cover
Contact Name
Surjani Wonorahardjo
Contact Email
publisher@um.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jct.journal@um.ac.id
Editorial Address
Jl. Semarang, No. 5
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
JC-T (Journal Cis-Trans) : Jurnal Kimia dan Terapannya
ISSN : 25496565     EISSN : 25496573     DOI : 10.17966
Core Subject : Science,
JC-T (Journal Cis-Trans) : jurnal kimia dan terapannya is published by Universitas Negeri Malang, Faculty of Mathematics and Science, Chemistry Department.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "vol. 8 no. 2 (2024)" : 5 Documents clear
Pengolahan Limbah Batik dari UKM Batik Blimbing Malang dengan Metode Elektrokoagulasi Menggunakan Elektroda Besi dan Alumunium Jauhar Dziban Assauqi; Hanumi Oktiyani Rusdi; Khalishah Najla Nursyaf; Mohammad Ihya’ Ulumuddin; Nadia Paradipta Asha; Wahyu Aziz Siregar
JC-T (Journal Cis-Trans) : Jurnal Kimia dan Terapannya Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um0260v8i22024p016

Abstract

Industri tekstil di Indonesia mengalami perkembangan pesat, terutama dalam produksi batik sebagai bagian dari industri tekstil. Penetapan batik sebagai warisan budaya tak benda oleh UNESCO memberikan dampak positif pada industri ini. Namun, proses produksi batik menghasilkan limbah cair yang mengandung pewarna sintetis dan bahan kimia berbahaya. Limbah ini, jika tidak diolah dengan benar, dapat mencemari lingkungan dan membahayakan organisme perairan. Metode pengolahan limbah cair batik seperti elektrokoagulasi telah terbukti efektif dalam menurunkan kadar pencemar seperti zat pewarna, BOD, dan COD. Dalam penelitian ini, penggunaan elektrokoagulasi dengan elektroda Fe dan Al berhasil menurunkan kadar COD hingga 96,7%. Selain itu, proses ini juga berpengaruh pada parameter lain seperti suhu, pH, CO2 terlarut, dan DO. Meskipun demikian, masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk memastikan efisiensi dan keamanan penggunaan metode ini dalam mengelola limbah cair batik secara luas.
Optimasi Aktivitas Protease oleh Bacillus sp. MD24 menggunakan Plackett Burman Design (PBD) dan Response Surface Methodology (RSM) Suharti Suharti; Mieke Alvionita; Puji Putri Isnaini
JC-T (Journal Cis-Trans) : Jurnal Kimia dan Terapannya Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um0260v8i22024p024

Abstract

Protease merupakan kelompok enzim yang memiliki fungsi katalitik untuk menghidrolisis ikatan peptida pada protein. Penelitian pendahuluan telah berhasil mengisolasi bakteri Bacillus sp. MD24 yang dapat menghasilkan protease pada fermentasi menggunakan metode Sub-merge Fermentation (SmF) dengan aktivitas 16 U/mL yang diukur menggunakan substrat kasein. Namun demikian, aktivitas protease yang dihasilkan tergolong rendah sehingga pada penelitian ini dilakukan optimasi kondisi aktivitas protease dari Bacillus sp. MD24. Faktor optimasi yang digunakan meliputi faktor: temperatur, pH dan penambahan ion logam. Penelitian dilakukan dalam beberapa tahapan yaitu regenerasi Bacillus sp. MD24, fermentasi protease dari Bacillus sp. MD24, optimasi aktivitas protease menggunakan metode OFAT (One Factor at A Time), PBD (Plackett Burman Design) dan CCD-RSM (Central Composite Design-Response Surface Methodology). Hasil penelitian Metode OFAT menghasilkan aktivitas optimum pada keadaan temperatur 37℃ sebesar 544,7±10,48 U/mL; pH 8 sebesar 640,42±6,47 U/mL; CaCl2 sebesar 609,04±4,6 U/mL. Metode PBD menghasilkan faktor-faktor yang berpengaruh secara signifikan terhadap aktivitas protease yaitu temperatur, pH, dan penambahan ion Ca2+. Metode CCD-RSM memberikan hasil optimasi faktor-faktor yang berpengaruh signifikan terhadap aktivitas protease yaitu pada temperatur 53,81℃, pH 7,677 dan Ca2+ 0,568 mM menghasilkan aktivitas protease 715,96 U/mL yang lebih tinggi dibandingkan dengan aktivitas pada studi pendahuluan maupun yang diperoleh melalui optimasi menggunakan metode OFAT.
Pengaruh Rasio Molar pada Sintesis Molecularly Imprinted Polymers (MIPs) terhadap Kinerja Penyerapan Senyawa Azo Dye: Suatu Tinjauan Singkat Yunita Dwi Larasati; Neena Zakia
JC-T (Journal Cis-Trans) : Jurnal Kimia dan Terapannya Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um0260v8i22024p006

Abstract

Pemisahan perwarna azo telah banyak diteliti dan dikembangkan, karena pemisahan pewarna azo memerlukan metode yang selektif untuk memisahkannya dalam suatu matriks yang kompleks. Molecularly Imprinted Polymers (MIPs) salah satu metode pemisahan pewarna azo yang dikembangkan, MIPs merupakan polimer sintetis yang memiliki selektivitas tinggi karena terdapat rongga atau cetakan pada MIPs dengan sifat dan karakteristik yang sama terhadap senyawa target yang akan diserap dan dipisahkan. MIPs disintesis dengan menggunakan template, monomer fungsional, pengikat silang, inisiator dan pelarut porogen. Efektivitas dan selektivitas kinerja adsorpsi MIPs dalam menyerap atau memisahkan suatu senyawa azo dye tertentu salah satunya dipengaruhi oleh jenis dan rasio molar komponen yang digunakan. Hal tersebut dapat mempengaruhi nilai kapasitas pengikatan (Q) dan faktor pencetakan (IF) yang merupakan parameter kinerja suatu MIPs dapat  dikatakan baik. Arah tinjauan ini adalah memberikan informasi terkait pengaruh rasio molar komponen yaitu templat:monomer:pengikat silang pada sintesis MIPs terhadap kinerja penyerapannya untuk suatu analit yaitu senyawa pewarna azo.
Effect of Different Cooking Methods on Chlorophyll a and Total Carotenoids of Spirulina-Enriched Snack Pintaka Kusumaningtyas; Ana Elviani; Qurratul Ain; Maasje Catherine Watulingas
JC-T (Journal Cis-Trans) : Jurnal Kimia dan Terapannya Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um0260v8i22024p001

Abstract

Chloropyll a and carotenoids are the source of bioactive compounds exerting a positive effect as antioxidants. In this study, the effect of four cooking methods (steaming, pan frying, microwaving, and boiling) on the chlorophyll a and carotenoids content of Spirulina-enriched snack was investigated. Chlorophyll a and carotenoids were spectrophotometrically determined in both raw and cooked snack samples. Results showed that the chlorophyll a and carotenoids contents were significantly increased by pan frying method, while boiling method gave the lowest chlorophyll a content and no significant different in total carotenoids compared to the control. The results showed that pan frying can be considered as the best method of cooking as it improved the chlorophyll a and carotenoids content in foods
Nanomagnetit Terlapis Silika Terfungsionalisasi EDTA sebagai Adsorben Tembaga(II) Meliza Armaya; Irma Kartika Kusumaningrum; Ameliana Surya Kartika
JC-T (Journal Cis-Trans) : Jurnal Kimia dan Terapannya Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um0260v8i22024p034

Abstract

Adsorben berbasis nanomagnetik termodifikasi telah dikembangkan untuk berbagai keperluan, diantaranya penarikan ion logam. Penelitian ini memaparkan metode sintesis adsorben nanomagnetik terlapis silika terfungsionalisasi Ethylene Diamine Tetraacetic Acid (EDTA) sebagai adsorben ion tembaga(II), menentukan karakteristiknya dan kinerjanya sebagai adsorben ion tembaga (II). Sintesis dan karakterisasi adsorben dilakukan dalam beberapa tahap 1) Sintesis nanomagnetit dilakukan dengan metode kopresipitasi, 2) pelapisan nanomagnetit dengan silika, untuk mendapatkan Fe3O4/SiO2, 3) Fungsionalisasi Fe3O4/SiO2 dengan (3-Aminopropyl) triethoxysilane (APTES) dan pengikatan Ethylene Diamine Tetraacetic Acid (EDTA). Nanomagnetit dan adsorben hasil sintesis dikarakterisasi untuk mengetahui gugus fungsi yang terbentuk dengan Fourier Transform Infra- Red (FTIR), kristalinitas yang terbentuk dengan X-Ray Powder Diffraction (XRD), morfologi permukaan dengan Scanning Electron Microscopy (SEM), dan sifat kemagnetannya dengan Vibrating Sample Magnetometer (VSM). Hasil analisis karakterisasi adsorben menunjukkan telah dihasilkan adsorben nanomagnetit terlapis silika terfungsionalisasi EDTA menurut profil spektra menunjukkan puncak 682 cm-1 yang merupakan puncak gugus Fe-O dan puncak 1627 cm-1 merupakan puncak gugus karboksil dari Ethylene Diamine Tetraacetic Acid (EDTA). Hasil karakterisasi XRD menunjukkan pola difraksi kristal hasil sintesis identik dengan pola difraksi nanomagnetit dengan magnetisasi adsorben 48 emu/g. Kemampuan adsorpsi optimal adsorben terhadap ion tembaga(II) sebesar 0.051 mg/g.

Page 1 of 1 | Total Record : 5