cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Edutech
ISSN : 08521190     EISSN : 25020781     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Edutech adalah jurnal majalah ilmiah di Program Studi Teknologi Pendidikan Universitas Pendidikan Indonesia yang terbit sebanyak tiga kali dalam setahun pada bulan Februari, Juni, dan Oktober. Semua artikel yang dikirim melalui proses peer review double blind dan ulasan editor sebelum di publikasikan.Jurnal Edutech atau kepanjangan dari Educational Technology ini menerima artikel tentang pendidikan, teknologi pendidikan dan komunikasi
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 21, No 1 (2022)" : 7 Documents clear
PENGGUNAAN MODUL ELEKTRONIK AUDIOVISUAL DALAM MENGAJARKAN KONSEP PENJUMLAHAN DAN NILAI-NILAI AKHLAK DI MADRASAH IBTIDAIYAH Mela Aziza
EDUTECH Vol 21, No 1 (2022)
Publisher : Prodi Teknologi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/e.v1i1.46347

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penggunaan modul elektronik audiovisual dalam Mengajarkan konsep penjumlahan dan Nilai-nilai Akhlak di Madrasah Ibtidaiyah. Penelitian ini menggunaan sampel penelitian peserta didik kelas 2A Madrasah Ibtidaiyah, pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling. Metode penelitian yang digunakan untuk mangamati pengguna modul elektronik ini adalah kualitatif deskriptif. Langkah-langkah penelitian ini adalah merancang produk kemudian produk divalidasi oleh 3 orang ahli materi, 1 orang ahli Bahasa dan 1 orang ahli media, dari proses validasi didapatlah hasil rata-rata untuk materi 1 dengan nilai 4,67, materi 2 dengan nilai 4,82, ahli materi 3 dengan nilai 4,91,kelayakan Bahasa dalam modul elektronik dengan nilai 4,25, ahli Media dengan nilai 4,77. Maka dari diperoleh kesimpulan berdasarkan rata-rata jumlah semua di dapat nilai 4,68 yang berarti sangat valid dan layak digunakan. Setelah dinyatakan valid peneliti selanjutnya mengamati proses penggunakan yang diperoleh hasil bahwa pendidik terbantu oleh adanya modul elektronik ini dan peserta didik menjadi termotivasi belajar operasi hitung penjumlahan karena tampilan yang menarik dan contoh juga materi yang disajikan dalam bentuk videoThe purpose of this study was to find out how to use audiovisual electronic modules in teaching the concept of addition and moral values at Madrasah Ibtidaiyah. This study used a research sample of students of class 2A Madrasah Ibtidaiyah, sampling using purposive sampling method. The research method used to observe the users of this electronic module is descriptive qualitative. The steps of this research are to design a product and then the product is validated by 3 material experts, 1 language expert and 1 media expert, from the validation process the average results obtained for material 1 with a value of 4.67, material 2 with a value of 4, 82, material expert 3 with a score of 4.91, language feasibility in electronic modules with a value of 4.25, media expert with a value of 4.77. So from the conclusions obtained based on the average number of all in the value of 4.68 which means it is very valid and feasible to use. After being declared valid, the researchers then observed the process of using it, which resulted in the results that educators were helped by the existence of this electronic module and students became motivated to learn addition arithmetic operations because of the attractive appearance and examples of material presented in video form.
LKS DIGITAL BERBASIS PBL PADA MATERI PRISMA DAN LIMAS BERBANTUAN LIVEWORKSHEETS DAN GEOGEBRA Rizqi Febriana Safitri; Latifah Mustofa Lestyanto
EDUTECH Vol 21, No 1 (2022)
Publisher : Prodi Teknologi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/e.v1i1.37155

Abstract

Adanya wabah COVID-19 menyebabkan proses pembelajaran dilakukan secara daring yang memicu timbulnya kesulitan khususnya di bidang matematika. Kesulitan tersebut antara lain interaksi dan komunikasi antara guru dan siswa terbatas, siswa kurang paham dengan konsep yang disampaikan guru, dan siswa kesulitan dalam menyelesaikan masalah kontekstual pada materi bangun ruang sisi datar. Berdasarkan hasil observasi lapangan, hal tersebut dikarenakan cara guru dalam mengajar membuat siswa kurang dilibatkan dalam mengonstruksi konsep matematis. Oleh sebab itu, perlu dikembangkan suatu bahan ajar yang dapat memfasilitasi keterlibatan siswa dalam pembentukan konsep. Tujuan penelitian yaitu mengembangkan LKS digital berbasis PBL pada materi prisma dan limas berbantuan Liveworksheets dan GeoGebra yang valid, praktis, dan efektif. Penelitian ini termasuk jenis penelitian Research and Development (RD) dengan model ADDIE. Teknik analisis data berupa analisis deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Analisis deskriptif kualitatif diperoleh dari saran dan masukan pada lembar validasi dan angket respon siswa dan guru. Analisis deskriptif kuantitatif diperoleh dari hasil uji validitas, praktikalitas, dan efektivitas. Hasil penelitian berupa produk pengembangan dengan tingkat kevalidan sebesar 93,19%, tingkat kepraktisan sebesar 90,87%, dan tingkat keefektifan sebesar 73,3% dari siswa uji coba yang mendapat nilai 75. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa produk yang dikembangkan bersifat valid, praktis, dan efektif sehingga baik digunakan untuk memfasilitasi siswa dalam mengonstruksi konsep, membantu siswa memahami konsep dan menyelesaikan masalah kontekstual pada materi prisma dan limas.
LEVEL LITERASI DIGITAL DAN DIGITAL MASTERY, STUDI ANALISIS KESIAPAN BPOM DALAM MELAKSANAKAN PEMBELAJARAN DIGITAL Perdhana Ari Sudewo
EDUTECH Vol 21, No 1 (2022)
Publisher : Prodi Teknologi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/e.v1i1.46894

Abstract

Transformasi dalam manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN) terus dilakukan di Indonesia, termasuk dalam pengembangan kompetensi ASN. Seiring dengan trend pengembangan Corporate Universities pada Instansi Pemerintah, pembelajaran digital menjadi pilihan sebagai salah satu strategi dalam pengembangan kompetensi pegawai yang diklaim sesuai dengan perkembangan dan kebutuhan dengan jangkauan yang lebih luas. Diperlukan kesiapan dalam people, process, technology, dan culture untuk dapat melaksanakan pembelajaran digital dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesiapan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dalam mengembangkan dan melaksanakan pembelajaran digital dalam program pengembangan kompetensi pegawai. Penelitian dilakukan di BPOM dengan menggunakan metodologi penelitian kuantitatif deskriptif analisis untuk mengetahui fakta terkait populasi penelitian. Pengambilan data dilakukan melalui survei, meliputi survei literasi digital dan survei digital mastery organisasi dalam melakukan transformasi digital, terdiri dari survei digital capabilities dan survei leadership capabilities. Dari hasil penelitian, diketahui level literasi digital pegawai BPOM adalah baik sekali dengan nilai 40,36, dan level digital mastery organsisasi BPOM masuk dalam kategori master digital dengan digital capabilities dan leadership capabilities yang tinggi. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan masukan dalam pengembangan BPOM Digital Corporate University sebagai strategi dalam percepatan pengembangan kompetensi SDM Pengawasan Obat dan Makanan di Indonesia.The transformation of the State Civil Apparatus (ASN) management continues to be carried out in Indonesia, including developing ASN competencies. Along with the trend of Corporate Universities' development in Government Agencies, digital learning has become an option as one of the strategies in developing competencies that are claimed to be following developments and needs with a broader reach. It needs readiness in people, process, technology, and culture to carry out digital learning well. This study aims to determine the readiness of the Indonesian Food and Drug Authority (Indonesian FDA) in implementing digital learning in competency development programs. The research was conducted at the Indonesian FDA using quantitative descriptive analysis research methodology to find out facts related to the research population. Collection data research was carried out through surveys, including digital literacy surveys and digital mastery surveys of organizations carrying out digital transformation, consisting of digital capabilities surveys and leadership capabilities surveys. The research results show that the digital literacy level of the Indonesian FDA employees is very good, with a score of 40.36, and the digital mastery level of the BPOM organization is the digital master category with high digital capabilities and leadership capabilities. The results of this study are expected as input in the development of the Indonesian FDA Digital Corporate University as a strategy in accelerating the development of Human Resource of Food and Drug Control in Indonesia.
HUBUNGAN PEMBELAJARAN DARING DENGAN STRES AKADEMIK MAHASISWA MAGISTER FAKULTAS ILMU KOMUNIKASI UNIVERSITAS PADJADJARAN Muhammad Iqbal Rizaldy; Purwanti Hadisiwi; Pandan Yudhapramesti
EDUTECH Vol 21, No 1 (2022)
Publisher : Prodi Teknologi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/e.v1i1.41190

Abstract

The aim of this study is to see if there is a relationship between online learning and academic stress of students of the Masters Program of the Faculty of Communication Sciences, Padjadjaran University. This research is a quantitative study with the population being students of the Masters Program of the Faculty of Communication, Padjadjaran University who are running an online learning process, and the sample is 98 students. The process of collecting data in this study was by distributing online questionnaires using google form. The results of this study are that there is a significant relationship between online learning and work-life balance (H1), then there is a significant relationship between work-life balance and academic stress for Master Program students, Faculty of Communication Sciences, Padjadjaran University (H3), and there is also a relationship between There is a significant relationship between virtual meeting fatigue and academic stress for Master Program students of the Faculty of Communication, Padjadjaran University (H4).
INOVASI KURIKULUM DALAM ASPEK TUJUAN DAN MATERI KURIKULUM PAUD Indah Maysela Azzahra; Triyana Triyana; Sukiman Sukiman
EDUTECH Vol 21, No 1 (2022)
Publisher : Prodi Teknologi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/e.v21i1.41672

Abstract

Perubahan kurikulum yang terjadi di Indonesia merupakan salah satu bentuk Inovasi untuk merencanakan pembelajaran dan meningkatkan kualitas mutu pendidikan lulusan siswa yang lebih maju dan optimal. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui dan membandingkan tujuan dan materi kurikulum PAUD Tahun 1994-2013. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka. Pengumpulan data dilakukan dengan cara mencari sebanyak-banyaknya informasi terkait inovasi kurikulum dalam aspek tujuan dan manfaat kurikulum dan kurikulum PAUD mulai dari kurikulum tahun 1994 sampai dengan tahun 2013. Analisis data yang digunakan adalah analisis model interaktif Miles dan Huberman. Tahapan analisis data terdiri dari data collection, data reduction, data disply, dan data verification. Hasil penelitian yaitu adanya perbaikan dan pembenahan dalam kurikulum dari setiap kurikulum-kurikulum yang ada sebelumnya apabila ditinjau dari aspek tujuan dan materi kurikulum. Kurikulum yang sangat jelas telihat mengalami inovasi yaitu pada kurikulum tahun 2004. Melakukan pembandingan tujuan dan materi kurikulum PAUD, diharapkan dapat berguna bagi lembaga PAUD untuk melakukan inovasi kurikulum lembaga PAUD sendiri
HYBRID LEARNING: STRATEGI PENYELENGGARAAN PEMBELAJARAN PASCA PENERAPAN KEBIJAKAN PTMT DI MASA PANDEMI COVID-19 Vonny Vonny; Fariha Shiyama; Supriyatin Supriyatin
EDUTECH Vol 21, No 1 (2022)
Publisher : Prodi Teknologi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/e.v21i1.42543

Abstract

Penyelenggaraan pendidikan di masa pandemi covid-19 menuntut terjadinya penyesuaian dan perubahan kebijakan yang sangat drastis. Kebijakan awal penyelenggaraan pendidikan di sekolah, berupa pembelajaran jarak jauh, yang menuntut pengadopsian pembelajaran berbasis online yang sudah lama dikenal dengan online learning. Namun demikian, tidak semua sekolah memiliki kesiapan cukup untuk menyelenggarakan online learning, sehingga banyak kekurangan terjadi dalam pelaksanaannya.  Setelah kasus covid-19 berkurang, melalui berbagai evaluasi, kebijakan Pertemuan Tatap Muka Terbatas (PTMT) diberlakukan. Kebijakan PTMT diterapkan oleh setiap satuan pendidikan dengan pendekatan yang bervariasi. Penelitian ini memberikan gambaran deskriptif mengenai penyelenggaraan pembelajaran di beberapa sekolah pasca diterapkannya kebijakan PTMT, serta pendapat guru mengenai pelaksanaan penyelenggaraan kebijakan tersebut di sekolah masing-masing. Data diambil melalui survey yang disebarkan secara acak, dan didapatkan 82 responden dari berbagai sekolah. Validasi butir pertanyaan dihitung dengan menggunakan rumus alpha cronbach pada tingkat signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah kebijakan PTMT diberlakukan, 49% satuan pendidikan menyelenggarakan pembelajaran  hybrid learning, 38% menyelenggarakan pembelajaran tatap muka di kelas dengan dua gelombang, 10% menyelenggarakan pembelajaran online untuk siswa yang belajar di rumah,  dan tatap muka di kelas pada waktu yang berbeda, sedangkan 4% melakukan kebijakan yang bervariasi lainnya. Dari sudut pandang guru, kebijakan PTMT dinilai memberikan keuntungan pada beberapa aspek. Secara khusus, pada pembelajaran hybrid learning, guru dituntut untuk mampu membagi atensi terhadap siswa yang belajar di rumah dan di sekolah, serta persiapan yang lebih untuk mendesain pembelajaran.
Development of Mechanical Puzzles as Learning Media for Operation Counting Addition for Hearing Impaired Children
EDUTECH Vol 21, No 1 (2022)
Publisher : Prodi Teknologi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/e.v21i1.45837

Abstract

: Learning mathematics requires media as a bridge in mastering mathematical concepts because it is not easy to understand and abstract so that interactive learning media are needed to make children not only learn theoretically but also learn practically, including for children with hearing impairments. Children with hearing impairments have problems in acquiring vocabulary and have difficulty processing information, one of which is in learning addition arithmetic operations so that concrete media that involves physical activity to make it easier for students to learn mathematics is needed . Based on that, the researcher aims is to conduct research on the development of mechanical puzzle media as a learning medium for addition operations in the form of concrete objects for students with hearing impairments. The research model used in this study is the development of learning tools with a 4-D development model consisting of 4 main stages, namely Define , Design , Develop and Disseminate with the test subject of 5 students.with hearing impairment class 1 in SLB Karnnamanohara. Data collection techniques used are interview and questionnaire techniques with data collection stages in the form of interviews with teachers and expert validation. The media expert validation assessment showed that the media expert validation percentage was 87.5% (very feasible) and material expert was 79% (very feasible). These results indicate that in the mechanical puzzle overall very feasible to use with some suggestions for further improvement on the indicators of mathematical concepts and graphic design.

Page 1 of 1 | Total Record : 7