cover
Contact Name
Muhammad Nasir
Contact Email
nasirmuning@gmail.com
Phone
+6285138795378
Journal Mail Official
jurnal.religion@gmail.com
Editorial Address
Jl. Samudera II No. 36 Rt. 45 Beruntung Jaya Banjarmasin.
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Agama Sosial dan Budaya
Published by CV. Maryam Sejahtera
ISSN : 29626560     EISSN : 29637139     DOI : https://doi.org/10.68352/religion
Core Subject :
Religion Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya, P-ISSN 2962-6560, E-ISSN 2963-7139 is an open access and peer-reviewed journal of Islamic Studies published by the Amuntai High School of Al Quran, South Kalimantan which contains writings from lecturers, education staff, education observers and others. This journal is published bi-monthly in February, April, June, August, October, and December in print and online. This journal publishes research results related to Islamic issues related to social issues such as the study of the Quran and Hadith, Islamic philosophy, education, social, local wisdom, politics, economics, urbanism, multiculturalism, and others through interdisciplinary study. All papers submitted to the journal must be written in good Indonesian, English, Arabic or Malay.
Arjuna Subject : -
Articles 670 Documents
PANDANGAN SYARIAT ISLAM TERHADAP CARA BERPAKAIAN PRIA PADA CABOR ATLETIK Risky amelia; Reza akmal; Rosyid fajariyadi; Aini
Religion : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya Vol. 2 No. 3 (2023): May: Religion: Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya
Publisher : CV. Maryam Sejahtera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68352/religion.v2i3.143

Abstract

Menutup aurat adalah salah satu syarat sah sholat. Para ulama berpendapat bahwa menutup aurat dari pandangan mata hukumnya wajib berdasarkan akal dan syariat. Syaikh Abdul Wahab Abdussalam Thawilah dalam Fikih Berhias menerangkan, secara bahasa aurat adalah setiap yang dirasa buruk jika ditampakkan. Aurat berasal dari kata al-awar yang artinya cacat, buruk,setiap yang ditutup oleh manusia dan didorong oleh malu.Ditinjau dari syariat, aurat diartikan sebagai bagian tubuh manusia yang harus ditutup dan diharamkan membukanya, melihat atau menyentuhnya. Ia merupakan syarat atau fardhu dalam sahnya sholat. Perintah menutup aurat terdapat dalam surat An Nur ayat 30. Dia berfirman:"Katakanlah kepada laki-laki yang beriman, agar mereka menjaga pandangannya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu, lebih suci bagi mereka. Sungguh, Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat."
Hukum Suap Menyuap dalam Perspektif Islam di Bidang Olahraga Almin Hatta; Muhammad Haekal Azmi; Muhammad Taufik Firdaus; Reska Yuliana
Religion : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya Vol. 2 No. 3 (2023): May: Religion: Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya
Publisher : CV. Maryam Sejahtera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68352/religion.v2i3.158

Abstract

Olahraga adalah aktivitas yang melibatkan gerakan fisik yang bertujuan untuk menjaga kesehatan, meningkatkan kebugaran, dan mencapai prestasi. Terdapat berbagai aturan dan hukum yang harus diikuti oleh para atlet, pelatih, dan pihak-pihak terkait lainnya. Peraturan dan hukum olahraga yang mengatur tentang suap dan korupsi sangat penting untuk menjaga integritas olahraga dan menjamin fair play dalam kompetisi. Suap dapat terjadi dalam berbagai bentuk, seperti memberikan uang atau hadiah kepada wasit agar menguntungkan satu pihak, mengatur hasil pertandingan dengan tujuan untuk mendapatkan keuntungan pribadi, atau melakukan doping untuk meningkatkan performa atlet. Suap dan korupsi dalam olahraga sangat merusak fair play dan dapat mempengaruhi integritas kompetisi dan citra olahraga secara keseluruhan. Di sisi lain, suap dapat membahayakan kesehatan dan keselamatan atlet karena dapat memaksa mereka untuk melakukan tindakan berbahaya atau melanggar peraturan demi memenangkan pertandingan. Oleh karena itu, perlu adanya upaya untuk memperketat pengawasan dan memberantas tindakan suap dan korupsi dalam olahraga.
PERKEMBANGAN MAZHAB SYAFI’I SEBAGAI LANDASAN PEMIKIRAN MASYARAKAT INDONESIA Rizkia Dina Azkiya; Fahriana Nurrisa; Khairunnida
Religion : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya Vol. 2 No. 3 (2023): May: Religion: Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya
Publisher : CV. Maryam Sejahtera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68352/religion.v2i3.159

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan perkembangan mazhab Syafi’i sebagai landasan pemikiran masyarakat di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian library. Data yang diperoleh kemudian dianalisis serta ditelaah secara mendalam atas referensi yang dipakai sebagaimana halnya dalam studi kepustakaan atau library research. Penelitian ini menjelaskan mengenai dominasi masyarakat Indonesia dalam penggunaan hukum mazhab Syafi`i. Hasil analisis dari penelitian ini yaitu berupa pendiri mazhab Syafi’i, sejarah pemikiran mazhab Syafi’i berawal dari kitab usul fiqhnya Ar-Risalah dan kitab fiqhnya Al Umm. Perkembangan dan penyebaran mazhab Syafi’i sebagai landasan berpikir masyarakat Indonesia. Mazhab Syafi’i semakin luas karena saat Islam masuk ke Indonesia dibawa oleh ulama bermazhab Syafi’i dengan menganut paham Ahlussunnah wal Jama’ah. Lalu disebarkan oleh ulama-ulama Indonesia yang tinggal di Mesir kemudian mereka kembali ke Indonesia dengan bermazhab Syafi’i juga dan terjadi pengesahan serta penetapan mazhab Syafi’i oleh pemerintah kerajaan Islam di Indonesia. Pada penelitian ini juga dimuat adanya metode istinbath mazhab Syafi’i yang dijadikan dalil hukum, kitab-kitab referensi mazhab syafi’i, dan contoh-contoh masail dalam mazhab Syafi’i. Temuan penelitian ini dapat menjadi referensi untuk penelitian serupa selanjutnya tentang perkembangan mazhab Syafi’i sebagai landasan pemikiran masyarakat di Indonesia dimasa mendatang.
Relativitas Einstein dan Pandangannya dalam Islam Ahmad Daud Daeng Pagessa; Amalia Nufus Sabila; Lisni Noor Khaliqa; Rizki Pangestuti Linuwih; Sri rezeki
Religion : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya Vol. 2 No. 3 (2023): May: Religion: Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya
Publisher : CV. Maryam Sejahtera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68352/religion.v2i3.160

Abstract

This theory allows us to understand the very complex properties of the universe, such as space and time relative to the speed and acceleration of objects, and gravity that warps space-time. In terms of Einstein's theory of relativity, some Muslim scholars consider that this theory does not contradict Islamic teachings and can even be seen as an attempt to understand the greatness of Allah more deeply. Some views in Islam consider that time is an absolute concept and is independent of the matter of objects in the universe, as opposed to the view in Einstein's theory of relativity which proposes that time is relative to the velocity and acceleration of objects. In this article, we will discuss how Einstein's theory of relativity can be viewed from a religious and scientific perspective in Islam. By combining scientific and religious viewpoints, this article aims to provide a more holistic and comprehensive understanding of Einstein's theory of relativity and the universe as a whole. Primarily, this theory of relativity refers to two different elements that combine to form the same theory of general relativity and special relativity. One of the theories put forward by Einstein called "Einstein's special theory of relativity" is the theory that shows the existence of the concept of time speed, that is, "speed makes time relative. Time as a physical variable is also affected due to the universal absence of another frame of reference If a frame of reference moves relative to another frame of reference that is stationary, then the time experienced by a person in the moving frame of reference will be different from the time in the frame of reference that is stationary, but this only applies if the movements have the same speed This difference in time is known as the concept of time dilation (time relativity).
GENEOLOGI MADZHAB FIQIH DAN PERKEMBANGANNYA Muhammad Naufal; Muhammad Ananda Valentino
Religion : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya Vol. 2 No. 3 (2023): May: Religion: Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya
Publisher : CV. Maryam Sejahtera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68352/religion.v2i3.161

Abstract

Dalam menentukan suatu perkara atau hukum dalam suatu peristiwa maka perlu adanya acuan dari Al-Qur’an dan Sunnah. Pada zaman modern ini, sesuai dengan perkembangan zaman maka akan semakin banyak suatu perkara-perkara yang harus diketahui hukum dari perkara tersebut. Maka perlu adanya ijtihad dalam menentukan hukum dari tiap perkara-perkara yang baru agar dapat mengetahui bahwa hal tersebut merupakan suatu hal atau batil untuk dilakukan. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pengertian madzhab dan sejarah lahirnya madzhab (Ahlul Hadits dan Ahlul Ra’yi ) serta menjelaskan pengertian dari madzhab (Ahlul Hadits dan Ahlul Ra’yi). Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan penelitian library. Data yang diperoleh kemudian dianalisis serta ditelaah secara mendalam atas referensi yang dipakai
Strategi Perkuliahan Online Mata Kuliah Pendidikan Agama Islam di FKIP Universitas Lambung Mangkurat Noor Ainah
Religion : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya Vol. 2 No. 3 (2023): May: Religion: Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya
Publisher : CV. Maryam Sejahtera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68352/religion.v2i3.198

Abstract

Perguruan Tinggi pada masa sekarang haruslah cerdik memilih dan menggunakan strategi perkuliahan yang tepat dalam rangka menunjang proses pembelajaran, apalagi pada kondisi dosen sedang berada di luar kota karena tugas mengikuti seminar nasional/internasional, diklat, pelatihan dan lain-lain.. Hal ini memaksa dosen melakukan pembelajaran online apalagi jika kelasnya besar dan diisi oleh banyak mahasiswa yang dalam 1 kelasnya lebih dari 100 mahasiswa seperti mata kuliah pendidikan agama Islam di FKIP Universitas Lambung Mangkurat. Olehnya itu, agar tujuan pembelajaran dapat tercapai, maka dosen harus memiliki strategi yang tepat dan akurat agar perkuliahan online ini dapat berjalan dengan baik. Permasalahan dalam penelitian ini mencakup bagaimana strategi perkuliahan online pada mata kuliah Pendidikan Agama Islam di FKIP Universitas Lambung Mangkurat dan bagaimana pelaksanaan perkuliahan online mata kuliah pendidikan agama Islam di FKIP Universitas Lambung Mangkurat. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan strategi perkuliahan online mata kuliah pendidikan agama Islam di FKIP Universitas Lambung Mangkurat dan menggambarkan pelaksanaan perkuliahan online mata kuliah pendidikan agama Islam di FKIP Universitas Lambung Mangkurat. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan pedagogis. Subjek Penelitian ini ini adalah dosen dan mahasiswa FKIP Universitas Lambung Mangkurat. Analisa data dalam penelitian kualitatif secara umum dimulai sejak pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian dan analisis menyimpulkan bahwa strategi pembelajaran yang dilakukan dosen dalam perkuliahan online mata kuliah pendidikan agama Islam di FKIP Universitas Lambung Mangkurat adalah strategi pembelajaran ekspositori, strategi pembelajaran inkuiri, strategi pembelajaran kontekstual, dan strategi pembelajaran komperatif. Pelaksanaan perkuliahan online mata kuliah pendidikan agama Islam di FKIP Universitas Lambung Mangkurat selama masa pandemi menggunakan aplikasi zoom, google meet, dan whatsApp dengan metode ceramah dan demonstrasi.
PERSEPSI MASYARAKAT MENGENAI KONSEP TA’ARUF SEBAGAI UPAYA MEMBANGUN KELUARGA SAKINAH DI DESA BANYU TAJUN HULU rudi; Taufikurahman; H.M. Arsyad Almakki
Religion : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya Vol. 2 No. 4 (2023): July: Religion: Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya
Publisher : CV. Maryam Sejahtera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68352/religion.v2i4.199

Abstract

Almost all people who are about to get married go through the process of getting to know each other with the candidate. Ta'aruf is the process of introducing a partner in order to lead to marriage in accordance with the provisions of Islamic law. Ta'aruf is a solution in getting to know and choosing a potential partner without going through courtship. Their activities are different from dating. In the ta'aruf process, a person can also consider, sort and choose who will be his life companion because choosing a quality partner is the first step in forming a sakinah family. The objectives to be achieved in this study are to get to know ta'aruf, how is the public's perception of couples who marry ta'aruf in Banyu Tajun Hulu Village, Sungai Pandan District and how is the review of Islamic law on people's perceptions of ta'aruf in Banyu Tajun Village Hulu Sungai Pandan District. The type of research used in this research is field research. As for the subjects in this study, namely the community, husband and wife who are married to the concept of ta'aruf and scholars in Sungai Pandan District. The object of this research is the public's perception of the concept of ta'aruf as an effort to build a sakinah family in Banyu Tajun Hulu Village, Sungai Pandan District. This study uses data collection techniques by observation, interviews and documentaries. The data is processed using data verification techniques, display (displaying data), data reduction and then data analysis is carried out
Penafsiran Kontemporer Tentang Filantropi Muhammad Ihsan Hamidi; M. Adriani Yulizar; Ali Muammar Zainal Abidin
Religion : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya Vol. 2 No. 4 (2023): July: Religion: Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya
Publisher : CV. Maryam Sejahtera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68352/religion.v2i4.202

Abstract

All religions teach to do good, help each other, respect and appreciate one another. Doing good can be in the form of material, time, energy, or donating thoughts. People who do good are also referred to as philanthropists. One of the goals of philanthropists in helping others is to prosper and ease the burden on their brothers and sisters in need. Philanthropic values ​​have been rooted in Islamic teachings since the beginning of their spread, this is marked by the fourth pillar of Islam, namely the obligation to pay zakat for all adherents. In its development, philanthropy in Islam is realized through ZISWAF, zakat, infaq, shodaqah and waqf. There are many verses in the Qur'an that command people to help each other, share and do good, even those who do it will be rewarded with kindness that is similar or even better than it. This study uses a qualitative descriptive method with the approach of the Maudhu'i interpretation method, in which the discussion is in the form of verses about philanthropic characters. So based on the method used, the following conclusions emerge: First, there are two motives behind philanthropic activists, namely religious motives and social reality motives which are mostly influenced by environmental factors. Second, there are at least five characters possessed by philanthropists, namely altruism, a sense of qana'ah, generosity, social justice and obedience to religious teachings.
PENGENTASAN KEMISKINAN PADA PERSPEKTIF HADITS NABI Ahmad Khairuddin
Religion : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya Vol. 2 No. 3 (2023): May: Religion: Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya
Publisher : CV. Maryam Sejahtera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68352/religion.v2i3.203

Abstract

The author is interested in examining and explaining the issue of poverty from the perspective of Hadith of the Prophet Muhammad (peace be upon him), stating that poverty is caused by several factors, such as natural disasters, structured systems, exploitation of humans and nature, and political and economic systems. Poverty is a true reflection of social life, both in rural and urban areas, and even in developing countries, the issue of poverty cannot be overlooked. Poverty is a problem that always haunts every human life in the world. Several negative impacts continue to appear in all parts of the world due to the problem of poverty. One of the aims of the Islamic Religion was to bring humanity to a life which is full of prosperity and out of poverty. Muhammad as a Prophet not only responded to matters relating to human relations with the Lord, but also horizontally dealt with human relations with each other. With his example and wise attitude, the Prophet Muhammad responded to the problem of poverty with several solutions. The moral perfection of the Prophet Muhammad is reflected in his hadiths, so it is interesting to be studied comprehensively. Discussing thematically and systematically the terms of poverty in hadith became a concrete step to uncover the Prophet's method of alleviating poverty. So that the hadith as a way of life can provide suggestions for solutions for the life of Muslims in particular, and for humans as a whole in general in alleviating the problem of poverty.
PANDANGAN MAHASISWA AKUNTANSI UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT MENGENAI RIBA DI DUNIA PERBANKAN Alfiana Fikri Azkiya; Intan Nor’aini; Nur Laila Amalia
Religion : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya Vol. 2 No. 4 (2023): July: Religion: Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya
Publisher : CV. Maryam Sejahtera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68352/religion.v2i4.204

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pandangan mahasiswa akuntansi Universitas Lambung Mangkurat mengenai riba di dunia perbankan. Metode penelitian yang digunakan yaitu pendekatan kuantitatif. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dan ditelaah secara mendalam atas referensi yang dipakai. Hasil penelitian yang diperoleh adalah sebagian besar mahasiswa akuntansi Universitas Lambung Mangkurat sudah paham mengenai konsep riba dalam pandangan islam, namun belum banyak diterapkan kedalam kehidupan sehari-hari. Diharapkan dengan adanya penelitian ini membuat pandangan mahasiswa akuntansi Universitas Lambung Mangkurat mengenai riba lebih luas dan sudah sesuai dengan aturan islam.

Filter by Year

2022 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 5 No. 4 (2026): Religion: Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya (Juli - Agustus 2026) Vol. 5 No. 3 (2026): Religion: Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya (Mei - Juni 2026) Vol. 5 No. 2 (2026): Religion: Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya (Maret - April 2026) Vol. 5 No. 1 (2026): Religion: Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya (Januari - Februari 2026) Vol. 4 No. 5 (2025): September Religion : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya Vol. 4 No. 3 (2025): Mei-Juni: Religion : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya Vol. 4 No. 1 (2025): Januari-Juni: Religion : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya Vol. 3 No. 6 (2024): November Religion : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya Vol. 3 No. 5 (2024): September Religion : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya Vol. 3 No. 4 (2024): Juli Religion : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya Vol. 3 No. 3 (2024): Mei Religion : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya Vol. 3 No. 2 (2024): March Religion : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya Vol. 3 No. 1 (2024): January: Religion : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya Vol. 2 No. 6 (2023): November: Religion: Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya Vol. 2 No. 5 (2023): September: Religion: Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya Vol. 2 No. 4 (2023): July: Religion: Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya Vol. 2 No. 3 (2023): May: Religion: Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya Vol. 2 No. 2 (2023): Maret: Religion: Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya Vol. 2 No. 1 (2023): Januari: Religion: Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya Vol. 1 No. 6 (2022): November : Religion : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya Vol. 1 No. 5 (2022): September : Religion : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya Vol. 1 No. 4 (2022): Juli : Religion : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya Vol. 1 No. 3 (2022): Mei : Religion : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya, Vol. 1 No. 2 (2022): Maret : Religion : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya Vol. 1 No. 1 (2022): Januari : Religion Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya More Issue