Jurnal Agama Sosial dan Budaya
Religion Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya, P-ISSN 2962-6560, E-ISSN 2963-7139 is an open access and peer-reviewed journal of Islamic Studies published by the Amuntai High School of Al Quran, South Kalimantan which contains writings from lecturers, education staff, education observers and others. This journal is published bi-monthly in February, April, June, August, October, and December in print and online. This journal publishes research results related to Islamic issues related to social issues such as the study of the Quran and Hadith, Islamic philosophy, education, social, local wisdom, politics, economics, urbanism, multiculturalism, and others through interdisciplinary study. All papers submitted to the journal must be written in good Indonesian, English, Arabic or Malay.
Articles
670 Documents
Al-Qur’an Sebagai Doktrin bagi Umat Islam: Kajian Kitab Suci dalam Pendekatan Historis
Muhammad Ihsanul Arief
Religion : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya Vol. 1 No. 6 (2022): November : Religion : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya
Publisher : CV. Maryam Sejahtera
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.68352/religion.v1i6.102
Al-Qur’an memiliki apek kesejarahan yang sangat panjang, sejalan dengan perkembangan pemeluk agama Islam itu sendiri. Kesamaan bunyi bacaan umat pada empat belas abad silam dengan masa sekarang menjadi hal yang penting untuk wajib dijaga. Jika terdapat kekeliruan dalam bacaan, maka akan muncul konsekuensi, yaitu ketidakvalidan dalam riwayat sumber agama, dan berakibat pada kesalahan. Al-Qur’an dalam bentuk tulisan dalam mushaf yang kita lihat di masa saat ini tentu berbeda pada masa dulu dari tanda bacanya. Namun dalam aspek pelafalan, bunyinya sama terhubung dengan sanad yang mutawatir sehingga masih bisa dibuktikan keontetikannya. Upaya menjelaskan hal demikian secara detail sangat diperlukan sekali melalui pendekatan historis. Apa saja faktor yang mendukung sehingga keaslian bunyi, serta tulisan yang telah distandarisasikan pada masa kekhalifahan Sayyidina Utsman harus menjadi fokus perhatian bersama. Selain itu kajian melalui pendekatan historis ini memberikan diskripsi dari perbedaan pembukuan kitab-kitab suci sebelumnya.
HUKUM SENAM BERSAMA YANG BUKAN MAHRAM DI LAPANGAN
Hendri Dwi Handoko;
M.Raihan Mufti;
Rasyidu Huda
Religion : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya Vol. 2 No. 2 (2023): Maret: Religion: Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya
Publisher : CV. Maryam Sejahtera
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.68352/religion.v2i2.103
Islam is a perfect and comprehensive religion that never neglects any aspect of human life and needs. Islam does not allow imbalance for its followers, such as looking at one aspect and ignoring other aspects. In addition to prioritizing balance, Islam also emphasizes the importance of women in maintaining their dignity, especially in terms of covering the aurat. This is because Islam teaches how Muslim women should dress modestly and appropriately. The writing of this article aims to find out the law of gymnastics with non-mahrams. Qualitative and descriptive qualitative approaches are the methods used. Data collection was carried out by searching on the internet and observation. Data were analyzed by data reduction, data grouping and conclusion drawing. Clothes is an object whose function is to cover the body. The function of clothes itself, namely covering the aurat, and appropriate means adequate and in accordance with the ability of the wearer. The impact of gymnastics can make the body ideal and maintain weight. If the purpose of gymnastics is for health then it is okay, but if there is an element of intent to see sexual things then it is haram.
POLITIK, DEMOKRASI DAN HAM DALAM PERSPEKTIF ISLAM
Febri Aulia;
Chantika Dara Sugianda;
Aulia Restiani;
Elvina Kumalasari;
elvinakumalasari001@gmail.com
Religion : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya Vol. 2 No. 2 (2023): Maret: Religion: Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya
Publisher : CV. Maryam Sejahtera
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.68352/religion.v2i2.104
Penulisan jurnal ini bermaksud mendefinisikan persepsi terkait politik, demokrasi dan HAM dalam perspektif Islam. Islam merupakan salah satu agama yang bersifat universal. Kepemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia kerap dikritisi jajaran aktivis agama Islam dan para ulama di Indonesia. Banyaknya agama dan aliran kepercayaan lainnya memberikan perhatian yang kurang positif terhadap Islam. Islam merupakan pandangan hidup bagi umat muslim yang komprehensif, tidak ada yang menjadi alasan mengapa politik dan Islam merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisah. Akan tetapi, pertentangan politik dalam perspektif Islam disertai dengan keterlibatan para tokoh ulama dan aktivis Islam lainnya, masih menjadi pro-kontra di kalangan masyarakat hingga saat ini. Jika ditinjau dari sisi positifnya, eksistensi ulama dalam politik berpengaruh terhadap jalannya politik Islam dari waktu ke waktu, sikap kepemimpinan, demokrasi, dan hak asasi manusia yang telah hadir semenjak era kenabian. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pandangan mengenai ppolitik, demokrasi dan HAM dalam perspektif Islam. Metode penelitian yang digunakan, yaitu penelitian pustaka (library research). Data yang diperoleh kemudian dianilisis serta ditelaah secara mendalam atas referensi yang dipakai, sebagaimana halnya dalam studi kepustakaan atau library research. Sumber data penelitian diperoleh dari jurnal-jurnal dan ensiklopedia yang memiliki keterikatan dengan tema yang dibahas. Adapun hasilnya adalah perspektif Islam dan Barat mengenai politik, demokrasi, dan HAM saling bertolak belakang. Dampak dibuatnya kajian ini agar umat Islam dapat berdemokrasi sesuai dengan ajaran Islam dan tidak terpengaruh oleh sistem demokrasi Barat.
PAKAIAN OLAHRAGA RENANG DALAM PANDANGAN ISLAM
Rahmat Zaini;
Muhammad Wahyu Ramadhani;
Dhea April Leana
Religion : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya Vol. 2 No. 2 (2023): Maret: Religion: Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya
Publisher : CV. Maryam Sejahtera
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.68352/religion.v2i2.105
Renang merupakan salah satu cabang olahraga yang dikenal oleh masyarakat luas. Pakaian renang yang selama ini cenderung sangat terbuka dan tidak menutup aurat ini bertentangan dalam syariat Islam. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan melalui studi pustaka, ditemukan bahwa dalam Islam, menutup aurat sendiri menjadi salah satu kewajiban bagi para pemeluknya, baik itu perempuan maupun laki-laki. Adapun inovasi terkait pakaian renang yang ditujukan khusus bagi perempuan muslim, yakni burkini yang merupakan suatu jenis pakaian setelan memanjang yang dapat menutupi aurat pemakainya. Meski begitu, dalam penerapannya hal ini juga dibatasi oleh adanya aturan dari beberapa negara yang menolak hadirnya pakaian khusus ini
KONSEP SISTEM EKONOMI DAN KESEJAHTERAAN UMAT
Amalia;
Arsinah;
Inayah Nur Febriyani;
Meilany lestari;
Nadirotun Nisa;
Norjanah
Religion : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya Vol. 2 No. 2 (2023): Maret: Religion: Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya
Publisher : CV. Maryam Sejahtera
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.68352/religion.v2i2.106
Berbagai peristiwa akibat sistem ekonomi yang diterapkan terus memberikan dampaknya. Sistem ekonomi kapitalis hanya menyampaikan kekuasaan pada kaum modal/pemegang modal saja sebagai akibatnya terjadi poly pengangguran, kemiskinan, ketimpangan sosial, tak meratanya distribusi pendapatan, persaingan tidak sehat yang jauh asal nilai norma serta agama. Sistem ekonomi sosialis yang bertujuan mengedepankan pemeraataan sosial, akan tetapi pula mengakibatkan banyak pertarungan. Sistem ekonomi Islam menunjukkan serta memberikan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat, memberikan rasa keadilan, kebersamaan, membentuk kondisi sosial yang kondusif, kekeluargaan dan bisa memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada setiap pelaku perjuangan dengan cara memanfaatkan semaksimal mungkin sumber daya alam buat kepentingan warga secara universal
Masyarakat Madani Dalam Perspektif Islam
Aisyah;
Normina;
Nor syifa;
Rahmah;
Zaymah Bubiyah
Religion : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya Vol. 2 No. 2 (2023): Maret: Religion: Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya
Publisher : CV. Maryam Sejahtera
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.68352/religion.v2i2.107
Penelitian ini mengkaji tentang “Konsepsi Masyarakat Madani dalam Perspektif Islam” dengan fokus persoalan (1) kapan konsepsi masyarakat madani muncul? Mengapa harus muncul?; (2) Bagaimana konsepsi masyarakat madani dalam perspektif Pendidikan Islam?; dan (3) Apa upaya ideal untuk menuju masyarakat madani?. Dari fokus persoalan ini, maka tujuan penelitian dimaksud adalah (1) Mengeksplorasi secara mendalam tentang muncul-nya konsepsi masyarakat madani, dan keharusan masyarakat madani muncul; (2) Mengkaji lebih jauh upaya ideal untuk menuju masyarakat madani. Dalam eksplorasi data dilakukan secara sistematis agar mampu menggambarkan, menjelaskan serta memahami aktivitas atau peristiwa yang terjadi beberapa waktu yang lalu. Sedangkan langkah-langkah penelitian ini dapat dilakukan secara heuristik, kritik, interpretasi dan historiografi. Selanjutnya, prosedur pengolahan data, digunakan Content Analysis. Hal ini tentunya peneliti mengadakan ana-lisis terhadap validitas instrumen atau data yang hendak diukur, melalui proses tahapan pengolahan data sehingga data tersebut siap diinterpretasikan dan disimpulkan. Mencermati konteks di atas, maka temuan penelitian menunjukkan bahwa konsepsi masyarakat madani dalam perspektif pendidikan islam niscaya memiliki tiga dimensi, yaitu masyarakat madani harus memiliki identitas diri dibuktikan dengan kepemilikan wilayah dan masyarakat konkrit; masyarakat madani harus memiliki pemimpin yang adil dan bijak dibuktikan dengan aturan hukum dan perekonomoian mapan serta perpolitikan yang setabil; di samping masyarakat madani harus memiliki cendikiawan yang handal sebagai konsultan pemimpin di dalam menentukan kebijakan dan aturan hukum negara.
MASJID SEBAGAI PUSAT PERADABAN DAN KEBUDAYAAN ISLAM
Apiah;
Novi Andini Lailiya Ayu Putri;
Rida S;
Riza Yulvira Andini;
Sri Mulia
Religion : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya Vol. 2 No. 2 (2023): Maret: Religion: Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya
Publisher : CV. Maryam Sejahtera
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.68352/religion.v2i2.108
Masjid merupakan tempat melaksanakan ibadah kepada Allah SWT. Masjid merupakan sesuatu yang sangat penting bagi umat Islam, karena masjid memiliki sejarah yang tidak bisa dipisahkan dan kaitannya sangat erat dengan umat Islam. kebudayaan adalah istilah yang menunjukkan segala hasil karya manusia yang berkaitan dengan pengungkapan bentuk. Kebudayaan merupakan wadah, tempat, di mana hakikat manusia memperkembangkan diri. Artikel ilmiah ini ditulis dengan tujuan untuk mendeskripsikan sejarah mesjid sebagai pusat peradaban dan kebudayaan islam yang meliputi ; mengoptimalkan masjid sebagai pemberdayaan umat islam, peran mesjid dalam membangun umat yang religius-spiritualistis, sehat rohani dan jasmani, pengertian kebudayaan dan peradaban islam, proses perkembangan kebudayaan dan peradaban islam, kontribusi islam dalam pengembangan peradaban dunia yang damai di bersahabat. Penelitian sejarah dan budaya adalah tujuan dari tulisan ini. Dalam penggalian sejarah terdapat beberapa metode yang dapat digunakan. Untuk menggali data yang valid berkaitan dengan sejarah, diperlukan metode penggalian sejarah (historiografi) yang akurat. Di artikel ini menggunakan Metode Dokumenter, Metode Deskriptif dan juga dari segi analisis nya, terdapat para ahli yang menganalisis sejarah dari segi filsafat atau pesan ajaran yang terkandung didalamnya, ada pula yang menganalisis nya dengan pendekatan perbandingan dan lain sebagainya
ISU-ISU GENDER SEBAGAI BASIS PEMIKIRAN MODERN-KONTEMPORER PEMIKIRAN DALAM ISLAM
Abdullah;
Zainal Hasan;
Syahri Ramadhan
Religion : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya Vol. 2 No. 2 (2023): Maret: Religion: Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya
Publisher : CV. Maryam Sejahtera
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.68352/religion.v2i2.109
In this generation, we are certainly no strangers to hearing the term gender or gender equality, where in the contemporary or present era there are many speculations, perspectives and alternatives in discussing this matter. And most of them are definitely women, often their movement is identified with the feminist movement, where they want their rights to be indistinguishable from men’s. Of course, we also hear a lot of issues or other terms that are closely related to gender. What’s interesting here is how Islam has its own perspective on gender and its issues which are certainly based on Muslim guidelines, namely the Qur’an and Hadith.
KONSEP SISTEM EKONOMI DAN KESEJAHTERAAN UMAT
Sitti Nurul Izomah;
Sarifah Zihan Al'Idrus;
Siti Fatimah Azzahra;
Siti Noor Habibah;
Fatimah Azzhara;
Evi Susanti
Religion : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya Vol. 2 No. 2 (2023): Maret: Religion: Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya
Publisher : CV. Maryam Sejahtera
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.68352/religion.v2i2.110
Manajemen adalah persoalan untuk mencapai suatu tujuan tertentu dengan suatu kelompok orang. Sedangkan secara istilah zakat adalah nama bagi harta khusus yang diambil dari harta yang khusus dengan cara yang khusus dan digunakan untuk kelompok tertentu. Pengertian Pajak Menurut Syariat Secara etimologi, pajak dalam bahasa Arab disebut dengan istilah dharibah yang artinya mewajibkan, menetapkan, menentukan, memukul, menerangkan atau membebankan. Secara bahasa maupun tradisi, dharibah dalam penggunaannya memang mempunyai banyak arti, namun para ulama dominan memakai ungkapan dharibah untuk menyebut harta yang di pungut sebagai kewajiban. Penilitian ini merupakan penelitian kepustakaan (library research) dengan jurnal zakat dan pajak. Penelitian ini memiliki dasar normatif yang menjadi pijakan atau acuan untuk digunakan dalam penelitian.
Hubungan Ritual Tepung Tawar Sebelum Melaksanakan Lomba Dalam Pandangan Islam
Jercy Ananda;
Aulia Maryam;
M. Insanul Kamil
Religion : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya Vol. 2 No. 2 (2023): Maret: Religion: Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya
Publisher : CV. Maryam Sejahtera
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.68352/religion.v2i2.111
Secara umum, tradisi sebelum melaksanakan lomba penting dalam membantu atlet mempersiapkan fisik dan mental mereka sebelum pertandingan dimulai, dan juga dapat membantu menciptakan atmosfer yang menghormati dan menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas. Upacara tepung tawar merupakan bagian dari tradisi dan budaya masyarakat Indonesia yang telah dilakukan sejak zaman dahulu. Meskipun beberapa bagian dari upacara ini mungkin berbeda-beda di setiap daerah, namun tujuan dari upacara ini sama yaitu untuk memohon restu, keselamatan, dan keberuntungan dalam suatu acara atau kegiatan tertentu. Namun, penting untuk diingat bahwa keberhasilan dalam olahraga terutama didasarkan pada keterampilan dan kemampuan atlet, bukan keberuntungan semata. Kemenangan harus dicapai dengan usaha dan persiapan yang matang, serta bertawakal kepada Allah SWT. Menurut pandangan Islam, tradisi harus dilakukan dengan niat yang ikhlas dan tujuan yang baik, serta tidak bertentangan dengan nilai-nilai agama dan norma- norma sosial yang berlaku. Jika tradisi tersebut memiliki nilai positif dalam memperkuat kepercayaan diri dan motivasi, maka hal tersebut dapat memberikan dampak positif pada kesiapan fisik dan mental, sehingga dapat membantu dalam meraih kemenangan.