cover
Contact Name
Yunita Djamalu
Contact Email
naurainezia23@gmail.com
Phone
+6281241901387
Journal Mail Official
naurainezia23@gmail.com
Editorial Address
Jl. Sam Ratulangi, Kel. Limba U1, Kec. Kota Selatan Kota Gorontalo
Location
Kab. bone bolango,
Gorontalo
INDONESIA
Journal of Environmental Engineering Research
ISSN : 30309875     EISSN : 30465575     DOI : 10.62299
Core Subject :
Journal of Environmental Engineering Research accepts articles on research results in science and technology. This journal is a forum for expressing new ideas and a platform for science presentations to understand better the problems and concerns of applied science and technology in the area. Our journal accepts articles from Water Processing and Management, Wastewater Processing and Management, Solid Waste Processing and Management, Air Pollution Management, Environmental Planning and Management, Water Resources Management, Renewable Energy, Health and Safety, and Environmental Science.
Arjuna Subject : -
Articles 20 Documents
Analisis Dentitas Bakteri Pada Serasah Mangrove Jenis Rhizophora Di Desa Maleo Kec Paguat Kab Pahuwato Tri Widya R. Ningsih; Nur Inda R. Umadji; Mohamad Rifky Lahuding; Milsa Pambi; Rahmatia Nusi; Yuliastri Sugeha
Journal of Environmental Engineering Research Vol. 1 No. 1 (2023): Journal of Environmental Engineering Research
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi - Universitas Nahdlatul Ulama Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mangrove merupakan salah satu ekosistem yang penting di wilayah pesisir dan laut yang memiliki fungsi ekologi, ekonomi dan social budaya fungsi ekologi ekosistem mangrove adalah sebagai habitat bagi berbagai biota perairan yaitu menjadi tempat pemijahan (spawning ground) daerah asuhan (nursey ground) juga tempat mencari makan (feeding ground) tujuan penelitian ini untuk mengetahui bakteri pada serasah mangrove jenis rhizophora jenis penelitian ini adalah deskriptif (survey lapangan) untuk mengetahui dentitas bakteri pada serasah daun mangrove jenis rhizophora sp yang ada di pesisir pantai di desa maleo kec paguat kab pohuwato hasil dari laboraorium untuk bakteri pada serasah daun dengan jumlah 7.071 menunjukkan bahwa serasah daun tersebut mengandung banyak bakteri. Banyaknya bakteri pada serasah daun juga dikarenakan serasah daun mengandung berbaagai macam nutrisi seperti karbohidrat, protein, lemak dan mineral. Nutrisi-nutrisi ini merupakan sumber makanan yang baik bagi bakteri. Selain itu sersah daun juga mengandung air, yang juga dibutuhkan oleh bakteri untuk bertahan hidup.
Analisis Kandungan TDS dan pH untuk Mengetahui Kualitas Air Sungai Bone Maya Magfirah Badu; Risti Ristianingsih Badu; Mulyani Zahra Paramata; Farina Gonibal; Salha M. Ladua; Tri Widya R. Ningsih; Novryani Hamzah; Kartika Purnamasari Biga; Sri Suci Cahyani Usman; Milsa Pambi; Moh. Rifky Lahuding
Journal of Environmental Engineering Research Vol. 1 No. 1 (2023): Journal of Environmental Engineering Research
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi - Universitas Nahdlatul Ulama Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Air merupakan sumber daya alam yang sangat penting bagi manusia dan makhluk hidup lainnya. Air digunakan untuk berbagai keperluan, mulai dari kebutuhan sehari-hari hingga keperluan industri. Penurunan kualitas air dapat menimbulkan berbagai dampak negatif baik terhadap kesehatan manusia, pertanian, industri, dan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kandungan pH dan TDS pada Sungai Bone dan memeriksa kandungan tersebut telah sesuai dengan standar baku mutu yang ditetapkan. Metode yang digunakan yaitu menggunakan alat water quality untuk menilai kualitas air. Hasil pengujian parameter pH pada air sungai bone dengan hasil Sampel 1 sebesar 6,35; sampel 2 sebesar 6,75; sampel 3 sebesar 6,8; sampel 4 sebesar 6,95. Sedangkan hasil pengujian parameter pH pada air sungai bone dengan hasil Sampel 1 sebesar 220 mg/L; sampel 2 sebesar 170 mg/L; sampel 3 sebesar 174 mg/L; sampel 4 sebesar 174 mg/L. Penelitian ini penting untuk memahami dan memantau kualitas air di Sungai Bone serta menjaga kualitas air terhadap standar bakumutu guna mendukung kelestarian lingkungan dan kesejahteraan manusia.
Identifikasi Jenis Mangrove Pada Ekosistem Mangrove Desa Maleo, Kecamatan Paguat, Kabupaten Pohuwato Nur Inda R. Umadji; Harlan Dunggio; Diky Maulana; Dicky Abdullah
Journal of Environmental Engineering Research Vol. 1 No. 1 (2023): Journal of Environmental Engineering Research
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi - Universitas Nahdlatul Ulama Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ekosistem mangrove merupakan ekosistem perairan dengan sejumlah jasa lingkungan, fungsi dan kondisi ekologi yang spesifik. Ekosistem mangrove juga disebut dengan hutan pantai, hutan payau atau hutan bakau. Hutan mangrove merupakan salah satu bentuk ekosistem hutan unik dan khas yang terdapat diwilayah pesisir pantai atau pulau-pulau kecil sebagaisumber daya alam yang sangat potensial. Mangrove memiliki nilai ekonomi dan ekologis yang tinggi, namun rentan terhadap kerusakan jika kurang bijaksana dalam memanfaatkannya. Ekosistem mangrove memiliki fungsi dan manfaat penting di lingkungan pesisir yang terdiri dari tiga fungsi utama yaitu fisik, biologis dan ekonomi. Fungsi fisik sebagai penahan abrasi, penahan intrusi air laut, penahan angin dan menurunkan kadar CO2. Berdasarkan hadil penelitian ini hutan Mangrove di Desa Maleo, Kecamatan Paguat, Kabupaten Pohuwato terdapat 5 jenis mangrove yaitu Rhizophora Mucronata, Rhizophora Stylosa, Rhizophora Apiculata, Avicennia Alba dan Ceriops Decandra.
Inventarisasi Moluska dalam Ekosistem Mangrove Desa Maleo, Kecamatan Paguat, Kabupaten Pohuwato Ilham Usman; Nur Inda R. Umadji; Suharto Usman; Rangga A. Hunta
Journal of Environmental Engineering Research Vol. 1 No. 1 (2023): Journal of Environmental Engineering Research
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi - Universitas Nahdlatul Ulama Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan inventarisasi moluska di dalam ekosistem mangrove di Desa Maleo, Kecamatan Pabbuat, Kabupaten Pohuwato. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah transek garis pantai dan dalam. Sampel dikumpulkan pada 3 titik yang berbeda di sepanjang pantai dan di dalam mangrove. Setelah pengumpulan sampel, dilakukan identifikasi spesies dengan menggunakan literatur terbaru dan bantuan ahli. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 36 spesies moluska yang terdiri dari 21 spesies Gastropoda dan 15 spesies Bivalvia. Dominansi spesies terdapat pada spesies Cerithidea decollata dan Anadara sp. Dalam keseluruhan, hasil penelitian ini menjelaskan bahwa ekosistem mangrove di Desa Maleo memiliki keanekaragaman moluska yang cukup tinggi. Penelitian ini dapat digunakan sebagai dasar informasi untuk pengelolaan dan konservasi ekosistem mangrove di Desa Maleo dan daerah sekitarnya.
Analisis Densitas Bakteri Pada Akar Mangrove Jenis Rhizophora Sp. Di Desa Maleo Salha M Ladua; Nur Inda R. Umadji; Farina Gonibala; Noviriani Hamsa
Journal of Environmental Engineering Research Vol. 1 No. 1 (2023): Journal of Environmental Engineering Research
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi - Universitas Nahdlatul Ulama Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mangrove adalah ekosistem hutan bakau yang tumbuh di daerah pasang surut. Hutan mangrove ini memiliki peranan penting dalam melindungi pesisir dari abrasi, mencegah intrusi air laut, dan menjadi habitat bagi berbagai jenis flora dan fauna. Hutan mangrove Desa Maleo, Kecamatan Paguat, Kabupaten Pohuwato Provinsi Gorontalo.  terletak di pesisir utara Pulau Sulawesi. Hutan ini memiliki luas sekitar 200 hektar dan merupakan salah satu hutan mangrove terbesar di Gorontalo. Hutan mangrove Desa Maleo memiliki topografi yang berbukit-bukit dengan ketinggian antara 0-5 meter di atas permukaan laut. Lokasi penelitian hutan mangrove Desa Maleo terletak di bagian tengah hutan. Lokasi penelitian ini dipilih karena memiliki kondisi yang representatif untuk mewakili kondisi hutan mangrove di Desa Maleo. Akar mangrove jenis Rhizophora sp. di Desa Maleo, Kecamatan Paguat, Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo memiliki densitas bakteri yang cukup tinggi. Densitas bakteri pada akar mangrove jenis Rhizophora sp. di Desa Maleo dipengaruhi oleh faktor lingkungan, seperti salinitas, pH, dan kandungan bahan organik. Salinitas yang tinggi dapat meningkatkan densitas bakteri, sedangkan pH yang rendah dapat menurunkan densitas bakteri. Jenis penelitian ini adalah deskritif (survei lapangan), menggunakan metode kuantitatif dengan metode hitung cawan.
Analisis Densitas Bakteri Tanah Pada Tumbuhan Mangrove Di Desa Maleo Kecamatan Paguat Kabupaten Pohuwato Sri Suci Cahyani Usman; Nur Inda R. Umadji; Kartika Purnamasari Biga
Journal of Environmental Engineering Research Vol. 1 No. 1 (2023): Journal of Environmental Engineering Research
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi - Universitas Nahdlatul Ulama Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hutan mangrove merupakan sala satu ekosistem penting di dunia yang memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir. Hutan mangrove berfumgsi sebagai habitat dari bebagai jenis flora dan fauna , serat berperan dalam melindungi pantai dari abrasi. Baketri tanah berperan penting dalam berbagai proses biokimia, seperti siklus nutrisi, dekomposisi bahan organik dan pembentukan tanah. Berdasarkan uraian diatas maka penelitian dengan judul “analisis densitas bakteri tanah pada ekosistem mangrove di Desa maleo Kecamatan Paguat Kabupaten Pohuwato jenis penelitian ini adalah deskritif (survei lapangan), untuk mengetahui densitas bakteri tanah pada ekosistem mangrove yang ada di pesisir. Penellitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan metode hitung cawan Hasil penelitian menunjukkan bahwa densitas bakteri tanah pada kawasan mangrove I adalah 1.5 x 104 koloni/gram. Densitas bakteri tanah pada kawasan mangrove II adalah 2.8 x 104 koloni/gram. Densitas bakteri tanah yang tinggi menunjukkan bahwa ekosistem mangrove di Kabupaten Gorontalo memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan lingkungan
Peran Bank Sampah dalam Pengelolaan Sampah (Studi Kasus: Bank Sampah Mopio di Desa Buntulia Utara) Aldy Prasetyo; Nur Inda R Umadji; Risti Ristianingsih Badu; Wahidin Lukum
Journal of Environmental Engineering Research Vol. 2 No. 1 (2024): Journal of Environmental Engineering Research
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi - Universitas Nahdlatul Ulama Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62299/jeer.v2i1.19

Abstract

Sampah merupakan salah satu permasalahan di Provinsi Gorontalo. Kabupaten Pohuwato adalah salah satu penghasil sampah dalam jumlah yang banyak. Untuk mengatasi masalah tersebut, Pemerintah membuat Progam Bank Sampah Mopio untuk menekan laju timbulan sampah di Desa Buntulia Utara, dengan tujuan mengurangi timbulan Sampah di Kabupaten Pohuwato. Bank Sampah adalah sistem pengelolaan sampah organik kering dan anorganik yang bernilai ekonomis. Penelitian tentang Pengelolaan Bank Sampah Mopio di Desa Buntulia Utara bertujuan mengkaji pengelolaan dan hambatan Bank Sampah Mopio dalam mengelola sampah. Metode penelitian ini adalah survei langsung ke lokasi Bank Sampah Mopio dengan teknik pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara terstruktur, mengukur timbulan dan komposisi sampah berdasarkan SNI 19-3964-1994. Hasil penelitian yang didapat yaitu pengelolaan sampah di Bank Sampah Mopio melakukan pengelolaan sampah berdasarkan  Permen LHK No.13 Tahun 2012 dan Permen LHK No. 14 Tahun 2021. Adapun pengelolaan sampah di Bank Sampah Mopio berdasarkan Permen LHK No.13 Tahun 2012 meliputi mekanisme kerja pengelolaan sampah di Bank Sampah dan pelaksanaan Bank Sampah. Sedangkan pengelolaan sampah di Bank Sampah Mopio berdasarkan Permen LHK No. 14 Tahun 2021 meliputi pemanfaatan kembali sampah. Hambatan pengelolaan sampah di Bank Sampah Mopio disebabkan tidak  adanya penyuluhan atau sosiaisasi.
Pengaruh Dosis Alumunium Sulfat Terhadap Parameter Kekeruhan pada Unit Pengolahan Air di Kota Gorontalo Nur Inda R. Umadji; Britney Cristella Sahabir; Risti Ristianingsih Badu
Journal of Environmental Engineering Research Vol. 2 No. 1 (2024): Journal of Environmental Engineering Research
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi - Universitas Nahdlatul Ulama Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62299/jeer.v2i1.20

Abstract

Air merupakan kebutuhan utama bagi mahluk hidup, sehingga mengakibatkan ketersediaan air bersih semakin berkurang. Ketersediaan air bersih berfungsi untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga serta untuk memenuhi kebutuhan air untuk fasilitas umum, sosial dan ekonomi sesuai dengan banyaknya fasilitas umum dan pertambahan jumlah penduduk. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dosis aluminium sulfat (Al₂(SO₄)₃) terhadap tingkat kekeruhan air di Unit Pengolahan Air Bersih Kota Gorontalo. Aluminium sulfat sering digunakan sebagai koagulan dalam proses pengolahan air untuk menghilangkan partikel tersuspensi yang menyebabkan kekeruhan. Penggunaan dosis yang tepat sangat penting agar proses koagulasi berlangsung efektif tanpa menimbulkan residu berlebih dalam air produksi. Dalam penelitian ini, berbagai dosis aluminium sulfat diuji untuk mengetahui dosis optimal yang dapat menurunkan tingkat kekeruhan air hingga memenuhi standar kualitas air bersih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara peningkatan dosis aluminium sulfat dengan penurunan kekeruhan air. Dosis optimal yang ditemukan memberikan hasil terbaik dalam menurunkan kekeruhan air sesuai dengan standar yang berlaku. Temuan ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam pengelolaan kualitas air di Unit Pengolahan Air Bersih Kota Gorontalo, sehingga mampu menghasilkan air bersih yang lebih berkualitas dan aman bagi masyarakat.
Pengaruh Parameter Fisik Pada Unit Pengolahan di Kota Gorontalo Yowan S. Antu; Siti Amalia Gobel; Wahidin Lukum
Journal of Environmental Engineering Research Vol. 2 No. 1 (2024): Journal of Environmental Engineering Research
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi - Universitas Nahdlatul Ulama Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62299/jeer.v2i1.23

Abstract

Clean water is a basic need in human life and functions as a very vital natural resource. Clean water treatment units in Gorontalo City play a role in meeting the need for clean water for consumption. This study aims to evaluate the drinking water treatment process, the quality of the water produced, and the drinking water treatment procedures by the water treatment unit. The method used in this study is a descriptive approach with a combination of qualitative and quantitative methods. Data collection was carried out by taking water samples at several distribution points for laboratory testing, interviews with employees of the clean water treatment unit, and careful observation of the treatment procedures applied. The results of the study showed that the water treatment process in the Gorontalo City unit consists of several main stages, including filtration, coagulation, sedimentation, and disinfection. The results of laboratory tests showed that the quality of the water produced generally meets the drinking water quality standards in accordance with the Regulation of the Minister of Health Number 492/MENKES/PER/IV/2010 concerning Drinking Water Quality Requirements.
Analisis Kandungan Bakteri Escherichia Coli di Unit Reservoir Pengolahan Air Hilda Riski Haji Haji; Nur Inda R Umadji; Yuliastri Sugeha
Journal of Environmental Engineering Research Vol. 2 No. 1 (2024): Journal of Environmental Engineering Research
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi - Universitas Nahdlatul Ulama Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Air merupakan salah satu sumber daya alam yang memiliki fungsi penting bagi kehidupan, terutama manusia. Bagi manusia, air digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan bakteri Escherichia coli (E. Coli) pada Unit Reservoir Pengolahan Air Bersih. Penelitian ini menggunakan metode pengujian Mikrobiologi untuk mendeteksi keberadaan Escherichia coli (E. Coli) dalam sampel air . sampel air di ambil dari Lokasi tertentu dan di bawa ke Laboratorium untuk di analisis . Hasil penelitian yang telah didapatkan bahwa pada air baku yang sudah diolah kemudian didistribusikan ke daerah pelayanan. Air yang didistribusikan harus sudah memenuhi baku mutu yang mengacu pada Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2023 Tentang Peraturan Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 66 Tahun 2014 Tentang Kesehatan Lingkungan Baku Mutu Air Minum.

Page 1 of 2 | Total Record : 20