cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Efisiensi : Kajian Ilmu Administrasi
ISSN : 14121131     EISSN : 25285750     DOI : 10.21831
Core Subject : Science,
FISIENSI - Kajian Ilmu Administrasi adalah jurnal ilmiah dari hasil penelitian dan/atau kajian pustaka dalam bidang ilmu administrasi perkantoran baik dalam bidang kependidikan maupun dalam bidang ilmu administrasi murni dengan fokus dan ruang lingkup pembahasan tentang: 1) Pendidikan Vokasi Administrasi Perkantoran, 2) Manajemen Sumber Daya Perkantoran, 3) Administrasi/Manajemen Perkantoran, 4) Otomatisasi Perkantoran, 5) Teknologi Perkantoran, 6) Hubungan Masyarakat, 7) Simulasi Perkantoran, 8) Manajemen Event, 9) Pelayanan Prima, 10) Kesekretarisan, 11) Korespondensi, 12) Komunikasi, 13) Organisasi, dan 14) Kearsipan. Jurnal ini diterbitkan oleh Jurusan Pendidikan Administrasi FE UNY secara berkala satu tahun dua kali yakni pada bulan Februari dan Agustus.
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Efisiensi Vol. 22 No. 2 Agustus 2025" : 7 Documents clear
MODERASI KECERDASAN EMOSIONAL PADA PENGARUH BEBAN KERJA TERHADAP STRES KERJA Ristiani, Deliana; Rusdiyanto, Wahyu; Rachmawati, Indria Desy
Efisiensi : Kajian Ilmu Administrasi Efisiensi Vol. 22 No. 2 Agustus 2025
Publisher : Departemen Pendidikan Administrasi FEB Universitas Negeri Yogyakarta & ASPAPI PUSAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Modernisasi Kecerdasan Emosional Pada Pengaruh Beban Kerja Terhadap Stres Kerja Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran moderasi kecerdasan emosional dalam hubungan antara beban kerja dan stres kerja pada dosen generasi milenial dan generasi Z di Universitas Negeri Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan desain kausal komparatif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian mencakup seluruh dosen generasi milenial dan generasi Z di Universitas Negeri Yogyakarta, dengan sampel sebanyak 175 orang yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Penentuan jumlah sampel mengacu pada pendapat Hair, yaitu 5-10 kali jumlah indikator. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji regresi serta uji efek moderasi dengan aplikasi SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) beban kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap stres kerja, dan (2) kecerdasan emosional tidak terbukti berperan sebagai variabel moderasi yang signifikan dalam hubungan antara beban kerja dan stres kerja. Temuan ini memberikan implikasi penting bagi pengelolaan human capital di lingkungan perguruan tinggi, khususnya dalam upaya mengurangi stres kerja melalui penyesuaian beban kerja dan pengembangan kompetensi emosional dosen. Kata kunci: beban kerja; generasi milenial; generasi Z; human capital; kecerdasan emosional; stres kerja;   Abstract: Modernization of Emotional Intelligence on the Effect of Workload on Work Stress This study aims to analyze the moderating role of Emotional Intelligence in the relationship between workload and work stress among millennial and Generation Z lecturers at Yogyakarta State University. The research employs a causal-comparative design with a quantitative approach. The population includes all millennial and Generation Z lecturers at Yogyarta State University, with a sample of 175 respondents selected using purposive sampling technique. The sample size was determined based on Hair's recommendation, which suggests 5-10 times the number of indicators. Data were collected through questionnaires and analyzed using regression analysis and moderation effect tests with the SmartPLS application. The results indicate that: (1) workload has a positive and significant effect on work stress, and (2) Emotional Intelligence does not significantly moderate the relationship between workload and work stress. These findings provide important implications for human capital management in higher education institutions, particularly in efforts to reduce work stress through workload adjustments and the development of lecturers'Emotional competencies. Keyword: workload; generation millennial; generation z; human capital; emotional intelligence; work stress.
IMPLEMENTASI SISTEM PELAYANAN RAKYAT SIDOARJO (SIPRAJA) DI DESA LARANGAN KABUPATEN SIDOARJO Gading, Prabu Rama; Rodiyah, Isnaini
Efisiensi : Kajian Ilmu Administrasi Efisiensi Vol. 22 No. 2 Agustus 2025
Publisher : Departemen Pendidikan Administrasi FEB Universitas Negeri Yogyakarta & ASPAPI PUSAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Implementasi Sistem Pelayanan Rakyat Sidoarjo (SIPRAJA) di Desa Larangan Kabupaten Sidoarjo Penerapan Sistem Pelayanan Publik Sidoarjo (SIPRAJA) di Desa Larangan, Kabupaten Sidoarjo memiliki tujuan penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik serta mempermudah warga dalam mengakses layanan administrasi pemerintah. Studi ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas sistem SIPRAJA dalam memenuhi kebutuhan masyarakat, sekaligus mengidentifikasi tantangan-tantangan yang dihadapi dalam proses implementasinya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang meliputi wawancara, observasi, dan studi dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun SIPRAJA telah berhasil memfasilitasi akses layanan, masih terdapat beberapa hambatan, antara lain kurangnya sosialisasi kepada masyarakat dan terbatasnya pelatihan bagi staf operator SIPRAJA. Oleh karena itu, perlu ada upaya tambahan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai SIPRAJA serta memperkuat keterampilan staf dalam mengoperasikan sistem ini. Hal ini diharapkan dapat memastikan efektivitas layanan publik yang lebih optimal. Kata Kunci: desa larangan; digitalisasi; e-government; pelayanan publik; SIPRAJA;   Abstract: Implementation of the Sidoarjo Public Service System (SIPRAJA) in Larangan Village, Sidoarjo Regency The rollout of the Sidoarjo People's Service System (SIPRAJA) in Larangan Village, located in Sidoarjo Regency, is designed to improve the standard of public services and increase residents' access to administrative support. This research assesses how well SIPRAJA meets the needs of the community while also pinpointing the difficulties encountered during its execution. Utilizing a qualitative research method, information was collected through interviews, direct observations, and the analysis of documents. The results indicate that although SIPRAJA has progressed in making services more accessible, its overall effectiveness is hindered by insufficient public engagement and a lack of proper training for staff. As a result, there is an urgent requirement for increased initiatives to boost public understanding and to enhance the capabilities of staff in using the system. By focusing on these aspects, the quality of public services can be improved, culminating in more efficient service delivery via SIPRAJA. Keywords: larangan village; digitalization; e-government; public service; SIPRAJA;
PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN PBL UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN KREATIF SISWA SMK Diana, Riqi; Sutirman
Efisiensi : Kajian Ilmu Administrasi Efisiensi Vol. 22 No. 2 Agustus 2025
Publisher : Departemen Pendidikan Administrasi FEB Universitas Negeri Yogyakarta & ASPAPI PUSAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Pengembangan Modul Pembelajaran PBL untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Kreatif Siswa SMK. Studi ini bertujuan untuk menciptakan modul pembelajaran Dasar-dasar MPLB yang layak dan efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan berpikir kreatif siswa  Manajemen Perkantoran dan Layanan Bisnis (MPLB). Sebanyak 72 siswa kelas X SMKN 1 Pengasih dilibatkan sebagai responden dalam penelitian ini. Penelitian ini mencakup tahapan Analyze, Design, Development, Implementation, dan Evaluation sebagai bagian dari metodologi penelitian dan pengembangan (R&D). Teknik analisis data yang digunakan yaitu deskriptif dan analisis  Normalized Gain. Hasil penelitian menunjukkan modul layak digunakan dengan memperoleh kategiru “sangat baik” dari ahli media dan “baik’ dari ahli materi, serta cukup efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis (65,59%) dan kreatif (74,21%). Implikasi dari penelitian ini yaitu integrasi PBL dama modul Dasar-dasar MPLB dapat menjadi strategi pembelajaran yang relevan untuk mengembangkan keterampilan abad ke 21 siswa SMK. Kata kunci: berpikir kreatif; berpikir kritis; modul; penelitian dan pengembangan; problem based learning;   Abstract: Development of PBL Learning Modules to Improve Critical and Creative Thinking Skills of Vocational School Students. This study aims to develop a feasible and effective learning module on the Fundamentals of Office Management and Business Services (MPLB) to enhance student’s critical and creative thinking skills. A total of 71 tenth-grade students from SMKN 1 Pengasih participated as respondents in this research. The study followed the stages of Analyze, Design, Development, Implementation, and Evaluation as part of the Research and Development (R&D) methodology. Data were analyzed using descriptive statistics and the Normalized Gain technique. The results indicate that the module is feasible, receiving a “very good” rating from media experts and a “good” rating from material experts, and is moderately effective in improving critical thinking (65.59%) and creative thinking (74.21%). The findings suggest that integrating Problem-Based Learning (PBL) into the MPLB module can serve as a relevant strategy to foster 21st-century skills among vocational high school students. Keyword: creative thinking; critical thinking; module; research and development; problem based learning;
MAMPUKAH IKLIM ORGANISASI MEMODERASI PENGARUH KONFLIK PERAN TERHADAP STRES KERJA DOSEN? Setiyaningsih, Heni; Siregar, Ilham Ramadan Pandu Setia Negara
Efisiensi : Kajian Ilmu Administrasi Efisiensi Vol. 22 No. 2 Agustus 2025
Publisher : Departemen Pendidikan Administrasi FEB Universitas Negeri Yogyakarta & ASPAPI PUSAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Mampukah Iklim Organisasi Memoderasi Pengaruh Konflik Peran terhadap Stres Kerja Dosen? Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah iklim organisasi mampu memoderasi pengaruh konflik kerja terhadap stres kerja. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain survei yang melibatkan 58 dosen UNY melalui teknik purposive sampling. Analisis dilakukan dengan uji validitas, reliabilitas, asumsi klasik, hipotesis, dan Moderate Regression Analysis (MRA) dengan bantuan IBM SPSS Statistics 21. Hasil penelitian menunjukkan konflik peran berpengaruh positif dan signifikan terhadap stres kerja dosen UNY. Artinya semakin tinggi tingkat konflik peran seseorang, maka semakin tinggi pula stres yang dialami. Sementara itu, iklim organisasi mampu memoderasi pengaruh konflik peran terhadap stres kerja secara negatif dan signifikan. Artinya, semakin positif iklim organisasi, semakin berkurang pengaruh konflik peran terhadap stres kerja. Temuan ini mengindikasikan pentingnya memanajemen peran yang dimiliki dan organisasi dalam mengelola iklim organisasi untuk meminimalkan stres kerja. Penelitian ini menyarankan untuk dilakukan penelitian serupa di perguruan tinggi lain dengan menambah variabel dan menggunakan pendekatan kualitatif untuk mendapatkan pengalaman yang lebih mendalam. Penelitian ini memiliki implikasi pada penambahan pemahaman terkait iklim organisasi dalam memoderasi pengaruh antara konflik peran terhadap stres kerja dan menjadi landasan bagi perguruan tinggi dalam menciptakan kebijakan iklim organisasi yang positif. Kata kunci: dosen; konflik peran; iklim organisasi; stres kerja; UNY   Abstract: Can Organizational Climate Moderate the Effect of Role Conflict on Lecturers' Job Stress? This study aims to examine whether organizational climate can moderate the effect of work conflict on job stress. This research employs a quantitative approach with a survey design involving 58 lecturers at Yogyakarta State University (UNY), selected through purposive sampling. The analysis was conducted using validity and reliability testing, classical assumption testing, hypothesis testing, and Moderate Regression Analysis (MRA) with the assistance of IBM SPSS Statistics 21. The findings indicate that role conflict has a positive and significant effect on lecturers’ job stress at UNY, meaning that the higher the level of role conflict, the greater the stress experienced. Meanwhile, organizational climate is found to negatively and significantly moderate the effect of role conflict on job stress. In other words, the more positive the organizational climate, the weaker the effect of role conflict on job stress. These findings highlight the importance of managing individual roles and organizational efforts in fostering a positive climate to minimize job stress. The study suggests conducting similar research at other higher education institutions by including additional variables and employing a qualitative approach to gain deeper insights. This research contributes to the understanding of the moderating role of organizational climate in the relationship between role conflict and job stress and serves as a foundation for universities in formulating policies to promote a positive organizational climate. Keyword: lecturers; role conflict; organizational climate; job stress; UNY;
ANALISIS RESPON TARGET KEBIJAKAN TERHADAP PEMBAYARAN RETRIBUSI PARKIR NON-TUNAI QRIS DI KOTA TANJUNGPINANG Lestari, Andi Karmila; Dian Prima Safitri; Chaerey Ranba Sholeh
Efisiensi : Kajian Ilmu Administrasi Efisiensi Vol. 22 No. 2 Agustus 2025
Publisher : Departemen Pendidikan Administrasi FEB Universitas Negeri Yogyakarta & ASPAPI PUSAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Analisis Respon Target Kebijakan Terhadap Pembayaran Retribusi Parkir Non-Tunai QRIS Di Kota Tanjungpinang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis respons target kebijakan terhadap implementasi sistem pembayaran retribusi parkir non-tunai berbasis QRIS di Kota Tanjungpinang. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan eksplanatori dan model Technology Acceptance Model (TAM), disertai variabel disposisi pelaksana kebijakan. Data dikumpulkan melalui kuesioner kepada 105 responden dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling dengan SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan enam dari tujuh hipotesis signifikan; persepsi kegunaan dan kemudahan berpengaruh positif terhadap sikap dan niat, serta niat berpengaruh terhadap penggunaan aktual. Disposisi tidak berpengaruh signifikan terhadap niat. R-square menunjukkan kekuatan penjelasan yang bervariasi dan F-square sebagian besar bernilai kecil. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu adopsi QRIS dipengaruhi persepsi pengguna dan dukungan kebijakan. Disarankan adanya sosialisasi, pelatihan juru parkir, serta pendekatan kebijakan yang responsif sebagai implikasi peningkatan penerapan QRIS. Kata kunci: kebijakan publik; QRIS; retribusi; structural equation modeling; technology acceptance model;   Abstract: An Analysis of Policy Target Responses Toward The Implementation Of QRIS-Based Non-Cash Parking Payments in Tanjungpinang City. This study aims to analyze the response of policy targets to the implementation of non-cash parking retribution payments using QRIS in Tanjungpinang City. A quantitative approach with an explanatory method was used, applying the Technology Acceptance Model (TAM) and including the disposition of policy implementers as an additional variable. Data were collected through questionnaires from 105 respondents and analyzed using Structural Equation Modeling with SmartPLS. The results show that six of the seven proposed hypotheses are significant. Perceived usefulness and ease of use positively affect attitude and intention, while intention influences actual use. However, disposition has no significant effect on intention. R-square values indicate varying explanatory strengths, and most F-square values show small effect sizes. The study concludes that QRIS adoption is shaped by user perception and policy support. Broader socialization, training for parking attendants, and a more responsive policy approach are recommended to optimize QRIS implementation. Keyword: public policy; QRIS; retribution; technology acceptance model; structural equation modeling;
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PEMANFAATAN TANAH KALURAHAN DI KALURAHAN SIDOAGUNG, KAPANEWON GODEAN Rahayu, Septia; Suyatno
Efisiensi : Kajian Ilmu Administrasi Efisiensi Vol. 22 No. 2 Agustus 2025
Publisher : Departemen Pendidikan Administrasi FEB Universitas Negeri Yogyakarta & ASPAPI PUSAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Implementasi Kebijakan Pemanfaatan Tanah Kalurahan di Kalurahan Sidoagung, Kapanewon Godean Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan pemanfaatan Tanah Kalurahan di Sidoagung, Kapanewon Godean, berdasarkan Pergub DIY Nomor 24 Tahun 2024. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta menganalisis data melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan belum optimal karena adanya ketidaksesuaian regulasi lokal dengan kebijakan provinsi, keterbatasan sumber daya manusia dan keuangan, lemahnya monitoring, serta rendahnya partisipasi masyarakat. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan implementasi kebijakan membutuhkan harmonisasi regulasi, penguatan kapasitas tim pelaksana, alokasi anggaran khusus, dan sosialisasi yang inklusif. Saran penelitian diarahkan pada penguatan pengawasan dan komunikasi publik yang berkelanjutan. Implikasi penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan kebijakan yang aplikatif bagi tata kelola Tanah Kalurahan agar lebih adil, transparan, dan berkelanjutan. Kata kunci: kebijakan publik; kesejahteraan; implementasi; pengawasan; tanah kalurahan;   Abstract: Implementation of Village Land Use Policy in Sidoagung Village, Godean District This study aims to analyze the implementation of the Village Land Utilization Policy in Sidoagung Village, Godean District, based on the Yogyakarta Governor Regulation No. 24 of 2024. The research employed a qualitative descriptive method through observation, interviews, and documentation, with data analyzed using reduction, presentation, and conclusion drawing. The results indicate that policy implementation has not been optimal due to inconsistencies between local and provincial regulations, limited human and financial resources, weak monitoring, and low community participation. The study concludes that successful policy implementation requires regulatory harmonization, strengthened implementation capacity, dedicated budget allocation, and inclusive socialization. Recommendations are focused on enhancing monitoring and sustainable public communication. The implications of this research are expected to provide applicable policy input for more equitable, transparent, and sustainable management of Village Land. Keyword: public policy; welfare; implementation; supervision; village land;
KEBERLANJUTAN PROGRAM BUDIDAYA LELE MELALUI PENGUATAN ADMINISTRASI DAN KELEMBAGAAN DESA MANDIRI Hapsari, Maulidia; Agustina, Isna Fitria
Efisiensi : Kajian Ilmu Administrasi Efisiensi Vol. 22 No. 2 Agustus 2025
Publisher : Departemen Pendidikan Administrasi FEB Universitas Negeri Yogyakarta & ASPAPI PUSAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Keberlanjutan Program Budidaya Lele Melalui Penguatan Administrasi dan Kelembagaan Desa Mandiri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keberlanjutan program budidaya lele di Desa Jambangan sebagai strategi penguatan desa mandiri. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi kegiatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguatan administrasi melalui pencatatan keuangan, pelaporan kegiatan, dan koordinasi kelembagaan berperan penting dalam menjaga keberlanjutan program. Aspek ekonomi menunjukkan peningkatan kemandirian finansial dan membuka peluang kerja baru bagi masyarakat. Aspek sosial menunjukkan peningkatan solidaritas dan rasa memiliki antarwarga. Aspek lingkungan mendorong munculnya kesadaran terhadap pengelolaan limbah budidaya. Kesimpulannya menunjukkan ketiga aspek menjadi penentu keberlanjutan program budidaya lele. Implikasi penelitian menunjukkan keberlanjutan program melalui sinergi antara masyarakat, pemerintah desa, dan mitra pendamping yang mendukung tata kelola administratif transparan dan partisipatif. Penelitian ini menyarankan peningkatan kapasitas administrasi digital, pelatihan berkelanjutan, serta penerapan inovasi ramah lingkungan sebagai strategi mewujudkan kemandirian desa berbasis ketahanan pangan berkelanjutan. Kata kunci: administrasi; budidaya; desa mandiri; keberlanjutan; ketahanan pangan; Abstract: Sustainability of the Catfish Farming Program through Strengthening Administration and Institutional Capacity in a Self-Reliant Village. This study aims to analyze the sustainability of the catfish farming program in Jambangan Village as a strategy to strengthen village self-reliance. The research employed a descriptive qualitative method with data collected through observation, interviews, and documentation of activities. The results indicate that strengthening administrative management through financial recording, activity reporting, and institutional coordination plays an essential role in maintaining program sustainability. Economically, the program increased financial independence and the creation of new employment opportunities for the community. Socially, it enhanced solidarity and a stronger sense of belonging among residents. Environmentally, it fosters awareness of waste management practices in aquaculture. The study concludes that these three aspects economic, social, and environmental are key determinants of the program’s sustainability. The research implies that sustainability is achieved through synergy among the community, village government, and supporting partners who promote transparent and participatory administrative governance. The study recommends enhancing digital administrative capacity, providing continuous training, and implementing environmentally friendly innovations as strategic efforts to realize sustainable, food security–based village self-reliance. Keyword: administration; cultivation; food security; sustainability; independent village;

Page 1 of 1 | Total Record : 7


Filter by Year

2025 2025