cover
Contact Name
Rima Pratiwi Fadli
Contact Email
rima@konselor.org
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Konseling dan Pendidikan
ISSN : 23376740     EISSN : 23376880     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Konseling dan Pendidikan merupakan jurnal ilmiah dalam bidang keilmuan Bimbingan dan Konseling dan Pendidikan. Jurnal ini diterbitkan oleh Indonesian Institute for Counseling And Education (IICE), merupakan sub lembaga dari perusahaan Multikarya Kons merupakan salah satu Pusat Kajian, Latihan dan Pelayanan Konseling serta Pendidikan di Indonesia. IICE beranggotakan Konselor-konselor dan para profesional dalam bidang konseling dan pendidikan yang tersebar di seluruh Indonesia.
Arjuna Subject : -
Articles 674 Documents
Pendalaman Terhadap Masalah Agama, Nilai dan Moral Siswa serta Upaya Penanggulangannya Asri Atuz Zeky
Jurnal Konseling dan Pendidikan Vol 2, No 2 (2014): JKP
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.859 KB) | DOI: 10.29210/19500

Abstract

This research aim to to get more complete picture at problem of religion, student moral and value and also strive penanggulangannya in SMP Development of UNP. quantitative descriptive Type Research. used by instrument is enquette, documentation study and interview. Amount of sampel 190 people. Data analysed with percentage. Result of Research indicate that problems of ANM at student generally experience of less obedient in running religion, though they thirst for quit ofly is problem of weight which they experience of, they not yet exploited aid service of teacher, specially learn counsellor. Effort learn counsellor to overcome problems of student have optimal enough, but experience of some constraint. This research  have [of] implication to counsellor teacher and subject teacher.
Peranan Bimbingan dan Konseling dalam Domain Pengembangan Diri Siswa 1 Siti Kulsum
Jurnal Konseling dan Pendidikan Vol 1, No 1 (2013): JKP
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (291.72 KB) | DOI: 10.29210/11200

Abstract

Layanan Bimbingan dan konseling sekolah merupakan salah satu bentuk layanan interpersonal. Yang memiliki posisi strategis untuk membantu siswa dalam mengatasi masalah yang dihadapinya dan mempunyai peranan dalam memfasilitasi perkembangan serta potensi yang mereka miliki. Penyelenggaraan layanan bimbingan dan konseling diharapkan mampu  membantu individu untuk memahami diri sendiri, orang lain dan lingkungannya. Serta dapat melakukan penyesuaian-penyesuaian dalam merealisasikan fungsi-fungsi kehidupan dan memenuhi kebutuhan kebutuhannya. Guru Bimbingan dan Konseling sebagai bagian integral dari pendidikan nasional Indonesia, mestinya tidak hanya berpikir tentang penanganan masalah-masalah patologis atau masalah-masalah meladjusment yang sifatnya kuratif saja. Layanan Bimbingan dan Konseling mesti lebih luas lagi, yaitu pengembangan diri siswa secara komprehensif, sebagaimana yang diharapkan Negara dalam UU pendidikan sehingga Guru Pembimbing dengan sadar memberikan kontribusi bagi peningkatan martabat bangsa, citra bangsa di dunia internasional.  Pengembangan pribadi itu meliputi pengembangan kecerdasan diri, kecerdasan emosional, kecerdasan sosial, kecerdasan moral, dan pengetahuan diri (self-knowledge) yang akan menjadi kekuatan dalam diri manusia untuk mencegah timbulnya perilaku bermasalah di dalam masyarakat.
Efektivitas Model Pembelajaran Problem Based Learning terhadap Kemampuan Literasi Ekologi Siswa Kelas X Sekolah Menengah Atas Latif Agung Nugroho; Baskoro Adi Prayitno; Puguh Karyanto
Jurnal Konseling dan Pendidikan Vol 6, No 1 (2018): JKP
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (263.203 KB) | DOI: 10.29210/117900

Abstract

The purpose of the study is investigating the effect of problem based learning on students’ ecological literacy, comparing problem based learning with traditional teaching method. Quasi experimental research design included 60 students (30 experimental, 30 control group) in 10 grade senior high school in Surakarta. The experimental group was taught using the problem based learning while the control group was taught using the traditional approach. The control and the experiment group have been determined randomly. The data were collected using ecological literacy scale. The data has been analyzed by using statistical analysis techniques. Independent sample t-test was used for data analysis with SPSS 18.0. The results of the study showed that the problem based learning method was more effective in improving the ecological literacy skills of students compared to the traditional method.
Peningkatan Hasil Belajar Luas Bangun Datar Melalui Pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) pada Siswa Kelas III SDN 31 Lubuk Alung Murniati Murniati
Jurnal Konseling dan Pendidikan Vol 4, No 1 (2016): JKP
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (560.643 KB) | DOI: 10.29210/14500

Abstract

Pembelajaran luas bangun datar pada siswa SDN 31 Lubuk Alung masih bersifat konvensional. Pembelajaran masih berpusat kepada guru, sehingga membosankan bagi siswa. Untuk itu peneliti tertarik untuk memperbaiki proses pembelajaran matematika khususnya pembelajaran luas persegi dan persegi panjang melalui pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL). Pendekatan CTL dirasakan mampu mengatasi persoalan yang ada. Pada peningkatan hasil belajar luas persegi dan persegi panjang melalui pendekatan CTL terdapat 7 langkah yaitu: konstruktivisme, inkuiri, bertanya, masyarakat belajar, pemodelan, refleksi dan penilaian otentik. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Data penelitian berupa informasi tentang proses dan data hasil tindakan yang diperoleh dari hasil pengamatan, hasil tes, diskusi dan dokumentasi. Sumber data adalah proses pelaksanaan pembelajaran matematika melalui pendekatan CTL di kelas III SDN 31 Lubuk Alung. Subjek peneliti terdiri dari siswa kelas III SDN 31 Lubuk Alung yang berjumlah sebanyak 29 orang. Analisis data dilakukan dengan menggunakan model analisis data. Prosedur penelitian dilakukan melalui 4 tahap yaitu 1) perencanaan 2) pelaksanaan 3) pengamatan 4) refleksi. Hasil penelitian yang dilakukan persentase rata-rata kelas hasil belajar siswa pada siklus I pertemuan 1 dengan materi luas persegi adalah 80% pada siklus I pertemuan 2 dengan materi persegi panjang adalah 69%, siklus II pertemuan 1 dengan materi luas persegi dan persegi panjang adalah 97% pada siklus II pertemuan 2 adalah 98%. Kesimpulan yang didapatkan dari penelitian ini adalah pendekatan CTL dapat meningkatkan hasil belajar luas bangun datar yaitu tentang luas persegi dan persegi panjang.
Pengembangan Instrumen Evaluasi “Self Evaluation” dan “Peer Evaluation” Layanan Konseling Individual di Sekolah bagi Konselor Muya Barida; Sutamo Sutamo
Jurnal Konseling dan Pendidikan Vol 4, No 2 (2016): JKP
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (200.208 KB) | DOI: 10.29210/17200

Abstract

Individual counseling services in schools need to gain the attention of policymakers, among others, by the evaluation. The purpose of this research to produce products such as performance of counselors in individual counseling services instrument in schools both self evaluation and peer evaluation. This study uses a Research and Development Model. The steps of this study include: (1) Research and information collecting,(2) Planning, (3) Develop preliminary form of Product, (4) Preliminary field testing, (5) Main product revision, (6) Main field testing,(7) Operational product revision, (8) Operational field testing, and (9) Final product revision. The subjects of this research were junior high school counselors in Sukoharjo, junior high school counselor in Bantul and Expert of Guidance and Counseling. Early stages of product development gained 40 grains item instrument, later revised to 60 grains item. Further trials conducted end gained 57 grains of items for self evaluation and 57 grains of items for peer evaluation. The results of tests on a wider field gained 51 grains of items for self evaluation and 50 grains of items for peer evaluation.
Konseling Pancawaskita untuk Membentuk Problem Focused Coping Eko Sujadi
Jurnal Konseling dan Pendidikan Vol 3, No 1 (2015): JKP
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (296.468 KB) | DOI: 10.29210/112100

Abstract

Problem focused coping with needs to be owned by any individual. When in a stressful situation, individuals are oriented in this strategy will seek to address and eliminate the less pleasant atmosphere directly to sources of stress through concrete actions that are positive. The emergence of the stress on the individual factors within or due to the influence of outside forces. Through pancawaskita counseling of individuals need to be aware that he has the power of all of that can be utilized to achieve a life of happiness. Execution of counseling by counselors in pancawaskita form the problem focused coping must be accompanied by a performance and spirit accompanied with intelligence, strength, precision, “keterarahan”, and “kearifbijaksanaan”.
Perubahan Pola Pikir Basis Implementasi Kompetensi Konselor Kusnarto Kurniawan
Jurnal Konseling dan Pendidikan Vol 1, No 1 (2013): JKP
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (286.964 KB) | DOI: 10.29210/1300

Abstract

Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 27 Tahun 2008 tentang Standar Kualifikasi Akademik dan Kompetensi Konselor telah empat tahun digulirkan. Dalam kurun waktu empat tahun telah dilakukan berbagai kegiatan untuk melaksanakan peraturan ini oleh lembaga penjaminan mutu pendidikan, LPTK, Asosiasi Bimbingan dan Konseling Indonesia (ABKIN), serta Musyawarah Guru Bimbingan dan Konseling (MGBK). Kegiatan sosialisasi, seminar, lokakarya, workshop, talk show, serta pendidikan dan latihan dilakukan dengan melibatkan unsur akademisi, praktisi, organisasi profesi dan lembaga terkait yang muaranya pada impelementasi kompetensi konselor terutama konselor sekolah atau guru bimbingan dan konseling yang langsung diterapkan kepada siswa anak bangasa calon penerus generasi bangsa. Konselor sekolah atau guru bimbingan dan konseling sebagai pelaksana utama dan langsung seringkali menginginkan jalan pintas dan praktis atau instan untuk bisa berubah dan menguasai kompetensi, sulit keluar dari kebiasaan yang sudah dilaksanakan selama ini, tidak kuasa dan tidak berdaya untuk melakukan perubahan dirinya serta mengkomunikasikan di tempat kerjanya. Padahal dalam kompetensi kepribadian nomor 7 disebutkan menampilkan kinerja berkualitas tinggi, 7.1. menampilkan tindakan yang cerdas, kreatif, inovatif, dan produktif. Untuk bisa menampilkan tindakan yang cerdas, kreatif, inovatif, dan produktif basisnya adalah perubahan pola pikir konselor. Perubahan dari menghafal teori kompetensi dengan kepala diganti dengan hati, sekedar mengikuti pelatihan menjadi terlibat dalam pelatihan, budaya instan menjadi pembelajar serta berani berpikir bebas dan kreatif atau out of the box.
Correlation between the role of principle with the pedagogical competences of teachers in Vocational School Nellitawati Nellitawati
Jurnal Konseling dan Pendidikan Vol 5, No 2 (2017): JKP
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (719.472 KB) | DOI: 10.29210/118200

Abstract

This research examined the role of the headmaster and pedagogical competences of teacher in Vocational School and also to see the relationship between the two variables. The populations in this research were 72 teacher and 40 samples using proportional stratified random sampling technique. The research used likert scale as instrument. A score of variable leadership of headmaster was 0,907 and pedagogical score of teachers competence was, 897, which mean the instrument was reliable. The data was analyzed by product moment correlation, r score = .33 > = .284 believed r table standard 95%. Research found that there are relationships between the roles of headmaster with the pedagogy competencies of teacher in Vocational School.
Peningkatan Aktivitas dan Kemampuan Menulis Karangan Deskripsi Melalui Penggunaan Peta Konsep pada Siswa Kelas IV SD Negeri 07 Sungai Limau Kabupaten Padang Pariaman Arnetti Arnetti
Jurnal Konseling dan Pendidikan Vol 4, No 1 (2016): JKP
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (394.479 KB) | DOI: 10.29210/13600

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: a) Peningkatana aktivitas ketika menulis karangan deskripsi dengan menggunakan peta konsep pada siswa kelas IV SD Negeri 07 Sungai Limau, dan b) Peningkatan kemampuan menulis karangan deskripsi dengan menggunakan peta konsep pada siswa kelas IV SD Negeri 07 Sungai Limau. Masalah penelitian dirumuskan sebagai berikut: a) Bagaimanakah gambaran peningkatan aktivitas ketika belajar menulis karangan deskripsi dengan menggunakan peta konsep pada siswa kelas IV SD Negeri 07 Sungai Limau? dan b) Bagaimanakah gambaran peningkatan kemampuan menulis karangan deskripsi dengan menggunakan peta konsep pada siswa kelas IV SD Negeri 07 Sungai Limau?. Jenis penelitian adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksakan pada SD Negeri 07 Sungai Limau. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di kelas IV SD 07 Sungai Limau Kabupaten Padang Pariaman penggunaan peta konsep terbukti dapat meningkatkan kemampuan menulis karangan deskripsi siswa. Ini dapat dilihat pada siklus I tahap prapenulisan, penulisan, dan pascapenulisan dengan rata-rata nilai 75,77. Sedangkan pada siklus II tahap prapenulisan, penulisan, dan pascapenulisan dengan rata-rata nilai 78,53 dengan peningkatan sebesar 2,76. 
Human Development from Concept "Soft Skills" Communication Emilawati Binti Othman; Masfizaizan Binti Manaf
Jurnal Konseling dan Pendidikan Vol 6, No 2 (2018): JKP
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1195.041 KB) | DOI: 10.29210/127800

Abstract

The program and planning as well as the transformation of human development in education at the Ministry of Higher Education Malaysia are aimed at producing a workforce capable of competitiveness and quality. This transformation aims to meet the demands and needs of human resources in addition to produce disciplined graduates, supporting the national aspirations and noble character. In the concept of "soft skills", communication is an essential element of self-development, generating knowledge, and competency. Therefore applying communication skills is needed, especially in the context of interpersonal, writing, presentation, training and consulting. To strengthen communication skills, more comprehensive and intensive approach are applied in polishing soft skills performance when planning, organizing, leadership or controlling. In this regard, human resource management dominates the careful planning and maximizes energy to be applied towards achieving a systematic and efficient communication skills and expertise in order to improve the quality of life and to protect the well-being of mankind. In order to realize this study, various metadological methods have been highlighted for intensive them is to distribute questionnaires to students of IPS who are currently undergoing the PUB2014 module, Human Development, adapting the theory learned by exposing the students IPS2-S1 to Demong Beach Resort Besut, Terengganu and students of IPS2-S2 went to the Woman's Welfare Association and Poverty Permata Al-Insyirah, Kuantan. Students were also given assignments and present the findings of the theory that have been learned and applied through "oral presentation" and using the IBM SPSS Statistics version 23 instrument to analyze the distributed questionnaire data. The findings of human development studies from the concept of "soft skills" find that human resource development is regarded as a lubricant as well as a generator within an organization also a catalyst for changes in human resource behavior within the organization, especially the students of IPS2-S1 and IPS2-S2 in Politeknik Sultan Mizan Zainal Abidin (PSMZA). This is because IPS students have developed effective and productive communication skills for orphans and their environment.

Page 11 of 68 | Total Record : 674


Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 3 (2025): JKP Vol. 13 No. 2 (2025): JKP Vol. 13 No. 1 (2025): JKP Vol. 12 No. 4 (2024): JKP Vol 12, No 3 (2024): JKP Vol. 12 No. 3 (2024): JKP Vol 12, No 2 (2024): JKP Vol. 12 No. 2 (2024): JKP Vol 12, No 1 (2024): JKP Vol. 12 No. 1 (2024): JKP Vol 11, No 4 (2023): JKP Vol. 11 No. 4 (2023): JKP Vol. 11 No. 3 (2023): JKP Vol 11, No 3 (2023): JKP Vol. 11 No. 2 (2023): JKP Vol 11, No 2 (2023): JKP Vol. 11 No. 1 (2023): JKP Vol 11, No 1 (2023): JKP Inpress 2023 Vol 10, No 4 (2022): JKP Vol 10, No 3 (2022): JKP Vol. 10 No. 3 (2022): JKP Vol. 10 No. 2 (2022): JKP Vol 10, No 2 (2022): JKP Vol 10, No 1 (2022): JKP Vol. 10 No. 1 (2022): JKP Vol 9, No 4 (2021): JKP Vol. 9 No. 4 (2021): JKP Vol. 9 No. 3 (2021): JKP Vol 9, No 3 (2021): JKP Vol 9, No 2 (2021): JKP Vol. 9 No. 2 (2021): JKP Vol 9, No 1 (2021): JKP Vol. 9 No. 1 (2021): JKP Vol 8, No 3 (2020): JKP Vol. 8 No. 3 (2020): JKP Vol 8, No 2 (2020): JKP Vol 8, No 1 (2020): JKP Vol 7, No 3 (2019): JKP Vol 7, No 2 (2019): JKP Vol. 7 No. 1 (2019): JKP Vol 7, No 1 (2019): JKP Vol 6, No 3 (2018): JKP Vol 6, No 2 (2018): JKP Vol 6, No 1 (2018): JKP Vol 5, No 3 (2017): JKP Vol 5, No 2 (2017): JKP Vol 5, No 1 (2017): JKP Vol 4, No 3 (2016): JKP Vol 4, No 2 (2016): JKP Vol 4, No 1 (2016): JKP Vol 3, No 3 (2015): JKP Vol 3, No 2 (2015): JKP Vol 3, No 1 (2015): JKP Vol 2, No 3 (2014): JKP Vol 2, No 2 (2014): JKP Vol 2, No 1 (2014): JKP Vol 1, No 3 (2013): JKP Vol 1, No 2 (2013): JKP Vol 1, No 1 (2013): JKP More Issue