cover
Contact Name
Sri Tatminingsih
Contact Email
tatmi@ecampus.ut.ac.id
Phone
+628161640309
Journal Mail Official
tatmi@ecampus.ut.ac.id
Editorial Address
Jalan Pondok Cabe Raya, Pondok Cabe, Pamulang, Tangerang Selatan, Banten, 15437, Indonesia
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
Kreatif : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Published by Universitas Terbuka
ISSN : -     EISSN : 30323088     DOI : https://doi.org/10.33830/kreatif_jpaud.v2i1
Core Subject :
KREATIF: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini adalah jurnal akademik peer-review yang pertama kali diterbitkan pada bulan Mei 2023. Diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG-PAUD) Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan Universitass Terbuka (UT). Tujuan utama publikasi ini adalah untuk menyediakan platform bagi pengembangan kerangka akademis dan pengalaman praktis dalam isu pendidikan anak usia dini. Kami menyambut baik tulisan dan artikel dari berbagai penulis yang membahas masalah keilmuan pendidikan anak usia dini baik dalam kerangka akademis maupun pengalaman praktis sebagai seorang guru. Penulis didorong untuk mengirimkan artikel yang membahas temuan penelitian dan studi konseptual. Jurnal kreatif tebit secara rutin dua kali setahun pada bulan Mei dan November. Topik yang termasuk Scope dalam jurnal ini adalah tidak terbatas pada: Inovasi dan teknologi untuk pendidikan anak-anak Literasi dan numerasi awal Pendidikan inklusif Pendidikan STEAM Pertumbuhan dan perkembangan anak Kesehatan, keselamatan, dan gizi pada anak usia dini Pendidikan Anak dalam berbagai persepktif Perspektif Lingkungan pendidikan, kurikulum, dan penilaian Pendidikan AUD dalam Merdeka Belajar Kepemimpinan dan manajemen dalam pendidikan anak usia dini
Arjuna Subject : -
Articles 15 Documents
Analysis of Preschool Teacher’s Understanding of Marine Content for Children in North Maluku Farida Samad
KREATIF: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 1 No. 1 (2023): May
Publisher : Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/jpaud.v1i1.4934

Abstract

This research aims to explore the understanding of preschool teachers in marine content for children in the coastal area of North Maluku. The study focuses on how preschool teachers introduce marine content in children’s play activities. This quantitative descriptive research was conducted in North Maluku with 175 teachers as respondents using a random sampling technique. Data were obtained using a questionnaire. The data revealed that the average understanding of preschool teachers in North Maluku in introducing marine content in children’s play activities is 68%, so it can be categorized at a partial level. It means that not all components of marine content can be introduced to children properly.
Pembelajaran Sains Berbasis Enam Dimensi Sains pada Anak Usia Dini I Komang Wisnu Budi Wijaya Wisnu
KREATIF: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 1 No. 1 (2023): May
Publisher : Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/jpaud.v1i1.4942

Abstract

Science is everywhere and even we interact with science every day. Science is divided into six dimensions, namely concepts, applications of concept, processes, scientific attitudes, creativity and the nature of science. This study aimed to describe and analyze how science learning in early childhood is based on the six dimensions of science. This research is very important to do so that later it can be used as a reference in teaching science to early childhood as a whole, which includes six dimensions of science. This research is classified as descriptive qualitative research. The method used was literature review. Data analysis was performed using content analysis techniques. The results of the study stated that six-dimensional science-based learning can be carried out in early childhood but is still limited to concrete, contextual and fun concepts and only covers five of the six dimensions of science. The role of parents as primary and first educators is very vital in six-dimensional science-based learning in early childhood, namely as a motivator, facilitator and developer of science learning.
Implementasi Konsep Tri Hita Karana di PAUD Ni Gusti Ayu Made Yeni Lestari
KREATIF: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 1 No. 1 (2023): May
Publisher : Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/jpaud.v1i1.4946

Abstract

Tri Hita Karana is part of the Balinese way of life which can lead to harmonious relationships. The concept of Tri Hita Karana is an important part to be applied in the learning process in ECE because it is closely related to the formation of early childhood character. This research is a qualitative research that aims to describe the forms of implementation of the Tri Hita Karana concept in ECE activities. Data was collected through observation, in-depth interviews, and notes on learning activities in ECE. The subjects of this study were 5 teachers from ECE with Hindu nuances in Tabanan Regency, Bali. The research data were analyzed qualitatively using the Miles and Huberman model, which consisted of: data collection, data reduction, data presentation, conclusion/verification. The results of the study show that there are various forms of implementation of the Tri Hita Karana concept in activities in ECE, which can be divided into 3 categories, namely: 1) Parhayangan consists of: praying/praying together, wearing prayer clothes that are polite and neat, praying before do activities, and give thanks for what is obtained. 2) Pawongan, consisting of: showing respect and politeness when meeting or talking to other people, sharing toys with friends, playing with anyone regardless of background, sharing food, helping friends in need, saying sorry when wrong and receiving love when receive something. 3) Weakening, consisting of: cleaning the school environment, keeping places of worship clean, caring for plants, disposing of trash in its place, and tidying up toys after use. The implementation of the Tri Hita Karana concept in ECE will be one of the efforts to instill character values ​​in early childhood which are also in accordance with the values ​​of Pancasila students.
Meta-Analisis: Penerapan Pendekatan Pembelajaran Multikultural dalam Lingkungan Pembelajaran Anak Usia Dini : (Studi Berdasarkan Tinjauan Kuasi Eksperimen) Choiriyah Chalid
KREATIF: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 1 No. 1 (2023): May
Publisher : Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/jpaud.v1i1.4947

Abstract

The article aims to review the existence of improvements through the application of multicultural learning approaches in social phenomena in early childhood learning environments. This research methodology uses quantitative survey methods to obtain information using a literature review of several published international and national journal articles. A review of the results of previous studies was carried out using a meta-analysis technique. The research sample used 2 international journals and 5 national journals with a sample size between 30 to 156 which were selected by random sampling with the consideration that the articles studied were research articles using a quasi-experimental design. Data analysis techniques with descriptive statistics and strengthened by member checking on the articles studied. The findings show that the application of a multicultural learning approach in the early childhood learning environment has an important role and has a positive effect on children's learning activities and motivation.
Pengaruh Manajerial Kepala Sekolah dan Kinerja Guru Terhadap Layanan Pendidikan Taman Kanak-Kanak Yeti Sukarsih
KREATIF: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 1 No. 1 (2023): May
Publisher : Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/jpaud.v1i1.5000

Abstract

Tujuan penelitian ini ingin mengetahui pengaruh manajerial kepala sekolah dan kinerja guru terhadap layanan pendidikan taman kanak-kanak (TK) di Kecamatan Kasihan. Populasi dalam penelitian ini adalah guru dari 50 TK di seluruh Kecamatan Kasihan. Sampel dalam penelitian ini adalah 10 kepala sekolah yang dinilai oleh masing-masing 5 orang guru di tempatnya mengajar, 50 orang guru yang dinilai oleh 10 kepala sekolah di tempatnya mengajar dan 50 orang tua murid yang menilai 10 TK tempat anaknya bersekolah. Penelitian ini disusun untuk menghasilkan hipotesis penelitian dengan mengukur sejumlah variabel, menghitung koefisien korelasi antara variabel-variabel, dan variabel mana yang berkorelasi kemudian melihat pengaruhnya. Berdasarkan analisis data penelitian dapat disimpulkan: 1) Manajemen kepala sekolah berkorelasi positif dan signifikan dengan layanan pendidikan, ketika manajemen sekolah semakin baik maka layanan pendidikan pun semakin baik, 2) Kinerja guru berkorelasi positif dan signifikan terhadap layanan pendidikan, kinerja guru yang baik akan menjadikan layanan pendidikan juga semakin baik, 3) Manajemen kepala berkorelasi positif dansignifikan terhadap kinerja guru, semakin baik manajemen kepala sekolah maka semakin baik kinerja guru. Untuk meningkatkan layanan kepada masyarakat sebaiknya kepala sekolah dan guru meningkatkan manajemen dan kinerjanya.
Parental Acceptance of Special Needs Children Prahastia Kurnia Putri; Jermia Christoffel Sairatu
KREATIF: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 1 No. 1 (2023): May
Publisher : Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/jpaud.v1i1.5105

Abstract

Cases of violence against children with special needs continue to increase every year, as well as many children rights are abandoned. Frequently the cases came from the family, including parents. Nevertheless, there are also parents who take good care of their children. This variety of conditions makes parental acceptance a matter that needs to be researched. The purpose of this study is to determine the self-acceptance of parents who have children with special needs. The population in this study is parents who have children with special needs in the DKI Jakarta area. The sampling technique used is purposive sampling with n = 46 with children age ranging from 1 to 6 years old.. Data were taken using the Porter Parental Acceptance Scale (PPAS) consisted of 40 items with r=.865.  Research method used is descriptive quantitative. Data processing uses hypothetical statistics to see the categorization of parental acceptance total score, then categorization is carried out on each dimension: unconditional love, acceptance of feeling, acceptance of uniqueness, recognition of the child’s need for autonomy. The results showed that the parental acceptance of parent with special needs children was on the moderate level. Meanwhile, from each dimension, parents are in the high to moderate category on three dimensions (acceptance of feeling, acceptance of uniqueness, recognition of the child’s need for autonomy). Whereas in unconditional love, the parent category is at a moderate to low level.
PENGEMBANGAN MEDIA VIDEO DALAM P PENGEMBANGAN MEDIA VIDEO DALAM PEMBELAJARAN SAINS PADA GOOGLE CLASSROOM SISWA TK B: PENGEMBANGAN MEDIA VIDEO DALAM PEMBELAJARAN SAINS PADA GOOGLE CLASSROOM SISWA TK B Indaria Hariyani; Angela Stefani
KREATIF: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 1 No. 2 (2023): November
Publisher : Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/kreatif_jpaud.v1i2.5179

Abstract

The research was taken to develop video-based SCIENCE learning media for Kindergarten B class at Citra Blessing School Surabaya in the midst of the co-19 pandemic. Science learning is known as boring learning if educators still teach using the lecture method, which does not involve students. Responses from educators and students in learning media are very important for researchers in testing the feasibility of the media to be developed. This research method uses the development of research and development. 34 students of TK Citra Blessing Surabaya Kindergarten B became the subjects of the study. While interviews and documentation are the methods used in data collection techniques. The results of the research are as follows: (1) Development of video-based science learning media which is shared on Google Classroom. Is the main result in research. (2) Design stage, making innovative video media suitable for science learning, (3) Design validation taken from the research results of validator experts based on responses from Kindergarten B students. By going through two stages, finally the developed media gets its validity. The media he obtained with an average score of 87.50% from material experts, and 84.15% from media experts with each criterion of educator assessment were very decent. So the conclusion is that the learning media developed can already be used and are very appropriate in learning SCIENCE according to their respective criteria.
PENDIDIKAN MULTIKULTURAL DALAM PROGRAM PRE-SERVICE STUDENT TEACHER EXCHANGE IN SOUTHEAST ASIA Khusniyati Masykuroh; Mia Rachmawati; Kayla Mariz Vilaluz Ulit
KREATIF: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 1 No. 2 (2023): November
Publisher : Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/kreatif_jpaud.v1i2.5820

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran wawasan multikultural peserta program Pre-service Student Teacher Exchange in Southeast Asia (SEA-Teacher Project), yang mendapatkan kesempatan mengikuti pertukaran pelajar di negara kawasan Asia Tenggara untuk melakukan praktik mengajar di TK Islam Sabilina, mengetahui gambaran implementasi pendidikan multikultural di TK Islam Sabilina, dan mengetahui hambatan serta dukungan pelaksanan pendidikan multikultural dalam program SEA-Teacher Project. Penelitian kualitatif ini menggunakan metode studi kasus. Pengumpulan data penelitian dilakukan dengan observasi, wawancara dan studi dokumen. Partisipan penelitian berjumlah tiga orang mahasiswa peserta program SEA-Teacher yang melaksanakan praktikum di TK Islam Sabilina. Hasil penelitian menggambarkan para peserta program SEA-Teacher menunjukkan wawasan multikultural dalam perannya sebagai edukator, fasilitator, akomodator, dan asimilator. Implementasi pendidikan multikultural pada anak usia dini di TK Islam Sabilina mengembangkan indikator nilai toleransi, nilai demokarasi, nilai kesetaraan, dan nilai keadilan. Hambatan yang dihadapi berupa perbedaan bahasa dapat diatasi dengan keinginan yang sama kuat untuk menjalin komunikasi melalui bahasa tubuh dan ekspresi. Dukungan dari para guru di tempat praktikum meminimalkan kendala bahasa yang dihadapi para peserta program.
STRATEGI PENANAMAN KOMPETENSI LITERASI PADA ANAK USIA DINI I Gusti Lanang Agung Wiranata; I Komang Wisnu Budi Wijaya; Astrid Krisdayanthi
KREATIF: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 1 No. 2 (2023): November
Publisher : Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kompetensi literasi sangat penting dikuasai untuk bisa bersaing di abad ke-21 ini. Kompetensi literasi yang dimaksud adalah literasi baca tulis, numerasi, sains, finansial dan kewargaan. Sayangnya, hasil penilaian PISA menyatakan bahwa literasi siswa Indonesia khususnya bidang sains dan numerasi masih belum memuaskan. Oleh karena itu penanaman kompetensi literasi sangat mendesak untuk dilakukan. Penanaman kompetensi literasi dapat dilakukan sejak anak usia dini, sebab pada usia itu mereka sedang mencapai masa emas (golden age). Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan strategi penanaman kompetensi literasi pada anak usia dini. Penelitian ini adalah penelitian kepustakaan. Sumber data penelitian ini adalah berupa pustaka buku, makalah jurnal dan literatur lainnya. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis isi. Hasil penelitian menyatakan bahwa penanaman kompetensi literasi anak usia dini baru dapat dilakukan pada level 1. Peran guru dan orang tua sangat penting dalam penanaman kompetensi itu baik sebagai teladan, motivator dan fasilitator.
Hubungan Pendidikan Prasekolah Terhadap Perkembangan Kognitif Peserta Didik Usia 6-8 Tahun Khairussalwa Wasalsabila; Mega Febriani Sya; Yusuf Safari
KREATIF: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 1 No. 2 (2023): November
Publisher : Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/kreatif_jpaud.v1i2.6193

Abstract

Pendidikan prasekolah memiliki peran yang penting bagi perkembangan seorang peserta didik. Pendidikan prasekolah atau pendidikan anak usia dini memiliki kurikulum yang berfungsi sebagai pedoman umum dalam penyelenggaraan sistem pendidikan. Salah satu aspek kurikulum pendidikan prasekolah yaitu kognitif. Perkembangan kognitif berkaitan dengan potensi kecerdasan yang dimiliki oleh seseorang meliputi kemampuan berpikir dan memecahkan suatu masalah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara pendidikan prasekolah terhadap perkembangan kognitif peserta didik usia 6-8 tahun. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif jenis penelitian korelasional. Teknik sampling yang digunakan probability sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa angket dan tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara pendidikan prasekolah terhadap perkembangan kognitif sebesar 7,3%.

Page 1 of 2 | Total Record : 15