan menulis kelas VII dalam implementasi Kurikulum 2013, yang mencakup Panduan Asesmen Autentik Menulis dan Tugas Autentik Menulis. Metode yang digunakan adalah model Reflective, Recursive Desaign and Development (R2D2) dan model Asesmen Autentik O’Malley & Pierce dengan tiga tahap pokok, yakni: (1) tahap pra-pengembangan, (2) pengembangan, dan (3) uji produk. Produk penelitian ini berupa panduan asesmen autentik menulis dan tugas autentik menulis yang sangat layak dan siap digunakan. Hasil penilaian ahli dan praktisi terhadap semua produk menunjukkan rata-rata 88,67%. Hasil penilaian ahli dan praktisi terhadap tugas autentik menulis teks laporan hasil observasi, menunjukkan rata-rata 89,33%, tugas autentik menulis teks deskripsi 89,61%, tugas autentik menulis teks eksposisi 91,16%, tugas autentik menulis teks eksplanasi 91,27%, dan tugas autentik menulis teks cerita pendek 91,16%.Kata kunci: perangkat asesmen, teks, menulis
Manajemen Kesiswaan Pada Sekolah Inklusi Achmad Hufron; Ali Imron; Mustiningsih Mustiningsih
Jurnal Pendidikan Humaniora Vol 4, No 2: Juni 2016
Publisher : Pascasarjana UM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (594.366 KB)

Abstract

Abstract: The purpose of this study is to describe the student management at inclusion school. This study used a qualitative descriptive approach and multi-site studies design. The techniques of the study were collecting data used interviews, observation and documentation. Data analysis was divided into two phases of data analysis; those are data analysis site and site across data analysis. In checking validity of the data in this study used three kind of validities that are credibility, dependability, and confirmability. Based on those technique data analyses, it is found across the site as follows. First of all, the implementation of new admissions both regular students and students with special needs conducted in line with the new students enrollment requirements of Dikpora Kebumen. In state Elementary School 1 Surotrunan, new students who have special needs were selected and accepted, the range is for students with low till medium needs. In the other hand, State Elementary School Pecarikan using a system of promotion. Secondly, students are placed in a class, moreover, students’ grouping is based on their intelligence, academic ability and special needs. Thirdly, student treatments are given through some habitual activities, extracurricular activities, and incidental activities. Schools require guider (shadow) on each ABK’s.Key Words: management, student, educational inclusionAbstrak: Tujuan penelitian adalah mendeskripsikan manajemen kesiswaan pada sekolah inklusi. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan rancangan studi multi situs. Teknik pengumpulan data dengan wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Analisis data terdiri atas analisis data dalam situs dan analisis data lintas situs. Pengecekan keabsahan data menggunakan tiga kriteria, yaitu kredibilitas, dependabilitas, dan konfirmabilitas. Temuan lintas situs dalam penelitrian ini sebagai berikut. Pertama, pelaksanaan PPDB baik siswa reguler maupun siswa ABK dilaksanakan bersamaan sesuai dengan juklak PPDB di SDN 1 Surotrunan, siswa ABK di seleksi yang diterima adalah ABK yang mempunyai jenis kebutuhan ringan ke sedang, sedangkan SDN Pecarikan menggunakan sistem promosi. Kedua, siswa ditempatkan menjadi satu kelas, pengelompokan siswa berdasarkan kecerdasan, kemampuan akademik, dan kebutuhan khusus. Ketiga, pembinaan kesiswaan dilakukan melalui kegiatan pembiasaan, ekstrakurikuler, dan kegiatan insidental. Sekolah mewajibkan pendamping (shadow) untuk siswa ABK.Kata kunci: manajemen, kesiswaan, sekolah inklusi
KEEFEKTIFAN TEKNIK RELAKSASI UNTUK MENURUNKAN STRES AKADEMIK SISWA SMA Suyono Suyono; Triyono Triyono; Dany M. Handarini
Jurnal Pendidikan Humaniora Vol 4, No 2: Juni 2016
Publisher : Pascasarjana UM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (446.484 KB)

Abstract

Abstract: This study aims at examining the effectiveness of relaxation techniques to release students’stress and tension regarding academic within Senior High School Assádah in Gresik City. This study employed quasi-experiment design using one group pretest-posttest model. The data of this study were obtained through academic stress inventory to attain a depiction of stress level encountered by the subject. The subjects of this study were seven students of Tenth Graders in SMA Assaadah Bungah Gresik who experienced low to average stress regarding exam preparation. The data were, then, analyzed by using Wilcoxon Statistic Analysis. The result of the study indicated that relaxation technique could lower and release the level of students stress in exam preparation.Key Words: relaxation technique, student academic stress Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk  menguji keefektifan teknik relaksasi untuk menurunkan stres akademik siswa SMA Ass’adah di Kota Gresik dengan menggunakan rancangan kuasi eksperimen dengan model “one group pretest posttest design. Pengumpulan data dengan menggunakan inventori stres akademik tujuannya untuk memperoleh gambaran tingkat stres akademik pada subjek penelitian. Subjek penelitian adalah siswa yang mengalami stres akademik sedang dan rendah  dalam menghadapi ujian berjumlah 7 orang siswa pada kelas X SMA Assaadah Bungah Gresik. Teknik analisis data dengan menggunakanan analisis statistic Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan tingkat stres akademik menjelang ujian sesudah subjek mendapatkan layanan dengan teknik  relaksasi.Kata kunci: Teknik relaksasi, stres akademik siswa
Communication Strategies Employed by EFL Learners in A Speaking Class Syarifudin Syarifudin; Nur Mukminatien; Sri Rachmajanti; Achmad Effendi Kadarisman
Jurnal Pendidikan Humaniora Vol 4, No 2: Juni 2016
Publisher : Pascasarjana UM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (359.136 KB)

Abstract

Abstract: The present study explored verbal and nonverbal communication strategies (CSs) employed by learners both as message senders (speakers) and as message receivers (listeners) in English in a speaking class. It employed a qualitative design with an ethonography of communication approach in a limited situation setting (speaking class). Thirty two students taking Speaking II subject at the English Education of IKIP Mataram were selected by using a purposeful technique. The techniques used to collect data consisted of non-participant observation and video recording. The research findings showed that there were eleven verbal CSs employed by message senders and six non-verbal. Furthermore, on the learners’ strategies to deal with communication problems encountered by message receivers (listeners) were found as many as seven verbal strategies and seven nonverbal strategies Key Words: communication strategies (CSs), EFL Learners, speaking courseAbstrak: Penelitian ini mengeksplorasi strategi komunikasi verbal dan nonverbal yang digunakan oleh pembelajar baik sebagai pengirim pesan (pembicara) maupun sebagai penerima pesan (pendengar) untuk mengatasi masalah komunikasi dalam berkomunikasi berbahasa Inggris perkuliahan speaking. Penelitian ini menggunakan desain kualitatif dengan pendekatan etnografi komunikasi dalam situasi terbatas (perkuliahan speaking). Tiga puluh dua mahasiswa yang sedang mengambil mata kuliah speaking II pada jurusan Pendidikan Bahasa Inggris IKIP Mataram, dipilih dengan menggunakan purposeful technique. Teknik pengumpulan data terdiri dari observasi non partisipan dan merekam video. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada sebelas strategi verbal digunakan oleh pengirim pesan (pembicara). Sementara itu, ditemukan enam strategi nonverbal yang diterapkan oleh pembicara dalam mengatasi masalah komunikasi. Selanjutnya, ada tujuh strategi verbal yang diterapkan oleh pendengar dan ada tujuh strategi nonverbal yang diterapkan oleh pendengar: Kata kunci: strategi komunikasi, siswa EFL , pembelajaran berbicara
Factors Contributing to Learners’ Autonomy in EFL Reading Sri Endah Tabiati
Jurnal Pendidikan Humaniora Vol 4, No 2: Juni 2016
Publisher : Pascasarjana UM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (372.744 KB)

Abstract

Abstract: This study aims to discover factors that assist learners develop their autonomy in EFL reading. The approach employed is qualitative involving EFL learners in an English Department of the Faculty of Cultural Studies, Brawijaya University Malang. There are two stages in the study: the subject selection stage intended to gain potential subjects and the main study intended to find the answer of the research questions. The findings of the study show that the autonomy of EFL learners in reading is influenced by 14 internal and 14 external factors.These factors appear to happen naturally. It seemed that autonomy in reading is subconscious and has been gained by the subjects gradually since childhood. Moreover, autonomy in EFL reading is presumed to be universal as it is found in a collectivist culture such as the one in Indonesia. Based on the findings, suggestions are proposed and addressed to Reading lecturers, parents and the faculty representing the goverment. Because the factors seem to occur before they study at a university, the suggestions are also addressed to teachers and schools. Key Words: internal factors, external factors, contribution, learners’ autonomy, EFL readingAbstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menemukan faktor yang membantu mahasiswa dalam mengembangkan kemampuannya secara otonom pada kemampuan membaca EFL. Penelitian ini menggunakan desain kualitative dengan melibatkan mahasiswa kategori EFL Fakultas Ilmu Budaya Universitas Brawijaya Malang. Terdapat dua thapa dalam penelitian ini. Tahap pertama merupakan pemilihan subyek yang bertujuan untuk mencari subyek yang berpotensi dan setelah itu penelitian dilakukan untuk menjawab rumusan masalah. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa sikap otonom mahasiswa EFL dalam kemampuan membaca dipengaruhi oleh 14 faktor internal dan 14 faktor eksternal. Faktor-faktor tersebut muncul secara natural. Terlihat bahwa sikap otonom dalam kemampuan membaca merupakah hal yang terjadi diluar kesadaran dan didapatkan secara bertahap sejak dini. Terlebih lagi, sikap otonom dalam kemampuan membaca EFL diduga merupakan nilai universal sebagaimana terlihat pada budaya kolektivis masyarakat Indonesia. Maka dari itu, beberapa saran yang dapat diberikan kepada Dosen pengajar Kemampuan Membaca, orang tua, dan anggota fakultas. Karena faktor tersebut muncul sebelum kegiatan perkuliahan di Universitas, maka beberapa saran juga ditujukan kpeda guru dan sekolah. Kata kunci: faktor internal, faktor eksternal, kontribusi, sikap otonom, EFL, kemampuan membaca

Page 1 of 1 | Total Record : 5