cover
Contact Name
Prananda Anugrah
Contact Email
jurnalilmupendidikanum@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jip@um.ac.id
Editorial Address
Universitas Negeri Malang, Semarang St. No. 5, Malang, Jawa Timur, 65145, Indonesia
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ilmu Pendidikan
ISSN : 02159643     EISSN : 24428655     DOI : 10.17977
Core Subject :
Jurnal Ilmu Pendidikan (JIP) is an international peer-reviewed journal dedicated to advancing knowledge, theory, policy, and practice in science and education. The journal publishes high-quality empirical studies, systematic reviews, meta-analyses, conceptual papers, and innovative educational practices that contribute significantly to the transformation of education at local, national, and global levels.
Arjuna Subject : -
Articles 811 Documents
Kesadaran Metakognisi, Keterampilan Metakognisi, dan Penguasaan Konsep Kimia Dasar Muhammad Danial
Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 17 No. 3 (2010)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um048v17i32010p225-229

Abstract

Kesadaran Metakognisi, Keterampilan Metakognisi, dan Penguasaan Konsep Kimia Dasar. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan hubungan antara kesadaran dan keterampilan metakognisi dengan penguasaan konsep kimia dasar. Subjek penelitian adalah 93 mahasiswa jurusan biologi FMIPA UNM tahun akademik 2009/2010. Data penelitian diperoleh dengan menggunakan angket Metacognitive Awareness Inventory (MAI) dan tes esei yang diberikan kepada mahasiswa sebelum dan setelah proses perkuliahan selama 1 semester. Data dianalisis secara deskriptif dan inferensial (menggunakan uji Pearson Product Moment dan regresi ganda) dengan menggunakan bantuan program SPSS 15.0 for windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) tidak terdapat hubungan antara kesadaran metakognisi dengan penguasaan konsep kimia dasar; (2) terdapat hubungan positif yang sangat signifikan antara keterampilan metakognisi dengan penguasaan konsep kimia dasar.
Pola Asuh Orang Tua, Konsep Diri, Motivasi Diri, Iklim Sekolah, dan Kesadaran Emosi Siswa SMP Esther Heydemans
Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 17 No. 2 (2010)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um048v17i22010p112-120

Abstract

Pola Asuh Orang Tua, Konsep Diri, Motivasi Diri, Iklim Sekolah, dan Kesadaran Emosi Siswa SMP. Penelitian ini mencoba untuk menjelaskan hubungan antara pola asuh orang tua, konsep diri, motivasi diri, iklim sekolah dan kesadaran emosi siswa SMP Negeri di kota Malang. Dengan menggunakan analisis multiple regresi disimpulkan bahwa pola asuh orang tua, motivasi diri, dan iklim sekolah memberi kontribusi yang signifikan terhadap kesadaran emosi, baik secara individu dan kelompok. Sementara itu konsep diri mempunyai pengaruh, tetapi tidak signifikan. Secara keseluruhan kontribusi efektif dari pola asuh orang tua, konsep diri, motivasi diri, iklim sekolah terhadap kesdaran emosi adalah 0.57 (57%). Hal itu berarti bahwa ada 43% faktor lain yang mempengaruhi kesadaran emosi, tetapi tidak bisa dijelaskan.
Model Pelatihan Wirausaha Jasa Boga Berwawasan Gender bagi Remaja Pesantren Siti Malikhah Towaf
Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 17 No. 2 (2010)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um048v17i22010p138-150

Abstract

Model Pelatihan Wirausaha Jasa Boga Berwawasan Gender bagi Remaja Pesantren. Pendekatan kualitatif dengan desain pengembangan digunakan untuk merancang model pelatihan wirausaha jasa boga berwawasan gender bagi remaja pesantren, dengan membuat prototipe, menguji coba dan mencermati sisi efektivitas, efisiensi dan daya tarik model pelatihan di tiga pesantren pedesaan dengan gaya hidup yang penuh kesederhanaan, di Kabupaten Malang. Pelatihan wirausaha jasa boga berwawasan gender bagi remaja pesantren, efektif memenuhi kebutuhan santri menambah wawasan tentang gender dan wirausaha, memberi keterampilan dalam tataboga; efisien dalam penggunaan waktu, tenaga dan bahan-bahan untuk praktik tata boga; dan menarik minat peserta.
Pengaruh Model Komunikasi Wirausaha, Pembelajaran Wirausaha, dan Sikap Kewirausahaan terhadap Kinerja Usaha Kecil. Muhammad Rakib
Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 17 No. 2 (2010)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um048v17i22010p121-129

Abstract

Pengaruh Model Komunikasi Wirausaha, Pembelajaran Wirausaha, dan Sikap Kewirausahaan terhadap Kinerja Usaha Kecil. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan pengaruh model komunikasi wirausaha, pembelajaran wirausaha, dan sikap kewirausahaan terhadap kinerja usaha kecil meubel kayu di Kota Parepare. Penelitian ini mengambil sampel sebanyak 140 pemilik usaha kecil meubel kayu di Kota Parepare dengan menggunakan kuesioner, observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk mengumpulkan data. Teknik analisis data yang digunakan adalah Structural Equation Modeling (SEM). Temuan penelitian menunjukkan bahwa model komunikasi wirausaha, pembelajaran wirausaha, dan sikap kewirausahaan berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja usaha kecil. Hal ini membawa implikasi bahwa untuk memprediksi pembentukan kinerja usaha kecil harus diperhitungkan besaran variabel model komunikasi wirausaha, pembelajaran wirausaha, dan sikap kewirausahaan
Students’ Critical Thinking in Writing a Thesis Using the Transitivity System Emi Emilia
Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 17 No. 2 (2010)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um048v17i22010p101-111

Abstract

Students’ Critical Thinking in Writing a Thesis Using the Transitivity System. This paper reports on a small part of the results of a study in attempting to identify students’ ability and difficulties in writing an English undergraduate thesis in a state university in Indonesia. The paper centres around the students’ ability and difficulties in writing a data presentation and discussion chapter, which are related to critical capacity looked at in this study. The paper begins with a brief introduction, which presents the background and the theories underpinning the study. This will be followed by an account of the methodology, in which it is argued that the study used a case study method, particularly text analysis and involved nine theses selected randomly and analysed based on the elements of a conventional research report and the Transitivity system of systemic functional grammar, developed by Halliday. The paper then delineates the results, showing that despite their good control in the discourse semantic level, students in general still need a lot of guidance and assistance in writing a data presentation and discussion chapter. Recommendation for further research will conclude the paper.
Peningkatan Pemahaman Kimia melalui Panduan Pembelajaran Kooperatif dan Pemecahan Masalah Kimia dengan Teknik Pathway Muntari Muntari
Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 17 No. 2 (2010)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um048v17i22010p130-137

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh paduan pembelajaran kooperatif model Learning Together ( LT) dan pemecahan masalah kimia dengan teknik pathway terhadap pemahaman konseptual dan algoritmik kimia siswa. Penelitian dilakukan di SMA Negeri 1 Mataram, dengan subjek terdiri atas dua kelompok belajar yaitu kelas XI IPA-2 dan XI IPA-6 (pembelajaran kooperatif model LT), sedangkan kelas XI IPA-3 dan XI IPA-5 dengan pembelajaran langsung. Pemecahan masalah kimia dengan teknik pathway diberlakukan sebagai variabel kontrol digunakan oleh kedua kelompok siswa. Data h asil penelitian dianalisis dengan One-way Analysis of Variance (ANOVA) pada taraf signifikansi 0,05. Diperoleh kesimpulan bahwa penerapan paduan pembelajaran kooperatif model LT dan pemecahan masalah kimia dengan teknik pathway tidak menunjukkan adanya perbedaan pemahaman konseptual kimia siswa apabila dibandingkan dengan pembelajaran langsung. Paduan strategi pembelajaran kooperatif model LT dan pemecahan masalah kimia dengan teknik pathway menunjukkan hasil yang lebih baik apabila dibandingkan dengan pembelajaran langsung dalam pemahaman algoritmik kimia siswa.
Pembelajaran Tematik Pemanasan Global dan Kesadaran Diri Siswa Sekolah Dasar Amram Rede
Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 17 No. 3 (2010)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um048v17i32010p1-13

Abstract

Pembelajaran Tematik Pemanasan Global dan Kesadaran Diri Siswa Sekolah Dasar. Pembelajaran tematik dipandang sebagai pilihan tepat membelajarkan pemanasan global kepada siswa Sekolah Dasar. Penelitian dibagi dalam 2 tahap, yaitu tahap pengembangan dan tahap eksperimen. Peneli­tian pengembangan bertujuan mengembangkan tema sentral pemanasan global menjadi beberapa subtema untuk selanjutnya dikembangkan perangkat pembelajarannya dengan mengadopsi pengembangan Model Kemp. Penelitian eksperimen semu bertujuan mengetahui pengaruh pembelajaran tematik terhadap kesa­daran diri siswa dalam menyikapi persoalan pemanasan global. Data dikumpulkan menggunakan rubrik. Analisis data menggunakan ANOVA. Sebanyak 118 siswa kelas V terjaring sebagai sampel. Hasil peneli­tian menunjukkan pembelajaran tematik berpengaruh sangat nyata terhadap kesadaran diri.
The Complexity in Adopting New Technological Programs in Education Diana Tien Irafahmi
Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 17 No. 2 (2010)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um048v17i22010p94-100

Abstract

The Complexity in Adopting New Technological Programs in Education. The internet has become an increasingly important feature of the learning environment. For Indonesian university students, access to the Internet has been provided in many campuses, including the Economics Faculty of the State University of Malang. As the installation of Internet infrastructures in this Faculty is relatively new, it is interesting to investigate how and why students use such a new technology. This exploratory study refers to the notion of Activity Theory developed by Engeström. The primary intention is discussion of tensions as contradictions in an activity system. The findings indicate that the participants ‘attempts to use the Internet in the Faculty were constrained by factors beyond participants’ control. Using Activity Theory, this study has identified some contradictions that exist within the system.
Kepuasan Mahasiswa terhadap Kinerja Dosen Ruslan Ruslan
Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 17 No. 3 (2010)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um048v17i32010p230-237

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari tingkat kepuasan mahasiswa terhadap kinerja dosen, serta menyelidiki pengaruh kepuasan mahasiswa terhadap kinerja dosen. Data dianalisis dengan menggunakan analisis faktor, analisis deskriptif, analisis korelasional bivariat, analisis varians multivariat satu arah (Manova satu arah), dan analisis regresi berganda. Berdasarkan temuan penelitian, disimpulkan bahwa (1) kepuasan mahasisiswa dari berpengaruh signifikan dan berko­relasi positif dengan kinerja dosen; dan (2) kinerja dosen memiliki pengaruh signifikan terhadap perilaku pascakuliah mahasiswa.
Social Network Analysis for Assessing Social Capital in Biosecurity Ecoliteracy Sang Putu Kaler Surata; Nyoman Utari Vipriyanti; Ian Falk
Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 17 No. 3 (2010)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um048v17i32010p238-244

Abstract

Social Network Analysis for Assessing Social Capital in Biosecurity Ecoliteracy. Biosecurity ecoliteracy (BEL) is a view of literacy that applies ecological concepts to promote in-depth understanding, critical reflection, creative thinking, self consciousness, communication and social skills, in analyzing and managing issues around plant health/living, animal health/living and the risks that are associated with the environment. We used social network analysis (SNA) to evaluate two distinct forms of social capital of BEL: social cohesion and network structure. This study was executed by employing cooperative learning in BEL toward 30 undergraduate teacher training students. Data then was analyzed using UCINET software. We found the tendency of so­cial cohesion to increase after students participated in BEL. This was supported by several SNA measures (density, closeness and degree) and these values at the end were statistically different than at the beginning of BEL. The social structure map (sociogram) after BEL visualized that students were much more likely to cluster in groups compared with the sociogram before BEL. Thus BEL, through cooperative learning, was able to promote social capital. In addition SNA proved a useful tool for evaluating the achievement levels of social capital of BEL in the form of network cohesion and network structure.

Filter by Year

1994 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 32 No. 2 (2026) Vol. 32 No. 1 (2026) Vol. 31 No. 2 (2025) Vol. 31 No. 1 (2025) Vol. 30 No. 2 (2024) Vol. 30 No. 1 (2024) Vol. 29 No. 2 (2023) Vol. 29 No. 1 (2023) Vol. 28 No. 2 (2022) Vol. 28 No. 1 (2022) Vol. 27 No. 2 (2021) Vol. 27 No. 1 (2021) Vol. 26 No. 2 (2020) Vol. 26 No. 1 (2020) Vol. 25 No. 2 (2019) Vol. 25 No. 1 (2019) Vol. 24 No. 2 (2018) Vol. 24 No. 1 (2018) Vol. 23 No. 2 (2017) Vol. 23 No. 1 (2017) Vol. 22 No. 2 (2016) Vol. 22 No. 1 (2016) Vol. 21 No. 2 (2015) Vol. 21 No. 1 (2015) Vol. 20 No. 2 (2014) Vol. 20 No. 1 (2014) Vol. 19 No. 2 (2013) Vol. 19 No. 1 (2013) Vol. 18 No. 2 (2012) Vol. 18 No. 1 (2012) Vol. 17 No. 6 (2011) Vol. 17 No. 5 (2011) Vol. 17 No. 4 (2011) Vol. 17 No. 3 (2010) Vol. 17 No. 2 (2010) Vol. 17 No. 1 (2010) Vol. 16 No. 3 (2009) Vol. 16 No. 2 (2009) Vol. 16 No. 1 (2009) Vol. 15 No. 3 (2008) Vol. 15 No. 2 (2008) Vol. 15 No. 1 (2008) Vol. 14 No. 3 (2007) Vol. 14 No. 2 (2007) Vol. 14 No. 1 (2007) Vol. 13 No. 3 (2006) Vol. 13 No. 2 (2006) Vol. 13 No. 1 (2006) Vol. 12 No. 3 (2005) Vol. 12 No. 2 (2005) Vol. 12 No. 1 (2005) Vol. 11 No. 3 (2004) Vol. 11 No. 2 (2004) Vol. 11 No. 1 (2004) Vol. 10 No. 3 (2003) Vol. 10 No. 2 (2003) Vol. 10 No. 1 (2003) Vol. 9 No. 4 (2002) Vol. 9 No. 3 (2002) Vol. 9 No. 2 (2002) Vol. 9 No. 1 (2002) Vol. 8 No. 4 (2001) Vol. 8 No. 3 (2001) Vol. 8 No. 2 (2001) Vol. 8 No. 1 (2001) Vol. 7 No. 4 (2000) Vol. 7 No. 3 (2000) Vol. 7 No. 2 (2000) Vol. 7 No. 1 (2000) Vol. 7 (2000): Special Issue Vol. 6 No. 4 (1999) Vol. 6 No. 3 (1999) Vol. 6 No. 2 (1999) Vol. 6 No. 1 (1999) Vol. 6 (1999): Special Issue Vol. 5 No. 4 (1998) Vol. 5 No. 3 (1998) Vol. 5 No. 2 (1998) Vol. 5 No. 1 (1998) Vol. 5 (1998): Special Issue Vol. 4 No. 4 (1997) Vol. 4 No. 3 (1997) Vol. 4 No. 2 (1997) Vol. 4 No. 1 (1997) Vol. 4 (1997): Special Issue Vol. 3 No. 4 (1996) Vol. 3 No. 3 (1996) Vol. 3 No. 2 (1996) Vol. 3 No. 1 (1996) Vol. 2 No. 4 (1995) Vol. 2 No. 3 (1995) Vol. 2 No. 2 (1995) Vol. 2 No. 1 (1995) Vol. 1 No. 2 (1994) Vol. 1 No. 1 (1994) More Issue