cover
Contact Name
Dinar Maftukh Fajar
Contact Email
dinarfisika@gmail.com
Phone
+6283841712425
Journal Mail Official
vektor.iain-jember@gmail.com
Editorial Address
Jl. Mataram No. 1, Mangli, Kaliwates, Krajan, Mangli, Kec. Kaliwates, Kabupaten Jember, Jawa Timur 68131
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
VEKTOR: Jurnal Pendidikan IPA
ISSN : 2723066X     EISSN : 27230724     DOI : https://doi.org/10.35719/vektor.v7i01
Core Subject :
VEKTOR: Jurnal Pendidikan IPA hadir sebagai wadah berbagi gagasan dan hasil penelitian di bidang pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam. Diterbitkan oleh Program Studi Tadris Ilmu Pengetahuan Alam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember, jurnal ini menjadi ruang kolaboratif bagi peneliti, dosen, mahasiswa, guru, dan praktisi untuk menyebarluaskan karya ilmiah terbaiknya. Jurnal ini mempublikasikan artikel dalam Bahasa Indonesia dengan dua abstrak (Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris), mencakup kajian literatur maupun hasil penelitian lapangan yang relevan dengan pendidikan dan sains. Terbit dua kali setahun—Juni dan Desember—VEKTOR mengundang Anda untuk menjadi bagian dari komunitas ilmiah yang aktif, inovatif, dan berkomitmen mengembangkan pendidikan sains di Indonesia.
Arjuna Subject : -
Articles 62 Documents
Analisis Miskonsepsi Siswa Pada Materi Struktur Dan Fungsi Jaringan Tumbuhan: Penerapan Five Tier Diagnostic Test Silvia Nur Fadilah; Triana Putri Lestari; Fadilah; Carla Nurlita Vely Utami; Indah Ayu Nurrohmah; Herlina Mulyastuti
VEKTOR: Jurnal Pendidikan IPA Vol. 7 No. 1 (2026): VEKTOR: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : Tadris IPA FTIK UIN KHAS Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/vektor.v7i01.215

Abstract

This study aims to identify the level and form of misconceptions among students at SMPN 1 Kamal regarding the structure and function of plant tissues. The study used a quantitative descriptive method involving 52 eighth grade students. Data were obtained through a five tier diagnostic test and teacher interviews to reinforce the findings. The results of the study indicate that misconceptions still occur in all topics with an average percentage of 9.6% in root tissue, 11.1% in stem tissue, and 8.3% in leaf tissue. Common misconceptions included the assumption that stomata absorb water and nutrients like roots, that all stem tissues serve only a transport function without distinguishing xylem, phloem, and supporting tissue, and that photosynthesis takes place evenly across the whole leaf rather than mainly in the palisade tissue. The five tier diagnostic test proved effective in revealing conceptual understanding, the level of confidence in answers, and the reasons underlying students' responses. Overall, this study emphasises the need for more contextual and concrete media-based learning strategies to minimize misconceptions about the structure and function of plant tissues. Keyword: Five tier diagnostic test, Misconceptions, Structure and function of plant tissues Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat dan bentuk miskonsepsi siswa SMPN 1 Kamal pada materi struktur dan jaringan fungsi tumbuhan. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan melibatkan 52 siswa kelas VIII SMP. Data diperoleh melalui five tier diagnostic test serta wawancara guru untuk memperkuat temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa miskonsepsi masih terjadi pada seluruh topik dengan persentase rata-rata 9,6% pada jaringan akar, 11,1% pada jaringan batang, dan 8,3% pada jaringan daun. Miskonsepsi yang umum ditemukan antara lain anggapan bahwa stomata menyerap air dan nutrisi seperti akar, bahwa seluruh jaringan batang hanya berfungsi sebagai jalur transport tanpa membedakan floem, xilem, dan jaringan penyokong, serta bahwa fotosintesis berlangsung merata di seluruh bagian daun, padahal sebagian besar berlangsung pada jaringan palisade. Five tier diagnostic test terbukti efektif mengungkap pemahaman konseptual, tingkat keyakinan jawaban, dan alasan yang mendasari respons siswa. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan perlunya strategi pembelajaran yang lebih kontekstual dan berbasis media konkret untuk meminimalkan terjadinya miskonsepsi terhadap struktur dan fungsi jaringan tumbuhan. Kata kunci: Five tier diagnostic test, Miskonsepsi, Struktur dan fungsi jaringan tumbuhan
Deskripsi Kemampuan Peserta Didik dalam Menyelesaikan Soal Pesawat Sederhana dengan Berbagai Representasi di SMP Negeri 7 Sambas Farah Sada Andina; Judyanto Sirait; Naim Sulaiman
VEKTOR: Jurnal Pendidikan IPA Vol. 7 No. 1 (2026): VEKTOR: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : Tadris IPA FTIK UIN KHAS Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/vektor.v7i01.221

Abstract

This study aims to describe students’ ability to solve simple machine problems using different forms of representation at SMP Negeri 7 Sambas. Understanding multiple representations is an important aspect of science learning because it helps students connect concepts, interpret information, and apply problem-solving strategies effectively. The research employed a descriptive survey method involving 56 eighth-grade students who were selected through a saturated sampling technique, in which all members of the population were included as research participants. Data were collected using a four-item essay test designed to assess students’ problem-solving abilities and supported by unstructured interviews with six selected students to obtain deeper information regarding their reasoning processes and difficulties. The results revealed that students achieved an average score of 72.52% on problems presented through verbal representation combined with numerically labeled pictures. In contrast, the average achievement for verbal representation combined with symbolically labeled pictures was 62.80%. These findings indicate that students found numerically labeled representations easier to interpret and solve because they enabled direct substitution and computation, whereas symbolic representations required stronger conceptual understanding and more complex mathematical reasoning before the information could be applied correctly. Keyword: numerical image, problem-solving ability, representation, simple machines, symbolic image Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan peserta didik dalam menyelesaikan masalah pesawat sederhana menggunakan berbagai bentuk representasi di SMP Negeri 7 Sambas. Pemahaman terhadap representasi majemuk merupakan aspek penting dalam pembelajaran IPA karena membantu peserta didik menghubungkan konsep, menafsirkan informasi, serta menerapkan strategi pemecahan masalah secara lebih efektif. Penelitian ini menggunakan metode survei deskriptif dengan melibatkan 56 peserta didik kelas VIII yang dipilih menggunakan teknik sampling jenuh, sehingga seluruh anggota populasi dijadikan sebagai subjek penelitian. Pengumpulan data dilakukan melalui tes esai sebanyak empat butir soal yang dirancang untuk mengukur kemampuan pemecahan masalah peserta didik, serta didukung oleh wawancara tidak terstruktur terhadap enam peserta didik terpilih guna memperoleh informasi yang lebih mendalam mengenai proses berpikir dan kesulitan yang mereka alami. Hasil analisis menunjukkan bahwa rata-rata capaian peserta didik pada representasi verbal yang dipadukan dengan gambar berlabel numerik mencapai 72,52%. Sementara itu, rata-rata capaian pada representasi verbal yang dipadukan dengan gambar berlabel simbolik hanya mencapai 62,80%. Temuan ini menunjukkan bahwa peserta didik lebih mudah menyelesaikan soal dengan representasi numerik karena memungkinkan substitusi dan perhitungan secara langsung, sedangkan representasi simbolik menuntut pemahaman konsep yang lebih kuat serta kemampuan penalaran matematis yang lebih kompleks sebelum informasi tersebut dapat diterapkan dengan tepat.  Kata kunci: gambar angka, kemampuan menyelesaikan soal, representasi, pesawat sederhana, gambar simbol