cover
Contact Name
Hery Siswanto
Contact Email
hery@umpku.ac.id
Phone
+6281393450451
Journal Mail Official
jurnal@umpku.ac.id
Editorial Address
Universitas Muhammadiyah PKU Surakarta Jl. Tulang Bawang Sel. No.26, Kadipiro, Kec. Banjarsari, Kota Surakarta, Jawa Tengah 57136
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sinar Surya
ISSN : -     EISSN : 30267250     DOI : 3026-7250
Core Subject :
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sinar Surya adalah jurnal nasional yang berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya kesehatan, pendidikan, teknik, pertanian, sosial humaniora, dan komputer . Sinar Surya terbit dua kali dalam setahun, yaitu Mei dan November.
Arjuna Subject : -
Articles 35 Documents
PKM Anak Asuh Panti Sosial Mardhatilah Sukoharjo Dalam Pencegahan Dan Pengendalian Coronavirus Disease (Covid-19) Anik Enikmawati; Sri Handayani; Siti Sarifah
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sinar Surya Vol. 1 No. 1 (2023): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sinar Surya
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Corona Virus Disease-19 is a virus that attacks the respiratory system and can cause mild disorders of the respiratory system, severe lung infections, and even death. The community has an important role in breaking the chain of transmission of Covid-19 so as not to cause new sources of transmission. The implementation of this community service aims to provide information and education to foster children at the Mardhatilah Social Orphanage, Sukoharjo where the foster children have not received enough information regarding the prevention and control of Covid-19. The results of measuring the level of knowledge of foster children at the Mardhatilah Sukoharjo Social Institution after being given education about the prevention and control of Covid-19, it was found that knowledge increased, from the majority before being given education, the level of knowledge was less as much as 62.5% to a good level of knowledge after being given education as much as 90%. The knowledge of foster children at the Mardhatilah Sukoharjo Social Institution can increase because they have followed and paid attention to the education provided by the resource persons, so that they get information about the Covid-19 disease and the prevention and control of Covid-19.
Edukasi Vaksinasi Ibu Hamil Dan Menyusui Di Desa Gumukrejo Teras Boyolali Wiwik Puspita Dewi; Nevia Zulfatunnisa; Tria Puspita Sari
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sinar Surya Vol. 1 No. 1 (2023): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sinar Surya
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ibu hamil yang menderita COVID-19 lebih berisiko untuk melahirkan secara prematur. Penelitian sejauh ini juga menyebutkan bahwa ibu hamil yang terinfeksi virus Corona lebih berisiko mengalami gejala COVID-19 yang parah dan perlu menjalani perawatan secara intensif di ICU. Meski demikian, wanita hamil dan ibu menyusui belum diprioritaskan untuk mendapat vaksin COVID-19. Di Indonesia sendiri, berdasarkan rekomendasi POGI, kini pemerintah telah memperbolehkan vaksin COVID-19 untuk diberikan pada ibu menyusui. Tujuan dari pengabdian PKM ini adalah memberikan edukasi kepada ibu hamil terutamnya dengan memberikan penjelasan bahwa pentingnya melakukan atau mendapatkan vaksin Covid 19 di masa kehamilan dan menyusui, untuk mengurangi gejala yang lebih parah daripada covid 19 ini jika terjadi kasus terkonfirmasi pada ibu hamil dan menyusui. Berdasarkan pengabdian masyarakat yang telah dilakukan didapatkan hasil bahwa ibu hamil yang datang memiliki pengetahuan yang baik dimana ibu hamil dapat menjawab 15 pertanyaan dengan benar pada pre test dan semakin meningkat nilainya setelah diberikan edukasi atau penyuluhan terkait vaksin pada ibu hamil dimana pasa saat di berikan pre test 117 menjawab benar dan post test menjadi 143, dan ibu hamil mengetahui betapa pentingnya vaksin covid 19 pada ibu sehingga sebagai tindak lanjutnya ibu hamil mau melakukan vaksin covid 19.
PKM TPQ Dharuth Thulab Desa Canden Sambi Boyolali Dalam Pencegahan Dan Pengendalian Coronavirus Disease (Covid-19) Wijayanti Wijayanti; Anik Enikmawati; Siti Sarifah
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sinar Surya Vol. 1 No. 1 (2023): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sinar Surya
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Coronavirus diketahui menyebabkan infeksi saluran nafas pada manusia mulai dari batuk pilek hingga yang lebih serius seperti Middle East Respiratory Syndrome (MERS) dan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS). Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan informasi dan edukasi kepada santri TPQ Dharuth Thulab untuk mendapatkan informasi sekaligus mempraktikkan perilaku 3M dalam kehidupan sehari-hari. Pengabdian ini dilakukan dengan metode hybrid learning kepada 50 anak di TPQ Dharut Thulab Canden sambi Boyolali. Hasil pengukuran kemampuan pelaksaan 3M sebelum edukasi yang bisa melakukan 3M sebanyak 6 orang (12%) da setelah dilakuan edukasi sebanyak 20 orang (40%).
Optimalisasi Peran Kader Kesehatan Dalam Mengontrol Tekanan Darah Di Rumah Dengan Touch Therapi Kaki Dan Akupresure Pada Pasien Hipertensi Di Masa Pandemi Covid-19 Yuli Widyastuti; Cemy Nur Fitria; Heni Purwaningsih
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sinar Surya Vol. 1 No. 1 (2023): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sinar Surya
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pasien Covid-19 di Indonesia menunjukkan, pasien meninggal banyak yang memiliki hipertensi dengan penyakit penyerta lain seperti penyakit jantung, ginjal, diabetes hingga stroke, berdasarkan laporan-laporan yang ada, sekitar 35 persen pasien Covid-19 merupakan pengidap hipertensi, diabetes, maupun penyakit kardiovaskular lainnya (Tiksnadi, 2020). Penderita hipertensi diharapakan untuk melakukan pengecekan rutin dan menjaga kesehatanya dirumah selama pandemi Covid -19 ini. Mayoritas penderita hipertensi yang ada di Posbindu binaan Puskesmas Gambirsari yaitu Posyandu Sari Waluyo adalah usia antara 40 -75 tahun. Jumlah penderita hipertensi di Posyandu Sari Waluyo adalah 60 penderita. Peran Kader kesehatan dan keluarga dan kader sangat penting untuk merawat anggota keluarga yang sakit untuk melakukan management hipertensi yang bisa dilakukan dirumah. Management hipertensi non farmakologi yang bisa dilakukan dirumah yaitu Touche terapi kaki, Pijat Akupresure. Metode pengabdian masyarakat ini dilakukan secara langsung yang dilaksanakan digedung serba guna masjid Al Ikhlas Kadipiro Surakarta dengan memberikan kuesioner pada pre dan post untuk mengukur pengetahuan kader lansia di Posyandu Sari Waluyo Kadipiro Surakarta. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat (PkM) didapatkan jumlah responden adalah 15 kader lansia 8 perempuan dan 7 laki-laki. Edukasi dilakukan dengan menggunakan media power point (PPT) dan demontrasi langsung. Hasil Pre-test didapatkan bahwa tingkat pengetahuan kader lansia 40,53 % kategori kurang, sedangkan kateogori cukup 30,20% dan kategori baik 29.30 %. Setelah dilakukan edukasi dan demontrasi tingkat pengetahuan kader meningkat Sebagian besar mempunyai kategori baik sebesar 88.67% dan 22.33 % mempunyai pengetahuan kategori cukup.
Edukasi Menstrual Hygiene Management (MHM) Pada Siswi Sekolah Dasar Sebagai Penerapan Perilaku Kebersihan Diri Selama Menstruasi Heni Purwaningsih; Nurul Istiqomah; Sulastri sulastri; Yuli Widyastuti; Ika Kusuma Wardani; Suyatno Suyatno
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sinar Surya Vol. 1 No. 1 (2023): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sinar Surya
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menstrual Hygiene Management (MHM) adalah pengelolaan kebersihan dan kesehatan pada saat perempuan pada saat mengalami menstruasi. Komponen MHM meliputi penggunaan dan pemilihan pembalut, frekuensi mengganti pembalut, pengelolaan pembalut sekali pakai, serta dapat mengakses toilet, sabun, dan air untuk membersihkan. Tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan edukasi menstrual hygiene management sebagai penerapan prilaku menjaga kebersihan diri dan Lingkungan selama menstruasi. Metode pengabdian masyarakat ini dilakukan secara online (daring) dengan menggunakan aplikasi zoom, dengan memberikan kuesioner pada pre dan post untuk mengukur pengetahuan siswi tentang MHM pada siswi SDIT Nur Hidayah Surakarta. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat (PkM) didapatkan jumlah responden adalah remaja putri yang sudah mendapatkan menstruasi dengan usia 11-12 tahun sebanyak 36 siswi dan Sebagian besar sudah mengalami menstruasi. Edukasi dilakukan dengan menggunakan media power point (PPT) dan video animasi. Hasil Pre-test didapatkan bahwa tingkat pengetahuan remaja putri tentang MHM mayoritas dalam kategori kurang sebesar 63,9%, sedangkan kateogori cukup 22,2% dan kategori baik 13,9%. Setelah dilakukan edukasi tingkat pengetahuan siswi meningkat Sebagian besar mempunyai kategori baik sebesar 83,3% dan 16,7% mempunyai pengetahuan kategori cukup serta tidak ada siswa yang mempunyai pengetahuan kategori kurang. Perlu adanya peningkatan peran guru dan orang tua untuk mendukung peningkatan Kesehatan reproduksi pada usia remaja serta penyediaan media informasi yang komunikatif untuk siswa Sekolah Dasar.
Peningkatan Breastfeeding Self Efficacy (BSE) Melalui Edukasi Asi Eksklusif Sri Mintarsih; Weni Hastuti; Anis Prabowo; Heni Purwaningsih
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sinar Surya Vol. 1 No. 2 (2023): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sinar Surya
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Breastfeeding self efficacy (BSE) adalah keyakinan seorang ibu terkait kemampuannya untuk menyusui bayinya dan memperkirakan apakah ibu memilih untuk menyusui atau tidak, dan bagaimana menanggapi kesulitan menyusui secara emosional. Kepercayaan diri (self efficacy) ibu yang merasa tidak mempunyai kecukupan produksi ASI untuk memenuhi kebutuhan bayi menjadi factor utama ibu tidak memberikan ASI atau menghentikan pemberian ASI sebelum waktunya (Pramanik et al., 2020). Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan breastfeeding self efficacy (BSE) pada ibu hamil dan menyusui melalui edukasi ASI eksklusif. Metode pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan secara online (daring) dengan menggunakan aplikasi whatapp grup, dengan memberikan kuesioner pada pre dan post untuk mengukur BSE ibu hamil dan menyusui. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat (PkM) didapatkan jumlah responden adalah ibu hamil dan menyusui sejumlah 29 orang. Sebagian besar adalah ibu menyusui 72,4%, Sebagian besar berpendidikan SLTA 48,3%, Sebagian besar mempunyai 2 anak 41,4%, Sebagian besar tidak bekerja 55,3%. Edukasi dilakukan dengan menggunakan media power point (PPT) dan video animasi. Hasil Pre-test didapatkan mayoritas BSE dalam kategori kurang sebesar 48,3%, sedangkan kateogori cukup 37,9% dan kategori baik 13,8%. Setelah dilakukan edukasi BSE meningkat sebagian besar mempunyai kategori baik sebesar 62,1% dan 37,9% mempunyai kategori cukup serta tidak ada ibu hamil dan menyusui yang mempunyai pengetahuan kategori kurang. Perlu adanya peningkatan peran support system (orang terdekat) dan tenaga kesehatan untuk mendukung peningkatan pemberian ASI serta penyediaan media informasi efektif dan efisien yang bisa diakses kapanpun dan dimanapun.
Pemeriksaan Kesehatan dan Edukasi Kesehatan dalam Meningkatkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Siswa PAUD SEKAR MEKAR Clolo Surakarta Sri Handayani; Suyanti; Tiara Zakkia; Riska Natalia
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sinar Surya Vol. 1 No. 2 (2023): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sinar Surya
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Berdasarakan analisis situasi yang didapat dari Program Pengabdian Masyarakat ITS PKU Muhammadiyah Surakarta tahun 2022 di PAUD Sekar Mekar Clolo Kota Surakarta terdapat permasalahan masih rendahnya kesadaran perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) pada siswa. Dalam meningkatkan kesadaran terhadap perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) masyarakat di desa Jebol, perlu dilakukan kegiatan melalui pemeriksaan Kesehatan dan penyuluhan. Lokasi kegiatan pengabdian ini berada di PAUD Sekar Mekar Clolo Kota Surakarta. Sasaran kegiatan pengabdian ini adalah siswa PAUD Sekar Mekar sejumlah 12 siswa. Tahapan kegiatan pengabdian ini meliputi persiapan lokasi pengabdian dan koordinasi, menyiapkan alat antropometri, menyiapkan leafleat dan power point materi tentang PHBS dan cuci tangan dengan benar, menyiapkan soal pretest dan posttest, pemeriksaan Kesehatan yang meliputi pemeriksaan kuku, telinga, gigi dan mulut, penyuluhan PHBS dan penyuluhan cuci tangan yang benar. Hasil pengabdian ini adalah 100% IMT siswa-siswi PAUD Sekar Mekar Clolo dalam ketegori normal dan sebagian besar siswa-siswi menerapkan PHBS meliputi kebersihan kuku, tangan, telinga, mulut dan gigi. Berdasarkan hal tersebut, kesimpulan yang dapat ditarik adalah bahwa peserta kegiatan pengabdian kepada masyarakat mengerti bahwa perilaku hidup bersih dan sehat sangat penting untuk mencegah berbagai penyakit. Kata Kunci: Pemeriksaan Kesehatan, Edukasi Kesehatan, PHBS Abstract Based on the situation analysis obtained from the 2022 ITS PKU Muhammadiyah Surakarta Community Service Program at PAUD Sekar Mekar Clolo, Surakarta City, there is a problem of low awareness of clean and healthy living behavior (PHBS) among students. In order to increase awareness of clean and healthy living behavior (PHBS) of the community in Jebol village, activities need to be carried out through health checks and education. The location of this service activity is at PAUD Sekar Mekar Clolo, Surakarta City. The target of this service activity is 12 PAUD Sekar Mekar students. The stages of this service activity include preparing the service location and coordination, preparing anthropometric tools, preparing leaflets and power points about PHBS and washing hands properly, preparing pretest and posttest questions, health checks which include checking nails, ears, teeth and mouth, PHBS counseling. and education on proper hand washing. The result of this service is 100% BMI of Sekar Mekar Clolo PAUD students in the normal category and the majority of students apply PHBS including cleanliness of nails, hands, ears, mouth and teeth. Based on this, the conclusion that can be drawn is that participants in community service activities understand that clean and healthy living behavior is very important to prevent various diseases. Keyword: Health Checkup, Health Education, Clean and healthy living behavior.
Edukasi Tentang Pencegahan Stunting Melalui Optimalisasi Tumbuh Kembang Anak wijayanti; Siti maimunah
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sinar Surya Vol. 1 No. 2 (2023): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sinar Surya
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stunting is still a problem in Indonesia, where the prevalence is 20.1% and is one of the three countries with the largest stunting rates in Southeast Asia. Parental education is an important factor in nutritional status. Because with good education, parents can receive all information from outside about how to raise children. The aim of this activity is to increase parents' knowledge in preventing stunting through optimizing children's growth and development. This community service method is carried out by providing counseling and counseling material in the form of stunting through optimizing children's growth and development including understanding stunting, the importance of 1000 HPK and its stages, monitoring growth and development and its stimulation. The results of community service show that there is an increase in knowledge about stunting, namely from a sufficient level of knowledge, namely 13 (72.2%) and an average score of 6.39 before counseling and after counseling, all participants have good knowledge (100%) and an average score of average value 8.83. The community, especially mothers of babies and toddlers, is expected to increase knowledge about baby growth and development and its detection according to age stages, Health Cadres are expected to increase community motivation in checking growth and development at posyandu and Health workers provide counseling on toddler growth and development and ongoing growth and development in order to realize a golden generation.
Pemberdayaan Masyarakat Penderita Dm Dengan Memanfaatkan Daun Kelor (Moringa Oleifera) Sebagai Penurun Kadar Gula Darah Anik Enikmawati; Sri Handayani; Siti Sarifah; Pradita Ayu Fernanda
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sinar Surya Vol. 1 No. 2 (2023): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sinar Surya
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes mellitus (DM) merupakan penyakit menahun yang akan diderita seumur hidup. Peningkatan populasi penderita diabetes mellitus (DM), berdampak pada adanya berbagai komplikasi kronis DM seperti stroke, gangguan jantung, nefropati, neuropati dan amputasi yang disebabkan oleh peningkatan kadar gula darah yang tidak terkontrol. Program terapi komplementer menjadi satu terapi alternatif untuk mencegah komplikasi DM. Pengelolaan untuk mengontrol kadar gula darah tidak hanya dengan penggunaan obat insulin, tetapi juga dapat mengkonsumsi daun kelor (Moringa Oleifera) yang belum banyak masyarakat khususnya penderita DM ketahui manfaatnya. Hal ini menjadikan strategi yang tepat untuk melakukan pengabdian kepada masyarakat warga kadipiro yang menderita DM dengan edukasi menggunakan media booklet dan pengecekan kadar gula darah, dengan tujuan penderita DM warga kadipiro memiliki peningkatan pengetahuan tentang cara menurunkan kadar gula darah menggunakan rebusan daun kelor, sehingga
PKM SIJUM (Sistem Informasi Jumantik Online) di Gabusan Jombor Sukoharjo Dalam Pencegahan Dan Pengendalian Demam Berdarah Dengue (DBD) Cemy Nur Fitria; Sri Mintarsih; Weni Hastuti; Joko Supriyanto
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sinar Surya Vol. 1 No. 2 (2023): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sinar Surya
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah penyakit infeksi virus akut yang disebabkan oleh virus dengue. Jumlah kasus DBD secara global mengalami peningkatan lebih dari delapan kali lipat selama dua dekade terakhir. Upaya gerakan 3M merupakan seluruh kegiatan masyarakat bersama pemerintah untuk mencegah dan mengendalikan penyakit DBD dengan melakukan pemberantasan sarang nyamuk secara terus menerus dan berkesinambungan. Pengabdian Masyarakat tentang SIJUM (Sistem Informasi Jumantik Online), relevan dengan upaya memaksimalkan Gerakan Pemberantasan sarang nyamuk dengan pemberdayaan masyarakat dalam gerakan 3M dilaksanakan melalui pendekatan Gerakan Satu Rumah Satu Jumantik. Kendala yang sering dihadapi antara lain: anggota keluarga sebagai juru jumantik mandiri lupa untuk melakukan 3M secara rutin serta mengisi kartu jentik, pelaporan manual yang hanya terbatas di kartu jentik dan masih membutuhkan rekapitulasi untuk pelaporan tentunya kurang efektif karena membutuhkan waktu yang relatif lebih lama. Dengan kendala tersebut, diperlukan suatu metode PSN 3M yang memudahkan dalam pelaksanaan jumantik mandiri, serta sistem pelaporan dan rekapitulasi data jumantik yang lebih cepat dan efisien serta menjamin kebenaran data yang dilaporkan dengan menggunakan Aplikasi SIJUM ini. Kegiatan ini menggunakan metode edukasi, demonstrasi dan evaluasi. Hasil pelaksanaan pengabdian menunjukkan peningkatan sebesar 70% dalam penggunaan aplikasi SIJUM ini. Aplikasi SIJUM ini diharapkan dapat menjadi sistem informasi akurat untuk upaya pencegahan dan pengendalian kasus DBD.

Page 1 of 4 | Total Record : 35